cover
Filter by Year
Jurnal Fisika FLUX
S3
Sinta Score
ISSN : 1829796X     EISSN : 25411713
Jurnal Fisika FLUX is a peer-reviewed, open access journal that publishes original research articles, review articles, as well as short communication in all areas of physics including applied physics, which includes: physics instrumentation and computation, biophysics, geophysics, physics materials, theoretical physics, and physics education. Journal use single peer reviewed to publish. This journal is published by Universitas Lambung Mangkurat Press. ISSN 1829-796X (print) and ISSN 2541-1713 (online) Jurnal Fisika FLUX is published twice a year. Articles will be peer reviewed first. Once ready to be published immediately on the current edition.
Articles
199
Articles
Sistem Pengendalian Suhu dan Kelembaban Kumbung Jamur Tiram secara Realtime Menggunakan Esp8266

Arafat, Arafat, Puspitasari, Desy Ika

Jurnal Fisika FLUX Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux Edisi Khusus Januari 2019
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Oyster Mushroom is one of the high-value consumption mushrooms. The development of mushroom experienced rapid growth marked by the increasing number of farmers breeding mushroom is directly proportional to number of mushroom food business. The process of mushroom cultivation in mushroom’s greenhouse depends on physical factors such as temperature, humidity, light, pH of planting medium, and air aeration. Watering activity is done if the condition and humidity of mushroom's greenhouse was dry, three times a day at the morning, afternoon and evening. If the conditions of temperature and humidity fluctuate in the current seasons, it is not enough to be sprayed. High temperature and humidity fluctuations disturbed harvest. The results of this research are realtime temperature and humidity control system, esp8266 12-F and DHT22 sensor to read humidity value that can do watering and keep humidity greenhouse. The best humidity limit is 65% and maximum is 80%. If the humidity condition reaches 65%, then esp8266 will activate the relay to turn on the DC pump machine and nozzle spray. If humidity reached 80%, then esp8266 will turn off the DC pump. 80% humidity limit setting to avoid mushrooms from getting too wet. Humidity conditions monitored with android smartphone in realtime.

Analisis Perbedaan Luas Permukaaan Pelet Adsorben dari Abu Layang yang Terikat Silang Glutaraldehyd

Syauqiah, Isna, Utami, Umi Baroroh Lili, Yusniar, Meina Wulansari

Jurnal Fisika FLUX Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux Edisi Khusus Januari 2019
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Karakterisasi pori dari pellet komposit abu layang dan kitosan sebagai adsorben telah dilakukan. Komposit adsorben dibuat dengan campuran abu layang dan kitosan yang diikat silang menggunakan glutaraldehyd dengan perbandingan setiap 2 g, 3 g dan 4 g abu layang dalam 20 mL larutan kitosan yang sudah dilarutkan dalam larutan 5% asam oksalat. Karakterisasi adsorben dilakukan menggunakan Gas Sorption Analyzer untuk mengetahui karakter pori dari abu layang, kitosan dan adsorben komposit. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa adsorben dengan abu layang sebanyak 3 g dalam 20 mL larutan kitosan memiliki luas permukaan dan volume total pori terbesar yaitu 31,00 m2/g dan 4,54 (e-02 cc/g) dan rerata jari pori terkecil yaitu 29,30 Å. Serta identifikasi gugus fungsi komposit abu layang-kitosan dari spektrofotometer inframerah menunjukkan adanya gugus fungsional untuk menyerap logam berat yang terlihat pada bilangan gelombang 3433 dan 2932 cm-1.

Karakteristik Time Series Reflektansi Tanaman Padi Varietas Ciherang Dengan Analisis RGB Citra Fotografi

Cahyono, Bowo Eko, Nugroho, Agung Tjahjo, Husen, Jamal

Jurnal Fisika FLUX Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2018
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Padi merupakan tanaman pangan yang memiliki peran dan manfaat penting bagi masyarakat khususnya di Indonesia.Tanaman padi banyak ditemukan di lingkungan sekitar khususnya yang bertempat tinggal di daerah pedesaan. Tanaman padi memiliki banyak varietas yang mudah menyesuaikan terhadap lingkungan dan cara tanam. Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kondisi tanaman pertanian seperti padi dapat dipantau secara cepat dari udara. Metode yang digunakan berupa pengamatan melalui helikopter ataudrone atau pesawat tanpa awak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteriktime seriesusia tanaman padi varietas Ciherang berdasarkan ekstraksi nilai reflektansi spektrum RGB ternormalisasi. Penelitian yang dilakukan berupa pengambilan data gambar tanaman padi dan kertas putih yang diletakkan di atas daun padi. Gambar diambil dari awal usia tanam (HST=hari setelah tanam) sampai panen. Gambar tersebut dicropping untuk memisahkan gambar tanaman padi dan kertas putih. Selanjutnya gambar diekstraks menggunakan software MATLAB R2014a berdasarkan spektrum warna red, green, dan blue (RGB). Hasil ekstraksi tersebut berupa nilai reflektansi RGB dan dinormalisasikan. Selanjutnya dibuat plot nilai reflektansi RGB ternormalisasi terhadap usia tanam. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah karakteristik time series reflektansi tanaman padi varietas Ciherang berdasarkan usia tanamnya. Berdasarkan hasil seluruh model grafik yang diperoleh dari ploting 3D dan 2D dapat dinyatakan bahwa nilai reflektansi spektrum R dan B terus meningkat seiring bertambahnya HST. Sedangkan nilai reflektansi spektrum G terus meningkat sampai sekitar HST 50 dan untuk HST berikutnya nilai reflektansi spektrum G menurun dikarenakan tanaman padi memasuki fase generatif sehingga daun tanaman padi tersebut mulai menguning dan cahaya green yang direfleksikan oleh tanaman padi juga mulai menurun.

Karakteristik Time Series Reflektansi Tanaman Padi Varietas Ciherang Dengan Analisis RGB Citra Fotografi

Cahyono, Bowo Eko, Nugroho, Agung Tjahjo, Husen, Jamal

Jurnal Fisika FLUX Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2018
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Padi merupakan tanaman pangan yang memiliki peran dan manfaat penting bagi masyarakat khususnya di Indonesia.Tanaman padi banyak ditemukan di lingkungan sekitar khususnya yang bertempat tinggal di daerah pedesaan. Tanaman padi memiliki banyak varietas yang mudah menyesuaikan terhadap lingkungan dan cara tanam. Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kondisi tanaman pertanian seperti padi dapat dipantau secara cepat dari udara. Metode yang digunakan berupa pengamatan melalui helikopter ataudrone atau pesawat tanpa awak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteriktime seriesusia tanaman padi varietas Ciherang berdasarkan ekstraksi nilai reflektansi spektrum RGB ternormalisasi. Penelitian yang dilakukan berupa pengambilan data gambar tanaman padi dan kertas putih yang diletakkan di atas daun padi. Gambar diambil dari awal usia tanam (HST=hari setelah tanam) sampai panen. Gambar tersebut dicropping untuk memisahkan gambar tanaman padi dan kertas putih. Selanjutnya gambar diekstraks menggunakan software MATLAB R2014a berdasarkan spektrum warna red, green, dan blue (RGB). Hasil ekstraksi tersebut berupa nilai reflektansi RGB dan dinormalisasikan. Selanjutnya dibuat plot nilai reflektansi RGB ternormalisasi terhadap usia tanam. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah karakteristik time series reflektansi tanaman padi varietas Ciherang berdasarkan usia tanamnya. Berdasarkan hasil seluruh model grafik yang diperoleh dari ploting 3D dan 2D dapat dinyatakan bahwa nilai reflektansi spektrum R dan B terus meningkat seiring bertambahnya HST. Sedangkan nilai reflektansi spektrum G terus meningkat sampai sekitar HST 50 dan untuk HST berikutnya nilai reflektansi spektrum G menurun dikarenakan tanaman padi memasuki fase generatif sehingga daun tanaman padi tersebut mulai menguning dan cahaya green yang direfleksikan oleh tanaman padi juga mulai menurun.

Identifikasi Sesar di Perairan Misool, Papua Barat Berdasarkan Penampang Seismik Refleksi 2D

Pertiwi, Surgiati

Jurnal Fisika FLUX Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2018
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Telah dilakukan penelitian identifikasi sesar di Perairan Misool, Papua Barat berdasarkan penampang seismik refleksi 2D yang terdiri dari dua lintasan. Data yang diperoleh kemudian diolah untuk menghasilkan penampang seismik yang menggambarkan reflektivitas tiap lapisan bawah permukaanlaut. Berdasarkan penampang seismik hasil pengolahan data pada lintasan 1 ditemukan keberadaan sesar yang tampak diantara CDP 26761 hingga CDP 27547 pada TWT 3500 ms hingga 5000 ms. Sedangkan pada penampang seismik lintasan 2 tidak ditemukan keberadaan sesar.

Implementasi Algoritma Genetika untuk Optimasi Parameter Self Potential pada Sebaran Mineral Pasir Besi

Febriani, Siti Diah Ayu

Jurnal Fisika FLUX Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2018
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Salah satu cara untuk mengetahui potensi mineral adalah mengoptimalkan parameter Self -Potential secara global dengan menggunakan pemodelan Algoritma Genetika. Metode ini memiliki kelebihan dalam memberikan informasi yang lebih komprehensif dan terpadu agar lebih memastikan bahwa di daerah Kepanjen, Jember memiliki potensi mineral pasir besi dan Algoritma Genetika yang dikembangkan dengan fungsi fitness yang dibangun pada model residu. Program pemodelan numerik menggunakan MATLAB. Proses Algoritma Genetika bekerja dengan memilih model tebakan acak dalam satu populasi, menghasilkan model inversi yang mendekati model data primer dan dapat dianggap sebagai solusi parameter optimum momen dipol listrik (k), kedalaman ke pusat bola atau cilinder. (h), sudut polarisasi (θ) dan (q). Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan data primer, didapatkan pola distribusi pasir besi dengan anomaly self potential sebesar -291,7 mV yang mengindikasikan butiran mineral pasir besi paling optimum pada lintasan dua dan nilai fitness terbesar pemodelan algoritma genetika pada probabilitas cross cover dan mutasi adalah 0,9 dan 0,05 dengan RMS 2,6% dan parameter Self -Potential optimal pada 202,15 (k), 4,98 (h), 1,5 (q), 29,96 (θ).KEYWORD : Algoritma Genetika, Optimasi, Mineral Pasir Besi, Self-Potential

Teknik Pemodelan Fisika dalam Setting Pembelajaran Berbasis Learner Autonomy

Salam, Abdul

Jurnal Fisika FLUX Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2018
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Modeling technique is one of physics instructional technique required by physics student teacher in order to understand and apply various concept, principle, and law of physics. The importance of modeling technique in physics instructional has moved the research team to apply the physics modeling technique in the setting of learner autonomy based instructional. This study used one group pretest and posttest design. Subject of this study was the physics education study program student of FKIP ULM who recourse basic physics course in the academic year of 2016/2017. The instrument used in this study was the student achievement test. The data was analyzed in a descriptive-qualitative way and also quantitatively depends on the nature of the data. Result of the study showed that the implementation of physics modeling technique in the setting of learner autonomy based learning was effective to improve students’ basic competence knowledge with the gain score of 0.68, which is in medium category.

Analisis dan Penentuan Faktor Koreksi Dosis Serap pada Medium Solid Water Phantom Terhadap Water Phantom

Rambu Kawurung, Oyang Dolaresy

Jurnal Fisika FLUX Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2018
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analis penentuan faktor koreksi dosis serap solid water phantom terhadap water phantom dengan berkas elektron 7, 8 dan 10 MeV, variasi kedalaman tertentu, luas area penyinaran 10 × 10 cm2 dan jarak antara sumber ke permukaan phantom 100 cm. Pengukuran dosis serap dilakukan dengan menggunakan pesawat linear accelerator (LINAC) Siemens Primus M Class seri 5633, solid water phantom, detektor ionization chamber jenis Plan – Parallel Chamber (PPC) dan Water Phantom, detektor ionization jenis farmer chamber (FC), Condenser Chamber (CC) dilengkapi dengan computer control units (CCU). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor koreksi sebagai salah satu jaminan kualitas (QA) agar dapat memastikan ketepatan dosis yang diterima oleh pasien. Pengukuran dihitung berdasarkan publikasi protokol IAEA Technical  Report  Series  No.398. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor koreksi dosis serap pada solid water phantom terhadap water phantom untuk energi 7 MeV dari setiap kedalaman tertentu yaitu berkisar 0,5831 sampai 1,0545, sedangkan pada energi 8 MeV berkisar 0,7216 sampai 1,1677, kemudian untuk energi 10 MeV berkisar 0,6704 sampai 1,0401.

Pengembangan Petunjuk Praktikum Fisika Dasar I Berbasis 5M Untuk Melatih Keterampilan Proses Sains dan Karakter Wasaka

Misbah, Misbah, Wati, Mustika, prastika, miranti diah

Jurnal Fisika FLUX Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2018
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRACT− The manual for practicum that has been used for the teaching and learning activities has not been maximal in training the science process skills and student character in conducting an investigation. Therefore, research and development on the basic physics lab manual I based on 5M to train the science and character process skills of Wasaka was conducted. The purpose of this study is to describe the feasibility of 5M Basic Physics practice manual for training the science process skills and Wasaka character in terms of the validity aspects. This research is a research and development using a modified 4D model. The instrument used in this study was in the form of validation sheets of the basic Physics I Basic Physics manual 5 M. Based on the results of data analysis obtained that the instructions of practicum basic physics I based on 5 M train the science process skills and the characters of Wasaka categorized as very valid.

Model SWAT (Soil and Water Assesment Tool) untuk Analisis Erosi dan Sedimentasi di Catchment Area Sungai Besar Kabupaten Banjar

Febrianti, Indah, Ridwan, Ichsan, Nurlina, Nurlina

Jurnal Fisika FLUX Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2018
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Erosion is a natural process that occurs naturally causing sedimentation in a stream. The transported sediment material can reduce channel capacity and increase the risk of flooding, as happened in the Big River Fishing Area, Karang Intan Subdistrict, Banjar District. Therefore it is necessary to determine the value of erosion and the latest sediment in order to be the basis of consideration of management actions. Watershed management analysis using hydrological model. Soil And Water Assessment Tool (SWAT) is one of the hydrological models that can be used to analyze erosion and sedimentation with parameters such as rainfall data, temperature, land cover, soil and slope. SWAT model simulation using land use data, soil, rainfall and climate data of 2016, the amount of sedimentation and erosion in Catchment Area of large river is 58,48 ton/ha/year and 4,82 ton/ha/year. The level of sedimency in the Catchment Area of the Great River which belongs to very low class is 1635,38 ha, low grade 57,31 ha, middle class 385,21 ha and very high class that is 3.221,48 ha. While the level of erosion that includes very light class of 2334,24 ha, lightweight 2.692.31 ha and middle class area of 272.83 ha.