OASIS (Objective And Accurate Sources of Islamic Studies)
ISSN : -     EISSN : -
Articles
41
Articles
PENGARUH PENDIDIKAN ISLAM DALAM KELUARGA DAN SEKOLAH TERHADAP SIKAP KEBERAGAMAAN SISWA SDN KURANJI CIREBON

Aisyah, Aisyah ( KEMENAG KANTOR KOTA CIREBON )

Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Religious education in family and school is an important aspect in shaping ones behavior. In general, Islamic studies conducted by instilling religious values, ethics covering perkerti mind, how behavior should be done in everyday life. The problem of this research is "How far is the influence of Islamic religious education in the family and school on the religiousness of SDN Kuranji students of Cirebon city?" This study aims to find out how far the influence of Islamic religious education in family and school on the religiousity of SDN Kuranji students in Cirebon. This research method uses a quantitative approach with research techniques include: study the documentation, literature and questionnaires and data analiisis technique using the formula Pearson Product Momentkajian. The results of this study can be concluded that: the influence of Islamic education in the family against the religiousity of students can be seen from the percentage value with the calculation program (SPSS) 23.0 For Windows obtained t count value of 4.657, while t table with degrees of freedom or degree of freedom (df) = 75 - 2 = 73 at the 0.05 significance level (two-tailed test) of 1.99300. Thus 4.435> 1.99300 so t count> t table. This means that Islamic education in the family has a positive and significant influence on the religiousness of students of SDN Kuranji. The influence of Islamic education in school on the religiousness of the students of SDN Kuranji Cirebon city obtained the value of t arithmetic of 4.213, while t table with degrees of freedom (df) = 75 -2 = 73 at the level of significance 0.05 (double-sided test) of 1.99300. Thus 4.213> 1.99300 so t count> t table. It means that Islamic education has a positive and significant influence on the religiousness of SDN Kuranji students in Cirebon. Pendidikan agama dalam keluarga dan sekolahmerupakan aspek penting dalam membentuk perilaku seseorang. Pada umumnya pendidikan agama Islamdilakukan dengan menanamkan nilai-nilai agama, etika yang meliputi budi perkerti, cara tingkah laku yang harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan dalam penelitian ini adalah“ Seberapa jauh pengaruh pendidikan agama Islam dalam keluarga dan sekolah terhadap keberagamaan siswa SDN Kuranji kota Cirebon ?” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiseberapa jauhpengaruh pendidikan agama Islam dalam keluarga dan sekolah terhadap keberagamaan siswa SDN Kuranji kota Cirebon. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik penelitian yang meliputi : studi dokumentasi, studi pustaka dan angket dan teknik analiisis datanya menggunakan rumus Pearson Product Momentkajian. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengaruh pendidikan Islamdalam keluarga terhadap keberagamaan siswadapat dilihat dari nilai persentase diperoleh nilai thitungsebesar 4,657, sedangkan ttabeldengan derajat kebebasan atau degree of freedom (df) = 75 - 2 = 73 pada taraf signifikansi 0,05 (uji dua sisi) sebesar 1,99300. Dengan demikian 4,435 > 1,99300 jadi thitung>ttabel. Artinya pendidikan Islamdalam keluarga mempunyaipengaruh positif dan signifikan terhadap keberagamaan siswa SDN Kuranji. Pengaruh pendidikan Islam di sekolah terhadap keberagamaan siswa SDN Kuranji kota Cirebon diperoleh nilai thitungsebesar 4,213, sedangkan ttabeldengan derajat kebebasan atau degree of freedom (df) = 75 -2 = 73 pada taraf signifikansi 0,05 (uji dua sisi) sebesar 1,99300. Dengan demikian 4,213 > 1,99300 jadi thitung>ttabel. Artinya pendidikan Islam mempunyaipengaruh positif dan signifikan terhadap keberagamaan siswa SDN Kuranji kota Cirebon.

HUBUNGAN PEMBINAAN DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DENGAN PENINGKATAN KINERJA GURU PAI DI SMA SE KABUPATEN SUBANG

Fatimah, Siti ( IAIN Syekh Nurjati )

Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.148 KB)

Abstract

Coaching and a good school leadership should be able to seek the teachers performance PAI through education personnel capacity building program. Therefore, the principal must have the personality and the ability and skills to lead educational institutions. The method used quantitative methods. Based on the properties of the problem, this research is correlational research. Population research PAI principals and teachers in Subang district SMA 60 people.The questionnaire results coaching principals: program planning, implementation, monitoring and evaluation, and follow-up = 2.19%, related competencies of school leadership personality = 2.28% = 2.37% managerial, entrepreneurial = 2.40%, supervision = 2.40%, social = 2.36%. The results of Pearson correlation calculation RX,Y = 0.621 and two variable regression equation: Y = 197.029 + 0,018X ,. 0,018 positive value on the regression coefficient of the influence of coaching principals on teacher performance PAI is positive, and the performance of teachers PAI 0,018 or 36%. RX2Y Pearson correlation = 0.759 and two variable regression equation: Y = 158.271 + 0,211X2. A positive value 0,211 regression coefficient of the influence of school leadership to positive PAI teacher performance, and the performance of teachers PAI 0,211 or 40%. Pearson correlation RX1, X2 = 0.183 and multiple regression calculation on teacher performance PAI on coaching, leadership jointly obtained arch regression B = 0.014, B = 0.225 and the constant a = 139 906. Thus influence the regression equation Y = 139.906 + 0,014X1 + 0,225X2. PAI teachers performance on development, school leadership is 0,014 / 1.4%, and 0,225 or 22.5%.Pembinaan dan kepemimpinan kepala sekolah yang baik harus dapat mengupayakan kinerja guru PAI melalui program pembinaan kemampuan tenaga kependidikan.Oleh karena itu kepala sekolah harus mempunyai kepribadian dan kemampuan serta keterampilan memimpin lembaga pendidikan. Metode yang digunakan metode kuantitatif. Berdasarkan atas sifat-sifat masalahnya, maka penelitian ini merupakan correlational research. Populasi penelitiannya kepala sekolah dan guru PAI di SMA Kabupaten Subang sebanyak 60 orang. Hasil angket pembinaan kepala sekolah: perencanaan program, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, dan tindak lanjut=2,19%, kepemimpinan kepala sekolah berkaitan kompetensi kepribadian=2,28%, manajerial=2,37%, kewirausahaan=2,40%, supervise=2,40%, social =2,36%. Adapun guru PAI: kompetensi pedagogik =2,44%, professional =2,42%, kepribadian=2,41%. Social= 2,12%. Hasil perhitungan korelasi pearson RX,Y=0,621 dan regresi kedua variabel persamaannya: Y=197,029+0,018X,. Nilai positif 0,018 pada koefisien regresi adanya pengaruh pembinaan kepala sekolah terhadap kinerja guru PAI adalah positif, dan kinerja guru PAI 0,018 atau 36%. Korelasi Pearson RX2Y=0,759dan regresi kedua variabel persamaannya:Y=158,271+0,211X2. Nilai positif 0,211 koefisien regresi adanya pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru PAI positif, dan kinerja guru PAI 0,211 atau 40%. Korelasi Pearson RX1,X2= 0,183 dan perhitungan regresi ganda terhadap kinerja guru PAI atas pembinaan, kepemimpinan secara bersama-sama didapatkan arch regresi B= 0,014, dan B = 0,225 serta konstanta a=139.906. Dengan demikian pengaruhnya persamaan regresi Y=139,906+0,014X1+0,225X2. Kinerja guru PAI atas pembinaan, kepemimpinan kepala sekolah adalah 0,014/1,4%, dan 0,225 atau sebesar 22.5%.

IMPLEMENTASI METODE TIME OUT DALAM MENGONTROL EMOSI ANAK USIA DINI (STUDI PADA SISWA TK INKLUSI MUTIARA HATI BANDUNG)

Susanti, Yanti ( Yayasan Husnul Khotimah Kuningan )

Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.271 KB)

Abstract

Emotion is one of human’s exist as individual and social. By emotion, a human has dynamic of life. An emotional person or not, hardly will be received by environment because he/ she will have an attitude too much or not sensitive to other. It is so important about emotion for human life. One of way in order human can control emotion is controlling emotion when he/ she is child. In this research aims to know: (1). Implementation of time out method for early student at TK Inklusi Mutiara Hati Bandung. (2). Development of emotion of early student at TK Inklusi Mutiara Hati Bandung. (3). The effectiveness of time out method in controlling emotion of early student for student at TK Inklusi Mutiara Hati Bandung. This research uses approach of descriptive qualitative. The techniques of collecting data are observation, interview, documentary study.Emosi merupakan salah satu ciri keberadaan manusia sebagai makhluk individu dan sosial. Dengan adanya emosi, manusia mempunyai dinamika kehidupan. Seorang yang terlalu emosional atau tidak memiliki emosi akan sulit diterima oleh lingkungan karena ia akan bersikap berlebihan atau tidak peka terhadap orang lain. Begitu pentingnya emosi bagi hidup manusia, salah satu cara agar manusia tersebut dapat mengendalikan emosi adalah dengan mengontrolnya sejak kecil. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1). Implementasi metode time out pada anak usia dini di TK Inklusi Mutiara Hati Bandung. (2), Perkembangan emosi anak usia dini di TK Inklusi Mutiara Hati Bandung. (3). Efektivitas metode time out dalam mengontrol emosi anak usia dini pada siswa di TK Inklusi Mutiara Hati Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara.

PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI SMARTPHONE TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SDN KEBON BARU IV CIREBON

Syamsudin, Udin ( SDN Sumurwuni Kota Cirebon )

Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1588.253 KB)

Abstract

This study aims to obtain a clear description of the influence of application of tajwid on multimedia "smartphone" to increase motivation and learning achievement on subjects of PAI, especially tajwid legal material. The research used is quantitative research with research design is true experiment (real experiment), with Control-Group Pretest-Posttest. The sample in this research is the grade 6 students of SDN Kebon Baru IV with 44 students. Data analysis was performed using SPSS 21 application in the form of pearson correlation test and t-test.The result of the research by using the experimental method shows that after the learning process the average of the students grade of control on tajwid law material is 71,32 while in the experimental class 77,41. This shows that the use of tajwid applications based on smartphones is better than conventional learning.The use of tajwid application based on smartphone significantly and can raise the value of the students knowledge of 17.50 points from the previous value. In the experimental class there is a positive correlation between motivation and learning achievement.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan deskripsi yang jelas pengaruh penggunaan aplikasi tajwid pada multimedia “smartphone”  terhadap peningkatan motivasi dan prestasi belajar pada mata pelajaran PAI khususnya materi hukum tajwid. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian adalah true eksperiment (eksperimen sungguhan), dengan jenis desain Control-Group Pretest-Posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN Kebon Baru IV sebanyak 44 siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS 21 berupa uji pearson correlation dan uji-t. Hasil penelitian dengan menggunakan metode eksperimen menunjukkan bahwa setelah proses pembelajaran rata-rata nilai siswa kelas kontrol pada materi hukum tajwid sebesar 71,32 sedangkan pada kelas eksperimen 77,41. Ini menunjukkan bahwa penggunakan aplikasi tajwid berbasis smartphone lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran secara konvensional. Penggunakan aplikasi tajwid berbasis smartphone berpengaruh secara sigifikan dan dapat menaikan nilai pengetahuan siswa sebesar 17,50 poin dari nilai sebelumnya. Pada kelas eksperimen terdapat korelasi yang positif antara motivasi dengan prestasi belajar.

TELAAH PEMIKIRAN HADRATUSSYAIKH KH. M. HASYIM ASY’ARI TENTANG PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KITAB ADÂB AL-ÂLIM WA AL-MUTA‘ALLIM DAN RELEVANSINYA DENGAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL

Khasanah, Rifqoh ( Yayasan Madinah Islamic Full Day School Slawi-Tegal )

Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.572 KB)

Abstract

The fading of the character of the nations children is shown by the increasing actions that have an impact on the destruction of our own nation, such as brawl, murder, rape, and others. This shows that education objectives are not optimal. Whereas the government has drafted a Law on National Education System related to the basis and function of education which refers to the 1945 Constitution and Pancasila, even long before the government designed character education, KH. M. Hasyim Asyari had first discussed about character education in his works, both in the book Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim or other books and treatises. Based on the above background, the focus of the problem in this study is the study of Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asyari about character education in the book Adâb al-Âlim wa al-Mutaallim is relevant to character education values listed in the National Education System Law. This research method uses a qualitative research model with a literature study approach, while collecting techniques data from various literatures in the form of scientific books, journals, and articles. Data analysis was carried out in a descriptive narrative. The results of this study are as follows: Hadratussyaikh KH. Hasyim Asyari about character education in the book Adâb al-Âlim wa al-Muta‘allim is relevant to the National Education System. This was indicated by the character values conveyed by him in his works in accordance with the character values listed in the National Education System. Memudarnya karakter anak bangsa ditunjukkan dengan meningkatnya aksi-aksi yang berdampak pada rusaknya diri bangsa kita sendiri, seperti tawuran, pembunuhan, pemerkosaan, danlain-lain. Hal tersebut menunjukkan belum optimalnya tujuan pendidikan. Padahal pemerintah telah merancang Undang-undang tentang Sistem Pendidikan Nasional terkait dasar dan fungsi pendidikan yang merujuk pada Undang-undang Dasar 1945 dan Pancasila, bahkan jauh sebelum pemerintah merancang pendidikan karakter, KH. M. Hasyim Asy’ari telah terlebih dahulu membahas tentang pendidikan karakter dalam karya-karyanya, baik dalam kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim ataupun kitab dan risalah yang lainnya. Berdasarkan latar belakang di atas, fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah telaah pemikiran Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari tentang pendidikan karakter dalam kitab Adâb al-Âlim wa al-Muta‘allimapakah relevan dengan nilai-nilai pendidikan karakter yang tercantum dalam Undang-undang Sisdiknas.Metode penelitian ini menggunakan  modelpenelitian kualitatif dengan pendekatankajian pustaka, Sedangkan teknikpengumpulan data dari berbagai literatur baik berupabuku-bukuilmiah, jurnal, dan artikel.Analisis data dilakukansecaradeskriptifnaratif. Adapun hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:Telaah pemikiran Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari tentang pendidikan karakter dalam kitab Adâb al-Âlim wa al-Muta‘allimrelevan dengan Sisdiknas. Hal ituditunjukkandengannilai-nilaikarakter yang disampaikanbeliaudalamkarya-karyanya yang sesuaidengannilai-nilaikarakter yang tercantumdalamSisdiknas.

STRATEGI PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI (STUDI KASUS DI SMP NEGERI 1 PABUARAN KABUPATEN CIREBON)

Ansor, Halimi ( Kemenag Kabupaten Cirebon )

Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.019 KB)

Abstract

This study aims to describe the strategy of planning, implementing and evaluating the results of an authentic assessment of the 2013 curriculum for PAI (Islamic Studies) subjects and budi pekerti (ethics and character). This type of research is qualitative research. The subjects of the study were VII grade PAI teachers, grade VII guardians and Counseling Guidance teachers. Data collection through observation, interview, documentation study, and triangulation. Data analysis uses data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study show: Planning an authentic assessment of the 2013 curriculum for PAI and Budi Pekerti subjects is still not optimal. Teachers of PAI subjects do not compile the midterm and daily assessment scores and do not plan portfolio assessments. The application of an authentic assessment of the 2013 PAI curriculum and Budi Pekerti has not run optimally. PAI subject teachers do not use observation sheets or journals and do not apply self-assessment, peer assessment, project appraisal, and portfolio assessment. Authentic assessment of the 2013 PAI and Budi Pekerti curriculum for 280 students. Assessment of attitudes for 27 students obtaining the category "Very Good", 251 students got "Good" grades and 2 students got the category "Enough". Assessment for knowledge competencies, range in value from 91-100 (2 students), 81-90 (48 students), and 71-80 (230 students), average score of 79 predicates C. Assessment of skills competency, range of grades 81-90 ( 88 students), and 71-80 (192 students), average score of 77, predicate C.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi perencanaan, penerapan dan hasil penilaian penilaian autentik  kurikulum 2013 mata pelajaran  PAI dan Budi Pekerti. Jenis Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah guru PAI kelas VII, wali kelas VII dan guru Bimbingan Konseling. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan triangulasi. Analisis data dengan menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan: Perencanaan penilaian autentik kurikulum 2013 mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti masih belum optimal. Guru PAI tidak menyusun kisi-kisi penilaian harian dan penilaian tengah semester dan tidak  menyusun perencanaan penilaian portofolio. Penerapan penilaian autentik kurikulum 2013 PAI dan Budi Pekerti, belum berjalan secara optimal. Guru PAI tidak menggunakan lembar pengamatan atau jurnal dan  tidak menerapkan penilaian diri, penilaian antar teman, penilaian proyek,    dan penilaian portofolio.Hasil penilaian autentik kurikulum 2013 mata PAI dan Budi Pekeri di  dari 280 siswa. Penilain sikap 27 siswa “Amat Baik”, 251 siswa “Baik” dan 2 siswa “Cukup”. Penilaian kompetesnsi pengetahuan, rentang nilai 91-100 (2 siswa),  81-90 (48 siswa), dan 71-80 (230 siswa), nilai rata-rata 79 predikat C. Penilaian kompetensi keterampilan, rentang nilai 81-90 (88 siswa), dan 71-80 (192 siswa), nilai rata-rata 77, predikat C.

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MULTIKULTURAL (STUDI KASUS KONSEP DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MULTIKULTURAL DI KELAS X TAV SMK NEGERI 1 BULAKAMBA KABUPATEN BREBES)

Prayogo, Hero ( SMK Ma’arif NU 01 Ketanggungan Brebes ) , Fatimah, Siti ( IAIN Syekh Nurjati CIrebon )

Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.868 KB)

Abstract

SMK Negeri 1 Bulakamba kabupaten Brebes adalah SMK yang memiliki enam program keahlian (jurusan), yang peserta didiknya berasal dari dua etnis, yaitu etnis Jawa dan etnis Sunda. Kajian ini berupaya mengidentifikasi, menganalisa dan menjelaskan konsep serta implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis multikultural di kelas X TAV SMK Negeri 1 Bulakamba Kabupaten Brebes. Penelitan ini menggunakan pendekatan kajian kualitatif dengan jenis pendekatan kajian kualitatif fenomenologi. Teknik pengumpulan data dalam kajian ini menggunakan observasi, wawancara dan kuisioner dengan beberapa nara sumber. Hasil kajian ini antara lain: (1) Pendidikan multikultural di SMK Negeri 1 Bulakamba pada dasarnya sudah dilaksanakan sejak awal berdirinya SMK, yaitu pada tahun 1999. Konsep pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis multikultural di kelas X TAV SMK Negeri 1 Bulakamba tertuang di dalam KI-1 sampai KI-4  kurikulum 2013, yaitu: kesadaran demokrasi, toleransi dan cinta tanah air. (2) Implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis multikultural di kelas X TAV SMK Negeri 1 Bulakamba dilakukan dengan cara menyisipkan dan mengamalkan nilai-nilai multikultural pada silabus mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas X, yang meliputi: KD-1, KD-7, KD-9 dan KD-10. Sedangkan metode pembelajaran yang digunakan dalam implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis multikultural menggunakan metode ceramah dan diskusi tanya jawab

POLA PENERAPAN TRAINING GUARDIAN ANGEL DALAM MENGADVOKASI SISTEM PENDIDIDKAN DI LEMBAGA TK AWLIYA CIREBON

Rosadi, Didi

Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.758 KB)

Abstract

It is unfortunate that many children who have talent, are not awarded, School only emphasizes the ability of logic and language. The result of research by using case study technique and field with interview method, it can be concluded that: Guardian Angel guidance pattern is education accompaniment by using design that involves institution, teacher, parents, community around. With Guardian Angel guidance teaching system at Awliya Cirebon Kindergarten become more innovative and creative.So fun and comfortable for educators in institutionalized Kindergarten Awliya Cirebon. Implementation of a socialized system in every activity from start understanding the system, how to work and evaluation in the application of the system continues to be accompanied. Among the system design paradigm learning, making product learning outcomes, authentic assessment, process-based assessment. The barrier factor is divided into two, internal factors lack of teacher awareness in receiving the fund system running the teacher system is not fully ready with the new system, especially the detailed lesson plan. external factors is the low socialization activities to parents and the surrounding environment. Pola pendampingan Guardian Angel merupakan pendampingan pendidikan dengan menggunakan desain yang melibatkan lembaga, guru, orang tua, masyarakat sekitar.Dengan pendampingan Guardian Angel sistem pengajaran di TK Awliya Cirebon menjadi lebih inovatif dan kreatif. Sehingga menyenangkan dan nyaman bagi pelaku pendidikan dilembaga TK Awliya Cirebon. Implementasi sistem yang disosialisasikan disetiap kegiatan dari mulai pemahaman sistem, cara kerja serta evaluasi dalam penerapannya sistem terus didampingi. Diantaranya desain sistemnya yaitu: paradigm belajar, modalitas belajar, memori jangka panjang, membuat produk hasil belajar, penilaiana utentik, penilaian berbasis proses. Adapun faktor hambatan terbagi dua, faktor internal kekurangan siapnya guru dalam menerima sistem dana menjalankan sistem guru belum sepenuhnya siap dengan sistem yang baru, terutama lesson plan yang detail. faktor eksternal adalah rendahnya kegiatan sosialisasi kepada orang tua dan lingkungan sekitar. 

PESANTREN DI ANTARA GENERASI ALFA DAN TANTANGAN DUNIA PENDIDIKAN ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Gazali, Erfan ( IAIN Syekh Nurjati Cirebon )

Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.361 KB)

Abstract

Pesantren as an educational institution-based religion that has the main task of transmission of Islamic knowledge, maintenance of Islamic tradition and reproduction of ulama has been faced with the challenges of changing times and the character of generations that live in the present. This study is descriptive explanatory that examines the challenges of pesantren in the era of industrial revolution 4.0 or also known as the disruption innovation era and characteristics of alpha generation as indigenous people born in the digital era. Pesantren sebagai Sebagai lembaga pendidikan berbasis agama yang memiliki tugas pokok yaitu transmisi ilmu-ilmu dan pengetahuan Islam, pemeliharaan tradisi Islam, dan  reproduksi (calon-calon) ulama telah dihadapkan pada tantangan perubahan zaman dan karakter generasi yang hidup pada masa sekarang. Kajian ini bersifat eksplanatif deskriptif yang mengkaji tantangan pesantren dalam memasuki era revolusi industri 4.0 atau dikenal juga sebagai era inovasi disrupsi dan karakteristik generasi Alfa sebagai penduduk asli yang lahir dalam era digital.

PENGARUH PENDIDIKAN SEKS TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PESERTA DIDIK SMA NEGERI 8 CIREBON (PERSPEKTIF PSIKOLOGI PENDIDIKAN ISLAM)

Tridayani, Novi ( IAIN Syekh Nurjati Universty )

Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.111 KB)

Abstract

Students’ pregnancy cases in SMAN 8 Cirebon had occurred several times. It urged school to drop out those female students. In order to prevent this case raising up another time, the school should apply a policy.This study was aimed at describing students’ sex education, portraying students’ sex behaviors, and discovering whether sex education influences students’ sex behavior.There were two variables included in this study: 1) sex education (X) as the independent variable, 2) students’ sex behaviors (Y) as the dependent variable. It was an experimental study which involved 30 students of grade X in SMAN 8 Cirebon. This study applied proportional random sampling. A rating scale test was administered to find out how sex education influenced students’ sex behaviors.  The result of this study showed that there were 23 students or 76,7% of students assumed that the implementation of sex education was categorized good, 7 students or 23,3% of students rated adequate, while no one of the students rated sex education poor. Meanwhile 57% of the students indicated had positive sex behavior and 13% of them had negative sex behavior. Therefore, The implementation of sex education at school is needed for the improvement of students’ positive sex behaviors. This effort can lead students to be aware of religion and social norms.Kasus kehamilan siswa di SMAN 8 Cirebon telah terjadi beberapa kali. Ini mendesak sekolah untuk mengeluarkan siswa perempuan tersebut. Untuk mencegah kasus ini muncul lagi, sekolah harus menerapkan kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan seks siswa, menggambarkan perilaku seksual siswa, dan menemukan apakah pendidikan seks mempengaruhi perilaku seksual siswa. Ada dua variabel yang termasuk dalam penelitian ini: 1) Pendidikan seks (X) sebagai variabel bebas, 2) perilaku seks siswa (Y) sebagai variabel dependen. Ini adalah studi eksperimental yang melibatkan 30 siswa kelas X di SMAN 8 Cirebon. Penelitian ini menggunakan proportional random sampling. Uji skala penilaian dilakukan untuk mengetahui bagaimana pendidikan seks mempengaruhi perilaku seks siswa.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 23 siswa atau 76,7% siswa beranggapan bahwa pelaksanaan pendidikan seks dikategorikan baik, 7 siswa atau 23,3% siswa dinilai cukup, sementara tidak ada siswa yang menilai pendidikan seks. miskin. Sementara 57% siswa menunjukkan perilaku seks positif dan 13% di antaranya memiliki perilaku seks negatif. Oleh karena itu, pelaksanaan pendidikan seks di sekolah sangat dibutuhkan untuk peningkatan perilaku seks positif siswa. Upaya ini bisa membuat siswa sadar akan norma agama dan sosial.