cover
Contact Name
Fuji Rahmawati
Contact Email
fujirahmawati@fk.unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
antariniidriansari@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23555459     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Sriwijaya berisi artikel-artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian maupun hasil studi pustaka meliputi ranah keilmuan, ilmu keperawatan dasar (konsep dasar keperawatan, teknik-teknik dan metodologi asuhan keperawatan, teknik komunikasi dan pendekatan budaya dalam asuhan keperawatan), ilmu dasar keperawatan (anatomi, fisiologi, fisika kedokteran, biokimia, patologi klinis, patologi anatomi, kimia medik,gizi klinik), keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan gawat darurat, keperawatan komunitas (komunitas, keluarga, lansia, kesehatan kerja), serta keperawatan paliatif.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2014)" : 11 Documents clear
Aplikasi Model Konservasi Levine Pada Anak Dengan Kanker yang Mengalami Fatigue di Ruang Perawatan Anak Hemalinda, Hermalinda
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Fatigue adalah salah satu gejala yang dapat menimbulkan stres dan sering dikeluhkan oleh anak dengan kanker dan hal ini membutuhkan penanganan dari tenaga kesehatan profesional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran aplikasi model konservasi Levine pada anak dengan kanker yang mengalami fatigue. Metode: Metode yang digunakan dalam studi ini adalah studi kasus dengan mengaplikasikan empat prinsip model konservasi Levine dalam memberikan asuhan keperawatan pada 5 orang anak dengan kanker. Aplikasi model konservasi Levine dilakukan pada kasus leukemia, osteosarkoma, kanker nasofaring, dan lymphoma hodgkin’s.   Hasil: Intervensi keperawatan yang diberikan berdasarkan prinsip konservasi memberikan hasil yang cukup baik terhadap masalah fatigue yang dialami anak. Empat anak melaporkan peningkatan ketersediaan energi dalam melakukan aktivitas namun belum memperlihatkan penurunan tingkat fatigue.   Simpulan: Model konservasi Levine sangat sesuai diaplikasikan pada anak dengan kanker yang mengalami fatigue karena prinsip-prinsip konservasi pada model ini dapat memberikan pedoman dalam mengidentifikasi masalah fatigue, menyusun rencana keperawatan untuk meningkatkan adaptasi dan mempertahankan keutuhan, dan mengevaluasi hasil tindakan keperawatan yang telah dilakukan.   Kata Kunci: Anak dengan kanker, fatigue, keperawatan, dan model konservasi Levine
Respon Stres Pada Pasien Kritis Fitri, Eka Yulia
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Respon stres baik akibat trauma fisik atau sepsis akan menyebabkan terjadinya perubahan pada sistem metabolik dan hormonal dalam rangka mempertahankan homeostasis tubuh. Respon stres yang berlangsung intensif dan lama akan berhubungan dengan peningkatan angka morbiditas dan mortalitas. Pada pasien dalam kondisi kritis, sulit untuk melakukan mekanisme pertahanan, sehingga dapat dengan mudah mengalami ketidakseimbangan yang dapat mengancam homeostasis tubuh. Respon metabolik diawali dengan fase ebb, yang ditandai dengan hipoperfusi jaringan dan penurunan aktivitas metabolik secara keseluruhan dan berlangsung selama 12-24 jam, dan berlanjut pada fase flow dengan puncak fase ini adalah sekitar 3-5 hari. Selain itu terjadi hipermetabolisme protein dan glukosa, serta perubahan pada cairan dan elektrolit. Respon hormonal, akan diaktivasi aksis hypothalamic-pituitary-adrenal (HPA) yang salah satu dampaknya adalah mencetuskan sinyal anti inflamasi sistemik, ditandai dengan penurunan kadar beberapa mediator proinflamasi. Mediator inflamasi (TNF-α, IL-1, dan IL-6) mengeluarkan substrat dari jaringan host untuk membantu aktivitas limfosit T dan B. Mediator inflamasi berperan dalam terjadinya systemic inflammatory response syndrome (SIRS), dan dapat berkembang menjadi multiple organ dysfunction syndrome (MODS).   Kata Kunci: HPA, SIRS, stres, hipermetabolisme.
Hubungan Perilaku Menggosok Gigi dan Pola Jajan Anak Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Murid SD Negeri 157 Palembang Andhini, Dhona; Permatasari, Indah
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku menggosok gigi dan pola jajan anak dengan kejadian karies gigi pada murid SD Negeri 157 Palembang.   Metode: Penelitian ini merupakan survei dengan desain cross-sectional dan dilakukan di SD N Negeri 157 Palembang. Populasi penelitian adalah seluruh murid SD N Negeri 157 Palembang sejumlah 987 orang. Sampel didapat dari rumus Taro Yamane berjumlah 100 orang. Metode pengembilan data primer diperoleh dari formulir food frequency tentang pola jajan anak, data karies gigi diperoleh dari pemeriksaan langsung, dan data tentang perilaku menggosok gigi diperoleh dari hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner. Data sekunder diperoleh dari dokumen sekolah. Setelah semua data diolah kemudian data dianalisis dengan menggunakan uji independensi Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian diperoleh pola jajan anak yang buruk cenderung tinggi (93%) hal ini berpengaruh besar terhadap kejadian karies gigi anak, keadaan diperburuk dengan tingkat pengetahuan anak dalam menggosok gigi yang kurang sebanyak (59%), sikap anak dalam menggosok gigi yang tidak mendukung (61%), tindakan anak dalam menggosok gigi yang tidak baik (55%). Hasil uji X2 menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara perilaku menggosok gigi pada anak dengan kejadian karies gigi, (p<0,05) dan ada hubungan antara pola jajan anak dengan kejadian karies gigi (p<0,05).   Simpulan: Oleh karena itu, masalah kesehatan gigi pada anak SD perlu diperhatikan agar penyakit karies gigi dapat dicegah secara dini. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan penyuluhan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut melalui progran UKGS.   Kata Kunci: Perilaku, menggosok gigi, karies gigi
Studi Deskriptif: Perawatan Cuff Endotracheal Tube Pada Pasien Terintubasi di Ruang Rawat Intensif Hikayati, Hikayati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Resiko komplikasi akibat tindakan intubasi ETT pada pasien kritis sebesar 54% dan 28% terjadi di ruang rawat intensif.  Kompetensi perawat di ruang rawat intensif sebagai tenaga kesehatan yang bersentuhan dengan pasien selama 24 jam sangat diperlukan untuk memberikan perawatan secara komprehensif. Intervensi keperawatan pada  pasien yang terintubasi ETT di ruang rawat intensif meliputi humidifikasi, cuff management, suctioning dan komunikasi keperawatan dengan  memperhatikan prinsip  patient safety,  primum non nocere,  first do no harm. Cuff management meliputi teknik pengembangan cuff dan pemantauan tekanan intracuff merupakan komponen kritis pada perawatan pasien yang terintubasi ETT di ruang rawat intensif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perawatan ETT terutama pada pemantauan tekanan intracuff. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif pada 26 pasien terintubasi di ruang ICU Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang. Hasil: Hasil observasi 4 (empat) jam setelah pengembangan cuff ETT menggunakan spuit didapatkan data bahwa 45,4% mengalami peningkatan tekanan cuff. Rata-rata tekanan cuff 58,6 cmH2O. Sebanyak  54,6% mengalami penurunan tekanan cuff dengan tekanan rata-rata 10 cmH2O. Simpulan: Pengembangan cuff ETT menggunakan spuit akan cenderung mengalami penurunan tekanan intracuff secara persentase. Pemantauan tekanan intracuff sangat diperlukan untuk mencapai tekanan yang optimal agar tidak terjadi komplikasi yang disebabkan oleh underinflation atau overinflation. Kata Kunci: Studi deskriptif, perawatan Cuff ETT,  tekanan intracuff
Nyeri Pinggang dan Faktor-Faktor Risiko Yang Mempengaruhinya Septadina, Indri Seta; Legiran, Legiran
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Keluhan nyeri punggung bawah atau pinggang (low back pain-LBP) masih tetap menjadi keluhan yang banyak dijumpai pada setiap orang. Keluhan ini juga banyak dijumpai di kalangan pekerja dari berbagai jenis pekerjaan. Akibat rasa nyerinya, pekerja terpaksa beristirahat dan mencari penyembuhan sehingga banyak kehilangan waktu kerja, menghabiskan banyak biaya untuk pengobatan, dan menurunkan produktivitas. Pada pekerja, ada beberapa faktor risiko utama yang diduga berperan dalam terjadinya LBP yaitu stres fisik, stres psikososial, karakter pribadi, dan karakter fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji nyeri pinggang, faktor-faktor risiko dan hubungan antara nyeri pinggang dengan faktor-faktor risiko tersebut.   Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah case control study. Populasi adalah pria atau wanita usia produktif. Sampel pada kelompok kasus ditentukan ahli penyakit dalam.   Hasil: Pada penelitian ini telah dilakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, indeks massa tubuh, pemeriksaan radiologi rontgen foto lumbal antero-posterior dan lateral serta ditanyakan juga riwayat merokok, posisi kerja, dan beban pekerjaan. Tiap variabel dihubungkan dengan kejadian LBP dengan menggunakan uji hipotesis Chi-Square Test. Merokok dan IMT memiliki hubungan bermakna dengan terjadinya LBP (p<0,05), sedangkan posisi dan beban kerja tidak memiliki hubungan bermakna (p>0,05).   Simpulan: Tingkat risiko terbesar untuk terjadinya LBP diantara keempat variabel yang diteliti adalah merokok dengan nilai OR 2,813. Pada penelitian penentuan posisi kerja dan beban pekerjaan ditentukan atas dasar wawancara antara petugas dan responden sehingga masih menimbulkan bias.   Kata Kunci: Nyeri pinggang, merokok, posisi kerja, beban kerja, indeks massa tubuh
Pengaruh Terapi Kelompok Terapeutik Terhadap Perkembangan Remaja di Panti Sosial Marsudi Putra Dharmapala Inderalaya Maryatun, Sri
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Terapi kelompok terapeutik dapat membantu remaja memenuhi kebutuhan dan tugas perkembangan secara positif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi kelompok terapeutik terhadap kemampuan perkembangan kognitif, emosi, moral dan psikososial remaja di Panti Sosial Marsudi Putra Dharma Pala Inderalaya Sumatera Selatan.   Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental pre-post test with control group.Total sampel adalah 36 orang yang terpilih dengan menggunakan purposive sampling.   Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan perkembangan diri remaja dan perbedaan secara bermakna pada kelompok intervensi setelah diberikan terapi kelompok terapeutik dengan p value 0,010.   Simpulan: Rekomendasi penelitian adalah perlunya pemberian stimulus dan latihan pencapaian tugas perkembangan remaja secara kontinyu dan holistik dalam bentuk kegiatan terapi kelompok terapeutik di pelayanan komunitas.   Kata Kunci: Remaja, terapi kelompok terapeutik, perkembangan
Pengaruh Pendekatan Spiritual Terhadap Tingkat Kesepian Pada Lanjut Usia Di Panti Sosial Tresna Werdha Warga Tama Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Herliawati, Herliawati; Maryatun, Sri; Herawati, Desti
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Pendekatan spiritual merupakan pendekatan yang cenderung menyentuh satu sisi spiritualitas manusia, mengembalikan manusia pada sebuah kesadaran darimana dia berasal, alasan mengapa manusia diciptakan, dan tugas-tugas yang harus dilakukan manusia di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan spiritual terhadap tingkat kesepian lanjut usia sebelum dan setelah diberikan pendekatan spiritual. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental dengan menggunakan desain one group pre test-post test, yang dilakukan selama 3 minggu mulai tanggal 4-25 juni 2012. Populasi penelitian adalah lanjut usia yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha Warga Tama Indralaya. Teknik pengambilan sampel yaitu non-probability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian adalah lanjut usia yang telah memenuhi kriteria inklusi berjumlah 19 responden. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner baku UCLA loneliness scale.   Hasil: Berdasarkan analisis menggunakan uji Marginal Homogeneity dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 diperoleh nilai p sebesar 0,000. Hasil ini menunjukkan bahwa p value (probabilitas) ≤ 0,05 yang berarti terdapat perbedaan tingkat kesepian sebelum dan setelah pendekatan spiritual dan ini menunjukkan adanya pengaruh pendekatan spiritual terhadap tingkat kesepian.   Simpulan: Perawat dapat menggunakan pendekatan spiritual dalam bentuk asuhan keperawatan spiritual yang bermanfaat dalam mendukung dan membantu lansia menjalani hidup yang lebih berkualitas.   Kata Kunci: Kesepian, spiritual, lansia.
Pengaruh Citrus Aromaterapi Terhadap Ansietas Pasien Preoperasi Bedah Mayor di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2014 Romadoni, Siti; Julianto, Rujito Dwi; CN, Windy Astuti
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citrus aromaterapi terhadap ansietas pasien preoperasi bedah mayor.   Metode: Desain penelitian ini menggunakan pre-experiment, dengan rancangan one – group pretest dan posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien preoperasi bedah mayor. Instrumen penelitian menggunakan APAIS (Amsterdam Preopertif  Anxiety  Information  Scale). Penelitian ini dilakukan di ruang bedah dan kebidanan dengan jumlah sampel 42 responden. Uji yang digunakan adalah dependent t-test. Skor ansietas rata-rata sebelum intervensi 13,24 (1,189)  dan sesudah 8,28 (1,904) pemberian citrus aromaterapi.   Hasil: Hasil uji statistik penelitian ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan penggunaan citrus aromaterapi terhadap ansietas pasien preoperasi bedah mayor di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang tahun 2014 dengan p value 0,001 pada tingkat signifikasi 95%.   Simpulan: Diharapkan dari hasil penelitian ini citrus aromaterapi dapat diaplikasikan sebagai tindakan keperawatan untuk menurunkan tingkat ansietas pada pasien preoperasi bedah mayor.   Kata Kunci: Preoperasi bedah mayor, ansietas, citrus aromaterapi
Pengaruh Metode Glenn Doman Terhadap Perkembangan Bahasa Dan Kognitif Anak Usia Prasekolah di Tk Ladas Berendai Prabumulih Yunianti, Tiara Dwi; Idriansari, Antarini; Girsang, Bina Melvia
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Metode glenn doman adalah salah satu bentuk stimulasi yang dapat diberikan untuk meningkatkan perkembangan anak, terutama perkembangan bahasa dan kognitif. Metode glenn doman yang diberikan yaitu flash card dan dot card. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode glenn doman terhadap perkembangan bahasa dan kognitif anak prasekolah di TK Ladas Berendai Kota Prabumulih.   Metode: Desain penelitian pada penelitian ini menggunakan metode pre eksperimental design dengan rancangan one group pretest posttest. Jumlah sampel sebanyak 20 anak yang diambil dengan cara purposive sampling. Uji yang digunakan yaitu Marginal Homogeniety.   Hasil: Pada anak prasekolah sebelum diberikan metode glenn doman perkembangan bahasa hanya 5% yang berada dalam kategori baik dan 40% perkembangan kognitif dalam kategori baik, setelah diberikan metode glenn doman perkembangan bahasa menjadi 75% dalam kategori baik dan perkembangan kognitif menjadi 95% dalam kategori baik,  dengan p value = 0,000.   Simpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pada perkembangan kognitif dan bahasa anak sebelum dan setelah diberikan metode glenn doman, dengan p value = 0,000 yang berarti bahwa terdapat pengaruh metode glenn doman terhadap perkembangan bahasa dan kognitif anak usia prasekolah di TK Ladas Berendai Kota Prabumulih Tahun 2013.   Kata Kunci: Glenn Doman, perkembangan bahasa, perkembangan kognitif, anak prasekolah
Studi Fenomenologi Pengalaman Spiritual Pasien Kusta Yang Menjalani Kehidupan di RS Rivai Abdullah Palembang Endriyani, Sri
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Pasien kusta menghadapi resiko kecacatan yang sangat tinggi sebagai akibat dari infeksi penyakit ini. Sebagai makhluk biopsikososio dan spiritual, pasien diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan menggunakan berbagai metode dan sumber yang dimiliki. Aspek spiritual merupakan salah satu sumber kekuatan individu yang dapat digunakan untuk menyelesaikan semua permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam pengalaman pasien kusta yang menjalani kehidupan di rumah sakit Dr. Rivai Abdullah Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif fenomenologi terhadap 4 orang partisipan. Hasil: Penelitian ini mendapatkan lima tema, yaitu : dikucilkan masyarakat, merasa berbeda dan tidak berguna, aktifitas spiritual sebagai sumber kekuatan, harapan di tengah penderitaan, makna kehidupan dan kasih sayang Tuhan. Simpulan : Kehidupan pasien kusta di rumah sakit membutuhkan berbagai sumber kekuatan yang dapat dijadikan pegangan dalam menjalani hidup sehari-hari di rumah sakit. Pasien kusta mampu menemukan arti kehidupan sesungguhnya dan harapan hidup di masa mendatang melalui pengalaman dan kekuatan spiritual. Mereka memiliki kemampuan untuk mengambil hikmah dari semua kenyataan, situasi dan kondisi yang harus dihadapi sebagai pasien kusta, mereka mampu menjalani kehidupan meskipun dengan segala penderitaan yang harus mereka hadapi. Kata Kunci: Spiritual, kusta, arti kehidupan

Page 1 of 2 | Total Record : 11