cover
Filter by Year
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)
Articles
62
Articles
JALAN PANJANG MENUJU SEKOLAH ALTERNATIF: REFLEKSI PENGALAMAN REMAJA KURANG BERUNTUNG DALAM MERAIH PENDIDIKAN

Rosmilawati, Ila ( Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa )

Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

JALAN PANJANG MENUJU SEKOLAH ALTERNATIF: REFLEKSI PENGALAMAN REMAJA KURANG BERUNTUNG DALAM MERAIH PENDIDIKAN Ila RosmilawatiJurusan Pendidikan Luar Sekolah,Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas Sultan Ageng Tirtayasairosmilawati@gmail.com AbstrakStudi ini mengungkapkan bagaimana remaja kurang beruntung (disadvantaged youth) bisa kembali bersekolah melalui jalur pendidikan alternatif. Konsep perspektif transformatif (Mezirow, 2009) digunakan untuk menganalisa cerita pengalaman siswa mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mereka kembali ke sekolah melalui pendidikan alternatif. Refleksi pengalaman siswa-siswa pendidikan kesetaraan didokumentasikan dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terbatas yang melibatkan 48 siswa dari tiga sekolah alternatif yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan. Data kualitatif diolah dengan melakukan lima tahapan; (i) mengorganisasi data, (ii) membaca data dan memberikan catatatan/memo, (iii) mengklasifikasi data kedalam bentuk coding dan tema, (iv) menginterpretasi data dan (v) menyajikan data hasil penelitian (Cresswell 2013). Berdasarkan analisis silang studi kasus tiga sekolah alternatif, hasil penelitian mengungkapkan adanya empat kelompok remaja kurang beruntung yang kembali bersekolah melalui ‘jalan’ atau cara yang berbeda. Keempat kelompok tersebut adalah; (1) Siswa ‘putus-sambung’; (2) Siswa ‘cuti’; (3) Siswa ‘lulus-masuk’; (4) Siswa ‘aktif-pindah’. Temuan penelitian menunjukkan adanya peran perspektif transformasi dalam mempengaruhi jalan siswa kurang beruntung untuk kembali mengenyam pendidikan melalui sekolah alternatif.Kata Kunci: putus sekolah, pendidikan alternatif, pendidikan non formal

SUPERVISI AKADEMIS TES-RETE DAPAT MENINGKATAKAN MINAT GURU MATEMATIK DALAM MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN ( RPP ) DI SEKOLAH BINAAN GUGUS 11 KABUPATEN LEBAK

., Suwiyono

Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

SUPERVISI AKADEMIS TES-RETE DAPAT MENINGKATAKAN MINAT GURU MATEMATIK DALAM MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN ( RPP )DI SEKOLAH BINAAN GUGUS 11 KABUPATEN LEBAK SUWIYONO.Email. Yon.wiyono84@gmail.com ABSTRAKSupervisi Akademis adalah serakaiaan kegiatan dalam rangka membatu guru dalam melaksanakan tugasnya,sehinggadalam kegiatanini baikdari kegiatan awal maupun setiap siklus dan pada saat Observasi kelas, kunjungan kelas semua kegiatanyaadalah dalam rangka membantu guru untuk memechkan masalah nya dalam pembelajaran. Supervisi akademis setiap tahundi laksanakan akan tetapi karena  jumlah sekolah binaan yang cukup banyak dan jumlah guru juga cukup banyak maka hapir guru merasa belumpernah di supervisisehingga pengawas sering kerepotan, ditambah guru enggan di supervise , kepalasekolah pun sering tidak melakukan kegiatan supervise tersebut sehingga seakan akan beban hanyauntuk pengawas saja, maka dari itu saya selaku pengawas bina mencari solusi untuk mampu melakukan Supervisi akademik yang bermutu dan memudahkan bekerja . Alternatif pengawas dalam hali ini melakukan Supervisi Akademis TES-RETE dimanadalam supervisi  melakukan TElaah Sendiri, Revisi RPP hasil telaah dan TErapkan dalam Pembelajaran. Lalu dalam pembelajran di observasi oleh Guru senior dan Kepala sekolah dengan TUgas Guru senior atau kompetenmelakukan pengamatanKegiatan guru sesuai lembar pengamatanyangtelah disiapkan, Kepala sekolah mengamati  Kegiatan siswa dalam belajar, Pengawas mencataat semua yangdilakukan guru pada saat PMB, Pra PBM,dan Pasca PBM.hari  kegiatan tersebut memperolah hasilyang sangat menggebirakan baik dari catatan pengamatan dari siklus ke 1 hingga siklus ke 3 semua mengalami peningkatanyang luarbiasa, dari gurumatematika 30 dan 28 guru minat  dalam menulis RPP sendiri maupun hasildiskusi menghsil kan dokumen RPP yang telah disesuaikan dengan kondisi sekolah atau siswa dan di terapkan dalam pelaksanaan pembelajran.. Hasil dari setiap siklus baik dalam Observasimaupun Refleksi Guru menyatakan suka kemudian hasil dari Telaah dan Revisi juga menunjukan RPPyangdi susunnya sesui dengan ketentuaan yang berlaku.Yang lebih menggembirakan adalahPadasaat Observasi kelas atau kunjungan kelas hapis semua guru yangdi obsevasi tidak lagi merasa enggan canggung maupun takut mereka malah suka dan berharap sering melakukan kegiatan seperti itu.Sisawa cukup baik menanggapinya karena pada saat Pembelajaran berlangsungsiswa antusias dan semangat.kepala sekolah merasa terbantu dan merasa ada pengalaman baru tentang supervise akademis.Kesimpulan, dari hasil dan pelaksanaan yang di perroleh dari kegiatan setiap siklus dan Observasi kelas atau kunjungan kelas memperloeh beberapa hal yang di dapat dari kegiatan ini.1). Guru meningkat minat dalam menulis atau menyususn RPP baik secara mandiri atau berkelompok.2).Guru taidak lagi enggan dengan Supervisi. 3).kepala sekolah memperoleh pengetahuaan baru dan merasa terbantu dalam pelaksanaan Suprvisi  Akademis. 4). Guru lebih terbuka untuk mengungkap kan kendala dalam PBM. 5). Siswalebih aktif dalam pembelajaran karena guru menggunakan Strategi dalam PBM dilaksanakan. Dengan demikian Supervisi Akademis mampu Meningkatkan Minat Guru matematika dalam menulis atau menyusun Perencanaan Pembelajaran di sekolah binaan Gugus 11 Kab.Lebak terlakasana dengan baik dan menghasilkan supervise yang  dapat membantu  pengawas dalam  melaksanakan kegiatan kepengawasannya. Telaah Sendiri – REvisi – TErapkan

STRATEGI PEMBELAJARAN SMART SOLUTION DAN REMEDIAL ENRICHMENT CONSULTING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK

Bagus, Agus, ( Jurusan Pendidikan Nonformal Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang )

Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

STRATEGI PEMBELAJARAN SMART SOLUTION DAN REMEDIAL ENRICHMENT CONSULTING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK Agus Solehudin, Bagus KisworoJurusan Pendidikan Nonformal Fakultas Ilmu PendidikanUniversitas Negeri SemarangEmail : agussolehudin@students.unnes.ac.id, bagus.kisworo@mail.unnes.ac.idAbstrak :Penelitian ini mengacu pada permasalahan strategi pembelajaran Smart Solution (SS) dan Remedial Enrichment Consulting (REC) dalam meningkatkan motivasi belajar terhadap peserta didik. Tujuannya mendeskripsikan strategi pembelajaran SS dan REC, Hambatan yang terjadi terhadap peserta didik, dan Faktor pendukung.  Pendekatan Penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Subyek penelitian berjumlah delapan orang. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Triangulasi dilakukan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan sumber, teori dan metode. Prosedur analisis data adalah pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan menggunakan model interaktif Miles-Huberman. Strategi ini sangat berguna bagi peserta didik karena berbeda dengan yang ada di sekolah, peserta didik diajak pada suasana yang menyenangkan, serta kebiasaan berfikir kreatif dengan SS. Hambatannya adalah peserta didik yang malas, pembelajaran yang tidak efektif, motivasi belajar yang kurang. Faktor pendukungnya adalah Diri Sendiri harus semangat dan giat belajar untuk mencapai tujuan, serta Orangtua dan Keluarga selalu mendukung dalam kegiatannya.Kata Kunci : Implementasi Strategi Pembelajaran; Motivasi Belajar.

STUDI EVALUASI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) YANG TERAKREDITASI UNTUK MEMENUHI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI BANTEN

., Rochani ( Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta )

Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

STUDI EVALUASI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) YANG TERAKREDITASI UNTUK MEMENUHI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DI LINGKUNGANDINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANPROVINSI BANTENRochaniFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirtarochani1966@untirta.ac.id Abstrak  Pada bagian hasil penelitian ini, peneliti akan menyajikan data LKP yang telah terakreditasi Standar Nasional Pendidikan seperti yang telah dikemukakan pada tujuan penelitian ini, yaitu Memperoleh data tentang lembaga kursus dan pelatihan (LKP) yang terakreditasi di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten; LKP EKA dan LKP Juliya Jaya adalah dua LKP yang telah terakreditasi Standar Nasional Pendidikan. Jumlah keseluruhan LKP di Kabupaten Serang sebanyak 34, dan yang belum terakreditasi sebanyak 32, serta hanya 2 LKP saja yang terakreditasi. Ini artinya menunjukkan bahwa baru 6% saja yang telah memperoleh status akreditasi.  Hal ini berbeda dengan LKP di Kota Serang, kalau dilihat dari sisi jumlah hampir mendekati sama, namun LKP yang terakreditasi mendekati separuhnya (36%). Dari jumlah keseluruhan LKP di Kota Serang sebanyak 50, dan yang belum terakreditasi sebanyak 32, serta 18 LKP yang telah terakreditasi. Ini menunjukkan bahwa 36% LKP Kota Serang yang telah memperoleh status akreditasi. Dari hasil verifikasi menunjukkan bahwa LKP yang memiliki akreditasi paling banyak terdapat di Kota Serang. Dari jumlah keseluruhan LKP di Kabupaten Pandeglang sebanyak 38, dan yang belum terakreditasi sebanyak 29, serta baru 9 LKP yang telah terakreditasi. Ini menunjukkan bahwa 24% LKP Kabupaten Pandeglang yang telah memperoleh status akreditasi. Dari jumlah keseluruhan LKP di Kabupaten Lebak sebanyak 90, dan yang belum terakreditasi sebanyak 88, serta baru 2 LKP yang telah terakreditasi. Ini menunjukkan bahwa 3% LKP Kabupaten Lebak  yang telah memperoleh status akreditasi. Dari data tersebut menunjukkan bahwa LKP Kabupaten Lebak hanya sebagian kecil yang telah terakreditasi. Dari jumlah keseluruhan LKP di Kota Tangerang sebanyak 60, dan yang belum terakreditasi sebanyak 56, serta baru 4 LKP yang telah terakreditasi. Ini menunjukkan bahwa 4% LKP Kota Tangerang yang telah memperoleh status akreditasi. Dari data tersebut menunjukkan bahwa LKP Kota Tangerang hanya sebagian kecil yang telah terakreditasi. Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang terakreditasi di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten; Dari hasil pengamatan dan dokumentasi serta hasil verifikasi penelitian, bahwa Lembaga Kursus dan Pelatihan di wilayah Provinsi Banten yang telah terakreditasi sebanyak 56.  Lembaga Kursus dan Pelatihan yang jumlahnya mencapai 492 LKP, maka sangat tidak sebanding antara LKP yang terakreditasi dengan LKP belum terakreditasi. LKP yang telah terakreditasi hanya mencapai 11,38% dan yang belum terakreditasi mencapai 88,61%. Kata Kunci : Evaluasi, LKP dan Akreditasi

PENYELENGGARAAN PROGRAM KURSUS MUSIK (STUDI PADA LEMBAGA LILY’S MUSIC SCHOOL SEMARANG)

Achmad Rifai, Indah, ( Jurusan Pendidikan Nonformal Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang )

Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

PENYELENGGARAAN PROGRAM KURSUS MUSIK(STUDI PADA LEMBAGA LILY’S MUSIC SCHOOL SEMARANG) Indah Dwi Astorini, Achmad Rifai Jurusan Pendidikan Nonformal Fakultas Ilmu PendidikanUniversitas Negeri Semarange-mail : indahdwi38@gmail.com, rifaipls@mail.unnes.ac.id Abstrak:Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan penyelenggaraan program kursus musik LKP Lily’s Music School Semarang. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek penelitian adalah tutor/instruktur, warga belajar, pemilik, dan kepala administrasi. Fokus penelitian adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program kursus musik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, teori, dan metode. Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan program LKP Lily’s Music School Semarang meliputi:Perencanaan meliputi tutor ahli di bidangnya, kurikulum dibuat sendiri, sarana prasarana memadai, dan anggaran dana dikelola secara ordonator; Pelaksanaan meliputi pembelajaran fleksibel dan sistematis, iklim pembelajaran kondusif, interaksi sosial berlangsung baik, media pembelajaran sesuai kebutuhan, stimulus berupa reward and punishment, monitoring dilakukan secara internal dan eksternal, supervisi belum terealisasi; Evaluasi  menggunakan formative-sumative evaluation model.Kata kunci: pendidikan, kursus musik, dan penyelenggaraan program

UPAYA TUTOR PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN KECAKAPAN BERWIRAUSAHA MELALUI PELATIHAN TATABOGA DI LKP GHEA KOTA SERANG

Ayu, Sudadio, Irwan, dan ( Jurusan Pendidikan Non Formal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta )

Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

UPAYA TUTOR PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN KECAKAPAN BERWIRAUSAHA MELALUI PELATIHAN TATABOGA DI LKP GHEA KOTA SERANG Sudadio, Irwan Djumena dan Ayu SultoniaJurusan Pendidikan Non FormalFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UntirtaEmail : dr.dio@untirta.ac.id ABSTRAKUpaya Tutor Pemberdayaan Perempuan Dalam Meningkatkan Kecakapan Berwirausaha Melalui Pelatihan Tataboga di LKP Ghea Kota Serang, Jurusan Pendidkan Luar Sekolah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Rumusan masalah yang dikaji adalah Upaya tutor pemberdayaan perempuan, Dampak pemberdayaan perempuan, dan faktor-faktor pendukung dan penghambat pemberdayaan perempuan melalui pelatihan tataboga. Pendekatan penelitian secara kualitatif. Subyek penelitian berjumlah 6 orang terdiri dari 1 ketua LKP, 2 tutor dan 3 peserta pelatihan. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini yaitu (1) Upaya tutor pemberdayaan perempuan dalam pelatihan tataboga yang dberikan tutor kepada warga belajar di LKP Ghea melalui bentuk pemberdayaan dengan pelatihan dasar, pelatihan lanjutan, dan pelatihan wirausaha, sudah berjalan dengan baik. (2) Dampak pemberdayaan perempuan dalam pelatihan tataboga di LKP Ghea yaitu pengetahuan, keterampilan dan sikap (3) faktor pendukung dari pemberdayaan perempuan meliput motivasi peserta dan motivasi turor, penguasaan turor dalam menyampaikan materi dan sarana prasarana yang di miliki LKP Ghea, Faktor penghambat pemberdayaan yaitu pendanaan dan cuaca yang tidak menentu. Penelitian ini adalah proses pemberdayaan perempuan melalui pelatihan tataboga sesuai dengan tujuan yang diharapkan banyak pihak yaitu memberdayakan perempuan, dengan menetapkan program pemerintah untuk membantu kecakapan hidup masyarakat menuju masyarakat yang cerdas, terampil, dan mandiri dibidang keterampilan.Kata kunci : Pemberdayaan Perempuan, Pelatihan Tataboga

PERAN TBM CERDAS DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MASYARAKAT DESA WRINGINAGUNG KECAMATAN DORO KABUPATEN PEKALONGAN

Ilyas, Indah, ( Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang )

Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

PERAN TBM CERDAS DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MASYARAKAT DESA WRINGINAGUNG KECAMATAN DORO KABUPATEN PEKALONGAN INDAH PRASTYA MULYANI* (nina_bobok42@yahoo.com)ILYAS*(ilyas.pnf@mail.unnes.ac.id)Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran taman bacaan masyarakat cerdas dan kendala dalam meningkatkan minat belajar masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek penelitian terdiri dari 1 orang kepala taman bacaan masyarakat cerdas, 1 pengelola, 3 masyarakat sebagai pengunjung dan 2 orang informan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, metode dan teori. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Taman Bacaan Masyarakat Cerdas dalam meningkatkan minat belajar masyarakat antara lain berperan sebagai sumber belajar masyarakat, berperan sebagai sumber informasi masyarakat, kepala dan pengelola TBM Cerdas berperan sebagai motivator dan pembimbing masyarakat dan berperan sebagai sumber hiburan masyarakat. Kendala yang dihadapi antara lain buku bacaan dan jumlahnya yang masih terbatas, tempat penyimpanan buku yang kondisinya sudah rusak dan kurangnya dukungan serta perhatian pemerintah desa atau instansi yang terkait. Kata kunci: Peran; Taman Bacaan Masyarakat; Minat belajar

MANAJEMEN PROGRAM PELATIHAN MENJAHIT DALAM MENINGKATKAN LIFE SKILLS VOKASIONAL WARGA BELAJAR DI BLK ANUGRAH JAYA ABADI KECAMATAN BALARAJA

Fadillah, Sholih, Fauzi ( Jurusan Pendidikan Non Formal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta )

Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

MANAJEMEN PROGRAM PELATIHAN MENJAHIT DALAM MENINGKATKAN LIFE SKILLS VOKASIONAL WARGA BELAJAR DI BLK ANUGRAH JAYA ABADI KECAMATAN BALARAJA Sholih, Ahmad Fauzi & Rifki FadilahJurusan Pendidikan Non FormalFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UntirtaEmail : fauzipls@untirta.ac.id Abstrak                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui: Manajemen program pelatihan menjahit, hasil pelatihan menjahit, faktor pendukung dan faktor penghambat dari pelatihan menjahit dalam meningkatkan life skills vokasional warga belajar di BLK Anugrah Jaya Abadi Kecamatan Balaraja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang didasarkan pada data atau informasi yang diperoleh melalui penelitian dengan: 1) Observasi, 2) Dokumentasi, 3)  Wawancara. Teknik pengolahan data dan analisis data dalam penelitian ini diantaranya reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa 1) manajemen program pelatihan menjahit dalam meningkatkan life skills vokasional sudah berjalan dengan baik, pengelola melakukan tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. 2) hasil pelatihan menjahit dalam meningkatkan life skills vokasional warga belajar berupa tiga aspek yang meliputi kognitif, afektif, dan psikomotor yang berkenaan dalam meningkatkan life skills vokasional warga belajar. 3) faktor pendukung dan faktor penghambat dari pelatihan menjahit dalam meningkatkan life skills vokasional warga belajar yaitu dipengaruhi oleh terlaksananya proses pelatihan, sarana dan prasarana, lingkungan dan mitra kerja. Kata Kunci: Manajemen Program, Meningkatkan Life Skills vokasional, Balai Latihan Kerja (BLK)

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI (STUDI KASUS DI KELOMPOK BERMAIN PELANGI BANGSA PEMALANG)

Suminar, Adelia, ( Pendidikan Nonformal Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang )

Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI(STUDI KASUS DI KELOMPOK BERMAIN PELANGI BANGSA PEMALANG) AdeliaHardini, Tri SuminarPendidikanNonformal FakultasIlmuPendidikanUniversitasNegeri SemarangEmail:adelia.hardini@gmail.com, minar_pls@yahoo.co.idAbstrak: Tingginya tingkat kriminalitas menandakan adanya kemunduran moral bangsa Indonesia. Berbagai solusi telah dikembangkan untuk menurunkan tingkat kriminalitas, kemudian pendidikan karakter muncul sebagai solusi untuk menangani krisis moral bangsa. Pendidikan karakter tidak hanya dilaksanakan pada jenjang sekolah dasar sampai perguruan tinggi melainkan juga pada usia dini. Kelompok Bermain Pelangi Bangsa Pemalang merupakan lembaga pendidikan nonformal yang memberikan fasilitas pendidikan yang menerapkan pendidikan karakter dalam pembelajaran formal maupun nonformal. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter, dan kendala dan faktor pendukung pada Kelompok Bermain Pelangi Bangsa Pemalang.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumah 4 responden yaitu pendidik, Kepala Sekolah, orang tua, dan perwakilan masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik triangulasi dan sumber serta tahapan analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan terprogram dan kegiatan pembiasaan. Pembelajaran menggunakan metode sentra, cerita, bermain, praktek langsung, dan bernyanyi. Media pembelajaran yang digunakan pun bermacam-macam sesuai dengan kegiatan pada hari tersebut. Selain kegiatan terprogram juga terdapat kegiatan pembiasaan yang meliputi kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan, budaya, dan pengkondisian. Nilai-nilai yang diajarkan meliputi nilai agama dan moral, kesehatan, kejujuran, kedisiplinan, bahasa, peduli lingkungan, peduli sosial dan cinta tanah air. Implementasi pendidikan karakter selalu mengalami kendala, antara lain tidak adanya RKH sebagai pedoman pembelajaran, tidak adanya alat penilaian perkembangan peserta didik, dan kurangnya kualitas pendidik. Faktor pendukungnya antara lain: sarana prasarana, pembiayaan, kurikulum, media, metode, strategi dan materi, dan dukungan dari orang tua dan masyarakat. Pendidikan karakter sebaiknya diterapkan sejak dini karena pada usia dini menentukan kemampuan anak dalam mengembangkan potensinya. Pendidikan karakter pada anak usia dini dapat mengantarkan anak pada matang dalam mengolah emosi. Kecerdasan emosi adalah bekal penting dalam mempersiapkan anak usia dini dalam menyongsong masa depan yang penuh dengan tantangan, baik secara akademis maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Kata kunci: Pendidikan Karakter, Anak Usia DiniIMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI(STUDI KASUS DI KELOMPOK BERMAIN PELANGI BANGSA PEMALANG)

UPAYA PENGELOLA INDUSTRI KECIL SANGGAR BATIK DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBATIK KARYAWAN MELALUI JOB TRAINING DI KAMPUNG CIKADU DESA TANJUNG JAYA KECAMATAN PANIMBANG KABUPATEN PANDEGLANG

Virgianti, Syadeli, Sholih ( Jurusan Pendidikan Non Formal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta )

Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

UPAYA PENGELOLA INDUSTRI KECIL SANGGAR BATIK DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBATIK KARYAWAN MELALUI JOB TRAINING DI KAMPUNG CIKADU DESA TANJUNG JAYA KECAMATAN PANIMBANG KABUPATEN PANDEGLANG  Syadeli Hanafi, Sholih & Virgianti Dwi FadillahJurusan Pendidikan Non FormalFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UntirtaEmail : syadeli@untirta.ac.id  Abstrak                                                                           Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) Bagaimana upaya pengelola industri kecil sanggar batik dalam meningkatkan keterampilan membatik karyawan melalui job training di Kampung Cikadu Desa Tanjung Jaya? (2) Bagaimana dampak job training dalam meningkatkan keterampilan membatik karyawan di industri kecil sanggar batik Kampung Cikadu Desa Tanjung Jaya? (3) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pengelolaan pelaksanaan job training di industri kecil sanggar batik Kampung Cikadu Desa Tanjung Jaya?. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini dengan pendekatan kualitatif harus didasarkan pada data atau informasi yang diperoleh melalui penelitian sebagai berikut: (1) Wawancara, (2) Observasi, (3) Studi dokumentasi. Adapaun tahap pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tahap orientasi, tahap eksplorasi dan tahap member check. Teknik pengolahan dan analisis data meliputi reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Sumber data penelitian ini yaitu pengelola, instruktur dan karyawan di Industri Kecil Sanggar Batik Cikadu Tanjung Lesung.  Sebagai akhir dari pembahasan ini, penuis menyampaikan kesimpulan, sebagai berikut: 1. Upaya pengelola industri kecil dalam meningkatkan keterampilan melalui job training adalah a) Perencanaan, b) Pengorganisasian, c) Pelaksanaan, d) Pengawasan, 2. Dampak dari job training atau pelatihan kerja membatik berhasil didapatkan oleh karyawan dengan menambah dan mendapatkan pengetahuan, keterampilan, penghasilan serta berdampak kepada sikap karyawan yang lebih percaya diri, 3. Faktor pendukung dalam pelaksanaan job training ini adalah instruktur yang terampil, tingginya motivasi karyawan untuk mengikuti pelatihan kerja membatik, dan support dari pemerintah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah sarana dan prasarana serta lokasi Sanggar yang tidak strategis. Kata Kunci: Pengelola, Keterampilan, Job Training