cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Holistik
ISSN : 25277588     EISSN : 25279556     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Holistik Journal for Islamic Social Sciences is a publication containing the results of research, development, studies and ideas in the field of Islamic social sciences. Firstly published in 2016 and has been listed on PDII LIPI on May 27, 2016, Holistik Journal published twice a year, in July and December. This Journal is open to the public, researchers, academics, practitioners and observers of mathematics education.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 14, No 2 (2013)" : 9 Documents clear
MODERNISASI PENDIDIKAN DI PONDOK PESANTREN ALSHIGHOR GEDONGAN KECAMATAN PANGENAN CIREBON Syatori, A
Holistik Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modernisasi dipahami dengan pengertian rasionalisasi, yaitu proses perombakan pola berpikir dan tata kerja lama yang tidak rasional dan menggantinya dengan pola berpikir dan tata kerjabaru yang rasional. Sementara pondok pesantren adalah merupakan dua istilah yang mengandung satu arti. Orang Jawa menyebutnya "pondok" atau "pesantren". Sering pula menyebut sebagai pondok pesantren. Istilah pondok barangkali berasal dari pengertian asramaasrama para santri yang disebut pondok atau tempat tinggal yang terbuat dari bambu atau barangkali berasal dari bahasa Arab "funduq" artinya asrama besar yang disediakan untuk persinggahan. Pengaruh modernisasi menimbulkan kecenderungan kuat pesantren dalam organisasi dan kelembaga khususnya pada aspek kepemimpinan dan manajemen, tidak lagi dipegang oleh satu atau dua orang kiai tetapi semenjak ada madrasah dan sekolah umum, kepemimpinan tunggal kiai tidak memadai lagi. Penelitian ini ingin menjelaskan proses system pendidikan pondok pesantren di Al-Shighor Gedongan kecamatan Pangenan kabupaten Cirebon, pada proses modernisasi pendidkan di pondok pesantren.Kata Kunci: Modernisasi, Pendidikan, Pesantren.
Komitmen Pimpinan dalam Pelaksanaan Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (Studi Kasus IAIN Syekh Nurjati Cirebon) GUMIANDARI, SEPTI
Holistik Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu di Perguruan Tinggi hambatan terbesar bukan pada konsep yang akan diimplementasikan, karena kemungkinan konsep dapat mengadopsi dari perguruan tinggi lain atau dengan sitem eksternal, ISO misalnya. Justeru yang terpenting adalah komitmen. Komitmen merupakan syarat utama yang harus ada. Komitmen di sini meliputi komitmen semua pihak, baik pimpinan, tenaga edukatif, tenaga non edukatif, atau pun tenaga penunjang, dengan kata lain seluruh civitas academica. Tetapi yang terpenting adalah komitmen pimpinan, karena untuk mengubah paradigma dan sikap mental, serta pengorganisasian penjaminan mutu yang baik dibutuhkan komitmen pimpinan. Tanpa komitmen pimpinan semua hal yang sudah dirancang tidak akan ada gunanya. Dalam penelitian ini, peneliti ingin lebih jauh mengupas bagaimana komitmen pimpinan IAIN Syekh Nurdjati dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi dijalankan.
METODE TAHFIDZ AL-QUR’AN (Studi Komparatif Metode Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Madrasah al-Hufadzh II Gedongan Ender, Pangenan Cirebon dengan Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Terpadu Al- Hikmah Bobos, Dukupuntang Cirebon) Lutfy, Ahmad
Holistik Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren yang menghususkan diri dalam penghafalan al- Qur’an atau biasa disebut Pesantren tahassus Al-Qur’an. Masingmasing pesantren mempunyai cara atau metode dalam pendidikan penghafalan al-Qur’an demi untuk menghasilkan seorang tahfidz yang berkualitas. Hal tersebutlah yang menarik penulis untuk mengadakan penelitian guna mengetahui karakteristik. dari dua pesantren yang menghususkan diri dalam pendidikan al-Qur’an (menghafal al-Qur’an) sebagai pendidikan utamanya, tanpa menghilangkan tradisi kitab kuning didalamnya. Kata kunci : Metode, Tahfidz, Al-Qur’an, Pondok Pesantren.
GENEOLOGI PESANTREN BENDA KEREP DAN PESANTREN BUNTET CIREBON; SUATU PERBANDINGAN RINDANAH, RINA
Holistik Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosio-religius masyarakat, diwarnai pelbagai tindak intoleransi, kekerasan atas nama agama, dan nir-pluralitas, di saat yang bersamaan, tak ayal jika banyak pihak “frustasi” dengan agama, Islam. Ditambah, dengan menggeloranya kampanye “penyulapan” NKRI menjadi Negara Islam atau Khilafah Islamiyah, yang kemudian tampak berbanding lurus, antara merebaknya fenomena intoleransi dengan kampanye Khilafah Islamiyah, yang rentan terhadap disintegrasi umat. Atas hal demikian amatlah wajar, saat semula agama digadang-gadang sebagai poros integrasi dan harmoni kehidupan manusia, realitasnya (seakan) telah beralih fungsi, malah justru menjadi poros disintegrasi dan disharmoni kehidupan manusia.
ANALISIS TINDAK TUTUR BUYA YAHYA DALAM INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR DI PESANTREN ALBAHJAH CIREBON MAUFUR, SYIBLI
Holistik Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak tutur merupakan analisis pragmatik, yaitu cabang ilmu bahasa yang mengkaji bahasa dari aspek pemakaian aktualnya. Tindak tutur akan mengaitkan makna dengan siapa berbicara kepada siapa, di mana, bilamana, bagaimana. Tindak tutur merupakan entitas yang bersifat sentral di dalam pragmatik dan juga merupakan dasar bagi analisis topik-topik lain di bidang ini seperti praanggapan, perikutan, implikatur percakapan, prinsip kerjasama dan prinsip kesantunan. Penelitian ini berawal dari pemikiran bahwa bahasa tutur cukup berpengaruh terhadap audien yang mendengarkannya. Maka tidak heran bahwa tindak tutur adalah aspek penting dalam mempelajari suatu kehidupan dan kebudayaan masyarakat.
EFEKTIFITAS TEKNIK SELF REGULATION LEARNING DALAM MEREDUKSI TINGKAT KEJENUHAN BELAJAR SISWA DI SMA INSAN CENDEKIA SEKARKEMUNING CIREBON Muna, Naeila Rifatil
Holistik Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui efektifitas teknik self-regulation learning dalam mereduksi tingkat kejenuhan belajar siswa, terutama di SMA Insan Cendekia Sekar Kemuning Islamic Boarding School Cirebon. Self regulated learning merupakan kemampuan yang dimiliki setiap siswa sebagai dasar kesuksesan belajar, problem solving, transfer belajar, dan kesuksesan akademis secara umum. Self-regulation learning adalah usaha untuk memonitor, meregulasi, dan mengontrol aspek kognisi, motivasi, dan perilaku Ketidakmampuan siswa dalam mengelola self regulation learning akan menimbulkan dampak negatif di antaranya kejenuhan belajar seperti keletihan emosi, depersonalisasi, dan menurunnya keyakinan akademik.Kata Kunci : Efektifitas, Self Regulation Learning, Kejenuhan Belajar.
CORAK TEOLOGI KEISLAMAN PONDOK PESANTREN (TELAAH TEOLOGI PONPES AL-ISHLAH BOBOS KECAMATAN DUKUPUNTANG KABUPATEN CIREBON) Hajam, Hajam
Holistik Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan Islam tertua yang merupakan produk budaya Indonesia. Keberadaan Pesantren di Indonesia dimulai sejak Islam masuk negeri ini dengan mengadopsi sistem pendidikan keagamaan yang sebenarnya telah lama berkembang sebelum kedatangan Islam. Sebagai lembaga pendidikan yang telah lama berurat akar di negeri ini, pondok pesantren diakui memiliki andil yang sangat besar terhadap perjalanan sejarah bangsa. Pesantren pada hakikatnya merupakan sebuah lanskap dari karekter Islam Nusantara, yang hendak memadukan antara dimensi lokalitas dengan teologi keislaman yang bersifat universal. Sebab itu, pesantren bukanlah institusi yang monolitik dengan mengusung ideologi tertentu. karakter pesantren ditentukan oleh kiai. Jadi, katagorisasi pesantren mengacu pada sistem yang digunakan oleh setiap kiai di pesantren, karena ini akan mempengaruhi doktrin keislaman yang diajarkan, termasuk pesantren Al-Ishlah Bobos Dukuhpuntang Cirebon. Kata Kunci : Teologi, Islam, Pesantren
STUDI KOMPARASI MODEL PENGEMBANGAN KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILL) SANTRI DI PONDOK PESANTREN AN-NASHR (TARBIYATUL BANIN) CIREBON DENGAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN SIDOGIRI PASURUAN PUSPITASARI, RATNA
Holistik Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Model Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill) melalui kewirausahaan bagi santri di Pondok Pesantren An Nashr adalah pendidikan yangdiberikan bagi buruh/nelayan dan atau keluarga mereka yang tergolong kurangmampu dan miskin dalam konsep pengembangan keterampilan yang berbasis usahamandiri/ kelompok dalam meningkatkan nilai ekonomi keluarga dan tanpameninggalkan pekerjaan pokok mereka sebagai buruh/nelayan. Pendidikan ini ditujukan guna memberikan pengetahuan, keterampilan serta sikap mau berusaha bagi masyarakat pesantren beserta keluarganya yang berada pada daerah pesisir dan kepulauan dalam memperoleh hak yang sama di masyarakat.
KESADARAN TERHADAP FIKIH LINGKUNGAN DI PONDOK PESANTREN KEBON JAMBU AL-ISLAMY BABAKAN CIWARINGIN CIREBON Washil, Izzuddin
Holistik Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan global yang saat ini masih dihadapi dan direspons serius banyak pihak adalah masalah kerusakan lingkungan hidup di mana Islam pun sebenarnya sangat memerhatikan masalah lingkungan seperti diungkapkan dalam ayat-ayat Al-qur’an. Sebab itu, pesantren sebagai lembaga yang memberikan pengajaran keagamaan mempunyai tanggung jawab besar terhadap masalah lingkungan, khususnya dalam mengkonstruski fikih lingkungan. Penelitian yang berjudul Strategi Pondok Pesantren Kebon Jambu AlIslamy Babakan Ciwaringin Cirebon dalam Mengembangkan Fikih Lingkungan ini menggunakan teori adaptabilitas hukum Islam, yang mempunyai arti bahwa lahirnya pemikiran-pemikiran dan penggunaan metodologi ini adalah dalam rangka mempertemukan hukum Islam dengan permasalahan sosio-kultural yang berkembang di masyarakat. Kata Kunci: Kesadaran, Fikih Lingkungan, Pondok Pesantren.

Page 1 of 1 | Total Record : 9