cover
Contact Name
widodo
Contact Email
widodoiain@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
eduma_iaincrb@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching
ISSN : 20863918     EISSN : 25025309     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUMA scientific journal is a publication containing the results of research, development, studies and ideas in the field of Mathematics Education. Firstly published in 2009 and has been listed on PDII LIPI on May 10, 2012. Based on decree number 21/E/KPT/2018, EDUMA was has been accredited by Ministry of Research Technology and Higher Education since July 17th 2018 for 5 years. EDUMA Journal published by Program Studi Tadris Matematika Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon in collaboration with Asosiasi Dosen Matematika dan Pendidikan Matematika PTKIN (Ad-Mapeta) twice a year, in July and December. Journal EDUMA is open to the public, researchers, academics, practitioners and observers of mathematics education.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 1 (2015)" : 10 Documents clear
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TEAM GAMES TOURNAMENT DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SUB MATERI POKOK BILANGAN BULAT prio baskoro, Edi
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.632 KB)

Abstract

Hasil belajar menunjukkan kecakapan siswa dan segala hal yang diperolehnya melalui proses belajar mengajar di sekolah dimana siswa dianggap berhasil apabila telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yang telah ditetapkan. Hasil penelitian awal menunjukkan bahwa nilai harian yang diperoleh siswa kelas IV MI Jampang Cimerak tahun ajaran 2012/2013 sebagian besar siswa belum dapat dikatakan tuntas dalam mata pelajaran matematika. Dikatakan demikian karena dari 15 siswa sebanyak 40% siswa tuntas dalam belajar sedangkan sebanyak 60% siswa belum tuntas.  Berdasarkan penelitian awal nilai ulangan siswa kelas IV masih dibawah KKM. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar adalah model pembelajaran. Model pembelajaran merupakan suatu perencanaan yang dibuat oleh guru agar proses pembelajaran dapat dilaksanakan tanpa mengakibatkan siswa mengalami kebosanan. Pada kenyataannya model pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah cenderung monoton dan berpusat pada guru. Untuk itu peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran kooperatif teknik Team Games Tournament (TGT)  dalam proses belajar mengajar sebagai suatu upaya untuk memberikan solusi dari permasalahan tersebut. Team Games Tournament (TGT) adalah salah satu model pembelajaran kooperatif yang mudah dalam penerapannya karena dalam pelaksanaannya melibatkan aktivitas seluruh siswa tanpa harus membedakan status, adanya kegiatan tutor sebaya (peer teaching), adanya suatu permainan serta reinforcement (penguatan). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) Teknik TGT (Team Games Tournament) dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika khususnya pada materi bilangan bulat di kelas IV MI Jampang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan Subjel penelitian Kelas IV MI Jampang Kecamatan Cimerak Kabupaten Ciamis. Penelitian ini berlangsung selama 3 siklus.Hasil penelitian setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif teknik TGT menunjukan siswa lebih bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran dan meningkatnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari siklus I, II, dan II) yaitu masing-masing 73,33%, 80%, dan 100%.  Sehingga penerapan model pembelajaran kooperatif teknik TGT berperan penting terhadap peningkatan hasil belajar siswa.Kata kunci : Model pembelajaran kooperatif teknik Team Games Tournament  (TGT), hasil belajar
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DALAM PERSAMAAN KUADRAT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA Rodiawati, Lilis
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.054 KB)

Abstract

Mempelajari matematika tidak hanya berusaha untuk menguasai pengetahuan atau keterampilan rutin dalam pemakaian dan penerapan materi pelajaran.Objek belajar matematika mencakup objek langsung dan tidak langsung. Objek langsung meliputi; fakta,keterampilan,konsep dan aturan atau prinsip,dan objek tidak langsung meliputi; kemampuan menyelidiki dan memecahkan masalah, mandiri dalam belajar dan bekerja ,bersikap positip terhadap matematika dan mengetahui cara mempelajarinya. Pengujian pemahaman fakta, skill,konsep, dan prinsip dalam persamaan kuadrat dapat melalui cara sebagai berikut: Pertama,siswa yang hanya ingat rumus persamaan kuadrat  dia baru menguasai fakta; Kedua, siswa yang dapat mensubstitusikan bilangan pada rumus   sampai diperoleh nilai akar-akar persamaan kuadrat adalah skill; Ketiga, siswa yang dapat mengklasifikasikan a,b,c sebagai konstanta  dan x sebagai variabel  pada persamaan ax2 + bx + c adalah konsep; Keempat, siswa yang dapat menurunkan atau membuktikan rumus  kuadrat dan menerangkan cara penurunannya pada orang lain maka ia dikatakan telah menguasai prinsip. Jadi rumus kuadrat yang merupakan prinsip dipandang sebagai  suatu fakta, skill, atau konsep oleh siswa.. Konsep-konsep yang sangat sulit dapat diajarkan kepada beberapa siswa yang cerdas, dengan syarat, mereka belajar dengan sungguh-sungguh dan diajari oleh guru yang kompeten, tetapi kesiapan menuju ke abstraksi harus disesuaikan dengan keluasan pengalaman siswa. Siswa harus mempunyai sikap yang positif terhadap pelajaran. Sehubungan dengan berbagai kesulitan dalam memahami konsep-konsep yang abstrak, Penulis mencoba membuat alat bantu/media yang di beri nama “Lempeng Faktor”. Alat bantu ini pada dasarnya merupakan sebuah upaya mendemonstrasikan secara konkrit dari aljabar yang abstrak,  diantaranya konsep yang mendasari  perkalian dua suku dua dalam persamaan kuadrat dan faktorisasi suku tiga. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukan bahwa: Satu; kecenderungan hasil belajar matematika siswa dengan pembelajaran contektual teaching learning dengan menggunakan media termasuk kategori tinggi.Dua; Ada pengaruh yang positif  metode pembelajaran contektual teaching learning dengan menggunakan media terhadap hasil belajar matematika. Hal ini ditunjukan nilai hasil uji –t berkorelasi, dimana t hitung sama dengan 24,23 dan t tabel sama dengan 2,04. Kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan media “Lempeng Faktor”pada persamaan kudrat, menjadikan pembelajaran abstrak menjadi konkrit, pembelajaran lebih berpusat pada siswa, dapat mengembangkan kreativitas, menciptakan kondisi yang menyenangkan dan menantang, kontektual, pengalaman belajar beragam, meningkatkan skill dan learning by doing, memperjelas penyajian materi supaya tidak verbalisme,Keywords: Hasil Belajar, Pembelajaran Contextual Teaching  Learning, Persamaan Kuadrat, dan Media
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TEKNIK THINK PAIR SHARE DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SUB MATERI OPERASI HITUNG CAMPURAN (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas IV MI Al-Azhar Kecamatan Sindangkasih syatori nasehuddien, toto
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.643 KB)

Abstract

Model pembelajaran diartikan sebagai pola pembelajaran yang akan diterapkan guru pada siswa atau perencanaan pembelajaran secara keseluruhan yang akan diterapkan guru pada siswa di kelas. Dalam model pembelajaran terdapat metode dan teknik pembelajaran yang juga penting untuk diperhatikan. Berdasarkan hasil identifikasi hal ini merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar siswa. Fenomena rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika, peneliti temukan di kelas IV MI Al-Azhar. Hal ini karena faktor model pembelajaran yang digunakan guru. Guru hanya menggunakan model pembelajaran biasa yaitu menggunakan metode ceramah kemudian diikuti dengan memberikan latihan atau tugas-tugas kepada siswa. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk menerapkan Model Cooperative Learning teknik Think Pair Share. Alasan peneliti memilih Model Cooperative Learning teknik Think Pair Share karena dalam pembelajarannya memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerja sendiri kemudian bekerjasama dengan orang lain, sehingga siswa dapat menunjukkan partisipasi mereka pada orang lain.              Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan Model Cooperative Learning teknik Think Pair Share pada mata pelajaran matematika sub materi operasi hitung campuran di kelas IV MI Al-Azhar Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis. Bagaimana penerapan Model Cooperative Learning teknik Think Pair Share dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika sub materi operasi hitung campuran.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas. Instrumen yang digunakan silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja siswa, lembar observasi kegiatan belajar mengajar, tes, wawancara, dan foto. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV MI Al-Azhar Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis Tahun Ajaran 2012/2013 sebanyak 21 orang yang terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan.Hasil penelitian menunjukkan penerapan Model Cooperative Learning teknik Think Pair Share pada mata pelajaran matematika sub materi operasi hitung campuran di kelas IV MI AL-Azhar Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis sesuai dengan rencana penelitian, guru mampu menguasai kelas dan suasana belajar jadi lebih menarik. Hasil belajar siswanya mengalami peningkatan. Itu disebabkan karena siswa lebih semangat dan fokus dalam mengikuti proses pembelajaran matematika. Sehingga penerapan model Cooperative Learning teknik Think Pair Share berperan penting dalam upaya meningkatan hasil belajar siswa.Keyword: Model, Pembelajaran, Think Pair Share, Cooperative.
PENGEMBANGAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) PEMROGRAMAN LINIER BERKARAKTERDENGAN PENERAPAN METODE GALLERY WALK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS MAHASISWA Persada, Alif Ringga
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.543 KB)

Abstract

Kreativitas dan karakter mahasiswa perlu untuk ditingkatkan kembali sehubungan dengan masalah dunia kerja yang semakin kompleks. Salah satu cara meningkatkan Kreativitas mahasiswa yaitu dengan cara pengembangan Satuan Acara Perkuliahan (SAP) matematika berkarakter.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan SAP matematika berkarakter dengan penerapan metode Gallery Walk, mengetahui respon siswa setelah diterapakan metode Gallery Walk dan mengetahui keefektifan penerapan SAP matematika berkarakter. Populasi penelitian adalah seleuruh mahasiswa tadris matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan populasi terjangkau adalah mahasiswa tadris matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang sedang mengambil mata kuliah Pemrograman Linier. Satu kelas sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling diperoleh kelas A. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi SAP, tes dan angket respon terhadap pengembangan SAP matematika berkarakter. Penelitian ini merupakan research and development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery and Evaluation). Hasil penelitian menunjukan bahwa SAP matematika berkarakter mendapat penilaian baik dari expert judgement, hasil observasi Kreativitas sebesar 70,27% siswa menunjukan Kreativitas yang sangat baik dan hasil tes beljar sebesar 78,95% mendapatkan nilai memuaskan. Keyword: SAP berkarakter, Kreativitas, Matematika, R&D, ADDIE
ANALISIS FAKTOR TERHADAP PEMILIHAN ISLAMIC BOARDING SCHOOL DI SMAIT NUURUSSHIDDIIQ CIREBON Nurizzati, yeti
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.685 KB)

Abstract

Beragamnya jenis pendidikan yang ditawarkan, mengharuskan orang tua dan siswa, untuk pandai dalam memilih sekolah. Terlepas dari bagaimana manajemen lembaga pendidikan dalam mengelola sekolah, faktor apa yang mempengaruhi siswa SMA terhadap pemilihan Islamic boarding school adalah masalah yang akan dikaji. Dalam hal pemilihan Islamic boarding school, siswa akan mempertimbangkan faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri siswa, terdiri dari pendidikan dan penghasilan orang tua siswa. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri siswa yang tidak lain adalah karakter yang dimiliki islamic boarding school.  Pada siswa SMAIT Nuurusshiddiiq Cirebon, terdapat tujuh kelompok besar faktor yang mempengaruhi dalam memilih sekolah tersebut. Ketujuh kelompok faktor tersebut adalah faktor internal yaitu orang tua siswa; serta faktor eksternal yaitu daya tarik sekolah, kepribadian SDM, mutu lulusan, waktu belajar, biaya sekolah, dan afiliasi politik sekolah.Kata kunci : faktor, pemilihan, islamic boarding school
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMPN 1 SUMBER DALAM KOMPETENSI OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL)) ningsih, yulia
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.532 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian adalah nilai rata-rata tes formatif pada kompetensi Operari Hitung Bentuk Aljabar SMPN 1 SUMBER Tahun pelajaran 2008 / 2009 adalah 5,7. Permasalahannya adalah bagaimana cara meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VII SMPN 1 SUMBER dalam kompetensi dalam kompetensi Operasi Hitung Bentuk Aljabar Tujuan penelitian ini adalah ingin meningkatkan hasil belajar siswa tersebut. Manfaat penelitian adalah bagi siswa, bagi guru, dan bagi sekolah. Metode dalam penelitian adalah metode tindakan kelas yang terdiri atas tiga siklus, dimana tiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa KELAS VII SMPN 1 Sumber Kabupaten Cirebon Tahun Pelajaran 2009 / 2010, yang terdiri dari 40 siswa. Indicator keberhasilan adalah nilai siswa secara individu 75 dan secara klasikal 75% dari semua siswa. Hasil penelitian yang dapat peneliti sajikan adalah sebagai berikukt : pada siklus pertama, siswa yang tuntas belajar klasikal 23 siswa (57,5%) dan yang tidak tuntas 17 siswa (42,5%) dengan rata-rata kelas 68,75 daya serap 68,75%. Pada siklus ke dua siswa yang tuntas belajar klasikal 27 siswa (67,5% dan yang tidak tuntas belajar 13 siswa (32,5%) dengan rata-rata kelas 74,25 daya serap 74,25%. Pada siklus ketiga, sisa yang tuntas belajar klasikal31 siswa (77,5%) dan tidak tuntas belajar 9 siswa 922,5%) dengan rata-rata kelas 77 atau daya serapnya 77%. Karena sudah memenuhi target yang diharapkan maka proses penelitian dihentikan pada nsiklus ke tiga. Simpulan yang dapat diambil adalah bahwa model pembelajaran dengan pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning (CTL))”. Dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam kompetensi Operasi Hitung Bentuk Aljabar pada siswa KELAS VII SMPN 1 SUMBER Kabupaten Cirebon tahun pelajaran 2009/2010. Aktivitas dan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar meningkat serta kemampuan guru dalam kegiatan Pembelajaran juga meningkat. Oleh sebab itu dalam pembelajaran disarankan guru menggunakan model pembelajaran dengan pendekatan kontekstual.   Keywords:Pendekatan Kontekstual, Contextual Teaching and Learning, Hasil Belajar, Operasi Hitung Bentuk Aljabar
PENGARUH PENERAPAN PROGRAM REMEDIAL DAN PENGAYAAN MELALUI PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Izzati, Nurma
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.24 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah: 1) pengaruh penerapan program remedial melalui pembelajaran tutor sebaya terhadap hasil belajar matematika siswa, 2) pengaruh penerapan program pengayaan melalui pembelajaran tutor sebaya terhadap hasil belajar matematika siswa, dan 3) 1) respon siswa terhadap penerapan program remedial dan pengayaan melalui pembelajaran tutor sebaya. Siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar diberi program remedial melalui pembelajaran tutor sebaya (sebagai tutee) dan siswa yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi program pengayaan melalui pembelajaran tutor sebaya (sebagai tutor). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Kota Cirebon pada semester genap tahun akademik 2014/2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penerapan program remedial melalui pembelajaran tutor sebaya memberikan pengaruh yang positif secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa, 2) penerapan program pengayaan melalui pembelajaran tutor sebaya memberikan pengaruh yang positif secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa, dan 3) siswa memperlihatkan respon yang positif terhadap keseluruhan aspek penerapan program remedial dan pengayaan melalui pembelajaran tutor sebaya. Dengan demikian disarankan agar program remedial dan pengayaan melalui pembelajaran tutor sebaya dapat diterapkan di sekolah sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa.Keywords: remedial, pengayaan, tutor sebaya, hasil belajar matematika
METODE TUTOR SEBAYA DALAM KERJA KELOMPOK DAPAT MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR PEMAHAMAN STATISTIKA Rosidin, Mas’ari
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.712 KB)

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada penggunaan pembelajaran matematika Metode Tutor Sebaya  di SMP Negeri 3 Sumber   Kabupaten Cirebon, serta mengivestigasi peranan kerja  kelompok dalam meningkatkan pemahaman Statitika. Tujuan yang diharapkan dapat dicapai melalui penelitian tindakan kelas adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman siswa pada materi Statistika dengan menggunakan model cooperative learning. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hal ini dilakukan sebagai upaya peningkatan mutu pembelajaran. Langkah yang dilakukan adalah melalui perbaikan mengajar guru dan hasilnya dilihat dari ketiga ranah, Yakni kognitif, afektif dan psikomotor. Hasilnya ternyata membuktikan bahwa terjadi peningkatan cukup signifikan pada aktifitas siswa siklus 1 rata-rata sebesar 57,83% , siklus 2 sebesar 69,50% dan siklus 3 sebesar 72,33%. Pada hasil belajar didapat rata-rata nilai siklus 1 sebasar 60,75 nilai rata-rata siklus 2 sebesar 70,88 dan rata-rata nilai siklus 3 sebasar 81,38. Hasil yang dicapai dari penerapan metode tutor sebaya dapat dijadikan arah pijakan dalam penelitian lanjutan yang lebih baik dengan fasilitas yang memadai. Berdsarkan hasil tersebut, penulis merekomendasikan agar para guru dapat menerapkan metode tutor sebaya  sebagai salah satu alternative metode  pembelajaran yang diterapkan karena metode pembelajaran ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.Keywords: Tutor sebya, teman sejawat dalam satu kelas.
PENGARUH EFEKTIFITAS MULTIMEDIA PEMBELAJARAAN MACROMEDIA FLASH 8 TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI FUNGSI KOMPOSISI DAN INVERS mustamid, Mustamid; raharjo, hendri
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.889 KB)

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang memerlukan konsentrasi dan keseriusan yang tinggi bahkan memerlukan waktu yang lama untuk memahaminya karena bentuk dari matematika yang abstrak dan penuh dengan simbol-simbol yang terkadang sulit dipahami. Mungkin inilah salah satu alasan mengapa matematika tidak disukai bahkan terkadang dibenci oleh para siswa.Banyak cara yang dilakukan oleh para guru agar siswa mudah dalam memahami matematika, yaitu dengan memilih metode, alat peraga atau cara alternative lainnya dalam mengajar matematika dengan harapan siswa jadi mudah dalam memahami matematika. Salah satu caranya yaitu dengan menggunakan aplikasi Macromedia Flash 8. Flash merupakan salah satu  produk andalan macromedia yang cukup banyak digunakan saat ini.Banyak sekali situs yang menggunakan Flash sebagai software pendukung, atau bahkan juga  sebagai software utama dalam pembuatan web,selain sebagai software  pembuat animasi. Kemampuan Flash cukup popular di kalangan para pembuat animasi dan aplikasiweb yang menarik.Versi Flash terbaru pada saat ini adalah Macromedia Flash 8 yang menyediakan berbagai hal baru yang bukan saja semakin menyempurnakan fitur-fitur yang ada  pada versi sebelumnya, tetapi juga menyediakan fitur-fitur yang sama sekali baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan Macromedia Flash 8 pada materi fungsi komposisi dan invers terhadap motivasi belajar siswa, lalu sebesar apa pengaruhnya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif adalah suatu cara untuk memperoleh ilmu pengetahuan atau memecahkan masalah yang dihadapi dan dilakukan secara hati-hati dan sistematis, dimana data-data yang dikumpulkan berupa rangkaian atau kumpulan angka-angka.Hasilpenelitian menunjukkan bahwa pembelajaran melalui penerapan Macromedia Flash 8  dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi fungsi komposisi dan invers. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, secara umum mengindikasikan penerapan Macromedia Flash 8 dapat meningkatkan motivasi peserta didik pada materi fungsi komposisi dan invers kelasXI TO SMK Ma’arif Pangenan Kabupaten Cirebon dengan baik menunjukkan penambahan penerapan Macromedia Flash 8 dalam pembelajaran sebanyak 1 jam meningkatkan motivasi belajar siswa sebesar 0.564. serta   mampu  untuk  terus  meningkatkan  aktivitas  dan pemahaman  konsep  peserta  didik.Kata kunci            : Media Pembelajaran, AplikasiMacromedia Flash 8, Motivasi belajar.
MODEL SOAL UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN MATEMATIKA SMP DITINJAU DARI KRITERIA NATIONAL ASSESSMENT OF EDUCATIONAL PROGRESS yustinaningrum, bettri
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.945 KB)

Abstract

The research aims to: obtaining (1) a description of the types of materials , mathematical ability, and the level of complexity, (2) a description of the absorption of the material, (3) a model of matter UN in terms of NAEP as an alternative evaluation of learning mathematics. This study uses a model of Plomp development consisting of preliminary investigation, design, the realization phase, test, evaluation, and revision, and implementation phases. Type of device being developed is the UN test criteria were reviewed from NAEP and validation sheet. The device is validated experts and colleagues then tested on the subject of new students of class X-2 SMAN 2 Mranggen. The test results were analyzed with biserial correlation, product moment, Hoyt, level of difficulty and discrimination power. The first trial invalid on multiple-choice number 4, 5, 14,15, 16, and 17. Reliability in one package at a high 0.931. The second trial on multiple-choice questions that all valid. At number 7 short answer is invalid, and valid for all extended construction. Reliability on the second package of 0.904 is high. To be able to apply this test the model is necessary to develop and test further.Keywords : NAEP, Procedural Knowledge, Understanding Concepts, Problem Solving, Absorption Student

Page 1 of 1 | Total Record : 10