cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017" : 10 Documents clear
Pengembangan Instrumen Kognitif Keterampilan Proses Sains Siswa SMP pada Materi Pesawat Sederhana Azizah, Nikmah; Wati, Mustika; M., Abdul Salam; Mahtari, Saiyidah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3933

Abstract

Instrumen kognitif keterampilan proses sains siswa masih belum tersedia dengan baik sehingga guru masih kesulitan dalam menilai kemampuan keterampilan proses sains siswa dikarenakan harus memerlukan waktu yang lama untuk mengamati siswa satu persatu melalui lembar observer. Untuk itu dilakukan pengembangan instrumen kognitif keterampilan proses sains siswa yang bertujuan untuk mendeskripsikan (1) validitas instrumen kognitif, (2) reliabilitas instrumen kognitif, dan (3) tingkat kesukaran butir soal instrumen kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Borg and Gall. Teknik analisis data berupa validasi instrumen kognitif, reliabilitas instrumen kognitif, dan tingkat kesukaran butir soal instrumen kognitif, menggunakan analisis program Rasch. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Validitas instrumen yang dikembangkan tergolong dalam kategori valid (2) Reliabilitas instrumen yang dikembangkan tergolong istimewa, dan (3) Tingkat kesukaran butir soal instrumen yang dikembangkan terbagi dalam empat tingkatan yaitu 2 butir soal kategori sangat sulit, 2 butir soal kategori sulit, 4 butir soal kategori mudah, dan 1 butir soal kategori sangat mudah. Diperoleh simpulan bahwa instrumen kognitif keterampilan proses sains yang dikembangkan berkualitas digunakan dalam evaluasi pembelajaran.  
Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Fisika Melalui Model Pengajaran Langsung Dengan Metode Problem Solving Noor, Muhammad; Zainuddin, Zainuddin; Miriam, Sarah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3958

Abstract

Perangkat pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah SMPN 9 Banjarmasin dinilai masih perlu dikembangkan agar lebih layak dan lebih baik. Hal ini berpengaruh pada rendahnya hasil ketercapaian belajar kognitif siswa dan cara penyelesaian pemecahan masalah persoalan yang dihadapi siswa. Oleh karena itu dikembangkanlah perangkat pembelajaran dengan menggunakan model pengajaran langsung yang memiliki tujuan khusus untuk: (1) Mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran, (2) mendeskripsikan kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP, dan (3) mendeskrepsikan keefektifan perangkat pembelajaran yang ditinjau dari hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mangacu pada model pengembangan Dick and Carey. Bentuk instrumen yang dikembangkan berupa berupa RPP, LKS, THB dan Materi ajar. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid dengan kategori baik (2) Kepraktisan perangkat pembelajaran dinilai terlaksana dalam kategori sangat baik dan (3) Keefektivan perangkat pembelajaran berkategori sedang. Diperoleh kesimpulan bahwa perangkat pembelajaran menggunakan model pengajaran langsung dengan metode problem solving yang dikembangkan layak digunakan dalam sistem belajar mengajar. Kata kunci:     Perangkat Pembelajaran, Model Pengajaran Langsung, Metode Problem Solving.  ABSTRACT: The learning equipment used in teaching and learning process at school SMPN 9 Banjarmasin need improvement in order to make it better than before. This case influential by the low of students’ cognitive achievement and problem-solving.  Therefore, the researcher were going to improve the learning equipment using direct learning model which have some purpose: (1) to describe validity of learning equipment, (2) to describe the practicability learning equipment carry out from RPP observe, and (3) to describe the effectiveness of learning equipment from students’ cognitive achievement. This research was development research which refers to Dick and Carey learning model. The type of instrument was going to develop in this research were RPP, LKS, THB and learning the material. The result of this research showed: (1) the learning equipment which has developed stated as valid with a good category, (2) the practicability of learning equipment has implemented stated as the very good category, and (3) the effectiveness of learning equipment stated as with fair category. The conclusion of this research was the learning equipment using direct learning model with the problem-solving method which had developed was suitable to apply in teaching and learning system.  
Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses Pada Materi Getaran Dan Gelombang Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak Angraeni, Lia; Trisianawati, Eka
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3828

Abstract

The purpose of this study was to determine: 1) the average student results given experimental class learning approach process skills; 2) the average student results given control class learning to use the conventional approach 3) whether there is a difference in student learning outcomes after a given learning approach and process skills using conventional approaches. This study design is quasi-experimental design. Data collection techniques used is a measurement technique .. Based on data analysis that uses the learning process skills approach to the learning outcomes of students on the material vibrations and waves both categories. Thus the detailed conclusions are as follows; 1) average student results given experimental class learning with good process skills approach; 2) Average grade student results are given learning control using conventional approaches is sufficient; 3) There are significant differences anatara student results after a given learning approach and process skills given student learning using the conventional approach. 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Pada Pokok Bahasan Tata Surya Rifansyah, Muhammad; Mastuang, Mastuang; M., Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3932

Abstract

Learning materials used on the learning process in schools still considered not optimal and need to be developed. The impact of this is low cognitive results of students and consequently still need to be improved. Based on that, development of a learning equipment using a cooperative learning model conducted, which has specific purposes to describe: (1) validity of the learning equipment, (2) the practicability of learning equipment based on how it carrying out lesson plan, (3) the effecticeness of learning equipment based on students cognitive achievement. The research stated: (1) learning equipment is considered valid with a good criteria, (2) the practicability of learning equipments are rated to be implemented very well, (3) the effectiveness of learning equipments has a high criteria. Based on the result of the research can be concluded that the natural science learning equipment which developed is viable for use in learning process.  
Keefektivan Penerapan Model Group Investigation Dengan Strategi Question Student Have Pada Mata Kuliah Mekanika Di Program Studi Pendidikan Fisika Fkip Unsri Murniati, Murniati; Barokah, Barokah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3935

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penerapan model group investigation dengan strategi Question Studen Have dalam perkuliahan mekanika dan meningkatkan partisipasi mahasiswa selama proses perkuliahan. Efektivitas ditinjau dari peningkatan kemampuan mahasiswa dan aktivitas dalam perkuliahan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa SI reguler program studi pendidikan fisika FKIP Unsri yang mengikuti mata kuliah mekanika pada semester ganjil tahun ajaran 2016/2017. Metode penelitian adalah metode penelitian eksperimen semu (quasi ekperiment) dengan desainnya adalah one-group pretest-postest Desain. Alat pengumpul data berupa soal objektif untuk mengetahui penguasaan mahasiswa terhadap meteri yang disampaikan. Partisipasi mahasiswa diperoleh dengan meninjau pertanyaan yang ditulis serta melihat keterlaksanaan strategi Question Student Have dalam perkuliahan.Hasil analisis data diperoleh N-Gain sebesar 0,4 dalam kategori sedang. Hal ini menunjukan bahwa model Group Investigation Dengan  Strategi Question Student Have efektif diterapkan pada perkuliahan mekanika di Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Unsri. Partisipasi mahasiswa menunjukan bahwa strategi Question Student Have telah memiliki potensial efek seperti ditunjukan banyaknya pertanyaan tertulis yang disampaikan yaitu rata 30 % pertanyaan selama perlakuan berlangsung.  
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Melalui Model Inquiry Discovery Learning Terbimbing Pada Pokok Bahasan Fluida Statis Di Kelas XI IPA 4 SMAN 11 Banjarmasin Komariah, Ulul Hasan; Jamal, Muhammad Arifuddin; Misbah, Misbah Misbah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3876

Abstract

Penerapan model pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakteristik materi ajar berdampak terhadap rendahnya keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan secara umum untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa melalui model inquiry discovery learning terbimbing pada pokok bahasan fluida statis di kelas XI IPA 4 SMAN 11 Banjarmasin. Adapun tujuan penelitian secara khusus untuk mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran, (2) keterampilan proses sains siswa, dan (3) hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan desain Hopkins. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan tes. Hasil instrumen penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan RPP secara keseluruhan meningkat dari 77,77% (baik) menjadi 94,16% (sangat baik), (2) keterampilan proses sains siswa meningkat dari 68,75% (tidak tuntas) menjadi 90,57% (tuntas), (3) hasil belajar siswa meningkat dari 71,87% (tidak tuntas) menjadi 84,37% (tuntas). Diperoleh simpulan bahwa dengan menggunakan model inquiry discovery learning terbimbing dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas XI IPA 4 SMAN 11 Banjarmasin.  
Pengembangan Modul Fisika Berintegrasi Kearifan Lokal Membuat Minyak Lala Untuk Melatih Karakter Sanggam Oktaviana, Dewinta; Hartini, Sri; Misbah, Misbah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3894

Abstract

Tidak tersedianya modul fisika yang memuat kaitan antara materi fisika dengan kearifan lokal melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian pengembangan modul fisika materi suhu dan kalor berintegrasi kearifan lokal membuat minyak lala untuk melatih karakter sanggam. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan kelayakan modul fisika materi suhu dan kalor berintegrasi kearifan lokal yang layak untuk digunakan pada pembelajaran, dengan tujuan khususnya yaitu mendeskripsikan validitas modul fisika, kepraktisan modul fisika, efektivitas modul fisika, dan pencapaian karakter sanggam. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek ujicoba adalah siswa kelas X-2 di SMA Negeri 2 Paringin. Data diperoleh melalui lembar validasi, angket respon siswa, tes hasil belajar, dan lembar observasi karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validasi berupa isi dan tampilan modul berkategori cukup valid dengan nilai yaitu 79,41% dan 78,20%, (2) kepraktisan modul berkategori praktis dengan skor rerata 3,18, (3) efektivitas modul berkategori tinggi dengan skor N-gain yaitu 0,89, dan (4) pencapaian karakter sanggam berkategori baik dengan skor rerata yaitu 3,61. Simpulan penelitian adalah bahwa modul fisika berintegrasi kearifan lokal pembuatan minyak lala layak digunakan dalam pembelajaran. There is no physics module that contains between physics and local wisdom, becomes the background of this research. It is also the reason why the research is conducted to develop physics module with the local wisdom of making “minyak lala” to exercise “sanggam” character. This research aimed to describe the appropriateness of physics module of temperature and heat material that interacted with local wisdom which was suitable to use in the learning activity, with the special purposes of describing physics module validity, practicality of physics module, effectiveness of physics module, and achievement of “sanggam” character. This research was the development study by using ADDIE development model. The samples of the subject were students in X-2 class in SMA Negeri 2 Paringin. The data was obtained from sheet validation, questioner of student’s response, the learning outcome, the sheet of character observation. The result of the research showed that: (1) the validation of the contain and view of the module was valid enough with the score of 79,42% and 78,20%, (2) the module practicality categorized practice with the average score of 3,18, (3) the effectiveness module had high category with N-gain score 0.89, and (4) the achievement of “sanggam” character was good character with the average score of 3,61. The conclusion of this research is physics module that interact with local wisdom of making “minyak lala” is appropriate to use in learning activity. 
Penggunaan Instrumen Ordered Multiple Choice (OMC) Untuk Menilai Pemahaman Konsep Usaha Dan Energi Dengan Model Pembelajaran Discovery Di SMAN 1 Long Kali Nurjamilah, Nurjamilah; Sulaeman, Nurul Fitriyah; Komariyah, Laili
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan instrumen OMC yang dikembangkan oleh peneliti dan pemahaman konsep peserta didik serta perbedaan antara nilai pre-test dan post-test pada materi usaha dan energi yang diukur dengan OMC setelah diterapkannya model pembelajaran Discovery. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMAN 1 Long Kali Tahun Ajaran 2016/2017. Sampel yang digunakan adalah kelas X MIA-2 sebanyak 31 peserta didik dan subyek untuk uji empiris sebanyak 142 peserta didik. Dari uji coba instrumen diperoleh 24 butir soal yang layak digunakan dengan reliabilitas instrumen 0,81. Berdasarkan analisis pemahaman konsep dengan OMC diketahui bahwa 6% peserta didik masih berada pada level naive concept, 29% peserta didik berada pada level hybrid concept, 45% peserta didik berada pada level simple concept, dan 35% peserta didik berada pada level different concept, serta berdasarkan standar ketuntasan belajar pemahaman konsep peserta didik memperoleh rata-rata nilai post-test 78 dan sebanyak 94% peserta didik mendapatkan nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hasil uji T berpasangan, menunjukkan nilai thitung= 10,803 lebih besar dari ttabel= 1,697. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata nilai post-test dan pre-test peserta didik, dimana rata-rata nilai post-test (78) lebih besar dari rata-rata nilai pre-test (63). 
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 26 Banjarmasin Topik Cahaya dan Alat-Alat Optik Melalui Pengajaran Langsung Yahyana, Zara; Arifuddin, Muhammad; Miriam, Sarah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3871

Abstract

Application of learning model strategy in school is not in accordance with that expected to cause student learning outcomes is low. This study aims to improve student learning outcomes through direct teaching models. This study has a specific purpose to describe: (1) RPP implementation during teaching and learning activities, (2) students procedural skills, and (3) student learning outcomes. This study is a classroom action research consisting of two cycles. This research was conducted in SMP Negeri 26 Banjarmasin refers to the design of research flow PTK Kemmis and Mc Tagart with the subject of research is the students of class VIII C SMP Negeri 26 Banjarmasin. Data obtained through observation, tests, and documentation. Data analysis through quantitative anda qualitative descriptive. The resulrs showed that: (1) the implementation of RPP during the learning process through direct teaching model increased that is inn cycle I the percentage of implementation of RPP of 91,01% with very good category and on the second cycle of 96,33% with very good category, (2) students’ procedural skill are also classically increased, in cycle I percentage of 85,41% with very skilled category to be 95,48% in cycle II with highly skilled category, (3) student learning outcomes increase classically ie in cycle I percentage of learning outcomes students 62,5% with unfinished category to 87,5% with complete category in cycle II. The conclusion is obtained that through the direct teaching model can improve student learning outcomes. 
Pengembangan Alat Peraga Pada Materi Usaha dan Energi Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Melalui Model Iquiry Discovery Learning (IDL terbimbing) Maharani, Meyrika; Wati, Mustika; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.4043

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya media pembelajaran di SMP Negeri 3 Batu Ampar terutama pada materi usaha dan energi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian berupa pengembangan alat peraga pada materi usaha dan energi yang mampu melatihkan keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan alat peraga meliputi: (1) validitas alat peraga (2) kepraktisan alat peraga dilihat dari respon siswa (3) keefektifan alat peraga dilihat dari hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan dan proses. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah ADDIE dengan subjek uji coba 23 siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Batu Ampar. Hasil penelitian menunjukkan (1) validitas alat peraga termasuk dalam kategori valid (2)  kepraktisan alat peraga dilihat dari respon siswa menunjukkan kategori sangat praktis (3) keefektifan alat peraga menunjukkan kategori sangat efektif dilihat dari hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan dengan kategori gain tinggi dan pada aspek keterampilan proses sains dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa alat peraga telah layak digunakan.This research is motivated by the lack of learning media in SMP Negeri 3 Batu Ampar especially in work and energy topic. Therefore, the research is conducted in the form of the development of props in work and energy topic that able to trained studentss skill in science process. This study aims to describe the feasibility of props include: (1) the validity of props (2) practicality of props seen from the students response (3) the effectiveness of props seen from student’s learning outcomes on knowledge and process. The development model that used in this research is ADDIE with the test subject of 23 students of class VIII A SMP Negeri 3 Batu Ampar. The results showed that (1) the validity of props included in the valid category (2) the practicality of the props seen from the student’s response showed very practical category (3) the effectiveness of the props showed very effective category seen from student’s learning outcomes on the knowledge aspect with high gain category and On aspects of studentss skill in science process with very good category. The results show that props have been feasible to use.  

Page 1 of 1 | Total Record : 10