cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknosains
ISSN : 24609986     EISSN : 24769436     DOI : -
Core Subject : Science,
JITek: Jurnal Ilmiah Teknosains [p-ISSN (Print) 2460-9986 | e-ISSN (Online) 2476-9436] published scientific papers on the results of applied and natural science research covering the fields of science including engineering (civil, chemistry, architecture, electrical, mechanical, enviromental), food technology, agriculture, physics, biology, mathematics, chemistry and technical information.
Arjuna Subject : -
Articles 102 Documents
susunan tim editor jitek, author
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 1, No 1/November (2015): JITek
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknosains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

susunan tim editor
PENGARUH HIPOGLIKEMIK EKSTRAK PROTEIN KECIPIR (PSOPHOCARPUS TETRAGONOLOBUS) PADA TIKUS DIABETIK INDUKSI ALLOKSAN Rizwana Wahyuni, Rizah
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 1, No 1/November (2015): JITek
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknosains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian sifat hipoglikemik ektrak protein kecipir pada tikus diabetik induksi alloksan dilakukan dengan menggunakanteknik ekstraksi terpilih. Digunakan tikus jantan Sprague Dawley dan dibagi ke dalam dua kelompok (masing-masing 7ekor tikus), induksi diabetes menggunakan alloksan dengan dosis 80 mg/kg berat badan. Terdapat dua pakan yangdigunakan yaitu pakan basal yang mengacu pada AIN ‘93 dan diet ekstrak protein kecipir yang dilakukan selama 28 hari.Pembuatan pakan protein kecipir dilakukan dengan cara menggantikan sumber kasein yang terdapat pada standar denganeskrak protein kecipir. Pengamatan kadar gula darah tikus dilakukan setiap pekan selama penelitian. Pada penelitian iniditentukan teknik ekstraksi dengan cara 3 kali proses pelarutan dan 1 kali pengendapan. Proses tersebut memiliki kadarprotein dengan kadar air 3,98(%wb ), protein 58,16 (%db ) lemak 29,56 (%db ), abu 5,13 (%db ), pati 3,16 (%db ),dankarbohidrat bdf 3,99 (%db). Hasil uji ekstrak protein kecipir terhadap tikus diabet induksi alloksan menunjukkan bahwadiet kecipir mampu menurunkan gula darah sebesar 49% yaitu dari 211,93mg/dL setelah injeksi aloksan menjadi 107,88mg/dL pada akhir pengujian. Hasil uji menunjukkan perbedaan yang sangat nyata jika dibandidingkan terhadap diet standaryang hanya menunjukkan penurunan gula darah sebesar 3,7% yaitu dari 213,08 mg/dL setelah injeksi alloksan menjadi205,14 mg/dL pada akhir pengujian.
PEMANFAATAN HASIL FERMENTASI WHEY TAHU MENGGUNAKAN ISOLAT PEDIOCOCCUS ACIDILACTICI F11 SEBAGAI ALTERNATIF KOAGULAN PADA PEMBUATAN TAHU K. Sya’di, Yunan; Rahayu, Endang Sutriswati; Cahyanto, Muhammad Nur
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 1, No 1/November (2015): JITek
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknosains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan tahu di Indonesia banyak menggunakan kecutan sebagai penggumpal. Kecutan ini memiliki kelemahan karenajenis dan jumlah mikrobia yang berperan dalam fermentasi dapat berbeda dari satu fermentasi dengan fermentasi lainnya.Akibatnya mutu tahu yang dihasilkan dari proses penggumpalannya juga kurang stabil. Penelitian ini bertujuan menggunakanhasil fermentasi whey tahu dengan bakteri asam laktat, Pediococcus acidilactici F11 sebagai alternatif penggumpal pada skalaindustri. Fermentasi dilakukan pada fermentor 125 L selama 5 hari produksi (5 batch) pada skala industri. Populasi akhirbakteri asam laktat dari 5 batch fermentasi kecutan menggunakan Pediococcus acidilactici F11 pada fermentor 125 liter selama16 jam memiliki rata-rata 1,19 x 109 CFU/mL, sedangkan bakteri non BAL dan coliform memiliki rata-rata 1,8 x 102 CFU/mLdan 8,23 CFU/mL. Keasaman dan pH pada akhir fermentasi kecutan sudah memenuhi persyaratan sebagai penggumpaldengan memiliki rata-rata 3,54 g/L dan pH rata-rata 3,94. Berat tahu yang dihasilkan dari koagulan hasil fermentasi whey tahumenggunakan Pediococcus acidilactici F11 lebih tinggi 5,9% dibanding menggunakan koagulan dari kecutan.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN DI JURUSAN TEKNIK MESIN UNNES Kurniawan, Wawan; Kriswanto, Kriswanto; Fatchurrochman, M.
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 1, No 1/November (2015): JITek
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknosains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka menjamin mesin-mesin dan peralatan pada tiap laboratorium Jurusan Teknik Mesin UNNES mendapatkankegiatan perawatan dan pemeliharaan maka perlu adanya aplikasi sistem informasi manajemen pemeliharaan basis data(database). Tujuan penelitian ini adalah: (1) membuat desain sistem informasi manajemen pemeliharaan dan perawatanmenggunakan basis data; (2) menerapkan aplikasi penjadwalan dalam sistem informasi manajemen pemeliharaan danperawatan basis data. Metode dalam penelitian ini menggunakan prosedur penelitian terapan, sedangkan tahapanperancangan SIM basis data adalah: (1) merumuskan spesifikasi SIM pemeliharaan dan perawatan basis data yang akandisusun: (2) penulisan program; (3) Pengujian dan debugging; (4) dokumentasi. Penelitian ini telah menghasilkan desain SistemInformasi Manajemen Pemeliharaan dan Perawatan (SIMPP) yang memiliki kemampuan utama untuk mengelola kegiatanpemeliharaan dan perawatan inventaris pemesinan meliputi pendataan inventaris dan pemeliharaannya. SIMPP yangdihasilkan juga telah menerapkan aplikasi penjadwalan karena dalam SIMPP terdiri dari tabel pegawai/teknisi/user, tabelinventaris perkakas, tabel, jadwal pemeliharaan dan perawatan, serta jenis kegiatan berdasar dengan tipe perawatannya..
OPTIMASI DESAIN PERMANENT MAGNETIC BEARING UNTUK APLIKASI TURBIN ANGIN DAYA 10 KW Kriswanto, Kriswanto; Roziqin, Ahmad; Naryanto, Rizqi Fitri
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 1, No 1/November (2015): JITek
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknosains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegagalan bearing dapat mengakibatkan downtime yang besar dalam pengoperasian turbin angin, dan menyebabkan kegagalangenerator turbin angin. Magnetic bearing adalah jenis bantalan tanpa kontak yang tidak memerlukan pelumasan. Tujuanpenelitian ini adalah: (1) membuat spesifikasi desain axial PMB sebagai bearing aksial turbin angin sumbu horizontal; (2)mensimulasikan gaya aksial dari desain Axial PMB yang optimal untuk mendukung beban bearing aksial turbin angin 10kW.Penelitian ini menggunakan simulasi metode elemen hingga untuk menentukan gaya aksial akibat axial displacement dariinner magnet terhadap outer magnet. Hasil penelitian mendapatkan spesifikasi desain axial PMB yang dapat menumpu gayaaksial poros utama turbin angin 10 kW adalah desain axial PMB h20-c4 yang terdiri dari tiga inner magnet dan tiga outer magnetdengan besar polarisasi setiap magnet sebesar 1, 4 tesla. Simulasi gaya aksial dari desain axial PMB dengan variasi tebalmagnet dan celah magnet menunjukkan bahwa desain axial PMB dengan h 20 mm dan c 4 mm menghasilkan gaya aksialyang optimal yaitu pada Fz 2784 N pada displacement (dZ) 2,17mm.
PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR DAN SABUT KELAPA TERHADAP BOBOT DAN DAYA SERAP AIR BATAKO Kristiawan, Agung; Permata Suwandi, Putri Anggi
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 1, No 1/November (2015): JITek
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknosains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis yang rmemiliki banyak kekayaan hayati. Salah satu kekayaan hayati tersebut adalah bukitbukit kapur dan pohon kelapa yang tumbuh di seluruh pelosok Indonesia. Sabut kelapa banyak dimanfaatkan untukmembuat perkakas rumah tangga. Sabut kelapa memiliki bobot ringan dan merupakan serat alami yang dapat digunakansebagai pengganti serat sintetis. Selain sabut kelapa, ketersediaan kapur di Indonesia sangat melimpah. Kapur juga ringan dandapat digunakan untuk memperbaiki sifat fisika adukan beton dalam jumlah tertentu. Maksud dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui pengaruh penambahan sabut kelapa dan kapur dalam campuran batako. Tujuannya adalah untukmembandingkan daya serap air dan bobot batako yang dicampur kapur dan sabut kelapa dengan batako biasa Penelitian inimenggunakan komposisi campuran dengan perbandingan bagian/volume bahan susun batako yang terdiri dari semenportland pozzolan, kapur, sabut kelapa dan pasir. Penelitian ini dibatasi pada komposisi campuran semen:pasir:kapur 1:5:5dengan penambahan sabut kelapa sebanyak 25gr, 50gr dan 75gr. Hasil penelitian ini adalah dengan adanya penambahansabut kelapa dan kapur, berat udara batako akan menjadi lebih ringan tetapi daya serap airnya masih cukup tinggidibandingkan dengan batako biasa.
KLASIFIKASI DATA MINING DALAM MENENTUKAN PEMBERIAN KREDIT BAGI NASABAH KOPERASI Menarianti, Ika
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 1, No 1/November (2015): JITek
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknosains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kredit adalah penyediaan dana untuk transaksi pinjam meminjam atas persetujuan dan kesepakatan antara pihak bank atauinstansi keuangan dengan nasabahnya, serta mewajibkan peminjam untuk membayar utang dalam jangka waktu tertentu danpemberian jasa. Pemberian kredit dilakukan dengan mengidentifikasi dan menilai faktor yang mempengaruhi resiko kredit.Hilangnya pendapatan dan ancaman profitabilitas merupakan hal yang perlu diwaspadai dalam pemberian kredit. Klasifikasidata mining dapat digunakan untuk membantu para analis kredit dalam menentukan pemberian kredit pada nasabah. Prosesklasifikasi dilakukan untuk mendapatkan atribut penentu. Hasil proses klasifikasi dievaluasi menggunakan cross validation,confusion matrix, ROC Curve dan T-test untuk mengetahui klasifikasi yang paling akurat dalam menentukan pemberian kreditbagi nasabah koperasi.
SCOORING DETERMINE DALAM PENENTUAN PERINGKAT RANKING KELAS MENGGUNAKAN ALGORITMA PROMETHE Wibisono, Arif
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 1, No 1/November (2015): JITek
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknosains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap guru pasti memiliki sistem dan kriteria untuk menentukan ranking peringkat anak didiknya. Umumnya, gurumenerapkan sistem nilai yang statik untuk mempermudah proses perhitungan dan operasional. Seiring perkembanganteknologi informasi, banyak alternatif model penilaian dimunculkan. Scooring determine yang berbasis teknologi informasi(computerized) diharapkan dapat mengurangi keterlibatan sisi guru/user dalam penentuan peringkat ranking kelas, sehinggadimunculkan penilaian yang lebih fair, tidak bersifat subjektif dan berdasar perhitungan riil (dari sisi user). Model penilaian inidapat memberikan motivasi bagi peserta didik dalam pembelajaran dan nilai tambah di sisi routine institusi pendidikan dengansistem pendukung keputusan yang benar-benar digunakan sebagai Decision Making Tool. Dalam pembuatan sistem ini dipakaialgoritma berdasarkan Multi Criteria Decision Making (MCDA) PROMETHE, sehingga dihasilkan perhitungan aritmatik.Perhitungan aritmatik tersebut akan ditampilkan dalam bentuk persentase (%) yang nantinya akan dapat dilihat dalam bentukgrafik.
DIVERSIFIKASI HASIL KEGIATAN AGROFORESTRI BAGI KETAHANAN PANGAN DI KECAMATAN SIGALUH, KABUPATEN BANJARNEGARA Umiyati, Rini
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 1, No 1/November (2015): JITek
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknosains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan lahan dengan sistem agroforestri merupakan salah satu model pengusahaan hutan rakyat dengan caramemadukan tanaman kehutanan dan tanaman pertanian. Apabila cara ini diterapkan dengan baik, maka diharapkan hal inidapat membantu mengatasi permasalahan ketahanan pangan nasional. Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegaramerupakan salah satu daerah yang masyarakatnya telah lama mengembangkan agroforestri. Selain keuntungan ekonomi yangdidapat dari hasil penjualan kayu, masyarakat juga memperoleh keuntungan dari hasil tanaman pertanian, buah-buahan,tanaman obat, bumbu, pakan ternak dan lain-lain. Total keuntungan yang dapat diperoleh oleh petani dari penjualan hasiltanaman kehutanan dan pertanian adalah sekitar Rp. 481.280.000/ha/tahun. Budidaya tanaman pertanian di lahan kehutananmerupakan upaya yang patut dikembangkan untuk mengatasi krisis ketahanan pangan. Akan tetapi minimnya pengetahuanmasyarakat mengenai diversifikasi dan pengolahan tanaman pangan menjadi kendala tersendiri yang harus diapresiasi dandiatasi oleh pemerintah daerah setempat.
PENELUSURAN HUBUNGAN KAWASAN BERSEJARAH MASJID AGUNG DEMAK DENGAN MASJID KADILANGU Saraswati, Ratri Septina
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 1, No 1/November (2015): JITek
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknosains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Masjid Agung Demak merupakan kawasan bersejarah yang memiliki kaitan dengan sebuah pusat pemerintahanKesultanan Demak pertengahan abad XV. Dari data sejarah, keberadaan artefak bangunan dan makam di kompleks masjid,serta deretan kampung yang memiliki toponimi khas menunjukkan aktifitas penunjang pemerintahan. Sekitar 2 kilometerterdapat Desa Kadilangu yang merupakan tanah perdikan pemberian Raja Demak kepada Sunan Kalijaga. Lahan tersebutdijadikan Kalijaga sebagai tempat tinggal, tempat menyebarkan agama kepada para pengikutnya, dan masjid yang dikenalsebagai Masjid Kadilangu (Masjid Kalijaga) yang diperkirakan satu masa dengan Masjid Agung Demak. Setelah wafat, SunanKalijaga dimakamkan di dekat masjid tersebut. Keturunan Sunan Kalijaga saat ini masih melestarikan tradisi, benda-bendadan bangunan peninggalan Sunan Kalijaga sebagai cagar budaya. Melihat eratnya aktifitas Sunan Kalijaga dengan MasjidAgung Demak (Kesultanan Demak) melalui penelitian ini terlihat hubungan antara artefak bangunan masjid, makam,perkampungan dan jalan setapak dan peninggalan non artefak berupa toponimi perkampungan dan aktifitas suport didalamnya yang masih sangat kental menunjukkan antara Masjid Agung Demak dengan Desa Kadilangu. Jalur penghubungini menunjukkan keterkaitan kedua kawasan yang memerlukan perlindungan holistik, guna melindungi peninggalanbersejarah yang belum terdata dan terlindungi sebagai cagar budaya dalam kawasan terhadap pertumbuhan kota Demak.

Page 1 of 11 | Total Record : 102