cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Niara
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 10, No 1 (2017)" : 5 Documents clear
PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DISPERINDAG SUB BIDANG PENGAWASAN BARANG DAN JASA PROVINSI RIAU Nielwaty, Elly; Prihati, Prihati; Zuhdi, Sulaiman
Jurnal Niara Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Niara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine and analyze the influence of supervision on the performance of employees of industry and trade sub division of supervision of goods and services Riau Province and its inhibiting factors. The type of research used is survey research,primary data source is all employees of Industry and Trade Sub Division of Supervision of goods and services Riau Province amounting to 85 people.Sampling technique by probability with census / saturated sampling technique is the sample taken based on the total population.Data analysis is done descriptively quantitative.The result of the research shows that supervision has positive and significant effect on employee performance with coefficient of determination (r2) value is 0,932,Meaning that 93.2% of employee performance is influenced by supervision.The inhibiting factor in supervision is that the leadership has not conducted regular and structured supervision.In addition there are difficulties in the supervision of goods and services in circulation because many new products and not in accordance with the standards. Keywords: supervision, performance of employees ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisispengaruh pengawasan terhadap kinerja pegawai Disperindag Sub Bidang Pengawasan barang dan Jasa Propinsi Riau serta faktor-faktor penghambatnya.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survey, sumber data primer adalah seluruh pegawai Disperindag Sub Bidang Pengawasan barang dan Jasa Propinsi Riau yang berjumlah 85 orang.Teknik pengambilan sampel secara probabilitas dengan teknik sensus/jenuh sampling yaitu sampel yang diambil berdasarkan jumlah populasi secara keseluruhan.Analisa data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi (r2) sebesar 0,932, artinya 93,2% kinerja pegawai dipengaruhi oleh pengawasan. Adapun faktor penghambat dalam pengawasan adalah pimpinan belum melakukan pengawasan secara rutin dan terstruktur. Selain itu ada kesulitan dalam pengawasan barang dan jasa yang beredar karena banyak produk baru dan tidak sesuai dengan standar.  Kata Kunci : pengawasan, kinerja, pegawai
EVALUASI KEBIJAKAN TENTANG KERJASAMA DI UNIVERSITAS X Halilintar, Masnur Putra; saputra, trio
Jurnal Niara Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Niara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know how to evaluate policy about cooperation in X presenting university and make ideal format of cooperation, research method using descriptive approach, research is arranged as inductive research is searching and collecting existing data field with aim to know factors, form-elements, and a trait of phenomena. Data analysis through four stages of data processing, data presentation, and withdrawal. Result of research technique and technique. This is because there is no standard operating procedure (SOP). The attitude of the executor of the cooperation body has not been effective and the inter-organization must also coordinate in more depth.
AGENDA KEBIJAKAN PUBLIK PADA BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP (BPA) KOTA PEKANBARU Hernimawati, Hernimawati; Dailiti, Surya; Sudaryanto, Sudaryanto
Jurnal Niara Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Niara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Pekanbaru City Administration there are 43 Regional Devices Work Unit (SKPD), one of the Library and Archive Board (BPA) Pekanbaru City. BPA Has a big agenda in accordance with the vision of "Realization of Information Center and Documentation and Reading Center in Pekanbaru City". Based on pre-survey conducted there are problems that lack of public participation in utilizing the existence of BPA Pekanbaru City and the limited books / references required visitors. This public policy agenda can not be implemented entirely, whereas library and archival development is implemented with the aim of raising awareness, willingness of reading interest for every individual, public, institution and school. In order to realize the highest degree of community education systematically and sustainably as a mandate of the opening of the 1945 Constitution is to educate the life of the nation.The research was conducted at the Library and Archive Board (BPA) Pekanbaru City. Population and sample in this research is State Civil Apparatus that served in Library and Archives of Pekanbaru. The sampling technique used is simple random sampling (simple random). The number of civil servants 36 and daily personnel are 41 persons.From research activities conducted known that the Library and Archives (BPA) Pekanbaru comes as one of the seriousness of the Government of Pekanbaru City in the intellectual life of the nation. BPA Pekanbaru has the task to provide the best service in the field of library and filing. Website managed to be one source and delivery of information BPA Pekanbaru City. Then the BPA is good enough to implement the policies that have been made. From the questionnaires given to the employees, freelance and community personnel (pengaunjung) is known that as many as 17 respondents stated it was good public policy on the Library and Archives (BPA) Pekanbaru. Then as many as 3 respondents stated good enough and 0 for the less good. Keywords: Agenda and Public Policy ABSTRAK Di Pemerintahan Kota Pekanbaru terdapat 43 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), salah satunya Badan Perpustakaan Dan Arsip (BPA) Kota Pekanbaru.BPA Memiliki agenda besar sesuai dengan visi yakni “Terwujudnya Pusat Informasi dan Dokumentasi serta Pusat Baca di Kota Pekanbaru”.Berdasarkan pra survey yang dilakukan terdapat permasalahan yakni kurang partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan keberadaan BPA Kota Pekanbaru dan terbatasnya buku-buku/ referensi yang dibutuhkan pengunjung.Agenda kebijakan publik ini tidak dapat dilaksanakan seluruhnya, padahal pembangunan perpustakaan dan kearsipan dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan minat baca bagi setiap individu, masyarakat umum, instansi dan sekolah.Agar terwujud derajat pendidikan masyarakat yang setinggi-tingginya secara sistematis dan berkesinambungan sebagai amanat dari pembukaan UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.Penelitian dilakukan pada Badan Perpustakaan Dan Arsip (BPA) Kota Pekanbaru. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Aparatur Sipil Negara yang bertugas di Badan Perpustakaan Dan Arsip Kota Pekanbaru.Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah simple random sampling (acak sederhana).Jumlah pegawai negeri sipil 36 dan tenaga harian lepas 41 orang.Dari kegiatan penelitian yang dilakukan diketahui bahwa Perpustakaan dan Arsip (BPA) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.BPA Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.Website yang dikelola menjadi salah satu sumber dan penyampaian informasi BPA Kota Pekanbaru.Kemudian BPA sudah cukup baik melaksanakan kebijakan yang tekah dibuat.Dari kuesioner yang diberikan kepada pegawai, tenaga harian lepas dan masyarakat (pengaunjung) diketahui bahwa sebanyak 17   responden menyatakan sudah baik agendak kebijakan publik pada Badan Perpustakaan Dan Arsip (BPA) Kota Pekanbaru.Kemudian sebanyak 3 responden menyatakan cukup baik dan 0 untuk yang kurang baik. Kata Kunci: Agenda dan Kebijakan Publik
KEBIJAKAN PARKIR KOTA BATAM DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Riyanda, Riko; Dompak, Timbul
Jurnal Niara Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Niara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The growth rate of motor vehicles in Batam City in recent years runs very rapidly. This levy will increase the original revenue of Batam City, But the implementation of the policy of Bylaw No.1 / 2012 on parking that has been running for three years (2012-2015) does not generate significant revenue on parking charges. The Purpose of this research is how the implementationn of parking management system based on evaluation of the policy of Bylaw No.1 / 2012 on parking Btam City. Data retrieval method is done by observation and documentation. Informant selection technique is done by purposive sampling, technical data analysis is done by data reduction, data presentation and conclusion drawing. The result of the research is that the policy of Batam City Government in increasing its achievement PAD not yet optimal, due to some obstacles such as: parking management system is not feasible, there is no public satisfaction survey index to measure the extent to which the achievement of parking policy in Batam City, Human Power that needs coaching and training. Its solution of Batan City government re-filed Ranpeda about parking with the intention of changing parking rates, changing the system of parking management and service facility improvement Keyword:  Parking,  Local Regulation No. 1 Year 2012,  Local Revenue Abstraks Dengan semakin meningkatkan jumlah kendaraan bermotor dari tahun ke tahun di Kota Batam, lahan parkir tentu menjadi perhatian oleh Pemerintah Kota Batam. Penataan lahan parkir tersebut maka akan ada retribusi yang dapat ditarik dari penggunaan lahan parkir. Retribusi ini akan menambah PAD Kota Batam, namun dari implementasi kebijakan Perda No.1/2012 tentang perpakiran yang telah berjalan selama tiga tahun (2012-2015) tidak menghasilkan pendapatan yang signifikan atas retribusi parkir tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan sistem pengelolaan parkir berdasarkan evaluasi perda nomor 1 tahun 2012 tentang parkir di Kota Batam. Tipe penelitian yang digunakan adalah kualitatif, metode pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan purposive sampling, teknis analisis datanya reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah kebijakan pemerintah Kota Batam dalam meningkatkan PAD pencapaiannya belum optimal, kendalanya adalah: belum adanya indeks survei kepuasan publik untuk mengukur sampai sejauh mana pencapaian kebijakan parkir di Kota Batam, persoalan Sumber Daya Manusia yang perlu pembinaan dan pelatihan. Solusinya perlu adanya perubahan Ranpeda tentang parkir dengan maksud merubah tarif parkir, merubah sistem tentang pengelolaan parkir dan perbaikan fasilitas pelayanan. Kata Kunci:  Parkir,  Perda Nomor 1 Tahun 2012,  PAD
SISTEM INFORMASI PELAYANAN PUBLIC DIKECAMATAN KAMPAR TIMUR KABUPATEN KAMPAR Aguswan, Aguswan
Jurnal Niara Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Niara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe public information service system, hereinafter referred to as the information system, is a series of activities that include the storage and management of information and mechanisms of delivering information from the organizers to the public and vice versa in the form of oral, latin, written in Braille, image language and / or local languages , And presented manually or electronically. In order to provide information support to the implementation of public services should be held information system that is National. To that end, the organizer is obliged to manage information system which includes: Operator Profile, Executor Profile, Service Standard, Service Notification, Grievance Management and Performance Assessment.The results of the research were conducted in Kampar Timur sub-district office that highlighted the application of public service information system, where the research result stated that the availability of service information system is still incomplete, as many as 14 (40,00) respondents gave their responses, as well as respondents who responded The implementation of information service system that is as much as 12 (34,00) respondents gave their responses, and respondents who gave enough response about the implementation of service information system that is 9 (26,00) respondents who gave the response.Selanjutnya in the implementation of service information system that has been held By Kampar Timur sub-district government, the presence of inhibiting factors is the provision of non-electronic data is still incomplete, tools and technology is still limited and human resources employees who are still less professional in carrying out tasks and His responsibility in carrying out the service to the community. Keywords: Information service system, service standard, implementationABSTRAK Sistem informasi pelayanan pubik yang selanjutnya di sebut sebagai sistem informasi adalah rangkaian kegiatan yang meliputi penyimpanan dan pengelolaan informasi serta mekanisme penyampaian informasi dari penyelenggara kepada masyarakat dan sebaliknya dalam bentuk lisan, tulisan latin, tulisan dalam huruf Braile, bahasa gambar, dan / atau bahasa lokal, serta disajikan secara manual ataupun elektronik.Dalam rangka memberikan dukungan informasi terhadap  penyelenggaraan pelayanan publik perlu diselenggarakan sistem informasi yang bersifat Nasional. Untuk itu penyelenggara berkewajiban mengelola sistem informasi yang meliputi: Profil Penyelenggara, Profil pelaksana, Standar pelayanan, Maklumat pelayanan, Pengelolaan pengaduan dan Penilaian kinerja.Hasil penelitian yang dilaksanakan pada kantor kecamatan Kampar timur yang menyoroti tentang penerapan sistem informasi pelayanan publik, dimana hasil penelitian menyebutkan bahwa ketersediaan system informasi pelayanan masih kurang lengkap yaitu sebanyak 14 (40,00) responden memberikan tanggapannya, begitu juga responden yang memberikan tanggapanya tentang tersdianya penyelenggaraan system informosi pelayanan yaitu sebanyak 12(34,00) responden memberikan tanggapannya, dan responden yang memberikan tanggapan tentang cukup tersdianya penyelenggaraan system informasi pelayanan yaitu sebanyak 9 (26,00) responden yang memberikan tanggapannya.Selanjutnya dalam penyelenggaraan system informasi pelayanan yang telah diselenggarakan oleh Pemerintahan kecamatan Kampar timur, terdapatnya faktor – faktor penghambat yaitu penyediaan data secara non elektronik masih belum lengkap, alat dan teknologi masih juga terbatas dan SDM pegawai yang masih kurang professional dalam menyelenggarakan tugas dan tanggung jawabnya di dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat. Kata Kunci: Sistem Informasi Pelayanan, standart pelayanan, implementasi

Page 1 of 1 | Total Record : 5