cover
Contact Name
Roberto I. C. O. Taolin
Contact Email
ricotaolin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
savana.cendana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Savana Cendana
Published by Universitas Timor
ISSN : 24777927     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Savana Cendana (Journal of dryland agriculture conservation) is a open access journal. All article published trough peer review process. It’s published four times a year, in January, April, July and October. Each time published at least five articles. International Standard Serial Number (ISSN) of Savana Cendana is 2477-7927.
Arjuna Subject : -
Articles 80 Documents
Pengaruh Model Penyimpanan Benih dan Jumlah Biji Per Lubang Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung (Zea mays L.) Manikin, Erwinus Taek; Lelang, Maria Afnita
Savana Cendana Vol 1 No 02 (2016): Savana Cendana (SC) - April 2016
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model penyimpanan dengan jumlah biji per lubang tanam yang tepat sehingga memberikan pertumbuhan dan hasil jagung yang terbaik. Percobaan lapangan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 3 × 3. Faktor yang diteliti adalah pengaruh model penyimpanan yang terdiri dari tiga aras yaitu model penyimpanan di klobot, penyimpanan di lumbung dan penyimpanan di drum. Faktor kedua adalah jumlah biji per lubang tanam yang terdiri dari tiga aras yaitu 1 biji, 2 biji dan 3 biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara model penyimpanan benih dan jumlah biji per lubang tanam hanya terjadi terhadap parameter tinggi tanaman 35 HST, panjang tongkol dan jumlah baris per tongkol. Model penyimpanan dalam klobot berpengaruh nyata terhadap diameter batang 56 HST dan panjang tongkol, sedangkan jumlah biji per lubang tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 56 HST, luas daun, jumlah baris per tongkol, jumlah biji per baris, jumlah tongkol per petak, berat pipilan kering per tanaman maupun per petak, berat 100 biji dan berat segar maupun kering berangkasan. Penyimpanan benih dengan cara klobot memberikan hasil jagung tertinggi sebesar 2,385 t/ha. Penanaman dengan jumlah tiga biji per lubang tanam memberikan hasil jagung tertinggi yakni 3,178 t/ha. ©2016 dipublikasikan oleh Savana Cendana.
Pengaruh Jenis Pupuk Kandang dan Komposisi Media Tanam terhadap Pertumbuhan Bibit Sengon Laut (Paraserianthes falcataria L.) Nabu, Marselus; Taolin, Roberto I. C. O.
Savana Cendana Vol 1 No 02 (2016): Savana Cendana (SC) - April 2016
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk kandang dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan bibit sengon laut. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 3 x 3 yang diulang tiga kali. Faktor pertama adalah jenis pupuk kandang yang terdiri dari tiga aras yaitu pupuk kandang sapi, pupuk kandang kambing dan pupuk kandang ayam. Faktor kedua adalah komposisi media tanam berupa campuran pupuk kandang, tanah dan pasir yang terdiri dari tiga aras yaitu 3:2:1 , 2:3:1 dan 1:3:2. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi pengaruh interaksi antara jenis pupuk kandang dan komposisi media tanam terhadap semua parameter. Jenis pupuk kandang berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman 60 hari setelah sapih (HSS) dan 90 HSS, diameter batang 30 HSS, berat segar bibit dan berat kering bibit, sedangkan komposisi media tanam tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter. Pupuk kandang sapi merupakan jenis pupuk yang paling baik dan dapat meningkatkan pertumbuhan bibit sengon laut. Komposisi media tanam 1:3:2 berupa campuran pupuk kandang, tanah dan pasir merupakan komposisi yang lebih baik dalam pembibitan segon laut. ©2016 dipublikasikan oleh Savana Cendana.
Pengaruh Takaran Pupuk Kandang Babi dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Wortel (Daucus carota L.) Berek, Imelda Yuniwati
Savana Cendana Vol 1 No 02 (2016): Savana Cendana (SC) - April 2016
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh takaran pupuk kandang babi dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil wortel serta mengetahui takaran pupuk kandang dan jarak tanam yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil wortel yang optimum. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 3 x 3 yang diulang tiga kali. Faktor pertama adalah takaran pupuk kandang babi yang terdiri dari tiga aras yaitu 15 t ha-1, 25 t ha-1 dan 35 t ha-1. Faktor kedua adalah jarak tanam yang terdiri dari tiga aras yaitu 10 cm x 15 cm, 10 cm x 20 cm dan 15 cm x 15 cm. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi pengaruh interaksi antara takaran pupuk kandang babi dan jarak tanam terhadap semua parameter. Takaran pupuk kandang babi berpengaruh nyata pada parameter kadar lengas 50 HST dan panjang umbi, sedangkan jarak tanam tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter. Pemberian pupuk kandang babi dengan takaran 35 t ha-1 memberikan hasil tertinggi yakni 30,95 t ha-1, sedangkan jarak tanam 15 cm x 15 cm memberikan hasil wortel tertinggi yakni 30,85 t ha-1. ©2016 dipublikasikan oleh Savana Cendana.
Pengaruh Jenis dan Cara Aplikasi Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Usfunan, Anastasia
Savana Cendana Vol 1 No 02 (2016): Savana Cendana (SC) - April 2016
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan cara aplikasi pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat serta mengetahui cara aplikasi yang tepat dari setiap jenis pupuk kandang. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) pola faktorial yang diulang sebanyak tiga kali. Faktor petak utama adalah jenis pupuk yang terdiri dari tiga aras yaitu pupuk kandang ayam, pupuk kandang sapi dan pupuk kandang kambing. Faktor anak petak adalah cara aplikasi pupuk yang terdiri dari tiga aras yaitu tebar, pop up dan fertigasi. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara jenis dan cara aplikasi pupuk kandang hanya berpengaruh nyata terhadap diameter batang 14 HST, jumlah buah per anak petak dan indeks panen. Jenis pupuk kandang nyata mempengaruhi suhu tanah setiap waktu pengamatan, berat volume tanah 14 HST, tinggi tanaman 14 HST dan 28 HST, berat per buah, jumlah buah per tanaman dan jumlah buah per anak petak, sedangkan cara aplikasi berpengaruh nyata terhadap kadar lengas tanah 28 HST, tinggi tanaman 42 HST, diameter batang 14 HST dan 28 HST. Setiap jenis pupuk kandang mempunyai cara aplikasi yang berbeda untuk berfungsi dengan baik terhadap tanaman tomat, pupuk kandang ayam lebih baik jika diaplikasikan menggunakan cara pop up dengan hasil mencapai 74,543 t/ha, pupuk kandang sapi lebih baik jika diaplikasikan menggunakan cara tebar dengan hasil mencapai 74,468 t/ha sedangkan pupuk kandang kambing lebih baik jika diaplikasikan menggunakan cara fertigasi dengan hasil mencapai 71,714 t/ha. ©2016 dipublikasikan oleh Savana Cendana.
Pengaruh Model Pemeraman dan Kondisi Cahaya terhadap Perkecambahan Benih Pinang (Areca catechu L.) Liat, Hironimus Elmianus Kia
Savana Cendana Vol 1 No 02 (2016): Savana Cendana (SC) - April 2016
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tahap penting dalam budidaya pinang adalah perbanyakannya yang umumnya dilakukan dengan biji. Permasalahan adalah seperti umumnya suku Arecaceae, bijinya lambat berkecambah sebab mengalami dormansi fisik, berupa biji yang keras, karena itu perlu diberikan perlakuan untuk meningkatkan perkecambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pemeraman dan kondisi cahaya terhadap perkecambahan benih pinang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama adalah model pemeraman yang terdiri dari tiga aras yaitu tanpa peram, peram dalam tanah dan peram dalam periuk tanah. Faktor kedua adalah kondisi cahaya yang terdiri dari tiga aras yaitu kondisi gelap, naungan pohon dan terang. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara model pemeraman dan kondisi cahaya. Model pemeraman berpengaruh nyata pada parameter daya kecambah, potensi tumbuh maksimum, panjang plumula, panjang radikula, berat kering kecambah normal dan laju pertumbuhan kecambah, sedangkan kondisi cahaya hanya berpengaruh nyata terhadap parameter panjang plumula. Pemeraman dalam tanah merupakan perlakuan yang paling baik dan dapat meningkatkan perkecambahan benih pinang hingga 72,22%. ©2016 dipublikasikan oleh Savana Cendana.
Pengaruh Model Ajir dan Pemangkasan Tunas Lateral terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Cv. Lentana Nabuasa, Florensia Maria Gradiana
Savana Cendana Vol 1 No 02 (2016): Savana Cendana (SC) - April 2016
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat merupakan salah satu komoditas yang bernilai ekonomis yang sangat tinggi. Dalam usaha untuk memperoleh hasil yang tinggi maka diperlukan teknik budidaya yang tepat seperti penggunaan model ajir yang tepat serta dilakukan pemangkasan tunas lateral. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model ajir dan pemangkasan tunas lateral terhadap pertumbuhan dan hasil tomat varietas Lentana, dilaksanakan bulan Februari – Mei 2015 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah model ajir yang terdiri dari tiga aras yaitu ajir tunggal, ajir pagar dan ajir segi tiga. Faktor kedua adalah pemangkasan tunas lateral yang terdiri dari dua aras yaitu tanpa pangkas dan pangkas. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara model ajir dan pemangkasan tunas lateral tidak terjadi pada semua parameter yang diamati. Model ajir hanya berpengaruh nyata pada parameter diameter batang 42 HST sedangkan pemangkasan tunas lateral tidak berpengaruh nyata pada semua parameter. Pemberian ajir model pagar memberikan hasil tertinggi yakni 41,80 t/ha dibandingkan ajir model tunggal dan segitiga. Perlakuan tanpa pangkas memberikan hasil tertinggi yaitu 39,62 t/ha dibandingkan perlakuan pemangkasan tunas lateral. ©2016 dipublikasikan oleh Savana Cendana.
Pengaruh Waktu Pembenaman Pupuk Hijau dan Aplikasi Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Putih Siung Tunggal (Allium sativum L.) Sasi, Albertus Nufa
Savana Cendana Vol 1 No 02 (2016): Savana Cendana (SC) - April 2016
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pembenaman pupuk hijau dan aplikasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil bawang putih siung tunggal dengan mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang diulang tiga kali. Faktor pertama adalah waktu pembenaman pupuk hijau yang terdiri dari empat aras yaitu tanpa pembenaman pupuk hijau, -7 HST, -14 HST dan -21 HST. Faktor kedua adalah waktu aplikasi pupuk organik cair yang terdiri dari empat aras yaitu tanpa penyiraman pupuk organik cair, 15 HST, 30 HST dan 45 HST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara waktu pembenaman pupuk hijau dan aplikasi pupuk organik cair hanya terjadi terhadap luas daun. Secara umum pembenaman pembenaman pupuk hijau berpengaruh nyata terhadap suhu tanah 50 HST, tinggi tanaman setiap waktu pengamatan, berat kering umbi per tanaman maupun per petak, berat siung tunggal per petak, persentase siung tunggal per petak dan indeks panen tetapi penerapan waktu pembenaman pupuk hijau yang berbeda hanya berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 25 HST, sedangkan waktu aplikasi pupuk organik cair hanya berpengaruh nyata terhadap suhu tanah 50 HST. Pembenaman pupuk hijau pada -14 HST memberikan hasil panen tertinggi yakni 4,99 t/ha. Aplikasi pupuk organik cair pada 45 HST memberikan hasil panen tertinggi yaitu 3,95 t/ha. ©2016 dipublikasikan oleh Savana Cendana.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Jagung (Zea mays L.) Varietas Pioner terhadap Berbagai Takaran Pupuk Kandang Babi dan Jarak Tanam Bhato, Maryanus A
Savana Cendana Vol 1 No 02 (2016): Savana Cendana (SC) - April 2016
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh takaran pupuk kandang babi dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil jagung hibrida varietas Pioner serta mengetahui takaran pupuk kandang babi dan jarak tanam yang tepat bagi pertumbuhan dan hasil jagung hibrida varietas Pioner yang optimum. Penelitian mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 3 x 3 yang diulang tiga kali. Faktor pertama adalah takaran pupuk kandang babi yang terdiri dari tiga aras yaitu tanpa pupuk kandang babi, 20 t/ha dan 25 t/ha. Faktor kedua adalah jarak tanam yang terdiri dari tiga aras yaitu 70 x 30 cm, 70 x 40 cm dan 70 x 50 cm. Hasil penelitian menunjukan takaran pupuk kandang babi dan jarak tanam memberikan pengaruh interaksi terhadap panjang tongkol, berat 100 biji dan berat pipilan kering per petak. Takaran pupuk kandang babi berpengaruh nyata terhadap luas daun, panjang tongkol, diameter tongkol, jumlah biji per baris, berat pipilan kering per tanaman, berat pipilan kering per petak, berat segar berangkasan dan berat kering berangkasan. Jarak tanam berpengaruh nyata terhadap luas daun, jumlah baris per tongkol, jumlah tongkol per petak, berat pipilan kering per petak, berat segar berangkasan, berat kering berangkasan dan indeks panen. Takaran pupuk kandang babi 25 t/ha dengan jarak tanam 70 x 30 cm memberikan hasil jagung tertinggi berupa pipilan kering 3,48 t/ha. ©2016 dipublikasikan oleh Savana Cendana.
Pengaruh Konsentrasi dan Dosis Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Sengon Laut (Paraserianthes falcataria L.) Knaofmone, Alfonsus
Savana Cendana Vol 1 No 02 (2016): Savana Cendana (SC) - April 2016
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan dosis pupuk organik cair terhadap pertumbuhan bibit sengon laut serta mengetahui konsentrasi dan dosis pupuk organik cair yang tepat untuk pertumbuhan bibit sengon laut yang optimum. Penelitian mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 3 x 3 yang diulang tiga kali. Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk organik cair yang terdiri dari tiga aras yaitu 1 ml/l air, 3 ml/l air dan 5 ml/l air. Faktor kedua adalah dosis pupuk organik cair yang terdiri dari tiga aras yaitu 200 ml/polybag, 250 ml/polybag dan 300 ml/polybag. Hasil penelitian menunjukan tidak terjadi pengaruh interaksi antara konsentrasi dan dosis pupuk organik cair terhadap semua parameter. Konsentrasi pupuk organik cair hanya memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 30 HSS sedangkan dosis pupuk organik cair tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap semua parameter yang diamati. Konsentrasi pupuk organik cair 3 ml/l air merupakan konsentrasi yang optimum bagi pertumbuhan bibit sengon sedangkan dosis 300 ml/polybag adalah dosis yang tepat bagi bibit sengon. ©2016 dipublikasikan oleh Savana Cendana.
Pengaruh Pemangkasan Tunas Lateral dan Bunga terhadap Pertumbuhan dan Hasil Terung (Solanum melongena L.) Seran, Rofinus Nahak
Savana Cendana Vol 1 No 02 (2016): Savana Cendana (SC) - April 2016
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemangkasan tunas lateral dan bunga terhadap pertumbuhan dan hasil terung. Penelitian mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 3 x 3 yang diulang tiga kali. Faktor pertama adalah pemangkasan tunas lateral yang terdiri dari tiga aras yaitu pangkas satu tunas, pangkas dua tunas, pangkas tiga tunas. Pemangkasan bunga yang terdiri dari tiga aras yaitu pangkas satu bunga, pangkas dua bunga dan pangkas tiga bunga. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara pemangkasan tunas lateral dan pemangkasan bunga berpengaruh nyata terhadap diameter batang, diameter buah, berat per buah, berat buah per tanaman, berat buah per petak panen III dan total panen, berat segar berangkasan dan indeks panen. Pemangkasan satu tunas lateral memberikan hasil buah per petak yang lebih baik seberat 14,327 t/ha jika dibandingkan dengan pemangkasan dua atau tiga tunas lateral. Pemangkasan satu bunga memberikan hasil buah per petak yang lebih baik seberat 14,419 t/ha jika dibandingkan dengan pemangkasan dua atau tiga bunga. Pemangkasan satu tunas dan satu bunga yang dilakukan bersama menghasilkan buah setiap petak tertinggi yang mencapai 19,264 t/ha. ©2016 dipublikasikan oleh Savana Cendana.