cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 1 (2016)" : 10 Documents clear
ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA DALAM PENGGUNAAN APMK Fatmasari, Dewi; Wulandari, Sri
Al-Mustashfa Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Al-Mustashfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.91 KB)

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi informasi saat ini mendorong sektor perbankan atau non bank untuk semakin inovatif dalam menyediakan berbagai alternatif jasa pembayaran berbasis non tunai berupa sistem transfer antar bank ataupun transfer intra bank melalui jaringan internal bank sendiri dan alat pembayaran menggunakan kartu elektronis (electronic card payment) yang aman, cepat dan efisien, serta bersifat global, misalnya dengan menggunakan fasilitas APMK (Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu). Tingginya penggunaan APMK di Indonesia khususnya dikalangan mahasiswa jurusan Muamalah Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendorong penulis untuk meneliti faktor – faktor yang mempengaruhi minat dalam penggunaan APMK dikalangan mahasiswa.Penelitian ini mengintegrasikan Technology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Planned Behavior (TPB) untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi minat dalam penggunaan APMK.Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan sumber data primer yang didapatkan dari hasil penyebaran kuesioner kepada 83 mahasiswa Jurusan Muamalah sebagai objek penelitian. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dan uji hipotesis dengan Uji F dan uji t, serta analisis koefisien determinasi(R2).Hasil analisis penelitian menyebutkan bahwa seluruh variabel independen yaitu persepsi kemudahan, persepsi manfaat, sikap, persepsi kontrol perilaku dan norma subjektif secara bersama-sama mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap minat dalam penggunaan APMK. Adapun secara parsial variabel yang memiliki pengaruh positif signifikan terhadap minat dalam penggunaan APMK adalah persepsi manfaat (Perceived Usefulness), sikap (Attitude) dan norma subjektif (Subjective Norms). Adapun koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,557 yang artinya seluruh variabel bebas yakni persepsi kemudahan (X1), persepsi manfaat (X2), sikap (X3), persepsi kontrol perilaku (X4) dan norma subjektif (X5) mempunyai kontribusi secara bersama-sama sebesar 55,7% terhadap variabel terikat (Y) yakni minat dalam penggunaan APMK. Sisanya sebesar 44,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak masuk dalam penelitian.   Kata Kunci: APMK, Technology Acceptance Model (TAM), Theory of Planned Behavior (TPB), minat, persepsi     Abstract The development of information technology is encouraging the bank or non-bank to getting more innovative to provide a variety of alternative service payments based on non cash in the form of transfer system between bank or transfer of intra bank through a network of internal bank and electronic card payment are safe, quick and efficient, as well as global, for example by using the facilities APMK (Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu). Its the use of APMK in Indonesia, particularly among students majoring in Muamalah of the Faculty of Sharia and Islamic Economics IAIN Syekh Nurjati of Cirebon encouraging authors to examine factors that affect intention in the use of APMK among students. The research is to integrate Technology Acceptance Model (TAM) and Theory of Planned Behavior (TPB) to examine factors that affect intention in the use of APMK. In this research authors using type of quantitative research to use data primary from the results of the spread of a questionnaire to 83 students as the object of research. The analysis used are the regression of the linear and hypothesis test with F test, T test, as well as analysis coefficient of determination (R2).The results of the analysis says that all the variables are independent, which is perceived ease of use, perceived usefulness, attitude, perceived of control behavior and subjective norms also jointly have a positive influence and significantly affect intention in the use of APMK. As for the partial variables have a positive influence significantly to an intention in the use of APMK is the perceived usefulness, Attitude and subjective norms. The coefficient of determination (R Square) as much as 0,557, which means all the variables are independent to perceived ease of use (X1), perceived usefulness (X2), attitude (X3), perceived of control behavior (X4) and subjective norms (X5) have contributed jointly by 55, 7 % of variables are dependent (Y) the intention in the use of APMK. The remaining 44, 3 % affected by other factors that are not included in research. Keyword :APMK, Technology Acceptance Model (TAM), Theory of Planned Behavior (TPB), intention, perceived.  
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYELESAIAN PEMBIAYAAN BERMASALAH DI BAITUL MAAL WAT TAMWIL (BMT) AL FALAH SUMBER KABUPATEN CIREBON Ubaidilah, Ubaidilah; Rahmawati, Dian Puji
Al-Mustashfa Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Al-Mustashfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.622 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui proses kebijakan penyelesaian pembiayaan bermasalah yang diterapkan di BMT Al Falah serta mengetahui faktor-faktor penyebab pembiayaan bermasalah BMT Al Falah Sumber Cirebon. Kemudian tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan penyelesaian pembiayaan bermasalah di BMT Al Falah Sumber Cirebon.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan  pendekatan deskriptif. Oleh karena itu peneliti melakukan observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Peneliti melakukan pengecekan ulang terhadap data yang diperoleh dan menggunakan teknik triangulasi, dengan tujuan untuk mendapatkan kevalidan data. Setelah itu, menganalisisnya melalui reduksi data, penyajian data, dan pembuatan kesimpulan.Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa penerapan kebijakan penyelesaian pembiayaan bermasalah di BMT Al Falah Sumber Cirebon  berjalan secara efektif sesuai dengan SOP menggunakan 3R ( Reschedulling, Reconditioning, Restructuring ).  Analisis pembiayaan yang  digunakan adalah dengan menggunakan prinsip kehati-hatian dan metode 5C. Dengan pola pengelolaan risiko tersebut BMT Al Falah Sumber Cirebon dapat melakukan kegiatan operasionalnya. Kata kunci : implementasi, penyelesaian, pembiyaan AbstractThe purpose of this research is to investigate the process of settlement policy financing problems are applied at BMT Al Falah and to know the factors that cause financing problems BMT Al Falah Sumber. Then, the main purpose of this study was to determine the completion of the financing problems of policy implementation in BMT Al Falah Sumber.This research is a qualitative descriptive approach. Therefore, researchers conducted observations, interviews, documentation and literature. Researchers re-checking of data obtained and using triangulation techniques, with the aim to obtain the validity of the data. After that, analyze through data reduction, data presentation, and of making conclusions.The results of this study showed that the implementation of the settlement policy financing problems in BMT Al Falah Sumber run effectively in accordance with SOP using the 3R (rescheduling, Reconditioning, Restructuring). Analysis of the financing is to use the precautionary principle and the method 5C. With the risk management scheme BMT Al Falah Sumber can perform operations. Keywords: implementation, completion, financing 
ETOS KERJA DAN DAMPAKNYA PADA TINGKAT PENDAPATAN PEDAGANG OBJEK WISATA MAKAM SUNAN GUNUNG JATI Suharto, Toto; Saefullah, M.
Al-Mustashfa Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Al-Mustashfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.917 KB)

Abstract

AbstrakBerwisata  religi  dengan  mengunjungi  makam  Sunan  Gunungjati,  sebagai  tokoh penyebar agama Islam di Jawa Barat. Lokasi pemakaman Sunan Gunungjati yang terletak di Bukit  Sembung,  menjadi  pusat  ziarah  Para  pengunjung  yang  datang  dengan  niat  awal berziarah,  sehingga  merangsang  penduduk  setempat  untuk  beradaptasi  dengan  kondisi  dan situasi  lingkungan  yang  terus  berubah,  turut  menimbahberkah  dari  peninggalan  Wali bersejarah Keberadaan obyek wisata religi makam Sunan Gunungjati berpengaruh terhadap ekonomi  para  penduduk  setempat  yang  berjualan  di  sekitar  area  makam.  Oleh  masyarakat sekitar  obyek  wisata  religi  komplek  pemakaman  Sunan  Gunungjati  ini  digunakan  untuk berjualan barang-barang yang mempunyai ciri khas, tempat penginapan, warung makan dan tempat penitipan kendaraan. Penelitian  ini  dilakukan  untuk  mengetahui  etos  kerja  yang  berdampak  pada  tingkat pendapatan  pedagang  disekitar  makam  Sunan  Gunungjati  kemudian  Penelitian  ini menggunakan  metode  Analisis  Kualitatif,  yaitu  penulis  menganalisis  data  berdasakan informasi-informasi yang diperoleh dari hasil wawancara dan studi dokumentasi.Dari  hasil  penelitian  penulis  menyimpulkan  bahwa  sejauh  ini  dengan  adanya  Peran Etos  kerja  yang  tinggi  maka  menjadikan  meningkatnya  pendapatan  bagi  para  pedagang sehingga  berdampak  pada  tingkat  pendapatan.  Dimana  pemenuhan  kebutuhan  hidup yang bersifat primer atau pokok mampu tercukupi. Dengan mengandalkan pendapatan  yang diperoleh sebagai pedagang dapat mencukupi kebutuhan primer sehingga bisa menyekolahkan anak-anaknya  hingga  Perguruan  tinggi  dan  bisa  menunaikan  ibadah  Haji  serta bisa mengeluarkan zakat maal tiap tahun.Kata Kunci : Etos kerja, Tingkat pendapatan, Pedagang, Makam Sunan Gunungjati     AbstractTraveled religion by visiting the grave of Sunan Gunungjati, as propogator figures propagator  of  Islam  in  West Java.  Burial  sites  Sunan  Gunungjati  that  located  in  Bukit Sembung, became a center of pilgrimage of visitors who come with the initial intention of pilgrimage, thus stimulate the local people to adapt with the environment conditions and situations that constantly change, helped gain a blessing from legacy of the historic religion leader the existence religion of the object of grave of Sunan Gunungjati impact on the economy of the local people who sell around the grave area. By near people this religion  object  ofSunan  Gunungjati  burial  complex  is  used  for  selling  things  that  have characteristics, resort, food stalls and vehicle care.This  study  was  conducted  to  determine  on  the  work  ethic  that  impact  on  people’s income levels around the grave of Sunan Gunungjati then this research uses qualitative analysis  method,  it  is  the  authors  analyzed  the  data  Based  on  the  informations  that  is obtained from interviews and documentation study.From the results of the research authors conclude that so far with the role of the work ethic that is high, so that makes the increasing income for traders so that have impact on the level of income. Where the fulfillment of life necessities that be primary or main is able to be fulfilled. By relying on the income that’s got as a trader can fulfill the primary needs. So they can send their children to college and could do the Hajj and can give a zakat maal each year.Keywords: work ethic, level of income, Traders, Sunan Gunungjati Grave
SISTEM PENGUPAHAN TENAGA KERJA HOME INDUSTRIPERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Faozi, Moh. Mabruri; Rahmiyanti, Putri Inggi
Al-Mustashfa Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Al-Mustashfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.347 KB)

Abstract

ABSTRAKRumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu mengenai bagaimana sistem pengupahan tenaga kerja di Home Industri Konveksi ABR dan Bagaimana sistem pengupahan tenaga kerja di Home Industri Konveksi ABR perspektif ekonomi Islam. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sistem pengupahan tenaga kerja di Home Industri Konveksi ABR dan untuk mengetahui sistem pengupahan tenaga kerja di Home Industri Konveksi ABR perspektif ekonomi Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan  pendekatan kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian, sistem pengupahan tenaga kerja Home Industri Konveksi ABR menggunakan sistem pengupahan borongan yang dikombinasi dengan sistem upah menurut hasil, jumlah upah tenaga kerja dikaitkan dengan jumlah hasil produksi dikalikan dengan jumlah upah yang ditetapkan, ditambah upah lembur, tunjangan makan, dan tunjangan THR. Jumlah upah yang diperoleh tidak sama karena adanya perbedaan prestasi kerja, jenis pekerjaan, risiko pekerjaan, tanggung jawab dan jabatan pekerjaan. Secara aplikasinya sistem pengupahan tenaga kerja Home Industri Konveksi ABR telah sesuai dengan ekonomi Islam.  Kata kunci: Ekonomi Islam, Pengupahan, Tenaga Kerja  ABSTRACTThe problems raised in this research is about how the system of wage labor in Home Industry Convection ABR and How the wage system of labor at Home Industry Convection ABR Islamic economic perspective. The purpose of this study is to determine the wage system of labor at Home Industry Convection ABR and to know the system of wage labor in Home Industry Convection ABR Islamic economic perspective. The method used in this research is using qualitative descriptive approach. From the research, the system of wage labor Home Industry Convection ABR uses a system of wage contract, combined with the wage system according to the results, the amount of labor associated with the number of production multiplied by the amount of wages that are set, plus overtime, meal allowance, and benefits THR, Total wages earned are not the same because of differences in job performance, job type, job risks, responsibilities and job titles. In the application of labor remuneration system Home Industry Convection ABR accordance with Islamic economics. Keywords: Islamic Economics, Wages, Labor  
EFEKTIVITAS PEMASARAN HIJABSTORY CABANG CIREBON Rokhlinasari, Sri; Deyanti, Deyanti
Al-Mustashfa Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Al-Mustashfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.973 KB)

Abstract

Abstrak Efektivitas pemasaran adalah sejauh mana perusahaan mencapai sasaran yang telah disepakati atau ditetapkan sebelumnya. Dengan demikian dapat diartikan bahwa apabila suatu pemasaran dapat dilakukan dengan baik sesuai yang direncanakan atau ditargetkan sesuai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan maka dapat dikatakan efektif pemasarannya.  Dalam penelitian ini, mengangkat suatu permasalahan yaitu bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan oleh Hijabstory dalam memasarakan produknya, bagaimana pertumbuhan pemasaran Hijabstory dan bagaimana efektivitas pemasaran pada Hijabstory. Tujuan analisis ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran Hijabstory yang meliputi bauran pemasaran, strategi bersaing, perluasan jaringan bisnis, dan suber daya manusia (SDM), untuk mengetahui pertumbuhan Pemasaran Hijabstory  dari tahun ke tahunnya selama 4 tahun terakhir, dan efektivitas pemasaran Hijabstory dari jumlah total omsetnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini yaitu pada Hijabstory Cabang Cirebon. Jenis penelitian yang digunakan merupakan perpaduan antra penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan yakni penelitian yang menyimpulkan data-data dilapangan berupa wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yaitu penelitian kepustakaan, wawancara, dan penelitian lapangan.Hasil dari penelitian ini adalah pemasaran Hijabstory menggunakan strategi pemasaran atau bauran pemasaran, pertumbuhan pemasaran Hijabstory mengalami peningkatan yang signifikan pada setiap tahunnya dan efektivitas pemasaran Hijabstory dari jumlah total omsetnya terus mengalami peningkatan, maka hal tersebut bisa dikatan efektif dalam pemasarannya. Karena dengan menggunakan strategi pemasara, petumbuhan pemasaran dan efektivitas pemasaran dari jumlah total omsetnya terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun yang signifikan. Kata kunci: Efektivitas, Pemasaran, Efektivitas Pemasaran                                                                           Abstract The effectiveness of marketing is the extent to which the objectives that have been agreed or previous set. Thus it can be interpreted that if marketing can be done as planned or at appropriate target objectives of the company that has been set, it can be effective in its marketing. The problem that the research investigated in this research are how marketing strategy that used by hijabstory in market its product, how the growth of hijabstory marketing and how the effectiveness of hijabstory marketing  in hijabstory. The aims of this research are to know marketing strategy of hijabstory that consist of mixed marketing, compete strategy, expansion of business network, and human resources (HR), to know the growth of hijabstory marketing in a year to year during 4 years, and the effectiveness of hijabstory marketing from the amount of its turnover.The method of this research is descriptive qualitative research. The object of this research is hijabstory in Cirebon region. Kinds of this research is mixed between library research and field research that conclude the result of research by  collecting data from interview and documentation. Thecniques of collecting data of this research are library research, interview and field research.The result shows that hijabstory marketing in this research used marketing strategy or marketing mixed, the growth of hijabstory marketing  increased significally in every year and  the effectiveness of hijabstory marketing from the amount of turnover has increased also,  it indicates that hijabstory marketing that the research investigated is effective in marketing perspective. Because by using marketing strategy, the growth of marketing and the effectiveness of marketing from the amount of turnover always increased from a year to year significally.  Keywords: Effectiveness, Marketing, The Effectiveness of Marketing 
PERLINDUNGAN HUKUM KREDITUR PENERIMA FIDUSIA DENGAN OBYEK BANGUNAN DIATAS TANAH HAK PAKAI PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NO. 42 TAHUN 1999 TENTANG FIDUSIA Leliya, Leliya; Dianofita, Hariman
Al-Mustashfa Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Al-Mustashfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.795 KB)

Abstract

Abstrak           Dampak peristiwa ekonomi pada era reformasi adalah daya beli masyarakat yang semakin menurun dikarenakan naiknya harga kebutuhan pokok. Dunia usaha juga mengalami dampak buruknya, terkait dengan hal tersebut pemerintah mengupayakan agar para pelaku bisnis tetap dapat menjalankan usahanya dengan menyediakan dana pinjaman. Salah satu syarat untuk memperoleh pinjaman tersebut adalah harus memiliki jaminan, menurut pasal 1 ayat (4) Undang-Undang No. 42 tahun 1999 tentang Fidusia, benda tidak berupa bangunan diatas tanah hak sewa dapat dijadikan obyek fidusia. Termasuk didalamnya adalah bangunan diatas tanah hak pakai dapat dijadikan obyek fidusia berdasar  pasal 12 ayat (1b) Undang-Undang No. 16 Tahun 1985 Tentang rumah susun. Sehingga dipertanyakan tentang perlindungan hukum terhadap kreditur penerima fidusia jika debitur wanprestasi. Dan dapat diketahui bahwa berdasarkan pasal 12 ayat (1) dan pasal 13 Undang-Undang No. 16 Tahun 1985 Tentang Rumah Susun dan Pasal 15 ayat (2a) Undang-Undang No.4 Tahun 1992 Tentang Perumahan dan Pemukiman bangunan diatas tanah hak pakai dapat dijadikan obyek jaminan fidusia . Bangunan yang dapat dijadikan obyek jaminan fidusia adalah rumah susun yang dalam proses pembangunan. Rumah susun ini diterima sebagai obyek jaminan fidusia tanpa menjaminkan tanahnya. , karena rumah susun  tersebut memiliki sertifikat tersendiri. Apabila debitur wanprestasi berdasar pasal 15 ayat (2) Undang-Undang Fidusia kreditur penerima Fidusia memiliki hak untuk menjual benda yang menjadi obyek jaminan fidusia dengan cara parate eksekusi.  Kata kunci: perlindungan hukum, hak pakai, fidusia               Abstract           The impact of economic events in the reform era is that peoples purchasing power has declined due to rising prices of basic necessities. The corporate world is also experiencing these negative impacts, related to the government to strive for the business person can still run their business by providing loan funds. One of the conditions for obtaining such loans is need to have a guarantee, according to article 1, paragraph (4) of Law No. 42 of 1999 on Fiduciary, the object is not the form of the building above ground lease rights can be the object of a fiduciary. Included are building on land use rights can be the object of a fiduciary under Article 12 paragraph (1b) of Law No. 16 Year 1985 About the flats. So the question of legal protection against creditors of the fiduciary recipient if the debtor defaults. And it is known that pursuant to Article 12 paragraph (1) and article 13 of Law No. 16 1985 On Flats and Article 15 (2a) of Act 4 of 1992 on Housing and Residential buildings on the land use rights can be the object of fiduciary. The building that can be the object of fiduciary are flats in the development process. This apartment is accepted as an object of fiduciary without land offers. , Because the apartment has its own certificate. If the debtor defaults under Article 15 paragraph (2) of Law Fiduciary Fiduciary receiver creditor has the right to sell the objects that become the object of fiduciary manner of execution parate. Keywords: legal protection, right to use, fiduciary
PERLINDUNGAN KONSUMEN JAJANAN PASAR BERDASARKAN PASAL 8 DAN PASAL 62 PERATURAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN Djunaeni, Moch. Endang; Alfiah, Intan
Al-Mustashfa Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Al-Mustashfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.759 KB)

Abstract

AbstrakAdapun  permasalahan  yang  diangkat  dari  penelitian  ini  yaitu  Bagaimana Implementasi  Undang  -  Undang  Nomor  8  Tahun  1999  tentang  Perlindungan  Konsumen terhadap  produk  jajanan  pasar  di  pasar  kue  plered  Kab.  Cirebon  dan  Sanksi  apa  yang diterapkan oleh pemerintah untuk pedagang yang melanggar Undang  -  Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan  Konsumen yang termuat di dalam pasal 8 dan pasal 62. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  lapangan  (field  research)  yang  didasarkan  studi kasus pada Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Cirebon. Penelitian ini mengambil perhatian pada masalah alasan mengapa produk  jajanan  pada IKM di Kota Cirebon belum tercantum  masa  kadaluwarsa.  Pada  Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah metode  kualitatif  yang  bersifat  deskriptif,  penelitian  diskriptif  yaitu  penelitian  yang menggambarkan  data  dan  informasi  dilapangan  berdasarkan  fakta  yang  diproses dilapangan  secara  mendalam.  Sumber  data  yang  diperoleh  yaitu  Data  primer  dan  Data Sekunder.  Pengambilan  data  dengan  melakukan  Studi  Kepustakaan,  Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi.Dalam hasil analisis penulis mendapatkan pemahaman dalam Implementasi  Undang -undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang  Perlindungan  Konsumen  terhadap produk jajanan  pasar di asar kue plered Kab. Cirebon perlu adanya sosialisasi secara bertahap agar tidak terjadinya  kerugian  bagi  konsumen.  Pemerintah  harus  terus  berupaya  meningkatkan perlindungan  terhadap  konsumen  mengingat  masih  banyaknya  jajanan  pasar  yang  tidak berlabel  masa kadaluarsa  yang  beredar di  masyarakat yang  melanggar ketentuan Pasal 8 ayat  (1)  huruf  i   Undang  -  Undang  Perlindungan  Konsumen  yang  diatur  pada  pasal  62 tentang  sanksi  yang  melanggar  Undang  -  Undang  Nomor  8  Tahun  1999  tentang Perlindungan Konsumen.Kata kunci : Jajanan Pasar, Perlindungan Konsumen, Penerapan Sanksi    Abstract The issues raised from this research that How Implementation Act - Act No. 8 of 1999 on Consumer Protection against market snacks products in the market cakes Plered Kab. Cirebon and what sanctions are imposed by the government for the traders who violate the Act - Act No. 8 of 1999 on consumer protection contained in Article 8 and Article 62. This research is a field (field research) that is based on a case study of Small and Medium Industry (SMEs) in the city of Cirebon. This study takes the attention on the problem of the reason why the product snacks on SMEs in the city of Cirebon not listed expiration date. In the method used in this research is descriptive qualitative, descriptive research is research that describe the data and information in the field based on the fact that the field is processed in depth. Sources of data obtained by the primary data and secondary data. Retrieval of data by conducting literature study, interviews, observation, and documentation.In the analysis results writers gain understanding in the implementation of Law OF No. 8 of 1999 on Consumer Protection against products asar pastry snacks in Plered Kab. Cirebon socialization needs to be gradual to avoid the occurrence of harm to consumers. The government must continue to improve the protection of consumers considering many snacks that are not labeled expiration period that is circulating in the community which violate the provisions of Article 8 paragraph (1) letter i Law - Consumer Protection Act set out in Article 62 of sanctions violated Law - Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection. Keywords: Snacks Market, Consumer Protection, Application of Sanctions 
PENGELOLAAN ZAKAT PRODUKTIF BAGI KESEJAHTERAAN MUSTAHIK DI ZAKAT CENTER CIREBON Jumena, Juju; Izzudin, Akhmad
Al-Mustashfa Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Al-Mustashfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.994 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan mekanisme pengelolaan zakat di Zakat Center Cirebon, dan dampak kesejahteraan mustaḥiq yang ada di Zakat Center Cirebon. Pengelolaan zakat harus diarahkan sebagai instrument untuk membangun tarap kehidupan kesejahteraan umat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersumber dari data-data yang dihasilkan dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Adapun upaya pengumpulan data yang digunakan dengan teknik: observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan ini dapat diketahui bahwa pengelolaan zakat di Zakat Center Cirebon dalam bidang penghimpunan dana dan penyaluran dana, pihak Zakat Center Cirebon selalu mengutamakan komitmen, konsisten dan transparan kepada para donatur dan selalu amanah, transparan dan konsisten kepada para mustahik. Dengan menerapkan program seperti itu maka dapat memberikan kontribusi untuk mensejahterakan mustaḥiq.Kata Kunci : Pengelolaan zakat, Kontribusi, Kesejahteraan mustahik. AbstractThis study aims to describe the mechanism of  zakat management in Zakat Center Cirebon, and the impact of mustahik welfare that is in Zakat Center Cirebon. The Management of zakat must be directed as an instrument to build the people life level, especially through the fund program and the distribution and utilization of fund program. The research methodology that is used is qualitative methodology that is sourced from the data that is produced by using descriptive approach. To collect the data that is used by technique of: observation, interviews and documentation. The data analysis technique in this research is using data triangulation. Based on this research and discussion result, it can be known that the management of zakat in Zakat Center Cirebon is clear and give a big contribution for the mustahik welfare, which the accumulation process and the zakat distribution of funds has been done well.  Keywords: Zakat management, Contribution, Mustahik welfare. 
PENGARUH NON PERFORMING FINANCING DAN CAPITALADEQUENCY RATIO TERHADAP PROFITABILITASPT BANK MUAMALAT INDONESIATAHUN 2010.I – 2015.III Bustomi, Ahmad Otong; Sonjaya, Iqbal Ade
Al-Mustashfa Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Al-Mustashfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.381 KB)

Abstract

AbstrakBank Islam sama  seperti bank konvensional, hanya saja bank Islam melarang riba  atau  aktivitas  bisnis  yang  tidak  sesuai  dengan  prinsip  syariah.  Bank  Islam  melaukan produk  penghimpunan  dana  dan  produk  pembiayaan  yang  dilakukan  oleh  semua perbankan. Setiap  pembiayaan yang  dilakukan oleh suatu bank selalu mengandung risiko, yakni risiko pembiayaan  yang dapat dilihat dari  Non Performing Financing  (NPF). Risiko pembiayaan  ini  akan  berpengaruh  terhadap  profitabilitas  (keuntungan  yang  diperoleh) perusahaan.  Risiko  pembiayaan  akan  berdampak  pada  kelancaran  dan  kemampuan  bank untuk  memperoleh  profitabilitas.  Selain  itu,  banyaknya  kredit  yang  bermasalah  dapat mengakibatkan  terkikisnya  permodalan  bank  yang  dapat  dilihat  dari  Capital  Adequacy Ratio  (CAR)  terhadap  profitabilitas  yang  diukur  dengan  Return  On  Asset  PT.  Bank Muamalat Indonesia.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan  keuangan  triwulanan  PT.  Bank  Muamalat  Indonesia  periode  2010  -  2015.  Pada penelitian ini mengunakan metode  penelitian kuantitatif dengan    analisis  yang digunakan adalah    ,  uji  asumsi  klasik  yang  terdiri  dari  uji  normalitas  data,  uji  multikolinieritas,  uji heteroskedastisitas  dan  uji  autokorelasi,  kemudian  uji  regresi  berganda,  koefisien determinasi dan uji hipotesis.Dari hasil analisis  uji hipotesis antara lain Uji T (uji parsial) dan uji F (uji secara simultan)  dapat disimpulkan bahwa, (1) Variabel NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel  Hal ini berdasarkan nilai thitung -4,417 > ttabel 1,720 dan nilai signifikan sebesar  0,000  kurang  dari  <  0,05,  (2)  Variabel  CAR   berpengaruh  signifikan  terhadap variabel  ROA Hal ini berdasarkan nilai thitung -1,808 >  ttabel 1,720 (3) Secara bersama-sama dengan tingkat signifikansi α 5% menunjukkan bahwa  variabel NPF dan CAR berpengaruh  secara  signifikan  terhadap  variabel  ROA  pada  Bank  Muamalat  Indonesia  yaitu  sebesar 12,047  dengan tingkat signifikansi 0,000.  Besarnya pengaruh NPF dan CAR terhadap profitabilitas (ROA) melalui analisis regresi berganda menggunakan  R  Square adalah sebesar   54,6%,  sisanya  45,4%  dipengaruhi  faktor  lain  yang  tidak  dijelaskan  dalam penelitian. Kata Kunci: NPF, CAR and Profitability (ROA)   AbstractIslamic  bank  the  same  as  conventional  bank  ,Islam  bank  prohibits  usury  or business  activities  that  are  not  in  accordance  with  Islamic  principles  .  Islamic  bank  dofunding and financing undertaken by all banks. Every funding undertaken by a bank always contains  a  risk,  it  is  the  risk  of  funding  that  can  be  seen  from  the  Non  Performing Financing  (NPF).  This  kind  of  funding  risk  will  affecst  the  profitability  (profits)  of  thecompany.  This  funding  risks  willhave  an    influence  toward  the  smoothness  and  banks ability to obtain profitability.  Besides that, the number of troubled loans could lead to an erosion  of  bank  capital  that  can  be  seen  from  the  Capital  Adequacy  Ratio  (CAR).  The purpose of this study was to examine the effect that measured risk funding problems of Non Performing  Financing  and  capital  adequacy  as  measured  by  Capital  Adequacy  Ratio  of  profitability as measured by Return On Asset PT. Bank Muamalat Indonesia.The data  that  used in this research is secondary data obtained from the quarterly finanances report of PT. Bank Muamalat Indonesia period 2010 - 2015. This research uses quantitative  research  methods  which  is  using  three  analysises,  there  are:  data  normality test, classic assumption test consisting of multicolinierity test, and heteroskedastisity  test, autocorrelation  test, and then the  doubled  regression test, the coefficient of determination and hypothesis testing.From the analysis of hypothesis testing including  T  test ( partial test ) and the F test ( simultaneous test ) it can be concluded that, ( 1 ) Variable NPF  has  negative effect and  significances toward  the  ROA  variable.  That is depending on value of  tcount  -4.417 > 1.720  ttable and  significant  value  of  0,000  less  than  <  0.05,  (  2  )  variable  CAR  has significant effect on ROA according tcount  -1.808 > ttable 1,720 ( 3 ) Taken together with a 5 % significance level show that the NPF and CAR variables significantly influence ROA at Bank  Muamalat  Indonesia  at  12.047  with  a  significance  level  of  0.000  .  amount  of  the influences  of  NPF  and  CAR  on  profitability  (ROA)  through  multiple  regression  analysis using  the   R  Square  is  54,6%,  the  remaining  45,4%  influenced  by  other  factors  not described in the study. Keywords: NPF, CAR and Profitability (ROA)
PENGARUH PRESEPSI MASYARAKAT DESA PEJAGAN TENTANGPERBANKAN SYARIAH TERHADAP MINAT MENJADI NASABAHBANK SYARIAH Wahyuningsih, Nining
Al-Mustashfa Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Al-Mustashfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.198 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini menjadikan masyarakat desa Pejagan sebagai subyek penelitian , dimana data yang diperoleh adalah data primer dari kuesioner yang dibagikan kepada 100 orang warga desa Pejagan yang diambil secara random. Sample yang di ambil dari populasi dengan menggunakan rumus pengambilan sample Profortionate stratifield Random sampling yakni rumus Slovin, sehingga diperoleh sampel sebanyak 100 orang dari 5026 warga desa Pejagan.selain data primer, juga digunakan data sekunder berupa data jumlah bank syariah yang ada di Brebes. Yang mana hasil dari pengumpulan data tersebut diolah menggunakan aplikasi IBM SPSS statistic 20, yang selanjutnya akan digunakan metode deskriptif kuantitatif dari hasil pengolahan tersebut.Dari hasil penelitian dan olah data yang dilakukan, dihasilkan bahwa memang ada pengaruh yang signifikan antara persepsi masyarakat desa Pejagan tentang  perbankan syariah terhadap minat menjadi nasabah perbankan syariah yakni sebesar 0,249. Dengan persentase sumbangan pengaruh variabel persepsi masyarakat  tentang perbankan syariah terhadap minat sebesar 7,5% sedangkan sisanya sebesar 92,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini Selain itu diperoleh hasil bahwa Nilai t hitung > t tabel (2,818> 1,984467404) maka Ho ditolak. Kata kunci:  Bank Syariah, Persepsi, Minat Menjadi Nasabah, Desa Pejagan                  Abstract This research were Pejagan rural communitiesas subjects in this study, where the data obtained is the primary data from questionnaires distributed to 100 villagers Pejagan taken at random. Sample taken from the population using the formula Profortionate stratifield sampling Random sampling the Slovin formula, in order to obtain a sample of 100 people from 5026 villagers Pejagan.selain primary data, also used secondary data existing number of Islamic banks in Bradford. Which results from the collection of the data is processed using IBM SPSS statistical applications 20, which would then be used quantitative descriptive method of the processing results.From the research and data processing are carried out, resulting that there is a significant relationship between the perception of villagers Pejagan on Islamic banking to become customers of Islamic banking interests which amounted to 0,249. With the contribution percentage of variables influence the public perception of Islamic banking to interest of 7.5%, while the remaining 92.5% is influenced by other variables not included in this study showed that addition value t> t table (2.818> 1, 984467404), then Ho is rejected. Keywords: Islamic Bank, Perception, Interests Being customer, Desa Pejagan     

Page 1 of 1 | Total Record : 10