AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)
ISSN : 23374195     EISSN : -
Articles 158 Documents
ANALISIS PORTOFOLIO OPTIMUM PERUSAHAAN AGRIBISNIS DI BURSA EFEK INDONESIA Rantung, Steelma V; Dien, Christian R; Masloman, Ikrama
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 1 (2013): April 2013
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahapan dalam memutuskan suatu investasi tidak dapat dipisahkan dari hubungan antara risk and return yang diharapkan oleh seorang investor. investor yang akan melakukan investasi beralasan ingin memperoleh keuntungan yang semaksimal mungkin. Dalam ilmu ekonomi pada umumnya dan ilmu investasi pada khususnya terdapat asumsi bahwa investor adalah mahkluk yang rasional. Investor yang rasional akan memilih saham yang memberikan maximum return atau minimum risk, dan sikap ini dimiliki oleh para risk averse. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Pusat Referensi Pasar Modal (PRPM) di BEI (Bursa Efek Indonesia) di kantor pusat Jakarta dan kantor perwakilan Manado. Perusahaan yang diteliti merupakan perusahaan dibidang argibisnis yaitu pada periode Februari 2011 – Februari 2012. Data yang diolah dalam penelitian diambil dari data IHSG, harga saham, dan deviden. Data yang dianalisis menggunakan model indeks tunggal (single index model). Model ini menganalisa tentang variabel saham dan pasar dalam membentuk portofolio optimum. Metode Analisis data dalam penelitian ini menggunakan nilai Excess Return to Beta (ERB) masing-masing saham, kemudian melakukan pembatasan nilai saham dengan Cut off Point (Ci). Bila ERB > Ci maka, saham tersebut termasuk dalam portofolio optimum. Namun, bila ERB < Ci, maka saham tersebut tidak termasuk dalam portofolio optimum. Penelitian sudah dilaksanakan pada april-mei 2012 Hasil penelitian menunjukan bahwa 4 dari 9 saham Agribisnis , yaitu Agro Astra Lestari Tbk, Bahtera Adimina Samudra Tbk, Inti Agri Resources Tbk, dan Multibreeder Adirama tergolong sebagai portofolio optimum, dimana memiliki nilai ERB yang positif serta lebih besar dari Ci, atau tingkat return lebih besar dari resiko yang mungkin dihadapi portofolio tersebut.
KARAKTERISTIK TENAGA KERJA PENGALENGAN IKAN DI PT.CITRA RAJA AMPAT CANNING SORONG KOTA SORONG PROPINSI PAPUA BARAT Kocu, Agustina
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 1 (2013): April 2013
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era persaingan yang semakin ketat, upaya untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja sangat dibutuhkan. Peningkatatan kualitas sumberdaya manusia dalam aspek ketenagakerjaan dikembangkan melalui sistem keterpaduan antara dunia pendidikan dan pelatihan atas dasar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karakteristik tenaga kerja adalah sifat-sifat yang membudaya sejak lama. Karakteristik tenaga kerja tersebut adalah umur, pendidikan, asal daerah, agama, keahlian, ketrampilan dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tenaga kerja pada industri PT. Citra Raja Ampat Canning Sorong. Dasar penelitian yang digunakan adalah studi kasus dan sifat penelitian ini adalah deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik sampling yang dianalisis mengunakan metode analisis deskriptif. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan di PT. Citra Raja Ampat Canning Sorong. Perusahaan ini berlokasi di kelurahan Kampung Baru, Kota Sorong, Propinsi Papua Barat. Tenaga kerja berjumlah 631 orang, paling banyak berumur 25-30 tahun. Pendidkan terbanyak adalalah sekolah dasar. Asal daerah paling banyak, yaitu Papua Barat, sedangkan sedikit berasal dari Makasar. Agama paling sedikit adalah hindu, yang banyak adalah Kristen Protestan. Produktivitas tertinggi pada bulan Januari, yaitu FP = 3.940.982/orang dengan jumlah 631, sedangkan terendah  pada bulan Desember, yaitu FP = 2.310.085/orang dengan jumlah 129 orang. Waktu kerja dimulai pada pukul 07.00-15.00, dengan upah pokok berjumlah Rp. 384.000,00.Kata Kunci: karakteristik, tenaga kerja, pengalengan, produktivitas
MANAJEMEN TENAGA KERJA TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) AERTEMBAGA KOTA BITUNG Lengkong, Amelia; Dien, Christian R.; Aling, Djuwita R.R.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 1 (2013): April 2013
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari manajemen tenaga kerja di Tempat Pelelangan Ikan Aertembaga kota Bitung. Penelitian ini dilaksanakan di kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah/Tempat Pelelangan Ikan Aertembaga, Kota Bitung. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu menganalisis data-data hasil penelitian melalui penggambaran apa adanya. Struktur organisasi di UPTD/TPI menunjukkan proses pembagian kerja yang dapat dibagi-bagi secara garis tegak (vertikal) maupun pada garis mendatar (horizontal). Dalam hal ini adalah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan dan Kepala UPTD/TPI. Sedangakan pembagian kerja secara horizontal didasarkan atas spesialisasi kerja secara horizontal didasarkan atas spesialisi kerja yaitu Sub Bagian Tata Usaha, Seksi Pendataan Ikan (sub seksi sarana/prasarana laut dan sub seksi sarana/prasarana darat). Pada saat ini tenaga kerja di UPTD/TPI berjumlah 5 orang. Adapun tupoksi dari kepala UPTD/TPI adalah sebagai berikut : menjalankan fungsi koordinasi untuk semua kegiatan yang ada di masing-masing seksi maupun sub seksi dan secara langsung akan mempertanggungjawabkan hasil pekerjaannya melalui laporan tertulis tiap bulan atau sesuai dengan permintaan kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. Kata Kunci: pelelangan ikan, manajemen, tenaga kerja, tugas pokok dan fungsi.
KEGIATAN ALTERNATIF NELAYAN DI DESA MAKALESUNG KECAMATAN KEMA KABUPATEN MINAHASA UTARA Tairas, Marlon; Rarung, Lexy K.; Tambani, Grace O.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 1 (2013): April 2013
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pencaharian sebagai nelayan adalah mata pencaharian yang sangat bergantung pada cuaca dan kondisi laut. Pada kondisi ini nelayan semakin sulit mendapatkan penghasilan yang memuaskan. Beban paling berat akan ditanggung rumah tangga nelayan, yaitu istri nelayan atau kaum perempuan pesisir. Oleh karena pendapatan suami mereka berkurang ataupun tidak ada sama sekali maka perempuan pesisir juga para nelayan harus berusaha keras untuk beralih profesi lain selama menunggu waktu yang memungkinkan untuk melaut. Penelitian ini bertujuan melihat keadaan umum usaha perikanan di Pantai Mangket Desa Makalisung dan mengetahui serta menganalisis kegiatan alternatif masyarakat nelayan yang ada di pantai Mangket Desa Makalisung pada saat mereka tidak dapat melakukan kegiatan penangkapan ikan di laut. Penelitian yang dilakukan di desa Makalisung ini merupakan penelitian studi kasus dimana fenomena yang digambarkan dalam penelitian ini hanya berlaku untuk wilayah di tempat penelitian. Sesuai dengan judul penelitian ini maka alternatif kegiatan yang dipilih oleh nelayan di wilayah penelitian tidak dapat di berlakukan di wilayah lain. Pengumpulan data dilakukan secara sensus, dimana semua nelayan yang ada di desa Makalisung dijadikan objek untuk dimintai informasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan analisis deskriptif. Analisis ini merupakan suatu analisis dengan mengembangkan kemampuan peneliti dalam memberikan bahasan yang berkaitan dengan situasi yang ditemukan di lapangan. Adapun jenis kegiatan alternatif masyarakat nelayan di pantai Mangket di antaranya adalah tukang ojek (bagi yang memiliki sepeda motor), tukang bangunan, mengumpul teripang dan membuat perahu. Kata Kunci: nelayan, mata pencaharian, kegiatan alternatif
MANAJEMEN USAHA PERIKANAN JARING INSANG DASAR DI KELURAHAN MANADO TUA 1 KOTA MANADO Lanes, Stela; Pontoh, Otniel; Lumenta, Vonne
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 1 (2013): April 2013
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang manajemen usaha perikanan jaring insang dasar di Kelurahan Manado Tua 1. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji manajemen usaha perikanan yang mencakup modal usaha, hasil tangkapan, sistem pemasaran, sistem bagi hasil dan sistem tenaga kerja, pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen. Berdasarkan hasil penelitian, modal yang dibutuhkan sebesar Rp.4.100.000. Hasil tangkapan ialah ikan yang tergolong demersal, sistem pemasaran dari nelayan, pedagang besar, pedagang pengecer, konsumen. Tetapi jika hasil tangkapan sedikit, sistem pemasaran yang dilakukan dari nelayan langsung kepada konsumen. Sistem bagi hasil 50% untuk nelayan pemilik dan 50% untuk nelayan pekerja. Tenaga kerja yang dibutuhkan 3-4 orang. Kata Kunci: Manajemen Usaha, Jaring Insang Dasar, Manado Tua 1
EKSISTENSI USAHA PETANI BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI DESA WARUKAPAS KABUPATEN MINAHASA UTARA PROVINSI SULAWESI UTARA Wullur, Farra F.; Longdong, Florence V.; Wasak, Martha P.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 1 (2013): April 2013
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perikanan budidaya di Indonesia merupakan salah satu komponen yang penting di sektor perikanan, salah satunya budidaya ikan nila. Sulawesi Utara umumnya dikenal sebagai penghasil ikan budidaya air tawar. Tujuan dari penelitian ini untuk untuk melihat keadaan umum lokasi penelitian, keadaan umum usaha budidaya ikan nila, dan untuk mengetahui eksistensi usaha budidaya ikan nila dari petani ikan. Penelitian ini bertempat di desa Warukapas kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara, dimulai dari bulan September 2012 sampai dengan bulan januari 2013. Eksistensi adalah suatu proses yang dinamis, usaha budidaya dapat dikatakan tetap eksis apabila kegiatan tersebut mengalami perkembangan baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Metode penelitian yang digunakan memiliki dasar penelitian studi kasus yang bersifat deskriptif, pengambilan data adalah metode purposive sampling, Jenis data yang dipakai adalah data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Ukuran kolam untuk pemeliharaan antara 1500 m2 sampai 15.000 m2 Benih pada awalnya dibeli dari Balai Budidaya Air Tawar Tatelu (BBAT) dan Surabaya, sekarang benih dari hasil budidaya sendiri. Petani di desa Warukapas sebagian besar memiliki modal sendiri, modal awal digunakan secara continue (berkelanjutan) pembudidaya mempunyai tenaga kerja 1 orang. Pendapatan yang diperoleh setiap petani ikan nila tergantung berapa banyak jumlah ikan yang dipanen,. Pengeluaran hanya untuk membeli pakan dan kebutuhan pokok untuk kehidupan keluarga sehari–hari. Besarnya keuntungan rata–rata adalah 35.604.333. Petani budidaya ikan nila di desa Warukapas yang dapat dikatakan eksis adalah petani yang sudah melakukan kegiatan usaha budidaya ± 2 tahun, dan masih eksis dalam usaha budidaya tersebut sampai sekarang. Kata Kunci: Ikan nila (Oreochromis niloticus), Eksistensi, Petani, Budidaya
ANALISIS FINANSIAL USAHA SOMA PAJEKO (SMALL PURSE SEINE) KELURAHAN MANADO TUA I KOTA MANADO (Business Financial Analysis Soma Pajeko (Small Purse Seine) in Manado Tua I Village Manado City) Palit, Olyvie M.T; Tambani, Grace O.; Lumenta, Vonne
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 1 (2013): April 2013
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang analisis finansial usaha soma pajeko di kelurahan manado tua 1 kota manado. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha soma pajeko dan mempelajari analisis finansial usaha soma pajeko di kelurahan manado tua I kota manado. modal investasi yang diperlukan untuk memulai usaha dengan Small Purse Seine atau soma pajeko yaitu Rp. 544.000.000, sedangkan jangka waktu pengembalian Investasi selama 1 tahun 6 bulan. System bagi hasil 50% untuk nelayan pemilik dan 50% untuk nelayan pekerja. Tenaga kerja dibutuhkan 15 – 20 orang pekerja. Kata Kunci : Analisis Finansial, Soma Pajeko, Manado Tua I
KARAKTERISTIK TENAGA KERJA INDUSTRI PERIKANAN DI PT. DEHO CANNING COMPANY KOTA BITUNG Turalaki, Daryl J.V.; Rarung, Lexy K.; Kotambunan, Olvie V.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian dengan judul Karakteristik Tenaga Kerja Industri Perikanan di PT. Deho Canning Company Kota Bitung adalah untuk mengetahui keadaan umum perusahaan dan mendeskripsikan serta menganalisis karakteristik tenaga kerja industri perikanan di perusahaan tersebut. Penelitian ini merupakan studi kasus di perusahaan tersebut, sampel diambil secara acak sederhana dari sejumlah tenaga kerja sesuai dengan bidang masing-masing kemudian dianalisis secara deskriptif. PT Deho Canning Company merupakan perusahaan mandiri dengan karakteristik tenaga kerja secara spesifik dilihat dari jumlah, sistem penerimaan, pendidikan, usia dan pengalaman kerja, asal, upah dan produktivitas tenaga kerja. Objek dalam penelitian ini adalah tenaga kerja produksi bagian pengalengan ikan tuna dan cakalang. Kata Kunci : Karakteristik, Tenaga Kerja, Industri
ANALISIS KEPUTUSAN PERSEDIAAN IKAN ASIN DI PASAR TRADISIONAL KOTA MANADO PROVINSI SULAWESI UTARA Lagarense, Marvel S.R.; Andaki, Jardie A.; Rantung, Steelma V.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa tujuan dari pengambilan keputusan persediaan ikan asin di pasar tradisional Kota Manado dan mengetahui bagaimana pengambilan keputusan persediaan ikan asin oleh pedagang di pasar tradisional Kota Manado. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Variabel-variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah persediaan (kg), permintaan (kg/tahun), luas lapak (m2).  dan biaya pemesanan (Rp).Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan persediaan ikan asin digunakan analisis regresi berganda Y= a + b1X1 + b2X2 + b3X3.Pengambilan keputusan persediaan ikan asin dilakukan oleh para pedagang agar persediaan ikan asin asin terus terjaga sehingga dapat terus memenuhi permintaan pasar. Persamaan regresi linear untuk keputusan persediaan ikan asin di Pasar tradisional di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara yaitu Y= 0,016 + 0,393X1 + 0,185X2 + 0,397X3 dengan keeratan hubungan R2 0,887. Variabel jumlah permintaan (X1), biaya pemesanan (X2), dan luas lapak (X3) secara bersama-sama mempengaruhi variabel jumlah persediaan ikan asin (Y). Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan persediaan ialah jumlah permintaan (X1), luas lapak (X2), dan biaya pemesanan (X3). Kata Kunci: Analisis Keputusan, Persediaan, Ikan Asin, Pasar Tradisional
KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI DESA LOPANA KECAMATAN AMURANG TIMUR PROPINSI SULAWESI UTARA Watung, Nadia; Dien, Christian R.; Kotambunan, Olvie V.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang karakteristik sosial ekonomi masyarakat nelayan di Desa Lopana Kecamatan Amurang Timur Propinsi Sulawesi Utara. Penelitian bertujuan untuk mempelajari aspek sosial dan ekonomi masyarakat nelayan yang mencakup masyarakat nelayan, pendidikan, dll. Kebanyakan masyarakat di Lopana bekerja sebagai nelayan untuk kehidupan mereka, hasil tangkapan yang diperoleh kebanyakan ikan pelagis.Sistem pemasaran dari nelayan, pedagang besar, pedagang pengecer, konsumen. Tetapi jika hasil tangkapan sedikit, sistem pemasaran yang dilakukan dari nelayan langsung kepada konsumen. Sistem bagi hasil 50% untuk nelayan pemilik soma dampar dan 50% untuk nelayan pekerja. Kata Kunci: Karakteristik sosial ekonomi, Soma Dampar Pancing ulur, Desa Lopana

Page 1 of 16 | Total Record : 158