cover
Contact Name
Roberto I. C. O. Taolin
Contact Email
ricotaolin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
savana.cendana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
AGRIMOR
Published by Universitas Timor
ISSN : 25021710     EISSN : -     DOI : -
AGRIMOR is a open access journal. All article published trough peer review process. It’s published four times a year, in January, April, July and October. Each time published at least five articles. International Standard Serial Number (ISSN) of AGRIMOR is 2502-1710.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 2 No 03 (2017): AGRIMOR - July 2017" : 5 Documents clear
Analisis Pendapatan Usahatani Sawi Manis di Kelurahan Oelami, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara Opat, Emanuel; Hutapea, Adeline Norawati
AGRIMOR Vol 2 No 03 (2017): AGRIMOR - July 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.305 KB) | DOI: 10.32938/ag.v2i03.306

Abstract

Masyarakat Kelurahan Oelami yang berada di Kecamatan Bikomi Selatan pada umumnya menggantungkan hidup mereka pada usahatani sayuran daun seperti sawi, kangkung, bayam, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) gambaran usahatani sawi manis; 2) pendapatan yang diperoleh dari usahatani sawi manis; dan 3) keuntungan relatif yang diperoleh dari usahatani sawi manis di kelurahan Oelami, Kecamatan Bikomi Selatan. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Oelami, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten TTU, pada Bulan Mei sampai Agustus 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah semua petani sawi manis yang berjumlah 50 KK dengan 33 orang diambil sebagai responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan teknik wawancara langsung dengan responden atau petani dan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, analisis pendapatan dan analisis R/C Rasio. Hasil penelitian menunjukkan usahatani sawi manis yang dilakukan petani di Kelurahan Oelami menggunakan lahan sendiri. Tahap kegiatan usahatani sayur sawi manis dimulai dari pengolahan lahan, persemaian, penanaman, penyulaman, pemeliharaan, pengendalian hama, pemupukan, panen dan pasca panen. Biaya yang di keluarkan dalam kegiatan usahatani sayur sawi manis adalah biaya variabel dan biaya tetap dengan rata-rata total biaya sebesar Rp 962.255,55 dan total biaya sebesar Rp 31.754.433, sedangkan penerimaan dari petani sayur manis dalam satu kali musim tanam rata-rata Rp. 2.754.090 dan total penerimaan sebesar Rp. 90.885.000, sehingga petani sayur sawi manis memperoleh pendapatan rata-rata sebesar Rp. 1.791.835,354 dengan total pendapatan sebesar Rp. 59.130.566. Rata-rata keuntungan relatif dalam kegiatan usahatani sayur sawi manis yang diperoleh petani sebesar 2,86 artinya kegiatan usahatani sayur sawi manis yang dilakukan oleh petani di kelurahan Oelami menguntungkan secara ekonomis. 
Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Petani terhadap Produksi Usahatani Jagung di Desa Badarai Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka Hoar, Evylinda; Fallo, Yosefina Marice
AGRIMOR Vol 2 No 03 (2017): AGRIMOR - July 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.886 KB) | DOI: 10.32938/ag.v2i03.307

Abstract

Untuk mempertahankan atau meningkatkan produksi usahatani jagung di desa Badarai maka perlu diketahui gambaran usahatani secara detail dan faktor sosial ekonomi yang berpengaruh. Penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui 1) gambaran usahatani jagung; dan 2) faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi usahatani jagung di desa Badarai kecamatan Wewiku kabupaten Malaka. Penelitian dilaksanakan di desa Badarai, Kecamatan Wewiku, kabupaten Malaka, pada Bulan Mei sampai Agustus 2016. Teknik pengambilan dan penetapan jumlah sampel penelitian dilakukan dengan cara menggunakan rumus slovin. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder diperoleh dari instansi atau lembaga terkait. Data yang diperoleh dikumpulkan kemudian ditabulasi dan dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan usahatani jagung di desa Badarai dilakukan melalui tahapan 1) persiapan dan pengolahan lahan dengan cara tofa rumput atau membabat rumput-rumput liar lalu membakarnya; 2) penanaman dilakukan dua kali setiap musim tanam yakni batar ahuklean (jagung musim panjang) dan batar tinan (jagung umur pendek) dengan cara ditugal menggunakan asuak, setiap lubang diisi 2-3 biji jagung lalu lubang ditutup dengan tanah; 3) pemeliharaan dilakukan dengan cara manual yakni tofa rumput yang telah tumbuh lalu dikumpulkan dan ditumpuk di sekitar tanaman sehingga nantinya berubah menjadi kompos;  4) pemanenan dilakukan dengan manual yakni jagung dipatah dan dipisahkan dari tangkainya lalu dikumpulkan untuk diangkut ke tempat penyimpanan. Luas lahan, bibit, curahan tenaga kerja, pengalaman, jumlah tanggungan keluarga, pendidikan, dan umur secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani jagung, sedangkan secara parsial hanya variabel luas lahan,  bibit, dan pendidikan yang berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani jagung, sedangkan pengalaman berusahatani, jumlah tanggungan keluarga, umur, dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani jagung.
Analisis Pendapatan Nelayan Perahu Motor Tempel dan Perahu Motor Lampara di Kelurahan Humusu C Kecamatan Insana Utara Suri, Rofinus A.; Kune, Simon Juan
AGRIMOR Vol 2 No 03 (2017): AGRIMOR - July 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.822 KB) | DOI: 10.32938/ag.v2i03.308

Abstract

Sumberdaya ikan bersifat terbuka untuk dimanfaatkan oleh siapa saja dan dikategorikan sebagai sumberdaya yang dapat pulih. Kelurahan Humusu C, merupakan salah satu kelurahan yang berada di kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara yang wilayahnya berada di pesisir pantai dengan sebagian masyarakat memilih untuk bermata pencaharian sebagai nelayan. Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui 1) gambaran umum nelayan perahu motor Tempel dan perahu motor Lampara; dan 2) besar pendapatan yang  diperoleh nelayan perahu motor Tempel dan perahu motor Lampara di kelurahan Humusu C kecamatan Insana Utara yang dilakukan pada bulan Desember 2015 sampai Januari 2017. Untuk mengetahui gambaran umum usaha tangkapan ikan maka digunakan analisis deskriptif kualitatif sedangkan untuk mengetahui pendapatan nelayan dilakukan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha penangkapan ikan yang dilakukan oleh nelayan dengan menggunakan perahu motor Tempel dan perahu motor Lampara. Perahu motor Tempel menggunakan alat tangkap  dengan memakai  pukat ¼ Ins, pukat 1 Ins, pukat 2 Ins, dan pancing dengan ukuran yang berbeda-beda antara lain motor kecil 5,5 PK, yang beroperasi di siang hari dan motor besar 9-28 PK. Rata-rata pendapatan perahu motor Tempel adalah Rp. 29.145.845 dengan pendapatan tertinggi Rp. 42.085.455 dan pendapatan terendah Rp. 12.402.455. Sedangkan usaha penangkapan ikan yang menggunakan perahu motor Lampara dengan memakai pukat Lampara dan pancing, yang beroperasi pada malam hari dengan ukuran motor Tempel 17 x 3 m dengan kekuatan 300 PK. Rata-rata pendapatan perahu motor Lampara adalah Rp. 81.061.600 dengan pendapatan tertinggi  Rp. 95.402.643 dan pendapatan terendah Rp. 72.213.883. 
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Angkaes Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka Tou, Maria Delviani
AGRIMOR Vol 2 No 03 (2017): AGRIMOR - July 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.221 KB) | DOI: 10.32938/ag.v2i03.309

Abstract

Sebagai bahan makanan pokok atau kebutuhan dasar untuk hidup, permintaan pasar akan beras akan terus sejalan dengan pertambahan penduduk. Angkaes adalah salah satu desa di kecamatan Weliman kabupaten Malaka yang sebagian besar masyarakatnya melakukan usahatani padi sawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) gambaran usahatani padi sawah; dan 2) faktor-faktor yang mempengaruhi usahatani padi sawah di desa Angkaes kecamatan Weliman kabupaten Malaka. Penelitian dilaksanakan di desa Angkaes, Kecamatan Weliman, kabupaten Malaka, pada bulan November 2015 sampai Mei 2016. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Populasi berjumlah 433 KK dan sampel berjumlah 60 petani. Untuk menjawab tujuan pertama maka digunakan metode analisis deskriptif kualitatif, sedangkan menjawab tujuan kedua, digunakan fungsi Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan petani di desa Angkaes melakukan usahatani padi sawah dengan tahapan 1) persiapan lahan persemaian; 2) persiapan benih; 3) persemaian benih; 4) pengolahan lahan; 5) penanaman dan pengairan; 6) pemupukan; 7) penyiangan dan pengendalian hama; 8) panen; dan 9) pasca panen. Luas lahan, benih, tenaga kerja, pengalaman petani, dan pendidikan petani secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani padi sawah sebesar 87,374%. Terdapat tiga variabel yang secara mandiri berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani padi sawah yaitu luas lahan, benih, tenaga kerja, sedangkan pengalaman dan pendidikan petani tidak berpengaruh nyata pada produksi usahatani padi sawah. 
Dampak Faktor Sosial Ekonomi terhadap Produksi Home Industri Tempe di Kelurahan Oelami Kecamatan Bikomi Selatan Taimenas, Emmanuel; Falo, Marsianus
AGRIMOR Vol 2 No 03 (2017): AGRIMOR - July 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.037 KB) | DOI: 10.32938/ag.v2i03.310

Abstract

Sebagian pemenuhan kebutuhan akan tempe di kabupaten TTU khususnya dalam kota Kefamenanu berasal dari industri kecil atau industri rumahan yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah usaha pembuatan tempe di kelurahan Oelami kecamatan Bikomi Selatan. Industri kecil tempe menjadi salah satu primadona industri berbasis keluarga bagi masyarakat di Kelurahan Oelami, karena secara ekonomis industri ini cukup menjanjikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui 1) gambaran usaha pembuatan tempe; 2) dampak faktor sosial ekonomi terhadap produksi home industri tempe di kelurahan Oelami, kecamatan Bikomi Selatan, kabupaten TTU. Penelitian dilaksanakan di kelurahan Oelami, kecamatan Bikomi Selatan, kabupaten TTU, pada bulan Desember 2016 sampai April 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pengusaha tempe di kelurahan Oelami yang berjumlah 11 pengusaha. Data yang diperoleh dikumpulkan kemudian ditabulasi dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan pembuatan tempe di kelurahan Oelami meliputi kacang kedelai disortir dari kotoran, direbus dengan air selama 30 menit, direndam dengan air dingin selama 5-8 jam, dicuci untuk dipisahkan dari kulit kacang, disiram dengan air panas untuk membunuh kuman dan menghilangkan zat asam, dicampur dengan ragi, dibungkus dengan menggunakan plastik yang dilubangi kecil dengan ukuran plastik 15 x 25 cm, kemudian diratakan untuk memperlancar proses fermentasi. Secara bersama-sama umur, tenaga kerja, pendidikan, pengalaman, bahan penolong, biaya produksi, dan bahan baku berpengaruh nyata pada produksi tempe. Pendidikan, bahan penolong, biaya produksi, dan bahan baku secara parsial berpengaruh secara nyata terhadap produksi tempe sedangkan umur, tenaga kerja, dan pengalaman tidak berpengaruh secara nyata. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5