Jurnal Tadris Kimiya
ISSN : -     EISSN : -
Tadris Kimiya Journal is a Journal published by Department Chemical Education, Tarbiyah & Keguruan Faculty UIN SGD Bandung, has a scope of discussion on education and chemistry learning.
Articles
44
Articles
Penerapan Problem Based Learning Berpendekatan SETS Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa

Wijaya, Wulan Sari, Feronika, Tonih, Fairusi, Dila

Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.622 KB)

Abstract

Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa siswa kurang memandang kimia sebagai salah satu bagian dari ilmu sains yang terintegrasi dengan teknologi, lingkungan, dan masyarakat, yang menyebabkan keterampilan berpikir kritis siswa kurang terlatih dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model berbasis masalah  (PBL) berpendekatan Science, Environment, Technology, Society (SETS) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi minyak bumi. Metode penelitian yang dipilih dalam penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen. Sampel penelitian pada kelas eksperimen maupun kontrol berjumlah 37 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang dipilih pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Instrumen utama yang digunakan yaitu tes uraian berpikir kritis siswa sebanyak 9 butir soal. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata hasil post-test siswa kelas eksperimen yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol yaitu 81,8 dan 76,8. Artinya, terdapat perbedaan rata-rata nilai siswa di kelas eksperimen maupun kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa model PBL berpendekatan SETS berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa.

PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

Amalina, Nur Santi, Wardani, Sri, Wijayati, Nanik

Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.372 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui pembelajaran guided inquiry pada materi larutan penyangga serta kelarutan dan hasil kali kelarutan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design. Penelitian dimulai dari observasi ke sekolah, uji homogenitas data awal, menentukan sampel penelitian, uji validitas dan reliabilitas instrumen, serta memberikan perlakuan yang berbeda kepada kedua sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI MIA 3 sebagai kelas eksperimen dan XI MIA 4 sebagai kelas kontroL. Uji N-gain nilai pretest dan posttest diperoleh gain score (0,60) lebih besar dari 0,51. Hasil tersebut menunjukkan ada perbedaan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Uji ketuntasan klasikal pada kelas eksperimen mencapai 89%, lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu 72%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan klasikal, sedangkan kelas kontrol tidak mencapai ketuntasan karena kurang dari kriteria ketuntasan klasikal yaitu 75%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model guided inquiry berbantuan lembar kerja siswa dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER TERHADAP KREATIVITAS BERPIKIR KIMIA PADA PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMAN 1 SEWON

Khairunnisa, Khairunnisa, Wisudawati, Asih Widi

Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.92 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen dengan desain non equivalent control group design yang bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap kreativitas berpikir kimia peserta didik. Kajian pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap hasil tes kreativitas berpikir kimia dilakukan dengan metode tes. Instrumen yang digunakan yaitu soal essay untuk mengukur indikator kreativitas berpikir yaitu kelancaran, orisinil, dan evaluasi. Data pre-test dan post-test selanjutnya diolah untuk mendapatkan data nilai tes kreativitas berpikir kimia. Analisis menggunakan uji statistika parametrik uji t untuk mengkaji pengaruh implementasi model pembelajaran terhadap hasil tes kreativitas berpikir kimia peserta didik. Analisis data skor hasil skala kemampuan kreativitas berpikir dilakukan menggunakan uji statistika non parametrik uji Mann Whitney untuk mengkaji pengaruh implementasi model pembelajaran terhadap skala kemampuan kreativitas berpikir kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari penggunaan model pembelajaran Treffinger terhadap hasil tes kreativitas berpikir kimia dan skala kemampuan kreativitas berpikir kimia peserta didik. Hasil uji statistika terhadap nilai tes kreativitas berpikir kimia diperoleh nlai sig.(2-tailed) sebesar 0,018. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata skor hasil tes kreativitas berpikir kimia peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji statistika terhadap skala kemampuan kreativitas berpikir peserta didik diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,004. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata skor skala kemampuan kreativitas berpikir kimia peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran Treffinger mampu meningkatkan kreativitas berpikir kimia pada peserta didik.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTENT CONTEXT CONNECTION RESEARCHING REASONING REFLECTING (3C3R) UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS SISWA PADA KONSEP KOLOID

Burhanudin, Ramlan, Subarkah, Cucu Zenab, Sari, Sari

Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.229 KB)

Abstract

Model Content Context Connection Researching Reasoning Reflecting (3C3R) merupakan model belajar dengan menghadirkan situasi dunia nyata ke dalam kelas dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan pengalaman nyata. Keterampilan generik sains perlu dikembangkan sebagai wahana penemuan dan pengembangan konsep, prinsip dan teori dalam memahami konsep koloid. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengembangkan keterampilan generik sains siswa setelah pembelajaran dengan model 3C3R pada konsep koloid. Metode yang digunakan yaitu penelitian kelas dengan subjek siswa kelas XI MIA 4 SMAN 26 Bandung. Hasil penelitian keterampilan generik sains siswa pada indikator pengamatan langsung, inferensi logika, dan membangun konsep berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata sebesar 88, 82, dan 81, sedangkan indikator kesadaran tentang skala besaran, pemodelan dengan rata-rata 75 dan 71, berada pada kategori baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model 3C3R pada pembelajaran koloid dapat mengembangkan keterampilan generik sains siswa.

PENERAPAN PEMBELAJARAN BERORIENTASI CHEMOENTREPRENEURSHIP (CEP) TERHADAP KREATIVITAS SISWA SMA MODERN PONDOK SELAMAT PADA MATERI KELARUTAN DAN KSP

Wibowo, Teguh, Ariyatun, Ariyatun

Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.08 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas siswa setelah mendapatkan penerapan pembelajaran kimia berorientasi chemoentrepreneurship (CEP). Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design melalui one group pre-test – post-test design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI-IPA SMA Modern Pondok Selamat Kendal, pada materi kelarutan dan Ksp. Adapun teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi untuk mengetahui kreativitas siswa. Teknik analisis data dilakukan secara analisis deskriptif dan statistik inferensial (paired sample t-test dan uji N-gain). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat dilihat bahwa pembelajaran kimia berorientasi CEP dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam pembelajaran. Rerata skor kreativitas siswa pada post-test lebih baik daripada pre-test yaitu dengan nilai 41,5 dan 27,8 serta thitung sebesar -27,738 dan ttabel sebesar 2,034 (thitung < ttabel = -27,738<-2,034) dan nilai N-gain = 0,62.

PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN KIMIA BERBASIS KONTEKSTUAL PADA KONSEP ELEKTROKIMIA

Oktavianie, Maried Ayuningtyas, Irwandi, Dedi, Murniati, Dewi

Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.204 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku pengayaan kimia berbasis kontekstual pada konsep elektrokimia dan mengetahui respon siswa terhadap buku tersebut. Proses pengembangan terdiri dari tiga tahap yaitu tahap perancangan, tahap produksi, dan tahap evaluasi. Pada tahap persiapan dihasilkan indikator buku pengayaan yang telah diintegrasikan dengan tujuh komponen kontekstual untuk dijadikan acuan dalam mengembangkan buku pengayaan. Pada tahap evaluasi produk dihasilkan buku pengayaan yang telah divalidasi oleh 4 orang ahli. Buku pengayaan diuji cobakan di kelas XII IPA I SMAN 18 Kabupaten Tangerang. Hasil uji coba terbatas mendapatkan skor respon siswa sebesar 82,49% termasuk dalam kategori layak dengan predikat baik.

ANALISIS PROFIL MANAJEMEN LABORATORIUM DALAM PEMBELAJARAN KIMIA DI SMA WILAYAH SUMEDANG

Sari, Sari, Dayana, Dinar, Farida, Ida

Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.523 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil manajemen dan penggunaan laboratorium pada pembelajaran kimia, meliputi kelengkapan dan penataan alat bahan praktikum, manajemen administrasi dan efektivitas penggunaan laboratorium kimia. Mengingat laboratorium sebagai penunjang pembelajaran kimia juga berperan penting dalam membangkitkan motivasi belajar dan pengembangan keterampilan dalam praktikum. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 SMA Negeri dan 1 SMA Swasta di wilayah Sumedang. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, angket, dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik persentase dengan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, ketersediaan alat praktikum kimia di SMA wilayah Sumedang tergolong kategori lengkap (69,67%) dengan kondisi sangat baik (96,6%), namun ketersediaan bahan praktikum kimia tergolong kategori kurang lengkap (45,3%) meskipun dalam kondisi sangat baik (95%). Penataan alat praktikum kimia tergolong kategori sangat baik (81%), sedangkan penataan bahan praktikum tergolong kategori baik (71%). Administrasi alat bahan praktikum tergolong kategori kurang lengkap (48,6%), namun penggunaanya sangat efektif (100%). Administrasi ketenagakerjaan tergolong kategori sangat lengkap (76%). Efektivitas penggunaan laboratorium di SMA wilayah Sumedang tergolong kategori kurang efektif (42,4%). Faktor  penyebabnya terkait dengan kelengkapan, penataan serta administrasi alat bahan laboratorium dan penjadwalan, selain itu dari sudut pandang guru kimia terkait penting atau tidaknya praktikum dilaksanakan pada beberapa materi.

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI POLIMER KELAS XII SMK MA’ARIF NU 1 SUMPIUH

Larasati, Mayang, Fibonacci, Anita, Wibowo, Teguh

Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.537 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi polimer kelas XII SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh. Model pengembangan 4D dari Thiagarajan yaitu Define, Design, Develop dan Disseminate digunakan dalam penelitian. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XII SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh. Hasil validasi modul oleh keseluruhan ahli memperoleh skor rata-rata sebesar 89,81% yang mana masuk pada kategori sangat layak. Hasil penilaian peserta didik terhadap modul menunjukkan persentase rata-rata sebesar 86,57% (sangat layak), sementara keseluruhan persentase skor rata-rata sebesar 89% dengan kategori sangat layak.

ANALISIS BAHAN AJAR SENYAWA KARBON BERDASARKAN KRITERIA KETERHUBUNGAN REPRESENTASI KIMIA

Windayani, Neneng, Hasanah, Ika, Helsy, Imelda

Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.469 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten teks konsep senyawa karbon berdasarkan struktur makro dan representasi kimia gambar. Dilakukan terhadap buku teks kimia SMA/MA menggunakan kriteria struktur makro Siregar dan kriteria keterhubungan representasi kimia GKitzia. Hasil analisis konten pada buku A dan buku B menunjukkan penyajian konten dan cakupannya tidak seluas dan sedalam konten pada buku teks standar. Namun konsep-konsep yang disajikan sudah sesuai dengan kurikulum. Berdasarkan struktur makro, alur penyajian konten pada buku teks standar sebagian besar menggunakan alur induktif, sedangkan pada buku A dan buku B menggunakan alur deduktif. Representasi teks dari ketiga buku lebih dominan simbolik. Hasil analisis representasi gambar yang disajikan pada buku teks standar sudah memenuhi kriteria, namun pada buku A dan buku B belum memenuhi kriteria standar. Dari ketiga buku, lebih banyak menampilkan gambar dengan representasi simbolik. Makna yang terkandung dalam representasi dari ketiga buku sebagian besar bersifat implisit. Keterhubungan representasi dari buku teks standar dan buku B hampir sepenuhnya terkait dan terhubung dengan teks, sedangkan pada buku A hampir sepenuhnya terkait tetapi tidak terhubung. Ketiga buku lebih dominan tidak memiliki keterangan atau caption dari setiap gambar. Hanya buku standar yang memiliki representasi multipel, dengan keterhubungan yang ditunjukan dengan jelas tetapi kurang terhubung.

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK SMA

Ware, Klaudius, Rohaeti, Eli

Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.363 KB)

Abstract

Tujuan penelitian yaitu menguji pengaruh penerapan model problem based learning terhadap kemampuan berpikir analitis dan keterampilan proses sains peserta didik SMA Negeri 1 Sleman pada materi larutan penyangga. Sampel dalam penelitian ini yaitu, 63 peserta didik SMA Negeri 1 Sleman terbagi atas kelas eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan model problem based learning dan kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan model 5M (Mengamati, Menanya, Mengumpulkan Data, Mengasosiasi, dan Mengkomunikasikan). Kemampuan berpikir analitis dan keterampilan proses sains diukur dengan integrated assessment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig < 0,05 yaitu 0,000 < 0,05, dengan demikian terdapat pengaruh penerapan model problem based learning terhadap kemampuan berpikir analitis dan keterampilan proses sains peserta didik SMA Negeri 1 Sleman pada materi larutan penyangga.