cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
PENA SAINS
ISSN : 24072311     EISSN : 25277634     DOI : -
Jurnal Pena Sains (p-ISSN: 2407-2311) (e-ISSN: 2527-7634) is published by Natural Science Education Study Program, University of Trunojoyo Madura as a medium to improve the creativity of lecturer, academics, practitioners, researchers, relating to the science education and science. The journal is published twice a year in April and October. Jurnal Pena Sains in collaboration with the Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII).
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2015): JURNAL PENA SAINS" : 8 Documents clear
PENGARUH PENGGUNAAN PETA KONSEP PADA MATERI KONSEP MOL TERHADAP PRESTASI DAN RETENSI BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 TANJUNGBUMI BANGKALAN TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ludfiyah
JURNAL PENA SAINS Vol 2, No 2 (2015): JURNAL PENA SAINS
Publisher : JURNAL PENA SAINS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.717 KB)

Abstract

Salah satu cara untuk mengembangkan strategi belajar bermakna kepada siswa adalah dengan menggunakan peta konsep. Peta konsep merupakan cara yang digunakan untuk menyatakan hubungan fungsional antara konsep-konsep dalam bentuk proposisi-proposisi dengan cara hierarki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar konsep mol antara kelas eksperimen  dan kelas kontrol dan perbedaan retensi belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Tanjungbumi dengan populasi kelas X tahun ajaran 2013/2014. Sampel penelitian dipilih secara acak didapatkan dua kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas X IPA1 sebagai kelas kontrol (tidak menggunakan peta konsep)  dan X IPA2 sebagai kelas eksperimen (menggunakan peta konsep). Instrumen untuk mengukur hasil perlakuan menggunakan tes prestasi dan retensi belajar. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji t-dua pihak dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa prestasi belajar sampel eksperimen  tidak berbeda secara signifikan dengan sampel kontrol dan retensi belajar konsep mol sampel eksperimen berbeda secara signifikan dengan sampel kontrol. Berdasarkan nilai rata-rata retensi belajar konsep mol, sampel eksperimen lebih baik( ) dibadingkan sampel kontrol ( )
PENGARUH PEMBELAJARAN AKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK PLANTAE Widyaningsih, Sundari; Rosidi, Irsad
JURNAL PENA SAINS Vol 2, No 2 (2015): JURNAL PENA SAINS
Publisher : JURNAL PENA SAINS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.695 KB)

Abstract

Pembelajaran aktif merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang lebih memungkinkan terjadinya interaksi antara guru dan siswa terbina secara optimal.  Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan hasil belajar siswa, mengetahui kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, dan mengetahui respon siswa pada pembelajaran aktif strategi Role reversal question dan Peer lesson.  Penelitian ini menggunakan rancangan the static group pretest-posttest design dengan sasaran penelitian kelas X2 dengan jumlah 40 siswa dan kelas X3 dengan jumlah 39 siswa di SMA Negeri I Taman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan hasil belajar siswa dengan penerapan pembelajaran aktif strategi Role reversal question dan Peer lesson pada materi Plantae, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran baik, dan respon siswa positif. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah pembelajaran aktif strategi Role reversal question dan Peer lesson efektif  untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Plantae.
STUDI KOMPARASI KONVERSI MODULUS YOUNG DINAMIK KE STATIK PADA BATUPASIR DAN BATUGAMPING Ahied, Mochammad
JURNAL PENA SAINS Vol 2, No 2 (2015): JURNAL PENA SAINS
Publisher : JURNAL PENA SAINS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.411 KB)

Abstract

Pengukuran dinamik untuk mendapatkan konstanta elastik dihubungkan dengan besaran petrofisika utamanya porositas dan saturasi air sangat penting untuk penerapan penyebaran adanya reservoar. Sedangkan pengukuran statik biasanya dilakukan juga di dunia Migas untuk mendapatkan parameter mekanika batuan seperti, modulus Young, modulus onggok (bulk) dan nisbah Poisson, sehingga perlu dilakukan mendapatkan hubungan keduanya untuk mendapatkan secara langsung. Dari pengukuran dinamik dan statik pada penelitian ini dibuat model hubungan konstanta elastik pada modulus Young (E) dengan porositas terhadap batupasir dan batugamping yang tersaturasi secara penuh (Sw = 100%). Sehingga dengan diketahuinya satu konstanta elastik modulus Young dari pengukuran dinamik saja, maka dapat ditentukan pula semua konstanta elastik pada pengukuran statik tanpa mengukurnya.
ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BORAKS PADA KRUPUK PULI DI KECAMATAN KAMAL Muharrami, Laila Khamsatul
JURNAL PENA SAINS Vol 2, No 2 (2015): JURNAL PENA SAINS
Publisher : JURNAL PENA SAINS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.201 KB)

Abstract

Krupuk merupakan makanan favorit masyarakat di berbagai kalangan. Tak jarang kita sering melihat krupuk manjadi pendamping makanan masyarakat di saat makan. Akan tetapi sedikit diantara masyarakat yang peduli akan kemanan pangan pada krupuk. Padahal masih sering dijumpai produsen yang membuat krupuk dengan menggunakan Bleng atau gendar. Bleng atau gendar tersebut merupakan bahan tambahan pangan yang dilarang oleh pemerintah, yang dikenal dengan nama boraks. Boraks merupakan bahan tambahan non pangan pada industry kertas, kayu, gelas. dll yang disalahgunakan oleh produsen sebagai bahan tambahan pangan (BTP) Keracunan Boraks secara akumulatif dapat berakibat fatal bagi kesehatan manusia.Oleh karena itu Penelitian  ini bertujuan untuk  menganalisis kandungan boraks  pada krupuk  di  kecamatan Kamal. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif dengan analisis  laboratorium  secara  kualitatif  dengan  kertas kurkumin yang kemudian apabila positif dilakukan analisis lanjut yaitu analisis kuantitatif.   Populasi  adalah  krupuk  yang  dijual  kecamatan Kamal.  Sampel  diambil  secara  purposive  sampling  dari penjual  Krupuk.  Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel positif mengandung boraks.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAME TURNAMENT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IX SMP DARUSSALAM BUKEK TLANAKAN PADA MATERI TATA SURYA Insany, Yenny Agustine Shofiya; Faiqoh, Rofiqotul
JURNAL PENA SAINS Vol 2, No 2 (2015): JURNAL PENA SAINS
Publisher : JURNAL PENA SAINS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.818 KB)

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah menerapkan suatu model pembelajaran kooperatif yaitu model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Game Tournament) untuk meningkatkan prestasi Belajar fisika pada pokok bahasan Tata surya , dilaksanakan di SMP Darussalam Bukek Tlanakan. Sebagai subjek penelitian tindakan kelas ini adalah peserta didik kelas  IX  pada semester Genap tahun pelajaran 2014/2015, berjumlah 18 orang peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT  di Bukek Tlanakan dapat meningkatkan prestasi belajar fisika pada pokok bahasan tata surya, hal ini terbukti dengan diperolehnya nilai pada siklus pertama persentase klasikal 78%, kemudian dilanjutkan pada siklus kedua mencapai ketuntasan klasikal 89% sehingga disimpulkan bahwa penelitian ini berhasil.
PENGARUH MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN PURING (Codiaeum variegatum) Nosiani, Tites
JURNAL PENA SAINS Vol 2, No 2 (2015): JURNAL PENA SAINS
Publisher : JURNAL PENA SAINS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.627 KB)

Abstract

Puring (Codiaeum variegatum) atau disebut juga croton termasuk keluarga euphorbiaceae. Puring menjadi salah satu tanaman hias yang diminati dan bernilai ekonomis. Salah satu cara memperbanyak tanaman ini adalah dengan cara perbanyakan vegetatif. Stek merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman dengan cara vegetatif. Kelebihan stek dari perbanyakan vegetatif lainnya adalah dengan kekuatannya sendiri akan menumbuhkan akar dan daun sampai menjadi tanaman sempurna dan mampu menghasilkan bunga dan buah.  Hal lain yang harus diperhatikan dalam merawat puring adalah media tanam, karena media tanam merupakan komponen utama ketika akan bercocok tanam, yang juga akan digunakan harus disesuaikan dengan jenis tanaman yang ingin ditanam. Dalam penelitian ini digunakan perbanyakan vegetatif dengan stek dan berbagai variasi media tanam yang diharapkan mampu menghasilkan tunas puring yang paling maksimal. Variasi media tanam yang digunakan adalah media tanam dengan komposisi perbandingan sekam bakar: tanah: serutan kayu: kompos = 1 : 1 : 1  : 1; dan kedua 1 : 2 : 1 : 1   ; dan ketiga  1 : 1 :  2 : 1 dan keempat 1 :  1  :  1   :2. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa Media sekam bakar, tanah, serutan kayu dan kompos pada perbandingan dengan komposisis 1 : 1 : 1 : 1  menghasilkan jumlah mata tunas lebih banyak sedangkan Media sekam bakar, tanah, serutan kayu dan kompos dengan komposisi 1 : 1 : 2 : 1  menghasilkan jumlah mata tunas lebih sedikit 
PENGARUH JALUR MASUK TERHADAP PRESTASI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPA PADA MATA KULIAH DASAR LISTRIK MAGNET Munawaroh, Fatimatul
JURNAL PENA SAINS Vol 2, No 2 (2015): JURNAL PENA SAINS
Publisher : JURNAL PENA SAINS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.265 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara jalur masuk terhadap prestasi mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan teknik analisis data ANAVA Satu Jalur. Subjeknya adalah mahasiswa program studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Trunojoyo Madura angkatan 2014/2015 yang mengikuti mata kuliah Dasar Listrik Magnet. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh jalur masuk terhadap prestasi mahasiswa Pendidikan IPA FKIP UTM pada mata kuliah Dasar Listrik Magnet, hal ini karena dari hasil uji hipotesis yaitu H0 ditolak dan H1 diterima dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 dan nilai ini lebih kecil dari nilai signifikansi yang ditetapkan yaitu 0,05. Dari nilai rata-rata Dasar Listrik magnet dapat lihat nilai rata-rata yang tertinggi dicapai oleh mahasiswa yang diterima dengan jalur SBMPTN yaitu sebesar 73,1803, disusul oleh mjalur SNMPTN yaitu sebesar 67,5098 dan yang terendah adalah jalur SMMUTM yaitu sebesar 64,3333.
PENERAPAN PEMBELAJARAN AKTIF DENGAN STRATEGI GUIDED LEARNING PADA MATERI SISTEM ENDOKRIN DI SMA NEGERI 1 MANYAR, GRESIK Endarwati, Astri Eka
JURNAL PENA SAINS Vol 2, No 2 (2015): JURNAL PENA SAINS
Publisher : JURNAL PENA SAINS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.994 KB)

Abstract

Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa kurang terlibat dalam Proses Belajar Mengajar. Atas dasar itu, dilakukan penelitian yang melibatkan keaktifan siswa dalam belajar melalui pembelajaran aktif dengan strategi pembelajaran terbimbing pada materi sistem endokrin. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada 4-D Models kemudian dilanjutkan penerapan dengan rancangan one shot case study yang bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan strategi pembelajaran terbimbing pada materi sistem endokrin di SMAN 1 Manyar, Gresik. Hasil penerapan yang dimaksud meliputi pengelolaan PBM, aktivitas siswa selama PBM, ketuntasan belajar siswa setalah PBM dan respon siswa terhadap PBM. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XI IA 5, SMAN 1 Manyar, Gresik yang berjumlah 40 siswa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa proses pengelolaan PBM berkategori baik, siswa aktif, ketuntasan belajar klasikal untuk sekluruh indicator mencapai 85.71% dan respon siswa terhadap PBM berkategori positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran terbimbing cocok diterapkan untuk mengajarkan materi sistem endokrin.

Page 1 of 1 | Total Record : 8