cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Holistik
ISSN : 25277588     EISSN : 25279556     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Holistik Journal for Islamic Social Sciences is a publication containing the results of research, development, studies and ideas in the field of Islamic social sciences. Firstly published in 2016 and has been listed on PDII LIPI on May 27, 2016, Holistik Journal published twice a year, in July and December. This Journal is open to the public, researchers, academics, practitioners and observers of mathematics education.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2016)" : 8 Documents clear
IMPLEMENTASI MODEL MODIFIED FREE INQUIRY PADA PEMBELAJARAN ZOOLOGI AVERTEBRATA UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER KREATIF DAN KETERAMPILAN KERJA ILMIAH MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI Fitriah, Eka
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LPPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.573 KB)

Abstract

Pre service biology teacher students are demanded to have skills of beeing a good facilitator in learning process. However, the student’s dependent on information delivered by the lecturer of avertebrate zoologi is still dominated. The learning process can be done with student centered one so they can achieve their self autonomy and responsibility to the task given. Besides, laboratory activities are still verificated, so that the character of the creative and scientific work of students is less explored. One of the alternatives learning model that can be applied to foster the skills of scientific work and creative character of student teachers are model of modified free inquiry. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the implementation of MFI models, to know the increase of creative character and skills of scientific work as well as responses biology student teachers after the implementation of MFI models. The method used is the method of quasi-experimental research design with one group pretest posttest design. Sampling techniques using cluster random sampling from the 3rd semester student population of 160 people was taken a sample of 40 people. Techniques of data collection is using tests, observation and questionnaire. Data analysis techniques to the analysis item (validity, reliability, level of difficulty), N-Gain, Hypothesis Tests, scoring the percentage of creativity and skills of scientific work. The results showed that the average value of the N-gain of 0.65 at medieval criteria. Based on the results obtained t test p value <0.05 was so effective MFI models to be applied. Creativity of students included in the criteria for an excellent 25%, good kriteia 57.5% and 17.5% enough and no student is low creativity. The average percentage of students scientific work skills by 85.55% including the criteria very well. The percentage of student responses by 54% stronger and 46% criteria very strong criterion, the students gave positive responses to the implementation of MFI learning model.Keyword : Modified Free Inquiry, Character Creativity, Scientific Working SkillABSTRAKMahasiswa calon guru biologi dituntut untuk memiliki kemampuan menjadi fasilitator yang baik dalam proses pembelajaran. Namun ketergantungan mahasiswa terhadap informasi yang diberikan dosen pada pembelajaran zoologi avertebrata masih mendominasi. Proses pembelajaran dapat dilakukan dengan berpusat pada mahasiswa sehingga dapat dicapai kemandirian belajar dan mahasiswa lebih tanggungjawab terhadap tugas yang diberikan oleh dosen. Selain itu, dalam kegiatan praktikum zoologi avertebrata yang selama ini dilakukan masih bersifat verifikasi sehingga karakter kreatif dan kerja ilmiah mahasiswa kurang tergali.Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk menumbuhkan keterampilan kerja ilmiah dan karakter kreatif mahasiswa calon guru, yaitu model modified free inquiry. Tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui efektivitas implementasi model modified free inquiry, mengetahui peningkatan karakter kreatif dan keterampilan kerja ilmiah, serta tanggapan mahasiswa calon guru biologi setelah implementasi model modified free inquiry. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen dengan desain penelitian one group pretest postest design. Teknik sampling menggunakan cluster random sampling, dari populasi mahasiswa semester tiga, sebanyak 160 orang diambil sampel sebanyak 40 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, lembar observasi dan angket.Teknik analisis data dengan melakukan analisis butir soal (uji validitas,reliabilitas, tingkat kesukaran), N-Gain, Uji hipotesis, skoring persentase kreativitas dan keterampilan kerja ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-gain sebesar 0,65 dengan kriteria sedang. Berdasarkan uji t diperoleh hasil p value < 0,005 sehingga model modified free inquiry efektif untuk diterapkan. Kreativitas mahasiswa yang termasuk dalam kriteria sangat baik 25%, kriteria baik 57,50 % dan Cukup 17,50 % dan tidak ada siswa yang kreativitasnya yang masuk kriteria rendah. Persentase rata-rata keterampilan kerja ilmiah mahasiswa sebesar 85,55 % termasuk kriteria sangat baik. Persentase tanggapan mahasiswa sebesar 54 % kriteria kuat dan 46% kriteria sangat kuat, mahasiswa memberikan tanggapan yang positif terhadap implementasi model pembelajaran modified free inquiry.Kata kunci: Modified Free Inquiry, Karakter Kreatif, Keterampilan Kerja Ilmiah
MENGUAK MISTERI HARTA KARUN WARISAN BAPAK TUA SEMAR: MENGENAL PAHAM MUKROMINIYYAH JANGGA INDRAMAYU Khalid, Idham
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LPPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.362 KB)

Abstract

Kemiskinan seringkali menjadikan orang pada kekufuran dan menggiringnya terjebak pada kehidupan yang penuh hayalan dan fatamorgana. Fenomena hidup dengan hiasan hayalan ini tampaknya dapat ditemukan pada para pengikut paham atau ajaran Mukrominiyyah yang dipimpin oleh Bapak Mukromin di desa Jangga Kecamatan Jangga Kabupaten Indramayu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian iini adalah pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan data primer dan skunder dengan teknik pengumpulan data melalui: riset kepustakaan, pengamatan terlibat (participant observation), wawancara terbuka (open interview) dan mendalam.Simpulan penelitian 1. Genealogi Mukrominiyyah. Mukrominiyah adalah merupakan kelompok keagamaan yang berawal dari munculnya pemikiran seorang yang bernama Mukromin. Mukrominiyah berada di Desa Jangga Kecamatan jangga Kabupaten Indramayu. 2. Doktri dan ajaran Mukrominiyyah meliputi: Harta karun, budi pekerti, fiqih, tasawuf dan tauhid. 3. Implikasi doktrin dan ajaran Mukrominiyyah. 1. Implikasi positif meliputi: pengikut Mukrominiyyah yang bersifat sabar, bijak dan dermawan. Sedangkan implikasi negatifnya adalah: para pengikut Mukrominiyah memiliki sifat pemimpi, malas bekerja dan terganggu akidahnya.Kata kunci: Misteri, Harta karun, Paham, Mukrominiyyah. 
ANALISIS INDEKS KINERJA DOSEN (IKD) DENGAN MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODEL (SEM) Kusmanto, Hadi
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LPPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.963 KB)

Abstract

Indeks Kinerja Dosen (IKD), merupakan sebuah layanan aplikasi yang berfungsi untuk mengetahui sejauh mana kinerja dosen selama satu semester. Aplikasi ini pada hakekatnya sangat membantu dosen untuk mengevaluasi kinerja mereka selama satu semester, dan membantu dosen untuk berkembang menjadi lebih baik di dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui IKD dosen FITK pada tahun ajaran 2014/2015, menganalisis Indikator-Indikator yang perlu diprioritaskan untuk meningkatkan IKD dan menganalisis Kebijakan yang harus ditempuh untuk meningkatkan IKD. Metode yang digunakan untuk menganalisis data menggunakan statistik deskriptif dan SEM. Adapun populasi dalam penelitian ini seluruh Dosen FITK. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh, bahwa IKD yang paling rendah diperoleh dosen jurusan matematika, sedangkan yang paling tinggi jurusan PGMI. Kata kunci: Indeks Kinerja Dosen, Struktural Equation Modeling, Kinerja
PERAN DAN PERJUANGAN KIAI MASYKUR DI DESA KARANGSARI WERU CIREBON (1835-1961) Syafaah, Aah
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LPPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.828 KB)

Abstract

Islamisasi di Nusantara terutama pada masa Pemerintahan Hindia Belanda mengalami fase yang sangat sulit. Hal ini terjadi karena upaya Belanda untuk mengontrol perkembangan Pan Islamisme yang salah satunya dipelopori oleh kalangan sufi pengembara. Belanda kemudian menegakkan aturan rust en orde secara ketat. Sehingga pergerakan kalangan agamawan menjadi sangat terbatas dan selalu berada di bawah tekanan. Mengatasi hal ini, Kiai Masykur membangun poros kekuatan melalui strategi diplomatis demi menjaga kelangsungan proses tarbiyah dan al-ishlah yang dilakukannya untuk membentuk masyarakat yang lebih berdaya dalam hal agama maupun sosial ekonomi. Oleh karena itu, target dakwah dan tarbiyah beliau mencakup tarbiyah iqtishadiyah, menyebarkan ajaran tarekat Qadiriyah dan simbolisasi makna filosofis ajaran Bayt 12 kepada masyarakat. Hal ini beliau lakukan untuk menjaga dan menghindari pengintaian Belanda yang juga sempat menyusup ke dalam Pesantren Mukasyafah ‘Arifin Billah yang beliau dirikan itu. Di sisi lain, kitab Bayt 12 yang beliau ajarkan pun tidak lepas dari polemik dan kontroversi yang datang dari kalangan ulama dan masyarakat awam yang merasa aneh dengan pola tarbiyah Islam yang memanfaatkan angka dan simbol uleg-cobek. Kata kunci: Kiai Masykur, Pesantren Mukasyafah ‘Arifin Billah, Bayt 12, dakwah, tarbiyah iqtishadiyah  
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELAKSANAAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN (PNPM-MPd) DI KABUPATEN CIREBON Leliya, Leliya
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LPPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.062 KB)

Abstract

Mengentaskan penduduk dari lingkaran kemiskinan diperlukan kebijaksanaan, organisasi, komitmen dan program, serta pendekatan yang tepat, maka diluncurkan program khusus penanggulangan kemiskinan dengan mendorong semangat keswadayaan dan kemandirian penduduk miskin yang produktif untuk bersama melepaskan diri dari kemiskinan. Dalam program khusus ini dibentuk kelompok-kelompok swadaya dengan semangata kooperatif yang dikembangkan di kalangan masyarakat desa. Kebijaksanaan tersebut dituangkan dalam program PNPM-MPd. Pertanyaan penelitiannya adalah bagaimana perencanaan PNPM-MPd di kabupaten Cirebon? Bagaimana pelaksanaan PNPM-MPd di kabupaten cirebon ? dan apakah manfaat, kendala pelaksanaan PNPM-MPd di kabupaten Cirebon? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemberdayaan ekonomi melalui pelaksanaan PNPM-MPd di kabupaten Cirebon, untuk mengetahui kondisi ekonomi masyarakat desa di kabupaten Cirebon. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi kepustakaan, dengan lokasi penelitian dalam pembahasan ini adalah masyarakat desa di kabupaten Cirebon. Hasil penelitian ini adalah kondisi ekonomi masyarakat di beberapa desa di kabupaten Cirebon dalam keadaan perlu ditingkatkan dengan pemberdayaan ekonomi melalui PNPM-MPd yang meliputi tahap perencanaan yaitu MAD-soaialisasi, Musdes-sosialisasi, Pelantikan KPMD, Penggalian gagasan, Musdes khusus perempuan, Musdes perencanaan, Penulisan usulan, verifikasi usulan, MAD Prioritas usulan, Mad penetapan usulan, Musdes informasi hasil MAD, SKPD (satuan kerja perangkat desa), pelasanaan PNPM-MPd dilasanakan oleh Tim pelaksana teknis desa dan oleh Unit pelaksana kegiatan pada tingkat kecamatan yang masing-masing unit pelaksana Kegiatan mendampingi Sembilan desa. Manfaat PNPM-MPd bagi masyarakat desa di kabupaten Cirebon sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat meningkat dari yang konervatif menjadi inovatif, meningkatnya kesejahteraan masyarakat miskin, terbukanya kesempatan kerja, sumberdaya manusia meningkat dari yang tidak mengerti manajemen keuangan menjadi mengerti dan diterapkan pada pekerjaan selanjutnya. Adapun yang menjadi kendala pelaksanaan PNPM-MPd adalah paradigma perempuan (istri) harus manut laki2(suami), usaha yang modalnya diperoleh dari pinjaman PNPM-MPd bangkrut, uang pinjaman dari PNPM-MPd dipakai ketua kelompok, pengaruh politik desa (akibat pemilihan kuwu) wacana dana hibah.Kata kunci: Pemberdayaan, Ekonomi, MasyarakatABSTRACTAwakening the citizen from the circle of the poverty needs the wisdom, organization, commitment, program, and the accurate approach. Therefore, the special program to abolish the poverty is needed. This program will encourage the passion of productive self-sufficiency and independence of the poor citizen to simultaneously release them from the poverty. In this special program, the groups of the self-help are established with the cooperative passion which is developed in the circle of the village citizen. That wisdom is put into the program of PNPM-MPd. The research questions are that how is the planning of the PNPM-MPd in the district of Cirebon? How is the implementation of the PNPM-MPd in the district of Cirebon? And what are the benefits, obstacles of the implementation of PNPM-MPd in the district of Cirebon? The aims of this research are to know the economic empowering through the implementation of PNPM-MPd in the district of Cirebon, to know the economic condition of the village citizen in the district of Cirebon. The approach used in this research is the judicial qualitative approach, the data collection is conducted through the observation, interview, documentation study, and the location of the research in this explanation is the village citizen of the Cirebon district. The result of this research is that the economic condition of the citizen in several villages in the district of Cirebon needs to be increased with the economic empowering through the program of PNPM-MPd which consists of the planning step, namely socialization of MAD (musyawarah antar desa), socialization of Musdes, KPMD inauguration, search of the suggestion priority, women special Musdes, Musdes of planning, suggestion writing, suggestion verification, MAD of the suggestion priority, Mad of suggestion decision, Musdes of result information of MAD, SKPD (satuan kerja perangkat desa), the implementation of the PNPM-MPd is conducted by the organizer technical team of the village and by the unit of event organizer in the level of sub-district that each of the organizer unit accompanies the nine villages. The benefit of the PNPM-MPd for the village citizen in the district of Cirebon is as the method of citizen economic empowering that increases from conerfative to be inovative, increases the prosperity of the poor people, opens the job vacancy, increases the human resources from those who do not understand the financial management to be those who understand and apply it in the next job. The obstacles of the PNPM-MPd implementation are that the paradigm that the women (wife) must obey the husband, the fund got from the debt of bankrupt PNPM-MPd, the fund got from the debt of bankrupt PNPM-MPd is used by the chief of the group, the influence of the village politic (the election of the village head), the discourse of the donation fund.Key words: empowering, economic, citizen 
STUDI KOMPARASI MODEL DISKUSI DENGAN MODEL BLENDED LEARNING DI JURUSAN TADRIS IPS FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN IAIN SYEKH NURJATI CIREBON Puspitasari, Euis; Puspitasari, Ratna
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LPPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.524 KB)

Abstract

Tadris IPS IAIN Sheikh Nurjati is a department that is developed over time in addition to the other majors. As part of IAIN Sheikh Nurjati, in order to the UIN based research requires a lot of improvement especially learning model in accordance with developments in the global era. There are still many professors who use the media, models and learning resources that discussion requires critical thinking to use research-based education andragogik. On the other side is phobia among students TIPS when hearing research based learning though in fact they are not. The problem in this research is how the model comparison discussion Blended Learning For Model-Based Application of Learning Research at the Department IPS IPS Tadris Tarbiyah and Teaching Faculty IAIN Sheikh Nurjati Cirebon. This study uses quantitative methods to the study of comparative research that is comparing models with blended learning discussion. Inidilakukan study to compare the similarities and differences discussions with blended learning with the facts and the properties of objects in meticulous researcher based framework. In this study, the variables are still independent but to sample more than one or in a different time. Learning IPS using blended learning models to improve communication with students with learning experiences that are higher than using a learning discussion. This provides space and flexibility for students and faculty to communicate more freely so as to provide space constructing ideas and add to the learning experience at a higher level. The results of the study in groups using blended learning were higher compared with the control group who did not use a model of blended learning is an excess and the impact of blended learning pengorhganisasian learning experience. 1) The results of tests of hypotheses on the cognitive, psychomotor level afekti and given in the experimental class showed significant differences with the control class; 2) The results of tests of hypotheses on the cognitive level of understanding in the experimental group showed a significant difference with the control class; 3) Hypothesis test results on the cognitive level applying in the experimental class showed significant differences with the control class; and 4) the hypothesis test results on the cognitive level in classroom experiments analyzed showed significant differences with the control class. Keywords: Models, Discussion, Blended LearningABSTRAKTadris IPS IAIN Syekh Nurjati adalah sebuah jurusan yang cukup lama berkembang di samping jurusan-jurusan lain. Sebagai bagian dari IAIN Syekh Nurjati, dalam rangka menuju UIN berbasis riset membutuhkan banyak pembenahan terutama model pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan di era global. Masih banyak dosen yang menggunakan media, model dan sumber belajar yang diskusi membutuhkan pemikiran kritis untuk menggunakan pendidikan andragogik berbasis riset. Di sisi lain terjadi phobia di kalangan mahasiswa TIPS ketika mendengar pembelajaran berbasis riset meski dalam kenyataannya tidak demikian. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perbandingan model diskusi  Blended Learning Sebagai Model Penerapan Pembelajaran IPS Berbasis Riset di Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi  komparatif yaitu penelitian yang bersifat membandingkan model diskusi dengan blended learning. Penelitian inidilakukan untuk membandingkan persamaan dan perbedaan  diskusi dengan blended learning dengan fakta-fakta dan sifat-sifat objek yang di teliti berdasarkan kerangka pemikiran peneliti. Pada penelitian ini variabelnya masih mandiri tetapi untuk sampel yang lebih dari satu atau dalam waktu yang berbeda. Pembelajaran IPS dengan menggunakan model blended learning dapat meningkatkan komunikasi dengan mahasiswa dengan pengalaman belajar yang lebih tinggi daripada dengan menggunakan pembelajaran diskusi. Hal ini memberikan  ruang dan keleluasaan bagi mahasiswa dan dosen untuk berkomunikasi lebih bebas sehingga mampu memberikan ruang pengkonstruksian ide-ide  dan menambah pengalaman belajar pada tingkat yang lebih tinggi. Adapun hasil belajar pada kelompok yang menggunakan blended learning yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak menggunakan model blended learning merupakan sebuah kelebihan dan dampak dari pengorhganisasian pengalaman belajar blended learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Hasil uji hipotesis pada ranah kognitif, afekti dan psikomotorik  level mengingat di kelas eksperimen menunjukkan perbedaan signifikan dengan kelas kontrol; 2) Hasil uji hipotesis pada ranah kognitif level memahami di kelas eksperimen menunjukkan perbedaan signifikan dengan kelas kontrol; 3) Hasil uji hipotesis pada ranah kognitif level menerapkan di kelas eksperimen menunjukkan perbedaan signifikan dengan kelas kontrol; dan 4) Hasil uji hipotesis pada ranah kognitif level menganalisa di kelas eksperimen menunjukkan perbedaan signifikan dengan kelas kontrol.Kata kunci: model, diskusi, blended learning
WASIAT WAJIBAH SEBAGAI WUJUD PENYELESAIAN PERKARA WARIS BEDA AGAMA DALAM PERKEMBANGAN SOSIAL MASYARAKAT SYAHR, ZULFIA HANUM ALFI
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LPPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.464 KB)

Abstract

Keluarga adalah lingkungan pertama dari setiap individu dalam perkembangannnya hingga dewasa. Oleh sebab itu,  keluarga menjadi faktor penting dalam setiap hidup manusia. Dengan demikian, sangatlah penting untuk menjaga keutuhan dan keharmonisan suatu keluarga agar tidak terpecah karena masalah pembagian warisan. Putusan Kasasi Mahkamah Agung yang telah menjadi yurisprudensi dalam pemberian wasiat wajibah bagi anggota keluarga yang non muslim menjadi pedoman hakim dalam memutus perkara waris beda agama. Wasiat wajibah menjadi salah satu jalan dalam mendamaikan suatu keluarga yang berselisih paham soal pembagian warisan. Ijtihad hakim dalam putusannya untuk memberikan wasiat wajibah ini mencerminkan keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum bagi para pencari keadilan. Dalam perkembangannya perlu suatu kejelasan yang rinci mengenai bagaimana teknis dan kriteria untuk dapat diberikan wasiat wajibah. Sehingga, wasiat wajibah ini bisa mencerminkan Islam sebagai rahmatan lil’alamin tidak hanya bagi muslim tetapi juga bagi penganut agama dan kepercayaan lain.  Kata Kunci : wasiat wajibah, waris, beda agama Family is the first environment that develop each individual to be mature person. Therefore,  family becomes an important factor in every human life. Thus, it is important to maintain the unity and harmony of a family. Do not let a family split because of  inheritance matter. Cassation decision of  Supreme Court has became jurisprudence for inheritance matter of non moslem heirs. That jurisprudence is used to guide the judges for deciding the inheritance case of non moslem heirs. Wasiat wajibah be one solution for reconciling a family disputing about the division of inheritance. Judges decision to give wasiat wajibah reflecting fairness, usefulness, and legal certainty for those seeking justice. In its development, wasiat wajibah  needs for a detailed clarity on how technical and criteria to be granted. Thus, it was could reflect Islam as rahmatan lilalamin not only for moslems but also for adherents of other religions and beliefs. Keywords: wasiat wajibah, inheritance, different religion
KOSAKATA YANG DIGUNAKAN ANAK AGRESIF DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) SE-KOTA CIREBON Mulyaningsih, Indrya
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LPPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.647 KB)

Abstract

ABSTRACT Influence the choice of words in communication. Positive communication carries on the good communication while a negative result in conflict. This study describes: 1) forms of child aggressiveness in early childhood as the city of Cirebon and 2) the diction used when aggressive children in early childhood as the city of Cirebon. The study design used is descriptive qualitative with a population of 93 Kindergarten. The sample is determined randomly by a draw, the 15 early childhood. Data was collected through observation and interviews. The validity of the data is done by triangulation of data sources, triangulation of data collection methods, and review informant. The results showed that 1) the form of aggressiveness carried the child in early childhood, include: crying, hitting, kicking, fighting, taunt, yell, push, flip the table, throw, hit the table, and glared; 2) diction used aggressive child at the time, include: words, phrases, and sentences mother tongue or the language of Java Keywords: aggressive, diction, child, childhood ABSTRAK Pilihan kata sangat mempengaruhi dalam berkomunikasi. Komunikasi positif membawa pada kebaikan sedangkan komunikasi negatif mengakibatkan pertentangan. Penelitian ini mendeskripsikan: 1) bentuk agresivitas anak di PAUD se-Kota Cirebon dan 2) diksi yang digunakan anak pada saat agresif di PAUD se-Kota Cirebon. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan populasi 93 PAUD. Sampel ditentukan secara random dengan cara diundi, yakni 15 PAUD. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber data, triangulasi metode pengumpulan data, dan review informant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) bentuk agresivitas yang dilakukan anak di PAUD, meliputi: menangis, memukul, menendang, bertengkar, mengejek, membentak, mendorong, membalik meja, melempar, menggebrak meja, dan melotot; 2) diksi yang digunakan anak pada saat agresif, meliputi: kata, frasa, dan kalimat berbahasa ibu atau bahasa Jawa. Kata kunci: agresif, anak, bentuk, diksi, PAUD

Page 1 of 1 | Total Record : 8