JURNAL PENDIDIKAN FISIKA
ISSN : -     EISSN : -
Articles 131 Documents
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas VII SMP Negeri 30 Makassar Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing

Hakiki, Reni Susanti, Arsyad, Muhammad, Khaeruddin, Khaeruddin

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 3, No 3 (2015): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VII SMP Negeri 30 Makassar melalui model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing. Subyek dari penelitian ini adalah 35 orang. Tindakan penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus. Tindakan siklus I meliputi plan (perencanaan), action (tindakan), observation and evaluation (observasi dan evaluasi), dan reflection (refleksi). Tindakan siklus II merupakan tindak lanjut dan modifikasi dari siklus I. Kriteria keberhasilan adalah penguasan konsep mencapai KKM yang ditetapkan yakni 70 secara individual dan 65% secara klasikal. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes hasil belajar diakhir masing-masing siklus. Hasil penelitian dideskripsikan berdasarkan perolehan data penguasaan konsep berupa nilai hasil belajar setiap siklus. Nilai rata-rata penguasaan konsep meningkat dari 61,57 pada siklus I menjadi 72,29 pada siklus II dengan kata lain belum tuntas KKM pada siklus I menjadi tuntas KKM pada siklus II. Kesimpulan penelitian adalah upaya meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VII SMP Negeri 30 Makassar melalui model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing. Kata kunci : Penelitian tindakan kelas, snowball throwing, hasil belajarThis research is classroom action research that aims to identify efforts to improve learning outcomes physic VII4 SMP Negeri 30 Makassar through cooperative learning model snowball throwing. The subject of this research is 35 students. Action research conducted in two cycles. Action to cycle I are plan, action, observation, and reflection. Action to cycle II is a follow-up and modification of cycle I. Success criteria is the concept of achieving mastery KKM set is 70 individually and 65% classically.  The results was obtained by giving final test in the end of every cycle. The results are described based on obtaining data by  concept of achieving mastery that is result value study in every cycle. The average value of the concept of mastery increased from 61,57 in cycle I  to 72,29 in cycle II with other words, the cycle I is not complete KKM to complete in cycle II. Conclusion of the studyis an effort to improve learning outcomes physics class VII SMP Negeri 30 Makassar through cooperative model snowball throwing.Key words: Classroom action research, snowball throwing, learning results

Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Melalui Pembelajaran Menggunakan Lembar Kerja Berstruktur Di SMP Negeri 1 Pallangga Gowa

Syahrul, Irfan, Tawil, Muh, Amin, Bunga Dara

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 2, No 2 (2014): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik kelas VII1 SMP Negeri 1 Pallangga yang berjumlah 37 peserta didik terdiri dari 18 laki-laki dan 19 perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari empat kegiatan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data pada penelitian ini diambil dari data hasil belajar fisika setiap akhir tes siklus I dan II, data tentang aktivitas belajar setiap pertemuan pada siklus I dan II dilakukan dengan menggunakan lembar observasi peserta didik dan data respon peserta didik dilakukan dengan menggunakan angket. Data hasil belajar fisika menunjukkan bahwa jumlah siswa yang mengalami ketuntasan belajar pada siklus I adalah 23 orang (62%) dan pada siklus II meningkat menjadi 28 orang (76%). Hal tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan Lembar Kerja Berstruktur dapat meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik Kelas VII1 SMP Negeri 1 Pallangga Kabupaten Gowa.Kata Kunci: Hasil Belajar Fisika, Lembar Kerja BerstrukturThis research is a classroom action research (classroom action research) that aims to improve student learning outcomes physics class VII1 SMP Negeri 1 Pallangga totaling 37 students consisting of 18 men and 19 women. This study was conducted in two cycles each consisting of four activities: planning, action, observation and reflection. Collecting data in this study were drawn from physics learning outcomes data each end of the test cycle I and II, data on learning activities at each meeting in cycle I and II performed using the observation sheet learners and learner response data is done by using a questionnaire. Physics learning outcomes data indicate that the number of students who have mastery learning in the first cycle were 23 people (62%) and the second cycle increased to 28 people (76%). It shows that using Worksheet Structured learning can improve learning outcomes physics class students of SMP Negeri 1 Pallangga VII1 Gowa.Keywords: Physics Learning Outcomes, Structured Worksheet

PENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN TERBALIK DI SMP NEGERI 3 HERLANG KABUPATEN BULUKUMBA

Riskawati, Riskawati

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 1, No 2 (2013): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika melalui strategi pembelajaran terbalik (Reciprocal Teaching). Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VIIIA SMP Negeri 3 Herlang Kabupaten Bulukumba tahun pelajaran 2011/2012. Hasil yang dicapai setelah pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran terbalik (Reciprocal Teaching) yaitu : (1) Siklus I berada dalam kategori rendah dengan skor rata-rata nilai kumulatif 53,20 dari 25 siswa dengan skor ideal yang bisa dicapai 100 dan standar deviasi 16,36; (2) Siklus II berada dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata nilai kumulatif 70,60 dari 25 siswa dengan skor ideal yang dicapai 100 dan standar deviasi 11,24; perhatian siswa pada proses pembelajaran makin baik, keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan lisan yang diberikan juga mengalami peningkatan, keaktifan dan kesungguhan siswa dalam mengerjakan tugas rumah dan membuat rangkuman mengalami peningkatan. Hasil analisis kualitatif dan kuantitatif menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa kelas VIIIA SMP Negeri 3 Herlang Kabupaten Bulukumba yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran terbalik (Reciprocal Teaching) mengalami peningkatan.Kata kunci: Hasil belajar, pembelajaran terbalik, aktivitasThis research is a classroom action research that aims to improve the learning outcomes of physics through teaching strategy inverted (Reciprocal Teaching). The subjects were students of SMP Negeri 3 Class VIIIA Herlang Bulukumba school year 2011/2012. The results achieved after learning to use learning strategies inverse (Reciprocal Teaching), namely: (1) Cycle I were in the low category with an average score of 53.20 cumulative grade 25 students with an ideal score that can be achieved 100 and a standard deviation of 16, 36, (2) Cycle II are in the high category with an average score of 70.60 cumulative grade 25 students with an ideal score reached 100 and a standard deviation of 11.24; attention of students in the learning process the better, active students in answering questions given orally also increased, liveliness and sincerity students in homework and make a summary has increased. Qualitative and quantitative analysis of the results showed that students learning outcomes physics class VIIIA SMP Negeri 3 Herlang Bulukumba are taught using instructional strategies Reciprocal Teaching has increased.Keywords: learning outcomes, Reciprocal Teaching, activity

Pengaruh Pembelajaran Berdasarkan Pengalaman (Experiental Learning) Terhadap Pengetahuan Prosedural Fisika Ditinjau Dari Gaya Belajar Peserta Didik Kelas X MA DDI Takkalasi Barru

Minati, Dwi Fadhilah

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 5, No 1 (2017): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (i) Ada atau tidaknya perbedaan pengetahuan prosedural fisika yang signifikan antara yang diajar melalui pembelajaran berdasarkan pengalaman dan yang diajar secara kenvensional pada peserta didik. (ii) Ada atau tidaknya perbedaan pengetahuan prosedural fisika untuk kelompok audiovisual yang diajar melalui pembelajaran berdasarkan pengalaman dan yang diajar secara konvensional pada peserta didik kelas X. (iii) Ada atau tidaknya perbedaan pengetahuan prosedural fisika untuk kelompok kinestetik yang diajar melalui pembelajaran berdasarkan pengalaman dan yang diajar secara konvensional pada peserta didik kelas X. (iv) Ada atau tidaknya interaksi antara gaya belajar dan model pembelajaran terhadap pengetahuan prosedural pada peserta didik kelas X MA DDI Takkalasi Barru. Jenis penulisan yang dipilih adalah penelitian eksperimen dengan desain faktorial. Penulisan ini menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimn yang diajar dengan model pembelajaran berdaarkan pengalaman dan kelas kontrol ang diajar dengan pembelajaran konvensional. Populasi dalam penulisan ini adalah seluruh peserta didik kelas X MA DDI Takkalasi, sedangkan sampelnya yaitu kelas XB sebagai kelas eksperimen dan XA sebagai kelas kontrol. (i) Hasil penulissn menunjukkan perbedaan pengetahuan prosedural fisika yang signifikan antara yang diajar melalui pembelajaran berdasarkan pengalaman dan yang diajar secara kenvensional. (ii) Terdapat perbedaan pengetahuan prosedural fisika untuk kelompok audiovisual yang diajar melalui pembelajaran berdasarkan pengalaman dan yang diajar secara konvensional pada peserta didik kelas X. (iii) perbedaan pengetahuan prosedural fisika untuk kelompok kinestetik yang diajar melalui pembelajaran berdasarkan pengalaman dan yang diajar secara konvensional pada peserta didik kelas X. (iv) Tidak terdapat interaksi antara gaya belajar dan model pembelajaran terhadap pengetahuan prosedural pada peserta didik kelas X MA DDI Takkalasi Barru. Kata kunci: Pembelajaran Berdasarkan Pengalaman  (Experiental Learning), Pengetahuan Prosedural, Gaya Belajar.The purpose of this study to determine: (i) Whether or not the difference significant procedural knowledge of physics between the taught through experiential learning and being taught by kenvensional on the learner. (Ii) There is a difference whether or not the procedural knowledge of physics to audiovisual group taught through experiential learning and being taught conventionally learner class X. (iii) There is a difference whether or not the procedural knowledge of physics to the kinesthetic group taught through experiential learning and who taught conventionally learner class X. (iv) whether or not the interaction between learning styles and learning model to procedural knowledge among students of class X MA DDI Takkalasi Barru. Been kind of writing is an experimental study with factorial design. This paper uses two classes of eksperimn classes taught by experience and learning model berdaarkan ang control class was taught by conventional learning. The population in this paper are all students of class X MA DDI Takkalasi, while the sample is classes as an experimental class XB and XA as the control class. (I) Results penulissn show differences significant procedural knowledge of physics between the taught through experiential learning and being taught by kenvensional. (Ii) There are differences in procedural knowledge of physics to audiovisual group taught through experiential learning and being taught conventionally learner class X. (iii) differences in procedural knowledge of physics to the kinesthetic group taught through experiential learning and being taught conventionally on learners class X. (iv) There is no interaction between learning styles and learning model to procedural knowledge among students of class X MA DDI Takkalasi Barru. Key words: Learning by Experience (Experiental Learning), Procedural Knowledge, Learning Styles.

Penerapan Model Pembelajaran SAVI ( Somatic, Auditori, Visual Dan Intelektual ) Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Pada Peserta Didik Kelas VII.A SMP Aisyiyah Sungguminasa

Armawati, Armawati, Samad, Abd, Azis, Aisyah

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 3, No 2 (2015): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar fisika siswa dengan menggunakan model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditori, Visual dan Intelektual) di SMP Aisyiyah Sungguminasa. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIA pada semester Ganjil tahun pelajaran 2014/2015 dengan jumlah peserta didik 30 orang , yang terdiri dari 14 orang laki-laki dan 16 orang perempuan. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus yang terdiri dari 4 kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Siklus pertama dan kedua dilaksanakan 3 kali pertemuan. Pengumpulan data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar Fisika pada akhir siklus I dan siklus II, sedangkan data aktivitas peserta didik dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi peserta didik. Data hasil pengamatan dan pengukuran dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis kuantitatif yaitu data hasil belajar fisika yang menunjukkan bahwa jumlah peserta didik yang tuntas belajarnya pada siklus I adalah 10 orang dengan persentase 33,33% dan pada siklus II adalah 28 orang dengan persentase 93,33%. Hasil analisis kualittif yaitu menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan aktivitas belajar peserta didik kelas VIIA SMP Aisyiyah Sungguminasa yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran fisika dengan menggunakan model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditori, Visual dan Intelektual) dapat meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik.Kata kunci:   Hasil Belajar Fisika , SAVI (Somatic, Auditori, Visual dan Intelektual) This research is a class action (Classroom Action Research), which aims to determine the improvement of student learning outcomes physics using learning model SAVI (somatic, auditory, visual and intellectual) in Junior High School Aisyiyah Sungguminasa. The subjects were students in the class VIIA semester of academic year 2014/2015 the number of students 30 people, consisting of 14 men and 16 women. This study implemented by 2 cycles consisting of four activities: planning, action, observation and reflection. The first and second cycles performed 3 times meeting. The collection of data was collected using the results of learning achievement test physics at the end of the first cycle and the second cycle, whereas learners activity data was collected using observation sheet learners. Observation and measurement data were analyzed quantitatively and qualitatively.. The results of the qualitative analysis which shows that there has been an increase in the activity of learners VIIA Junior High School class Aisyiyah Sungguminasa significant. Based to the results of this study it can be concluded that the learning of physics by using model SAVI (somatic, auditory, visual and intellectual) can improve learning outcomes physics students. Keywords: Learning Outcomes Physics, SAVI (Somatic, Auditory, Visual and Intellectual)

PERANAN PENDEKATAN ACADEMIC SKILL DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA NEGERI 9 MAKASSAR

Nur, Anis

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 1, No 1 (2013): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk ; (1) Mengetahui seberapa besar hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar tahun ajaran 2011/2012 yang diajar dengan menggunakan pendekatan academic skill. (2). Mengetahui hasil belajar fisika siswa kelas X yang diajar secara konvensional.(3). Mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar fisika secara signifikan antara siswa kelas X yang diajar dengan menggunakan pendekatan academic skill dan yang diajar secara konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar Tahun ajaran 2011/2012 yang terdiri atas 240 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian adalah siswa kelas X1 dan kelas X3 dengan jumlah siswa sebanyak 80 orang. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar yang diajar dengan menggunakan pendekatan academic skill dengan rata-rata populasi 11-13 berada pada kategori kurang. Sedangkan rata-rata hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar yang diajar secara konvensional dengan rata-rata populasi 9.15. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasih belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar Tahun ajaran 2011/2012 yang diajar dengan menggunakan pendekatan academic skill dan yang diajar secara konvensional.Kata kunci: Academic skill, eksperimen fisika, hasil belajarThis experimental study aimed to: (1) Knowing how much the results of class X students studying physics SMA Makassar 9 academic year 2011/2012 are taught academic skills approach. (2). Knowing the results of class X students studying physics conventionally taught. (3). Knowing whether or not differences in physics learning outcomes significantly between students of class X who taught academic skills and approaches are taught conventionally. The population of this study were all students of class X SMA Makassar 9 academic year 2011/2012 consisting of 240 people. While the sample in this study is class X1 and X3 class by the number of students by 80 people. The results of descriptive analysis showed that the average yield learning physics class X 9 SMA Makassar who taught academic skills approach with an average population of less than 11-13 in the category. While the average yield learning physics class X 9 SMA Makassar taught conventionally with an average population of 9.15. Inferential analysis results indicate that there are significant differences between study has yet physics class X SMA Makassar 9 academic year 2011/2012 were taught to use academic skills and approaches are taught conventionally.Keywords: Academic skill, experimental physics, learning outcomes

Hubungan Antara Kemampuan Penalaran Formal dan Motivasi Belajar Fisika Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa SMPN 19 Bulukumba Kabupaten Bulukumba

Rambega, Ulfa Laela

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 4, No 3 (2016): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Hubungan Antara Kemampuan Penalaran Formal Dan Motivasi Belajar Fisika Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Smpn 19 Bulukumba Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto yang bertujuan;(1) Untuk mendapatkan gambaran empiris tentang kemampuan penalaran formal siswa, motivasi belajar fisika dan hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMPN 19 Bulukumba kabupaten Bulukumba. (2) Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara kemampuan penalaran formal siswa dalam proses pembelajaran fisika dengan hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMPN 19 Bulukumba kabupaten Bulukumba. (3) Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara motivasi belajar Fisika siswa dengan hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMPN 19 Bulukumba kabupaten Bulukumba. (4) Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara kemampuan penalaran formal siswa dalam proses pembelajaran fisika dengan motivasi belajar fisika siswa kelas VIII SMPN 19 Bulukumba kabupaten Bulukumba dan (5) Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara kemampuan penalaran formal siswa dalam proses pembelajaran fisika dan motivasi belajar fisika siswa dengan hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMPN 19 Bulukumba kabupaten Bulukumba  secara bersama-sama.Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 19 Bulukumba yang terdiri dari 7 kelas yaitu kelas VIIIAsampai kelas VIIIGKata Kunci: Kemampuan Penalaran Formal, Motivasi Belajar dan Hasil BelajarRelationship Between The Formal Reasoning Ability And Motivation Learning Physics Of Physics Student Learning Outcomes Junior High School 19 Bulukumba District Bulukumba. This study is an ex-post facto aimed at: (1) To obtain an empirical overview of formal reasoning ability of students, learning motivation and learning outcomes physics physics class VIII SMPN 19 Bulukumba, Bulukumba district. (2) To determine whether there is a significant relationship between formal reasoning abilities of students in the learning process to learning outcomes physics physics class VIII SMPN 19 Bulukumba, Bulukumba district. (3) To determine whether there is a significant relationship between motivation to learn physics student learning outcomes physics class VIII SMPN 19 Bulukumba, Bulukumba district. (4) To determine whether there is a significant correlation between the ability of formal reasoning in the learning process of physics motivation to learn physics class VIII SMPN 19 Bulukumba, district Bulukumba and (5) To determine whether there is a significant correlation between the ability of formal reasoning in the learning process physics and motivation to learn physics student learning outcomes physics class VIII SMPN 19 Bulukumba, Bulukumba districts together. The population in this study were students of class VIII SMPN 19 Bulukumba which consists of seven classes, namely class class VIIIA sampai VIIIG.Key words :Formal Reasoning Ability , Motivation and Learning Outcomes

Penerapan Pendekatan Inquiry Based Learning Terhadap Hasil Belajar Fisika di SMKN 1 Sulawesi Selatan

saputri, Andi Alfiani, Yani, Ahmad, Maruf, Maruf

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 3, No 1 (2015): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini penelitian pra eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui (1) seberapa besar hasil belajar fisika peserta didik kelas Kelas X MIA.3 SMA Negeri 1 Kahu tahun ajaran 2014/2015 yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran Blended Learning. (2) apakah hasil belajar fisika telah mencapai KKM 65% pada kelas X MIA.3 SMA Negeri 1 Kahu setelah diterapkan strategi pembelajaran Blended Learning. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah One shot case study Design yang melibatkan dua variabel terdiri dari variabel terikat dan variabel bebas. Variabel terikat yaitu hasil belajar fisika dan variabel bebas yaitu dengan menggunakan strategi pembelajaran Blended Learning. Subjek penelitian ini adalah kelas X MIA.3 SMA Negeri 1 Kahu dengan jumlah peserta didik sebanyak 25 orang.  Instrumen  yang digunakan adalah tes hasil belajar. Hasil analisis statistik deskriptif mengungkapkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar fisika siswa kelas X MIA.3 adalah 70,80 berada dalam kategori sedang dan hasil belajar fisika siawa kelas X MIA.3 telah mencapai standar KKM. Kata kunci : Strategi Pembelajaran Blended Learning, Hasil Belajar Fisika.The study was a pre-experimental study aimed to: (1) know the physics student learning outcomes before taught using Inquiry Based Learning approach, (2) know the results after studying physics students taught using Inquiry Based Learning approach (3) determine how physics learning outcome of students before and after being taught with inquiry-based learning approach. The subjects were all students of class X TKJ2 SMK 1 South Sulawesi 2014/2015 academic year consisting of 24 learners. Descriptive analysis showed the average score in class X results study physics TKJ2 SMK 1 South Sulawesi before taught using inquiry-based learning approach for 10.21 and after being taught with inquiry-based learning approach for 16.50. From the analysis of test n-gain obtained N = 0.41 which showed an increase in student learning outcomes physics class X TKJ2 SMK 1 South Sulawesi academic year 2014/2015 in category.Key words: inquiry based leaening, and physics learning outcomes

Penerapan Metode Pembelajaran Eksperimen dengan LKPD Terstruktur Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 2 Sukamaju

Murlin, Apriani, Tawil, Muh, Samad, Abd

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 3, No 2 (2015): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1)  mendeskripsikan hasil belajar fisika peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Sukamaju sebelum dan setelah diterapkan metode pembelajaran eksperimen dengan LKPD Terstruktur, dan (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar fisika peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Sukamaju setelah diterapkan metode pembelajaran eksperimen dengan LKPD Terstruktur. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan sampel populasi penelitian yaitu peserta didik kelas X IPA 2 SMA  Negeri 2 Sukamaju dengan jumlah peserta didik 36 orang. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pre-test Post-test Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar fisika peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Sukamaju setelah diterapkan  metode pembelajaran eksperimen dengan LKPD Terstruktur dengan hasil pre-test diperoleh skor maksimal perolehan peserta didik 15 dan skor minimum 4 dan pada saat post-test skor maksimal perolehan peserta didik 19 dan skor minimum 5. Peningkatan hasil belajar kognitif secara menyeluruh dari uji N-gain, peserta didik termasuk dalam kategori rendah yaitu 0,158. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar fisika peserta didik kelas X IPA 2 SMA Negeri 2 Sukamaju mengalami peningkatan setelah diajar dengan metode pembelajaran eksperimen dengan LKPD Terstruktur.Kata kunci: Penelitian Pra Eksperimen, Penerapan Metode Pembelajaran Eksperimen dengan LKPD Terstruktur, Hasil Belajar, Data kuantitatifThis study aims to : ( 1 ) describe the results of studying the physics students of class X SMA Negeri 2 Sukamaju before and after application of the experimental method with LKPD Structured learning , and ( 2 ) to describe the physics learning outcome of students in class X SMA Negeri 2 Sukamaju after application experimental learning methods with Structured LKPD . The research is a pre - experimental study with a sample of the study population are students of class X IPA 2 SMA 2 Sukamaju the number of learners 36 . The study design used was one group pre-test post- test design . The results showed that there was an increase in student learning outcomes physics class X SMA Negeri 2 Sukamaju after application of experimental teaching methods to LKPD Structured with the pre-test scores obtained learners gain the maximum score of 15 and a minimum of 4 and at post-test maximum score gains students 19 and a minimum score of 5. Improving overall cognitive learning outcomes of the N -gain test , learners are included in the category of low at 0.158 . Based on the results of this study concluded that the results of studying the physics students of class X SMA IPA 2 2 Sukamaju increased after being taught to experiment with teaching methods Structured LKPD .Keywords: Pre Experimental Research , Application Method Experiment with LKPD Structured Learning , Learning Outcomes , quantitative data.

Penerapan Model Penemuan Terbimbing Berbasis LKPD Terhadap Hasil Belajar Fisika Pada Peserta Didik Kelas XII1 Madrasah Aliyah Muhammadiyah Limbung

Mariani, Mariani

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 2, No 1 (2014): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini (1) Seberapa besar hasil belajar Fisika peserta didik kelas XII1 Madrasah Aliyah Muhammadiyah Limbung setelah diterapkan model penemuan terbimbing berbasis LKPD ? (2) Apakah hasil belajar Fisika peserta didik kelas XII1 Madrasah Aliyah Muhammadiyah Limbung setelah diterapkan model penemuan terbimbing berbasis LKPD telah mencapai standar KKM. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-Eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan adalah one-shot case study. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII1 Madrasah Aliyah Muhammadiyah Limbung sebanyak 30 orang. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui hasil belajar fisika peserta didik kelas XII1 Madrasah Aliyah Muhammadiyah Limbung setelah diterapkan model penemuan terbimbing berbasis LKPD. (2) Untuk mengetahui hasil belajar Fisika peserta didik kelas XII1 Madrasah Aliyah Muhammadiyah Limbung setelah diterapkan model penemuan terbimbing telah mencapai standar KKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara individual dari 30 peserta didik terdapat 24 peserta didik atau 80,00 % yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM).Kata kunci: Model Penemuan Terbimbing, Hasil Belajar FisikaThe main problem in this study (1) How big is the result of learning physics class students XII1 Madrasah Aliyah Muhammadiyah Limbung after application of the model-based guided discovery LKPD? (2) Is the learning outcomes of learners Physics class XII1 Madrasah Aliyah Muhammadiyah Limbung after application of the model-based guided discovery LKPD have reached KKM standards. This type of research is the study of pre-experiment with the design of the study is a one-shot case study. The subjects were students of Madrasah Aliyah class XII1 Muhammadiyah Limbung many as 30 people. This study aims to (1) To know the results of learning physics class students XII1 Madrasah Aliyah Muhammadiyah Limbung after application of the model-based guided discovery LKPD. (2) To know the results of learning physics class students XII1 Madrasah Aliyah Muhammadiyah Limbung after application of guided discovery models have reached KKM standards. The results showed that individual of the 30 students there are 24 students or 80.00%, which meets the minimum completeness criteria (KKM).Keywords: Models Guided discovery, Physics Learning Outcomes

Page 1 of 14 | Total Record : 131