cover
Contact Name
widodo
Contact Email
widodoiain@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
eduma_iaincrb@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching
ISSN : 20863918     EISSN : 25025309     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUMA scientific journal is a publication containing the results of research, development, studies and ideas in the field of Mathematics Education. Firstly published in 2009 and has been listed on PDII LIPI on May 10, 2012. Based on decree number 21/E/KPT/2018, EDUMA was has been accredited by Ministry of Research Technology and Higher Education since July 17th 2018 for 5 years. EDUMA Journal published by Program Studi Tadris Matematika Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon in collaboration with Asosiasi Dosen Matematika dan Pendidikan Matematika PTKIN (Ad-Mapeta) twice a year, in July and December. Journal EDUMA is open to the public, researchers, academics, practitioners and observers of mathematics education.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2012)" : 11 Documents clear
[Window Title] DAEMON Tools Shell Extensions Helper [Main Instruction] DAEMON Tools Shell Extensions Helper has stopped working [Content] Windows is checking for a solution to the problem... [Cancel] nursuprianah, indah; mahsusin, mahsusin mahsusin
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.5 KB)

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah proses pembelajaran matematika di SMP/MTs pada umumnya masih banyakyang menggunakan cara konvensional seperti ekspositori, driil, demonstrasi dan ceramah. Kebanyakan guru dalamkegiatan pembelajarannya dimulai dengan ceramah, menerangkan pokok materi, memberikan contoh caramenyelesaikan soal dan memberikan tugas rumah. Pembelajaran seperti ini masih ada kelemahan, terutama padapokok-pokok bahasan yang memerlukan media atau alat peraga.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui data tentang penggunaan alat peraga model Pythagoras pada pokokbahasan teorema Pythagoras di kelas VIII SMP Negeri 4 Pamarican Kabupaten Ciamis, untuk mengetahui datatentang kemampuan matematika siswa pada pokok bahasan teorema Pythagoras di kelas VIII SMP Negeri 4 PamaricanKabupaten Ciamis dan untuk mengatahui data tentang pengaruh penggunaan alat peraga model Pythagoras terhadapkemampuan matematika siswa pada pokok bahasan teorema Pythagoras di kelas VIII di SMP Negeri 4 PamaricanKabupaten Ciamis.Salah satu komponen untuk meningkatkan pembelajaran adalah dengan menggunakan media alat peraga.Bagaimanapun juga media alat peraga memegang peranan penting dalam proses pembelajaran terutama padapelajaran matematika dimana media alat peraga matematika dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuanmatematika siswa.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan teknik pengumpulan data melaluiangket dan tes. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Pamarican tahunpelajaran 2010/2011 sebanyak empat kelas dan berjumlah 180 siswa, yang masing-masing kelas berjumlah 45 siswaterpilih kelas VIII B sebagai kelas eksperimen.Berdasarkan analisis data, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan alat peraga model Pythagoras sebesar61.1% dengan kategori baik terletak pada rentang 55% - 74%, kemampuan rata-rata matematika siswa pada pokokbahasan teorema pythagoras di kelas VIII SMP Negeri 4 Pamarican Kabupaten Ciamis sebesar 77.00. dan pengaruhsebesar nilai z = -6.559 dan Sig. 0,000 < 0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.Artinya terdapat pengaruh penggunaan alat peraga model Pythagoras terhadap kemampuan matematika siswa padapokok bahasan teorema Pythagoras di kelas VIII di SMP Negeri 4 Pamarican Kabupaten Ciamis. Kata Kunci : Pythagoras
PERANCANGAN DAN PROTOTYPING MULTIMEDIA PEMBELAJARAN ALGORITMA DAN DASAR PEMROGRAMAN raharjo, hendri
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.855 KB)

Abstract

Creativity-based independent study students is done through the computer to encourage students todo the analysis and improvement of knowledge, explore, exploit and manage information, and generate information and knowledge itself. Students can make the exploration of knowledgeindependently. Learning materials developed through the model vary from the very day CBLintroduction of the computer, interacting with the computer, the use of specific software (wordprocessors, spreadsheets, or databases) and the creation of learning programs through aprogramming language. Conventional education system is in progress at this time start to have problems in relation to theneeds of 21st century education. Learning still tend in the direction of the pattern, where moredominate role of the learning process. Students tend to be regarded as an object with the samepotential so that plurality is not a part of the students in the learning process. The objective of the research development of this learning module is a learning algorithm basedmultimedia and programming that helps the learning process in the academic environment,enabling students to accelerate the understanding of the teaching materials, especially algorithms and programming and to give freedom to students to make learning an explorative and repetitive at- discussion of each subject so that teaching materials for possible use by students with learning thevarious characters. Model development system using the method of prototyping are approaches to softwaredevelopment approach using a model of instructional design / development with the approachfollowed by the model system. model generally recommend this approach, the sequence of activitythat includes analysis, design, development, implementation, and evaluation (ADDIE)Keywords: Computer based learning (CBL), learning, algorithms and programming, multimedia
UPAYA MENINGKATKAN KETUNTASAN BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE OUTBOUND TRAINING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII MTs NEGERI KARANG SEMBUNG hadi, sofwan hadi; wiryanto, andri ruri
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.287 KB)

Abstract

Hasil observasi awal diketemukan bahwa kriteria ketuntasan minimal di MTs Negeri Karang Sembung belum mencapaiideal sehingga perlu adanya inovasi dalam meningkatkan ketuntasan belajar siswa kelas VIII MTs Negeri KarangSembung. Metode outbound training dalam pembelajaran matematika menjadi alternatif pola pengajaran matematikayang lebih aktif, menyenangkan dan dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana ketuntasan belajar siswa setelah penerapan metode outboundtraining. Tujuan lainnya untuk membuktikan bagaimana respon siswa terhadap penerapan metode outbound trainingdalam pembelajaran matematika. Metode outbound training merupakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan di alam terbuka, yang tediri dariserangkaian permainan (games), tantangan (challenge), dimana masing-masing permainan memiliki tujuan danhikmah tertentu.dalam pembelajaran matematika menjadi alternatif pola pengajaran matematika yang lebih aktif danmenyenangkan, dengan penerapan metode ini ketuntasan belajar siswa meningkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode outbound training. Populasi dalam penelitian ini adalahseluruh siswa kelas VIII MTs Negeri Karang Sembung tahun ajaran 2010-2011 yang berjumlah 267 siswa.Pengambilan sampel dilakukan dengan pertimbangan guru-guru matematika MTs Negeri Karang Sembung yangdijadikan sampel adalah kelas VIII-A. Tes dan Angket disebarkan setelah satu siklus. Keberhasilan penelitian ini dilihatdari hasil belajar apabila mencapai ketuntasan belajar minimal 85% dari jumlah siswa serta ketuntasan individudengan nilai≥ 63. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Ketuntasan belajar siswa pada materi bangun ruang sisi datar di kelas VIII-A MTs Negeri Karang Sembung yangmenggunakan model pembelajaran matematika dengan metode Outbound Training meningkat, terlihat pada kuis Iadalah sebesar 87,18% dari 39 siswa. Sementara KKM yang ditetapkan oleh guru sebesar 63, berarti ada 34 siswayang nilainya lebih dari 63 dan 5 siswa nilainya kurang dari 63. Pada kuis II terjadi peningkatan ketuntasan belajarsebanyak 2,56% sehingga ketuntasan pada kuis II menjadi 89,74%. Pada kuis III terjadi peningkatan ketuntasanbelajar sebanyak 2,57% sehingga ketuntasan mencapai 92,31%. Berarti pada kuis III terdapat 36 siswa yang nilainyalebih dari 63 dan 3 siswa yang nilainya kurang dari 63. Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaranmatematika dengan metode outbound training adalah positif. Siswa beranggapan bahwa metode ini merupakan halyang baru, senang mengikuti pembelajaran tersebut, membuat siswa semakin aktif, game-game sangat menarik,berminat mengikutinya lagi, tertantang, proses pembelajaran lebih menyenangkan, setuju agar metode pembelajaranserupa diterapkan dalam proses pembelajaran mata pelajaran lain. Kata Kunci : Ketuntasan Belajar Siswa, Outbond Training
PERBEDAAN MINAT BELAJAR SISWA ANTARA YANG MENGGUNAKAN ALAT PERAGA DENGAN YANG TIDAK MENGGUNAKAN ALAT PERAGA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI MTs AL WASHLIYAH KECAMATAN TALUN KABUPATEN CIREBON darwan, darwan; ulfa, mira sira maria
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.274 KB)

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan di MTs Al Washliyah Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon, ternyata matematikatermasuk pelajaran yang kurang disenangi, siswa menganggap matematika itu sukar. Kurangnya variasi penggunaanmedia pembelajaran mengakibatkan kejenuhan dalam pembelajaran matematika yang berpengaruh pada minat siswadalam belajar yang akhirnya akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Atas dasar inilah penulis terdorong untukmelakukan penelitian minat belajar siswa yang menggunakan alat peraga dengan yang tidak menggunakan alat peragapada mata pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang minat belajar siswa yang menggunakan alat peraga padamata pelajaran matematika, serta untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan minat belajar siswa padamata pelajaran matematika antara yang menggunakan alat peraga dengan yang tidak menggunakan alat peraga. Kondisi belajar mengajar yang efektif dengan adanya minat dan perhatian siswa dalam belajar, minat merupakansuatu sifat yang relative menetap pada diri seseorang. Minat itu besar pengaruhnya terhadap suatu pembelajaran,sebab dengan minat, seseorang mungkin melakukan sesuatu sesuai dengan minatnya, sebaliknya tanpa minat tidakmungkin melakukan sesuatu. Alat peraga merupakan salah satu alat untuk membangkitkan minat siswa untuk belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputiangket, pengamatan, dokumentasi dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX MTs AlWashliyah Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon pada tahun ajaran 2011-2012. yang berjumlah 64 siswa. Denganteknik sampel jenuh. Setelah data diperoleh, data dianalisis dengan menggunakan analisis Independent Samples T-Test.Adapun uji prasyaratnya adalah uji normalitas dan homogenitas. Alat bantu (software) komputasi statistik yangdigunakan adalah SPSS 17. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa minat belajar siswa yang menggunakan alat peraga lebih tinggidibanding dengan minat belajar siswa yang tidak menggunakan alat peraga pada mata pelajaran matematika.Denganrata-rata 98,77 untuk siswa yang menggunakan alat peraga dan 72,00 untuk siswa yang tidak menggunakan alatperaga . Dari hasil analisis Independent Samples T-Test, diperoleh koefisien korelasi 0.00. maka menurut kriteriapengujian hipotesis artinya H0 ditolak atau terdapat perbedaan minat belajar siswa antara yang menggunakan alatperaga dengan yang tidak menggunakan alat peraga pada mata pelajaran matematika. Kata Kunci : minat, alat peraga 
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISON (STAD) PADA BANGUN KUBUS DAN BALOK DI KELAS VIII MTs AL-HIDAYAH DESA PASURUAN PABEDILAN-CIREBON munawaroh, mumun; masroh, masroh masroh
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.786 KB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari latar belakang rendahnya hasil belajar yang dicapai oleh siswa kelas VIII MTs AlHidayahdesa Pasuruan Pabedilan-Cirebon. Dari hasil pengamatan awal, dapat diketahui penyebab hal ini adalahkarena siswa merasa jenuh, bosan dengan pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran tradisionalyang pada akhirnya membuat siswa mencari kegiatan lain untuk menghilangkan kejenuhannya seperti ngobrol,menggambar, bercanda dan hal-hal lain yang menyebabkan suasana kelas tidak kondusif. Untuk itu, dibutuhkan modelpembelajaran yang dapat merubah tingkah laku negatif siswa menjadi hal yang positif tanpa siswa merasa bosanmelainkan menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses penerapan modelpembelajaran kooperatif tipe STAD, seberapa besar prestasi yang didapat dan dapatkah meningkatkan hasil belajar(aspek afektif,psikomotor dan kognitif) matematika siswa.Dari pemaparan di atas, melalui metode penelitian tindakan kelas dengan menggunkan alat evaluasi observasi dansoal tes, peneliti mengupayakan perbaikan hasil belajar dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipeSTAD. Di mana nantinya akan dilakukan beberapa siklus dengan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasidan evaluasi serta tahap akhir yaitu refleksi. Setelah data didapat, selanjutnya akan menjadi landasan untukpelaksanaan siklus berikutnya sampai pada meningkatnya hasil belajar dengan kriteria yang sudah ditentukan.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Al-Hidayah desa Pasuruan Pabedilan-Cirebon tahun ajaran2010/2011 yang berjumlah 25 orang. Metode yang akan digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan melalui 3siklus. Untuk siklus I diadakan 5 kali pertemuan, siklus II 2 kali pertemuan dan siklus III 2 kali pertemuan.Setelah melakukan penelitian selam 9 kali pertemuan dan merangkumnya dalam tiga siklus, peneliti memperolehpresentase aspek afektif sebesar 92%, 93% untuk aspek psikomotor dan 96% untuk aspek kognitif dalam hal persentaseketuntasan belajar. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti dapat menyimpulkan bahwa model pembelajrankooperatif tipe STAD sangat efektif digunakan karena dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada pokokbahasan kubus dan balok di kelasVIII MTs Al-Hidayah desa Pasuruan Pabedilan-Cirebon. Sehingga sudah saatnya metode pembelajaran denganmengandalakan metode ceramah dan tanya jawab yang biasa disebut metode konvensional untuk menambahkanmetode pembelajaran kooperatif tipe STAD agar siswa tidak lagi menjadi pendengar, akan tetapi bisa lebihmengeluarkan pemikiran, pertanyaan dan pendapat dalam kelompoknya masing-masing. Sedangkan guru tetapbersedia untuk membantu jika ada permasalahan yang belum terselesaikan . Kata Kunci : STAD, kooperatif 
PENGARUH MOTIVASI BIMBINGAN BELAJAR MATEMATIKA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA POKOK BAHASAN PROGRAM LINIER (Di Kelas XII IPA SMA Negeri 5 Cirebon) Akbar, Reza Oktiana; cuyatno, cuyatno cuyatno
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.9 KB)

Abstract

Pada proses pembelajaran tidak sedikit siswa yang dalam belajarnya mengalami kesulitan, lingkungan yang kurangkondusif dan kesiapan siswa dalam menerima pelajaran serta motivasi belajar rendah yang mengakibatkan prestasibelajar kurang memuaskan. Upaya peningkatkan prestasi belajar diantaranya dilakukan dengan membangkitkanmotivasi siswa dalam belajar bagi siswa yang ikut bimbingan belajar. Untuk mengetahui sejauh mana pengaruhmotivasi bimbingan belajar matematika terhadap prestasi belajar matematika siswa di SMAN 5 Cirebon maka penulistertarik untuk melakukan penelitian. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah membahas seberapa besar pengaruh motivasi bimbingan belajarmatematika terhadap prestasi belajar matematika siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuimotivasi belajar matematika dan prestasi belajar siswa yang mengikuti bimbingan belajar matematika serta untukmengetahui pengaruh bimbingan belajar matematika terhadap prestasi belajar siswa. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini adalah menyikapi proses belajar mengajar agar lebih baik melalui perananbimbingan belajar matematika dalam membantu meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. Dalam kegiatanbelajar dapat timbul berbagai masalah baik bagi pelajar itu sendiri maupun bagi pengajar. Misalnya, bagaimanamenciptakan kondisi yang baik agar berhasil, memilih metode dan media pembelajaran yang sesuai dengan jenis dansituasi belajar, membuat rencana belajar bagi siswa, penilaian hasil belajar, mengamati kesulitan belajar dansebagainya. Bagi siswa sendiri masalah-masalah belajar yang timbul diantaranya pengaturan waktu dan cara belajar,menggunakan buku-buku pelajaran, belajar berkelompok, mempersiapkan ujian, dan memilih mata pelajaran yangsesuai. Munculnya beberapa pendidikan di luar sekolah sedikit menjadi alternatif untuk menyikapi masalah belajaryang dihadapi oleh siswa. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode korelasional yang berarti tujuannya adalah untuk menemukanada tidaknya suatu hubungan antara variable-variabel yang berbeda. Instrumen pengumpulan data yang digunakanadalah tes untuk mengetahui prestasi belajar siswa dan angket untuk mengetahui motivasi belajar siswa yang ikutbimbingan belajar. Penelitian dilaksanakan di SMAN 5 Cirebon dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa yangikut bimbingan belajar kelas XII IPA berjumlah 35 siswa. Hasil penelitian ini diketahui bahwa siswa yang ikuti bimbingan belajar matematika menunjukkan siswa yangmenjawab sangat setuju yaitu 25,99%, siswa yang setuju 29,57%, netral 19,57%, siswa yang tidak setuju 16,14% danyang sangat tidak setuju 8,71%. Hal ini berarti hampir setengahnya siswa menyatakan setuju bahwa terdapat pengaruhmotivasi bimbingan belajar matematika siswa. Persamaan regresinya adalah Y = 20,056 + 0,798X, artinya semakintinggi motivasi bimbingan belajar siswa maka semakin tinggi prestasi belajarnya dan R Square sebesar 0,532. Artinyakontribusi motivasi bimbingan belajar 53,2% terhadap prestasi belajar. Kata Kunci : Motivasi, Pendidikan Luar Sekolah
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA KARTU PERSAMAAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL (Studi Eksperimen Terhadap Siswa kelas VII MTs Darul Falah Cijati Kabupaten Majalengka) suryana, yusuf; pono, nasihudin
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.339 KB)

Abstract

Mata pelajaran matematika adalah salah satu mata pelajaran yang diajarkan pada setiap jenjang pendidikan danmerupakan bagian integral dari pendidikan nasional dan tidak kalah pentingnya bila dibandingkan dengan ilmupengetahuan lainnya. Rendahnya minat belajar matematika siswa, mengakibatkan aktivitas dalam kegiatan belajarsiswa dalam mengikuti proses pembelajaran di dalam kelas belum seperti yang kita harapkan. Kegiatan siswa yangmemperhatikan pelajaran yang diterangkan oleh guru masih sedikit, sehingga materi pelajaran yang disampaikankurang dipahami siswa. Untuk mengatasi hal tersebut, penggunaan media adalah salah satu alternatif yang bisadigunakan agar konsep-konsep matematika bisa lebih dipahami oleh siswa. Salah satu bentuk media yang dapatdigunakan adalah alat peraga kartu persamaan. Tujuan daripenelitian ini adalah : pertama, ingin mengetahui seberapa besar respon siswa dalam penggunaan alat peraga kartupersamaan dalam pembelajaran matematika. Kedua, ingin mengetahui seberapa besar prestasi belajar matematikasiswa di kelas VII MTs Darul Falah Cijati Kabupaten Majalengka. Ketiga, ingin mengetahui adakah pengaruhpenggunaan alat peraga kartu persamaan terhadap prestasi belajar matematika siswa. Alat peraga kartu persamaan adalah suatu bentuk alat peraga matematika yang berkonsep dasar pada PersamaanLinear Satu Variabel. Alat peraga ini mudah didapatkan dan dibuat bersama-sama siswa, karena bahan dasarnyaterbuat dari kertas lipat. Alat peraga ini juga bermanfaat untuk membantu mempermudah menyelesaikan persamaanlinear satu variabel. Dalam penelitian ini, terdapat 2 variabel yaitu penggunaan alat peraga kartu persamaan sebagai variabel bebas (X)dan prestasi belajar siswa sebagai variabel terikat (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIIMTs Darul Falah Cijati Kabupaten Majalengka tahun pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 142 siswa. Sampel yangdipilih adalah 1 kelas sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan teknik Cluster Sampling. Pengumpulan datamenggunakan angket dan tes.Pada umumnya siswa menyatakan setuju pembelajaran matematika menggunakan alat peraga kartu persamaan dikelas VII MTs Darul Falah Cijati Kab. Majalengka. Hal ini dapat dilihat dari respon siswa dilihat dari hasil angketbahwa sebanyak 77,1% siswa memberikan respon tinggi dan 22,9% siswa memberikan respon rendah. Berdasarkan ujistatistik didapat bahwa thitung > ttabel yaitu 6,704 > 2,035 yang berarti bahwa hipotesis nol (H0) ditolak danhipotesis a (Ha) diterima.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan Kata Kunci : kartu persamaan, PLSV 
PENGARUH PENERAPAN PENILAIAN JENIS PORTOFOLIO PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP PRESTASI BE-LAJAR SISWA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN (Studi Eksperimen Siswa Kelas VIII MTs Negeri Kadugede) Toheri, Toheri; nuraisyah, iis siti; nuraisyah, iis siti
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.31 KB)

Abstract

Perubahan model evaluasi tidak otomatis mengubah wajah pembelajaran yang di dalam kelas, tetapi paling tidak akansangat mempengaruhi suasana pem-belajaran. Sistem evaluasi merupakan komponen penting dalam proses belajarmengajar di kelas. Salah satu model evaluasi yang sedang berkembang dan efektif, memiliki banyak manfaat baik bagiguru maupun siswa adalah model penilaian jenis portofolio. Evaluasi yang dilakukan oleh guru kurang valid danreliable, as-pek yang dinilai oleh guru kurang lengkap, serta adminstrasi guru dalam bidang penilaian juga sering tidaklengkap. Model penilaian yang diharapakan mampu mengungkap dan menilai peserta didik lebih akurat dan lebihlengkap didasarkan pada bukti (dokumen) yang dipunyai oleh masing-masing siswa. Penilaian portofolio adalah suatu penilaian yang bertujuan mengukur se-jauh mana kemampuan siswa dalammengkontruksi dan merefleksi suatu peker-jaan atau tugas atau karya dengan mengoleksi atau mengumpulkan bahanbahanyang relevan dengan tujuan dan keinginan yang dikontruksi oleh siswa, sehingga hasil kontruksi tersebut dapatdinilai dan dikomentari oleh guru dalam periode ter-tentu. Jadi penilaian portofolio merupakan suatu pendekatan dalampenilaian ki-nerja siswa atau digunakan untuk menilai kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi belajar siswa melalui penilaian jenis portofolio, prestasi belajar siswaditinjau dari jenis kelamin dan pengaruh penerapan penilaian jenis portofolio pada pembalajaran matematika ter-hadapprestasi belajar ditinjau dari jenis kelamin. Pendekatan ini menggunaan pendekatan kuantitatif yaitu adakah pengaruh penerapan penilaian jenis portofolio padapembelajaran matematika terhadap pres-tasi belajar siswa ditinjau dari jenis kelamin di MTs Negeri Kadugede. Adapunteknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, tes dan angket. Kemu-daian dianalisis dengan uji normalitas,uji homogenitas dan menggunakan anova dua arah. Hasil penelitian menunjukan bahwa penilaian belajar menggunakanpenilaian jenis portofolio pada mata pelajaran matematika kelas VIII MTs Negeri Kedugede. Setelah di ujimenggunakan anova dua jalur ternyata memiliki perbe-daan prestasi belajar siswa antara portofolio dokumentasi,portofolio penampilan dan portofolio proses berdasarkan jenis kelamin karena memiliki nilai F hitung sebesar 0,963dengan signifikannya 0,385. Dalam uji multiple comparisons me-nunjukan portofolio penampilan perempuan yangpaling bagus dengan nilai mean 80,412 dengan nilai 75,850 sampai 84,974. Tidak terdapat perbedaan prestasi bela-jardilihat dari jenis kelamin karena Fhitung<Ftabel yaitu 1,98<3,96 maka hipotesis ditolak, terdapat perbedaan prestasibelajar berdasarkan jenis portofolio Fhi-tung>Ftabel yaitu 15,318>3,96 maka hipotesis diterima. Tidak terdapatpengaruh an-tara jenis portofolio dalam meningkatkan prestasi matematika ditinjau dari jenis kelamin yaituFhitung<Ftabel atau 0,963<3,96 maka hipotesis ditolak.Kata Kunci : Portofolio, system evaluasi
PENGARUH PENGUASAAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MATRIKS ratnawati, etty; hasanudin, hasanudin
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.594 KB)

Abstract

Pendidikan yang baik akan memberi hasil yang baik terhadap siswa sebagai pelaku pendidikan. Salah satunya adalahkemampuan menyelesaikan masalah. Banyak masalah yang terkait dengan matematika. Biasanya permasalahan tersebut dinyatakan dalam variabel-variabel sebagai suatu persamaan. Banyak permasalahan yang dinyatakan dalam persamaan linear. Dalam menyelesaikan permasalahan yang lebih banyak memuat variabel dari suatu persamaan linear, maka untuk mempermudah penyelesaiannya variabel-variabel dari persamaan linear dipisahkandan dinyatakan dalam bentuk matriks.Sehingga secara konsep materi system persamaan linear dan materi matriksmemiliki keterkaitan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data tentang penguasaan siswa dalam sistem persamaan linear, kemampuan siswa dalam matriks dan Pengaruh Penguasaan Sistem Persamaan Linear terhadapKemampuan siswa dalam matriks di SMK Ponpes Cadangpinggan Kabupaten Indramayu. Sistem Persamaan Linear dapatdinyatakan dalam bentuk Matriks. Sehingga dalam penguasaan matriks dibutuhkan penguasaan sistem persamaan linear.Hal ini dikarenakan matematika memiliki keterkaitan antara satu materi dengan materi lainnya. Sehinggapenguasaan suatu materi diperlukan kemampuan prasyarat untuk mempelajarinya. Populasi dalam penelitian ini kelas XSMK Ponpes Cadangpinggan, berjumlah 140 siswa yang terdiri dari 4 kelas, sampel dipilih secara acak dari 4 kelasdiperoleh kelas XC berjumlah 38 siswa. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu penguasaan sistem persamaanlinear sebagai varibel X dan penguasaan siswa dalam matriks sebagai variabel Y. Instrumen yang digunakan adalah tesdan analisis yang digunakan : a) uji instrumen terdiri dari : uji validitas, uji reliabilitas, uji tingkat kesukaran dan dayapembeda. b) uji prasyarat penelitian terdiri dari : uji normalitas, uji homogenitas, analisis regresi, uji korelasi, ujihipotesis dan harga koefisien determinasi. Hasil penelitian diperoleh data tentang penguasaan Sistem Persamaan LinearSiswa didapat nilai rata-rata 65,76 dengan pencapaian indikatornya 70,89%. Data tentang kemampuan siswa dalam matriks didapat nilai rata-rata 70,26, dengan pencapaian indikator 69,10%. Dan data tentang pengaruh penguasaan sistem persamaan linear terhadap kemampuan siswa dalam matriks diperoleh hasil perhitungan hipotesis thitung=12,384 sedangkan ttabel = 1,688. Sehingga thitung > t, artinya ada pengaruh penguasaan sistempersamaan linear siswa terhadap kemampuan siswa dalam matriks. Besarnya pengaruh ditentukan dengan nilai determinasi 0,81 atau sebesar 81%. Sedangkan sisanya dipengaruhi faktor luar sebesar 19%.Kata kunci: Sistem persamaan linear, matriks tabel 
STUDI KOMPARATIF PENGUASAAN KONSEP MATEMATIKA ANTARA SISWA PROGRAM KEAHLIAN BANGUNAN DENGAN SISWA PROGRAM KEAHLIAN LISTRIK POKOK BAHASAN MATRIKS (Studi Eksperimen pada Kelas X SMK Negeri 1 Cirebon) siarudin, siarudin; rosliana, lia lia
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.681 KB) | DOI: 10.24235/eduma.v1i1.277

Abstract

Sistem pembelajaran di SMK merupakan sistem pembelajaran yang banyak melakukan praktek dibandingkan denganteori. Karena memang siswa SMK dipersiapkan untuk terjun langsung ke dunia kerja. Sehingga dalam prosespembelajarannya, terutama mata pelajaran khusus program keahlian masing-masing, banyak belajar praktek danaplikasi. SMK Negeri 1 Cirebon merupakan salah satu SMK negeri favorit dan berkualitas. Ini terbukti bahwa sekolahini merupakan sekolah RSBI dan sudah mendapat sertifikat ISO manajemen mutu. Program Keahlian Bangunan danProgram Keahlian Listrik adalah dua program keahlian yang paling banyak berkutat dengan analisis matematika.Siswa-siswa ini sudah terbiasa dengan perhitungan matematis karena sesuai dengan program keahlian mereka yangbanyak menerapkan konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan konsep matematikaSiswa Program Keahlian Bangunan dan Siswa Program Keahlian Listrik. Setelah hasilnya diketahui, maka akandibandingkan perbedaan tingkat penguasaan kosep matematika Siswa Program Keahlian Bangunan dengan SiswaProgram Keahlian Listrik. Metode yang digunakan penulis adalah metode eksperimen dengan teknik pengumpulandata berupa tes, observasi, dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa Program Keahlian Bangunandan Siswa Program Keahlian Listrik kelas X SMK Negeri 1 Cirebon, dengan kriteria keduanya homogen pada tingkatprestasinya (dokumentasi nilai raport). Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster randomsampling, yaitu kelas X-TBG 1 sebagai kelas Program Keahlian Bangunan dan kelas X-TPTL 1 sebagai kelas ProgramKeahlian Listrik. Setelah data diperoleh kemudian dianalisa, untuk uji prasyarat analisis melalui uji normalitas dan ujihomogenitas. Sedangkan uji hipotesis dengan menggunakan uji t yaitu independent sample t-test. Hasil pengolahandata menunjukan skor rata-rata tes hasil belajar Siswa Program Keahlian Bangunan menunjukkan kategori baikdengan skor 72,41. Sedangkan tes hasil belajar Siswa Program Keahlian Listrik menunjukkan kategori baik denganskor 74,68. Kedua kelompok memiliki perbedaan penguasaan konsep matematika yang tidak begitu signifikan, dimanakelompok siswa listrik lebih unggul. Hasil uji hipotesis dari kedua kelompok diperoleh nilai F yang mengasumsikanbahwa kedua varian sama adalah 2,150 dengan nilai t = 0,650 dan 0,655 dengan derajat kebebasan (df) = n1 + n2 – 2= 58. Nilai = 0,05 diperoleh nilai Sig. 0,518 dan 0,515. Karena Sig. 0,518 dan 0,515 > 0,05 dengan demikian H0diterima dan Ha ditolak. Artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara penguasaan konsep matematika SiswaProgram Keahlian Bangunan dan Siswa Program Keahlian Listrik. Namun jika dilihat dari observasi, makadisimpulkan bahwa penguasaaan konsep matematika Siswa Program Keahlian Listrik lebih baik daripada SiswaProgram Keahlian Bangunan. Kata Kunci : konsep matematika, cluster random sampling 

Page 1 of 2 | Total Record : 11