cover
Filter by Year
Jurnal Cakrawala Pendas
Published by Universitas Majalengka
urnal Cakrawala Pendas adalah media publikasi civitas akademika dalam bidang Pendidikan Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas merupakan jurnal ilmiah yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil kajian serta penelitian Dosen, mahasiswa, guru, praktisi, dan ilmuwan di bidang pendidikan dasar yang meliputi bidang pengajaran dasar di SD, Sains Terapan dan studi analitis di bidang pendidikan dasar. Jurnal ini dapat juga dipakai sebagai media tukar pikiran, informasi dan hasil penelitian ilmiah antar pemerhati masalah pendidikan.
Articles
74
Articles
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR

mahpudin, mahpudin

Jurnal Cakrawala Pendas Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Cakrawala Pendas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.902 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan yang muncul pada siswa yang disebabkan oleh proses pembelajaran masih menggunakan metode ceramah, sehingga menyebabkan proses pembelajaran terkesan monoton dan menimbulkan rasa jenuh dan bosan pada diri siswa serta tidak ada pengalaman belajar yang bermakna, sehingga hasil belajar siswa yang kurang baik. Maka perlu dilakukan penelitian dengan menggunakan metode eksperimen agar proses pembelajaran lebih bermakna dan meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen dan peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan metode eksperimen. Dalam Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan desain penelitian Kemmis & Tagart. Hasil penelitian menunjukan metode eksperimen sangat efektif dalam meningkatkan  hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dari hasil belajar mengalami peningkatan dan mengalami ketuntasan belajar sebesar 100%.Kata Kunci : Metode eksperimen, Hasil Belajar

UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA MELALUI PENERAPAN METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN IPA

Salim Nahdi, Dede, Yonanda, Devi Afriyuni, Agustin, Nurul Fauziah

Jurnal Cakrawala Pendas Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Cakrawala Pendas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.217 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPA materi sifat-sifat cahaya. Peneliti memberikan solusi dengan penerapan metode demonstrasi, suatu metode pembelajaran dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan dan urutan melakukan suatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yaitu sebuah model penelitian yang terdiri atas empat tahap yakni perencanaa, tindakan, pengamatan dan refleksi. Ada pun desain PTK penelitian ini mengacu pada skema yang dikemukakan oleh Kemmis dan Taggart. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN majalengka Kulon V Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka tahun ajaran 2017/2018. Jumlah seluruh siswa yang dijadikan subjek dalam penelitian adalah 36 siswa, yang terdiri dari 18 orang siswa perempuan dan 18 orang siswa laki-laki. Adapun Instrumen (alat pengumpul data) yang digunakan adalah butir soal dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian terungkap adanya peningkatan hasil evaluasi siswa pada siklus I siswa memiliki rata-rata 69,79 sedangkan pada siklus II memiliki rata-rata 80,69  dengan persentase kenaikan dari pra-siklus ke siklus I meningkat sebesar 18,94% sedangkan dari siklus  I ke siklus II meningkat sebesar 28,28% dan dari pra-siklus ke siklus II meningkat sebesar 47,22%  maka dari itu dengan meggunakan metode demonstrasi dapat meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran IPA materi sifat-sifat cahaya di kelas V SDN Majalengka Kulon V Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka Tahun Ajaran 2017/2018 Kata kunci :   Metode Deminstrasi, Pemahaman konsep

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS MELALUI PENGGUNAAN MEDIA KANTONG BERGAMBAR PADA MATERI PERKALIAN BILANGAN DI KELAS II SEKOLAH DASAR

Febriyanto, Budi, Haryanti, Yuyun Dwi, Komalasari, Oom

Jurnal Cakrawala Pendas Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Cakrawala Pendas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya pemahaman konsep matematis siswa yang disebabkan karena proses pembelajaran yang belum mengoptimalkan penggunaan media dalam memahami konsep materi pembelajaran serta belum memberikan kesempatan siswa dalam berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas II  SDN Simpeureum I sebanyak 30 siswa terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan nontes. Tes terdiri dari butir soal dan nontes terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah  analisis deskriptif kualitatif untuk menganalisis hasil observasi setiap siklus dan analisis deskriftif kuantitatif untuk menganalisis hasil penilaian pemahaman konsep matematis  akhir siswa setiap siklus. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kantong bergambar dapat meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa kelas II SDN Simpeureum I. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan ketuntasan belajar siswa dari siklus pertama sampai siklus ketiga. Pada siklus pertama tingkat ketuntasan siswa mencapai 40%, siklus kedua meningkat menjadi 66,67% dan pada siklus ketiga meningkat menjadi 80%. Kriteria ketuntasan dalam penelitian ini adalah 75% sehingga dapat disimpulkan penggunaan media kantong bergambar dapat meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa kelas II SDN Simpeureum I. Kata Kunci: media kantong bergambar, pemahaman konsep matematis

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN MEDIA GAMBARBAGI SISWA KELAS IV SDN CIGASONG III KECAMATAN CIGASONG KABUPATEN MAJALENGKA

Yanto, Ari

Jurnal Cakrawala Pendas Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Cakrawala Pendas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS dengan menggunakan media gambar pada siswa kelas IV SDN Cigasong III, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2017/2018.dalam dua siklus setiap siklus ada dua pertemuan. Subjek penelitian ini siswa kelas IV SDN Cigasong III yang berjumlah 25 siswa.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan dokumentasi. Sementara instrument pengumpulan data menggunakan soal tes,  lembar observasi dan dokumen. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar IPS kelas IV SDN Cigasong III. Hasil belajar saat pratindakan, rata-rata kelas adalah 65,76 untuk ketuntasan ada 12 siswa atau 48% dan belum tuntas ada 13 siswa atau 52%. Hasil ini belum memenuhi KKM yaitu 70,00. Pada siklus I diperoleh peningkatan hasil rata-rata kelas71,92, ketuntasan ada 15 siswa atau 60% dan belum tuntas ada 10 siswa atau 40% berarti ada kenaikan nilai rata-rata pra tindakan ke siklus I sebesar 6,16, sedangkan siklus II hasilnya mengalami kenaikan lagi yaitu rata-rata kelas meningkat menjadi 76,90 dan ketuntasan ada 22 siswa atau 88% dan belum tuntas ada 3 siswa atau 12%, dengan demikian ada kenaikan rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 4,98. Selain itu keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran juga meningkat.Hal ini ditandai dengan meningkatnya keaktifan siswa dalam bertanya, menjawab pertanyaan dan mengemukkan pendapat. Kata kunci : Hasil Belajar IPS, Media Gambar.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL DIRECT INSTRUCTION BERBANTUAN MEDIA BAGAN GARIS WAKTU

Haryanti, Yuyun Dwi, Febriyanto, Budi, Nuraisyah, Iis Fajrin

Jurnal Cakrawala Pendas Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Cakrawala Pendas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pembelajaran IPS terutama pada materi Perjuangan Para Tokoh Pejuang pada Masa Penjajahan Belanda dan Jepang dipandang kurang menarik sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Ketuntasan hasil belajar siswa hanya mencapai 21,05% (8 dari 38 siswa) sedangkan sebesar 78,94% (30 dari 38 siswa) belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)yaitu 68. Hal ini tentu memerlukan perbaikan dalam proses pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilakukan selama tiga siklus, tiap siklus melalui empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjekpenelitian adalah siswa kelas V SDN Werasari I Kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka, sebanyak 38 siswa terdiri dari 19 siswa perempuan dan 19 siswalaki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis deskriptif kuantitatif mendeskripsikan hasil tes akhir pembelajaran dan rekapitulasi rata-rata nilai siklus pertama,kedua dan ketiga sedangkan analisis deskriptif kualitatif mendeskripsikan kelemahan dan kelebihan dalam proses pembelajaran berlangsung baik guru maupun siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa baik secara individual maupun secara klasikal yaitu siklus I sebesar 26,31% (10 dari 38 siswa dengan rata-rata kelas 55,77), siklus II sebesar 50% (19 dari 38 siswa dengan rata-rata kelas 69,05), dan siklus III sebesar 94,73% (36 dari 38 siswa dengan rata-rata kelas 77,61). Hasil observasi guru pada siklus I mencapai 80%, siklus II mencapai 87%, dan siklus III mencapai 93% sedangkan hasil observasi siswa pada siklus I masih kategori “cukup” yaitu 65%, siklus II sebesar 75% dengan kategori “baik”, dan siklus III sebesar 85% dengan kategori “sangat baik”. Kesimpulan,bahwa hasil belajar siswa dapat meningkat melalui model Direct Instruction berbantuan media bagan garis waktu. Kata Kunci:Hasil Belajar, Model Direct Instruction, Media Bagan Garis Waktu.

MODEL PEMBELAJARAN EDUTANIMENT TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF SISWA SEKOLAH DASAR

Mitasari, Nur Rizka ( Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta )

Jurnal Cakrawala Pendas Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Cakrawala Pendas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.277 KB)

Abstract

MODEL PEMBELAJARAN EDUTAINMENT INI MEMILIKIMERUPAKAN METODE PEMBELAJARAN YANG MEMILIKI UNSUR-UNSUR PERMAINAN, DAN HUMOR, SEHINGGA METODE INI MEMILIKI KONSEP YANG MENYENANGKAN BAGI PARA SISWANYA, MAKA DARI ITU METODE INI SANGAT COCOK DITERAPKAN DALAM RANAH PENDIDIKAN SISWA SEKOLAH DASAR YANG DIMANA KARAKTERISTIK UTAMA DARI ANAK-ANAK SD INI MASIH SENANG DENGAN BELAJAR SAMBIL BERMAIN. SEHINGGA DIHARAPKAN DENGAN ADANYA PENERAPAN METODE INI AKAN MEMBANTU BAGI PARA GURU UNTUK DAPAT MENGEMBANGKAN RANAH KOGNITIF SISWANYA DI SEKOLAH

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DI KELAS V SD NEGERI RANCALOA KOTA BANDUNG

Solihah, Lilis

Jurnal Cakrawala Pendas Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Cakrawala Pendas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.756 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran bahasa Indonesia dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi  di kelas V SD Negeri Rancaloa melalui pendekatan kontekstual. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan  McTaggart. Tahapan-tahapan yang dilakukan meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi serta refleksi. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri Rancaloa yang berjumlah 25 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, pengamatan, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Proses peningkatan pembelajaran keterampilan menulis puisi bebas siswa dicapai melalui penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dalam kegiatan menulis puisi bebas: 1) siswa masih belum berani bertanya terhadap guru saat diberi kesempatan untuk bertanya, 2) siswa memperhatikan saat guru melakukan pemodelan sehingga menjadi lebih paham terhadap unsur-unsur dan langkah- langkah menulis puisi bebas, 3) siswa semangat saat menulis cepat puisi di luar kelas yaitu di halaman sekolah dan di tepi sungai dekat sekolah, 4) siswa dapat mengedit/memperbaiki hasil puisi bebas dengan baik pada selembar kertas yang diberikan guru, 5) siswa dapat merefleksi dengan baik pembelajaran yang sudah dipelajari. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan menulis pusi bebas di kelas V SD Negeri Rancaloa melalui pendekatan kontekstual mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukan dengan nilai rata-rata kelas dalam menulis puisi bebas mengalami peningkatan dari prasiklus, siklus I, dan siklus II. Nilai rata-rata menulis puisi bebas pada prasiklus sebesar 62,4; siklus I sebesar 69,76; peningkatan sebesar 7,36. Pada siklus II sebesar 75,2; peningkatan dari siklus I sebesar 5,44. Kata kunci:   keterampilan menulis puisi, pendekatan kontekstual.

SCRAMBLE GAME DALAM PEMBELAJARAN WRITING DI KELAS V SEKOLAH DASAR

Febriyanto, Budi

Jurnal Cakrawala Pendas Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Cakrawala Pendas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.926 KB)

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi karena pembelajaran writing pada pelajaran Bahasa Inggris masih kurang dirasakan manfaatnya bagi siswa. Siswa cenderung masih menganggap pembelajaran writing sebagai pelajaran yang membosankan dan kurang menarik. Hal ini memberikan asumsi yang mendasar bagi penulis, bahwa pelajaran Bahasa Inggris pada pembelajaran writing belum menciptakan suasana belajar yang mampu menciptakan suasana belajar yang bermakna bagi siswa. Oleh karena itu peneliti bermaksud untuk meneliti teknik scramble game dalam menciptakan suasana belajar writing yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi siswa. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas  yang dilakukan pada siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri Majalengka Wetan VIII Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar wawancara, catatan lapangan, lembar evaluasi dan lembar kerja siswa. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan selama tiga siklus menunjukkan bahwa rata-rata nilai proses dan hasil belajar berupa kemampuan menulis yang diperoleh siswa mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan bahwa ketertarikan siswa pada proses pembelajaran dengan teknik scramble game pada pembelajaran bahasa Inggris di kelas V Sekolah Dasar. selanjutnya rata-rata nilai tes kemampuan menulis yang mengalami peningkatan dari 57,3 pada siklus satu, 71,8 pada siklus dua dan meningkat kembali pada siklus tiga yaitu 77,8. Kesimpulannya, dalam penerapan pembelajaran scramble game di kelas V Sekolah Dasar telah berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan meningkatkan kemampuan writing siswa. Peneliti berharap teknik pembelajaran ini dapat dikembangkan lagi melalui pemilihan tahapan pembelajaran yang variatif dengan dengan melibatkan multi teknik dan multi strategi. Kata Kunci: Scramble Game, Pembelajaran Bahasa Inggris, Kemampuan Writing

IMPLEMENTASI METODE HYPNOTEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

Puspitasari, Wina Dwi

Jurnal Cakrawala Pendas Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Cakrawala Pendas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.204 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya hasil belajar siswa kelas V SDN Tarikolot I khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang memperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 52,96 yang berati kurang dari KKM yaitu 73. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tindakan  penelitian  dilaksanakan  dalam  tiga  siklus, masing-masing siklus terdiri dari tiga tindakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Tarikolot I sebanyak 32 orang siswa yaitu terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Teknik yang digunkan dalam pengumpulan data adalah tes dan observasi serta diperkuat dengan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa hasil tes sebagai data primer dan hasil observasi dan dokumentasi sebagai data pendukung. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah butir soal untuk tes evaluasi setiap siklus, lembar observasi baik guru maupun siswa untuk mengetahui perkembangan guru maupun siswa, dan foto untuk mendokumentasikan kegiatan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan penerapan metode hypnoteaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Tarikolot I. Hal ini ditunjukan dengan adanya peningkatan dari sebelum pemberian tindakan hingga siklus III. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh sebelum pemberian tindakan adalah 52,96 dengan persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar adalah 21,87%. Pada siklus I, nilai rata-rata kelas yang diperoleh adalah 55,5 dengan persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar adalah 28,12%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata kelas yang diperoleh adalah 69,06 dengan persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar adalah 59,37%, Sedangkan pada siklus III nilai rata-rata kelas yang diperoleh adalah 76,31 dengan persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar adalah 81,25%. Kesimpulan, penerapan metode hypnoteaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SDN Tarikolot I. Kata Kunci : Metode Hypnoteaching, Hasil Belajar Siswa, Mata Pelajaran IPS.

EKSPERIMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI SELF EFFICACY SISWA

Nahdi, Dede salim

Jurnal Cakrawala Pendas Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Cakrawala Pendas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.84 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksperimentasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan model pembelajaran Guided Discovery Learning (GDL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari self efficacy siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen murni. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V sekolah dasar sekecamatan Panyingkiran. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Jatipamor I yang berjumlah 57 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu tes kemampuan pemecahan masalah dan angket self efficacy. Pengujian hipotesis menggunakan teknik anava dua jalur dengan taraf signifikansi 5%. Sebelum uji hipotesis, dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dengan uji kolmogorov-smirnov dan uji homogenitas dengan uji Levene. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa (1) tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran model PBL siswa yang memperoleh pembelajaran model GDL, (2) terdapat perbedaaan kemampuan pemecahan masalah yang signifikan antara kelompok siswa yang memiliki self efficacy tinggi, sedang, dan rendah, (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan self efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, (4) tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran model PBL dengan siswa yang memperoleh pembelajaran model GDL pada kelompok siswa yang memiliki self efficacy tinggi, (5) tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran model PBL dengan siswa yang memperoleh pembelajaran model GDL pada kelompok siswa yang memiliki self efficacy sedang (6) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran model PBL dengan siswa yang memperoleh pembelajaran model GDL pada kelompok siswa yang memiliki self efficacy rendah. Kata Kunci:    Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Model Pembelajaran Guided Discovery Learning (GDL), Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Self Efficacy