cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014" : 10 Documents clear
Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Dengan Latihan Berstruktur Terhadap Hasil Belajar Siswa Hasanah, Hasanah; Suyidno, Suyidno; Wati, Mustika
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.817

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan pembelajaran yang berlangsung tidak berbasis konstruktivis. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan antara pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar dan (2) pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan quasi experimental dengan pretest-pottest control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pada pengujian komparasi thitung = 3,19 > ttabel = 2,64 sehingga ada perbedaan antara pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar dan (2) pada pengujian korelasi rxy = 0,70 dan  thitung = 6,07 > ttabel = 1,69 sehingga pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan latihan berstruktur berpengaruh positif terhadap hasil belajar. Diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan latihan berstruktur berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa kelas VIII MTsN Banjar Selatan 2 Banjarmasin pada materi ajar cahaya. 
Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Terhadap Hasil Belajar Siswa Dengan Frekuensi Belajar Sebagai Variabel Mediasi Velayati, Muhammad Akbar; Wati, Mustika; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.828

Abstract

 Kegiatan ekstakurikuler berpengaruh terhadap frekuensi belajar sehingga  berdampak terhadap hasil belajar siswa dibidang IPA. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung kegiatan ekstrakurikuler terhadap hasil belajar IPA yang dimediasi oleh variabel frekuensi belajar. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Kelumpang Hilir yang berjumlah 588 siswa dengan sampel sebanyak 100 siswa. Teknik pengambilan data melalui wawancara, dokumentasi, observasi, dan angket. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif korelasional dengan metode analisis yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji prasyarat analisis, uji koefisien determinasi, uji-F, dan uji-t. Penelitian ini didesain menggunakan teknik regresi linier berganda yang menggunakan variabel mediasi. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai thitung pengaruh langsung kegiatan ekstrakurikuler terhadap hasil belajar IPA lebih kecil dari nilai t­tabel yang ditentukan, dan nilai thitung pengaruh tidak langsung kegiatan ekstrakurikuler terhadap hasil belajar IPA lebih besar dari nilai t­tabel yang ditentukan. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa kegiatan ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Kelumpang Hilir tidak berdampak langsung terhadap hasil belajar IPA, tetapi kegiatan ekstrakurikuler dapat berpengaruh positif secara tidak langsung terhadap hasil belajar IPA siswa dengan dimediasi variabel frekuensi belajar.  
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Berbasis Karakter Noorhidayati, Noorhidayati; Hartini, Sri; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.809

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa diduga karena kurangnya karakter yang dimiliki seorang siswa selama proses pembelajaran seperti tekun, tanggung jawab, kejujuran, santun, dan ketelitian serta kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran, sehingga dilakukan penelitian yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan khusus penelitian ini untuk mengetahui: (1) kemampuan guru, (2) karakter siswa, (3) hasil belajar, (4) respon siswa terhadap pembelajaran. Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 siklus. Teknik pengumpulan data berupa tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian: (1) kemampuan guru pada siklus I dan II berkategori sangat baik yaitu 86,3% dan 94,9%,  (2) karakter siswa mengalami peningkatan pada semua aspek pada siklus I baik menjadi sangat baik pada siklus II, (3) ketuntasan hasil belajar siswa siklus I  sebesar 82% (tidak tuntas), dan  siklus II sebesar 92,3% (tuntas), (4) respon siswa terhadap pembelajaran adalah baik. Diperoleh simpulan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbasis karakter efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A SMPN 1 Kertak Hanyar pada pokok bahasan tekanan. 
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Modelpembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator And Explaining (SFE) Sujuni, Alfin; jamal, M. Arifuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.813

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa  diduga karena siswa yang tidak aktif dan model pembelajaran yang monoton menyebabkan perlunya penelitian yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa melalui pembelajaran kooperatif tipe SFE. Tujuan khusus penelitian adalah mendeskripsikan: (1) Keterampilan guru (2) peningkatan hasil belajar, (3) aktivitas siswa, (4) respon siswa terhadap pembelajaran. Penelitian ini penelitian tindakan kelas yang terdiri 3 siklus. Perangkat dan instrumen yang digunakan adalah RPP, handout, LKS, THB, lembar observasi keterampilan guru mengelola pembelajaran, aktivitas siswa, dan lembar respon siswa. Data diperoleh dari hasil tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran model kooperatif tipe SFE efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIIB SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin pokok bahasan pembiasan cahaya, yang didukung oleh beberapa temuan: (1) Keterampilan guru mengelola pembelajaran siklus I baik ,II, dan III sangat baik. (2) Hasil belajar kognitif siswa meningkat secara klasikal: yaitu 54.55% siklus I, 77.27% siklus II, 86.36 siklus III. (3) Aktivitas siswa siklus I 64.8% aktif, II 72.4 aktif, III 81.2 sangat aktif. (4) Respon siswa selama proses pembelajaran baik, terlihat dari hasil rata-rata setiap pernyataan termasuk kategori baik.  
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Dan Media Penunjang Materi Ajar Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Mahfuziannor, M.; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.832

Abstract

Rendahnya keterampilan proses sains dan sikap ilmiah siswa Indonesia salah satunya disebabkan karena LKS yang beredar kebanyakan hanya berisi ringkasan materi dan soal-soal, sehingga belum efektif melatihkan keterampilan proses sains. Oleh karena itu dilakukan penelitian bertujuan menghasilkan LKS dan media penunjang untuk melatihkan keterampilan proses sains. Tujuan khusus penelitian adalah mendeskripsikan kelayakan LKS dan media penunjang, keterampilan proses sains, dan respon siswa. Ujicoba dilakukan pada 21 siswa SMPN 1 Candi Laras Selatan. Desain penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi, pengamatan, angket respon, dan dokumentasi serta teknik analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan (1) LKS yang dikembangkan sangat layak dalam format/isi LKS, kebahasaan dan penampilan fisik dengan reliabilitas 0,65; (2) Media penunjang yang dikembangkan sangat layak dalam fungsi/kegunaan dan penampilan fisik dengan reliabilitas 0,80; (3) Keterampilan proses sains siswa sebesar 14,29% sangat terampil dan 85,71% terampil. Siswa terampil dalam mengamati, merumuskan hipotesis, melakukan penyelidikan, membaca hasil pengukuran, menganalisis data, memprediksi, dan menarik kesimpulan, tetapi cukup terampil dalam mengidentifikasi variabel; dan (4) Respon positif siswa dalam hal minat dan sikap terhadap LKS dan media penunjang. Diperoleh simpulan bahwa LKS dan media penunjang materi ajar kemagnetan efektif untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa SMP.  
Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Rahmah, Siti; jamal, M. Arifuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.819

Abstract

Teaching and learning Process by teacher center on class effect at the skill of student social. Low of students’ skill during teaching and learning process of Physics study indirectly low influencing of students’ learning result. Therefore the researcher did the research with the aim to uplift skill class student social of XI TGB B SMNKN 5 Banjarmasin at static fluid discussion fundamental through applying of the study of type co-operative of Team games of Tournament. This Research type of Class Action Research (CAR) model Hopkins Which the research consist of 3 cycles, every cycle cover planning, observation and perception, and also reflection. The subject of the research is 20 class student of XI. This Matter is caused by done/conducted] study still centrally [at] teacher without entangling student actively. [Is] therefore done by research with the aim to increase the skill of student social by applying the model study of type co-operative of TGT. Data obtained to through etiquette, observation, test, and documentation. Data analyze descriptively qualitative and quantitative. Result of data analysis shows 1) the result of lesson plan [at] cycle of I, II, and III each of 63 %, 64 %, and 73 2) uplifting of skill of social [at] cycle of I, II, and III each of 27 %, 44 %, and 43,7 3) result learn student [at] cycle of I, II, and III each  0 %, 50 %, and 5,29 %, and 4) student response to model study of type of TGT unfavourable in general.  
Komparasi Hasil Belajar Siswa Yang Menggunakan Pembelajaran Berbasis Komputer Model Drill dan Model Tutorial Desfiyani, Arisa; Suyidno, Suyidno; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.815

Abstract

Kurangnya antusias siswa karena tidak ada upaya guru untuk menggunakan multimedia seperti komputer sebagai variasi dalam proses pembelajaran menyebabkan rendahnya hasil belajar IPA.  Tujuan penelitian ini adalahuntuk (1) mengetahui komparasi model drill dan tutorial dalam mengoptimalkan hasil belajar siswa, dan (2) mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran berbasis komputer. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen dengan model pretest-posttest design dengan 2 macam perlakuan. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII D dan VIII E yang dipilih dengan metode probabilitas berupa convinience sampling dan jumlah siswa pada masing-masing kelas 28 orang. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes hasil belajar, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas, serta uji-t. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa yang menggunakan PBK model drill dan model tutorial, dengan temuan (1) hasil belajar siswa yang menggunakan PBK model tutorial sedikit lebih baik daripada siswa yang menggunakan PBK model drill, dan (2) siswa menunjukkan respon yang baik terhadap pembelajaran berbasis komputer.  
Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Checks Arsyad, Ashadi; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.805

Abstract

The low social skills of students in class VIII-C of Junior High School 27 Banjarmasin becomes the background of this classroom action research (CAR). The purpose of this research is to examine students social skills improvement by employing the ‘Pair Checks’ cooperative learning model which are carried out in 3 cycles. Method of data collection uses observation sheet ofapplied lesson plans, students social skills, achievement test and student questionnaire responses. The technique of Data Analysis used descriptive quantitative and qualitative techniques. The findings of the study are: (1) the ability of teachers to manage Pair Checks cooperative models the first cycle was 86%, while the second cycle resulted in 87%, and 90%  in the third cycle, (2) social skills of students has risen that was 90.6% for the first cycle, 91% for the second cycle and  95.6% for the third cycle, (3) mastery learning outcomes of students was 67% of the first cycle, 83%  for the second cycle and 93% for the third cycle, (4) the response of students to the learning process is good. From the findings above, it can be concluded that the application of Pair Checks cooperative learning model on the subject of light reflection in class VIII C of Junior High School 27 Banjarmasin is effective to improve students social skills.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Pendekatan Problem Posing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dan Aktivitas Siswa Septina, Herda; Hartini, Sri; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.822

Abstract

Rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa dikarenakan pembelajaran yang berlangsung selama ini tidak menggunakan pembelajaran berbasis konstruktivisme, oleh karena itu dilakukan penelitian yang  bertujuan meningkatkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan problem posing pada materi ajar tekanan. Penelitian ini  merupakan  penelitian tindakan kelas  model Kurt Lewin meliputi: permasalahan,  perencanaan tindakan, pelaksaan tindakan, pengumpulan data, dan  refleksi. Teknik pengumpulan data berupa test, observasi, angket, dan  dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif  kuantitatif  dan  kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) keterelaksanaan RPP  pada kegiatan pendahuluan, inti dan penutup  pada siklus I sebesar  89,20% , siklus  II 93,7%,  dan siklus  III 94,5%, (2) aktivitas siswa meliputi aktivitas menyumbangkan ide, menjadi pendengar yang baik, mau bekerjasama, dan mau bertanya secara umum pada siklus I berkriteria baik, siklus II dan III  berkriteria baik sekali, (3) Hasil belajar siswa pada siklus I, II dan  III  berturut-turut adalah 58,6% (tidak tuntas),  75,0% (tuntas) dan  90,0%  (tuntas) (4)  respon siswa terhadap cara guru mengajar dan  materi pembelajaran cukup baik. Diperoleh simpulan bahwa penerapan model  kooperatif dengan pendekatan problem posing pada materi ajar tekanan di kelas VIII-F SMPN 11 Banjarmasin efektif meningkatkan hasil belajar  dan aktivitas siswa. 
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Dan Media Pembelajaran Inkuiri Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis Jayanti, Ida Bagus Rini; Suyidno, Suyidno; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.802

Abstract

LKS at schools still contained the materials and exercises without learning media have been caused the low ability of students in critical thinking skills. Therefore, carried out a research that aims to produce LKS and learning media of inquiry based on critical thinking skills of junior high school students on the subject of pressure effectively. The research spesific objectives are to describe the feasibility of LKS and learning media, critical thinking skills of students, and the response of students towards LKS and learning media. This research is ASSURE model development. The subjects were 30 students of class VIII-C SMP Negeri 1 Banjarmasin. The data were analyzed by descriptive quantitative and qualitative. Findings were obtained: (1) LKS which developed satisfied feasibility about approach content, presentation instruction, presentation of content, appropriateness of content, and performance of physic, (2) learning media which developed satisfied feasibility about benefits, presentation, and use of media props, (3) critical thinking skills of students categorized as good, (4) the students  response of interests and attitudes towards LKS categorized as good, (5) the students response of interests and attitudes towards learning media categorized as very good. Retrieved conclusion that LKS and learning media of inquiry based on critical thinking skills of students who produced effectively. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10