cover
Contact Name
Fuji Rahmawati
Contact Email
fujirahmawati@fk.unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
antariniidriansari@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23555459     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Sriwijaya berisi artikel-artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian maupun hasil studi pustaka meliputi ranah keilmuan, ilmu keperawatan dasar (konsep dasar keperawatan, teknik-teknik dan metodologi asuhan keperawatan, teknik komunikasi dan pendekatan budaya dalam asuhan keperawatan), ilmu dasar keperawatan (anatomi, fisiologi, fisika kedokteran, biokimia, patologi klinis, patologi anatomi, kimia medik,gizi klinik), keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan gawat darurat, keperawatan komunitas (komunitas, keluarga, lansia, kesehatan kerja), serta keperawatan paliatif.
Arjuna Subject : -
Articles 76 Documents
UPAYA MENINGKATKAN DUKUNGAN KELUARGA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DALAM MENJALANKAN TERAPI MELALUI TELENURSING Rahmawati, Fuji
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.854 KB)

Abstract

Tujuan: Dukungan keluarga terbukti meningkatkan kepatuhan penderita DM Tipe 2 dalam menjalankan terapinya, tidak hanya pada penderita yang tidak mempunyai komplikasi, tetapi juga sebagai salah satu komponen pendukung dari perawatan paliatif pada penderita DM Tipe 2 yang telah memiliki banyak komplikasi. Telenursing yang memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi adalah alternatif baru dalam pelayanan keperawatan untuk meningkatkan respon pasien dan keluarga tanpa terkendala masalah jarak dan waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh telenursing terhadap peningkatan dukungan keluarga penderita DM Tipe 2 dalam menjalankan terapi. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan rancangan penelitian Quasy experiment pretest posttest with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita DM Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Indralaya tahun 2017. Jumlah sampel yang digunakan adalah 15 responden untuk kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Analisis bivariat menggunakan uji paired T test. Hasil: Terdapat perbedaan nilai dukungan keluarga setelah yang bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan p value 0,001. Simpulan: Telenursing berpengaruh terhadap kenaikan nilai dukungan keluarga penderita DM Tipe 2 dalam menjalankan terapi di wilayah kerja Puskesmas Indralaya. Diharapkan Puskesmas Indralaya dapat memberikan promosi kesehatan tentang penanganan pasien DM Tipe 2 tidak hanya berfokus pada penderita saja, akan tetapi juga ke keluarganya dengan memanfaatkan teknologi komunikasi telenursing untuk meningkatkan dukungan keluarga penderita DM Tipe 2.
Hubungan Stres Kerja dengan Kinerja Perawat Pelaksana dalam Melaksanakan Pelayanan Keperawatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Anutapura Palu Fajrillah, Fajrillah; Nurfitriani, Nurfitriani
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  hubungan  stres  kerja dengan  kinerja  perawat  di Ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Anutapura Palu.Metode: Jenis  penelitian  ini  kuantitatif  dengan  metode Corelational  Analysis dengan  pendekatan  Cross Sectional. Sampel penelitian adalah perawat di ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Anutapura Palu yang dipilih dengan caraTotal sampling. Variabel independen yaitu stres kerja perawat diukur dengan kuisioner dan variabel dependen kinerja perawat diukur dengan kuisioner.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami stres kerja dalam kategori tinggi (54,8%) dan kinerja perawat sebagian besarnya   termasuk dalam kategori kurang baik (83,3%). Berdasarkan hasil  uji  Chi-Square didapatkan  ada  hubungan  yang  signifikan  antara  stres  kerja  dan  kinerja perawat  (p-value=0,031 dan OR = 0,117).Simpulan: Kesimpulan dari penelitian ini dari hasil penelitian yang dilakukan mulai tanggal 20 april  – 05 mei  2015   menunjukkan   ada  hubungan  antara  stres kerja dengan  kinerja  perawat  pelaksana  dalam melaksanakan  pelayanan  keperawatan. Dengan  demikian,  disarankan  untuk  para  perawat  agar  lebih mengantisipasi atau menyelesaikan stres yang dialami dengan mekanisme koping yang adaptif sehingga tidak berpengaruh  negative  pada  pelayanan  keperawatan  yang  sesuai dengan  standar  asuhan  keperawatan profesional.
Aplikasi Model Konservasi Levine Pada Anak Dengan Kanker yang Mengalami Fatigue di Ruang Perawatan Anak Hemalinda, Hermalinda
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Fatigue adalah salah satu gejala yang dapat menimbulkan stres dan sering dikeluhkan oleh anak dengan kanker dan hal ini membutuhkan penanganan dari tenaga kesehatan profesional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran aplikasi model konservasi Levine pada anak dengan kanker yang mengalami fatigue. Metode: Metode yang digunakan dalam studi ini adalah studi kasus dengan mengaplikasikan empat prinsip model konservasi Levine dalam memberikan asuhan keperawatan pada 5 orang anak dengan kanker. Aplikasi model konservasi Levine dilakukan pada kasus leukemia, osteosarkoma, kanker nasofaring, dan lymphoma hodgkin’s.   Hasil: Intervensi keperawatan yang diberikan berdasarkan prinsip konservasi memberikan hasil yang cukup baik terhadap masalah fatigue yang dialami anak. Empat anak melaporkan peningkatan ketersediaan energi dalam melakukan aktivitas namun belum memperlihatkan penurunan tingkat fatigue.   Simpulan: Model konservasi Levine sangat sesuai diaplikasikan pada anak dengan kanker yang mengalami fatigue karena prinsip-prinsip konservasi pada model ini dapat memberikan pedoman dalam mengidentifikasi masalah fatigue, menyusun rencana keperawatan untuk meningkatkan adaptasi dan mempertahankan keutuhan, dan mengevaluasi hasil tindakan keperawatan yang telah dilakukan.   Kata Kunci: Anak dengan kanker, fatigue, keperawatan, dan model konservasi Levine
Respon Stres Pada Pasien Kritis Fitri, Eka Yulia
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Respon stres baik akibat trauma fisik atau sepsis akan menyebabkan terjadinya perubahan pada sistem metabolik dan hormonal dalam rangka mempertahankan homeostasis tubuh. Respon stres yang berlangsung intensif dan lama akan berhubungan dengan peningkatan angka morbiditas dan mortalitas. Pada pasien dalam kondisi kritis, sulit untuk melakukan mekanisme pertahanan, sehingga dapat dengan mudah mengalami ketidakseimbangan yang dapat mengancam homeostasis tubuh. Respon metabolik diawali dengan fase ebb, yang ditandai dengan hipoperfusi jaringan dan penurunan aktivitas metabolik secara keseluruhan dan berlangsung selama 12-24 jam, dan berlanjut pada fase flow dengan puncak fase ini adalah sekitar 3-5 hari. Selain itu terjadi hipermetabolisme protein dan glukosa, serta perubahan pada cairan dan elektrolit. Respon hormonal, akan diaktivasi aksis hypothalamic-pituitary-adrenal (HPA) yang salah satu dampaknya adalah mencetuskan sinyal anti inflamasi sistemik, ditandai dengan penurunan kadar beberapa mediator proinflamasi. Mediator inflamasi (TNF-α, IL-1, dan IL-6) mengeluarkan substrat dari jaringan host untuk membantu aktivitas limfosit T dan B. Mediator inflamasi berperan dalam terjadinya systemic inflammatory response syndrome (SIRS), dan dapat berkembang menjadi multiple organ dysfunction syndrome (MODS).   Kata Kunci: HPA, SIRS, stres, hipermetabolisme.
Hubungan Perilaku Menggosok Gigi dan Pola Jajan Anak Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Murid SD Negeri 157 Palembang Andhini, Dhona; Permatasari, Indah
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku menggosok gigi dan pola jajan anak dengan kejadian karies gigi pada murid SD Negeri 157 Palembang.   Metode: Penelitian ini merupakan survei dengan desain cross-sectional dan dilakukan di SD N Negeri 157 Palembang. Populasi penelitian adalah seluruh murid SD N Negeri 157 Palembang sejumlah 987 orang. Sampel didapat dari rumus Taro Yamane berjumlah 100 orang. Metode pengembilan data primer diperoleh dari formulir food frequency tentang pola jajan anak, data karies gigi diperoleh dari pemeriksaan langsung, dan data tentang perilaku menggosok gigi diperoleh dari hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner. Data sekunder diperoleh dari dokumen sekolah. Setelah semua data diolah kemudian data dianalisis dengan menggunakan uji independensi Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian diperoleh pola jajan anak yang buruk cenderung tinggi (93%) hal ini berpengaruh besar terhadap kejadian karies gigi anak, keadaan diperburuk dengan tingkat pengetahuan anak dalam menggosok gigi yang kurang sebanyak (59%), sikap anak dalam menggosok gigi yang tidak mendukung (61%), tindakan anak dalam menggosok gigi yang tidak baik (55%). Hasil uji X2 menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara perilaku menggosok gigi pada anak dengan kejadian karies gigi, (p<0,05) dan ada hubungan antara pola jajan anak dengan kejadian karies gigi (p<0,05).   Simpulan: Oleh karena itu, masalah kesehatan gigi pada anak SD perlu diperhatikan agar penyakit karies gigi dapat dicegah secara dini. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan penyuluhan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut melalui progran UKGS.   Kata Kunci: Perilaku, menggosok gigi, karies gigi
Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Pre-Operasi dengan Derajat Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2014 Apriansyah, Akbar; Romadoni, Siti; Andrianovita, Desy
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Pembedahan merupakan ancaman potensial maupun aktual pada integeritas seseorang yang dapat membangkitkan kecemasan ketika akan menghadapinya, sehingga menjadikan perasaan yang tidak nyaman, khawatir atau perasaan takut. Respon psikologi tidak hanya mempengaruhi tingkat kecemasan namun akan mempengaruhi komplikasi selanjutnya pada pasien dengan sectio caesarea yaitu nyeri. Nyeri merupakan kondisi perasaan yang tidak nyaman disebabkan oleh stimulus seperti stimulus yang bersifat fisik, ataupun yang bersifat mental (psikologi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan pre operasi dengan derajat nyeri pada pasien post sectio caesarea. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif melalui pendekatan Cross Sectional, dengan sampel penelitian pasien pre dan post operasi sectio caesarea, tehnik pengambilan sampel dengan Purposive Sampling, instrument dalam penelitian ini menggunakan checklist dan skala numerikal. Penelitian ini dilaksanakan pada 17 Maret sampai 29 Maret 2014 dengan responden sebanyak 46 responden. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square. Hasil: Dari hasil uji statistik menunjukan ada hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan pre operasi dengan derajat nyeri post sectio caesarea dengan p value 0,010. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan kepada dokter anestesi atau dokter bedah agar memberikan informasi mengenai proses anestesi dan pembedahan serta memberikan terapi rileksasi seperti terapi musik atau terapi religius do’a bersama  yang dapat dilakukan oleh perawat atau bidan  kepada pasien pre operasi untuk mengurangi kecemasan pasien. Selain itu tenaga perawat atau bidan diharapkan lebih meningkatkan asuhan secara intensif kepada pasien post operasi, mulai dari pengkajian tanda dan gejala nyeri sampai dengan memberikan intervensi keperawatan seperti terapi napas dalam, aroma terapi dan hipnoterapi serta kolaborasi pemberian obat analgesik untuk mengurangi derajat nyeri pada pasien.  
Hubungan Kontrol Makanan, Model Peran dan Keterlibatan Anak Dengan Sulit Makan Pada Anak Muharyani, Putri Widita
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Anak membutuhkan nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Keinginan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak seringkali membuat keluarga melakukan tindakan yang tidak tepat yang mengakibatkan anak mengalami sulit makan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kontrol makanan, model peran, keterlibatan anak dengan sulit makan. Metode: Desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional digunakan dalam penelitian ini. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 190 responden yang diambil dengan teknik propotional random sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna kontrol makanan, model peran, keterlibatan anak dengan p value < 0,05 terhadap sulit makan anak. Simpulan: Keluarga merupakan pihak yang paling bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak melalui aktivitas pemberian makan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi terkait kebutuhan keluarga sebagai sistem pendukung utama bagi anak sehingga perawat komunitas dapat mendesain strategi intervensi pemberdayaan keluarga yang tepat guna mencegah sulit makan pada anak. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menganalisa faktor predisposisi seperti nilai, norma, budaya dan karakteristik keluarga berhubungan dengan sulit makan pada anak. Kata Kunci: keterlibatan anak, kontrol makanan, model peran, sulit makan
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita di Kelurahan Saung Naga Kecamatan Baturaja Barat Tahun 2014 Suparno, Suparno; Estiani, Meilina
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Kelurahan Saung Naga  Kecamatan Baturaja Barat Tahun 2014.   Metode: Metode  penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik dengan Cross Sectional yaitu menguji variabel Independen (pengetahuan, sikap dan tindakan) dan variabel dependen (kelengkapan diare). Sampel penelitian yang di ambil secara random sampling dengan besar sampel 65 balita. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil: didapatkan Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kejadian diare. Dengan hasil analisa Bivariat hasil uji statistik Chi-square diperoleh p.value 0,001. Ada hubungan yang bermakna antara ejadian diare dengan sikap. Dengan hasil analisa Bivariat hasil uji statistik Chi-square diperoleh p.value 0,000  Tidak Ada hubungan yang bermakna antara antara kejadian diare dengan tindakan. Dengan hasil analisa Bivariat hasil uji statistik Chi-square diperoleh p.value 0,139. Simpulan: Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi Puskesmas terutama tenaga kesehatan  khususnya tenaga kesehatan di Puskesmas Tanjung Agung Kec. Baturaja barat  untuk memberikan pelayanan dan penyuluhan tentang diare. Kata Kunci: pengetahuan, sikap dan tindakan dengan kejadian diare
Pengaruh Senam Otak Terhadap Tingkat Stres Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati Singaraja Aniek Ratna Sari, Ni Putu; Sani Utami, Putu Ayu
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Menua adalah proses menghilangnya secara perlahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri. Salah satu masalah kesehatan yang dialami lansia adalah stres. Jika stres tidak diatasi maka dapat mempengaruhi sistem tubuh. Salah satu cara mengatasi stres adalah dengan senam otak. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh senam otak terhadap tingkat stres lansia di PSTW Jara Mara Pati Singaraja. Metode: Desain yang digunakan adalah one group pretest posttest design dengan jumlah sampel 36 responden yang mengalami tingkat stres ringan dan sedang. Kuisioner yang digunakan adalah PSS-10. Hasil: Hasil analisa data yang diperoleh dengan uji Wilcoxon (tingkat kepercayaan 95%) adalah p=0,000 < 0,05 yang berarti ada pengaruh senam otak terhadap tingkat stres lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati Singaraja. Simpulan: Senam otak baik untuk menurunkan stres pada lanisa dan dapat diterapkan di PSTW Jara Mara Pati Singaraja secara bergantian dengan senam kesegaran jasmani. Kata kunci: lansia, tingkat stres, senam otak
Pengaruh Guided Imagery And Music Therapy Terhadap Kecemasan Pasien Pre Operasi Laparatomi Herlinda, Herlinda; Wahyuni, Dian; Flora, Rostika
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Guided imagery and music (GIM) merupakan tindakan mandiri keperawatan yang mengombinasikan relaksasi bimbingan imajinasi dan musik. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh GIM terhadap kecemasan pasien pre operasi laparotomi di RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre experiment dengan pendekatan pre and post test withthout control group design. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 25 responden. Instrumen penelitian yang digunakan berupa modifikasi kuesioner Taylor Manifest Anxiety Scale (T-MAS) dan Amsterdam Preoperative and Information Scale (APAIS). Analisis data yang digunakan adalah uji statistik non parametrik Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan GIM terhadap kecemasan pre operasi laparotomi di RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja. Uji statistik Wilcoxon menunjukkan p value<0,05 (p value=0,001) dan Z hitung -3,746. Ada pengaruh yang signifikan antara GIM terhadap kecemasan pre operasi laparotomi di RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja. Simpulan: Implikasi penelitian diharapkan adanya penelitian dengan jumlah sampel yang besar dan dengan desain quasi eksperiment dengan pengontrolan terhadap variabel perancu yang lebih ketat. Kata Kunci: guided imagery and music, kecemasan, pre operasi, laparotomi