cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Kapata Arkeologi
Published by Balai Arkeologi Maluku
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Kapata Arkeologi berasal dari kata Kapata yaitu bahasa daerah Maluku yang artinya tradisi menutur peristiwa-peristiwa sejarah masa lampau dalam bentuk nyanyian bersyair. Mengacu kepada pengertian tersebut, maka penerbitan Jurnal Kapata Arkeologi dimaksudkan sebagai media untuk menyebarluaskan berbagai informasi berkaitan dengan kebudayaan pada masa lampau, berdasarkan hasil-hasil penelitian Arkeologi dan kajian ilmiah kebudayaan. Jurnal Kapata Arkeologi diterbitkan oleh Balai Arkeologi Ambon sejak tahun 2005. Edisi Jurnal Kapata Arkeologi diterbitkan dua kali dalam satu tahun yang pada setiap edisinya, edisi e-journal dipublikasikan lebih awal daripada edisi cetak. Penerbitan ini bertujuan menggalakkan penelitian Arkeologi khususnya di wilayah Maluku dan Maluku Utara serta umumnya di Indonesia, juga menyebarluaskan hasil-hasilnya, baik di kalangan ilmuwan maupun masyarakat luas. Redaksi menerima dan memuat kontribusi tulisan hasil penelitian arkeologi, sejarah, etnografi, dan disiplin lain yang berkaitan dengan manusia dan kebudayaan. Jurnal Kapata Arkeologi terakreditasi nomor 678/Akred/P2MI-LIPI/07/2015. Mulai tahun 2016, Jurnal Kapata Arkeologi menggunakan sistem E-Journal dalam proses penerbitannya.
Arjuna Subject : -
Articles 301 Documents
Meriam Nusantara dari Negeri Elpa Putih, Tinjauan Awal atas Tipe, Fungsi, dan Daerah Asal Handoko, Wuri
Kapata Arkeologi Vol. 2 No. 2 Juli 2006
Publisher : Balai Arkeologi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.249 KB) | DOI: 10.24832/kapata.v2i2.27

Abstract

No Abstract
Appendix Vol. 7 No. 12 (2011) Arkeologi, Kapata
Kapata Arkeologi Vol. 7 No. 12 Juli 2011
Publisher : Balai Arkeologi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.577 KB) | DOI: 10.24832/kapata.v7i12.162

Abstract

Kerajaan Sahulau: Melacak Fragmen Sejarah Yang Hilang, Potret Sejarah, Tutur dan Arkeologi Sudarmika, G.M.; Handoko, Wuri
Kapata Arkeologi Vol. 3 No. 4 Juli 2007
Publisher : Balai Arkeologi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2575.787 KB) | DOI: 10.24832/kapata.v3i4.60

Abstract

One of countryside in middle Regency Maluku region, trusted by Moluccassociety as a empire secondhand in old world. That countryside is so called of Countryside Sahulau. In a few history note and say society, mentioning this empire represent big empire founded by somebody coming from so called Buton of La Ode Muna. This Figure is myth as a miraculous but his body is not perfect, his body human being like snake. History note mention this empire fall to pieces in the year 1858 when a period of/to Dutch occupying. But regional previously this represent a empire region of a period of Islam and Colonial. If previously assumed this empire have annihilate and nothing; there is no existence marking and also considered to be a missing history, hence archaeology mean to try to attend something that have disappeared the. Pursuant to archaeology data, there are some indication that Sahulau is true aim to secondhand a empire of a period of/to Colonial and Islam. Some foreign ceramic evidence, walk stick Sahulau supported by area sites, environmental condition and the social face of society culture which look cultural growth of old world life which still hold out. Small tread of archaeology though still very the and need continuation data minim, but can early making way to tread empire Sahulau history therewith [his/its] cultural dynamic.
Survei Arkeologis di Kawasan Halmahera Bagian Tengah Ririmasse, Marlon NR
Kapata Arkeologi Vol. 9 No. 1, Juli 2013
Publisher : Balai Arkeologi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1160.475 KB) | DOI: 10.24832/kapata.v9i1.196

Abstract

Halmahera is one main island in the northeast region of Wallacea. Having a uniquely environmental profile, Halmahera also serves as a home for a long cultural historical process of this region. Including for archaeological studies. Numbers of preliminary studies have been conducted to understand the dynamic of region’s culture in the past. Unfortunately, the quantity and the depth of these studies have not equivalent to the colossal potential of Halmahera’s culture history. This research is a part of the efforts to contribute in completing our knowledge on the dynamics of culture history in Halmahera. Focus of this research is to identify the archaeological potential in the geographic area of Central Halmahera. The opening of the large scale nickel mines in this region which is potentially threaten the preservation of the cultural heritage is the main consideration in chosing the research locus. Prelimenary survey has been adopted as an approach in this research. This study found that the region of Central Halmahera is a high potentially area for archaeological research according to the large coverage of the karst area in this region. Rescue and preservation action of sites in the mining area is absolutely necessary in order to maintaining the existence of all cultural heritage in the region.Halmahera merupakan salah satu daratan utama di timur laut kawasan Wallasea. Tidak hanya memiliki profil lingkungan yang khas, Halmahera juga merupakan rumah bagi proses panjang sejarah budaya kawasan. Termasuk bagi studi arkeologis. Berbagai kajian awal telah dilakukan untuk memahami dinamika budaya masa lalu di wilayah ini. Meski demikian kuantitas dan kedalamannya kiranya belum berbanding lurus dengan potensi raya sejarah budaya Halmahera sebagai sebuah kawasan. Kajian ini merupakan bagian dari upaya dalam berkontribusi melengkapi pengetahuan terkait dinamika sejarah budaya di wilayah Halmahera. Fokus penelitian diarahkan untuk menemukan segenap potensi arkeologis dalam lingkup geografis Halmahera Bagian Tengah. Pembukaan tambang nikel berskala besar di wilayah ini yang mengancam kelestarian warisan budaya menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penentuan lokus. Survei penjajakan diadopsi sebagai metode dalam kajian ini. Hasil penelitian menemukan bahwa wilayah Halmahera Tengah memiliki potensi tinggi secara arkeologis mengacu pada bentang luas kawasan karst yang potensial sebagai hunian masa lalu dan segenap jejak tradisi yang masih melekat dalam keseharian masyarakat. Tindakan penyelamatan dan pelestarian atas situs-situs dalam pertambangan nikel mutlak diperlukan untuk menjaga eksistensi segenap warisan budaya dalam kawasan.
Kajian Arkeologi Lanskap dalam Konteks Kajian Arkeologi Lanskap dalam Konteks Penelitian Situs-situs Negeri Lama di Maluku: Sebuah Kerangka Metodologi Handoko, Wuri
Kapata Arkeologi Vol. 4 No. 6 Juli 2008
Publisher : Balai Arkeologi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.535 KB) | DOI: 10.24832/kapata.v4i6.94

Abstract

No Abstract
Back Cover Vol. 10 No. 2 (2014) Arkeologi, Kapata
Kapata Arkeologi Vol. 10 No. 2, November 2014
Publisher : Balai Arkeologi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.91 KB) | DOI: 10.24832/kapata.v10i2.228

Abstract

Korelasi Situs dan Lingkungan Fisik (Studi Kasus Situs-situs Kerajaan Soppeng, Sul-Sel) Nur, Muhammad
Kapata Arkeologi Vol. 5 No. 9 November 2009
Publisher : Balai Arkeologi Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.2 KB)

Abstract

No Abstract
Permukiman Tradisional Masyarakat Tanimbar Kei Mansyur, Syahruddin
Kapata Arkeologi Vol. 1 No. 1 Agustus 2005
Publisher : Balai Arkeologi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.879 KB) | DOI: 10.24832/kapata.v1i1.17

Abstract

No Abstract
Preface Vol. 7 No. 12 (2011) Arkeologi, Kapata
Kapata Arkeologi Vol. 7 No. 12 Juli 2011
Publisher : Balai Arkeologi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.797 KB) | DOI: 10.24832/kapata.v7i12.153

Abstract

Maluku: Sebuah Citra dalam Bingkai Sumber Daya Arkeologi Ririmasse, Marlon NR
Kapata Arkeologi Edisi Khusus, Mei 2007
Publisher : Balai Arkeologi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.416 KB) | DOI: 10.24832/kapata.v0i0.51

Abstract

Maluku adalah wilayah dengansumber daya budaya yang beragam sebagai implikasi kondisi geografis yang berciri kepulauan. Meski demikian, keragaman sumber daya budaya ini ternyata belum mampu untuk memberikan sumbangan yang berarti pambangunan daerah sebagaimana belum mampu untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat luas. Makalah ini mencoba untuk melihat sumber daya budaya dalam bingkai arkeologi dengan menitikberatkan kajian pada aspek pengelolaannya serta bagaimana sumber daya budaya mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah Maluku.

Page 2 of 31 | Total Record : 301