cover
Contact Name
tadrib
Contact Email
syarnubi@radenfatah.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
syarnubi@radenfatah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 24775436     EISSN : 25496433     DOI : -
Journal Tadrib focus on the issues that are related in Islamic Education, including Research Methodology, Education Science, Islamic Education Science, Educational Psychology, Learning Psychology, Educational Philosophy, Islamic Educational Philosophy, Lesson Plan, Lesson Design, Lesson Media, Educational Facilities, Islamic Science, Tafsir Tarbawi, Hadist Tarbawi, Lesson Organization, Objectives and Evaluations of Educational Curriculum.
Arjuna Subject : -
Articles 72 Documents
MODERNISASI SISTEM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM MUHAMMADIYAH DAN NAHDLATUL ULAMA: Studi di Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah dan Pondok Pesantren Sunan Drajat Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Ningtias, Ratih Kusuma
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2017): Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.829 KB) | DOI: 10.19109/Tadrib.v3i2.1794

Abstract

Era globalisasi dan modernisasi ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada bidang transportasi dan komunikasi. Demikian pula pendidikan dan pembelajaran beberapa tahun terakhir ini ditopang oleh kecanggihan sistem, metode dan alat-alat teknologi pembelajaran ciptaan manusia.Pesantren yang kental dengan sistem pembelajarannya yang klasik menjadi sebuah problem sosialisasi dan aktualisasi ini ditambah lagi dengan problem keilmuan, yaitu terjadi kesenjangan, alienasi (keterasingan) dan differensiasi (pembedaan) antara keilmuan pesantren dengan dunia modern. Sehingga terkadang lulusan pesantren kalah bersaing atau tidak siap berkompetisi dengan lulusan umum dalam urusan profesionalisme di dunia kerja. Namun yang menarik untuk diteliti karena di pesantren Karangsem dan Sunan Drajat nampaknya sudah melakukan modernisasi sistem pembelajaran.Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah: Bagaimana modernisasi sistem pembelajaran di Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah dan Pondok Pesantren Sunan Drajat? Mengapa Pondok Pesantren Karangasem dan Pondok Sunan Drajat melakukan modernisasi sistem pembelajaran? Sedangkan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah jenis penelitian multi situs dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, interview, dan dokumentasi.Sementara hasil dan temuan penelitian: pertama, pondok pesantren Karangasem Muhammadiyah dan pondok pesantren Sunan Drajat sudah melakukan modernisasi sistem pemeblajaran baik dari segi komponen pemebajarannya serta usaha-usahanya. Akan tetapi kedua pondok tersebut memiliki ciri khas yang berbeda. Keduanya sudah modern akan tetapi di pondok Karangasem pola tradisionalnya hanya sedikit terlihat, sedangkan di Pondok Pesantren Sunan Drajat meski modern tapi pola salaf klasiknya tidak mau ditinggalkan juga. Alasan kedua pesantren ini melakukan modernisasi sistem pembelajaran PAI karena faktor tidak mau ketinggalan oleh zaman.
SEKOLAH ISLAM TERPADU: SEBUAH TINJAUAN KRITIS Amrullah, Amrullah
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Tadrib Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.513 KB)

Abstract

Pendidikan Islam dihadapkan pada tantangan besar agar bisa mewujudkan tujuan pendidikan Islam yang mampu membina akhlak, membina kehidupan dunia dan akhirat, penguasaan ilmu dan keterampilan bekerja dalam aspek sosial. Sementara, pendidikan nasional bertujuan sebagai proses untuk membentuk peradaban yang martabat melalui pengembangan potensi dan karakter generasi bangsa yang diarahkan agar cerdas, beriman dan bertakwa, berkakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis dan bertanggung jawab. Karena itu, Sekolah Islam terpadu digagas karena melihat efek sekolah-sekolah nasional yang mendidik anak sekuleristik dengan memisahkan kehidupan keagamaan dan kehidupan sosial bermasyarakat, sementara ada beberapa sekolah Islam yang juga bagian dari sekuleristik yang sangat fokus terus di ibadah-ibadah mahdah sehingga mengabaikan sisi ilmu pengetahuan. Sekolah  Islam Terpadu, sebuah model pendidikan yang didesain dengan segala keterpaduan dari berbagai sisi dan aspek pendidikan, yang meliputi visi, misi, kurikulum, pendidik, suasana pembelajaran, dan lain sebagainya. Sekolah Islam Terpadu sebagai bentuk satuan pendidikan pra-dasar, dasar, dan menegah memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun, membentuk, membina, dan mengarahkan anak didik menjadi manusia yang seutuhnya. Sistem terpadu dengan penerapan program full day school. Yang dimaksud program terpadu adalah program yang memadukan antara program pendidikan umum dan pendidikan agama, antara pengembangan potensi intelektual (fikriyah), emosional (ruhiyah) dan fisik (jasadiyah), dan antara sekolah, orang tua dan masyarakat sebagai pihak yang memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap dunia pendidikan. Pemaduan program pendidikan umum dan agama dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif..
PERBANDINGAN INSTITUSI PENDIDIKAN ISLAM YANG BERKEMBANG DI ABAD KLASIK DENGAN INSTITUSI PENDIDIKAN ISLAM YANG BERKEMBANG DI INDONESIA Karolina, Asri
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Tadrib Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.148 KB)

Abstract

Sejarah Islam mencatat bahwa di zaman klasik dan di masa sekarang tepatnya di Indonesia terdapat sejumlah institusi pendidikan Islam yang memiliki kelebihan dan kekuatan, serta telah memberikan sumbangan yang besar bagi gerakan intelektual, kebudayaan dan peradaban Islam. Munculnya lembaga pendidikan menunjukkan adanya pendidikan yang berbasis masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Seluruh lapisan masyarakat ikut andil dan mendukung pelaksanaan pendidikan. dengan kata lain, Seluruh lapisan memahami dan menghayati bahwa pendidikan merupakan sarana paling strategis dalam rangka mengangkat harkat dan martabat manusia sehingga menjadikan manusia memiliki derajat yang tinggi dan sempurna sesuai dengan tujuan penciptaannnya. Semua lapisan masyarakat terlibat secara aktif dalam menyelenggarakan pendidikan. Munculnya beragam lembaga pendidikan Islam menggambarkan bahwa pasrtisipasi masyarakat terhadap pendidikan itu tinggi, gerakan ini disebut gerakan berbasis masyarakat. Selain itu, menggambarkan ilmu itu berkembang dengan pesat, seluruh lapisan masyarakat belajar dan menggambarkan dinamika bahwa boleh berinisiasi mengembangkan ilmuSejarah Islam mencatat bahwa di zaman klasik dan di masa sekarang tepatnya di Indonesia terdapat sejumlah institusi pendidikan Islam yang memiliki kelebihan dan kekuatan, serta telah memberikan sumbangan yang besar bagi gerakan intelektual, kebudayaan dan peradaban Islam.
ANALISIS PERBANDINGAN PEMIKIRAN PENDIDIKAN ANTARA AL-GHAZALI DENGAN B.F. SKINNER Setyaningsih, Kris
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Tadrib Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.717 KB)

Abstract

Sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk mendapatkan informasi dan segala kemudahan dalam belajar. Sumber belajar tersebut dapat berupa Manusia (People), Lingkungan (setting), Tekhnik (Technique), Alat (Device), dan Pesan-pesan (massages), guru adalah salah satu sumber belajar yang memilikiperan strategis dalam mendorong terjadinya kegiatan belajar pada peserta didik. Pusat sumber belajar adalah suatu bangunan dan lembaga yang terdiri atas kepala dan staf yang diatur secara khusus dengan tujuan menyimpan,merawat, mengembangkan dan memanfaatkan sumber belajar dalam berbagai bentuknya baik individusl msupun kelompok untuk memberikan layanan informasi dan pengetahuan kepada peserta didik. Kelengkapan berbagai layanan informasi dan pengetahuan (sumber belajar) kepada peserta didik dipastikan akan memberukaj nilai positif terhadap peningkatan mutu pendidikan pada suatu lembaga pendidikan tertentu. Mutu merupakan suatu kumpulan pemikiran seseorang tetapi merupakan pemikiran yang kolektif. Artinya setiap orang yan g terlibat, dilibatkan dalam menghasilkan sesuatu yang terbaik. Dan mutu sebagai kualitas, didefinisikan sebagai konsistensi dalam menghasilkan produk atau jasa. Dalam kaitannya dengan kondisi peserta didik, maka peserta didik pun berhak mendapatkan pelayanan yang memadai dansesuai dengan apa yang pernah ditaearkan oleh pihak sekolah
PENDIDIKAN ISLAM MASA DINASTI ABBASIYAH Maryamah, Maryamah
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Tadrib Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.697 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan sarana yang berpengaruh dan penting bagi manusia, melalui pendidikan manusia bisa belajar mempelajari alam semesta demi mempertahankan hidupnya. Karena pentingnya pendidikan, Islam menempatkan pendidikan pada kedudukan yang sangat penting dan tinggi.Pentingnya pendidikan bagi manusia dapat kita ketahui dari sejarahnya. Pendidikan Islam mulai berkembang sejak masa Rasulullah, masa Khulafaur Rasyidin, masa Bani Ummayah, masa Bani Abbasiyah, hingga masa sekarang ini. Para ahli sejarah menyebut bahwa sebelum muncul sekolah dan universitas, sebagai lembaga pendidikan formal, dalam dunia Islam sesungguhnya sudah berkembang lembaga-lembaga pendidikan Islam non formal, diantaranya adalah masjid. Islam mengalami kemajuan dalam bidang pendidikan, terutama pada masa Dinasti Abbasiyah. Pada masa Abbasiyah, pendidikan dan pengajaran berkembang pesat di seluruh negara Islam hingga lahir madrasah-madrasah yang tidak terhitung banyaknya.  
IMPLEMENTASI KONSEP KEBERSIHAN SEBAGIAN DARI IMAN DI IAIN RADEN FATAH PALEMBANG Wijaya, Rahmad Ardi
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Tadrib Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.934 KB)

Abstract

Kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor utama demi berlangsungnya hidup yang bersih, sehat, dan nyaman. Terhindar dari berbagai macam penyakit sangat diinginkan oleh setiap orang. Dalam menjaga kebersihan lingkungan hidup tidak hanya diri kita sendiri, tetapi juga masyarakat, dan juga pemerintah. Kurangnya perhatian masyarakat terhadap lingkungan sangat familiar untuk saat ini. Kebanyakan dari mereka berfikir secara parsial dan hanya ingin menguntungkan diri sendiri, seperti masalah pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya, pembuangan limbah pabrik, polusi udara, pencemaran air, dan lain-lain. Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan dalam  lingkungan hidup yang selalu mempengaruhi kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, kesehatan masyarakat juga perlu diperhatikan bukan hanya berbicara tentang penyakit dan juga bagaimana mengatasi masalah-masalah kesehatan masyarakat dalam rangka memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat.  
THE EFFECTIVENESS OF PSS (PLAYS, STORIES, SONGS) METHOD IN LEARNING ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE: AN EXPERIMENTAL STUDY AT STATE MADRASAH IBTIDAIYAH 1 OF PALEMBANG Richway, Richway
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Tadrib Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.763 KB)

Abstract

The purpose of this study is to determine the effectiveness of the PSS method in teaching English as a foreign language at State Madrasah Ibtidaiyah 1 of Palembang. This study is also to determine the effect of PSS method in improving student learning outcomes.This research is a quantitative researchusingthe classes that already exist as a group, both for the experimental class and the control class, which is estimated at the same condition. The experimental study class consisted of 36 students and a control class also consists of 36 students.The result of the analysis show that the experimental class of 36 students on average score of 4.5 on the learning outcomes of pre-test and 5.97 at post-test. While the control class scored on average of 4.91 on the learning outcomes of the pre-test and 4.97 at post-test. The results of the SPSS hypothesis analysis that has been done in the paired samples t-test show that the mean of the experimental group is -1.472 with standard deviation 2.131. And t value is -4.145, while significant (2-tailed) of 0.000˂0.05. It can be concluded that rejected Ho, and can be said that there is a significant difference of students’ achievement before and after the application of PSS method. 
RESPON YAYASAN PESANTREN TERHADAP GLOBALISASI: Studi Kasus Yayasan Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang Jawa Timur Zuhdiyah, Zuhdiyah
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Tadrib Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.458 KB)

Abstract

Tujuan penulisan ini ialah untuk mengetahui respons dan solusi terhadap globalisasi pada Yayasan Hasyim As’ari Tebuireng Jombang Jawa Timur. Penelitian ini dilandasi pada problematikan pesantren yang dihadapkan pada empat pilihan. Pertama, berpusat pada tafaqqahu fiddin, Kedua, menyelenggarakan pendidikan madrasah yang mengikuti kurikulum kemendikbud dan kemenag. Ketiga, menyelenggarakan sekolah islam yang mengikuti kurikulum kemendikbud (sekolah umum plus agama). Keempat, menyelenggarakan pendidikan keterampilan (vocational training). menempatkan pesantren ke dalam dilema yang sulit. Di satu sisi sudah ada kesadaran untuk mengambil langkah tertentu guna meningkatkan kualitas SDM. Berdasarkan penelitian, respons dan solusi meliputi beberapa aspek berikut. (1) Pengembangan kurikulum dan kelembagaan pendidikan dimana Tebuireng tidak hanya bercorak tafaqquh fi din, namun juga terdapat madrasah sebagai sekolah umum yang berciri khas agama. (2)Pengembangan unit jasa boga. (3) Pengembangan Puskestren (Pusat kesehatan pesantren), (4) Pengembangan koperasi, (5) Respons  terhadap fragmentasi politik yang  menyebabkan tuntutan dan harapan masyarakat. (6) Respons  terhadap kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). (7) Respons  terhadap interdependency. (8) Respons  terhadap new colonization in culture.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH Zulhijrah, Zulhijrah
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Tadrib Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.217 KB)

Abstract

Character education in Indonesia felt sorely need to develop when considering the increasingly growing Brawl between students, as well as other forms of juvenile delinquency more especially in the big cities, blackmail/violence (bullying), drug use, and others. Therefore, the concept of character education must take a clear position, that person's characteristics can be shaped through education. Such education is capable of forming such characteristics, the answer to the question is what is known as character education.
STUDI VALIDITAS HADITS TENTANG ILMU PENGETAHUAN DALAM BUKU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KURIKULUM 2013 Alimron, Alimron
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 2 (2015): Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.123 KB)

Abstract

Hadits sebagai pernyataan, pengamalan, taqrir dan hal-ihwal Nabi Muhammad SAW, merupakan sumber ajaran Islam yang kedua setelah al-Qur’an. Namun kitab-kitab hadits yang beredar di tengah-tengah masyarakat dan dijadikan pegangan oleh umat Islam adalah kitab yang disusun jauh setelah Nabi wafat. Sementara itu, dalam rentang waktu yang panjang antara kewafatan Nabi dan penulisan kitab-kitab hadits tersebut, dimungkinkan telah terjadi berbagai hal yang dapat menjadikan periwayatan hadits itu menyalahi apa yang sebenarnya berasal dari Nabi. Pada tataran persoalan semacam inilah, maka penelitian terhadap berbagai hadits yang terhimpun dalam beberapa kitab tersebut menjadi urgen untuk dilakukan. Salah satu buku yang beredar di masyarakat, khususnya di sekolah adalah buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Kajian dalam tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dengan jelas kualitas hadits-hadits yang terdapat dalam buku tersebut, teutama hadits tentang ilmu pengetahuan.