cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
BERKEMAJUAN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
POMPA HIDRAM SEBAGAI POMPA AIR HARAPAN MASYARAKAT DI DESA SAMOLING KECAMATAN LILIRILAU KABUPATEN SOPPENG Munir, Abdul; Mahmuddin, Mahmuddin
BERKEMAJUAN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.186 KB)

Abstract

Di Desa Samoling Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng yang merupakan daerah pertanian mengalami krisis air yang sangat parah. Untuk memperoleh  air,  masyarakat hanya memanfaat sumber mata air yang tempatnya berada Desa sebelah, yang jaraknya sekitar 3 Km sehingga sangat menyulitkan warga Desa Samaoling tersebut mengambil air, bahkan untuk kebutuhan sehari-hari mereka. Sehingga pengolaan pertanian mereka hanya bergantung pada datangnya anugerah yaitu musim hujan, hal ini dikarenakan ketika musim kemarau datang Desa Samaoling Kabupaten Soppeng ini betul-betul mengalami kekeringan yang sangat parah dan oleh sebab itu pada musim kemarau perekonomian masyarakat daerah tersebut menjadi ikut kering dikarenakan pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian mereka terganggu dan harus menunggu datangnya musim hujan kembali untuk memulai penggarapan pertanian mereka. Solusi untuk hal tersebut maka diperlukan penerapan IPTEKS yang inovatif dalam mengatasi permasalahan kekurangan air di Desa Samaoling Kabupaten Soppeng. Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk mengalirkan sumber mata air yang jauh ke daerah pemukiman penduduk adalah pompa hidram. luaran yang diharapkan dalam program ini adalah mampunya pompa hidram diaplikasikan bagi masyarakat Desa Samoling Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng, yang ekonomis, efisien dan efektif sehingga masalah kekurangan air bagi masyarakat bisa segera teratasi.
PENGEMBANGAN DALAM PENGOLAHAN BUAH MARKISA DI KELURAHAN PASIR PUTIH KABUPATEN SINJAI Muhsin, Muh Arief; Iskandar, Iskandar
BERKEMAJUAN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.168 KB)

Abstract

Adapun  target dari program ini adalah; (1) Peningkatan pengetahuan kelompok tani markisa tentang penanaman buah markisa sehingga memperoleh  hasil  buah   yang melimpah, (2) Pengembangan pengelolahan buah markisa melalu pengelolahan intensisf sehingga meghasilkan sari markisa, jus markisa dan dodol markisa, (3) pengembangan manejmen pemasaran dan system kemas buah, sehingga hasil dari olahan buah markisa dapat dapat di pasarkan secara berskala dan menjadi ciri khas dari daerah tersebut. Hasil yang dicapai adalah (1) Kelompok patani markisa sangat tertarik dengan program diversifikasi buah markisa karena proses yang sangat mudah dan langsung dipraktekkan, (2) Kelompok petani markisa terutama ibu-ibu sangat antusial dalam mengikuti program ini karena diprakterkkan secara langsung bagaimana membuat sari markisa mulai dari pemilihan buah, pembelahan buah, penyaringan, samapai dengan pemanasana sebelum dikemas, (3) Pengemasan sari buah markisa secara sedehana dapat dilakukan karena dapat di jual secara langsung kepada konsumen apabila diwirausahan, (4) Jumlah produksi sari markisa sangat terbatas karena kurangnya bahan baku akibat kemarau yang panjang sehingga pohon markisa memproduksi buah sangat kurang.
SISTEM INFORMASI DESA DI KECAMATAN PALLANGGA KABUPATEN GOWA Adzim, Faidul; Rum, Eka Prabawati
BERKEMAJUAN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.811 KB)

Abstract

The existence of community life in the village of Pallangga is very diverse in terms of the assessment of the Employment Administration pattern of financial Performance and in particular the rural Assets so as to achieve a form of transparency and accountability of public service. In this case the villages already maintains a presence service that can provide satisfaction against society, but several obstacles still found and must be faced by law enforcement in an era of modernization of the village of devices at this time. Related mechanisms and procedures certainly requires community service facilities for information technology infrastructure in the form of electronic media such as television, computer, Printer, LCD-Projector, and others.It is need for information system integrated in the village and holding of training the recording apparatus for Computerized financial reports Councilor in the form of Village information system application program (SID) so that it can realize the Village community service system berkemajuan. On program design and development of information system of the village will do installation on Hardware (Hardware) and the software (Software). The software in this case is a form-based application program on the main display screen computer (desktop) so it can be easier to use for the operator computer village in Kecamatan Pallangga Gowa.
STRATEGI DAN UPAYA PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) Ukkas, Imran
BERKEMAJUAN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.917 KB)

Abstract

As one of the best destinations of tourist in Palopo City, Village Latuppa provides a number of very promising business potential. But this business opportunity can’t be fully utilized by the people of Latuppa and the perpetrators of UMKM. Therefore, this program aims to provide knowledge and understanding of the management and development UMKM professionally and independently in order to support the income and improve peoples welfare in Village Latuppa. The implementation methods used are entrepreneurship seminar and business practices. First of all, the people of Latuppa will be given a concept to manage the business professionally, innovatively, creatively and independently through entrepreneurship seminar. Furthermore, people of Latuppa will be led to practice the manufacture of spinach chips and hanging lanterns. So, it can be concluded that the implementation of these activities have a positive effect to the people of Latuppa to improve business potential especially in the sector of UMKM. In the end this program can support the income and improve the welfare of the people of Latuppa and also contribute to improving economic growth in Palopo
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA PENGEMBANGAN USAHA RUMAH PEMOTONGAN HEWAN MAKASSAR Murbayani, Murbayani; Diana, Fina; Rasyid, Rasdiah
BERKEMAJUAN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (964.217 KB)

Abstract

The demand for meat has increased as population growth and changes in community style and patterns of consumption. Similarly, the people of Makassar, known as a beef and buffalo commsumen for barbagai dishes and local culinary. The need for meat in Makassar City is predicted to require as many as 553 heads per day to supply the meat in Makassar. One of the regional companies given the authority to serve the meat needs is PD. Animal Cutting House (RPH). IbM activities that we will do is the management training of Cutting House management on PD managers. RPH Kota Makassar, socialization and stimulant to beef entrepreneurs, establishment of small and medium business group as business development partner of RPH Kota Makassar as well as training of RPH (meat, skin, bone and cattle urine) RPH business development for community group of SME actors who have formed it. The objective of each activity is to increase the knowledge of the slaughterhouse management related to RPH management so that it can meet the established standards, the awareness of the breeders and cattle and buffalo traders around Makassar City to legally slaughter animals in PD. RPH so that they actively produce and supply cattle and buffalo to RPH, as well as the formation of knowledgeable and skilled group of people in producing processed meats, and the utilization of cattle waste (skin, bone and urine) so as to have the opportunity to partner in PD business development. RPH. Overall, the ultimate goal of IbMs activities is the increasing income of PD. RPH so as to support increasing regional income and sustaining the economy of small to medium-sized communities.
PENGEMBANGAN HOME INDUSTRI DAMPO’ PISANG ANEKA RASA MELALUI KKN-PPM DI DESA BASSIANG KECAMATAN PONRANG SELATAN KABUPATEN LUWU Suriani, Duriani
BERKEMAJUAN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.511 KB)

Abstract

Pembangunan masyarakat pada hakekatnya bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat secara keseluruh agar lebih baik, lebih menyenangkan dan mengenakkan masyarakat dari keadaan sebelumnya. Kesejahteraan, itulah yang menjadi tujuan pembangunan masyarakat. Pembangunan masyarakat selalu dikaitkan dengan masalah kemiskinan, yang dialami oleh sebagian masyarakat. Saat ini kemiskinan bukan hanya menjadi masalah Indonesia tapi sudah menjadi masalah dunia. Negara Indonesia identik dengan kemiskinan warga negaranya, namum di dalamnya negara Indonesia menginginkan negaranya ini berkembang dan maju. Masalah kemiskinan di Indonesia ditandai oleh rendahnya mutu kehidupan masyarakat yang ditunjukan oleh indeks pembangunan masyarakat. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi semakin meningkatnya masyarakat miskin maka, salah satu upaya pemerintah melalui KKN-PPM ini adalah membuka peluang seluas-luasnya membantu masyarakat dengan bekerjasama dengan perguruan tinggi yang memiliki sumber daya manusia yang cukup handal.Salah satunya adalah membantu mengembangkan home industri di lokasi desa sasaran. Home industri adalah tulang punggung perekonomian bangsa yang mampu bertahan di saat krisis, yang menyentuh kehidupan masyarakat miskin. Strategi Pemberdayaan Industri kecil meliputi strategi manajemen inovasi dan teknologi, pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga, anak remaja yang putus sekolah serta bapak-bapak yang sedang istrahat menggarap sawah. Sehingga dengan adanya kegiatan tambahan bagi mereka akan membantu sebuah perubahan hidup yang lebih baik.Adapun target jangka panjang terhadap rencana hibah ini secara teoretis adalah agar semua masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih baik, terpenuhi kebutuhan pangan dan sandang. Tanpa harus tergantung pada orang lain. Untuk merealisasikan rencana hibah KKN-PPM ini maka metode yang dilakukan adalah mengunjungi kelompok/masyarakat yang akan dibina, membentuk binaan berupa kelompok home industri dampo’ pisang aneka rasa, melakukan pelatihan memperbaiki mutu produk, pelatihan pembuatan kemasan, pelatihan analisis dan pengembangan usaha, pamaren, perlombaan, dan melakukan studi banding ke sentra industri Dampo’ Pisang di Kecamatan Troya Kecamatan Cilacap Jawa Tengah.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA TENTENG KACANG TANAH Iksan, Muhammad; Sampetan, Suparni
BERKEMAJUAN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.299 KB)

Abstract

Tenteng Kacang Tanah is one of traditional snacks from Palopo. This food is very popular because of its delicious taste. However, day by day, this snack become rare because of the invasion of modern snacks that are produced massively by bigger and stronger company. Based on that consideration, an attempt to conserve that local snack was initiated. The inadequacy of capital and tools of production became a part of problems of the home industry businessmen to develop their business. The producer of Tenteng Kacang Tanah were still difficult to produce their product in a large amount. This was caused by the inadequacy of the capital to buy the materials of Tenteng Kacang Tanah as well as the inadequacy of production equipments such as printer and package sealer. Therefore, this IbM program was conducted to assist the group of Tenteng Kacang Tanah producers in terms of providing business capital and also the production equipments. By the assistance of production equipments, it was expected to be able to shorten the production duration and the production cost as well as creating good quality and competitive products. While by the assitance of business capital to both program partner, it was expected to be able to encourage the production process to be more productive in a larger capacity and to encourage the program partner to administer a professional business management. Generally, this IbM program had been successfully to increase the quantity and the quality of the products and directly impact the life prosperity of the producer of Tenteng Kacang Tanah.
PENDIDIKAN KEAGAMAAN PADA PENGRAJIN DOMPET SOUVENIR DI KOTA MAKASSAR Mujizatullah, Mujizatullah
BERKEMAJUAN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.567 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan realitas Pendidikan Agama pada keluarga pengrajin dompet Souvenir di Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala Makassar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada pengrajin dompet souvenir. Penelitian menemukan bahwa  pendidikan agama dalam keluarga adalah penanaman nilai-nilai Aqidah, Akhlaq dan Syariah. Beragam cara yang telah dilakukan keluarga pengrajin tersebut dalam menanamkan nilai-nilai agama diantaranya melalui sikap keteladanan orang tua terhadap anaknya, pembiasaan dan nasihat . Keluarga pengrajin dicelah-celah kesibukannya menjahit dompet souvenir tetap menyediakan waktunya untuk membimbing keluarganya untuk beribadah dan mengarahkan keluarganya pada Akhlakul Karimah dan menyisihkan waktunya untuk menghadiri pengajian rutin di Majelis Taklim.
PENINGKATAN KUALITAS GURU-GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MELALUI PENGGUNAAN EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN QUIZ CREATOR DI KABUPATEN BARRU Husniati, A.
BERKEMAJUAN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.91 KB)

Abstract

Kegiatan IbM guru-guru SMP melalui pelatihan pembuatan evaluasi pembelajaran berbasis teknologi informasi dengan menggunakan program quiz creator di Kabupaten Barru merupakan bentuk kegiatan pengabdian pada masyarakat yang orientasi kegiatannya pada bidang pendidikan. Bentuk kegiatannya meliputi: persiapan yang terdiri dari 1) identifikasi sasaran pembelajaran yang difokuskan pada guru-guru SMP yang belum berpengalaman dalam evaluasi pembelajaran yang berbasis teknologi informasi, 2) tahap pelaksanaan yaitu pelatihan pembuatan evaluasi pembelajaran berbasisi teknologi informasi dengan menggunakan program Quiz Creator, 3) tahap pelaporan. Dengan program ini guru-guru dengan mudah dapat mendesain dan menyusun sendiri bentuk-bentuk latihan, ujian, ataupun pemberian kuis kepada siswanya yang menarik, interaktif, dan transparan. Quiz Creator merupakan perangkat lunak untuk pembuatan soal, kuis atau tes secara online (berbasis web). Penggunaan Wondershare Quiz Creator dalam pembuatan soal tersebut sangat familiar/user friendly, sehingga sangat mudah digunakan dan tidak memerlukan kemampuan bahasa pemrograman yang sulit untuk mengoperasikannya. Hasil soal, kuis dan tes dibuat/disusun dengan perangkat lunak ini dapat disimpan dalam format Flash yang dapat berdiri sendiri (stand alone) di website.Adapun indikator pencapaian target dan luaran dari IbM guru-guru SMP melalui pelatihan pembuatan evaluasi pembelajaran berbasis teknologi informasi dengan menggunakan program quiz creator di Kabupaten Barru adalah meningkatkan kualitas guru-guru dalam pembuatan evaluasi pembelajaran berbasis teknologi informasi, mampu mengembangkan evaluasi pembelajaran berbasis teknologi informasi, dan mampu mengaplikasikan program Quiz Creator untuk kebutuhan evaluasi pembelajaran di sekolah.
KELOMPOK WANITA TANI NELAYAN DALAM PENGOLAHAN PRODUK MAKANAN LOKAL CHAO DI PESISIR HUTAN MANGROVE DESA BONTO MATENE KECAMATAN SEGERI KABUPATEN PANGKEP PROVINSI SULAWESI SELATAN Husnah, Husnah; Hasanuddin, Hasanuddin
BERKEMAJUAN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.782 KB)

Abstract

Salah satu ekosistem hutan yang memiliki kerentanan tinggi terhadap kerusakan adalah hutan mangrove di wilayah pesisir kabupaten Pangkep. Pemanfaatan hutan mangrove sebagai sumber kayu bakar dan alih fungsi lahan menjadi tegalan dan pemukiman serta tekanan ekonomi masyarakat pesisir turut mempercepat degradasi hutan mangrove. Hal ini menyebabkan turunnya produktifitas ikan yang selama ini banyak ditemukan pada ekosistem hutan mangrove. Penurunan produktifitas ini turut mempengaruhi kearifan lokal masyarakat pesisir berupa penurunan produksi makanan khas tradisional Pangakep yang disebut “chao” yang berbahan baku ikan mairo yan difermentasi secara konvesional. Padahal makanan ini merupakan kekayaan nusantara yang perlu dilestarikan. Oleh karena itu pelestarian kekayaan nusantara ini perlu dilestarikan dengan meningakatkan peran kelompok wanita tani nelayan dalam produksi makanan chao. Meskipun demikian kelompok wanita tani nelayan ini perlu dibekali dengan keterampilan dan pengetahuan kewirausahaan serta perlunya pengenalan imu dan pengetahuan (ipteks) terutama teknologi bioproses pengolahan chao. Selain itu teknologi pengolahan chao perlu dipadukan dengan pemberian pengetahuan konservasi mangrove dan manajemen hutan mangrove perlu diberikan untuk mendukung program ini, sehingga ipteks ini diharapkan dapat mendukung konservasi wilayah pesisir, pelestarian makanan tradisonal sebagai kekayaan bangsa, peningkatan pendapatan masyarakat serta ketahanan pangan masyarakat pesisir.Kegiatan ini menghasilkan : 1) Telah timbul pemahaman dan kesadaran masyarakat mitra mengenai pentingnya melestarikan produk makanan chao sebagai produk lokal sebagai makanan khas masyarakat Pangkep. 2) Telah terjadi alih teknologi proses produksi utamanya proses pengemasan dan pemasaran kepada masyarakat mitra, sehingga masyarakat mitra mampu melakukan proses produksi secara mandiri. 3) Timbulnya kesadaran masyarakat mitra dalam memanfaatkan sumberdaya yang ada disekitar pesisir hutan mangrove. 4) Masyarakat mitra sangat antusias memproduksi produk chao untuk peningkatan ekonomi secara mandiri

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2017 2017