cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Rekayasa Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Mesin(d/h MANDEGANI) diterbitkan sejak 1997, dengan frekuensi 3 kali setahun. Misi : media komunikasi bagi dosen, praktisi, dan ilmuwan tentang karya ilmiah (scientific article) hasil-hasil penelitian, survei, studi kasus dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan teknik mesin, meliputi topik/tema seperti perancangan mesin, instalasi, perawatan & perbaikan mesin, bahan konstruksi & komponen mesin, teknik pengerjaan logam, pembuatan komponen mesi n, pengujian bahan dan komponen mesin, teknik pengukuran & kontrol kualitas proses/produk industri manufaktur, manajemen & teknik produksi industri manufaktur, pembentukan dan pengembangan desain produk, aplikasi komputer dalam sistem kendali & operasi mesin, mesin-mesin kalor & fluida, sistem pembangkitan energi, mesin pendingin & pengkondisian udara, pembangkitan energi alternatif & terbarukan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 9, No 3 (2014): Desember 2014" : 6 Documents clear
Analisis Variasi Nilai Kalor Batubara Di PLTU Tanjung Jati B Terhadap Energi Input System (Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang), M Denny Surindra
Rekayasa Mesin Vol 9, No 3 (2014): Desember 2014
Publisher : Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batubara dengan nilai kalor yang bervariasi dipergunakan untuk mengoperasikan PLTU TJB di jepara. Sehingga menarik untuk dianalisis dengan membandingkan nilai kalor dengan energi input yang dihasilkan dari pembakaran batubara dan air heater. Nilai energi input terbesar adalah 2005 MW dengan nilai kalori batubara (HHV) sebesar 25063 kj/kg dan nilai energi air heater sebesar 194 MW. Sedangkan energi input terendah adalah 1342 MW dengan nilai kalori batubara (HHV) sebesar 23473 kJ/kg. dan energi air heater sebesar 155 MW. Load terbesar adalah 95 %, sebesar 1734 MW, 1996 MW, dan 2005 MW dan nilai load terendah 68 %, dengan nilai energi input sebesar 1342 MW.Kata kunci : “nilai kalor”, “batubara”, “energi input”, “PLTU”
Rancangan Bangun Model Mesinpendingin Terpadu Penghasil Es Serut Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang, Agus Slamet, Wahyu Djalmono P.
Rekayasa Mesin Vol 9, No 3 (2014): Desember 2014
Publisher : Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mendapatkan efek pendinginan yang merata dan praktis penempatannya, es dibuat dalam bentuk serutan atau es serut (ice planer). Menghasilkan es serut dalam jumlah banyak biasanya es blok dibawa ke mesin penyerut es tersendiri sehingga diperlukan energy untuk transportasi dari mesin freezer ke mesin penyerut es sehingga tidak efisien. Pemecahan masalah ini bias dikembangkan dengan pembuatan model mesin refrigerasi terpadu dengan keluaran produk es dalam bentuk serutan. Pada model ini akan memadukan mesin freezer dengan mesin serut secara compact ,sehingga menjadi satu mesin keluaran produknya langsung berupa es serut (ice planer). Komponen utama model mesin ini adalah kompresor refrigeran hermatic, evaporator jenis bar-tube, piston-liner digunakan untuk mencetak es blok dan mendorongnya menuju menyerut. Metode penelitian yang dilakukan melalui tahapan perancangan dan pembuatan model mesin refrigerasi terpadu dan pengujiannya. Prosedur pengujian menggunakan air temperatur 250C sebagai sampel uji dimasukan di dalam piston-liner pada mesin refrigerasi. Pengambilan data pengujian dengan cara menghidupkan mesin refrigerasi terpadu dan mengamati temperatur evaporator kondensor dan sampel uji, waktu pembekuan dan penyerutan sampel uji (produk) yang dihasilkan. Dari data pengujian didapatkan tingkat keadaan tunak (steady state) model mesin ini pada temperature sekitar -150C butuh waktu 20 menit sebelum diberi beban pendinginan. Waktu pembekuan dari sampel uji menjadi es blok  -50C adalah 90 menit, waktu penyerutan dibutuhkan waktu 18 menit, sehingga waktu total untuk merubah air 250C menjadi es serut -50C adalah 108 menit. Ukuran rata-rata panjang dan diameter es serut yang dihasilkan sekitar 6 mm dan 4 mm.Kata kunci : “refrigerasi”, “terpadu”, “esserut”
Rancang Bangun Mesin Penyekur Klep Dan Dudukan Klep Kepala Silinder Mesin Ringan Secara Otomatis Dengan Tipe Portabel (Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang), Suharto
Rekayasa Mesin Vol 9, No 3 (2014): Desember 2014
Publisher : Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada mesin sepeda motor sering dijumpai kebocoran klep pada cylinder head. Hal ini disebabkan karena timbulnya tumpukan kerak yang melekat pada dudukan klep sehingga mengganggu proses kompresi dan menurunkan kinerja mesin. Cara untuk menanggulangi kondisi tersebut adalah dengan menyekur klep. Hampir semua proses penyekuran yang dilakukan oleh mekanik bengkel masih menggunakan cara manual dengan menggunakan gerakan tangan. Cara ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan tenaga terampil sehingga kurang efisien. Analisa ini adalah membuat rancang bangun mesin penyekur klep mesin sepeda motor secara otomatis yang mempunyai kelebihan dapat mempersingkat waktu penyekuran setengah kali waktu penyekuran manual. Dengan daya motor penggerak 100 Watt, penyekuran dilakukan secara otomatis. Gerakan otomatis yang mirip dengan gerakan manual, maka mesin ini dapat mempersingkat waktu dan tidak memerlukan tenaga ahli. Dengan demikian waktu untuk penyekuran dapat digunakan untuk kerja lain karena mesin akan bekerja dengan sendirinya. Hasil penyekuran dengan mesin ini lebih cepat dari penyekuran manual dan lebih sempurna daripada menggunakan tangan karena putaran penyekuran lebih konstan.Kata kunci : “sepeda motor”, “penyekuran klep”, “cylinder head”
Pengaruh Temperatur Penuangan Terhadap Porositas Pada Cetakan Logam Dengan Bahan Aluminium Bekas Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang, Sri Harmanto
Rekayasa Mesin Vol 9, No 3 (2014): Desember 2014
Publisher : Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan semakin banyaknya jumlah pesanan coran yang berupa komponen kompor gas maka mendorong para pengusaha Industri Kecil Menengah (IKM), khususnya di Juwana, Pati, Jawa Tengah untuk memproduksi barang-barang tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh temperatur penuangan terhadap porositas pada pengecoran dengan cetakan logam pada bahan aluminium bekas. Metode penelitian yang dilakukan adalah: pemilihan bahan, pembuatan cetakan logam, proses pengecoran, pembuatan spesimen, pengujian porositas, pengambilan data, dan analisa data. Variabel penelitian yang dilakukan adalah temperatur penuangan : 650, 675, 700, 725, dan 750 0C. Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah terwujudnya cetakan logam untuk pengecoran aluminium bekas dan data-data pengaruh temperatur penuangan terhadap porositas. Semakin rendah temperatur penuangan menghasilkaan porositas yang semakin rendah. Pada temperatur penuangan 750 0C porositas yang terjadi sebesar 2,65 %, sedangkan pada temperatur penuangan 650 0C menghasilkan porositas sebesar 0,88 %. Kata kunci : “cetakan logam”, “porositas”, “temperatur penuangan”
Pemanfaatan Panas Knalpot Sepeda Motor Matic 110 CC UNTUK Pembangkitan Listrik Mandiri Dengan Generator Thermoelektrik (Diploma Teknik Mesin, Sekolah Vokasi, Universitas Gajah Mada), Sugiyanto
Rekayasa Mesin Vol 9, No 3 (2014): Desember 2014
Publisher : Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber energi yang terbuang percuma salah satunya adalah panas gas buang sepeda motor. Panas ini bisa dikonversi langsung menjadi energi  listrik dengan menggunakan teknologi generator thermoelektrik. Teknologi  ramah lingkungan yang ringan, kompak, kecil, tidak berisik, tidak ada bagian bergerak, dan tidak memerlukan perawatan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah memasangkan modul generator thermoelektrik pada bagian exhaust pipe knalpot sepeda motor matik 110 cc yang panasnya berpotensi untuk diubah menjadi energi listrik. Modul generator thermoelektrik yang digunakan yaitu tipe IEVERRED TEG 126-40A sejumlah 3 modul. Keluaran ketiga modul diukur satu persatu untuk mendapatkan besarnya potensial listrik yang dibangkitkan. Sedangkan  pengujian pengukuran konsumsi bahan bakar yang dilakukan dengan menggunakan buret ukur untuk membandingkan sepeda motor bekerja dengan altenator dan tanpa altenator Hasil pengujian menunjukkan bahwa tegangan terbuka yang dibangkitkan mencapai 3.4 V. Pada kondisi dibebani lampu LED tegangan yang dibangkitkan 2,73 V dengan arus sebesar 0.02 A. Potensi penghematan konsumsi bahan bakar apabila kerja altenator digantikan oleh generator thermoelektrik untuk pengujian 20 cc konsumsi bahan bakar didapatkan bahwa waktu yang dihebat mencapai 48 detik.Kata kunci : “Panas gas buang”, “knalpot sepeda motor”, “konversi energy”, “generator thermoelektrik”, “pembangkitan listrik”
Eksperimental Pembuatan Spiral Datar Dengan Menggunakan Mesin Freis Untuk Pengembangan Program Praktikum Laboratorium Pemesinan (Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang), Riles M. Wattimena, Hartono
Rekayasa Mesin Vol 9, No 3 (2014): Desember 2014
Publisher : Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dalam pembuatan spiral datar yang nantinya akan digunakan sebagai pengembangan program praktikum laboratorium pemesinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data-data teknis tentang proses pembuatan Spiral Datar dengan menggunakan mesin frais universal F4 yang ada di laboratorium pemesinan Politeknik Negeri Semarang. Mesin frais universal dikombinasikan dengan kepala pembagi dan kepala frais universal memberi banyak kemungkinan kepada kita untuk membuat spiral-spiral datar. Metode penelitian eksperimental yang dilakukaan yaitu, melakukan perhitungan awal sesuai dengan data spiral datar  yang diinginkan, lalu menyiapkan roda-roda gigi pengganti pada mechanism gearbox, kemudian melakukan pen-setting-an antara benda kerja dengan cutter, dan yang terakhir melakukan pemotongan. Hasil penelitian eksperimental ini adalah prototipe spiral datar sebagai pengembangan program praktikum bagi mahasiswa semester 4 Prodi Teknik Mesin Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang, di mana spiral-spiral ini banyak digunakan pada mesin-mesin industri yang mempunyai ketelitian dan kualitas yang sebagian besar tergantung dari kurva-kurva dengan spiral Archimedes..Kata kunci : “spiral datar”, “spiral Archimedes”

Page 1 of 1 | Total Record : 6