cover
Contact Name
Roberto I. C. O. Taolin
Contact Email
ricotaolin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
savana.cendana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
AGRIMOR
Published by Universitas Timor
ISSN : 25021710     EISSN : -     DOI : -
AGRIMOR is a open access journal. All article published trough peer review process. It’s published four times a year, in January, April, July and October. Each time published at least five articles. International Standard Serial Number (ISSN) of AGRIMOR is 2502-1710.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 3 No 4 (2018): AGRIMOR - October 2018" : 5 Documents clear
Pengaruh Fakor Sosial Ekonomi Petani terhadap Produksi Usahatani Jagung di Desa Lanaus Kecamatan Insana Tengah Maumabe, Patrigius
AGRIMOR Vol 3 No 4 (2018): AGRIMOR - October 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.351 KB) | DOI: 10.32938/ag.v3i4.302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) gambaran umum usahatani jagung; dan 2) faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi produksi usahatani jagung di Desa Lanaus Kecamatan Insana Tengah Kabupaten TTU. Penelitian dilaksanakan di Desa Lanaus Kecamatan Insana Tengah Kabupaten TTU pada bulan Oktober sampai bulan November 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dimana data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Populasi adalah semua petani responden yang berusahatani jagung di Desa Lanaus dengan jumlah 207 KK. Responden yang diambil 30 responden dengan pertimbangan responden yang berusahatani jagung lebih dari 10 tahun. Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan regresi linear berganda Kelayakan model akan diuji menggunakan uji F, koefisien determinasi (R2), dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan usahatani jagung di lokasi penelitian dilakukan melalui tahapan 1) persiapan lahan dan pengolahan lahan; 2) pemilihan benih; 3) penanaman; 4) penyiangan; 5) panen dan pasca panen. 73,8% produksi usahatani jagung di Desa Lanaus dijelaskan oleh luas lahan, pendidikan, pengalaman, jumlah tanggungan keluarga, umur, benih dan curahan tenaga kerja, sedangkan 26,2% produksi usahatani jagung dipengaruhi faktor lainnya, walaupun demikian secara simultan variabel-variabel tersebut tidak berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani jagung di Desa Lanaus. Demikian juga secara parsial variabel luas lahan, pendidikan, pengalaman, jumlah tanggungan keluarga, umur, benih dan curahan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani jagung di Desa Lanaus.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Beras di Desa Babotin Maemina Kecamatan Botin Leobele Kabupaten Malaka Asa, Andreas
AGRIMOR Vol 3 No 4 (2018): AGRIMOR - October 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.539 KB) | DOI: 10.32938/ag.v3i4.324

Abstract

Desa Babotin Maemina merupakan salah satu desa yang mengalami peralihan pola konsumsi dari pangan non beras ke pangan beras di Kabupaten Malaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi beras dan faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi beras di Desa Babotin Maemina Kecamatan Botin Leobele Kabupaten Malaka. Penelitian dilakukan di Desa Babotin Maemina Kecamatan Botin Leobele Kabupaten Malaka yang dimulai dari bulan Juni sampai dengan September 2017 dengan menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di Desa Babotin Maemina yang berjumlah 228 KK. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sensus yaitu seluruh populasi diambil sebagai sampel. Untuk mendapatkan gambaran pola konsumsi beras dilakukan analisis deskriptif kualitatif, sedangkan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi beras digunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahun 2012 masyarakat Desa Babotin Maemina mulai beralih dari pola konsumsi pangan non beras ke beras. Rata-rata konsumsi beras dari 228 KK di Desa Babotin Maemina adalah 24,43 kg/kapita/bulan dengan rata-rata harga beras di tingkat konsumen Rp9.951,00. Harga beras dan jumlah tanggungan keluarga secara nyata berpengaruh terhadap konsumsi beras sedangkan pendapatan konsumen, tingkat pendidikan dan selera tidak berpengaruh terhadap konsumsi beras. Jika harga beras meningkat satu rupiah maka permintaan akan beras akan menurun sebesar 0,512 kg dan setiap penambahan satu orang sebagai tanggungan keluarga maka konsumsi beras akan meningkat 0,749 kg.
Strategi Pengembangan Usaha Penggemukan Ternak Sapi Potong di Kelompok Tani Nekmese di Desa Usapinonot Kecamatan Insana Barat Liu, Frederikus Nofrianto
AGRIMOR Vol 3 No 4 (2018): AGRIMOR - October 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.614 KB) | DOI: 10.32938/ag.v3i4.326

Abstract

Agar usaha ternak sapi potong yang berkembang dengan baik dan memberikan manfaat bagi para anggota kelompok tani maka perlu ditentukan strategi pengembangan usaha yang tepat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui 1) gambaran kelompok tani usaha penggemukan ternak sapi potong; 2) mengetahui strategi pengembangan usaha penggemukan ternak sapi potong di kelompok tani Nekmese, Desa Usapinonot, Kecamatan Insana Barat, Kabupaten TTU. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan November 2017 sampai April 2018. Untuk mengetahui tujuan pertama digunakan analisis deskriptif. Sedangkan untuk mengetahui strategi yang tepat dalam pengembangan sapi potong digunakan matriks SWOT. Berdasarkan hasil penelitian, alternatif strategi S-O yang dirumuskan yaitu i) meningkatkan jumlah ternak sapi potong untuk memenuhi kebutuhan pasar; ii) mengoptimalkan kemampuan peternak dalam mengembangkan usaha penggemukan ternak sapi potong; dan iii) ciptakan suatu wadah yang dapat menampung dan mengelola sendiri modal usaha kelompok. Alternatif strategi W-O yang dirumuskan yaitu i) mengembangkan dan meningkatkan kemampuan SDM peternak dalam berusaha ternak sapi potong; dan ii) membuka peluang jaringan kerjasama dengan berbagai pihak baik dalam hal pengembangan usaha maupun pemasaran ternak. Alternatif strategi S-T yang dirumuskan yaitu i) mengadakan pelatihan pengenalan pakan dan waktu pengambilan pakan serta pemberian pakan; dan ii) pengadaan pelatihan mengenai penggunaan obat-obatan dan pemberian kekebalan tubuh serta sanitasi yang aman bagi ternak sapi potong. Alternatif strategi W-T yang dirumuskan yaitu i) mengadakan pelatihan dan pemberdayaan kepada peternak dan SDM petugas teknis peternakan di desa; dan ii) melakukan pembinaan atau pelatihan-pelatihan kepada peternak untuk meningkatkan dan mempertahankan bobot badan maupun kualitas ternak sapi potong.
Analisis Pendapatan Usaha Agroindustri Minyak Kelapa Murni oleh Kelompok Wanita Tani Fau’ana di Desa Taekas Bana, Antonius
AGRIMOR Vol 3 No 4 (2018): AGRIMOR - October 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.889 KB) | DOI: 10.32938/ag.v3i4.432

Abstract

Agroindustri adalah bagian dari agribisnis yang memproses dan mentransformasikan hasil pertanian menjadi barang setengah jadi yang langsung dipakai dan bahan agroindustri yang digunakan dalam proses produksi selanjutnya. Pengembangan agribisnis kelapa berperan penting untuk peningkatan produktivitas dan sekaligus peningkatan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) proses pembuatan minyak kelapa murni; 2) pendapatan agroindustri minyak kelapa murni pada kelompok wanita tani Fau,ana di Desa Taekas Kecamatan Miomaffo Timur Kabupaten TTU. Penelitian dilaksanakan di Desa Taekas Kecamatan Miomaffo Timur Kabupaten TTU sejak bulan November sampai Desember 2017. Penentuan pemilihan sampel dilakukan secara sensus yaitu seluruh anggota kelompok wanita tani Fau’ana dengan demikian total pengusaha atau pelaku yang di ambil sebagai sampel sebanyak 20 orang. Untuk mengetahui gambaran usaha minyak kelapa murni digunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Untuk mengetahui pendapatan digunakan analisis pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa agroindustri minyak kelapa murni yang dilaksanakan di Desa Taekas masih dilakukan secara alami, tanpa menggunakan alat modern, secara umum tahapan kegiatan meliputi persiapan alat dan bahan, proses pembuatan, dan pemasaran. Total biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani selama satu tahun sebesar Rp4.865.750,00 sedangkan total produksi minyak kelapa murni sebesar 784 botol, sehingga menghasilkan total penerimaan sebesar Rp19.600.000,00. Total pendapatan agroindustri minyak kelapa murni sebesar Rp14.734.250,00 dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp1.227.850,00 per bulan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi Sawah di Kecamatan Biboki Moenleu Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur Fallo, Yosefina Marice; Tenaya, I Made Narka; Agung, I Dewa Gede
AGRIMOR Vol 3 No 4 (2018): AGRIMOR - October 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.345 KB) | DOI: 10.32938/ag.v3i4.483

Abstract

Usahatani padi sawah yang merupakan sumber utama pendapatan petani di Kecamatan Biboki Moenleu yang masih bersifat semi komersial, produksi padi sawah yang dihasilkan tidak semuanya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan hidup rumah tangga tetapi sebagian untuk di konsumsi. Upaya peningkatan produksi padi sawah dipengaruhi oleh berbagai faktor di antaranya faktor produksi, lingkungan, serta faktor sosial ekonomi. Pada kenyataannya petani belum sepenuhnya memanfaatkan lahan secara baik, sehingga masih tersisa lahan tidur padahal air bukanlah menjadi kendala. Dalam setahun petani dapat melakukan dua kali penanaman. Penelitian dilakukan di Kecamatan Biboki Moenleu, Desa Oepuah, Oepuah Utara, dan Oepuah Selatan. Obyek penelitian adalah petani padi sawah sebanyak 200 responden. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh secara simultan antara faktor-faktor produksi terhadap produksi padi sawah, untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh secara parsial antara faktor-faktor produksi terhadap produksi padi sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan menunjukkan bahwa secara bersama-sama faktor produksi utama satu dan faktor produksi utama dua yaitu: luas lahan, bibit, penggunaan tenaga kerja, umur, dan pendidikan sedangkan, faktor produksi pendukung satu, dan faktor produksi pendukung dua yaitu: yaitu penggunaan pupuk, obat-obatan, dan sistem pengelolaan yang berpengaruh terhadap produksi padi sawah adalah sangat nyata. Faktor produksi utama satu yakni luas lahan, bibit, penggunaan tenaga kerja, umur, dan pendidikan sedangkan, faktor produksi pendukung satu yaitu penggunaan pupuk, obat-obatan, dan sistem pengelolaan yang berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah. Sedangkan, yang lainnya tidak berpengaruh.

Page 1 of 1 | Total Record : 5