cover
Filter by Year
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
Indonesian journal of guidance and counceling publishes research articles and conceptual analysis of guidance and counseling both in schools and out of school education that includes the study of guidance counseling, management, and counseling application approaches, innovation, media / information technology and assessment.
Articles
262
Articles
​
Layanan Informasi dengan Video untuk Meningkatkan Pemahaman tentang Dampak Perilaku Seksual Pranikah

Maryamah, Emma Amalia

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang dampak perilaku seksual pranikah melalui layanan informasi dengan video. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Dalam penelitian ini populasinya adalah semua siswa kelas X SMA N 3 Demak. Sampel penelitian terpilih menggunakan teknik purposive sampling yaitu pada siswa kelas X.3 sebanyak 35 siswa. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase dan mc nemar test. Hasil penelitian yang diperoleh, tingkat pemahaman sebelum diberikan layanan informasi dengan video dalam kategori tinggi yaitu sebesar 70%. Pemahaman siswa setelah mendapatkan layanan informasi dengan video meningkat menjadi 82% dalam kategori sangat tinggi. Dengan demikian mengalami peningkatan sebesar 12%. Dari perhitungan uji mc nemar test diperoleh   17,05>  3,841. Simpulan dari penelitian ini adalah pemahaman siswa tentang dampak perilaku seksual pranikah dapat ditingkatkan melalui pemberian layanan informasi dengan video. Kata Kunci : Dampak perilaku seksual pranikah; Layanan informasi; Pemahaman; Video The purpose of this study to improve the student understanding of the impact of premarital sexual behavior. This research was an experimental research study design with one-group pretest-posttest design. In this study population were all student X SMA N 3 Demak. The study sample was selected using purposive sampling technique that is in class X.3 were 35 students. Retrieval of data in this study using the test instrument. The analysis technique used is the percentage descriptive analysis and mc nemar test. The results obtained, given the level of understanding before the information services with video in the high category which is 70%. Student understanding after obtaining information services with video increased to 82% in the very high category. This an increase of 12%. From mc nemar test calculations obtained  17,05 >  3,841. Conclusions from this research is the students understanding of the impact of premarital sexual behavior can be enhanced through the provision of information services with video. Keywords:  Impact of premarital sexual behavior; Information services; Understanding; Video

Keefektifan Konseling Kelompok untuk Meningkatkan Kemampuan Self Efficacy Akademik Siswa

Purwanti, Asti

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena di lapangan yakni tepatnya di SMA Negeri 14 Semarang yang menunjukkan adanya beberapa anak yang memiliki kemampuan self efficacy akademik rendah, data tersebut diperoleh berdasarkan hasil analisis daftar cek masalah (DCM) yang disebarkan pada siswa kelas XI IPS 3. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas konseling kelompok untuk meningkatkan kemampuan self efficacy akademik siswa. Jenis penelitian ini ialah penelitian eksperimen dengan desain penelitian one group pre test-post test design. Pre test dan post test yang digunakan berupa skala self efficacy akademik. Subyek penelitian ini adalah tujuh siswa yang dijadikan sebagai anggota kelompok. Uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon match pairs test dengan membandingkan jenjang terkecil dari hasil pre dan post test, diperoleh hasil  2,36 >  2, yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok efektif meningkatkan kemampuan self efficacy akademik pada siswa di kelas XI IPS 3di SMA Negeri 14 Semarang tahun ajaran 2016/2017. Kata kunci : konseling kelompok; self efficacy akademik; Siswa   This study was conducted based on phenomenon in SMA 14 Semarang which showed that some children have a low academic self efficacy based on the check list of problem students or DCM analysis which distributed to the XI IPS 3 students. The purpose of this study is effective of group counseling increasingto academic self efficacy of students or not. This study included into experimental research which one group pre test- post test design. Pre test and posttest in the form of academic self efficacy’s scale. The subjects of this study were seven students. The hypothesis testing using wilcoxon match pairs test by comparing the smallest level of pre and post test, the result  2,36 >  2, which means Ha accepted and Ho rejected. The conclusion of this research is group counseling service give effective increasing to academic self efficacy of students of  XI IPS 3 in senior high school of Semarang city. Key words : group counseling; academic self efficacy; Student

Berpikir Positif dan Kepercayaan Diri Meningkat Melalui Konseling Kelompok

Nurtiffany, Tara Gheasanti, Wibowo, Mungin Eddy, Setyowani, Ninik

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk membuktikan tingkat efektifitas dan perbedaan tingkat efektifitas konseling kelompok dalam meningkatkan sikap berpikir positif dan percaya diri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan desain Pre-Experimental berbentuk Group Pretest-Posttest Design. Kelompok yang diteliti yaitu kelompok konseling berpikir positif dan kelompok konseling percaya diri. Dengan menerapkan tehnik purposive sampling didapatkan 7 anggota dari masing-masing kelompok. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala Berpikir Positif dan skala Percaya Diri. Hasil analisis uji Wilcoxon Match Pair Test menunjukkan bahwa konseling kelompok efektif untuk meningkatkan sikap berpikir positif (p = 0,017 < 0,05) dan kepercayaan diri siswa (p = 0,018 < 0,05); sedangkan penggunaan analisis independent sample t-test menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara keefektifan konseling kelompok untuk meningkatkan sikap berpikir positif siwa dan kepercayaan diri siwa (p = 0,573 > 0,05). Penelitian ini memberikan implikasi bagi siswa dengan meningkatnya sikap berpikir positif dan percaya diri. Kata kunci: Berpikir Positif; Konseling Kelompok; Percaya Diri  ABSTRACT This study proves level of effectiveness and the different levels of effectiveness of group counseling to improve positive-thinking attitude and self-confidence. This study used experimental research method with pre-experimental design with group pretest-posttest design. The group studied were positive-thinking counseling group and self-confidence counseling group. From pusrposive sampling technique obtained 7 participants of the study from each group. Data was collected using Skala Berpikir Positif and Skala Percaya Diri. The result of study data analysis using Wilcoxon Match Pair Test showed that group counseling effectively can inprove positive-thingking attitude (p = 0,017 < 0,05) and student confidence (p = 0,018 < 0,05); whereas the use of independent sample t-test showed no difference between effectiveness of group counseling to improve students positive-thinking attitude and self-confidence (p = 0,573 > 0,05). This study provides implications for students with an increased attitude of positive thinking and self-confidence Keyword: Positive thinking; Group of Counseling; sel-confident

Faktor Determinan Keberhasilan Layanan Penempatan dan Penyaluran di SMA Negeri Se-Kabupaten Kudus

Pramastanti, Wielina Ika, Suharso, Suharso, Kurniawan, Kusnarto

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Untuk menjamin kesuksesan layanan penempatan dan penyaluran, konselor harus memahami adanya prosedur pelaksanaan layanan penempatan dan penyaluran. Fenomena yang ada tidak semua konselor memahami dan melaksankan layanan penempatan dan penyaluran sesuai dengan prosedur yang ada. Pada pelaksanaannya terdapat beberapa sekolah yang tidak melaksanakan layanan penempatan dan penyaluran sesuai dengan prosedur akan tetapi berhasil, sedangkan ada juga sekolah yang melaksanakan layanan penempatan dan penyaluran sesuai dengan prosedur dan berhasil. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey deskriptif untuk mengetahui faktor yang menjadi determinan keberhasilan layanan penempatan dan penyaluran. Angket Faktor Determinan Keberhasilan Layanan Penempatan dan Penyaluran diberikan kepada seluruh konselor di SMA Negeri Kabupaten Kudus (N= 35). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan sekolah menjadi faktor determinan, dikarenakan alokasi waktu jam tatap muka konselor dengan siswa di SMA Negeri Se-Kabupaten Kudus sudah cukup baik dan efisien, sehingga konselor dalam melaksanakan layanan penempatan dan penyaluran yang sesuai dengan prosedur dapat terlaksana dengan baik. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa keberhasilan layanan penempatan dan penyaluran terdapat empat indikator yaitu kompetensi konselor, sarana dan prasarana, dukungan orangtua, dan kebijakan sekolah.   Kata Kunci: Faktor Determinan, layanan penempatan dan penyaluran, Sekolah Menengah Atas ABSTRACT  To ensure the success of the placement and distribution services, counselors must understand their procedures for implementing the placement and distribution services.The phenomenon that is not all counselors understand and implement the placement and distribution services in accordance with existing procedures. In practice there are several schools that did not implement the placement and distribution services in accordance with the procedure but successful, while there are also schools that implement the placement and distribution services in accordance with the procedures and successfully.This type of research is a descriptive survey to determine the factors that are determinant of the success of the placement and distribution services. Determinants of Success Factors Questionnaire Placement and Distribution Service is provided to all counselors in Senior High School Kudus (N = 35). The results showed that the school's policy becomes the determinant factor, inbecause of the allocation of the time clock-face counselors with students in Senior High School wole in Kudus is quite good and efficient, so that counselors in carrying out the placement and delivery services in accordance with the procedure can be carried out well. This study implies that the success of the placement and distribution, there are four indicators competence of counselor, facilities and infrastructure, support for parents, and school policies. Kewords: Determinant factor,placement and distribution service, senior high school.

Motivasi Berprestasi Siswa Ditinjau dari Kemampuan Komunikasi Interpersonal dan Self-Efficacy

Aditianingsih, Vera, anni, catharina tri, Sugiharto, Dwi Yuwono P

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi interpersonal, self-efficacy, dan motivasi berprestasi siswa kelas 8 di SMP Teuku Umar Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto dengan 227 orang responden yang diperoleh menggunakan teknik random sampling. Angket komunikasi interpersonal, skala psikologi self-efficacy, dan skala psikologi motivasi berprestasi digunakan untuk pengumpulan data. Adapun teknik analisis data menggunakan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara kemampuan komunikasi interpersonal dengan motivasi berprestasi pada siswa memiliki hubungan yang signifikan (R = 0,476, P < 0,01), kemudian antara self-efficacy dengan motivasi berprestasi memiliki hubungan yang signifikan (R = 0,620, P < 0,01). Begitu pula antara kemampuan komunikasi interpersonal dan self-efficacy dengan motivasi berprestasi menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan (R = 0,644, F = 46,691, P < 0,01). Penelitian ini memberikan implikasi pada guru Bimbingan dan Konseling untuk memberikan layanan Bimbingan dan Konseling guna meningkatkan motivasi berprestasi melalui pengembangan kemampuan komunikasi interpersonal dan self-efficacy siswa. Kata kunci : kemampuan komunikasi interpersonal, self-efficacy, motivasi berprestasi ABSTRACT This research aims to know the relationship of interpersonal communication, self-efficacy,achievement motivation grade 8 studentsin junior high Teuku Umar Semarang. This research is an ex post facto research with 227 respondents obtained using random sampling. Now interpersonal communication, psychology of self-efficacy scale,and scale of motivational psychology overachievers are used in the collection of data. The data were analyzed using correlation. The results showed that there was a significant relationship between interpersonal communication skills with motivation on student achievers (R = 0.476, P < 0.01), and self-efficacy with motivated achievers has a significant relationship (R = 0.620, P < 0.01). Similarly, between interpersonal communication and self-efficacy with achievement motivation have significant relationship (R = 0.644, F = 46.691, P < 0.01). The implications of this research on teachers ' guidance and Counselling to provide guidance and Counselling services in order to increase the motivation of achieving good results through the development of interpersonal communication skills and self-efficacy of students. Keywords: interpersonal communication, self-efficacy, achievement motivation.

Persepsi Siswa Mengenai Pola Asuh Orangtua dengan Kepekaan Sosial Siswa

Isnaeni, Ade Setya, Nusantoro, Eko, Mulawarman, Mulawarman

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Era modern membuat manusia kehilangan cintanya kepada yang lain, rasa saling menghargai dan mensejahterakan semakin menepis sehingga mengakibatkan rendahnya kepekaan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi siswa mengenai pola asuh orangtua dan kepekaan sosial siswa. Desain penelitian yang digunakan yaitu korelasional dengan sampel 301 siswa yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala persepsi siswa mengenai pola asuh Orangtua dan skala kepekaan sosial siswa. Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan signifikan antara persepsi siswa mengenai pola asuh orangtua dan kepekaan sosial siswa di SMP Negeri (Rxy=0.02, p>0.05) dan tidak ada hubungan signifikan antara persepsi siswa mengenai pola asuh orangtua dan kepekaan sosial siswa di SMP Swasta (Rxy=0.04, p>0.05). Implikasi hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan dalam pemberian layanan untuk meningkatkan kepekaan sosial siswa, seperti pada bidang pribadi dan sosial dapat diberikan layanan penguasaan konten dengan teknik modeling simbolik agar siswa mendapat contoh atau model kepekaan sosial. Kata kunci : kepekaan sosial ; persepsi siswa ; pola asuh orangtua. Abstract The modern era of making man lost his love for the other, mutual respect and prosper more and shook off resulting in lack of social sensitivity. This study aimed to find out the relationship between students' perceptions about parenting style and social sensitivity of students. A research design used is correlation with sample 301 students using technique proportionate stratified random sampling. The data was gathered through questionnaire related to students’ perception of parenting style and scale of students’ social sensitivity. The results showed that there were no relationship between students’ perceptions of parenting style and their social sensitivity in SMP Negeri (Rxy=0.02, p=<0.05), and no relationship between students’ perceptions of parenting style and their social sensitivity in SMP Negeri (Rxy=0.04, p=<0.05). The implications of the results of this research can be used as input materials in the awarding of services to enhance social sensitivity, such as in the areas of personal and social services can be rendered content mastery with symbolic modeling techniques in order for students got examples or models of social sensitivity. Keywords : social sensitivity ; students’ perception ; parenting style.

Layanan Informasi Berbantuan Media Audio-Visual untuk Meningkatkan Minat Berwirausaha Siswa

Anam, Muh Zuhrul, Hartati, M.Th Sri, awalya, awalya

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan layanan informasi berbantuan media audiovisual dalam meningkatkan minat berwirausaha siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Proses perlakuan dilakukan sebanyak 8 sesi pertemuan (@50 menit). Sampel dalam penelitian ini adalah 31 siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 5 Tegal. Teknik sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Alat pengumpul data yang digunakan yaitu skala minat berwirausaha yang teruji validitas dan reliabilitasnya sebesar 0.930 dengan menggunakan rumus product moment dan rumus alpha. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan t-test menunjukan bahwa tingkat minat berwirausaha siswa meningkat secara signifikan, dengan taraf signifikan 5% diketahui bahwa thitung >ttabel (9.934 > 2.04). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan informasi berbantuan media audio-visual efektif dalam meningkatkan minat berwirausaha siswa. Kata kunci : audio-visual; layanan informasi; minat berwirausaha. ABSTRACT The purpose of this study is to determine the effectiveness of audiovisual aided media information services in improving student entrepreneurship interest. The type of research used is experimental research with one-group pretest-posttest design. The treatment process was conducted in 8 sessions (@ 50 minutes). The sample in this research is 31 students of class XI MIA 1 SMA Negeri 5 Tegal. The sample technique used is saturated sampling. Data collection tool used is the scale of entrepreneurship interest that tested the validity and reliability of 0.930 using the formula product moment and alpha formula. Data analysis technique used is quantitative descriptive analysis and t-test. The result of the research by using quantitative descriptive and t-test analysis showed that student entrepreneurship interest rate increased significantly, with 5% significant level known that tvalue > ttabel (9.934> 2.04). Thus it can be concluded that audio-visual information-assisted information service is effective in increasing student entrepreneurship interest. Keywords: audio-visual; information service; entrepreneurship interest

Minat dan Efikasi Diri dengan Prokrastinasi Akademik pada Mata Pelajaran Matematika

yuniarti, sinta, Setyowani, Ninik, Sunawan, Sunawan

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan minat dan efikasi diri dengan prokrastinasi akademik pada mata pelajaran matematika siswa kelas VIII SMP N 3 Ungaran baik secara parsial maupun secara bersama-sama. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional. Sampel yang digunakan berjumlah 172 dari populasi 342 siswa dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Adapun teknik analisis data dengan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara minat dengan prokrastinasi akademik pada mata pelajaran matematika memiliki hubungan signifikan (R=0,019; F(1,1667)=19,286; p=<0,05). Kemudian antara efikasi diri dengan prokrastinasi akademik pada mata pelajaran matematika memiliki hubungan yang signifikan (R = 0,837, F(3,168) = 131,458, p = <0,05). Begitu pula antara minat dan efikasi diri dengan prokrastinasi akademik pada mata pelajaran matematika  memiliki hubungan yang signifikan( R = 0,843, F(2,169) = 207,854, p = <0,05).  Berdasarkan hasil penelitian guru Bimbingan dan Konseling disarankan memberikan layanan BK untuk menurunkan prokrastinasi akademik melalui pengembangan minat dan efikasi diri. Kata Kunci : efikasi diri; minat; prokrastinasi akademik Abstract This study aims to determine the relationship of interest and self efficacy with academic procrastination on the subject of mathematic students of class VIII SMP N 3 Ungaran either partially or altogether. This research uses correlational quantitative design. The sample used amounted to 172 of the population of 342 students with a simple random sampling technique. The data analysis techniques with multiple regression. The results showed that between interest and academic procrastination on mathematic subjects had significant relation (R = 0,019; F (1,1667) = 19,286; p = <0,05). Then, between self efficacy and academic procrastination on mathematic subjects have a significant relationship (R = 0,837, F (3,168) = 131,458, p = <0,05). Similarly, between interest and self efficacy with academic procrastination on mathematic subjects has a significant relationship (R = 0.843, F (2.169) = 207,854, p = <0.05). Based on the results of research Guidance and Counseling teachers are advised to provide Guidance and Counseling services to decrease academic procrastination on the subject of mathematic through the developmentof interest and self efficacy. Keywords: self efficacy, interest, academic procrastination

Pelaksanaan Layanan Dasar Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar se-Kota Semarang

Kurnianto, Amirul Machfud

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pelaksanaan layanan dasar bimbingan dan konseling yang dilakukan oleh Guru BK di Sekolah Dasar se-kota Semarang. Layanan dasar diambil karena proses pemberian bantuan yang menyasar semua siswa berkaitan dengan pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam bidang pribadi, sosial, belajar, dan karir sebagai pengejawantahan tugas-tugas perkembangan mereka. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh kepada Guru BK sejumlah 13 orang. Metode pengumpulan data menggunakan angket pelayanan bimbingan dan konseling di Sekolah Dasar dan validitas penelitian menggunakan validitas konstruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan dasar yang diberikan oleh Guru BK sudah terlaksana dengan baik (kategori tinggi), namun dalam beberapa kasus pelayanan yang diberikan masih belum sesuai dengan kaidah yang diharapkan sesuai dengan Panduan Operasional Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar. Untuk mengatasi hal ini kedepannya diperlukan pembinaan berkelanjutan yang ditujukan kepada Guru BK di Sekolah Dasar guna meningkatkan kompetensinya dalam menjalankan pelayanan bimbingan dan konseling di Sekolah Dasar. Kata Kunci: Layanan Dasar, Bimbingan dan Konseling, Sekolah Dasar ABSTRACT The purpose of this study was to find out the overview of the implementation of basic services guidance and counseling conducted by Guidance and Counseling Teachers in Elementary School in Semarang city. Basic services are taken because the process of providing assistance will target all students related to the development of attitudes, knowledge, and skills in personal, social, learning, and career as embodiments of their developmental tasks. The sampling technique used is a saturated sample with a total of 13 Guidance and Counseling teachers. Methods of data collection using a questionnaire guidance and counseling services in elementary schools and the validity of the study using the validity of the construct. The results showed that the basic services provided by the Guidance and Counseling Teachers were categorized as good (high category), but in some cases the services provided were not in accordance with the expected norms in accordance with the Operational Guidance for Guidance and Counseling in Elementary School. To overcome this in the future required continuous coaching which is addressed to Guidance dan Counseling Teacher in Elementary School in order to improve its competence in carrying out guidance and counseling services in Elementary School. Key Words: Basic Services, Guidance and Counseling, Elementary School

Perilaku Agresif Anak di Yayasan Setara Kota Semarang

Hariyono, Angga Nurlitasari, Saraswati, Sinta, Anni, Catharina Tri

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran bentuk perilaku agresif anak dan faktor yang menjadi pemicunya di Yayasan Setara Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah lima orang anak usia 7—12 tahun. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen observasi dan wawancara. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase dan analisis model Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk perilaku agresif anak yang muncul adalah perilaku agresif fisik dan perilaku agresif verbal. Perilaku agresif fisik yang muncul adalah menendang, mendorong, memukul, merampas, dan merusak. Perilaku agresif verbal yang muncul dalam penelitian ini adalah mengejek, berkata-kata kotor, mengancam, dan tidak mematuhi perintah. Sedangkan faktor yang mempengaruhi anak berperilaku agresif adalah adanya provokasi, melihat kekerasan, dan kondisi dalam kelompok. Dengan demikian dapat diketahui bahwa perilaku agresif yang muncul di Yayasan Setara ada dua macam yaitu perilaku agresif fisik dan perilaku agresif verbal. Saran yang dapat diberikan untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan penelitian ini sebagai bahan acuan untuk penelitian lanjutan dan dapat meneliti lebih dalam mengenai self regulation pada anak di Yayasan Setara. Kata Kunci : Perilaku agresif anak ABSTRACT  The aims of the research was to find the description of forms of aggressive behavior and the triggers factors of aggressive behavior in Yayasan Setara of Semarang City. In this study, the research was used qualitative research. The subjects in this study  were 5 children from 7—12 years. Data were collected by observation and interview. In this study, precentage description of analysis and Miles and Huberman’s Model Analysis were used to analyze the data. The result of the study showed that the aggressive behavior kind in children in Yayasan Setara  of Semarang City is physical aggressive behavior and verbal aggressive behavior. The kind of physical aggressive behavior is kicking, pushing, hitting, robsing, and damaging another person’s possession. The kind of verbal aggressive behavior is mocking people, speaking of filthy, intimidate, and disobeying. Whereas the triggers factors of aggressive behavior is provocation, viewed violence, and condition in the groups. Thus it may be known that the aggressive behavior that appears in Yayasan Setara i.e physical aggressive behavior and verbal aggressive behavior. Advice that can be given to the next researchers is to used this study as a reference and can be researched more about self regulation of Yayasan Setara. Keyword : Children’s aggressive behavior