cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
JKP (Jurnal Konseling dan Psikoedukasi)
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : 25024000     DOI : -
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi dengan e-ISSN: 2502-4000 merupakan jurnal elektronik dan media komunikasi ilmiah yang berisi ringkasan hasil-hasil penelitian dalam bidang bimbingan dan konseling serta kajian psikologi dalam terapan ilmu pendidikan yang diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 70 Documents
EFEKTIVITAS LAYANAN INFORMASI KARIR DALAM MENINGKATKAN MINAT MELANJUTKAN STUDI KE SMK PARIWISATA PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI SATAP PANTANGOLEMBA KAB.POSO Morundu, Deysin; Munir, Abd; Nurwahyuni, Nurwahyuni
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 2, Number 1, June 2017
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.267 KB) | DOI: 10.22487/jkp.v0i0.9516

Abstract

The problem of this research is student’s interest of further study to SMK Pariwisata before and after the implementation of career information service, also whether career information service effective to increase interest of further study to SMK Pariwisata. This research intended todescribe the effectiveness of career information service to increaseinterest of student’s further study . The subjects in this research were 20 students. The data was collected by havinginterest of further study to SMK Pariwisata questionnaire.The data was processed and analyzed in descriptive and inferentially. The result of descriptive analysis showed that before implementation ofcareer information service there were 30% of students had high interest of further study, 55%  of students had low interest of further study, and 15% of students had very low interest of further study. On the other side afterimplementation ofcareer information service there wereenhancement of interest of further study, i.e:20% of students had very high interest of further study, 70% of students had high interest of further study, and 10% of students had low interest of further study. So it can be conluded that career information service was effective to increaseinterest of further study to SMK Pariwisata of students in grade IX SMP Negeri Satap Pantangolemba Kab.Poso.
EFEKTIFITAS KONSELING KELOMPOK STRATEGI SELF MONITORING UNTUK MENGURANGI PERILAKU MENYIMPANG (OFF TASK BEHAVIOR) SISWA (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 2 PALU) Dewi, Irma; Thalib, Mansyur; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 2, Number 1, June 2017
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.918 KB) | DOI: 10.22487/jkp.v0i0.9513

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah tingkat perilaku menyimpang  siswa sesudah diberikan konseling kelompok strategi self monitoring lebih rendah dibandingkan sebelum diberikan konseling kelompok strategi self monitoring. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan keefektifan konseling kelompok strategi self monitoring dalam mengurangi perilaku menyimpang siswa. Subjek penelitian ini berjumlah 6 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket. Data diolah dan di analisis secara deskriptif dan inferensial dengan menggunakan rumus wilcoxon sign rank test. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebelum diberikan konseling kelompok strategi self monitoring, siswa MH dan HY memiliki perilaku menyimpang yang sangat tinggi dan siswa SW, TS, SY dan RD memiliki perilaku menyimpang yang tinggi. Sesudah diberikan konseling kelompok strategi self monitoring, terjadi pengurangan perilaku menyimpang yaitu siswa MH memiliki perilaku menyimpang yang sangat tinggi, siswa RD memiliki perilaku menyimpang yang tinggi, dan siswa SW, TS,SY dan HY memiliki perilaku menyimpang yang sedang. Hasil analisis inferensial menunjukan bahwa perilaku menyimpang siswa SMA Negeri 2 Palu sesudah diberikan  konseling kelompok strategi self monitoring lebih rendah dibandingkan sebelum diberikan konseling kelompok strategi self monitoring.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS XI SMKN 5 PALU Djahara, Nur Halifah; Munir, Abd; Puswiartika, Dhevy
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 2, Number 1, June 2017
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.223 KB) | DOI: 10.22487/jkp.v0i0.9749

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana motivasi belajar, dan bagaimana disiplin belajar siswa serta apakah ada hubungan antara motivasi belajar dengan disiplin belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi motivasi belajar dan mendeskripsikan disiplin belajar siswa, serta menjelaskan hubungan antara motivasi belajar dengan disiplin belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa yang berjumlah 59 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket motivasi dan disiplin belajar siswa. Data yang terkumpul selanjutnya diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial, Untuk menguji hipotesis digunakan teknik korelasi product moment pada taraf signifikan 95%. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa 34% siswa memiliki motivasi belajar tinggi, 58% siswa memiliki motivasi belajar rendah, dan 8%  siswa memiliki motivasi belajar sangat rendah. Sedangkan disiplin belajar siswa menunjukan 4% siswa mempunyai disiplin belajar sangat tinggi, 52% siswa mempunyai disiplin belajar tinggi, dan 44% siswa mempunyai disiplin belajar rendah. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara motivasi belajar dengan disiplin belajar siswa.
PENGARUH LAYANAN DISKUSI KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN PERILAKU PROSOSIAL SISWA (STUDI KASUS di SMP NEGERI 4 PALU) Irsan, Irsan; Munir, Abd; Munifah, Munifah
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 2, Number 1, June 2017
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.825 KB) | DOI: 10.22487/jkp.v0i0.9514

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah tingkat perilaku prososial siswa sesudah diberikan layanan diskusi kelompok lebih tinggi dibandingkan sebelum diberikan layanan diskusi kelompok. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan keefektifan layanan diskusi kelompok dalam meningkatkan perilaku prososial siswa. Subjek penelitian ini berjumlah 7 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket. Data diolah dan dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan menggunakan rumus wilcoxon sign rank test. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebelum mengikuti layanan diskusi kelompok,  siswa MU, MR, dan VS memiliki perilaku prososial yang sangat rendah dan siswa AR, MI, MA, dan IN memiliki perilaku prososial yang rendah. Sesudah mengikuti layanan diskusi kelompok, terjadi peningkatan perilaku prososial yaitu siswa MR memiliki perilaku prososial yang sangat rendah, siswa AR memiliki perilaku prososial yang rendah, siswa MU, MA, IN, dan VS memiliki perilaku prosoial yang tinggi, dan siswa MI memiliki perilaku prososial yang sangat tinggi. Hasil analisis inferensial menunjukan bahwa perilaku prososial siswa SMP Negeri 4 Palu sesudah mengikuti layanan diskusi kelompok lebih tinggi dibandingkan sebelum mengikuti layanan diskusi kelompok.
Efektivitas layanan informasi manajemen stress dalam mereduksi stress akademik siswa kelas VIII B SMP Negeri 3 Pasangkayu Nansar, Nansar; Munir, Abd; Nurwahyuni, Nurwahyuni
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 1, Number 1, June 2016
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.136 KB) | DOI: 10.22487/jkp.v1i1.6267

Abstract

Efektivitas layanan informasi manajemen stress dalam mereduksi stress akademik siswa
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok Behavioral Dalam Meningkatkan Perilaku Empati Teman Sebaya (Studi kasus di SMA Negeri 2 PALU) Ika Sartika, Dewi; Thalib, Mansyur; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 1, Number 2, December 2016
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.857 KB) | DOI: 10.22487/jkp.v0i0.9506

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah apakah perilaku empati teman sebaya setelah mengikuti konseling kelompok behavioral lebih tinggi jika dibandingkan dengan sebelum mengikuti konseling kelompok behavioral. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku empati teman sebaya sebelum dan sesudah mengikuti konseling kelompok behavioral serta untuk menjelaskan keefektivan pelaksanaan konseling kelompok behavioral dalam meningkatkan perilaku empati teman sebaya. Subjek dalam penelitian ini adalah 6 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket perilaku empati teman sebaya. Data diolah dan dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan menggunakan rumus wilcoxon sign rank test. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebelum mengikuti konseling kelompok behavioral dari 6 siswa yang menjadi subjek penelitian, terdapat 1 siswa dengan inisial MR memiliki perilaku empati teman sebaya yang sangat rendah dan 5 siswa dengan inisial RF, AD, RA FP, dan RFV memiliki perilaku empati teman sebaya yang rendah. Setelah mengikuti konseling kelompok behavioral mengalami peningkatan perilaku empati teman sebaya  yaitu 1 siswa dengan inisial RA memiliki perilaku empati teman sebaya yang tinggi, kemuadian 3 siswa dengan inisial AD, MR, dan RFV memiliki perilaku empati teman sebaya yang sedang. Namun terdapat 2 siswa dengan inisial RF dan FP yang tidak mengalami perubahan perilaku empati teman sebaya yang signifikan, yaitu memiliki perilaku empati teman sebaya yang masih redah. Hasil analisis inferensial menunjukan bahwa perilaku empati teman sebaya dari 6 siswa yang menjadi subjek penelitian sesudah mengikuti konseling kelompok behavioral lebih tinggi dibandingkan sebelum mengikuti konseling kelompok behavioral.
HUBUNGAN ANTARA PEMAHAMAN TENTANG MANFAAT BIMBINGAN DAN KONSELING DENGAN KESEDIAAN MENERIMA LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI SISWA SMP NEGERI 14 PALU David, David; Munir, Abd; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 2, Number 1, June 2017
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.827 KB) | DOI: 10.22487/jkp.v0i0.9750

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana pemahaman siswa tentang manfaat bimbingan dan konseling dengan kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling, serta apakah ada hubungan positif antara pemahaman tentang manfaat bimbingan dan konseling dengan kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling bagi siswa SMP Negeri 14 Palu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman siswa tentang manfaat bimbingan dan konseling dengan kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling siswa SMP Negeri 14 Palu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Palu yang berjumlah 223 orang, sampel yang diambil sebanyak 55 siswa. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Data yang terkumpul selanjutnya diolah dan dianlisis dengan menggunakan teknik persentase, untuk menguji hipotesis digunakan teknik korelasi product moment pada taraf kepercayaan 95 %. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 58,18% siswa memiliki pemahaman tentang manfaat bimbingan dan konseling tinggi, 38,18% siswa memiliki pemahaman tentang manfaat bimbingan dan konseling sedang, 3,63%  siswa memiliki pemahaman tentang manfaat bimbingan dan konseling rendah. Selanjutnya kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling menunjukan 78,81% siswa memiliki kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling tinggi, 21,81% siswa memiliki kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling sedang. Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif antara pemahaman tentang manfaat layanan bimbingan dan konseling dengan kesediaan menerima layanan bimbingan dan konseling.
Hubungan antara penggunaan facebook dengan perilaku sosial siswa (Studi di SMK Negeri 1 Ampana Kota) Nurhani, Nurhani; Thalib, Muh. Mansyur; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 1, Number 1, June 2016
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.32 KB) | DOI: 10.22487/jkp.v1i1.6261

Abstract

Hubungan antara penggunaan facebook dengan perilaku sosial siswa
Pengaruh layanan informasi cara penyesuaian diri terhadap kualitas penyesuaian diri dengan teman di sekolah pada siswa kelas XA SMAN 5 Sigi Setiawati, Suci; Thalib, Muh. Mansyur; Syahran, Ridwan
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 1, Number 1, June 2016
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.897 KB) | DOI: 10.22487/jkp.v1i1.6263

Abstract

Pengaruh layanan informasi cara penyesuaian diri terhadap kualitas penyesuaian diri dengan teman di sekolah pada siswa
UPAYA MEREDUKSI PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK MELALUI KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT (Studi Kasus di Kelas XI SMA Negeri 2 Palu) Abdullah, Abdullah; Thalib, Mansyur; Munifah, Munifah
Jurnal Konseling dan Psikoedukasi Volume 1, Number 2, December 2016
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.87 KB) | DOI: 10.22487/jkp.v0i0.9501

Abstract

This researh aims to reduce academic procrastination behavior of the student using group sounseling with self management technique. This was an action researh of guidance and counseling using Kemmis and Mc Taggart model. The researh was carried out in two cycle with four stage in each cycle, namely: planning, action, observation, and reflection. Subjects of the research were 6 student who have academic procrastination problem. The action conducted was group counseling with self management technique. Data collection method was observation and interview. The research results reveal that after conducting cycle I, the behavior of procrastination of the student decreased to 19.62%. While in cycle II it decreased to 13.59%. It indicates that self management technique in cycle II is improved based of reflection outcomes in cycle I. Therefore, it can be concluded that academic procrastination behavior of the student can be decreased using group counseling with self management technique.