cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Scientiae Educatia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2012)" : 10 Documents clear
KETERAMPILAN ESENSIAL DAN KOMPETENSI MOTORIK LABORATORIUM MAHASIWA CALON GURU BIOLOGI DALAM KEGIATAN PRAKTIKUM EKOLOGI Maknun, Djohar
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Tadris IPA Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.163 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i2.504

Abstract

Keterampilan esensial laboratorium adalah keterampilan dasar sebagai prasyarat pengembangan keterampilan selanjutnya, berupa sejumlah prosedur, proses dan metode yang digunakan ilmuwan ketika mengkonstruksi pengetahuan dan memecahkan masalah dalam kerja ilmiah. Pembentukan keterampilan esensial merupakan salah satu penekanan dalam pembelajaran sains. Kenyataan data penelitian menunjukkan bahwa kompetensi keterampilan esensial lab mahasiswa masih rendah. Keterampilan esensial lab juga belum sepenuhnya diajarkan secara optimal dalam praktikum ekologi. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan tes, angket, dan wawancara. Sampel diambil secara acak sederhana. Rata-rata tingkat penguasaan keterampilan esensial lab mahasiswa 35,5%, sedangkan kompetensi motorik lab-nya sebesar 59,6%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji profil keterampilan esensial lab mahasiswa dan komptesi motorik lab mahasiswa calon guru biologi. Kata kunci : keterampilan esensial lab, kompetensi motorik, praktikum ekologi
SYSTEMIC LUPUS ERITHEMATOSUS (SLE): KELAINAN AUTOIMUN BAWAAN YANG LANGKA DAN MEKANISME BIOKIMIAWINYA Roviati, Evi
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Tadris IPA Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1234.896 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i2.474

Abstract

Belum banyak orang yang mengenal penyakit lupus atau Systemic Lupus Erithematosus (SLE), karena memang penyakit langka. Namun akhir-akhir ini ada kecenderungan peningkatan prevalensi terjadinya kasus lupus ini.  Gejala yang paling mudah dikenali adalah adanya bercak merah di sekitar wajah yang menyerupai kupu-kupu yang disebut “Butterfly Rush”.  Mekanisme biokimiawinya belum banyak diketahui, namun penyebab pastinya adalah disfungsional sistem imun.  Kelainan ini disebabkan adanya mutasi pada gen-gen yang menentukan permukaan sel limpfosit, sehingga antibodi menyerang bagian-bagian tubuh sendiri, atau yang disebut dengan autoimun.
PERAN SEKTOR PERTANIAN DALAM MEMENUHI KECUKUPAN PANGAN NASIONAL Muspiroh, Novianti
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Tadris IPA Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.545 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i2.509

Abstract

Sektor pertanian di Indonesia saat ini mengalami kondisi yang memprihatinkan, sebuah ironi bagi Negara kita yang notabene dikenal sebagai Negara agraris. Persoalan yang membelit sector pertanian antara lain adalah SDM, bidang teknologi, manajemen dan pengelolaan pasar sampai ketersediaan lahan pertanian. Semua itu berdampak pada kesejahteraan masyarakat petani maupun kondisi pangan nasional.  
IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN ALAT UKUR BERPIKIR KRITIS PADA KONSEP KESETIMBANGAN KIMIA UNTUK SISWA SMA Kartimi, Kartimi
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Tadris IPA Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.688 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i2.505

Abstract

Tujuan utama dari pendidikan sains adalah menyiapkan siswa memahami konsep dan meningkatkan keterampilan berpikirnya. Pendidikan sains harus banyak berbuat untuk mengembangkan cara berpikir tingkat tinggi yang salah satunya adalah berpikir kritis.  Untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam mengembangkan berpikir kritis, diperlukan suatu alat evaluasi yang dapat mengukur kemampuan tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana hasil implementasi pengembangan alat ukur keterampilan berpikir kritis pada konsep kesetimbangan kimia di SMA? Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengkaji hasil implementasi pengembangan alat ukur berpikir kritis pada konsep kesetimbangan kimia untuk siswa SMA.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah ”Research and Development (R&D)” dari model Borg (1989). Lokasi penelitian di SMA yang berada di wilayah kabupaten Kuningan (daerah pegunungan), Kota Cirebon (daerah pantai), dan Kabupaten Majalengka (daerah pertanian).  Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMA kelas II IPA yang ditentukan secara random berjumlah 96 orang (Cirebon), 90 orang (Kuningan) dan 106 orang (Majalengka). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa butir-butir soal tes pilihan ganda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis. Data kuantitatif berupa data skor penguasaan keterampilan berpikir kritis siswa diolah secara statistik. Perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa SMA di masing-masing Kabupaten/ Kota dilakukam uji statistik dengan menggunakan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada konsep kesetimbangan kimia sekolah peringkat atas di Cirebon lebih baik dibandingkan dengan siswa yang berasal dari sekolah sedang dan bawah dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah peringkat menengah di Majalengka  lebih baik dibandingkan dengan siswa yang berasal dari sekolah sedang dan tinggi. Secara keseluruhan kemampuan berpikir kritis siswa yang berasal dari wilayah Cirebon lebih baik dibandingkan dengan siswa yang berasal dari wilayah Kuningan dan Majalengka pada konsep kesetimbangan kimia Kata Kunci : Pengembangan alat ukur, Berpikir Kritis
DAMPAK MEDIA TELEVISI TERHADAP PRILAKU SOSIAL ANAK Azmi, Nurul
Scientiae Educatia Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kemajuan ilmu pengetahuan dibidang teknologi ialah televisi. Televisi memilki keunikan yang khas, ciri dan sifatnya yang khas itulah yang membedakan media televisi dnegan media massa yang lainnya. yaitu media cetak (surat kabar, majalah) dan media masa elektronika (film, radio). Sebagai produk teknologi modern, wajar bila media telecvisi sebagai media komunikasi masa, dalam waktu yang relatif singkat dapat merebut hati masyarakat dunia dan bahkan saat ini televisi sudah merupakan kebutuhan hidup bagi sebagian besar keluarga di dunia, seperti mereka memerlukan makan, pakaian, dan perumahan. Pesan yang disampaikan melalui pesawat  televisi juga dapat merasuk di tengah-tengah keluarga, kelompok masyarakat, anak-anak, pria maupun wanita sampai orang-orang perkotaan maupun di pedesaan.  Menonton televisi bukanlah hal yang jelek bagi anak-anak, asalkan pandai memilih acara yang sesuai dengan usia dan kebutuhannya serta trampil dalam menerima apa yang ditangkap dari sajian layar kaca televisi tersebut. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan dunia yang begitu luas seakan menjadi satu dalam ruangan, ditambah dengan pesatnya arus informasi dan peranan media elektronika membuat semua kejadian dapat diketahui oleh masyarakat luas.  Kehadiran televisi sebagai media massa, di samping media massa lainnya seperti radio, Koran, majalah dan media tradisional lainnya diharapkan dapat memberikan dampak yang positif dalam memperkaya dan menyebarluaskan informasi walaupun kita sadari bahwa televisi dengan program-program acara yang ditayangkan juga memiliki dampak negatif bagi khalayaknya. Kondisi seperti ini kemungkinan besar dapat mempengaruhi perubahan perilaku sosial anak yang dalam masa penuh dengan kelabilan jiwa. Oleh karena itu anak pada saat menonton tayanagan televisi perlu didampingi orang tua.  
FILOSOFI ZAT DAN MATERI MENURUT JABIR BIN HAYYAN (Aspek Kimiawi Dari Studi Filosofis terhadap Naskah Mukhtâr Rasâ`il ) Chandra, Edy
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Tadris IPA Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1530.243 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i2.506

Abstract

This study used qualitative research method includes a study of literature, analysis descriptive method, historical and philosophical approach by considering substantial and functional relation between information and opinion from Jabir Ibn Hayyan’s manuscripts, ‘Mukhtâr Rasâ’il vol. 1 (collected by Paul Kraus, 1935). Even though he was influenced by mysticism, Jabir categorized as a pioneer of modern chemistry knowledge with empirical principle and scientific method base on experiment, contrary to the development was inclined of speculative rational at the time, mixing with Greek mysticism. His concept of atom is more advanced than Democritus atomism, parallel to Dalton’s atomic theory. His concept of Mizan mixing mysticism influence and cosmology, compounding quantitative and qualitative aspects of chemistry processes. Jabir used chemistry technique such as distillation, evaporation, sublimation, filtration, metal mixture, calcinations and so on. 
Penerapan Hands on Activity untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa pasa Kompetensi Dasar Pencemaran Lingkungan Di Kelas X SMAN 1 Gegesik Gloria, Ria Yulia; Lestari, Fuji Asih
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Tadris IPA Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.39 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i2.511

Abstract

Keterampilan proses melibatkan keterampilan-keterampilan kognitif atau intelektual dan keterampilan  sosial. Pada pembelajaran biologi kita tidak dapat menekankan terlalu berlebihan pada konsep sebagai produk tanpa mempertimbangkan proses, ataupun sebaliknya. Dengan demikian, penggunaan keterampilan proses harus bersama-sama dengan pendekatan konsep. Tujuan pengajaran sains sebagai proses adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir siswa, sehingga siswa bukan hanya mampu dan terampil dalam menghapal, melainkan juga ahli di bidang psikomotorik. Dengan demikian penerapan hands on activity dapat membantu siswa dalam upaya peningkatan keterapilan proses, sesuai pendapat Anggraeni (2008), bahwa hands on activity merupakan stimulus bagi siswa untuk aktif selama proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk megetahui perbedaan peningkatan keterampilan proses sains antara siswa yang menggunakan Hands on activity dengan siswa yang tidak menggunakan Hands on activity dan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran biologi dengan menggunakan penerapan Hands on activity. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dimana terdapat kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan dengan menggunakan tes dan angket. Dari hasil penelitian diperoleh terdapat peningkatan nilai keterampilan proses sains pada kelas eksperimen, dan terdapat perbedaan nilai keterampilan proses sains antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil angket menunjukkan persentase tertinggi adalah jawaban setuju dengan nilai 53,75% , nilai ini termasuk kedalam kategori cukup. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan Hands On Activity, cukup diterima oleh siswa. Kata kunci: Keterampilan Proses Sains, Hands on activity 
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERORIENTASI KECERDASAN SPIRITUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS DI SMA Khuzaemah, Emah
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Tadris IPA Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.109 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i2.507

Abstract

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERORIENTASI KECERDASAN SPIRITUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS DI SMA
PROFIL KEMAMPUAN MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI DALAM MEMBUAT PETA KONSEP PADA MATA KULIAH KAPITA SELEKTA BIOLOGI SMA Juanda, Anda; Aripin, Ipin
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Tadris IPA Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.395 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i2.512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kemampuan mahasiswa calon guru biologi di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam membuat peta konsep materi  biologi SMA.  Penelitian ini merupakan “Quasi eksperimental design” dengan subyek penelitian mahasiswa semester VI kelas Bio-C dan Bio-D IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang mengambil mata kuliah Kapita Selekta Biologi SMA 2, dengan jumlah mahasiswa kelas Bio-C sebanyak 30 mahasiswa dan kelas Bio-D sebanyak 29 orang dengan delapan item peta konsep yang diujikan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa calon guru biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah mampu membuat peta konsep dengan cukup baik. Konsep sistem respirasi merupakan konsep dengan rata-rata nilai terendah, sedangkan konsep sistem koordinasi merupakan konsep dengan rata-rata nilai tertinggi.                                                          Kata kunci : profil, peta konsep, kapita selekta
PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF (MMI) UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP, BERPIKIR KRITIS, DAN RETENSI KONSEP SISTEM REPRODUKSI MANUSIA PADA SISWA SMA ARIPIN, IPIN
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Tadris IPA Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.855 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i2.508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan multi media interaktif (MMI) dalam meningkatkan penguasaan konsep, berpikir kritis, dan retensi  siswa pada konsep sistem reproduksi manusia.  Desain penelitian yang digunakan, yaitu “pretest-post-test control group design” dengan melibatkan 82 siswa kelas XI IPA. Data yang dijaring adalah penguasaan konsep, berpikir kritis, dan retensi siswa pada konsep sistem reproduksi manusia yang belajar dengan menggunakan MMI dinamis (pada kelas eksperimen) dan MMI statis (kelas kontrol). Instrumen berupa soal tes objektif, kuesioner, observasi dan wawancara. Hasil uji Z dan uji Mann-Whitney pada taraf α = 0,05 menunjukkan perbedaan yang signifikan penguasaan konsep siswa dengan N-gain 0,50 pada kelas MMI dinamis dan N-gain 0,34 pada kelas MMI statis. Demikian juga pada kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan dengan N-gain 0,51 pada kelas MMI dinamis dan N-gain 0,21 pada kelas MMI statis. Tidak terdapat perbedaan signifikan retensi siswa yang belajar dengan MMI dinamis dan MMI statis. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa pembelajaran berbantuan MMI disukai siswa dan membantu siswa dalam belajar. Analisis terhadap observasi kegiatan pembelajaran pada kelas MMI dinamis lebih aktif dalam bertanya berkaitan dengan materi maupun meminta penjelasan guru dari animasi yang ditampilkan dalam CD pembelajaran. Beberapa kendala yang dihadapi dalam pembelajaran berbantuan komputer antara lain: keterbatasan jumlah dan kelengkapan komputer seperti headset/speaker, keterampilan guru dan siswa menggunakan komputer, serta ketahanan software terhadap ganggung virus, trojan, spam, dan lain-lain.Keyword: Multimedia Interaktif (MMI), Penguasaan Konsep, Berpikir Kritis, Retensi

Page 1 of 1 | Total Record : 10