AKSIOMA
ISSN : 20862725     EISSN : 25797646
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika adalah jurnal dalam bidang matematika dan pendidikan matematika yang memfasilitasi guru, mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan dalam menerbitkan karya ilmiah atau artikel hasil penelitian maupun studi pustaka. Jurnal Aksioma ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli dan Desember.
Articles 264 Documents
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN TRIGONOMETRI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TIPE PRE SOLUTION POSING SECARA BERKELOMPOK BERBASIS KARAKTER BANGSA Setyawati, Rina Dwi; Handayanto, Agung
AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran trigonometri dan menanamkan nilai-nilai yang menjadi karakter bangsa melalui model pembelajaran problem posing tipe pre solution posing secara kelompok berbasis Karakter bangsa pada mahasiswa IKIP PGRI Semarang Jurusan Matematika semester 2. Pada penelitian ini akan digunakan 2 siklus, yang masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu (a)Persiapan, (b) Penerapan Metode, (c) Observasi dan Interprestasi (d) Analisis dan refleksi untuk rencana berikutnya. Dari hasil penelitian ketuntasan belajar klasikal pada siklus 1 diperoleh 77,42 %  dan ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh pada siklus 2 mampu mencapai 93,55%. Dari hasil tersebut menunjukkan dengan pembelajaran trigonometri melalui model pembelajaran problem posing berbasis karakter bangsa ini  dapat; (1) meningkatkan kualitas pembelajaran yang berimbas pada peningkatan prestasi belajar siswa, (2) Meningkatkan minat mahasiswa untuk belajar matakuliah Trigonometri, dan (3) Menanamkan nilai-nilai karakter bangsa.   Kata kunci : Kualitas pembelajaran, Model pembelajaran problem posing, Karakter bangsa
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Model Berjangkar (Anchored Instruction) Materi Luas Kubus dan Balok Kelas VIII Ariyanto, Lilik
AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang selama ini digunakan oleh guru-guru SMP pada materi luas kubus dan balok belum memperoleh hasil belajar siswa yang maksimal, karena yang dipelajari adalah bangun ruang tiga dimensi tapi disajikan dalam gambar dua dimensi yang statis, sehingga hasil belajar siswa kurang. Peneliti mencoba untuk menerapkan Anchored Instruction (AI) dengan perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui: (1) bagaimana pengembangan perangkat pembelajaran matematika dengan model AI materi luas kubus dan balok siswa kelas VIII yang valid, (2) apakah perangkat yang dikembangkan valid, (3) keefektifan pembelajaran matematika dengan AI. Pengembangan dilakukan menggunakan modifikasi model pengembangan perangkat pembelajaran dari Thiagarajan. Pada tahap pengembangan dilakukan validasi  dan uji coba lapangan, validasi dimaksudkan untuk mendapatkan perangkat yang valid dan uji coba lapangan dimaksudkan untuk mengetahui efektifitas perangkat. Rancangan uji coba menggunakan Quasi-Experimental dengan menggunakan kelas VIII-D sebagai kelas uji coba dan kelas VIII-A sebagai kelas kontrol. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1)hasil belajar siswa, diperoleh dengan tes; (2)aktivitas belajar siswa yang diperoleh dari hasil observasi; (3)motivasi belajar siswa yang diperoleh dari angket. Penelitian ini mengahasilkan perangkat pembelajaran yang valid dan hasil belajar siswa yang efektif. Pada uji ketuntasan hasil belajar dengan uji one-Sample T test diperoleh mean 83 dan Sig.(2-tailed) 0.000 yang berarti tuntas untuk batas KKM nilai 65 dan uji proporsi diperoleh hasil Zhitung lebih dari Ztabel, hal ini berarti siswa yang tuntas belajar lebih dari 80% yakni 91,4%. Pada uji regresi linear ganda diperoleh Y = -4,470 + 1,070X1 + 0,608X2 dan uji signifikasinya diperoleh bahwa aktivitas dan motivasi belajar siswa berpengaruh positif terhadap hasil belajar dengan R Square 40,3%. Diperoleh juga bahwa rataan nilai hasil belajar siswa kelas eksperimen sebesar 83 dan kelas kontrol sebesar 64. Kata Kunci : Pengembangan, Anchored Instruction, Luas Kubus dan Balok
PENERAPAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MODEL STAD BERMEDIA CD INTERAKTIF PADA MATERI GEOMETRI BIDANG DATAR ., Muhtarom; Indiati, Intan
AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal hasil penelitian ini berjudul “Penerapan Perangkat Pembelajaran berbasis Model STAD bermedia CD Interaktif pada Materi Geometri Bidang Datar”. Permasalahan yang muncul dalam penelitian ini adalah “Apakah  prestasi matematika siswa dengan pembelajaran  model STAD bermedia CD Interaktif lebih baik daripada prestasi siswa dengan pembelajaran model STAD; Apakah prestasi matematika siswa yang memiliki persepsi tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki persepsi sedang atau rendah, dan prestasi matematika siswa yang memiliki persepsi sedang lebih baik daripada siswa yang memiliki persepsi rendah; Apakah perbedaan prestasi belajar matematika siswa dengan model STAD bermedia CD Interaktif dengan model STAD tergantung pada persepsi siswa”. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran STAD dengan media CD interaktif dan STAD terhadap prestasi belajar. Terdapat perbedaan prestasi belajar siswa antara siswa yang mempunyai kategori persepsi tinggi, sedang dan rendah. Tidak terdapat interaksi yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran dan kategori persepsi siswa kepada guru matematika. Hasil uji lanjut pasca anava menunjukkan bahwa prestasi matematika siswa yang memiliki persepsi tinggi lebih baik daripada prestasi matematika siswa yang memiliki persepsi sedang dan rendah, serta prestasi matematika siswa yang memiliki persepsi sedang lebih baik daripada prestasi matematika siswa yang memiliki persepsi rendah. Tidak ada interaksi artinya jika secara marginal/umum siswa yang memiliki kategori persepsi tinggi prestasi belajarnya lebih baik dari siswa yang memiliki kategori persepsi sedang, maka kalau ditinjau dari masing-masing model pembelajaran juga berlaku kesimpulan bahwa siswa yang memiliki kategori persepsi tinggi prestasi belajarnya lebih baik dari siswa yang memiliki kategori persepsi sedang. Kata kunci : STAD dengan media, Persepsi, Prestasi Belajar Matematika
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA HUMANISTIK BERBASIS KONSTRUKTIVISME BERBANTUAN E-LEARNING MATERI SEGITIGA KELAS VII Prayito, Muhammad
AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika humanistik berbasis konstruktivisme berbantuan E-learning materi segitiga kelas VII yang valid, mendeskripsikan hasil penggunaan perangkat pembelajaran matematika humanistik berbasis konstruktivisme berbantuan E-learning pada materi segitiga kelas VII, mengetahui keefektifan Pembelajaran matematika humanistik berbasis konstruktivisme berbantuan E-Learning pada materi segitiga kelas VII Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan perangkat menggunakan model 4-D (model Thiagarajan) yang telah dimodifikasi . Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII semester genap SMP Negeri 2 Limpung tahun pelajaran 2009/2010. Data penelitian diperoleh melalui: (1) lembar observasi, (2) tes kemampuan prestasi belajar, dan (3) angket. Teknik analisis data yang dilakukan meliputi analisis data statistik deskriptif dan analisis statistik inferensi. Hasil penilaian yang diberikan oleh validator menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran matematik humanis berbasis konstruktivisme berbantuan e-learning adalah valid. Berdasarkan data angket respon siswa dan respon yang mempunyai tanggapan positif serta hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran konstruktivisme yang baik maka perangkat pembelajaran matematik humanis berbasis konstruktivisme berbantuan e-learning adalah praktis. Pembelajaran materi segitiga dengan pembelajaran matematika humanistik berbasis konstruktivisme berbantuan E-learning efektif berdasarkan (1) uji ketuntasan klasikal nilai rata-rata hasil prestasi belajar peserta didik kelas eksperimen mencapai ketuntasan secara klasikal dan untuk uji ketuntasan individual tercapai dengan proposi 80% siswa tuntas secara individual. (2)  uji banding diperoleh prestasi belajar kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol. (3) uji pengaruh nilai sig pada kolom ANOVA adalah 0,028 dimana 0,028 < 5% yang berarti keaktifan peserta didik dengan prestasi belajar peserta didik memiliki hubungan yang berarti.   Kata Kunci : Humanistik, Kontruktivisme, E-learning
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS SMART DENGAN STRATEGI TAI PADA MATERI SEGITIGA KELAS VII Nugroho, Aryo Andri
AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran yang memenuhi kriteria SMART (spesific, measurable, achievable, realistic, time bound) pada materi segitiga kelas VII yang meliputi silabus, RPP, CD interaktif, dan tes prestasi belajar sehingga menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid dan implementasi pada uji coba lapangan dengan strategi TAI berbantuan CD interaktif efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan yang menggunakan modifikasi model 4-D dengan tahap Define, Design, dan Develop, (Desseminate ditiadakan). Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VII SMP Islam Pekalongan yang terdiri dari delapan kelas. Dengan teknik random sampling dipilih dua kelas, kelas VII 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII 2 sebagai kelas kontrol. Variabel penelitian dalam penelitian ini yaitu keaktifan (X1) dan keterampilan proses (X2) sebagai variabel bebas dan prestasi belajar (Y) sebagai variabel terikat. Cara pengambilan data dengan observasi dan tes prestasi belajar. Olah data dengan uji banding dan uji pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan perangkat pembelajaran seperti disebutkan diatas sudah dilakukan revisi secara bertahap karena adanya penilaian dari para ahli dan teman sejawat, hasilnya adalah berkriteria baik (rata-rata 3,75 dari skor tertinggi 4). Jadi perangkat tersebut valid untuk di implementasikan. Hasil uji coba lapangan menunjukkan uji ketuntasan dengan rata-rata 77,59 artinya telah mencapai ketuntasan dan terjadi perbedaan prestasi antara kelas eksperimen dan kelas kontrol serta diperoleh variabel keaktifan dan keterampilan proses berpengaruh positif terhadap prestasi belajar dengan persamaan regresi Y = -33,964 + 1,003X1 + 0,434X2 dan pengaruhnya sebesar 39%. Hal tersebut menunjukkan pembelajaran kelas eksperimen mencapai efektif. Jadi validitas perangkat dan efektifitas pembelajaran tercapai.   Kata Kunci : SMART, TAI, pembelajaran kooperatif
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA HUMANISTIK BERBASIS KONSTRUKTIVISME MENGGUNAKAN ICT MATERI SEGI EMPAT KELAS VII Dwijayanti, Ida
AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam konsep humanistik, belajar adalah pengembangan kualitas kognitif, afektif dan psikomotorik. Hal ini sesuai dengan fungsi pendidikan yang tertera dalam UU No. 20 Tahun 2003. Dari hasil analisis lapangan menunjukan perangkat pembelajaran yang ada tidak memaksimalkan potensi peserta didik, untuk itu pengembangan perangkat pembelajaran dengan pendekatan humanistik sangat diperlukan. Pengembangan dilakukan melalui tahap pendefinisian, perencanaan dan pengembangan. Dalam tahap pengembangan dilakukan validasi ahli dan validasi lapangan untuk mengetahui keefektifan perangkat pembelajaran. Rancangan uji coba lapangan menggunakan Quasi- Experimental sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling procedure. Hasil validasi ahli menyatakan semua perangkat dikembangkan dengan baik dan dapat digunakan dengan sedikit revisi. Hasil uji coba lapangan menghasilkan nilai sig (2-tailed) pada uji one-Sample T Test adalah 0,089; nilai Z pada uji proporsi sebesar 0,90; nilai sig pada uji regresi adalah 0,000 dengan nilai R 88,2% , serta nilai sig (2-tailed) pada uji Independent sample t-test sebesar 0,007. Kata Kunci : humanistik, ICT, Konstruktivisme
MENINGKATKAN KOMPETENSI DAN PROFESIONALISME DOSEN MELALUI LESSON STUDY Purwati, Heni; ., Supandi
AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lesson Study merupakan model pembinaan pendidik berbasis sekolah dan berkelanjutan melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan kolegialitas untuk membangun komunitas belajar. Melalui komunitas belajar, guru/dosen saling belajar, berbagi pengalaman dan ide inovatif serta saling koreksi yang bermuara pada peningkatan mutu pendidikan secara terus menerus. Tujuan utama Lesson Study yaitu untuk: 1) memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pembelajaran di kelas 2) memperoleh hasil-hasil tertentu yang bermanfaat bagi para dosen lainnya dalam melaksanakan pembelajaran, 3) meningkatkan pembelajaran secara sistematis, 4) membangun sebuah pengetahuan pedagogis dimana para dosen dapat menimba pengetahuan dari dosen yang lain.Ada 8 peluang yang dapat diperoleh oleh dosen, apabila dia melaksanakan LS berkesinambungan, yaitu: 1) memikirkan dengan cermat mengenai tujuan pembelajaran, materi pokok, dan bidang studi, 2) mengkaji dan mengembangkan pembelajaran yang terbaik yang dapat dikembangkan, 3) memperdalam materi pokok yang diajarkan, 4) memikirkan secara mendalam tujuan jangka panjang yang akan dicapai mahasiswa, 5) merancang pembelajaran secara kolaboratif, 5) mengkaji secara cermat cara dan proses belajar serta tingkah laku mahasiswa, 4) mengembangkan pengetahuan pedagogis yang kuat penuh daya, 8) melihat hasil pembelajaran sendiri melalui mahasiswa dan kolega.. Lesson study dilakukan berdasarkan 4 tahapan yaitu: 1) perencanaan (plan), 2) pelaksanaan (do), 3) refleksi (check), 4) tindak lanjut (act) Kata kunci: Lesson study, kolaboratif, kolegialitas, plan, do, check, act.
PREMIUM PRICING IN HEALTH INSURANCE BY NELSON- AALEN ESTIMATOR Istikaanah, Najmah
AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this paper the using of Nelson Aalen estimators are presented to estimate transition probabilities of multistate model. Based on discrete time Markov, we will get transition matrices  which the elements are transition probabilities from Nelson Aalen estimator. Because of the data that used in the construction of transition matrices are person’s health histories, then it can be seen as a morbidity value, which can be used to premium pricing.  Key words: Markov process, multistate model, Nelson Aalen, transition probability.
PENGARUH PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN STRATEGI ”PATTERN OF STUDENT CREATIFITY” PADA MATERI KESEBANGUNAN SISWA KELAS IX ., Widjonarko
AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan mendapatkan pengaruh pembelajaran matematika materi kesebangunan kelas IX yang valid. Pengembangan dilakukan menggunakan modifikasi model Thiagarajan. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi 1) Silabus, 2) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), 3) Lembar Kreativitas Siswa (LKS), 4) Lembar Observasi. Implementasi lapangan difokuskan populasi SMP N 2 Toroh Kabupaten Grobogan yang memiliki 9 kelas dengan teknik claster sampling, terpilih IX I sebagai kelas eksperimen dan X H sebagai kelas kontrol serta kelas IX G sebagai kelas uji coba . Variabel independen penelitian kreativitas siswa dan variabel dependen hasil belajar. Data diperoleh melalui observasi dan tes dan diolah dengan uji banding t dan uji pengaruh regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Berdasarkan observasi pada tahap uji coba respon guru, respon siswa terhadap pembelajaran, 2) Pengaruh kreativitas terhadap hasil belajar dengan persamaan  artinya variable kreativitas (X) memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar (Y) juga dengan R Square 0,165 artinya variable kreativitas (X) memberikan kontribusi terhadap hasil belajar (Y) sebesar 16,5%, c) Rataan kelas eksperimen sebesar 79,24 dan kelas kontrol sebesar  70,61,            maka kelas eksperimen memiliki rataan hasil belajar lebih baik secara signifikan dari pada rataan kelas kontrol. Berdasar ketiga hal tersebut diatas pembelajaran matematika dengan strategi  ”pattern of student creatifity” pada materi  kesebangunan siswa kelas ix berpengaru terhadap hasil belajar siswa.   Kata kunci  : Pengembangan, Perangkat pembelajaran, patern student creativity
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN KREATIVITAS BERPIKIR Purnomo, Djoko
AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan pembelajaran, dipengaruhi banyak faktor, antara lain model pembelajaran, strategi pembelajaran, media pembelajaran, dan juga bahan ajar atau materi pelajaran. Bahan ajar yang disusun mempunyai prisip relevansi, konsistensi dan kecukupan, sehingga masih memberi ruang siswa untuk mengembangkan penalaranya. Menentukan cakupan atau ruang lingkup materi pembelajaran, perlu memperhatikan jenis materi yang akan disampaikan, berupa aspek koqnitif ( fakta, konsep, prinsip, prosedur), atau aspek afektif, ataukah aspek psikomotorik. Kata kunci : Bahan ajar, media pembelajaran, kreativitas berpikir

Page 1 of 27 | Total Record : 264