cover
Filter by Year
Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
TERAMPIL merupakan jurnal pendidikan guru sekolah dasar yang dikelola oleh Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Gambar Beranda Jurnal TERAMPIL merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran dasar yang dikelola oleh Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun dan menjadi sarana bagi peneliti, akademisi, dan praktisi yang tertarik dengan kajian pendidikan dan pembelajaran dasar dan berkeinginan untuk menyalurkan pemikiran dan temuannya, terutama yang berkaitan dengan Kajian dalam bidang keilmuan di madrasah ibtidaiyah / sekolah dasar. Artikel yang dimuat adalah hasil penelitian, telaah ilmiah dan kritis dan komprehensif atas isu penting dan terkini yeng tercakup dalam pembidangan jurnal. Fokus Jurnal Terampil Meliputi: Hasil penelitian pada pendidikan dan pembelajaran dasar Kajian/analisis yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran dasar
Articles
100
Articles
ANALISIS KESIAPAN MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH SEBAGAI CALON PENDIDIK PROFESIONAL

HIDAYAH, NURUL

TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 5, No 1 (2018): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung sebagai calon pendidik profesional dibidang Pendidikan Dasar (SD/MI) melalui mata kuliah pembelajaran mikro (microteaching). Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Subyek penelitian mahasiswa yang mengambil mata kuliah pembelajaran mikro tahun akademik 2016/2017 sebanyak 5 orang. Metode pengumpulan data melalui lembar dokumentasi dan observasi. Analisa data melalui tiga tahap yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam melakukan perencanaan pembelajaran mahasiswa praktikan sudah siap, yaitu mahasiswa menyiapkan silabus pembelajaran dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sudah terpenuhi dengan lengkap. Namun dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan komponen keterampilan dasar mengajar terdiri dari 8 keterampilan yaitu keterampilan membuka dan menutup pembelajaran, keterampilan menjelaskan, keterampilan mengadakan variasi, keterampilan memberi penguatan, keterampilan bertanya, keterampilan mengelola kelas, keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan, keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil masih belum dapat dilakukan dengan baik, terlihat pada komponen mengelola kelas mahasiswa pratikan tidak memberikan teguran kepada peserta didik karena rasa tidak enak karena peserta didik adalah teman sesama mahasiswa, dan membuat simpulan dari hasil diskusi kelompok untuk menutup diskusi. Kata kunci: Analisis, Kesiapan, Pendidik Profesional,

OPTIMALISASI CARA BERFIKIR SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATA PELAJARAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTRUKTIVISTIK

AMRIYAH, CHAIRUL

TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 5, No 1 (2018): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan, dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas, agar  pelaksanaan  pendidikan dapat berlangsung sesuai dengan tujuannya, maka pendidikan perlu mendapatkan perhatian yang serius baik oleh pemerintah, masyarakat, guru dan orang tua, dalam melaksanakan pendidikan sekolah merupakan lembaga pendidikan harus memiliki tujuan yang jelas dalam melaksanakan proses pembelajarannya, proses pembelajaran adalah suatu kegiatan yang bernilai edukatif, yang mewarnai interaksi antara guru dan siswa, guru dengan segala upaya merencanakan kegiatan pembelajaran secara sistematis dengan memanfaatkan segala sesuatu guna kepentingan proses pembelajaran yang berkualitas, penelitian ini berfokus pada permasalahan efektivitas implementasi model konstruktivistik dalam pembelajaran. Efektivitas dalam hal ini dilihat dari sejauh mana model konstruktivistik mampu mengembangkan cara berpikir konvergen dan divergen siswa secara seimbang.Kata Kunci : Pembelajaran, Konstruktivistik, Sekolah Dasar

PENDEKATAN FILOSOFIS PSIKOLOGI PENDIDIKAN SEBAGAI UPAYA PENCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN KESENIAN SEKURA DI SD TUNAS MEKAR INDONESIA, BANDAR LAMPUNG

ANGGRAINI, DIAN

TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 5, No 1 (2018): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Sekura art is one of the arts that undergo development based on the occurrence of switching function. Based on the implementation there are two types sekura division, namely Sekura Kecah or Clean and Sekura Sekura Sekura Kamak or Kotor. Currently Sekura art has become a folk art tends to be familiar with the Lampung people because always present in any custom events, the celebration of Eid, and even be used as teaching materials in some of Elementary School (SD) Bandar Lampung. The learning of sekura art at SD Tunas Mekar Indonesia, Bandar Lampung was used as the focus of the research. The expected learning objectives are the development of student character that is adjusted to his age. In this case the embedded character expected of students who love the country, respect, honor, love, and care for others and the surrounding environment. In addition it is expected also embedded creative and innovative soul that is accompanied by a sense of responsibility is also hard work. It is pursued through philosophical approach of educational psychology. The results of this study is to instill the character of students in elementary Tunas Mekar Indonesia, Bandar Lampung, which is expected to be realized through arts learning tends to be effective sekura do with a philosophical approach to educational psychology.  

PENGEMBANGAN MODEL PELATIHAN LITERASI MEDIA DAN INFORMASI GURU SD DI KOTA BANDAR LAMPUNG

QOMARIO, QOMARIO, ANGGRAINI, HETTY

TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 5, No 1 (2018): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kompetensi guru sangat diperlukan dalam pencapaian tujuan pendidikan, namun pada kenyataannya guru belum sepenuhnya mengembangkan kompe­tensinya dikarenakan guru belum mengenal Teknologi Infromasi dan Komunikasi (TIK). Oleh karena itu, model pelatihan literasi media dan informasi sangat diperlukan. Penelitian ini dilatarbelakangi  banyaknya guru yang kurang mampu di dalam mengakses media dan informasi sebagai bagian dari sumber belajar.Tujuan penelitian ini adalah untuk; (1) Mendeskripsikan kondisi dan potensi untuk dikembangkannya model pelatihan literasi media dan informasi guru SD di Provinsi Lampung; (2) Mengembangkan model pelatihan literasi media dan informasi guru SD di Kota Bandar Lampung; (3) Menghasilkan prototype pengemba­­­­­­ngan model pelatihan literasi media dan informasi guru SD di Kota Bandar Lampung.Penelitian ini menggunakan Metode penelitian dan pengembangan dengan langkah-langkah penelitian pengembangan sebagai berikut; (1) Analysis (analisa),  needs assessment (analisis kebutuhan); (2) Design (desain), yang kita lakukan dalam tahap ini mengadopsi dari model diklat nedler yang dikembangkan peneliti untuk disesuaikan dengan potensi & kondisi penelitian; (3) Development (pengembangan), pengembangan adalah proses validasi atau kegiatan untuk menguji kelayakan oleh para pakar; (4) Implementation (implementasi/eksekusi), implementasi adalah kegiatan untuk menilai  prototype model pelatihan yang sedang kita buat; (5) Evaluation (evaluasi/ umpan balik), yaitu proses untuk melihat apakah prototype model pelatihan yang sedang dibangun berhasil atau tidak, sesuai dengan harapan awal atau tidak.Penelitian ini menghasilkan prototype model pelatihan literasi media dan infromasi. Sedangkan tujuan prototype  model pelatihan literasi media dan informasi ini untuk dijadikan bahan acuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota atau Propinsi sebagai dasar penyusunan pelatihan literasi media dan informasi.

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN STATUS GIZI TERHADAP HASIL BELAJAR MELEMPAR BOLA

ARIESNA, RACHMAT DODY, KUSUMAWATI, OKTARIA

TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 5, No 1 (2018): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This study aimed to know the difference between playing and learning methods of exploratory learning methods to learning outcomes throwing the ball. In addition, this study also aimed to determine the effect of nutritional status of these two learning methods mentioned above. This research was conducted at SDN 8 Gedung Air, Bandar Lampung City in 2018.  The method used is an experiment with a 2x2 factorial analysis through random sampling with a sample of 24 students. The analysis technique used is the analysis of variance (ANAVA) two-way, followed by Turkey test at the 0.05 level of significance. This study concludes that overall there are significant effect between the methods of learning to play with the exploration of learning methods to learning outcomes throwing the ball.  This study also concluded that the interaction between teaching methods and nutritional status.

PERAN ORANG TUA DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN ANAK DI RUMAH PADA MURID SDN 06 PAL 100 BERMANI ULU RAYA KAB. REJANG LEBONG

MARTINAH, WITRI, ZULAIHA, SITI

TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 5, No 1 (2018): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The role of parents in the formation of a mature personality in children is necessary, because parents are educators and the foundation of the childs personality, the basic personality will be useful or contribute to future experience in the future in this case the authors find the existence of the forms of personality, confident, unfriendly, easily giving up, being rude and being rude, disrespectful and crybaby-the personality form is very influential to the personality because the child is familiar with the personality this is a bad thing and will affect the next life and can harm yourself and others, both within the school environment and the social environment of the community. The purpose of this study is to know how the childs personality in Class IV, how the role of parents in shaping the childs personality at home, the impact of the role of parents on the childs personality in school.The type of this research is qualitative descriptive field research data collection is done by interviewing observation and documentation. Data analysis technique used is Miles and Huberman model analysis with steps: reduction, display data, and clocusing drawing / verification. Test the credibility of the data used is tringgulasi techniques and sources.The results of research are: 1) Personality of children of Class IV SDN 06 Pal 100 with lack of parent role at home hence personality less good like not confident, not polite, not tough and easy to give up, not polite, not self study. 2) The role of parents in shaping the personality of the fathers son acts as an educator, seeker and provider of livelihoods, source and giver of protective affection and a sense of security in the family. Mother acts as an educator, a source and a giver of compassion. 3) The results of the role of parents at home to the childs personality in school in terms of learning if children get the role of parents then the child will appear more ready in learning because it is motivated at home, but otherwise if the functions and roles of parents are not done well then children will be seen in their daily lives such as when the child is back from school children become lazy in learning and when in school children are often noisy in the classroom and how the child mingle with peers also more lead to mischief.

PEMBELAJARAN CALISTUNG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN UJIAN MASUK CALISTUNG SEKOLAH DASAR DI BANDAR LAMPUNG

ASIAH, NUR

TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 5, No 1 (2018): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pembelajaran aksara menjadi bagian dalam kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).Pembelajaran aksara ini pada dasarnya lebih ditujukan sebagai pengenalan keterampilan membaca, menulis dan menghitung. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Standar Isi Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) Usia 4-5 dan 5-6 Tahun lampiran I peraturan menteri (Permen) pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia nomor  137  tahun 2014. Pengenalan ini diberikan dengan maksud untuk mempersiapkan kelak anak untuk masuk jenjang pendidikan selanjutnya, yakni pendidikan dasar.Namun demikian, model pembelajaran ideal Calistung PAUD semacam itu menyisakan permasalahan serius dilihat dalam konteks yang lebih luas.Khususnya apabila dikaitkan dengan kesempatan untuk melanjutkan jenjang pendidikan dasar (SD/MI).Beberapa tahun belakangan, masyarakat diresahkan dengan adanya ujian masuk SD/ MI yang berupa tes Calistung.Tidak sedikit SD/ MI menerapkan ujian masuk Calistung sebagai syarat penerimaan siswa baru dengan standar yang dibuat oleh masing-masing SD/ MI.Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan sumber data sekolah TK dan SD yang Ada di Bandar Lampung.Pendekatan yang digunaka dalam penelitian ini adal pendekatan naturalistic. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi difokuskan  untuk mengenali dan menggali permasalahan di balik penerapan semua fenomena tersebut, yakni pembelajaran Calistung di TK/ RA dan penerapan Ujian Calistung sebagai persyaratan masuk Sekolah Dasar. Masih maraknya praktik ini tidak boleh hanya dilihat sebagai praktik ketidaksadaran/ guru TK/RA akan konsep, hakikat dan batasan Pendidikan Anak Usia Dini. Tidak boleh dilihat hanya sebagai ketidaktaatan atau ketidakdisplinan SD/ MI terhadap Permen Nomor 17 tahun 2010 pasal 69 dan 70 yang mengatur tata cara penerimaan siswa SD/ MI.Hasil penelitian  menunjukan bahwa pembelajaran calistung pendidikan  anak usia dini dan ujian masuk calistung sekolah dasar di Bandar Lampung masih menyisakan banyak pekerjaan rumah terutama bagi dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung yang sebagian besar baik TK/RA kurang benar dalam menerapkan pembelajaran yang seharusnya diberikan sesuai dengan fase-fase perkembangan anak-anak. Begitu juga dengan penerapan ujian masuk calistung untuk sekolah dasar sebagian besar sekolah-sekolah masih mengadakan ujian masuk calistung walaupun secara diam-diam itupun dinilai kurang benar walaupun ujian tersebut bukan penentu lulus tidaknya calon siswa masuk kesekolah dasar.

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN LEARNING START WITH A QUESTION (LSQ) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS IV MIN 2 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2017/2018

AFANDI, MUHAMMAD, NURJANAH, ISNAINI

TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 5, No 1 (2018): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Problems in this research is still low learning result of IPS student of class VI MIN 2 Bandar Lampung. Implementation of learning method of learning with a question (LSQ) aims to determine whether there is influence of Learning start with a question (LSQ) method to the learning result of IPS class IV in MIN 2 Bandar Lampung Lesson year 2017/2018.Type of research used is Quantitative research with quasy experimental method with nonequivalent control group design design. The location of the research was conducted at MIN 2 Bandar Lampung. Subjects in the study were students grade IV A and IV B MIN 2 Bandar Lampung as many as 69 students. Data collection methods used are Tests and documentation. The data analysis technique used is t-test. The test results show the average score of 34 students in the experimental class is 72.35 and in the control class of 35 students the average score is 66,57.Based on the results of hypothesis testing using Independent t-test obtained that the value of Sig = 0.001 or tcount = 3.627> ttable = 1.997, This means that the value of tcount is greater than the value of ttable both at the level of 5%. (0.001 <0.05). So it can be concluded that there is a significant influence on the application of learning learning method with a question to the learning outcomes of IPS students in grade IV MIN 2 Bandar Lampung in the academic year 2017/2018.

KONTRIBUSI INTERAKSI GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA MINI ZOO MATA PELAJARAN IPA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MI

EVA, NUR, CITRA, AULIA GUSTINA

TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 5, No 1 (2018): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi kontribusi interaksi guru siswa dan proses pembelajaran IPA menggunakan alat peraga baik secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri terhadap hasil belajar siswa dengan menggunakan alat peraga mini zoo. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan correlational research berjumlah 210 orang. Teknik  sampling dengan stratified proportional random sampling dengan sampel penelitian berjumlah 30 orang,  Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis menggunakan rumus korelasi product moment.   Penelitian ini menemukan bahwa: (1) terdapat kontribusi positif antara guru-siswa sebesar  0,484  terhadap hasil belajar. (2) ada hubungan positif antara proses pembelajaran sebesar 0,447  terhadap hasil belajar. (3) ada hubungan positif sebesar  0,539 diantara guru siswa dan proses pembelajaran bersama-sama terhadap hasil belajar. Hasilnya  membuktikan bahwa motivasi belajar dan metode pembelajaran baik secara bersama-sama atau individu mempunyai kontribusi positif yang signifikan terhadap hasil belajar dengan menggunakan alat peraga mini zoo.

MEMBANGUN KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR BAGI MAHASISWA MELALUI LESSON STUDY

IFRIANTI, SYOFNIDAH

TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 5, No 1 (2018): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Sebagai calon guru, para mahasiswa Prodi PGMI dibekali empat kompetensi yang harus dikuasai oleh guru, yaitu: kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi. Dalam penelitian ini dikembangkan kompetensi pedagogik dan keterampilan dasar mengajar mahasiswa melalui Lesson Study.Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan sifat penelitian deskriptif kualitatif. Adapun subyek penelitian adalah mahasiswa semester VI Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Triangulasi sumber data dilakukan untuk mengecek kebenaran data yang sama dari tiga sumber yang berbeda. Sedangkan triangulasi metode dilakukan untuk mengecek kebenaran data melalui tiga teknik yang berbeda, yaitu observasi, wawancara, dan dokumen.Berdasarkan analisa data, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Pelaksanaan lesson study menumbuhkan kompetensi pedagogik dan keterampilan dasar mengajar mahasiswa melalui komitmen yang kuat dari seluruh anggota tim, proses latihan  mengajar yang  terencana secara seksama, pelaksanaan yang dilakukan dengan tahapan yang sistematis dan berkelanjutan, serta saling memberi dan menerima saran dari orang lain.; (2) Kendala yang dihadapi: a) Keberadaan observer dapat mengganggu konsentrasi pengajar, b) observer hanya mencatat kesalahan/kekurangan selama proses pembelajaran, c) Kebanyakan fokus pengamatan pada guru, bukan pada proses pembelajaran, d) Pada tahapan diskusi, mahasiswa saling mengritik dan mengemukakan kelemahan rekannya; (3) Manfaatnya: a) mengamati dan belajar dari pengalaman orang lain, b) kualitas pembelajaran yang lebih baik, c) Melatih mahasiswa untuk lebih teliti dalam menentukan tujuan pembelajaran, mengenal cara berpikir peserta didik, dan memilih metode pembelajaran yang tepat, d) Dapat mengembangkan keahlian mengajar baik dalam perencanaan maupun selama proses pembelajaran.