cover
Filter by Year

Analysis
Indonesian Journal of Nursing Practices
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) is a bilingual journal published by Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) and AIPNEMA (Asosiasi Institusi Penyelenggara Pendidikan Ners Muhammadiyah). IJNP is published semi-annual (June and December) since 2011. This journal before named Muhammadiyah Journal of Nursing with ISSN print 2356-1114. Then, since 2016, this journal changed to IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) with ISSN online 2548-592X and ISSN print 2548-4249.
Articles
71
Articles
Factors Affecting Quality of Life in Patients with Coronary Artery Disease

Santoso, Teguh ( Diponegoro University ) , Sujianto, Untung ( Diponegoro University ) , Susilawati, Dwi ( Diponegoro University )

IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol 1, No 3 (2017): Indonesian Journal Of Nursing Practices
Publisher : IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Background: Coronary artery disease caused disturb of physical, psychological, and social aspects on quality of life. The aims in this study was to examine effecting factors of quality of life (QoL).Methods: In this used the analytic correlation with cross-sectional design. One hundred and three subjects paticipated with purposive sampling (88 male and 23 female). QoL quesioner (SF-36) were used to collect the data. The data were analyzed by multivariate regression.Results: One hundred and three patientss (80 males and 23 female) were enroll on this study. In this study indicates that independent variables were not associated with quality of life (p value > 0.05). The greater quality of life found in patients graduated from university (62,2%) and had much income (51.9%). Other variables like male (57.5%), patients between 48-57 years of ages (68.2%), married patients with coronary artery disease (62.0%), the retired or unemplayee (78.9%), patients with hypertention (57.8%), never taking alcohol (60.8%), never smoking (50%) and never doing exercise (66%) had lower quality of life score.Conclusion: There were no statistically significant factors affecting quality of life in patients with CAD. The more respondents needed to know the factors affecting quality of life

Gambaran tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pada siswa SMP di Yogyakarta

Lukmana, Cahya Indra ( Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ) , Yuniarti, Falasifah Ani ( Universitas Muhammadiyah Yogyakarta )

IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol 1, No 3 (2017): Indonesian Journal Of Nursing Practices
Publisher : IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Latar Belakang : Jumlah remaja di Indonesia sangat besar, maka remaja sebagai penerus bangsa perlu disiapkan menjadi manusia yang sehat jasmani, rohani, dan mental serta spiritual. Remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa dengan masa transisi yang unik dan ditandai oleh berbagai perubahan secara fisik, emosi dan psikis.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi di salah satu SMP swasta di YogyakartaMetode penelitian : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian non eksperimental yang bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP Swasta berbasis  Islam Yogyakarta, dengan jumlah responden 90 siswa. Alat ukur yang digunakan adalah kuisioner dengan menggunakan skala ordinal. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling.Hasil : Penelitian ini menunjukkan  bahwa pengetahuan siswa dalam kategori baik ada 15 orang (16,7%), cukup ada 71 orang (78,9%), dan kurang ada 4 orang (4,4%).Kesimpulan : Pada penelitian ini rata-rata tingkat pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi remaja adalah cukup. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah sumber informasi yang di dapat oleh siswa.

Differences Use of Yoga and Self-Tapping Towards Long Pain of Primary Dysmenorrhea on Adolescent

Ulaa, Mar’atun ( School of Nursing STIKes Muhammadiyah Palembang ) , Lismidiati, Wiwin ( School of Nursing Faculty of Medicine, Universitas Gadjah Mada ) , Hapsari, Elsi Dwi ( School of Nursing Faculty of Medicine, Universitas Gadjah Mada )

IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol 1, No 3 (2017): Indonesian Journal Of Nursing Practices
Publisher : IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Background: Dysmenorrhea is a common complaint in young women, characterized by pain. Dysmenorrhea pain has a significant impact on womens lives, such as limitations in daily activities. Primary dysmenorrhea can be treated using yoga and self-tapping. Objective: understanding differences on use of Complementary and Alternative Medicine (CAM), such as yoga and self-tapping towards changing long pain of primary dysmenorrheal.  Method: Study was conducted by quasi experiment with nonequivalent pretest-posttest control group design. Study was conducted on November 2016 until February2017 in SMK “A” Pedan Klaten and SMK “B” Klaten. Sample of study amounted 88 respondent divided on 47 respondents on experimental group and 41 respondent as control group. The experimental group was given a yoga intervention; control group was given self-tapping. Measuring tool using Numerical Rating Scale (NRS). Data analysis using t-test for independent sample, Mann-Whitney test and Wilcoxon.Result: Statistically yoga and self-tapping were equally effective in reducing the long pain of primary dysmenorrheal with p values of 0.000 and 0.012 respectively. Clinically yoga is more effective in reducing the long pain of primary dysmenorrhea with mean 1,49 compared with self-tapping 0,46.Conclusion: Yoga become more effective intervention on reduction long pain of primary dysmenorrhea compared to self-tapping.

The Relation of Educational Level, Academic Achievement (GPA) and Depression Among Public School Adolescent

Damaiyanti, Mukhripah ( Faculty of Health Science, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur ) , Fitriani, Dwi Rahmah ( Faculty of Health Science, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur )

IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol 1, No 3 (2017): Indonesian Journal Of Nursing Practices
Publisher : IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Depression is a worlwide mental health problem psychology disorder in adolescent. Depression is one of the emotional problems, hopelessness and  helplessness are its main causes. The other word, depression is aprevalent problem among college’s student ability to perform activities of daily life.  This descriptive correlation study aimed to describe the relation of educational level, academic achievement (GPA) and depression  among public school adolescents of Samarinda municipal, East Kalimantan province, Indonesia. A total of 552 adolescents in senior high school aged between 14-19 years were recruited through stratified cluster sampling. The instruments was The Center for Epidemiologic Studies Depression (CES-D). The data were analyzed by statistical method including t-test, Chi-square, and Pearson correlation. The result showed the prevalence of depression in this sample of Indonesian adolescents was 52.7%. Adolescent females showed almost equal prevalence of depression than adolescents’ males (26.6%, 26.1%), respectively. There was significant relationship between adolescents’ depression and educational level (X²= 8.039, p value= 0.018). Specifically, based on the findings suggest interventions program to reduce depression in adolescents by giving health education with specific mental health in school. Some programs are able to do in school such as counseling center, stress management program, time management, and screening about negative life events. This strategy need to include the participation of other personnel such as class coordinator and health workers to be successful of program.

Kepuasan Ibu Dalam Melakukan Massage Bayi di Wilayah Puskesmas Buaran Kabupaten Pekalongan

Nurlaela, Emi ( STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan ) , Prafitri, Lia Dwi ( STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan ) , Nooryana, Syavira ( STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan )

IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol 1, No 3 (2017): Indonesian Journal Of Nursing Practices
Publisher : IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Massage bayi merupakan ungkapan kasih sayang seorang ibu melalui sentuhan. Kepuasan ibu akan tercapai apabila dapat melakukan massage bayi sendiri sehingga menambah hubungan kasih sayang dan kedekatan antara ibu dan bayi. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran kepuasan ibu dalam melakukan massage bayi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis deskriptif. Tehnik pengambilan sampel yaitu accidental sampling sebanyak 43 responden. Analisis univariat untuk mendeskripsikan kepuasan ibu dalam melakukan massage bayi. Ibu yang memiliki tingkat kepuasan rendah 39,5%, sedangkan ibu yang memiliki tingkat kepuasan tinggi 60,5%. Hasil analisis data didapatkan bahwa ibu yang melakukan massage secara mandiri pada bayi, kemudian diukur tingkat kepuasannya sebagian besar ibu merasakan puas yaitu ditunjukkan dengan ibu yang merasa senang dan bayi yang nyaman saat dipijat serta diajak berkomunikasi oleh ibu. Bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan pelayanan dan pendampingan untuk memberikan pelatihan kepada ibu untuk melakukan massage bayi sehingga makin banyak ibu yang terampil serta memfasilitasi sarana dan prasarana untuk memberikan pelayanan dan pendampingan dalam pelatihan kepada ibu untuk massage bayi.

Pengaruh Siklus Belajar 5E Kombinasi Problem Based Learning (PBL) Terhadap Peningkatan Kognitif, Afektif, Psikomotor Pada Mahasiswa Diploma Keperawatan

Yuliani, Nila ( Akper Samawa Sumbawa ) , Huriah, Titih ( Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ) , Primanda, Yanuar ( Universitas Muhammadiyah Yogyakarta )

IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol 1, No 3 (2017): Indonesian Journal Of Nursing Practices
Publisher : IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Mutu pendidikan yang rendah merupakan masalah utama dalam dunia pendidikan. Hasil uji kompetensi nasional untuk tingkat diploma keperawatan masih sangat rendah bila dibandingkan tenaga kesehatan lain. Nilai batas lulus untuk D3 Keperawatan masih dibawah 50 yaitu 42,16 dengan prosentase kelulusan hanya 47,81%. Proses belajar mengajar merupakan salahsatu faktor yang berkontribusi terhadap kualitas pendidikan. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model siklus belajar 5E kombinasi PBL dalam meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor mahasiswa diploma keperawatan. Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest control group design. Lokasi penelitian dilakukan di Akper Samawa Sumbawa. 58 mahasiswa didapatkan melalui Total Sampling. Data analisis menggunakan analisis deskriptif, chi square dan t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata kognitif sebelum intervensi adalah 39,28 dan setelah intervensi meningkat menjadi 47,85, nilai rerata afektif sebelum intervensi adalah 45,17 dan setelah intervensi meningkat menjadi 52,89, nilai rerata psikomotor sebelum intervensi adalah 44,39 dan setelah intervensi meningkat menjadi 53,03. Setelah diterapkan intervensi model siklus belajar 5E dengan kombinasi PBL, terdapat peningkatan kognitif, afektif, dan psikomotor yang signifikan dengan nilai p-value 0,041, 0,012 dan 0.000.

Peningkatan Capaian Kompetensi Kognitif Mahasiswa Akper Pemkab Ponorogo Dengan Penerapan Peer-Assisted Learning (PAL)

Andriani, Wiwiek Retti ( Akper Ponorogo ) , Rosa, Elsye Maria ( Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ) , Afandi, Moh. ( Universitas Muhammadiyah Yogyakarta )

IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol 1, No 3 (2017): Indonesian Journal Of Nursing Practices
Publisher : IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Proses pembelajaran yang ditekankan saat ini adalah student centered learning, pembelajaran ini memberikan kesempatan mahasiswa untuk membangun sendiri pengetahuannya sehingga akan memperoleh pemahaman mendalam. Salah satu pembelajaran inovatif dengan strategi student centered learning yaitu Peer-Assisted Learning (tutor sebaya). Metode PAL mampu meningkatkan pemahaman (secara kognitif) pada tutor dan tutees, dikarenakan konsep-konsep dapat dijelaskan secara sederhana dengan menggunakan bahasa yang paling mudah difahami dan sesuai dengan level mahasiswa. Konsep ini dikenal sebagai konsep keselarasan kognitif (cognitive congruence). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan metode peer-assisted learning (PAL) dalam meningkatkan pencapaian kompetensi kognitif mahasiswa.Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment dengan rancangan pre and post-test with control group design. Tehnik sampling menggunakan simple random sampling, dengan sampel sejumlah 60 mahasiswa semester empat yang terbagi menjadi dua kelompok perlakuan dan kontrol. Instrumen penelitian menggunakan multiple choice question. Data dianalisis menggunakan t-test, dengan α = 0.05.Hasil uji statistik menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test dan post-test mengalami perubahan signifikan (p value 0.000). Nilai rata-rata pre-test (42,40) termasuk dalam kategori tidak kompeten sedangkan nilai rata-rata post-test (84,27) sehingga termasuk dalam kategori kompeten. Sedangkan pada kelompok kontrol sebelum perlakuan nilai mean (40,67) termasuk dalam kategori tidak kompeten. Setelah mendapatkan intervensi non-PAL, nilai mean meningkat menjadi (69,60) termasuk kategori tidak kompeten.Penerapan peer-assisted learning berpengaruh signifikan untuk meningkatkan kompetensi kognitif mahasiswa.

HUBUNGAN DERAJAT INSOMNIA DENGAN KONSENTRASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN DI YOGYAKARTA (Correlation Between Insomnia With Learning Concentration Among Nursing Students In Yogyakarta)

Waliyanti, Ema ( Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ) , Pratiwi, Wisni ( Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta )

IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol 1, No 2 (2017): Indonesian Journal of Nursing Practices
Publisher : IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.755 KB)

Abstract

Intisari Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang dapat disebabkan oleh stres, masalah sekolah maupun pekerjaan, kesehatan, merokok, ataupun efek samping dari pengobatan. Insomnia berdampak pada kualitas hidup seseorang seperti penurunan konsentrasi. Berdasarkan Statistic by Country for Insomnia terdapat 10% kejadian insomnia yang ada di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara derajat insomnia dengan konsentrasi belajar pada mahasiswa keperawatan di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 91 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling pada semua mahasiswa keperawatan di salah satu Program Studi Ilmu Keperawatan swasta di  Yogyakarta. . Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner Insomnia Rating Scale dan kuesioner konsentrasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji statistik Spearman Rank.  Hasil penelitian menunjukkan 57,1% mahasiswa mengalami insomnia kategori ringan dan 73,6% mahasiswa memiliki tingkat konsentrasi belajar kategori cukup. Analisa dengan Spearman Rank diperoleh p value 0,013 (<0,05) yang berarti bahwa terdapat hubungan antara derajat insomnia dengan konsentrasi belajar mahasiswa keperawatan di Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk menggali lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi derajat insomnia dan konsentrasi belajar pada mahasiswa sehingga konsentrasi belajar tidak terganggu.Abstract Insomnia is one of the sleep problem that caused by stress, school or job problem, health problem, smooking, and also side effects from medication. Insomnia affect quality of life such as lowering someone concentration. Based on Statistic by Country for Insomnia, found as much as 10% incident of insomnia in Indonesia.  The aim of this researce was To determine the correlation between insomnia severity with learning concentration among nursing students in Yogyakarta.  This research was quantitative study with correlational design used cross-sectional approach. The sample of this research were 91 respondens colecting using proportional stratified random sampling technic. The data were collected by questionnaires that have been tested for validity and reliability. Data analysis using Spearman Rank statistical test. The results of this study show that more than a half of the participants have insomnia severity in the low category (57,1%) and learning concentration in the moderate category (73,6%). Analysis by Spearman Rank showed  p value 0,013 (<0,05). There was correlation between insomnia severity and learning concentration among nursing students in Yogyakarta, so it is recommended for suggestions for further researchers to explore more deeply about the factors that affect the degree of insomnia and concentration of learning on the students to have a good learning concentration.

MENURUNKAN TEKANAN DARAH DENGAN CARA MUDAH PADA LANSIA

Larasiska, Anggi ( Departemen Gerontik Ilmu Keperawatan, STIKES Yogyakarta ) , Priyantari HN, Wiwin ( Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, STIKES Yogyakarta )

IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol 1, No 2 (2017): Indonesian Journal of Nursing Practices
Publisher : IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.32 KB)

Abstract

Abstrak Latar Belakang: hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih dari atau sama dengan 140 mmHg, dan tekanan darah diastolic lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. World Health Organization (WHO) melaporkan terdapat 12,8% kematian yang diakibatkan oleh hipertensi di seluruh dunia, dan sebanyak 40 % orang dewasa telah menderita hipertensi. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh jalan kaki terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha (BPSTW) unit Budhi Luhur, Kasongan, Bantul, Yogyakarta. Metode Penelitian: jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan time series design (desain rangkaian waktu). Populasi dalam penelitian ini sebanyak 88 responden dengan sampel sebanyak 12 responden yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil Penelitian: hasil uji Wilcoxon pada sampel didapatkan hasil untuk systole dengan nilai z hitung = -2,271 dan p value sebesar 0,023 = α < 0,05. Selain itu hasil untuk diastole dengan nilai z hitung = -2,530 dan p value sebesar 0,011 = α < 0,05 yang artinya ada pengaruh antara jalan kaki terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Kesimpulan: jalan kaki mempengaruhi perubahan tekanan darah (turun) pada lansia dengan hipertensi.  Abstract Background: hypertension is a State where the systolic blood pressure is greater than or equal to 140 mmHg, diastolic blood pressure and greater than or equal to 90 mmHg. The world health organization (WHO) report there is 12.8% of deaths caused by hypertension worldwide, and as much as 40% of adults had suffered from hypertension. Purpose: to know how the walk against the blood pressure in the elderly with hypertension in the House social services Tresna Werdha (BPSTW) unit Budhi Sublime, Kasongan, Bantul, Yogyakarta. Method: the type of this research is quantitative approach to time series design (circuit design time). The population in this research as much as 88 respondents with samples as many as 12 respondents taken using purposive sampling technique. Results: Wilcoxon test results on samples obtained results for the z value of systole count =-2.271 and p value = 0.023 α < 0.05. In addition the results to calculate the z value of diastole =-2.530 and p value = 0.011 α < 0.05 meaning there influence between walk against blood pressure in elderly hypertension. Conclusion: walking affects blood pressure changes (down) on the elderly with hypertension. 

REMAJA BISA MENCEGAH GIZI LEBIH DENGAN MENINGKATKAN SELF-EFFICACY DAN KONSUMSI SAYUR-BUAH (Adolescents can prevent overweight with increasing self-efficacy and vegetable-fruit consumption)

Widianto, Fauzan ( Departemen Keperawatan Akper Setih Setio ) , Mulyono, Sigit ( Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia ) , Fitriyani, Poppy ( Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia )

IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol 1, No 2 (2017): Indonesian Journal of Nursing Practices
Publisher : IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.008 KB)

Abstract

Abstrak Prevalensi gizi lebih pada remaja setiap tahunnya mengalami peningkatan. Gizi lebih merupakan suatu masalah yang kompleks yang dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya kurangnya konsumsi sayuran dan buah. kurangnya konsumsi sayuran dan buah di asumsikan tidak adanya keyakinan (self-efficacy) pada remaja untuk mengonsumsi sayuran dan buah karena beberapa hal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan konsumsi sayuran-buah dan kejadian gizi lebih. Metode yang digunakan adalah crossectional. Jumlah sampel yang digunakan adalah 156 remaja kelas 7 dan 8. Tekhnik pengambilan sample yang digunakan adalah stritified propotional random sampling. kuesioner yang digunakan adalah Self-efficacy for fruit, vegetable and water intake dan food recall. Penelitian ini menunjukan bahwa self-efficacy berhubungan dengan konsumsi sayuran dan buah dan kejadian gizi lebih (OR=9,467, 2,093). Hasil regersi logistik menunjukan preferensi merupakan variabel confounding pada konsumsi sayuran dan buah. sedangkan jenis kelamin, genetik dan konsumsi sayuran dan buah merupakan variabel confounding dari gizi lebih.Abstract The prevalence of overweight in adolescents each year has increased. Overweight is a complex issue that is influenced by many factors, one of the cautions is the lack of consumption vegetables and fruit. Lack of consumption vegetables and fruit in the adolescents is assumed to be absence of confidence (self-efficacy) in adolescents to eat vegetables and fruit for several reasons. The purpose of this study was to determine the relationship self-efficacy with vegetable-fruit consumption and the incidence of overweight. The method of research used way cross sectional. A total samples of 156 teenagers grade 7 and 8 in Junior high schools was involved in this study. Using stratified proportional random sampling. The questionnaires used are Self-efficacy for Fruit, Vegetable and Water Intake and Food Recall.  This study showed that self-efficacy associated with the consumption of vegetables and fruit and the incidence of overwight (OR=9,467, 2,093).. The results of regresion logistic showed  preferences had confounding variable in the consumption of vegetables and fruit. whereas gender, genetics and consumption of vegetables and fruit is a confounding variable of nutrition