cover
Contact Name
Sadang Husain
Contact Email
sadanghusain@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalflux@ulm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Fisika FLUX
ISSN : 1829796X     EISSN : 25411713     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Fisika FLUX is a peer-reviewed, open access journal that publishes original research articles, review articles, as well as short communication in all areas of physics including applied physics, which includes: physics instrumentation and computation, biophysics, geophysics, physics materials, theoretical physics, and physics education. Journal use single peer reviewed to publish. This journal is published by Universitas Lambung Mangkurat Press. ISSN 1829-796X (print) and ISSN 2541-1713 (online) Jurnal Fisika FLUX is published twice a year. Articles will be peer reviewed first. Once ready to be published immediately on the current edition.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011" : 9 Documents clear
Analisa Perubahan Tutupan Lahan di Waduk Riam Kanan dan Sekitarnya Menggunakan Sistem Informasi Geografis(SIG) dan data citra Landsat Sasmitha, Rully; Nurlina, Nurlina
Jurnal Fisika FLUX Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v8i2.3117

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menganalisa perubahan tutupan lahanmenggunakan SIG dan Penginderaan Jauh pada sekitar daerah waduk Riam Kanan.Penelitian ini menggunakan data citra Landsat TM 1992, Landsat ETM+ 2003 danLandsat TM 2010. Pada masing-masing citra dilakukan Koreksi Radiometrik, KoreksiGeometrik,dan Klasifikasi Citra pada Penginderaan Jauh, sedangkan pada SIGdilakukan Overlay dan Analisa Data pada citra. Pembuatan informasi tutupan lahanmenggunakan citra satelit Landsat dipilih enam kelas klasifikasi yaitu: air, hutan,semak belukar, padang rumput, alang-alang dan sabana, permukiman, dan tanahterbuka. Analisa perubahan tutupan lahan pada kurun waktu 1992-2003 yaitu tutupanlahan berupa hutan berkurang sebesar 960,21 ha, lahan terbuka berkurang sebesar550,25 ha, padang rumput,alang-alang dan sabana berkurang sebesar 1.029,11 ha,permukiman bertambah sebesar 215,97 ha,semak belukar bertambah sebesar2.282,74 ha, dan tubuh air bertambah sebesar 40,84 ha. Sedangkan analisaperubahan tutupan lahan pada kurun waktu 2003-2010 yaitu tutupan lahan berupahutan berkurang sebesar 784,70 ha, lahan terbuka berkurang sebesar 408,48 ha,padang rumput,alang-alang dan sabana bertambah sebesar 4.092,37 ha, permukimanbertambah sebesar 18,50 ha,semak belukar berkurang sebesar 2.825,75 ha, dantubuh air berkurang sebesar 37,96 ha. Dari hasil analisa perubahan tutupan lahandapat dilihat kecenderungan perubahan tutupan lahan dari kurun waktu 1992-2010yaitu tutupan lahan berupa hutan semakin berkurang seiring dengan semakinbertambahnya tutupan lahan berupa permukiman.
Aplikasi Metode Tahanan Jenis 2D untuk Mengidentifikasi Potensi Daerah Rawan Longsor di Gunung Kupang, Banjarbaru Wahyono, Sri Cahyo; Hidayat, Tri Armando; Pariadi, Pariadi; Hapsari, Putri; Novianti, Resty Faradilla; Dewi, Raisa Kusuma; Minarto, Ori
Jurnal Fisika FLUX Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v8i2.3113

Abstract

Telah dilakukan penelitian identifikasi potensi daerah rawan longsor denganmetode tahanan jenis 2D di Gunung Kupang, Kota Banjarbaru. Daerah pengukuranmerupakan daerah bekas penambangan batubara, kaolin, intan, emas dan kuarsa.Gunung Kupang berada dalam formasi Dahor yang terdiri dari batu pasir kurang padu,batu konglomerat, dan batu lempung lunak dengan sisipan lignit 5-10 cm, koalin 30-100 cm dan limonit. Hasil dari penelitian ini adalah adanya dua lapisan tanah/batuanyang nilai tahanan jenisnya sangat kontras, yaitu lapisan atas dengan nilai tahananjenis > 70,70 Ohm.meter dan lapisan bawah antara 1,27 – 70,70 Ohm.meter. Adanyadua bidang gelincir dengan sudut kemiringannya berbeda, yaitu pertama pada jarak40 - 100 meter dengan sudut 25,26o dan kedua pada jarak 0 - 40 meter dengan sudut7,36o terhadap arah horisontal. Bidang gelincir (slip surface) atau bidang geser (shearsurface) pada daerah pengukuran adalah lurus dan sejajar.
Studi Perhitungan Benchmark Kritikalitas Teras Metalik dan MOX di FCA Zuhair, Zuhair; Sembiring, Tagor M.; Yazid, Putranto Ilham
Jurnal Fisika FLUX Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v8i2.3118

Abstract

The criticality experiments at FCA three cores have been done to obtainreliable original data as a benchmark test. The first two cores was mock-up of metallicfueled LMFBR’s and the other was a mock-up of a MOX fueled LMFBR. The criticalitycalculation of FCA cores was performed by using the Monte Carlo transport codeMCNP-4C in 2-D R-Z reactor geometry. The analysis was done with ENDF/B-VIcontinuous energy neutron cross-section library at room temperature. The MCNP-4Ccriticality prediction (keff) for metallic (XVI-1 and XVI-2) cores were underestimated in0.54% and 0.48%, respectively. The MCNP-4C criticality prediction (keff) for MOX(XVII-1) core showed best agreement with the experimental data where C/E value was0.99995. In general, it can be concluded that MCNP-4C calculations on FCA criticalitybenchmark experiments show a high accuracy for metallic as well as MOX cores.
Kompas Magnetik Digital dengan Keluaran Suara Berbasis Mikrokontroler AT89S51 Rusgianto, Rusgianto; Misto, Misto
Jurnal Fisika FLUX Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v8i2.3114

Abstract

An electronic compass system with sound output have been done. Thesystem was employed HM55B Compass Module Sensor, Microcontroller AT89S51,Operational Amplifier, and IC Voice ISD 2590.The operation of the system wascontroller by the microcontroller. The signal from the compass sensor is feed toATmega8535 microcontroller. On the otherhand, in twelve memory of voicedeviceISD2590 is recorded some word sound signal from the north to the north west.For reproducing the sound signal the data from microcontroller will switch on thememory according to it’s compass toward. The sound electronic signal is linked to thespeaker to produce sound. It was concluded that the system work well since the allparameter were displayed on the monitor simultaneously.
Rekayasa Tumbuhan Purun Tikus (Eleocharis Dulcis) sebagai Substitusi Bahan Matrik Komposit Pada Pembuatan Papan Partikel Wianto, Totok; Ishaq, Ishaq; Faisal, Akhmad; Hamdi, Abdulah
Jurnal Fisika FLUX Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v8i2.3119

Abstract

Sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan adalah terdiri dari rawa-rawa.Salah satu tumbuhan rawa yang banyak tumbuh di daerah rawa Kalimantan Selatanadalah Purun Tikus (Eleocharis Dulcis). Sampai saat ini pemanfaatan purun tikus olehmasyarakat setempat hanya sebatas pembuatan tikar. Di lain pihak, kebutuhan akanpapan sebagai bahan bangunan meningkat, seiring dengan tingginya permintaankonsumen akan suatu produk yang berbahan dasar kayu. Melihat dari potensi yangada, diupayakan pemanfaatan purun tikus di daerah Kalimantan Selatan lebihdimaksimalkan. Dalam hal ini pemanfaatannya sebagai bahan matrik komposit dalampembuatan papan partikel. Oleh karena itu penelitian ini berupaya manfaatankanpurun tikus (Eleocharis dulcis) sebagai bahan substitusi bahan matrik komposit danjuga mengetahui pengaruh serat-serat purun tikus tersebut terhadap sifat fisis (kadarair dan kerapatan) dan sifat mekanik (keteguhan patah, kuat lentur). Untukpengolahan papan partikel dibuat dua variasi susunan serat purun tikus, sampel Ayaitu serat purun tikus dipotong kecil-kecil dan disusun secara acak pada cetakan,perlakuan B yaitu serat purun tikus dipotong memanjang dan menyamping di cetakan.Serat purun tikus yang sudah kering dipotong-potong sesuai dengan variasi serat.Filler berupa daun-daun akasia yang kering dan bersih dihaluskan menggunakanbelender kemudian dicampurkan dengan urea formaldehid. Serat purun tikus dan fillerdicetak pada cetakan berukuran 30 x 30 cm yang dipres panas pada suhu 800-900C.Produk yang dihasilkan berupa papan partikel yang akan diuji dan dianalisa sifatelastisitas dan keteguhan patahnya serta sifat kadar air dan kerapatannya yang akandibandingkan terhadap standar SNI 03-2105-1996 dan JIS A 5908-2003. HasilPengujian Nilai Sifat fisik yaitu menunjukkan kadar air rata – rata 12,75 % dankerapatan rata rata 0,84 g/cm3. Hasil pengujian sifat mekanik yaitu modulus elastisitasrata rata 10.750 Kg/cm2 dan modulus patah rata rata 80,5 Kg/cm2. Hasil Tersebutmendekati dan sudah sesuai dengan Standar SNI dan JIS dan papan partikel ini layaksebagai komposit
Analisis Perhitungan Benchmark Keselamatan Kritikalitas Larutan Uranil Nitrat di Teras Slab 280T STACY Zuhair, Zuhair; Suwoto, Suwoto; Suharno, Suharno
Jurnal Fisika FLUX Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v8i2.3115

Abstract

Criticality benchmark experiment at STACY critical facility is important forvalidation of computation technique and nuclear data library used in design of nuclearfuel cycle criticality safety. This paper discusses criticality safety benchmarkcalculation at STACY facility, which uses uranyl nitrate solution with MCNP-4C MonteCarlo transport code. The continuous energy nuclear data library was utilized inbenchmark calculation to complete criticality safety analysis. The MCNP-4C criticality(keff) prediction indicated overestimated results for all configurations except forconfiguration 131. The biases of calculation with criticality experiment (keff = 1) wereunder 0.26%. Configuration 140 calculation showed the most precisely agreement withC/E value of 1.0001. From these results, it can be concluded that the capability andreliability of MCNP-4C is constantly high in prediction of criticality accuracy for uranylnitrate solution at STACY 280T slab core.
Analisis Sifat Optik Non-Linier pada Polimer poli (p-fenilen vinilen) dengan Menggunakan Metode Pariser-Parr-Pople (PPP) Studi kasus: Molekul Fenilen Vinilen Suarso, Eka
Jurnal Fisika FLUX Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v8i2.3120

Abstract

Bahan polimer merupakan bahan yang mempunyai potensi aplikasi sebagaibahan optik untuk teknologi komunikasi. Bahan tersebut memiliki sistem ikatankonjugasi yang mempunyai kontribusi penting terhadap sifat optik non-linier (ONL).Salah satu bahan polimer yang banyak dipakai sebagai bahan optik adalah poli (pfenilenvinilen) (PPV). Dalam studi ini sudah ditinjau secara teoritis mengenai sifatONL dari polimer PPV, khususnya monomer fenilen vinilen. Sifat ONL tersebutditunjukkan oleh nilai polarisabilitas order kedua dan ketiga dari molekul yangbersangkutan. Dengan menerapkan metode Pariser-Parr-Pople (PPP) dilakukanperhitungan polarisabilitas order kedua (β) dari molekul fenilen vinilen. Hasilperhitungan menunjukkan bahwa besar nilai polarisabilitas order kedua (β) bergantungkepada energi foton (ћω) yang diberikan. Pada studi ini nilai β mencapai hasilmaksimal sebesar 14,8 au jika diekspos dengan energi foton (ћω) sekitar 4,2 eV.
Identifikasi Daya Dukung Batuan untuk Rencana Lokasi Tempat Pembuangan Sampah di Desa Tulaa, Bone Bolango Zainuri, Ahmad; Sota, Ibrahim
Jurnal Fisika FLUX Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v8i2.3116

Abstract

Masalah sampah adalah masalah klasik yang sudah lama melanda kotakotabesar di Indonesia. Masalah tersebut muncul karena terbatasnya lahan kosongyang dapat dijadikan sebagai tempat pembuangan akhir sampah, sementara produksisampah tiap hari terus berlangsung. Pemda Bone Bolango juga tak luput daripermasalahan tersebut. Oleh karena itu, mereka mencari lokasi tempat pembuangansampah yang transportasinya mudah di jangkau dari kota Kabila, jauh dari saranaumum dan pemukiman warga. Atas dasar hal tersebut desa Tulaa dipilih sebagairencana lokasi tempat pembuangan sampah. Namun untuk mengetahui daya dukungbatuan bawah permukaan di lokasi yang akan dijadikan tempat pembuangan sampahmaka perlu dilakukan penelitian geofisika dengan metode geolistrik resistivitaskonfigurasi schlumberger. Hasil interpretasi pengukuran geolistrik diperoleh bahwalokasi desa Tulaa kurang baik karena tidak adanya lapisan kedap air yang menutupilapisan air tanah (akuifer), sehingga sangat mungkin ketika ada limbah cair darisampah, limbah tersebut akan terinfiltrasi ke dalam tanah sampai ke lapisan akuiferdan pada akhirnya akan mencemari air tanah.
Identifikasi Suara Vokal Suku Banjar Berdasarkan Frekuensi Formant Fahrudin, Arfan Eko; Diyanti, Nofida Risna; Manik, Tetti Novalina
Jurnal Fisika FLUX Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Agustus 2011
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v8i2.3121

Abstract

Telah dibuat program untuk mengidentifikasi suara vokal suku Banjarberdasarkan frekuensi formant dengan menggunakan metode LPC (Linear PredictiveCoding). Sampel suara vokal diambil dari 30 responden yang terdiri dari 15perempuan dan 15 laki-laki untuk setiap suara vokal dengan frekuensi sampling 8000Hz. Proses yang dilakukan dalam identifikasi suara vokal suku Banjar antara lain:sampling, pre emphasis filter, frame blocking, windowing dan ekstraksi ciri denganmenggunakan metode LPC. Hasil frekuensi formant rata-rata untuk suara vokalperempuan adalah sebagai berikut; untuk suara vokal /a/ F1: 861.96 Hz, F2 : 1227.17Hz, F3: 1686.92 Hz, suara vokal /e/ F1: 783.34 Hz, F2: 1365.78 Hz, F3: 2207.58 Hz,suara vokal /i/F1: 446.94 Hz, F2: 1288.10 Hz, F3: 2583.38 Hz, suara vokal /o/ F1:780.75 Hz, F2:1064.41 Hz, F3: 1536.06 Hz, suara vokal /u/ F1: 523.71 Hz, F2:920.18 Hz, F3:1789.06 Hz. Hasil frekuensi formant rata-rata untuk suara vokal laki-lakiadalah sebagai berikut; untuk suara vokal /a/ F1: 891.09 Hz, F2: 1338.58 Hz, F3:1844.57 Hz, suara vokal /e/ F1: 620.28 Hz, F2: 1446.42 Hz, F3: 1907.88 Hz, suaravokal /i/ F1: 391.00 Hz, F2: 1490.83 Hz, F3: 2313.92 Hz, suara vokal /o/ F1: 663.38Hz, F2: 977.77 Hz, F3: 2124.76 Hz, suara vokal /u/ F1: 488.91 Hz, F2: 912.18Hz, F3: 2074.57 Hz. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa setiap suara vokal /a/,/e/, /i/, /o/ dan /u/ mempunyai karakteristik frekuensi formant F1, F2 dan F3 yang khas,sehingga dapat digunakan sebagai pembeda antara vokal satu dengan yang lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 9