cover
Contact Name
Syafii
Contact Email
jnte@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Syafii@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23022949     EISSN : 24077267     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Nasional Teknik Elektro (JNTE) adalah jurnal ilmiah peer-reviewed yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas dengan versi cetak (p-ISSN:2302-2949) dan versi elektronik (e-ISSN:2407-7267). JNTE terbit dua kali dalam setahun untuk naskah hasil/bagian penelitian yang berkaitan dengan elektrik, elektronik, telekomunikasi dan informatika.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1: March 2018" : 11 Documents clear
Pengaruh Penuaan Elektrik Terhadap Karakteristik Tegangan Tembus dan PDIV Minyak NanoNynas Aulia, Aulia; Manab, Abdul; Putra Waldi, Eka; Kodrat, Muhammad; Widia, Gusvita
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 7, No 1: March 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.538 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v7n1.522.2018

Abstract

The dielectric strength of pure nynas oil can be enhanced by adding various nanoparticles such as nanoalumina (Al2O3). To see the effect of the addition of alumina nanoparticles, 4 types of nynas oil have been prepared with the addition of nanoalumina particles by 0.00%, 0.010%, 0.015% and 0.020%. All samples were tested for dielectric breakdown voltage and partial discharge inception voltage (PDIV) test at room temperature with reference to IEC 60156 test standards. The results showed that the nanonynas oil breakdown voltage increased by 6% and the value of the partial discharge inception voltage also higher than that of pure oil. Keywords : Mineral oil, alumina, brekadown voltage, partial discharge inception voltageAbstrakKekuatan dielektrik minyak transformator nynas nitro murni dapat ditingkatkan dengan menambahkan berbagai partikel nano seperti nanoalumina (Al2O3).Penelitian ini bertujuan untuk melihat effek penambahan partikel nano alumina terhadap karakteristik tegangan tembus dan tegangan insepsi peluahan sebagian. Empat jenis minyak nynas dengan komposisi penambahan partikel nanoalumina sebesar 0.00%, 0.010%, 0.015% dan 0.020% diuji tegangan tembus dielektrik, tegangan insepsi peluahan sebagian (PDIV) pada suhu ruang dengan merujuk kepada standar pengujian IEC 60156. Hasil menunjukkan bahwa tegangan tembus minyak nanonynas meningkat sebesar 6% dan nilai tegangan insepsi dan peluahan sebagian lebih tinggi dibandingkan dengan minyak murni. Kata Kunci : Minyak  nynas nitro libra, alumina (AL2O3), tegangan tembus, PDIV
Antena Mikrostrip Linear Array dengan Slot U untuk Internal Pesawat Televisi pada Band Frekuensi UHF Wardhani, Aditya; Elfitri, Ikhwana
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 7, No 1: March 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.391 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v7n1.470.2018

Abstract

Television (TV) can be considered as the most popular information media. TV at Ultra High Frequency (UHF) normally has larger size of antenna than the TV terminal itself, and is usually connected as external equipment so that they are not suitable for portable TV terminal. In this paper, a 4-element linear array microstrip antenna with U-slot has been designed. Simulation with Zeland IE3D shows that the proposed antenna is capable of operating at frequency of 486 – 734 MHz (within overall UHF band) and has a relatively smaller size with dimension of 80 x 27 cm, hence it is suitable for TV with screen size larger than 32 inch. The results of the experiment also show that the antenna can achieve Gain higher than 3.5 dB.Keywords : Ultra High Frequency (UHF), Microstrip Antenna, U-SlotAbstrakTelevisi (TV) adalah salah satu media informasi yang sangat populer di masyarakat. Antena TV pada frekuensi UHF yang saat ini tersedia umumnya berukuran relatif besar dan dipasang di luar pesawat TV sehingga kurang cocok apabila diterapkan pada peralatan yang bersifat portable. Pada tulisan ini dirancang sebuah antenna mikrostrip dengan slot berbentuk U dan disusun secara linear array empat elemen. Hasil simulasi menggunakan perangkat lunak Zeland IE3D menunjukkan bahwa antena yang dirancang mampu bekerja pada rentang frekuensi 486 – 734 MHz (keseluruhan rentang frekuensi UHF) dan memiliki ukuran yang relatif kecil yakni 80 x 27 cm, sehingga cocok dipasang pada TV dengan ukuran minimal 32 inchi. Hasil simulasi juga memperlihatkan bahwa antena yang dirancang memiliki Gain lebih besar dari 3.5 dB.Kata Kunci : Ultra High Frequency (UHF), Antena Mikrostrip,U-Slot.
Studi Pengaruh Arcing Terhadap Karakteristik Dielektrik Minyak Sawit Rajab, Abdul
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 7, No 1: March 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.472 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v7n1.490.2018

Abstract

This paper discusses the dielectric properties of palm oil due to the arcing. Arcing was generated by applying a 50 Hz AC voltage at 25 kV level on the needle-plane electrode pair immersed in four type of samples which are different in arcing application durations (5, 10, 15 and 20 minutes). The dielectric properties like breakdown voltage, dissipation factor and dielectric constant of each sample were then tested. The test on mineral oil and silicone oils were also conducted under the same condition for comparison. Observation shows the presence of particles assembling carbon in the tested oils, whose concentration increased with the increase of arcing duration. The highest concentration was observed in palm oil, while the lowest one was in silicon oil. The breakdown voltage of the tested oils decreased with the increase of particle concentration, with the largest decrease was found in palm oil. Meanwhile, the breakdown voltage of silicon oil relatively unchanged. Dissipation factor of all tested oils was also found to increase with the increase of arcing duration, with the largest and the lowest changes were exhibited by mineral oil and palm oil, respectively. The dielectric constant of all tested oils remains constant during the period of arcing. Keywords : Arcing, breakdown voltage, dissipation factor, dielectric constant, palm oilAbstrakMakalah ini membahas karakteristik dielektrik minyak sawit jenis RBDPO Olein pasca gangguan listrik berupa arcing. Arcing dibangkitkan menggunakan elektroda jarum-plat melalui penerapan tegangan AC 50 Hz, 25 kVrms, dalam empat macam sampel dengan durasi yang bervariasi dari 5, 10, 15 hingga 20 menit. Karakteristik dielektrik berupa tegangan tembus, faktor disipasi dan konstanta dielektrik masing-masing sampel kemudian diuji. Sebagai pembanding, pengujian juga dilakukan terhadap minyak mineral dan minyak silikon dengan dengan kondisi dan perlakuan yang sama. Hasil observasi menunjukkan kehadiran partikel-partikel hitam menyerupai arang dalam minyak, yang konsentrasinya meningkat dengan bertambahnya durasi arcing. Konsentrasi paling tinggi ditemukan dalam minyak sawit dan paling sedikit dalam minyak silikon. Tegangan tembus minyak berkurang seiring dengan peningkatan konsentrasi partikel dalam minyak. Penurunan tegangan tembus paling besar dialami oleh minyak sawit, sedangkan tegangan tembus minyak silikon nyaris tidak berubah. Menariknya, peningkatan faktor disipasi terbesar dialami oleh minyak mineral, lalu diikuti oleh minyak silikon. Sedangkan konstanta dielektrik ketiga minyak tidak terpengaruh oleh kehadiran partikel hasil degradasi minyak.Kata Kunci : Arcing, faktor disipasi, konstanta dielektrik, minyak sawit dan tegangan tembus
Analisa Operasi Ekonomis Pembangkit Termal untuk Melayani Beban Puncak Sistem Kelistrikan Sumbar Syafii, Syafii; Ika Putri, Kartika
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 7, No 1: March 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.557 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v7n1.458.2018

Abstract

The economical operation of electric power systems is an important aspect in energy system management. The research aim is analyzing the economical operation of thermal generators by performing calculations to obtain optimal power and minimum generation costs, using the lamda iteration method. The case study of the operation of the plant in serving the peak load is taken on the West Sumatera electrical system with the assumption that the thermal generator units used are the PLTD, PLTG Pauh Limo, and PLTU Ombilin power plant. The power demand (PD) to be serviced by the thermal generator is 76.8 MW taken from 15% of maximum load duration curve 512 MW. The distribution of load demand for each thermal generating unit obtained through the economic dispatch calculation. The resulted of economical operation of the thermal generator P1 = 1,25 MW, P2 = 15,867 MW, and P3 = 59,683 MW with total generation cost 57,295,977.57 IDR/h. The calculation and comparison with other configuration scheduling results showed that by using economic dispatch method in power generation scheduling, has obtained efficient generation configuration with minimum operating cost to serve the peak load. Thus, the generation cost can be saved as the generation capacity can be optimized or operated in accordance with the calculation of economic operation.Keywords : Thermal Power Plant, Economic Dispatch, Lamda Iteration MethodAbstrakOperasi ekonomis sistem tenaga listrik merupakan aspek penting dalam manajemen sistem energi. Penelitian ini bertujuan melakukan analisa operasi ekonomis pembangkit termal dengan melakukan perhitungan untuk mendapatkan daya yang optimal serta biaya pembangkitan minimum, dengan  menggunakan metode iterasi lamda. Studi kasus operasi pembangkit dalam melayani beban puncak diambil pada sistem kelistrikan Sumbar dengan asumsi unit pembangkit termal yang digunakan adalah PLTD, PLTG Pauh Limo, dan PLTU Ombilin. Besar daya beban (PD) yang akan dilayani oleh pembangkit termal tersebut diambil 15 % dari kurva lama beban harian maksimum 512 MW yaitu 76,8 MW. Pembagian pembebanan untuk masing-masing unit pembangkit termal diperoleh melalui perhitungan economic dispatch. Hasil perhitungan operasi ekonomis untuk masing-masing pembangkit termal tersebut adalah P1 = 1,25 MW, P2 = 15,867 MW, dan P3 = 59,683 MW dengan total biaya pembangkitan Rp 57.295.977,57 per jam. Hasil perhitungan dan perbandingan dengan konfigurasi penjadwalan lainnya memperlihatkan bahwa dengan menggunakan perhitungan operasi ekonomis dalam penjadwalan pembangkit, telah diperoleh konfigurasi pembangkitan yang efisien dengan biaya operasi minimum untuk melayani beban puncak.  Dengan demikian biaya pembangkitan dapat dihemat sekirannya kapasitas pembangkitan dapat dioptimalkan atau dioperasikan sesuai dengan hasil perhitungan operasi ekonomis.Kata Kunci :  Pembangkit Termal, Economic Dispatch, Metode Iterasi Lamda
Studi Penempatan dan Kapasitas Pembangkit Tersebar terhadap Profil Tegangan dan Rugi Saluran pada Saluran Marapalam Yunus, Syukri; Ismail, Imbang
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 7, No 1: March 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.867 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v7n1.462.2018

Abstract

This study aims to reduce the power loss and increase the voltage profile based on optimal placement and DG capacity on feeder Marapalam. The applied methods are the Sensitivity analysis method with Loss Sensitivity Factor (LSF) and Voltage Sensitivity Index (VSI). The results of both methods are compared with trial and error method. DG can reduce power losses on the lines and DG placement must be appropriate to obtain minimal power loss. Using ETAP 12.6, the sensitivity of power losses and the sensitivity of network voltages of Marapalam distribution network are calculated. The optimal location on DG photovoltaic is on a 147B bus with a power injection of 75%, able to reduce active and reactive power losses from 35,792 kW and 57,363 kVar to 8,159kW and 13,079kVar. While the optimal location on DG wind turbine is on bus 293T with penetration of 45% of the power supplied to the Marapalam line, able to reduce the active and reactive power to 24,89kW and 39,9kVar.Keywords : Distributed Generator power loss, sensitivity analysisAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk untuk mengurangi rugi daya dan meningkatkan profil tegangan berdasarkan penempatan dan kapasitas DG yang optimal di jaringan distribusi penyulang Marapalam. Metode yang digunakan adalah metode Sensitivity analisis dengan salah satu analisisnya adalah menggunakan Loss Sensitivity Factor (LSF) dan metode Voltage Sensitivity Index (VSI). Hasil kedua metode ini dibandingkan dengam metode trial and error. DG dapat mengurangi rugi daya pada saluran dan penempatan DG yang tepat untuk mendapatkan rugi daya yang minimal. ETAP 12.6 diaplikasikan untuk menghitung sensitivitas rugi daya, sensitivitas tegangan jaringan guna memperoleh penempatan DG yang optimal. Berdasarkan studi kasus jaringan distribusi penyulang marapalam, diperoleh lokasi optimal dari DG photovoltaic adalah pada bus 147B dengan injeksi daya sebesar 75%  daya yang disalurkan ke saluran Marapalam. Penempatan ini mampu mengurangi rugi daya aktif dan reaktif dari 35,792 kW dan 57,363 kVar menjadi 8,159kW dan 13,079kVar. Sedangkan lokasi yang optimal dari DG turbin angin adalah pada bus 293T dengan penetrasi 45% dari daya yang disalurkan ke saluran Marapalam mampu mengurangi rugi daya aktif dan reaktif menjadi 24,89kW dan 39,9kVar.Kata Kunci : Pembangkit Tersebar, rugi daya, analisa sensitivitas.
Perancangan Antena Mikrostrip Segiempat Peripheral Slit untuk Aplikasi 2,4Ghz dengan Metode Pencatuan Proximity Coupled Putra, Rico Bernando; Alam, Syah; Surjati, Indra
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 7, No 1: March 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.79 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v7n1.520.2018

Abstract

Microstrip antenna is one of the fastest growing antennas in telecommunication system. Microstrip antenna has been widely used because it has many advantages such as a compact, practical and easy to adjusting polarize, commonly applied to modern telecommunications equipment today. This paper aims to create a rectangular microstrip patch antenna that works at a 2.4 GHz frequency for Wireless Fidelity (Wi-Fi) applications. In the technique of feeder is used the proximity feeders to increase bandwidth and maintain a small return loss. In this antenna design is used some software as aid in making antenna, that is PCAAD and AWR Design Environment 2009. The result obtained from design of this antenna is antenna work at frequency 2,244 GHz - 2,537 GHz with VSWR at value 1.013 and gain at value 5.532 dB and Return Loss at -43.85 dB.Keywords : Microstrip Antenna, Rectangular, Proximity, VSWR, Return Loss, Wi-Fi AbstrakAntena mikrostrip saat ini merupakan salah satu antenna yang sangat pesat perkembangannya dalam sistem telekomunikasi. Antena mikrostrip telah banyak digunakan karena memiliki banyak keuntungan seperti bentuknya yang ringkas, praktis dan mudah untuk mengatur polarisasinya, sehingga banyak diaplikasikan pada peralatan-peralatan telekomunikasi modern saat ini. Pada tulisan ini, dirancang sebuah antena mikrostrip patch segiempat yang bekerja pada frekuensi 2,4 GHz untuk aplikasi Wireless Fidelity (Wi-Fi). Dalam teknik pencatuannya digunakan pencatuan proximity coupled yang bertujuan untuk meningkatkan bandwidth dan menghasilkan return loss ≤ -10 dB dan VSWR ≤ 2 . Pada perancangan antena ini digunakan beberapa perangkat lunak sebagai bantuan dalam pembuatan antena, diantaranya PCAAD dan AWR Design Environment 2009. Hasil yang diperoleh dari rancang bangun antena ini adalah antena bekerja pada frekuensi 2,244 GHz - 2,537 GHz dengan VSWR pada nilai 1,013 dan Gain pada nilai 5,532 dB dan Return Loss pada  nilai -43,85 dB.Kata Kunci : Antena Mikrostrip, Rectangular, Proximity, VSWR, Return Loss, Wi-Fi 
Perancangan dan Implementasi Sistem Monitoring Beban dan Kecepatan Kendaraan Menggunakan Teknologi Weigh in Motion Septiana, Trisya; Zaini, Zaini
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 7, No 1: March 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.839 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v7n1.512.2018

Abstract

Weigh in Motion (WIM) is one of the innovative solutions in traffic management that allows vehicles are weighed while on the way. In this research, it is designed a monitoring system capable of processing and calculating vehicle data in the form of vehicle load and speed through the WIM system. To support this system, the hardware used in the form of WIM sensor consists of a Load Cell, a HX711 amplifier module, and an Arduino as well as for the load signal data that has been produced by WIM system using the signal processing analysis method. Testing this system was conducted by using a passenger car at different speeds. Based on the test results, it is obtained that the WIM system is capable of measuring the running vehicle with the result of average error value for the speed is 8.94%, the distance of vehicle axle is 14.64%, and the vehicle load is 10.21%.Keywords : Weigh in Motion, Traffic Management, Load CellAbstrakWeight in Motion (WIM) merupakan salah satu solusi inovatif dalam manajemen lalu lintas yang memungkinkan kendaraan ditimbang pada saat dalam perjalanan. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem monitoring yang mampu mengolah dan menghitung data kendaraan berupa beban dan kecepatan kendaraan melalui sistem WIM. Untuk mendukung sistem ini digunakan perangkat keras berupa sensor WIM yang terdiri dari Load Cell, modul penguat HX711 dan Arduino serta untuk data sinyal beban yang telah dihasilkan sistem WIM menggunakan metode analisa pengolahan sinyal. Pengujian sistem ini dilakukan menggunakan sebuah mobil penumpang dengan kecepatan yang berbeda-beda. Dari hasil pengujian didapatkan sistem WIM mampu melakukan pengukuran kendaraan berjalan dengan nilai rata-rata error yang dihasilkan untuk kecepatan 8.94%, jarak sumbu kendaraan 14.64%, dan beban kendaraan 10.21%.Kata Kunci : Weigh in Motion, Manajemen Lalu Lintas, Load Cell
Pengontrolan Motor Stepper Menggunakan Driver DRV 8825 Berbasis Signal Square Wave dari Timer Mikrokontroler AVR Wardhana, Arief Wisnu; Nugroho, Daru Tri
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 7, No 1: March 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.833 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v7n1.530.2018

Abstract

In this research, an electronic circuit system was designed for controlling stepper motors. A stepper motor driver IC was used to implement those control mechanism. A Microcontroller Unit (MCU) is used to generate the square-wave needed for input to motor driver. The circuit was used on two types of stepper motors, namely permanent magnet stepper motor and hybrid stepper motor. Several modes of controls are conducted here, which are full-stepping, half-stepping, and microstepping. Some useful motor movements which are often used in many applications were tried here. Observations were made on the speed of the motor for various input waveform frequencies, on the stepper motor sound for a range of microstepping level, and on the acceleration profile. Some significant results were obtained in that by using higher microstepping levels, a smoother stepper motor movement can be achieved. Another important result is that by applying an acceleration profile in the microcontroller program, we may target a speed which is well above the rated start-on speed of the stepper motor.Keywords : stepper motor, microcontroller unit, stepper motor driver integrated circuit, full-stepping, half-stepping, microstepping AbstrakPada penelitian ini dirancang suatu rangkaian elektronik untuk mengendalikan motor stepper. Suatu IC kontroler digunakan sebagai piranti kontrolnya. Microcontroller Unit (MCU) digunakan untuk menghasilkan sinyal input. Rangkaian ini dicobakan pada dua jenis motor yaitu motor stepper Permanent Magnet dan motor stepper Hybrid. Berbagai mode stepping dilakukan pada penelitian ini, yaitu full-stepping, half-stepping dan microstepping. Beberapa profil pergerakan motor stepper yang biasa digunakan pada berbagai aplikasi juga dicobakan. Parameter pergerakan motor diamati, seperti besarnya kecepatan motor, seberapa halus suara motor yang dihasilkan, serta profil percepatannya. Hasil yang diperoleh adalah bahwa dengan menggunakan level microstepping yang lebih tinggi menyebabkan suara motor stepper menjadi lebih tidak terdengar. Hasil selanjutnya didapat bahwa dengan mengaplikasikan suatu profil percepatan di dalam program mikrokontroler, maka bisa ditargetkan suatu kecepatan motor stepper yang diperkirakan melebihi kecepatan start-on yang di support oleh motor stepper tersebut.Kata Kunci : stepper motor, microcontroller unit, integrated circuit, microstepping, Permanent Magnet, Hybrid  
Implementasi Electrinic Nose Dan Support Vector Machine Pada Aplikasi Olfactory Mobile Robot Dalam Mengenali Gas Rendyansyah, Rendyansyah -; Prasetyo, Aditya P.P.; Exaudi, Kemahyanto
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 7, No 1: March 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.809 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v7n1.475.2018

Abstract

The aroma of gas can be perceived by the human sense of smell. The presence of the scent comes from the gas source itself or the gas leaks through cracks such as valves or pipe connections. The smell of certain gases (gas with a stinging smell) can disrupt the human nervous system and nose. Hence, it is required a tool that can mimic the sense of smell which is called the electronic nose (abbreviated to e-nose). E-nose is a combination of two or more gas sensors. In a situation of searching the source of the gas scent, the e-nose was developed into a mobile robotic olfactory application for detection and identification process. In this study, the system was designed to recognize ethanol, benzene and thinner gases. The signal pattern recognition of e-nose uses the Support Vector Machine (SVM) programmed into the computer. Illustration of gas scent detected by e-nose produces a pattern of electrical signals that are wirelessly transferred to a computer and processed to be recognizable. The experimental results show that olfactory mobile robots can be applied to detect and identify types of gas with good accuracy, according to the value above 97% for kernel selection γ = 100 and γ = 1000.Keywords : E-nose, Olfactory Mobile Robot, Support Vector MachineAbstrak Aroma gas dapat dirasakan oleh indra penciuman manusia. Adanya aroma karena berasal dari sumber gas itu sendiri atau gas bocor melalui cela-cela seperti katup atau sambungan pipa. Aroma gas tertentu (gas dengan aroma yang menyengat) dapat mengganggu sistem saraf dan hidung manusia. Oleh karena itu perlu alat yang dapat meniru indra penciuman yaitu electronic nose (disingkat e-nose). E-nose merupakan kumpulan dari dua sensor gas atau lebih. Dalam situasi pencarian sumber aroma gas maka pada penelitian ini dikembangkan e-nose kedalam bentuk aplikasi olfactory mobile robot untuk deteksi dan identifikasi. Pada penelitian ini sistem dirancang untuk mengenali gas etanol, benzene dan thiner. Pengenalan pola sinyal dari e-nose menggunakan Support Vector Machine (SVM) yang sudah diprogram di dalam komputer. Secara ilustrasi aroma gas yang dideteksi oleh e-nose menghasilkan pola sinyal elektrik yang ditransfer via wireless ke komputer dan diproses untuk dikenali. Hasil percobaan menunjukkan bahwa olfactory mobile robot dapat diaplikasikan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi jenis gas dengan akurasi yang baik, yaitu di atas 97% untuk pemilihan kernel γ = 100 dan γ = 1000.Kata Kunci : E-nose, Olfactory Mobile Robot, Support Vector Machine
Analisa Kinerja Pengkodean Kanal Type Reed Solomon Coding pada Kualitas Transmisi Citra Abbas, Baharuddin
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 7, No 1: March 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.945 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v7n1.480.2018

Abstract

In the telecommunication systems, the data like audio, image, and video are transmitted to a receiver through a communication channel. However, the presence of noise and fading in the channel will degrade its performance. The degradation may cause error on signal detection and change the bits or symbols on the receiver. By applying a RS Code channel coding technique on the transmitter and the receiver, it may improve the performance of digital communication system. The influence of employing the RS Code channel coding technique on the system with noise Additive White Gaussian Noise (AWGN) and Rayleigh fading has been analyzed through a simulation. Performance evaluation on the use of RS Code channel coding technique can be determined from the analysis of Bit Error Rate (BER) and Peak Signal to Noise Ratio (PSNR). The simulation result shows that the system is improved by 5dB on the receiver compares to the system without using RS Code channel coding technique. Keywords : Reed Solomon Code , Noise AWGN, Fading Rayleigh, PSNR, BER AbstrakDalam sistem telekomunikasi, data multimedia berupa audio, citra, dan video ditransmisikan ke penerima melalui sebuah kanal komunikasi. Pada sistem telekomunikasi yang menggunakan kanal komunikasi wireless, selain pengaruh redaman, gangguan yang paling dominan adalah noise dan fading. Fading dan noise dikanal akan menurunkan kinerja sistem telekomunikasi digital karena dapat menyebabkan terjadinya kesalahan pendeteksian sinyal, sehingga terjadi perubahan bit atau simbol pada sisi penerima. Dengan menerapkan teknik pengkodean kanal tipe Reed Solomon Code pada sisi pengirim dan penerima, maka dapat ditingkatkan kinerja dari sistem komunikasi digital tersebut. Melalui simulasi dalam penelitian ini, telah dianalisa pengaruh penerapan teknik pengkodean kanal Reed Solomon Code pada sistem yang dipengaruhi noise Additive White Gaussian Noise (AWGN) dan fading Rayleigh. Besarnya pengaruh penggunaan dari teknik pengkodean kanal Reed Solomon Code dapat diketahui melalui analisa Bit Error Rate (BER) dan Peak Signal to Noise Ratio (PSNR). Hasil simulasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan perbaikan sistem dipenerima rata-rata 5dB bila dibandingkan dengan tanpa menggunakan teknik pengkodean kanal Reed Solomon Code.Kata Kunci : Reed Solomon Code , Noise AWGN, Fading Rayleigh, PSNR, BER

Page 1 of 2 | Total Record : 11