cover
Contact Name
Syafii
Contact Email
jnte@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Syafii@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23022949     EISSN : 24077267     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Nasional Teknik Elektro (JNTE) adalah jurnal ilmiah peer-reviewed yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas dengan versi cetak (p-ISSN:2302-2949) dan versi elektronik (e-ISSN:2407-7267). JNTE terbit dua kali dalam setahun untuk naskah hasil/bagian penelitian yang berkaitan dengan elektrik, elektronik, telekomunikasi dan informatika.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2: September 2014" : 10 Documents clear
Teknologi Sistem Plasma Radio –Frekuensi (RF) Untuk Menghilangkan Bakteri Escherichia Coli Pada Air Minum Corio, Dean; Hazmi, Ariadi; Desmiarti, Reni
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3, No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1477.682 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.78.2014

Abstract

Refill drinking water is a source of public drinking water in Indonesia, but the quality is not guaranteed. less optimal means of water treatment to remove pollutants in Drinking Water Refill (AMIU), especially for raw water containing total coliforms and fecal coliforms cause AMIU quality is uncontrolled. The use of radio frequency plasma technology on AMIU processing system can be used as a solution. Induced plasma system by radio frequency in water can form the active compound. The active compounds will react to microorganisms and causing microorganisms be reduced. In testing wastewater 35,000 MPN (100 %), with plasma frequency of 3,3 MHz, the bacteria can degrade to 6 % and with frequency of 3,7 MHz bacteria can degrade to 0,07 %. 23.000 MPN testing river water (100 %), with plasma frequency of 3,3 MHz setting can degrade the bacteria to 9 % and with 3,7 MHz frequency setting can degrade the bacteria to 6 %.Keyword : plasma, radio frequency, total coliform, fecal coliform AbstrakAir minum isi ulang merupakan salah satu sumber air minum masyarakat di Indonesia, namun kualitasnya tidak terjamin.  Kurang optimalnya alat pengolah air guna menghilangkan polutan produk pada Air Minum Isi Ulang (AMIU), terutama untuk air baku yang mengandung total coliforms maupun fecal coliforms menyebabkan kualitas AMIU tidak terkontrol dengan baik. Penggunaan teknologi plasma radio frekuensi pada sistem pengolahan AMIU bisa dijadikan solusi. Sistem plasma yang terinduksi melalui radio frekuensi pada air  dapat membentuk senyawa aktif. Senyawa aktif ini akan bereaksi terhadap mikroorganisme dan menyebabkan mikroorganisme mati. Pada pengujian air limbah 350.000 MPN (100 %), dengan frekuensi plasma 3,3 MHz dapat mendegradasi bakteri sampai 6 % dan dengan settingan frekuensi 3,7 MHz dapat mendegradasi bakteri hingga 0,07 %. Pada pengujian air sungai 23.000 MPN (100 %), dengan settingan frekuensi plasma 3,3 MHz dapat mendegradasi bakteri hingga 9 % dan dengan settingan frekuensi 3,7 MHz dapat mendegradasi bakteri hinggaa 6 %.Kata kunci : plasma, radio frekuensi, total coliform, fecal coliform.
Simulator Posisi Matahari dan Bulan Berbasis Web Dengan WebGL ., Kamshory; ., Syafii
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3, No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.84.2014

Abstract

Moon as a satellite of the earth has an important role for the life of the earth. Apart from being a source of illumination, moon also has an effect on the earth both on land and at sea. The influence of the moon to the earth relate to the its position. This research aims to create a simulator of the sun and moon position to the earth based on the time and location of the observation. This simulator is web-based and made in 3-dimensional (3D) using webGL technology. The position of the sun and moon expressed by latitude and longitude which is a position that is passed by the line connecting the earth to the sun or the line connecting the earth to the moon. The position of the sun and moon obtained from calculations based on previous research. Once the position is known, the earth, the sun, and the moon then described as a 3-D model. The position of the camera can be moved by dragging a web page so that the sun, earth, and moon can be seen from various positions. The camera always leads to the center of the earth to avoid user errors flipping the camera which causes the object is not visible.Keywords: sun, earth, moon, declination angle, moon phase, time systems, delta T, webGLAbstrakBulan sebagai sebuah satelit bumi mempunyai peranan penting bagi kehidupan bumi. Selain sebagai salah satu sumber penerangan, bulan juga mempunyai pengaruh bagi bumi baik di darat maupun di laut. Pengaruh bulan terhadap bumi berhubungan dengan posisinya. Penelitian ini bertujuan membuat simulator posisi matahari dan bulan terhadap bumi berdasarkan waktu dan lokasi pengamatan. Simulator dibuat berbasis web dalam 3 dimensi (3D) dengan menggunakan teknologi webGL. Posisi matahari dan bulan dinyatakan dengan lintang dan bujur yang merupakan posisi yang dilewati oleh garis yang menghubungkan bumi dengan matahari atau garis yang menghubungkan bumi dengan bulan. Posisi matahari dan bulan didapatkan dari perhitungan berdasarkan penelitian sebelumnya. Setelah posisi tersebut diketahui, bumi, matahari, dan bulan digambarkan sebagai model 3 dimensi. Posisi kamera dapat dipindahkan dengan men-drag halaman web sehingga matahari, bumi, dan bulan dapat dilihat dari berbagai posisi. Kamera selalu mengarah ke pusat bumi untuk menghindari kesalahan pengguna memindah-mindahkan kamera yang menyebabkan objek tidak terlihat.Kata kunci: matahari, bumi, bulan, sudut deklinasi, fase bulan, sistem waktu, delta T, webGL
Analisis Performa File Transport Protocol Pada Perbandingan Metode IPv4 Murni, IPv6 Murni dan Tunneling 6to4 Berbasis Router Mikrotik Wardoyo, Siswo; Ryadi, Taufik; Fahrizal, Rian
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3, No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2007.467 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.74.2014

Abstract

The use of IPv4 which has more than 30 years led to the capacity of available addresses is running out availability. Currently emerging new generation IP (IPnext generation) is IPv6. Many methods for the implementation of IPv6, one with tunneling. 6to4 is a tunneling method that can be directly implemented on an IPv4 network. This study compared the performance level of a pure IPv4 network, IPv6 6to4 tunneling with pure and searching FTP throughput performance. Throughput results obtained pure IPv6 is smaller than the value of 42.9% pure IPv4 throughput, 6to4 tunneling is smaller than 39.4% pure IPv4 and IPv6 pure value 53.626% greater throughput than 6to4 tunneling configuration. Keywords: IPv4, IPv6, Mikrotik router, FTP, throughput AbstrakPenggunaan IPv4 yang telah lebih dari 30 tahun menyebabkan kapasitas alamat yang tersedia hampir habis ketersediannya. Saat ini muncul IP generasi baru (IPnext generation) yaitu IPv6. Banyak metode untuk implementasi IPv6, salah satunya dengan tunneling. 6to4 merupakan metode tunneling yang bisa langsung diimplementasikan pada jaringan IPv4. Penelitian ini membandingkan tingkat performa jaringan IPv4 murni, IPv6 murni dan tunneling 6to4 dengan performa FTP mencari nilai throughput. Hasil throughput yang diperoleh IPv6 murni lebih kecil 42,9% dari nilai throughput IPv4 murni, tunneling 6to4 lebih kecil 39,4% dari IPv4 murni dan IPv6 murni memiliki nilai throughput lebih besar 53,626% dari konfigurasi tunneling 6to4.Kata Kunci: IPv4, IPv6, Router Mikrotik, FTP, Throughput 
Propagasi Indoor Gelombang Radio Perangkat XBEE di Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Mulia Pekanbaru Palaha, Fadhli; ., Zaini
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3, No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1921.956 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.79.2014

Abstract

The aim of this study is to know the propagacy reading of radio frequency in a building oriented to objects by using Xbee peripheral. There are some factors influenced the accuracy of this peripheral while measuring the RSSI signal. To do this propogacy reading of radio frequency used Zigbee IEEE 802.15.4 wireless network. This network has the cheaper cost in technology. This propogacy is applied with a tool designed and functioned as Tx (sender) and the Rx (receiver) whereas each of the Tx and Rx has its own component parts.The results of the reading of this RSSI signal is if there are so many barriers that blocks, the signal strength is very small. And if there is a little barrier that blocks, the signal strength is very big. The reading of data XBee-shaped in dbm can be seen through a software called ZiggBee Operator.Keywords: Signal of Radio Frequency RSSI, indoor construction, XBee, Zigbee AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembacaan propagasi frekuensi radio (sinyal RSSI) dalam gedung yang berorientasikan objek dengan menggunakan perangkat XBee. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja perangkat ini ketika mengukur sinyal RSSI.Untuk melakukan pembacaan propagasi frekuensi radio ini digunakan metode jaringan nirkabel Zigbee IEEE 802.15.4. Jaringan ini menggunakan biaya teknologi yang efektif jauh lebih ringan. Propagasi frekuensi radio XBee ini diaplikasikan dengan sebuah alat yang dirancang dan berfungsi sebagai Tx (pengirim) dan  Rx (penerima) yang masing-masing Tx dan Rx ini mempunyai bagian komponen sendiri. Dari hasil pengujian pembacaan sinyal RSSI ini dapat disimpulkan bahwa jika banyak yang menghalangi, maka kekuatan sinyalnya sangat kecil. Sebaliknya jika yang menghalanginya sedikit, maka kekuatan sinyalnya sangat besar. Hasil pembacaan data Xbee yang berbentuk –dbm ini bisa dilihat melalui perangkat lunak ZiggBee Operator.Kata Kunci: Sinyal Radio Frequency RSSI, Konstruksi bangunan bagian dalam, XBee, Zigbee 
Analisa Delay Yang Terjadi Pada Penerapan Demilitarized Zone (DMZ) Terhadap Server Universitas Andalas Ikhwan, Syariful; Elfitri, Ikhwana
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3, No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1527.657 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.75.2014

Abstract

Network security is vital to a computer network. Weaknesses in computer networks if not maintained and protected will cause harm in the form of data loss, damage of system server, not optimal in serving the user or even the loss of valuable institutional assets. To maintaining the security of computer networks and servers, various methods were developed, including firewall DMZ (Demiliterized Zone). DMZ is a firewall method of grouping the servers so that the data traffic passing could be better regulated. The results of a study of the application of the method at the University of Andalas DMZ significantly reduce attacks on existing server systems. Application of the method of the DMZ at Andalas University shows the packet delay to the entry and exit of 0.1544 ms. This delay percentage increased by 126% from the previous delay. Keywords: Network Security,Encryption, Server, Delay, DMZ AbstrakKeamanan jaringan sangat vital bagi sebuah jaringan komputer. Kelemahan-kelemahan yang terdapat pada jaringan komputer jika tidak dilindungi dan dijaga dengan baik akan menyebabkan kerugian berupa kehilangan data, kerusakan sistem server, tidak maksimal dalam melayani user atau bahkan kehilangan aset-aset berharga institusi. Dalam menjaga keamanan jaringan komputer dan server maka dikembangkanlah berbagai metoda perlindungan diantaranya firewall DMZ (Demiliterized Zone). DMZ adalah sebuah metoda firewall yang melakukan pengelompokan terhadap server-server sehingga lalu lintas data yang lewat bisa diatur dengan lebih baik. Hasil penelitian terhadap penerapan metoda DMZ di Universitas Andalas mengurangi secara signifikan serangan terhadap sistem server yang ada. Penerapan metoda DMZ di Universitas Andalas menunjukkan terjadinya delay terhadap paket yang keluar masuk sebesar 0,1544 ms. Persentase delay ini naik  sebesar 126% dari delay sebelumnya.Kata Kunci: Keamanan Jaringan, Enkripsi, Server, Delay, DMZ
Perancangan dan Analisis Kinerja Pengkodean Audio Multichannel Dengan Metode Closed Loop Sobirin, Muhammad; Elfitri, Ikhwana
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3, No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1595.214 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.80.2014

Abstract

The latest international standardized codec is MPEG Surround. But the open-loop system of the MPEG Surround not able to minimize errors. In this research, the design and performance analysis of the audio coding in MPEG Surround with closed-loop method which can minimize the occurrence of errors on multichannel audio compression was applied. The implementation of closed-loop method increase the value of Signal to Noise Ratio (SNR). The average value of SNR for all bit rate for open-loop and closed-loop method are  17.67385 dB and 23.82338 dB, respectively. The highest SNR increase reaches 82.72% in comparison with the open-loop method. The average value increase of Objective Difference Grade (ODG) for the entire audio sample is equal to 0.143917. In perceptual objective test and subjective tests indicate that the MPEG Surround with closed-loop method works better than the open-loop method. Overall, the impairment of audio compression is imperceptible at bit rate 90 kbps or higher.Keywords: Multichannel Audio, MPEG Surround, Closed loopAbstrakCodec terbaru yang telah distandardisasi secara internasional adalah MPEG Surround. Namun sistem MPEG Surround open loop tidak memiliki kemampuan untuk meminimalkan error. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan dan analisis kinerja pengkodean audio dengan metode closed loop pada MPEG Surround yang dapat meminimalisasi terjadinya error pada kompresi audio multichannel. Penerapan metode closed loop menyebabkan kenaikan nilai Signal to Noise Ratio (SNR). Nilai rata-rata SNR untuk semua bit rate yang diperoleh adalah 17.67385 dB untuk metode open loop dan 23.82338 dB pada metode closed loop. Kenaikan SNR tertinggi mencapai 82.72% dibandingkan dengan metode open loop. Nilai rata-rata kenaikan Objective Difference Grade (ODG) untuk seluruh sampel audio adalah sebesar 0.143917. Secara perceptual objective test maupun subjective test menunjukkan bahwa audio hasil kompresi MPEG Surround dengan metode closed loop bekerja lebih baik daripada metode open loop. Secara keseluruhan, impairment pada audio hasil kompresi bersifat imperceptible pada bit rate 90 kbps atau yang lebih tinggi.Kata Kunci : Audio multichannel, MPEG Surround, Closed loop
Bioelectrical Impedance Sebagai Control Commands Pengaturan Kecepatan Gerak Kursi Roda Dengan metoda PID Controller Sardi, Juli; Basrah Pulungan, Ali
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3, No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1682.057 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.76.2014

Abstract

In the present study, bioimpedance signals of human body was utilized to control speed of a wheelchair movement. A bioimpedance is electrically passive part contained the body tissues. The research is one of alternative solutions for patients with paralysis of the upper and lower limb. Firstly, design of system of the research consisted of bioimpedance measuring instruments and a mechanical design of the wheelchair. Bioimpedance measurement was performed by injecting a sinusoidal current source of 0.5 mArms with a frequency of 50 kHz to muscle tissue (shoulder) to obtain the output voltage in the range of 0-5 Vdc. With impulse and manual thresholding methods, the voltage signal was classified into several controls command to adjust the speed and direction of the wheelchair control based on PID Controller. The experimental result of the research was realization of bioimpedance signal that used as a reference to control the direction and speed of the wheelchair with a success rate of 86.7 %. A wheelchair velocity was classified into three types of motion, namely slow, medium and fast. Slow speed has a rated speed of 30 Cm/s, medium speed value speed of 40 Cm/s and fast speed value of 50 Cm/s. The wheelchair can also turn to the left and the right in accordance with the wishes of wheelchair user beside to moving forward.Keywords :Bioimpedance, Wheel Chair, PID ControllerAbstrakPenelitian ini memanfaatkan sinyal bioimpedance tubuh untuk mengatur kecepatan gerak kursi roda.Bioimpedance adalah bagian elektrik pasif yang terdapat pada jaringan tubuh.Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu solusi bagi penderita kelumpuhan untuk membantu mobilisasi.Penelitian ini diawali dengan perancangan sistem yang meliputi alat ukur bioimpedance dan desain mekanik dari kursi roda. Pengukuran bioimpedance dilakukan dengan menginjeksikan sumber arus sinusoidal sebesar 0,5 mArms dengan frekuensi 50 kHz ke jaringan otot tubuh (punggung) sehingga didapatkan tegangan keluaran  yang berkisar antara 0 – 5 Vdc. Dengan metode impulse dan manual thresholding, tegangan diklasifikasikan menjadi beberapa sinyal kontrol untuk mengatur kecepatan dan arah kursi roda berdasarkan metodePID Controller. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah terealisasikannya sinyal bioimpedance yang digunakan sebagai referensi dalam mengontrol arah dan kecepatan dari kursi roda dengan tingkat keberhasilan 86.7 %.Kecepatan gerak kursi roda diklasifikasikan kedalam tiga jenis kecepatan, yaitu kecepatan lambat, sedang dan cepat. Kecepatan lambat memiliki nilai kecepatan sebesar 30 Cm/s. Kecepatan sedang memiliki nilai kecepatan sebesar 40 Cm/s. Sedangkan kecepatan cepat memiliki nilai kecepatan sebesar 50 Cm/s.Selain bergerak lurus, kursi roda juga bisa berbelok ke arah kiri dan kanan sesuai dengan keinginan dari pengguna kursi roda.Kata Kunci :Bioimpedance, Kursi Roda, PID Controller
Analisa Performansi Sistem Kendali Frekuensi Tenaga Listrik Multimesin Dengan Metoda Linear Quadratic Regulator (LQR) Dibyo Laksono, Heru; Permana, M. Reza
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3, No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1580.533 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.82.2014

Abstract

This journal discusses about the performance analysis of frequency control power system in multi machine with Linear Quadratic Regulator method (LQR). The frequency control power system in multi machine is power subsystem consists of two or more generators are interconnected each other and the most influential subsystem on the performance of power system primarily to the performance toward frequency deviation responses of the power system. The Performance of frequency deviation response power system is one of the important factors that must be considered in the operation of electric power system and the indicator show the performance of the power system during disturbance. Disturbances causes changes in parameter values which lead to frequency control power system in multi machine will be disrupted so it  result system no longer able to work normally after disturbance. By using the method of Linear Quadratic Regulator (LQR) is conducted performance analysis of frequency control power system in multi machine. The Performance analysis was conducted on the performance analysis in the time and frequency domain. The result of analysis shows that the performance of frequency deviation response in of multi machine frequency control power system with Linear Quadratic Regulaetor method has better performance.Keywords: Frequency control system, Multi Machine , Linear Quadratic Regulator (LQR)AbstrakJurnal ini membahas tentang analisa performansi sistem kendali frekuensi tenaga listrik multimesin dengan metoda Linear Quadratic Regulator (LQR). Sistem kendali frekuensi tenaga listrik multimesin ini merupakan subsistem tenaga listrik yang terdiri dari dua atau lebih generator yang saling terinterkoneksi dan merupakan subsistem yang paling berpengaruh terhadap performansi sistem tenaga listrik terutama performansi terhadap tanggapan deviasi frekuensi sistem tenaga listrik. Performansi tanggapan deviasi frekuensi sistem tenaga listrik ini  merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan dalam operasi sistem tenaga listrik dan merupakan salah satu indikator yang menunjukkan performansi sistem tenaga listrik saat terjadi gangguan. Gangguan – gangguan ini menyebabkanperubahan nilai parameter yang mengakibatkansistem kendali frekuensi tenaga listrik multimesin akan terganggu dan berakibat sistem tidak mampu lagi bekerja secara normal setelah mengalami gangguan. Dengan menggunakan metoda Linear Quadratic Regulator (LQR) dilakukan analisa performansi tanggapan deviasi frekuensi dari sistem kendali frekuensi tenaga listrik multimesin. Analisa performansi yang dilakukan meliputi analisa performansi dalam domain waktu dan domain frekuensi. Hasil analisa menunjukkan bahwa performansi tanggapan deviasi frekuensi sistem kendali frekuensi tenaga listrik multimesin dengan metoda metoda Linear Quadratic Regulator (LQR) mempuyai performansi yang lebih baik.Kata kunci :  sistem kendali frekuensi,  multimesin, Linear Quadratic Regulator (LQR
Deteksi Lokasi Petir Dengan Metoda Magnetic Direction Finder Mulyadi, Syaifa; Hazmi, Ariadi
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3, No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1956.508 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.77.2014

Abstract

Lightning dischare can cause destruction to the struck object and  the other object that feel electromagnetic field interference cause lightning.  Lightning process associatedwith movement of charge so that can be observed by measurement magnetic field. Two loop magnetic antena (north/south loop  perpendicular to west/east loop) use to determinethe direction of lightning flash. The principleis comparinheg t output voltage from each sensor. Each station will give angle valuestowardlightning.  Lightning location will get from calculate intersection of three line lightning magnetic field with use Magnetic Direction Finding (MDF) method. From 275 lightning data with record we get 20 data that have same time. From 20 data we get 3 lightning data that produce pointlocation oflightning. Three angulation of lightning location  than optimized, the result is a point of lightning location and we get site error from the angle of calculation result. Avarage percentation for station 1, station 2 and station 3 is 2,88 %, 2,58 %, 1,16 %.Keyword : lightning detection, magnetic direction finding (MDF), lighning location, site error. AbstrakSambaran petir dapat menimbulkan kerusakan pada objek yang disambar maupun pada objek lain yang mengalami interferensi gelombang elektromagnetik. Proses petir berhubungan dengan pergerakan muatan, sehingga dapat diamati melalui pengukuran medan magnet. Dua loop antena medan magnet (loop utara/selatan tegak lurus terhadap loop timur/barat) dapat digunakan untuk menentukan arah lokasi petir. Setiap stasiun akan memberikan nilai sudut arah lokasi petir. Lokasi terjadinya petir dapat diperoleh dengan menghitung titik perpotongan jalur medan magnet petir dari 3 titik sensor, dengan menggunakan metode Magnetic Direction Finding (MDF). Dari 275 data petir yang terekam pada ketiga stasiun, diperoleh 20 data petir dengan waktu kejadian yang sama. Selanjutnya dari 20 data petir pada masing-masing stasiun dengan waktu kejadian yang sama tersebut diperoleh 3 data petir yang menghasilkan triangulasi lokasi petir. Triangulasi lokasi petir dioptimasi sehingga menghasilkan titik lokasi petir, maka diperoleh nilai persimpangan sudut (site error) dari sudut hasil perhitungan.Hasil perhitungan menunjukan stasiun 1 memiliki site error terbesar karena pengaruh topografi. Persentase site error rata – rata stasiun 1, stasiun 2 dan stasiun 3 adalah 2,88 %, 2,58 % dan 1,16 %.Kata kunci:deteksi petir,magnetic direction findings(MDF), lokasi petir,site error
Sistem Informasi Petir (SIP) Dengan Metode Lightning Distribution (LD) di Wilayah Sumatera Barat Kurniawan Vadreas, Andrew; Emeraldi, Primas; Hazmi, Ariadi
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3, No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1833.812 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.83.2014

Abstract

This paper mapped 200 locations of lightning strikes in West Sumatra province. Mapping the location of lightning strikes as part of Lightning Information System  was designed with the method of Lightning Distribution (LD). To get the location of lightning strikes obtained from the calculation reflection of ionosphere method to determine the distance of a lightning strike from stations of lightning and methods of Magnetic Direction Finding (MDF) to get directions from the lightning strike. Direction data obtained processed to generate a lightning incident location, then that location will be displayed on Google Maps. After that in the process of Lightning Distribution method which is a form of lightning strike density mapping by using the "File Format" grid, where each grid was measured to be 1 x 1 km2 called the Local Density Flash (LFD). If there are multiple point strikes on the grid will change the color that is on the map fit how many number of strikes on the grid which is a Probabilistic computation Flash Density (PFD). The depiction of the scale of danger  lightning in the form of variations color changes at the point where the bolt of green color represents the minimum number density of lightning strikes that contains a single point and the red color represents the maximum number density of strikes which contains more than ten points strike. Based on the color distribution of lightning strikes and Payakumbuh Agam area has the highest rate of lightning strikes in the study period.Key words: reflection ionosphere, magnetic direction finding (MDF), lightning distribution, lightning information system, and google maps API. AbstrakPaper ini memetakan 200 lokasi sambaran petir di daerah Sumatera Barat. Pemetaan lokasi sambaran petir sebagai bagian dari Sistem Informasi Petir (SIP) dirancang dengan metode Lightning Distribution (LD). Lokasi sambaran petir diperoleh menggunakan metode refleksi ionosfer untuk mengetahui jarak sambaran petir dari stasiun pendeteksi petir dan metode Magnetic Direction Finding (MDF) untuk mendapatkan arah dari sambaran petir. Data arah kemudian diproses untuk menghasilkansuatulokasikejadianpetir, kemudian lokasitersebutakan ditampilkan pada Google Maps. Setelah itu di proses dengan metode Lightning Distribution yang merupakan bentuk pemetaan kerapatan sambaran petir dengan menggunakan “Format File grid”, dimana setiap grid diukur sebesar 1 x 1 km2 yang disebut dengan Local Flash Density (LFD). Jika terdapat beberapa titik sambaran pada satu grid akan merubah warna yang ada pada peta sesuai seberapa banyak jumlah sambaran pada satu grid yang merupakan perhitungan Probabilistic Flash Density (PFD). Penggambaran besarnya skala bahaya petir berupa variasi perubahan warna pada titik sambaran dimana warna hijau mewakili jumlah minimum kerapatan sambaran yang berisikan satu titik sambaran dan warna merah mewakili jumlah maximum kerapatan sambaran yang berisikan lebih dari sepuluh titik sambaran. Berdasarkan warna distribusi sambaran petir daerah Kabupaten Agam dan Payakumbuh memiliki tingkat sambaran petir tertinggi pada periode penelitian ini.Kata kunci :          refleksi ionosfer, magnetic direction finding (MDF), lightning distribution, sistem informasi petir, dangoogle maps API

Page 1 of 1 | Total Record : 10