cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Articles 185 Documents
Validitas Mobile Pocket Book Berbasis Android Menggunakan Adobe Flash Pada Materi Suhu Dan Kalor Sari, Wulan Maya; Riswanto, Riswanto; Partono, Partono
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.324 KB) | DOI: 10.20527/bipf.v7i1.5728

Abstract

Abstrak: Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini yang memasuki era Revolusi Industri 4.0, kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan oleh guru dalam proses pembelajaran, salah satunya yaitu dengan menginovasi penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas mobile pocket book berbasis android menggunakan adobe flash pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan desain ADDIE (Analysis, Design, Development, Implimentation, dan Evaluation). Subjek uji coba dalam penelitian ini ialah 26 siswa kelas XI SMA Negeri 4 Metro. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi, yang divalidasi oleh tiga ahli baik ahli materi maupun ahli media. Hasil analisa data menyatakan bahwa mobile pocket book berbasis android bahwa media sangat valid (85,61%) ditinjau dari aspek desain pembelajaran, aspek komunikasi visual, aspek rekayasa perangkat lunak, dan aspek kualitas konstruksional. Disimpulkan bahwa mobile pocket book berbasis android menggunakan adobe flash yang dikembangkan sangat valid digunakan dalam proses pembelajaran.Abstract: Along with the development of information and communication technology today which is entering the era of the Industrial Revolution 4.0, technological progress can be used by teachers in the learning process, one of them is by innovating the use of learning media. This study aims to describe the validity of Android-based pocketbook mobile using Adobe Flash on temperature and heat material. This study is research and development with ADDIE design (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The subjects of the trial in this study were 26 students of class XI of SMA 4 Metro. The instrument used was a validation sheet, which was validated by three experts, both material experts and media experts. The results of the data analysis state that the Android-based mobile pocketbook that is well worth the media (85.61%) in terms of aspects of instructional design, visual communication aspects, aspects of software engineering and constructional quality aspects. It can be concluded that mobile-based pocketbook using adobe flash android developed extremely valid for use in the learning process.
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Pendekatan Somatis Auditori Visual Intelektual (SAVI) dengan Model Pengajaran Langsung Thersia, Vita; Arifuddin, M; Misbah, Misbah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.411 KB) | DOI: 10.20527/bipf.v7i1.5638

Abstract

Abstrak: Kurangnya kemampuan siswa untuk menyelesaikan permasalahan dalam persoalan fisika berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pendekatan SAVI dengan model pengajaran langsung. Tujuan khusus penelitian ini untuk mendeskripsikan: 1) keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP); 2) peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Banjarmasin yang berjumlah 34 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian siklus I dan siklus II yaitu:  1) Keterlaksanaan RPP dengan pendekatan SAVI dalam model pengajaran langsung dengan kategori sangat baik; 2) Kemampuan pemecahan masalah siswa meningkat dari skor 48 yang berkategori cukup baik menjadi 73 yang berkategori baik, serta telah mencapai ketuntasan klasikal yaitu 85,29 %. Diperoleh simpulan bahwa melalui pendekatan SAVI dengan model pengajaran langsung dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Abstract: The low of students' ability to solve problems in physics affects the low learning outcomes of students. Therefore, research aimed to improve students problem-solving skills through SAVI approach with direct instruction model. The specific purpose of this research is to describe: (1) the implementation of lesson plan; (2) student problem-solving abilities. This type of research uses a classroom action research model Kemmis and Mc Taggart. This study consists of 2 cycles. The subjects of the study were the students of X grade IPA SMA Negeri 1 Banjarmasin, amounting to 34 students. Data collection is done through observation, test, and documentation. The data obtained were analyzed descriptively qualitative and quantitative. The results of research cycle I and cycle II are: (1) The implementation of lesson plan with SAVI approach in direct learning model increased; (2) problem-solving ability students increased from a score of 48 that categorized well enough to 73 who categorized well and has achieved classical completeness of 85,29 %. It is concluded that through the SAVI approach with the direct teaching model can improve students problem-solving abilities.
Melatih Karakter Siswa dan Keterampilan Proses Sains Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning Suriasa, Suriasa
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.298 KB) | DOI: 10.20527/bipf.v7i1.5661

Abstract

Abstrak: Rendahnya karakter dan keterampilan proses siswa dikarenakan mereka kurang berpartisipasi aktif dalam menggali dan menemukan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk melatih karakter dan keterampilan proses sains siswa melalui penerapan model discovery learning. Metode penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dibagi dalam 2 siklus, di mana setiap siklus terdiri atas 3 kali pertemuan. Subyek penelitian adalah 36 siswa kelas 7 E SMPN 24 Banjarmasin pada tahun ajaran 2018/2019. Pengumpulan data menggunakan instrumen pengamatan karakter dan instrumen tes keterampilan proses sains. Teknik analisis data karakter siswa adalah deskriptif kualitatif dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Karakter  siswa pada siklus 1 sebesar 57,14 % dengan kategori cukup meningkat pada siklus II sebesar 85,71% dengan kategori baik; dan (2) Hasil perhitungan n-gain keterampilan proses pada siklus 1 sebesar 0,24 dan pada siklus II sebesar 0,62; berarti peningkatannya semula dalam kategori rendah meningkat menjadi sedang. Abstract: The low character and process skills of students because they lack active participation in exploring and discovering knowledge. This study aims to train students' character and science process skills through the application of discovery learning models. The research method is classroom action research which is divided into 2 cycles, where each cycle consists of 3 meetings. The subjects of the study were 36 students, grade 7 E in SMPN 24 Banjarmasin in the 2018/2019 school year. Data collection uses character observation instruments and science process skill test instruments. Student character data analysis techniques are qualitative descriptive and N-gain test. The results of the study showed that: (1) The character of students in the first cycle was 57.14% with a sufficiently increased category in the second cycle of 85.71% with a good category; and (2) The results of the calculation of n-gain process skills in the first cycle are 0.24 and in the second cycle are 0.62; means that the increase in the initial low category increases to moderate. 
Media Pembelajaran Materi Momentum dan Impuls Berbasis Mobile learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Ngurahrai, Aisyiyah Hidayah; Farmaryanti, Siska Desy; Nurhidayati, Nurhidayati
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.881 KB) | DOI: 10.20527/bipf.v7i1.5440

Abstract

Abstrak: Telah dilakukan penelitian pengembangan media pembelajaran pada materi momentum dan impuls berbasis mobile learning, dengan tujuan untuk menganalisis kelayakan media pembelajaran berbasis mobile learning yang dikembangkan, peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, dan efektivitas media yang digunakan dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan ialah pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 5 Purworejo dengan subyek uji coba berjumlah 29 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon siswa, tes hasil belajar, dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Berdasarkan penelitian diperoleh data hasil validasi media pembelajaran berbasis mobile learning dari empat validator mendapatkan nilai secara keseluruhan sebesar 3,56, termasuk dalam kategori baik dan layak digunakan dalam pembelajaran. Peningkatan kemampuan berpikir kritis tahap penerapan diperoleh N-gain 0,61 dan termasuk kategori peningkatan sedang. Efektivitas media yang digunakan dalam pembelajaran ditunjukkan dengan angket tanggapan siswa mendapatkan persentase keseluruhan 84% dan termasuk kategori baik, serta ditunjukkan dengan lembar keterlaksanaan pembelajaran dengan persentase keseluruhan adalah 95,8% dan termasuk kategori sangat baik. Sehingga media pembelajaran berbasis mobile learning dapat digunakan sebagai media alternatif dalam pembelajaran untuk membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Abstract: Research on the development of learning media has been carried out on momentum material and impulse based on mobile learning to determine the feasibility of mobile learning-based learning media developed, improvement of students' critical thinking skills, and the effectiveness of the media used in learning. The type of research used is a development that refers to the ADDIE development model, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This research was conducted in SMA Negeri 5 Purworejo with the subject of the trial amounting to 29 students. The instruments used in this study were validation sheets, student response questionnaires, learning outcomes tests, and learning implementation sheets. Based on the research, data obtained from the validation of mobile learning-based learning media from the four validators obtained an overall score of 3.56, included in the category of good and appropriate for use in learning. The increase in critical thinking skills in the application stage was obtained by N-gain of 0.61 and included in the medium improvement category. The effectiveness of the media used in learning is shown by questionnaires. Students' responses get an overall percentage of 84% and are included in the good category, and are indicated by the learning implementation sheet with an overall percentage of 95.8% and including very good categories. So that learning media based on mobile learning can be used as alternative media in learning to help improve students' critical thinking skills.
Pengembangan Modul Fisika STEM Terintegrasi Kearifan Lokal “Beduk” untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Almuharomah, Farida Amrul; Mayasari, Tantri; Kurniadi, Erawan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.343 KB) | DOI: 10.20527/bipf.v7i1.5630

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul fisika STEM terintegrasi kearifan lokal “Beduk” untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa SMP. Desain penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Kecamatan Balong dengan melibatkan 38 siswa kelas VIII. Data kemampuan berpikir kreatif diukur  melalui tes dan observasi. Kuesioner digunakan untuk mengetahui kelayakan modul berdasarkan validasi ahli dan respon siswa. Hasil menunjukkan modul layak digunakan berdasarkan validasi ahli dengan kategori sangat layak dan didukung respon siswa dengan kategori baik. Kemampuan berpikir kreatif siswa meningkat dengan N-gain sebesar 0,92 dengan kategori tinggi. Modul Fisika STEM terintegrasi kearifan lokal “beduk” untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif ini layak digunakan sebagai pendamping buku paket di sekolah. Abstract: This study aims to develop a STEM physics module integrated with "Beduk" local wisdom to improve junior high school students' creative thinking skills. The research design used was Research and Development (R&D) with the ADDIE model. The research was conducted in the SMPN 2 Balong involving 38 class students VIII. The creative thinking ability were measured through tests and observations. The questionnaire was used to determine the feasibility of the module based on expert validation and student responses. The results show that the module is feasible to use based on expert validation, with very feasible categories and supported by students' responses in good categories. Students' creative thinking ability increases with N-gain of 0.92 with a high category. The STEM physics module integrates "beduk" local wisdom to improve creative thinking skills worthy of being used as a companion to school textbooks.  
Penggunaan LKS Berbasis Analisis Kesalahan Siswa untuk Meremediasi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaiakan Soal Materi Usaha dan Energi Saputri, Dwi Fajar; Sukadi, Eti
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.71 KB) | DOI: 10.20527/bipf.v7i1.5629

Abstract

Abstrak: Masih ditemukan siswa yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal pada materi usaha dan energi, sehingga guru memberikan remediasi berupa tes ulang tanpa memberikan pengajaran disebabkan keterbatasan jam pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal dengan cara pemberian LKS. LKS yang dibuat berdasarkan analisis kesalahan yang dilakukan siswa,. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Postest. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Sampel penelitian ini ialah kelas VIII A dan VIII B. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah remediasi menggunakan LKS berbasis analisis kesalahan siswa, sedangkan variabel terikatnya adalah proporsi penurunan profil kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi usaha dan energi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes diagnostik dalam bentuk essay. Efektivitas penggunaan LKS dianalisis menggunakan effect size. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaaan LKS berbasis analisis kesalahan siswa terhadap kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi usaha dan energi tergolong tinggi, dengan nilai proporsi penurunan kesalahannya sebesar 0,77. Hal ini menunjukkan LKS berbasis analisis kesalahan siswa efektif meremediasi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal materi usaha dan energi. Abstract: There are still students who make mistakes in solving problems in question the subject matter work and energy, so the teacher provides remediation in the form of retesting without giving teaching due to limited hours of study. This study aims to analyze the effectiveness of using student worksheet based on analysis of student errors in solving problems by giving student worksheet. Student worksheet is made based on the analysis of mistakes made by the student worksheet. The method used in this study is the experimental method with the design of the One Group Pretest-Posttest. The sampling technique is purposive sampling. The sample of this study is class VIII A and VIII B. The independent variable in this study is remediation using student worksheet based on analysis of student errors, while the dependent variable is the proportion of students decreasing the profile of errors in solving problems in a question of the subject matter work and energy. The research instrument used was a diagnostic test in the form of an essay. The effectiveness of using student worksheet is analyzed using effect size. The results of data analysis show that the use of student worksheet based on analysis of student errors on students' errors in the question of the subject matter work and energy is high, with a proportion of the decrease in errors of 0.77. This shows that student worksheets based on student error analysis effectively remediate students' mistakes in solving the question of the subject matter work and energy.
Analisis Respon Siswa terhadap Penggunaan KIT Kalorimeter dalam Pembelajaran IPA Pokok Bahasan Kalor Hasyim, Faiz
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.368 KB) | DOI: 10.20527/bipf.v7i1.5875

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon siswa terhadap penggunaan KIT Kalorimeter dalam pembelajaran IPA pokok bahasan kalor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 25 siswa kelas 7 MTs Alif Laam Miim Surabaya. Instrumen penelitian ini adalah angket. Hasil penelitian ini adalah rerata respon siswa terhadap penggunaan KIT Kalorimeter dalam pembelajaran IPA pokok bahasan kalor sebanyak 94%. Rerata prosentase sebesar 94% didapat dari prosentase pernyataan pertama sebanyak 95%, pernyataan kedua sebanyak 97%, pernyataan ketiga sebanyak 97%, pernyataan keempat sebanyak 87%, pernyataan kelima sebanyak 93%, dan pernyataan keenam sebanyak 93%. Berdasarkan prosentase tersebut, siswa menyatakan sangat setuju terhadap semua pernyataan yang diajukan terkait penggunaan KIT Kalorimeter dalam pembelajaran IPA pokok bahasan kalor. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan KIT kalorimeter dalam pembelajaran IPA untuk menjelaskan pokok bahasan kalor sangat diminati oleh siswa. Abstract: This research is intended to find out students' responses towards the use of props Kalorimeter in studying the subject of Science under the topic of heat. The method used in this research is descriptive qualitative. The subjects were 25 students in class 7 MTs Alif Laam Miim Surabaya. The instrument used was the questionnaire. The result of this research shows that the average score of students' response is 94%. That percentage was taken from the average of the percentages of the 1st statement (95%), 2nd statement (97%), 3rd statement (97%), 4th statement (87%), 5th statement (93%) and the last one, the 6th statement (93%). Based on the score, students agreed with all statements stated in the questionnaire. It showed that the use of props Kalorimeter in studying science under the topic of heat was interested in the students.  
Pengembangan Alat Peraga Pada Materi Tekanan untuk Siswa SMP dalam Melatihkan Keterampilan Proses Sains Dewi, Ayu Rusmala; Wati, Mustika; Mastuang, Mastuang
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.484 KB) | DOI: 10.20527/bipf.v7i1.5806

Abstract

Abstrak: Media pembelajaran berupa alat peraga yang belum digunakan secara maksimal dan belum terintegrasi secara keseluruhan dengan beberapa fungsi percobaan yang dikemas secara rapi menjadi satu. Oleh karena itu dilakukan penelitian dan pengembangan alat peraga tekanan untuk melatih keterampilan proses sains siswa. Penelitian ditujukan untuk menghasilkan alat peraga tekanan dan mendeksripsikan kelayakan yang meliputi: 1) validitas alat peraga dilihat dari penilaian validator, 2) kepraktisan alat peraga dilihat dari respon siswa, 3) efektivitas alat peraga dilihat dari hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan, dan 4) pencapaian keterampilan proses sains siswa dengan menggunakan lembar kerja siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) dengan subjek uji coba pada 32 siswa kelas VIII-D SMP Negeri 11 Banjarmasin. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan 1) validitas alat peraga termasuk dalam kategori sangat valid dengan skor 4.44, 2) kepraktisan alat peraga termasuk dalam kategori praktis dengan skor 76.6, 3) efektivitas alat peraga termasuk  kategori sangat efektif dengan N-Gain 0.71, dan 4) pencapaian keterampilan proses sains siswa termasuk kategori sangat baik dengan rata-rata 85.79. Hasil tersebut menunjukkan bahwa alat peraga layak digunakan untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa SMP kelas VIII. Abstract: Props that have not been used optimally and have not been fully integrated with several experimental functions that are neatly packaged together. Therefore research and development of pressure props are carried out to train students' science process skills. The research is aimed at producing of pressure props and describing feasibility which includes: 1) the validity of the props viewed from the validator's assessment, 2) the practicality of the props viewed from the students' responses, 3) the effectiveness of the props viewed the student learning outcomes in the knowledge aspects, and 4) achievement of students' science process skills using student worksheets. This study uses the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) with the subject of the trial on 32 students of class VIII-D of SMP Negeri 11 Banjarmasin. The data analysis technique uses quantitative descriptive techniques. The results showed 1) the validity of the props included in the very valid category with a score of 4.44, 2) the practicality of the props included in the practical category with a score of 76.6, 3) the effectiveness of the props included in the very effective category with N-Gain 0.71, and 4) achievement of skills Science process students include very good categories with an average of 85.79. These results indicate that appropriate teaching aids are used to train science process skills of class VIII junior high school students.
Perbedaan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Terhadap Strategi Pembelajaran Multiple Intelligences Dan Contextual Teaching Learning Bayyinah, Rahmatul; Suriasa, Suriasa
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i3.874

Abstract

ABSTRACT: Creative thinking skills of the students of class VII MTsN Mulawarman Banjarmasin on physics lesson is low. This is due to the evaluation of learning rarely apply creative thinking skills, as well as the implementation of learning activities predominantly on one type of intelligence, logical-mathematical. Therefore, we need a strategy that can develop creative thinking skills and refers to the different spheres of intelligence, multiple intelligences learning strategies that contextual teaching and learning (CTL). The general objective of this study is to describe the differences between the multiple intelligences and learning strategies (CTL) to the creative thinking skills of students. Research conducted a quasi-experimental study design randomized pretest and posttest control group. The study population was all students of class VII MTsN Mulawarman Banjarmasin and the sample were students of class VII D as an experimental class and E class VII as a control class. Data collection was conducted using test instruments, and multiple intelligences scale questionnaire. The analysis technique used is descriptive statistics and parametric assumptions to test the hypothesis. The results showed that in general there is a difference between the students creative thinking skills and classroom control classroom experiment. This is supported by the results of the analysis, which was performed on the data posttest and gain scores, two classes, namely thit , 3.177 > 1.665 ttab , and thit , 2.104 > ttab , 1,665 .multiple intelligences learning strategies; creative thinking skills
Pengaruh Teknik Bertukar Pasangan Dalam Model Pembelajaran Kooperatif Terhadap Hasil Belajar Siswa SMA PGRI 6 Banjarmasin Fauzi, Rahmad; Wati, Mustika; M, Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i2.1037

Abstract

 Pembelajaran di SMA PGRI 6 Banjarmasin masih kurang maksimal dimana hasil belajar siswa tergolong rendah dilihat dari banyak siswa yang melakukan remedial. Teknik bertukar pasangan menuntut siswa untuk bekerja aktif secara berpasangan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis apakah model pembelajaran kooperatif teknik bertukar pasangan memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini termasuk penelitian kuasi eksperimen dengan pretest-posttest design. Data diperoleh melalui data hasil pengerjaan LKS dan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil perhitungan menggunakan uji r diperoleh hasil  bahwa model pembelajaran kooperatif teknik bertukar pasangan memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan korelasi 0,98. Diperoleh simpulan bahwa model pembelajaran kooperatif teknik bertukar pasangan terdapat pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa XI MIA di SMA PGRI 6 Banjarmasin.

Page 1 of 19 | Total Record : 185