cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Tekun
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Articles 98 Documents
ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN, ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) TERHADAP RETURN SAHAM INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA Sudarsono, S
TEKUN: Jurnal Telaah Akuntansi dan Bisnis Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/tekun.v8i2.5533

Abstract

Communication technology is always progressing increasingly over the years, the size of the potential market for the telecommunications industry in Indonesia make trading securities, especially shares in the telecommunications industry sectors which listed on the Indonesian Stock Exchange, become one of the profitable business for investors. Before investing, an investor needs to do the analysis to avoid investment failure. Some ways of analysis that can be used is by measuring the performance of the company using the financial ratios method, EVA, MVA and than connected them to predict the likelihood of return of shares to be invest. This study uses the data of annual financial statements published by the Telecommunications sector firms in the period 2008 to 2013, with a total population of six companies and using purposive sampling technique. Analysis technique used in this study was a multiple linear regression. The results indicate that financial ratios such as Earnings Per Share (EPS), Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER) and Market Value Added (MVA) has a significant effect on stock returns telecommunications sector listed on the IDX. While the Financial Ratios Return on Equity (ROE) and Economic Value Added (EVA) has no significant effect
PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL DISCLOSURE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN GOODCORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi pada Perusahaan yang Termasuk dalam Kelompok “Sepuluh Besar” Pemeringkatan Corporate Governance Perception Index) Octaviany G., Issabella
TEKUN: Jurnal Telaah Akuntansi dan Bisnis Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.912 KB) | DOI: 10.22441/tekun.v6i1.318

Abstract

Tujuan penelitian ini memberikan bukti empiris pengaruh intellectual capital disclosure terhadap nilai perusahaan dengan good corporate governance sebagai variable moderasi. Populasi di perusahaan ?sepuluh besar? pemeringkatan Corporate Governance Perception Index selama periode 2008-2013 sebanyak 60. Sampel menggunakan metode purposive sampling. Kriteria penentuan sampel, sampel akhir sebanyak 48. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda. Hasilnya intellectual capital disclosure tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan dan juga good corporate governance tidak memoderasi pengaruh intellectual capital disclosure terhadap nilai perusahaan.?Kata Kunci: intellectual capital disclosure, good corporate governance, nilai perusahaan, CGPI, analisis regresi berganda
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NON PERFORMING FINANCING (NPF) PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA Asnaini, Sri Wahyuni
TEKUN: Jurnal Telaah Akuntansi dan Bisnis Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.518 KB) | DOI: 10.22441/tekun.v5i2.301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Performing Financing Non (NPF) dari Bank Islam di Indonesia. variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Produk Domestik Bruto (PDB), inflasi, Pembiayaan Deposit Ratio (FDR), Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Sementara Non Performing Financing (NPF) adalah hasil variable.These tergantung menunjukkan bahwa variabel Bank Indonesia Sertifikat Syariah (SBIS) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pembiayaan Non-Performing (NPF). dan variabel Capital Adequacy Ratio (CAR) dan efek negatif yang signifikan pada Pembiayaan Non-Performing (NPF). Sementara Produk variabel Domestik Bruto (PDB), inflasi, dan Pembiayaan Deposit Ratio (FDR) tidak signifikan mempengaruhi Pembiayaan Non Performing (NPF). Kata kunci: Produk Domestik Bruto (PDB), inflasi, Pembiayaan Deposit Ratio (FDR), Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Non-Performing Financing (NPF).
PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL KEUANGAN PERUSAHAAN DAN INFORMASI NON AKUNTANSI TERHADAP TINGKAT YIELD OBLIGASI (Studi Pada Perusahaan Multifinance Di Bursa Efek Indonesia 2011-2014) Muslim, Abdul
TEKUN: Jurnal Telaah Akuntansi dan Bisnis Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.574 KB) | DOI: 10.22441/tekun.v6i1.326

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ingin menguji faktor-faktor fundamental dan informasi akuntansi non-keuangan pada tingkat hasil obligasi pada perusahaan multikeuangan di bursa efek indonesia (BEI). Fundamental dari keuangan perusahaan pada penelitian ini di wakili oleh likuiditas, leverage, ukuran perusahaan, sementara informasi non-akuntansi di wakili oleh suku bunga, peringkat, reputasi auditor dan reputasi underwriter. Penelitian ini menggunakan sampel 53 dari 141 obligasi yang tercatat dalam bursa efek indonesia pada periode 2011 sampai dengan juni 2014. Sampel menggunakan metode purposive. Teknik analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa level leverage dan suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terahdap hasil obligasi, sementara tingkat variabel pada likuiditas, peringkat, dan reputasi underwriter dan ukuran perusahaan menunjukan hasil bahwa tidak ada pengaruh pada tingkat hasil obligasi.Kata Kunci: Hasil Obligasi, Likuiditas, Levarage, Suku Bunga, Reputasi Auditor, Reputasi Underwriter, Ukuran Perusahaan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP TERHADAP PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN SISTEM PERBENDAHARAAN ANGGARAN NEGARA (SPAN) DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL Putra, Dony Maha
TEKUN: Jurnal Telaah Akuntansi dan Bisnis Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.892 KB) | DOI: 10.22441/tekun.v6i2.336

Abstract

Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui bagaimana proses transisi sistem lama ke sistem SPAN yang bagi beberapa pengguna menimbulkan konflik dalam proses adaptasi. Atas dasar ini diajukan model teoritis untuk menguji hipotesis? menggunakan metode Structural Equation Model (SEM) dengan alat analisis software Lisrel. Sampel dalam penelitian ini adalah 210 pegawai? yang tersebar di seluruh kantor vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Hasil penelitian ini membuktikan hanya 4 hipotesis diterima dari 8 hipotesis yang diajukan diantaranya: a) sikap negatif dengan kemampuan demonstrasi hasil, b) efikasi penggunaan komputer dengan kualitas output, c) efikasi penggunaan komputer dengan persepsi kemudahan, d) persepsi kemudahan dengan persepsi kegunaan.?? Hal ini menunjukkan bahwa penerapan sistem SPAN di Direktorat Jenderal Perbendaharaan dapat dilaksanakan dengan mempertimbangkan beberapa faktor? yang dipengaruhi oleh? model TAM.?Kata Kunci: TAM, SPAN, SEM, Sikap, Persepsi, Efikasi, Kemudahan, Kegunaan, Niat.?
PERAN GCG DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN DALAM MENDETEKSI MANAJEMEN LABA MELALUI DISCRETIONARY REVENUE Gea, Marinus
TEKUN: Jurnal Telaah Akuntansi dan Bisnis Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.427 KB) | DOI: 10.22441/tekun.v5i2.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran tata kelola perusahaan (GCG) dan struktur kepemilikan dalam pengendalian insentif manajemen untuk melakukan manajemen laba. GCG dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan indeks yang dikeluarkan oleh instansi GCG di Indonesia, Indonesian Institute Corporate Directorship (IICD). struktur kepemilikan yang diuji terdiri dari kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan kepemilikan asing. manajemen laba diukur dengan model pendapatan discretionary Stuben (2010). Sampel dianalisis adalah masa studi perusahaan manufaktur tahun 2009 sampai 2012. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil tes menunjukkan bahwa GCG terbukti mengurangi manajemen laba. Namun, semua struktur kepemilikan dalam penelitian ini tidak terbukti efek negatif pada manajemen laba. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi informasi sebagai tambahan bagi para praktisi, akademisi dan pembuat kebijakan terkait dengan penerapan tata kelola perusahaan yang baik dan struktur kepemilikan dan dampaknya terhadap langkah-langkah insentif manajemen laba. Kata kunci: goovernance, Manajemen laba, kepemilikan, manajerial, institusional, asing, pendapatan, diskresioner, auditor,
PENGARUH PERSISTENSI LABA, STRUKTUR MODAL DAN KESEMPATAN BERTUMBUH TERHADAP EARNINGS RESPONSE COEFFICIENT PADA EMITEN LQ 45 DI BURSA EFEK INDONESIA Goenawan, Yohanes August
TEKUN: Jurnal Telaah Akuntansi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.062 KB) | DOI: 10.22441/tekun.v4i1.323

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh produktif ketekunan, struktur modal dan peluang pertumbuhan untuk koefisien pendapatan perusahaan respon pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hipotesis penelitian adalah: 1) Pengaruh produktif ketekunan untuk koefisien pendapatan perusahaan respon. 2) Pengaruh struktur modal terhadap koefisien pendapatan perusahaan respon. 3) Pengaruh peluang pertumbuhan untuk koefisien pendapatan perusahaan respon. Sampel dari penelitian ini adalah 21 perusahaan yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling dari perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007 sampai 2011. Untuk menguji hipotesis, digunakan oleh analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) ada negatif dan signifikan pengaruh produktif ketekunan untuk koefisien pendapatan perusahaan respon. 2) ada yang positif dan signifikan pengaruh struktur modal terhadap koefisien pendapatan perusahaan respon. 3) tidak ada yang signifikan pengaruh peluang pertumbuhan untuk koefisien pendapatan perusahaan respon.?Kata kunci: penghasilan ketekunan, struktur modal, peluang pertumbuhan, koefisien respon laba
PENGARUH JUMLAH WP BADAN DAN WP ORANG PRIBADI TERHADAP TOTAL PENERIMAAN PAJAK DENGAN MENGGUNAKAN VARIABEL INTERVENING JUMLAH SPT TAHUNAN BADAN, JUMLAH SPT MASA PPN DAN JUMLAH SPT ORANG PRIBADI (Studi Empiris Pada KPP Pratama di Pulau Jawa) Asdora, Putri
TEKUN: Jurnal Telaah Akuntansi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.796 KB) | DOI: 10.22441/tekun.v5i1.271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh Jumlah Wajib Pajak Badan dan Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi terhadap Total Penerimaan Pajak dengan menggunakan variabel intervening yaitu Jumlah SPT Tahunan Badan, Jumlah SPT Masa PPN dan Jumlah SPT Tahunan Orang Pribadi. Data yang digunakan adalah data sekunder, dengan sampel yaitu? seluruh KPP Pratama yang berada di Pulau Jawa tahun 2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Jumlah Wajib Pajak Badan (X1) berpengaruh positif signifikan terhadap Jumlah SPT Tahunan Badan (X3), (2) Jumlah Wajib Pajak Badan (X1) berpengaruh positif signifikan terhadap Jumlah SPT Masa PPN (X4), (3) Jumlah Wajib Pajak OP (X2) berpengaruh positif signifikan terhadap Jumlah SPT Tahunan OP (X5), (4) Jumlah SPT Tahunan Badan (X3) berpengaruh negatif terhadap Total Penerimaan Pajak (Y),? (5) Jumlah SPT Masa PPN (X4) berpengaruh negative tidak signifikan terhadap Total Penerimaan Pajak (Y), (6) Jumlah Wajib Pajak Badan (X1) berpengaruh positif signifikan terhadap Total Penerimaan Pajak (Y), (7) Jumlah Wajib Pajak OP (X2) berpengaruh negatif signifikan terhadap Total Penerimaan Pajak (Y), (8) Jumlah Jumlah SPT Tahunan OP (X5) berpengaruh positif signifikan terhadap Total Penerimaan Pajak (Y).Kata kunci: Jumlah Wajib Pajak Badan, Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi, Jumlah SPT Tahunan Badan, Jumlah SPT Masa PPN, Jumlah SPT Tahunan Orang Pribadi.
PENGARUH KEPEMILIKAN PEMERINTAH (BUMN) DAN KEPEMILIKAN ASING TERHADAP LUAS PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN PADA LAPORAN TAHUNAN PERUSAHAAN Winarti, Winarti
TEKUN: Jurnal Telaah Akuntansi dan Bisnis Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.748 KB) | DOI: 10.22441/tekun.v4i2.312

Abstract

Studi ini tujuan untuk melakukan penilaian terhadap pengaruh ?pemerintah kepemilikan dan kepemilikan ke luar negeri corporate social responsibility pengungkapan laporan tahunan? analisis teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah beberapa regresi linier dan hipotesis pengujian menggunakan t-statistic untuk menguji regresi parsial koefisien dan f-statistic untuk menguji kemungkinannya dari penelitian 10 % model dengan tingkat signifikansi. Juga memberikan klasik itu asumsi menguji termasuk normalitas menguji, diuji dan heteroscedasticity multicolinearity menguji. Digunakan dalam penelitian ini adalah sampel 30 perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Jakarta islamic indeks dalam 2014. Berdasarkan hasil studi menunjukkan bahwa kepemilikan pemerintah telah menunjukkan pengaruh yang signifikan untuk positif corporate social responsibility pengungkapan (CSRD). Kepemilikan asing ke perusahaan telah pengaruh negatif pengungkapan (CSRD).?Kata kunci: kepemilikan pemerintah, kepemilikan asing, CSRD
STUDI KOMPARATIF PERSEPSI KUALITAS LAPORAN KEUANGAN ANTARA AUDITOR DAN AKUNTAN PENYUSUN LAPORAN KEUANGAN (Studi Kasus Auditor KAP Dan Akuntan Penyusun Di Wilayah DKI Jakarta) Ahnan, Zuhal Maftuh
TEKUN: Jurnal Telaah Akuntansi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.27 KB) | DOI: 10.22441/tekun.v4i1.317

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nol Hipotesis (Ho) yang menyatakan tidak ada perbedaan yang signifikan dalam persepsi kualitas pelaporan keuangan antara BPA auditor dan akuntan yang telah dipersiapkan tidak bisa dipungkiri. Karakteristik kualitatif, item dimengerti paling banyak disetujui baik oleh kelompok auditor CPA 78,6% serta akuntan yang telah dipersiapkan dari 83,8%. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan untuk mengambil sampel diperiksa oleh objek tambahan dari penelitian dan memperluas penelitian. Disarankan juga untuk penelitian lebih lanjut bisa tambahan variabel lain, misalnya menentukan faktor dan konsekuensi ekonomi yang mungkin telah mempengaruhi kualitas pelaporan keuangan. Kata kunci: keuangan pelaporan, kualitas, karakteristik kualitatif, auditor, persepsi

Page 1 of 10 | Total Record : 98