cover
Filter by Year
JIPI: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) is a journal of Library and Information Science published by the Library and Information Science Department of Social Sciences Faculty, State Islamic University of Sumatera Utara (UIN Sumatera Utara) Medan. The journal covers all issues in librarianship and information studies. The coverage of the discussion in librarianship may be viewed from various perspectives of disciplines. JIPI is intended to be published twice a year in May and November. In addition to its electronic format, it is also published in a printed form.
Articles
49
Articles
Spasialisasi dan Strukturasi Dalam Transformasi Layanan Referensi Perpustakaan XYZ

Soemarto, Indira Irawati ( Universitas Indonesia )

JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Fenomena digitalisasi layanan referensi di Perpustakaan XYZ telah berlangsung selama lebih dari satu dasawarsa dimulai sejak awal tahun 2000-an. Keberadaaan teknologi informasi dan komunikasi pada era digital yang diimplementasikan di Perpustakaan XYZ telah mendobrak batasan jarak dan waktu layanan perpustakaan. Fitur remote akses yang difasilitasi oleh Perpustakaan XYZ memudahkan ruang gerak pemustaka dan pengelola perpustakaan. Fokus penelitian ini pada bagaimana transformasi layanan referensi dari konvensional atau manual ke digital membentuk ulang kompleksitas relasi manusia dan teknologi, relasi kuasa antara pemustaka dan pustakawan, serta diantara pengelola perpustakaan, dalam bingkai kajian ekonomi politik oleh Vincent Mosco (2009). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, dan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara secara langsung dan melalui email. Informan dalam penelitian adalah pustakawan layanan referensi, pemustaka mahasiswa S3, dan para guru besar. Dalam kerangka teori ekonomi politik mosco, praktik komodifikasi, spasialisasi, dan strukturasi juga terjadi dalam kegiatan tata kelola Perpustakaan XYZ. Komodifikasi pemustaka dan individu-individu yang terlibat dalam program kegiatan Perpustakaan XYZ adalah bentuk implementasi komodifikasi khalayak menurut Mosco. Sedangkan komodifikasi website Perpustakaan UI merupakan bentuk praktik komodifikasi media dalam teori ekonomi politik Mosco. Praktik komodifikasi khalayak dan media di Perpustakaan XYZ merupakan modal yang digunakan pengelola untuk meningkatkan layanan kepada pemustaka dan juga eksistensi diri pengelola kepada pimpinan universitas.Kata Kunci: Layanan referensi, transformasi perpustakaan, spasialisasi, strukturasi, ekonomi politik Vincent Mosco 

Literasi Media: Analisis Isi Terhadap Tayangan Televisi Pesbukers

Nizomi, Khairin ( UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta )

JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.685 KB)

Abstract

Many people complain broadcasting program and also reprimanded KPI prove if the feasibility content broadcast in Indonesia is still relatively low.  To filter those impressions, it is necessary to carry out media literacy education, media activists, teachers, community figures, students and etc. Understand the rules and ethics relating to television. This understanding is important for educational media literacy activists to be able to criticize various impressions that violate rules and media ethics in Indonesian. The purpose of this study is to know the violations committed against the impressions pesbukers standard broadcast program, so they will know how to apply the SPS in the event. The analysis was conducted using content analysis method to pesbukers impressions that aired on March 22, 2018. The results of the study found that pesbukers impressions made several violations. In the episode found several violations such as norms of decency, decency, violent scenes, harsh expressions, and insults. Broadcast Program Standards (SPS) that should be the guidelines in the implementation of the broadcasting world is not carried out optimally.Banyaknya program penyiaran yang dikeluhkan masyarakat dan juga mendapat teguran KPI membuktikan jika kelayakan isi siaran di Indonesia sebenarnya masih relatif rendah. Untuk memfilter tayangan-tayangan tersebut perlu melaksanakan Pendidikan melek media maka para pegiat media baik guru, tokoh-tokoh masyarakat, mahasiswa dan sebagainya. Memahami tentang peraturan dan etika yang berkaitan dengan televisi. Pemahaman ini penting bagi para pegiat pendidikan melek media agar mampu melakukan kritik terhadap berbagai tayangan yang melanggar aturan dan etika media yang ada di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan tayangan pesbukers terhadap standar program siaran, sehingga akan diketahui bagaimana penerapan SPS dalam acara tersebut. Analisis dilakukan dengan metode analisis isi terhadap tayangan Pesbukers yang tayang pada 22 Maret 2018. Hasil penelitian menemukan bahwa tayangan Pesbukers melakukan beberapa pelanggaran. Pada episode tersebut ditemukan beberapa pelanggaran seperti norma kesopanan, kesusilaan, adegan kekerasan, ungkapan kasar, dan makian. Standar Program Siaran (SPS) yang seharusnya menjadi pedoman dalam penyelenggaraan dunia penyiaran tidak dilaksanakan secara maksimal

Perpustakaan Digital dalam Temu Kembali Informasi dengan OPAC

Wati, Qisthy Erna ( UIN Sunan Kalijaga Jogyakarta )

JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.445 KB)

Abstract

Library as a provider of information and information, should be information technology development. libraries are no longer traditional or manual in providing information services. Whether a digital library is one step in giving users access privacy information. The college library began applying libraries that previously processed manually changed into an automated until then a new digital library. With the existence of digital information that can be done with a computerized system known as OPAC (online Access Cataloging). OPAC is the output of the information retrieval system. Search results conducted through the tool provide satisfaction for the user Perpustakaan sebagai penyedia informasi dan pengelola informasi, seyogyanya mengikuti arus perubahan teknologi informasi. perpustakaan tidak lagi bersifat tradisional atau manual dalam memberikan berbagai layanan informasi. Perubahan perpustakaan menjadi perpustakaan digital merupakan salah satu langkah dalam memberikan kemudahan access informasi bagi pengguna. Perpustakaan Perguruan tinggi mulai menerapkan fungsi perpustakaan yang sebelumnya berproses secara  manual berubah menjadi terotomasi hingga kemudian muncullah istilah baru yaitu perpustakaan digital. Dengan adanya perpustakaan digital menjadikan penelusuran informasi sudah dilakukan dengan sistem terkomputerisasi yang dikenal dengan OPAC (online Access Cataloguing). OPAC merupakan output dari sistem temu kembali informasi. Hasil penelusuran yang didapat melalui alat bantu memberikan kepuasan bagi pengguna.

Pengelolaan Arsip Statis pada Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Provinsi Sumatera Utara

Nuraini, Nuraini ( Pascasarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Alumni Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta )

JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.824 KB)

Abstract

This research place of the library, archives and documentation of North Sumatera. The purpose of this research was to determine the management of the archives in the preservation of information of the library, archives and documentation of North Sumatera. Management of the achives in the library, archives and documentation of North Sumatera include the collection of archive, create a list of descriptions temporary archive, archive labeling, storage, archival placement, maintenance, retrieval of archive and rescue. Coordination and cooperation among relevant units will facilitate the  execution of the work and create a conducive working conditions, so as to facilitate the achievement of objectives in the archival preservation to the public Penelitian ini bertempat di Badan Perpustakaan, Arsip Dan Dokumentasi Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  Pengelolaan Arsip Statis Dalam Upaya Pelestarian Informasi Pada Badan Perpustakaan, Arsip Dan Dokumentasi Provinsi Sumatera Utara. Pengelolaan Arsip Statis Pada Badan Perpustakaan, Arsip Dan Dokumentasi Provinsi Sumatera Utara meliputi pengumpulan arsip statis, membuat Daftar Pertelaan Arsip Sementara ( DPAS ), Pelabelan Arsip, Penyimpanan, Penempatan Arsip, Pemeliharaan, Sistem temu balik Arsip Statis, dan penyelamatan. Koordinasi dan kerjasama yang baik antar unit terkait akan memudahkan pelaksanaan kerja dan menciptakan kondisi kerja yang kondusif, sehingga memudahkan pencapaian tujuan dalam pelestarian arsip kepada publik.

Efektivitas Sistem Kearsipan Dinamis (SIKD) Sebagai Sarana Temu Kembali Arsip di Dinas Arsip, Perpustakaan dan Dokumentasi (ARPUSDOK) Kota Palembang

Mulyadi, Mulyadi ( Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang )

JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

A benchmark for the progress of a filing institution is when the user is already using an information technology service (computer) in this case performing archive search services using the Dynamic Filing System (SIKD). And in the era of the information technology era all the services have been done electronically by using the computer, because the service manual is no longer relevant in the present, because it takes a lot of time, energy, mind, place etc. Using the archive service will find it easy. Seeing from the background there is a problem that is how the system of service implementation, the level of effectiveness in finding the archives in the Archives, Library, and Documentation Office (ARPUSDOK) of Palembang. Which will be examined by the team is the extent to which the effectiveness of services in terms of retrieval archive by looking at recall (acquisition) with precision (accuracy) in searching the archive in the archive library and documentation of the city of Palembang. This study aims to determine the application and effectiveness of services in terms of retrieval archives made by users who visit the archives library and documentation of the city of Palembang. This research is qualitative research. The data source can be through observation, in-depth interview, and documentation method. This study was analyzed by reducing data, presenting data, verifying and drawing conclusions. From the results of research conducted is known that in terms of information retrieval or recall (recall) is to check the number of acquisition of Dynamic Filing System (SIKD) Arpusdok Agency City of Palembang 55%. While the precision (precision) is the number of relevant collections found on the shelf with the number of collections obtained in the system the result is about 50%. So it can be concluded still felt less effective due to the lack of trace means therefore needed synergy between the system and the existing arrangement coupled with the means and infrastructure needed in the search. Then the obstacle faced is because this system is already offline then the existing cable network is still not adequate so that serious handling from all parties. Tolak ukur kemajuan sebuah lembaga kearsipan adalah ketika pengguna itu sudah menggunakan layanan teknologi informasi (komputer) dalam hal ini melakukan layanan penelusuran arsip dengan menggunakan Sistem Kearsipan Dinamis (SIKD).  Dan di zaman era teknologi informasi semua layanan sudah dilakukan secara elektronik dengan menggunakan komputer, karena layanan manual sudah tidak relevan lagi di masa sekarang ini, karena banyak menyita waktu, tenaga, fikiran, tempat dll. Dengan menggunakan layanan arsip akan menemukan kemudahan. Melihat dari latar belakang tersebut muncul sebuah permasalahan yaitu bagaimana sistem penerapan layanan, tingkat keefektivitasan dalam menemukan arsip di Dinas Arsip, Perpustakaan, dan Dokumentasi (ARPUSDOK) kota Palembang. Yang akan diteliti adalah sejauh mana efektivitas layanan dalam hal temu balik arsip dengan melihat recall (perolehan) dengan precision (ketepatan) dalam mencari arsip yang ada di dinas arsip perpustakaan dan dokumentasi kota palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan efektivitas layanan dalam hal temu balik arsipi yang dilakukan oleh pengguna yang berkunjung ke dinas arsip perpustakaan dan dokumentasi kota palembang.Temuan dari penelitian ini adalah bahwa masih dirasakan kurang efektif dikarenakan masih sedikitnya sarana penelusuran oleh karena itu dibutuhkan sinergisitas antara sistem dan penyusunan yang ada dibarengi dengan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam penelusuran tersebut. Kemudian kendala yang dihadapi adalah karena sistem ini sudah ofline maka jaringan kabel yang ada masih belum memadai sehingga perlu penanganan yang serius dari semua pihak

Reorientasi Sistem Pengelolaan Arsip Dinamis

Iskandar, Iskandar ( Ilmu Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Mataram )

JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This research entitled Reorenatasi Dynamic Archive Management System (Case Study at UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, the researcher analyze the management and utilization of archives in organizational system administrator in State Islamic University of Sunan Kalijaga Yogyakarta.This research aims to explain how Reoreantasi Dynamic Archive Management System in UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta This research uses qualitative research method with descriptive approach From the result of research conducted by the researcher, the result is dynamic archive in UIN Sunan Kalijaga Administrative Division of Yogyakarta in the form of outgoing and incoming letter, Minutes of Meeting, Decree of Rector (SK ), The financial statements, its use must first obtain permission from the head of the institution, has not been well managed and has not had standard operational standard (SOP) in archive maintenance, has not done the process of depreciation of the archive because the reference standard in its management has not been regulated in the institutional system of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. So that can be a reference in the management of archives. Penelitian ini berjudul Reorenatasi Sistem Pengelolaan Arsip Dinamis (Studi Kasus di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, peneliti menganalisis pengelolaan dan pemanfaatan arsip dinamis dalam penyelenggara sistem administarasi di Univeristas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Reoreantasi Sistem Pengelolaan Arsip Dinamis di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan  metode penelitiaan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, maka hasilnya adalah Arsip dinamis yang ada di bagian Tata Usaha UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berupa Surat keluar dan masuk, Notulen Rapat, Surat keputusan Rektor (SK), Laporan keuangan, penggunaannya harus terlebih dahulu mendapatkan ijin dari pimpinan institusi. belum dikelola dengan baik dan belum memiliki standar operasional (SOP) yang baku dalam perawatan arsip, belum dilakukan proses penyusutan arsip karena standar acuan dalam penyelolaannya belum diatur dalam sistem kelembagaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sehingga dapat menjadi acuan dalam pengelolaan arsip

Upaya Perpustakaan dalam Melestarikan Khazanah Budaya Lokal (Studi Kasus Perpustakaan “HAMKA” SD Muhammadiyah Condongcatur)

Hidayah, Nurrohmah

JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

 This research entitled Library Efforts In Preserving Local Culture Khazanah (Case Studies Library "HAMKA" SD Muhammadiyah Condongcatur). The purpose of this study is to determine the efforts made Library "HAMKA" SD Muhammadiyah Condongcatur in preserving the local cultural treasures. This research is a qualitative research with descriptive research type. The approach used is case study. Informant in this research is librarian of Library "HAMKA" SD Muhammadiyah Condongcaturdipilih using purposive sampling technique. Data obtained through interviews, observations, and documentation studies .. The results of the analysis show that efforts made Library "HAMKA" SD Muhammadiyah Condongcatur in reducing preserve local culture that is by way of cultural knowledge, the library as a means of pemperoleh information about culture through the library. These efforts are by making the House Literasi Cultural Culture, Display Wayang and Batik for Learning Media, Literacy Literacy Wayang and Javanese Literacy, Culture-Based Library Learning, and the addition of Cultural Collection. Penelitian ini berjudulUpaya Perpustakaan Dalam Melestarikan Khazanah Budaya Lokal (Studi Kasus Perpustakaan “HAMKA” SD Muhammadiyah Condongcatur). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan Perpustakaan “ HAMKA” SD Muhammadiyah Condongcatur dalam melestarikan khazanah budaya lokal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus.Informan dalam penelitian ini merupakan pustakawan Perpustakaan “HAMKA” SD Muhammadiyah Condongcaturdipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.. Hasil analisis menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan Perpustakaan “HAMKA” SD Muhammadiyah Condongcatur dalam mengurangi melestarikan budaya lokal yaitu dengan cara cultural knowledge, yaitu perpustakaan sebagai sarana pemperoleh informasi tentang budaya melalui perpustakaan. Upaya tersebut yaitu dengan membuatan Rumah Literasi Budaya Agraris, Display Wayang dan Batik untuk Media Pembelajaran , Tangga Literasi Wayang dan Aksara Jawa, Pembelajaran Perpustakaan Berbasis Budaya, dan penambahan Koleksi Budaya.

Strategi Perpustakaan Perguruan Tinggi dalam Menerapkan Library 2.0

Safii, Moh ( Prodi Ilmu Perpustakaan Universitas Negeri Malang ) , Zen, Zulfikar ( Departemen Ilmu Perpustakaan dan Informasi Universitas Indonesia ) , Mayesti, Nina ( Departemen Ilmu Perpustakaan dan Informasi Universitas Indonesia )

JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This study aimed to analyze the Engagement Rate academic library and to analyze strategies in implementing Library 2.0 as well as to identify barriers in applying Library 2.0. The approach in this research uses a qualitative with a comparative case study method. The Engagement Rate results University of Indonesia Library ranks first, Gadjah Mada University Library in the second and Airlangga University Library on the third. This study University of Indonesia Library and the Airlangga University Library where research was conducted, which resulted in research that both libraries have had strategies in the application of Library 2.0 which is parsed by forming components Library 2.0 is user participation, Web 2.0, perpustkaaan and services, evaluation and cooperation. Another finding is that both libraries have the same strategy, on the other hand there are also different strategies. When one component is weak then the other components further strengthened. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterlibatan (Engagement Rate) perpustakaan perguruan tinggi dan menganalisis strategi perpustakaan perguruan tinggi dalam menerapkan Library 2.0 serta untuk mengidentifikasi hambatan perpustakaan perguruan tinggi dalam menerapkan Library 2.0. Pendekatan dalam tesis ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus komparatif.Hasil perhitungan tingkat keterlibatan didapatkan Perpustakaan Universitas Indonesia menempati urutan pertama, Perpustakaan Universitas Gadjah Mada pada urutan kedua serta Perpustakaan Universitas Airlangga pada urutan ketiga. Penelitian ini memilih Perpustakaan UI dan Perpustakaan Unair menjadi lokasi penelitian, dimana menghasilkan penelitian bahwa kedua perpustakaan telah memiliki strategi dalam penerapan Library 2.0 yang diurai menurut komponen pembentuk Library 2.0 yaitu partisipasi pengguna, web 2.0, perpustkaaan dan layanan, evaluasi dan kerjasama. Temuan yang lain kedua perpustakaan memiliki strategi yang sama, di sisi lain ada juga strategi yang berbeda. Ketika salah satu komponen lemah maka komponen lain lebih diperkuat.

Information Search Process: Studi Proses Pencarian Ilmu Pada Naskah Al-Palembani Abad ke 18M

Herlina, Herlina ( Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang )

JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.411 KB)

Abstract

This research is a library research by using historical and philological approach. The primary data source is the manuskripts of Syaikh Abdus-Samad Al-Palimbani the 18th century. The science seeking process conducted by the Syaikh Abdus-Samad Al-Palimbani is in line by the stages of the Khulthau theory (initiation, selection, exploration, formulation, collection, presentation). This research reveals that the success of Syaikh Abdus-Samad Al-Palimbani to produce briliant works because of his ability in science seeking process. The stage of initiation, is information about the awareness of Abdus-Samad to seek the knowledge. Selection stage, Al-Palembani was choosing and sorting out information sources. The exploratory stage, Al-Palmebani conducted the study of sources and explored the thought of various sources to find the science of Islam. The stage of formulation, Al-Palembani efforts in formulating search results, managing the acquired knowledge into a new science that may be different from his teacher. The collection stage, Al-Palembani efforts in gathering information and resources that are in line with the scholars special tendencies. The stage of presentation, the presentation of intellectual work of Al-Palembani in the form of manuskript.Penelitian ini merupakan sebuah studi kepustakaan (library research) untuk mengungkan proses pencarian ilmu yang dilakukan ulama Palembang ini,dengan pendekatan bidang sejarah dan filologi untuk mengungkap informasi yang terdapat pada naskah-naskah yang ditulis oleh Syaikh Abdus-Samad al-Palimbani abad ke-18M. Penelitian ini menggunakan perspektif teory Information Search Processdari model Kuhlthau yakni tahap-tahap; Initiation, Selection, Exploration, Formulation, Collection, Presentation). Temuan dari penelitian ini adalah bahwa keberhasilan Syaikh Abdus-Samad al-Palimbani menghasilkan karya-karya cemerlang tidak terlepas dari proses pencarian ilmu. Pada tahapinisiasi didapatkan informasi adanya kesadaran ulama untuk mencari ilmu. Tahap seleksi, ulama memilih dan memilah sumber informasi. Tahapeksplorasi, ulama melakukan  telaah sumber dan dan menjelajahan pemikiran dari berbagai sumber untuk  menemukan ilmu keislaman. Tahap Formulasi, mengungkap upaya ulama dalam merumuskan hasil pencarian, mengelola ilmu yang didapat  menjadi ilmu baru yang mungkin berbeda dengan gurunya. Tahap koleksi, upaya ulama dalam mengumpulkan informasi dan sumber daya yang sesuai dengan kecenderungan khusus ulama. Terakhir Tahappresentasi, pada tahap ini adanya presentasi karya intelektual al-Jawi al-Palembani berupa hasil pemikiran dan pengetahuan yang dikemas menjadi karya tulis berbentuk naskah/manuskrip

Strategi Pengembangan Sistem Temu Kembali Informasi Berbasis Gambar (Content Based Image Retrieval System) Di Perpustakaan Perguruan Tinggi Kedokteran

Musrifah, Musrifah ( Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi D-3 Ilmu Perpustakaan Universitas Tanjungpura )

JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.901 KB)

Abstract

The rapid development of science and technology makes libraries smarter in choosing the right technology to use in disseminating and rediscovering information. As we know that rapid technological developments lead to changes that occur in the way library users live in searching, storing and utilizing large, fast and global information today. The information currently available is not limited to text or sound, video, but also image. One technology that discusses the process of image retrieval based on the existing content in the image is the content base image retrieval (CBIR). Content Based Image Retrieval System (CBIR) is one system that takes pictures based on features such as color, texture, shape or even semantic meaning of images. With the CBIR will make it easier for users of medical college libraries to obtain information and understand the information about what it needs. Therefore, the medical college library should always strive to provide all its information resources to the user, including image-based referral sources such as human anatomy, photographic diseases, internal organs, medical devices, visual aids and others, other related to the world of medicine.Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semangkin pesat membuat perpustakaan harus lebih cerdas dalam memilih teknologi yang tepat untuk digunakan dalam menyebarluaskan dan menemukan kembali informasi. Sebagaimana kita ketahui bahwa perkembangan teknologi yang begitu cepat menyebabkan perubahan yang terjadi pada cara hidup pengguna perpustakaan dalam mencari, menyimpan dan memanfaatkan informasi yang besar, cepat dan global saat ini. Informasi yang ada pada saat ini tidak hanya terbatas dalam bentuk teks atau suara, video, namun juga gambar (image). Salah satu teknologi yang membahas mengenai proses temu kembali gambar berdasarkan pada content yang ada pada gambar tersebut adalah content base image retrieval (CBIR). Content Based Image Retrieval System (CBIR) adalah salah satu sistem yang mengambil gambar berdasarkan fitur seperti warna, tekstur, bentuk atau bahkan arti semantik gambar. Dengan CBIR tersebut akan mempermudah pengguna perpustakaan perguruan tinggi kedokteran dalam mendapatkan informasi dan memahami informasi tersebut mengenai apa yang dibutuhkannya. Oleh karena itu, perpustakaan perguruan tinggi kedokteran harus selalu berupaya menyediakan seluruh sumber-sumber informasinya kepada pemustaka, termasuk sumber-sumber rujukan yang berbasis gambar seperti anatomi tubuh manusia, foto penyakit-penyakit, organ dalam tubuh, peralatan medis, alat peraga dan lain-lainya yang berkaitan dengan dunia kedokteran.