cover
Contact Name
Tohir Zuhdi
Contact Email
tohirz@iainpurwokerto.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
a.sunhaji@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kependidikan
ISSN : 2355018X     EISSN : 25984845     DOI : -
Core Subject : Education,
Focus Jurnal Kependidikan is a periodical publication of scientific articles containing education. Scope Jurnal Kependidikan welcome papers from academicians on theories, philosophy, conceptual paradigms, academic research, as well as religion practices.
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
Implementasi Total Quality Management di Madrasah Khakim, Ma'mun
Jurnal Kependidikan Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.389 KB) | DOI: 10.24090/jk.v6i2.2261

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Total Quality Management di madrasah. Untuk mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas diperlukan manajemen pendidikan yang dapat memobilisasi segala sumber daya pendidikan. Total Quality Management in education merupakan paradigma baru dalam menjalankan proses bidang pendidikan yang berupaya untuk memaksimalkan daya saing madrasah melalui perbaikan secara berkesinambungan atas kualitas produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan madrasah. Mutu menjadi satu-satunya hal yang sangat penting dalam pendidikan. Madrasah adalah salah satu dari tripusat pendidikan yang dituntut untuk mampu menjadikan output yang unggul. Aspek penerapan Total Quality Management di madrasah, yakni pertama, spesifkasi dan kualifikasi perubahan tingkah laku menuju sikap akhlakul karimah sebagai salah satu indiktor keberhasilan suatu pembelajaran di madrasah. Kedua, pemberlakuan program unggulan keagamaan sebagai ciri khas madrasah atau pendidikan berbasis agama. Sehingga tujuan implementasi TQM di madrasah yakni mampu memberikan kepuasan terhadap mutu layanan pendidikan madrasah artinya bahwa output madrasah yang unggul mampu menghasilkan outcome yang dibutuhkan masyarakat sebagai pengguna jasa pendidikan.
Manajemen Pengembangan Profesionalisme Guru di MTs Sunan Kalijaga Siwuluh Bulakamba Brebes Umronah, Umronah
Jurnal Kependidikan Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.021 KB) | DOI: 10.24090/jk.v6i2.2260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengembangan profesionalisme guru di MTs Sunan Kalijaga Siwuluh Bulakamba Brebes. Fokus penelitian ini meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan pengembangan profesionalisme guru. Penelitian ini dengan menggunakan Metode kualitatif dengan rancangan studi kasus, teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Sumber data penelitian ini adalah guru mata pelajaran. Analisis data yang digunakan dengan tringulasi, Hasil penelitian adalah: 1) perencanaan melihat dari analisis program yang telah dilakukan sebagai acuan dalam menentukan perencanaan program dimasa yang akan datang 2) pengorganisasian masih perlu dimaksimalkannya MGMP baik internal maupun eksternal 3) pelaksanaan berjalan dengan baik, perlu peningkatan dalam hal pelatihan yang selama ini pelaksanaanya baru bersifat perumpun pelajaran 4) pengawasan profesionalisme guru dilakukan sebagai evaluasi program yang telah dilakukan.
Penilaian Autentik Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Kurikulum 2013 Umami, Muzlikhatun
Jurnal Kependidikan Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.792 KB) | DOI: 10.24090/jk.v6i2.2259

Abstract

Tulisan ini akan mengkaji tentang penilaian autetik pada Pendidikan Agama Islam. Dalam implementasi kurikulum 2013, penilaian dilakukan melalui pengamatan maupun refleksi. Penilaian tersebut ditujukan untuk memperbaiki program pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan. Penilaian autentik (Authentic Assessment) adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil belajar peserta didik untuk ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Penilaian autentik merupakan proses asesmen yang melibatkan beberapa bentuk pengukuran kinerja yang mencerminkan belajar siswa, prestasi, motivasi, dan sikap yang sesuai dengan materi pembelajaran. Hakikat penilaian pendidikan menurut konsep authentic assesment adalah proses pengumpulan berbagai data yang bisa memberikan gambaran perkembangan belajar siswa. Gambaran perkembangan belajar siswa perlu diketahui oleh guru agar bisa memastikan bahwa siswa mengalami proses pembelajaran dengan benar. Sesuai amanah kurikulum 2013, semua mata pelajaran menggunakan asessmen autentik, termasuk  mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti
Manajemen Peserta Didik Berbasis Pesantren dalam Pembentukan Karakter Suheli, Suheli
Jurnal Kependidikan Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.72 KB) | DOI: 10.24090/jk.v6i2.2258

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan karakter peserta didik berbasis pesantren. Terdapat nilai plus yang melekat pada pesantren yaitu tetap mempertahankan kekhasan sebagai lembaga pendidikan Islam yang memiliki orientasi utama menanamkan nilai-nilai spiritual-keagamaan sebagai pembentukan akhlak dan moral generasi bangsa yang saat ini banyak yang menyimpang dari harapan. Manajemen peserta didik dengan basis pesantren mendukung bagi penyerapan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai moral sekaligus, karena tersedianya wadah berupa iklim pembelajaran yang memungkinkan mereka untuk mengembangkan kedua aspek tersebut. Implementasi manajemen pembentukan karakter peserta didik setidaknya merangkum perencanaan, pengoorganisasian dan pengawasan, sehingga seperangkat sistem dan aturan yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan dengan baik dan terarah. Manajemen peserta didik dalam pembentukan karakter setidaknya dapat melauli tiga ranah, yaitu : 1) afektif; penanaman pendidikan karakter berdampak terhadap perubahan sikap, melalui pembiasaan yang dilakukan secara berkesinambungan baik di pesantren maupun di sekolah menjadikan anak didik memiliki karakter karakter tertentu seperti istiqomah, berakhlak baik, mansiri dan yang lainnya; 2) kognitif: mengaitkan pendidikan karakter kedalam mata pelajaran memberikan pemahaman peserta didik  untuk memperaktekkan nilai-nilai karakter dan pentingnya karakter dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat menstimulus kesadaran anak didik untuk memperaktekkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari; dan 3) psikomotorik: melalui pengalaman belajar yang diterima peserta didik baik di pesantren maupun di sekolah, mereka memiliki kemampuan yang terejawantahkan kedalam bentuk perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Fungsi Media Pembelajaran Sirkuit Pintar untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Istikhana, Janatul
Jurnal Kependidikan Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.371 KB) | DOI: 10.24090/jk.v5i2.2110

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi media pembelajaran sirkuit pintar untuk meningkat kan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI). Peserta didik melalui media pembelajaran sirkuit pintar pada PAI materi ibadah salat. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan motivasi belajar peserta didik, siklus I motivasi belajar peserta didik mencapai nilai rata-rata 73% dan siklus II motivasi belajar peserta didik mencapai nilai rata-rata 85%. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik, siklus I ketuntasan belajar mencapai nilai rata-rata 64% dan siklus II mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 86%.
Integrasi Kurikulum Berbasis Pesantren pada Lembaga Pendidikan Kusnandi, Kusnandi
Jurnal Kependidikan Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.181 KB) | DOI: 10.24090/jk.v5i2.2138

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi kurikulum berbasis pesantren pada sekolah umum. Pendidikan merupakan sarana terpenting dalam usaha pembangunan sumber daya manusia dan penanaman nilai-nilai kemanusiaan yang mengarah kepada tatanan kehidupan masyarakat yang beradab dan berperadaban. pendidikan juga tidak akan terlepas dari ranah kurikulum. Hal ini wajar, karena kurikulum adalah alat pendidikan yang sangat krusial dalam kerangka sistem pendidikan baik formal, nonformal bahkan informal. Kurikulum juga merupakan salah satu kunci tolok ukur keberhasilan pendidikan, sehingga perlu dilakukan pengembangan kurikulum agar pendidikan dapat merespon demands masyarakat. Sebab pada dasarnya pendidikan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan kurikulum yang demikianlah yang relevan dengan masyarakat.  Sekolah Berbasis Pesantren (SBP) sebagai salah satu model pendidikan Islam yang dapat menggabungkan dua sistem sosial, yakni sistem sosial pesantren dan sistem sosial sekolah. Model pendidikan Islam ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia yang agamawan sekaligus ilmuwan secara utuh, sehingga dapat berperan utuh dalam sistem sosial kemasyarakatan. Institusi pendidikan pesantren dan institusi pendidikan sekolah memiliki sistem sosial dan keunggulan masing-masing. Untuk mengakomodasi dikotomi tersebut maka muncul model Sekolah Berbasis Pesantren. Sekolah Berbasis Pesantren, yaitu program yang berupaya mengintegrasikan keunggulan sistem pendidikan sekolah dengan penyelenggaraan pendidikan di pondok pesantren. Pendidikan umum adalah sekolah yang memberikan pemahaman pengetahuan umum, mencetak ahli pengetahuan atau ilmuwan. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal di Indonesia yang memiliki keunggulan dalam pengembangan sains dan teknologi.
Penguatan Pendidikan Karakter di Madrasah Khamalah, Nur
Jurnal Kependidikan Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.282 KB) | DOI: 10.24090/jk.v5i2.2109

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penguatan pendidikan karakter di madrasah. Pendidikan karakter menjadi tema penting dalam upaya mengatasi persoalan-persoalan sosial yang kerap melanda bangsa ini. Pendidikan karakter menjadi alternatif solusi yang dianggap paling tepat dan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari tak terkecuali di madrasah. Madrasah dipandang sebagai tempat yang efektif dalam upaya membentuk pribadi positif anak setelah keluarga. Penguatan pendidikan karakter merupakan proses pembentukan, transmisi, transformasi dan pengembangan kemampuan siswa dalam berfikir, bersikap, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila. Pendidikan karakter di madrasah mempunyai fungsi memilih dan memilah budaya Indonesia dan budaya asing yang lebih beradab dan terhormat. Sebagai manifestasi dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yaitu berubahnya pola berfikir (mindset), bersikap, dan berperilaku lebih baik, religius, nasionalis, mandiri, gotong royong dan integritas tinggi harus kita tanamkan melalui penguatan pendidikan karakter terutama di madrasah sehingga semua siswa mengetahui, memahami, dan menerapkan pada semua aspek kehidupan kapanpun dan dimanapun berada. Semua itu dapat terwujud bila semua stakeholder dilibatkan untuk mengawal, menjalankan, mengawasi, dan mengevaluasi semua proses tersebut sehingga menjadi budaya positif di madrasah.
Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui Joyfull and Meaningful Learning di Sekolah Dasar Drianah, Drianah
Jurnal Kependidikan Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.506 KB) | DOI: 10.24090/jk.v5i2.2087

Abstract

Sebagai lembaga pendidikan bercirikan Islam, madrasah harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat tentang pendidikan anak-anaknya dari pengaruh negatif perkembangan teknologi sehingga menjadi daya tarik masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di madrasah.  Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan mengembangkan budaya religius di antara warga madrasah dengan malaksanakan pembiasaan religius secara terus-menerus sehingga nilai-nilai religius dapat terinternalisasi dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Di antara strategi pengembangan budaya religius yang dapat dilakukan adalah melalui power strategy, persuasive strategy, dan normative re-educative. Strategi pertama tersebut dikembangkan melalui pendekatan perintah dan larangan atau reward and punishment. Pada strategi kedua dan ketiga tersebut dikembangkan melalui pembiasaan, keteladanan, dan pendekatan persuasif atau mengajak kepada warganya dengan cara yang halus. Dalam prakteknya, implementasi pengembangan budaya religius membutuhkan dukungan dan peran aktif dari berbagai pihak pelaksana maupun pemangku kebijakan seperti guru, siswa, orang tua, masyarakat, dan pemerintah.
Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Madrasah Tsanawiyah Sunan Kalijaga Siwuluh Mukhlisoh, Mukhlisoh
Jurnal Kependidikan Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.132 KB) | DOI: 10.24090/jk.v6i2.1941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem manajemen sumber daya manusia terkait tentang perencanaan, perekrutan, penempatan dan pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan di Madrasah Tsanawiyah Sunan Kalijaga Siwuluh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Penelitian perencanaan pendidik dan tenaga kependidikan honorer dengan mengusulkan dari madrasah ke Kantor Wilayah Kementerian Agama, dengan menggunakan tiga analisis yaitu melalui analisis kebutuhan, analisis jabatan, analisis beban kerja, sehingga mampu melakukan analisis kelebihan dan kekurangan. Perekrutan pendidik dan tenaga kependidikan honorer dengan menentukan kualifikasi penerimaan sehingga diperoleh pendidik yang berkompeten sesuai dengan mata pelajaran yang diampu, sedangkan tenaga kependidikan honorer yang memiliki skill dan keahlian yang dibutuhkan. Kegiatan pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan meliputi pendidikan dan pelatihan berupa bimtek, spiritual quantum learning, studi lanjut, pengembangan diri melalui musyawarah guru mata pelajaran, kegiatan pengajian dan pembinaan.
Pengaruh Kompetensi Manajerial, Supervisi, dan Kewirausahaan terhadap Kinerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri se Kabupaten Brebes Falchati, Tati
Jurnal Kependidikan Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.735 KB) | DOI: 10.24090/jk.v5i2.2086

Abstract

Kajian dalam tulisan ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh kompetensi manajerial terhadap kinerja Kepala Madrasah, Pengaruh Kompetensi Supervisi terhadap Kinerja Madrasah, Kompetensi kewirausahaan terhadap kinerja dan kompetensi Manajerial, Supervisi dan Kewirausahaan secara bersama-sama terhadap kinerja Kepala Madrasah. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif non eksperimen, populasi adalah seluruh guru MI Negeri yang ada di Kabupaten Brebes dengan jumlah guru 137 orang, dan ukuran sampel ditentukan dengan tabel krejcie sebanyak 99 orang. Tehnik pengumpulan data dengan menggunakan angket. Analisis hasil penelitian  menggunakan statistik deskriptif, regresi sederhana, dan regresi berganda. Kompetensi manajerial tehadap kinerja kepala dengan kategori baik dan signifikan, kompetensi supervisi terhadap kinerja kepala dengan kategori baik dan signifikan, pengaruh kompetensi kewirausahaan terhadap kinerja sekitar 56,57%, terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi manajerial terhadap kinerja kepala madrasah sebesar 75%, kompetensi supervisi sebesar 68,1 %, kompetensi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan sebesar 70,3 % hasil analisis berganda menunjukan adanya pengaruh bersama-sama secara positif dan signifikan kompetensi manajerial, supervisi dan kewirausahaan terhadap kinerja kepala madrasah dengan koefisiensi determinasi sebesar 29,7%. Berdasarkan penelitian ini disarankan kinerja kepala madrasah perlu ditingkatkan karena masih ada beberapa kepala madrasah kinerjanya dalam kategori cukup. Pengaruh positif  jika kompetensi manajerial, supervisi dan  kewirausahaan kepala madrasah semakin tinggi dalam melaksanakan tugasnya maka kinerja kepala madrasah semakin meningkat.

Page 1 of 13 | Total Record : 124