cover
Filter by Year
RIHLAH
ISSN : -     EISSN : -
Articles
143
Articles
Musu’ Selleng dan Islamisasi dalam Peta Politik Islam di Kerajaan Bone

Rahma, Rahmawati

RIHLAH Vol 6, No 1 (2018): RIHLAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.674 KB)

Abstract

Artikel ini membahas tentang Musu Selleng dan Islamisasi dalam peta poliitik Islam di Kerajaan Bone pada abad 14. Untuk memperoleh data yang tepat,penulis menggunakan telaah historis. Karena pada dasarnya,kajian sejarah adalah kajian terhadap sumber-sumber masa lalu dengan maksud membuat peristiwa masa lalu berbicara melalui tulisan. Hasil penelitian ini terungkap bahwa, penyebab yang mendorong terjadinya Musu Selleng dan Islamisasi di Kerajaan Bone, disebabkan karena dua hal. Pertama, sebab langsung, hal ini dimaksudkan adanya dampak positif yang terjadi karena ide dan gagasan transparansi antar kerajaan termasuk Gowa dengan Bone. Kedua, sebab tidak langsung adalah keinginan Kerajaan Gowa, untuk menjadikan kerajaan Gowa kuat dari segi ekonomi dan politik. Kajian ini memperlihatkan Kerajaan Bone mengalami kekalahan sehingga Raja Bone harus menerima Islam pada tanggal 23 November 1611 M.  Kajian ini juga memperlihatkan  kedudukan Raja Bone dalam penyebaran Islam. sejarah Islamisasi yang menguntungkan ini mempunyai ciri tersendiri yang pada awalnya ditolak hingga diterima, berkembang secara cepat dan sebagai agama resmi dalam kerajaan sebagai puncak piramida.

Politik Penguasaan Bangsa Mongol terhadap Negeri-negeri Muslim pada Masa Dinasti Ilkhan (1260-1343)

Budi, Sujati

RIHLAH Vol 6, No 1 (2018): RIHLAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.725 KB)

Abstract

Dalam sejarah Islam, kehancuran dinasti Abbasiyah sebagai pusat peradaban Islam pada masanya yang terjadi pada 10 Februari 1258 oleh serangan bangsa Mongol menyebabkan Islam kehilangan identitasnya. Kehancuran tersebut membawa dampak luar biasa yang pengaruhnya masih bisa dirasakan hingga sampai sekarang, karena pada waktu itu semua bukti peninggalan Islam dihancurkan dan dibumihanguskan tanpa sedikitpun yang tersisa. Namun bukan berarti dengan kehancuran tersebut membuat Islam sebagai agama yang ditaklukan hilang seperti ditelan bumi. Justru dengan Islamlah para penakluk bangsa Mongol yang akhirnya setelah berasimilasi dalam waktu yang lama tertarik hingga akhirnya dari beberapa keturunan bangsa Mongol sendiri memeluk Islam dengan mendirikan dinasti Ilkhaniyah yang berpusat di Tabriz Persia (Iran sekarang). Hal ini tentunya menjadi ketertarikan penulis dalam menggambarkan suatu peristiwa yang unik bahwa para penguasa sendiri yang akhirnya mengikuti kepercayaan yang dianut oleh masyarakatnya berbeda dengan penaklukan-penaklukan suatu bangsa terhadap bangsa lain. Dalam penelitian ini menggunakan metode sejarah (studi historis) yang bersifat deskriptif-analitis dengan menggunakan approach sebagai media dalam menganalisa. Sehingga peristiwa yang telah terjadi bisa diketahui dengan melibatkan berbagai metode keilmuan dengan menggunakan ilmu sosial dan humaniora sebagai approach. Dengan menggunakan ilmu sosial dan humaniora akan mampu menjawab peristiwa yang terjadi pada bangsa Mongol sebagai penguasa atas dunia Muslim menjadikan Islam sebagai agama resmi pemerintahannya pada anak cucu mereka.

Kontribusi Peradaban Islam terhadap Peradaban Barat; suatu Tinjauan Historis

Dahlan, Muhammad

RIHLAH Vol 6, No 1 (2018): RIHLAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.611 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengungkapkan kontribusi peradaban Islam terhadap peradaban barat dengan pembahasan meliputi: (1) proses peradaban Islam masuk ke dunia Barat (2) pengaruh peradaban Islam terhadap dunia Barat.Hasil kajian ini terungkap bahwa peradaban Islam masuk di Eropa dengan empat cara yaitu saluran peradaban Islam yang mempengaruhi Eropa melalui Spanyol, Sisilia, perang Salib maupun pertukaran perniagaan, akan tetapi saluran yang terpenting dalam hal ini adalah Spanyol Islam. Spanyol merupakan tempat yang paling utama bagi Barat menyerap peradaban Islam, baik dalam hubungan politik, sosial, ekonomi maupun peradaban antar negara. Bahwa suatu kenyataan sejarah Spanyol selama tujuh abad lebih berada dalam kekuasaan Islam.Peradaban Barat dibangun dari rahim fase sejarah Islam menduduki Spanyol. Secara sosial politik, Islam dalam posisi yang sangat kuat untuk melakukan ekspansi dan secara peradaban dalam Puncak keemasaannya. Proses ekspansi ini diikuti dengan transfer of sciense dari kaum muslimin ke penduduk Spanyol saat itu. Kebudayaan terbuka dan dermawan ilmu yang dibangun oleh kaum Muslimin saat itu, menjadikan setiap kelompok, daerah, atau suku bangsa sangat terbuka lebar menimba ilmu pengetahuan dari kaum Muslimin di Spanyol, termasuk banyak orang-orang Eropa yang menimba ilmu pengetahuan dalam berbagai bidang dari Muslim Spanyol, baik ilmu-ilmu ‘aqli maupun ilmu naqli. Ketika mereka sudah kembali ke daerah masing-masing banyak yang mengembangkan ilmu pengetahuan tersebut di daratan Eropa.

Cover

Cover, Cover

RIHLAH Vol 6, No 1 (2018): RIHLAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.516 KB)

Abstract

abstrak

ISLAM DI JEPANG

Syahraeni, Andi

RIHLAH Vol 5, No 2 (2017): Rihlah
Publisher : RIHLAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.961 KB)

Abstract

Sikap keberagamaan warga Jepang semakin meningkat dan bersikap lebih toleran terhadap keberadaan warga asing yang beragama lain. Mereka bebas melakukan ibadahnya. Ada berbagai macam pendapat tentang awal pertemuan Jepang dengan Islam, pada masa Restorasi Meiji lah terdapat suatu pertemuan antara Islam dan Jepang. Yaitu dengan masuknya berbagai macam buku terjemahan tentang kehidupan Nabi Muhammad saw. Yang lainnya adalah peristiwa Erthugrul (kapal perang Turki), Perkembangan Islam di Jepang dilakukan dengan dua cara yaitu dengan cara pernikahan dan dakwah. Dalam hal perkawinan, wanita tertarik kepada Islam karena mereka menginginkan kebebasan dan Islam memberikan mereka (wanita) kemerdekaan sebab mereka tidak akan menjadi budak lelaki manapun. Islam juga melawan agresi moral yang menyerang wanita. Kesucian dan kehormatan wanita dilindungi. Islam melarang hubungan haram. Semua ini menarik perhatian para wanita. Sedangkan dalam hal dakwah, para pelajar dan pekerja di berbagai bidang membentuk suatu komunitas ataupun berbagai organisasi Selain membentuk komunitas atau organisasi mereka juga mendirikan berbagai masjid dan mushala untuk melakukan ibadah dan berdakwah. Perkembang Islam di Jepang begitu lamban, hal ini dikarenakan masyarakat Jepang sangat terikat dengan kebiasaan dan adat istiadatnya serta kecenderungan pembangunan negara Jepang yang materialistik.

WALI SONGO DAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI NUSANTARA

Susmihara, Susmihara

RIHLAH Vol 5, No 2 (2017): Rihlah
Publisher : RIHLAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.5 KB)

Abstract

Kedatangan Islam di Nusantara dibawa oleh para pedagang dan ulama-ulama, mereka datang dari Arab, Persia maupun India, penyebarannya adalah berada pada jalur-jalur dagang internasional pada saat itu. Pendidikan Islam dilakukan dalam bentuk khalaqah di rumah-rumah pedangang ataupun ulama maupun dengan tauladan. Walisongo dalam penyebaran Islam di Jawa sangat berhasil karena mampu mengislamisasikan wilayah Jawa. Lembaga pendidikan yang digunakan adalah pesantren. Keberhasilannya didukung oleh pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kultur masyarakat Jawa.  

PERKEMBANGAN ISLAM DI PAKISTAN

Asriyah, Asriyah

RIHLAH Vol 5, No 2 (2017): Rihlah
Publisher : RIHLAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.78 KB)

Abstract

Bibit Islam di Pakistan tidak dapat dilepaskan dari sejarah kedatangan Islam di bumi India yang mayoritas penduduknya bergama Hindu. Islam terus menyusup dan berkembang dari waktu ke waktu sehingga melahirkan komunitas Muslim India. Kejayaan Islam di India mencapai puncaknya pada waktu berdiri Kerajaan Mughal. Kuatnya ide mendirikan negara tersendiri bagi umat Islam India selalu terinspirasi adanya Islam sebagai sebuah ideologi yang harus ditegakkan. Hasil penlusuran menunjukkan bahwa Negara Islam Pakistan berdiri aakibat perjuangan yanng gigih politisi umat Islam India yang berhasil diwujudkan di tangan Muhammad Ali Jinnah.Pakistan dikenal oleh dunia luar akan keislamannya. Pakistan menjadi sumber inspirasi peradaban Islam, karena  di sana telah lahir kekayaan intelektual Islam dengan kelahiran kaum nasionalis, tradisional fundamntalis dan kaum modernis. Tokoh Islam penting dunia yang dimiliki Pakistan adalah Muhammad Iqbal, Muhammad Ali Jinnah, Abu A`la al-Maududi dan Fazlurahman.

DINAMIKA ISLAM DAN POLITIK KERAJAAN BONE SEBELUM DAN SETELAH MEMELUK ISLAM

Rahmawati, Rahmawati, Reni, Andi

RIHLAH Vol 5, No 2 (2017): Rihlah
Publisher : RIHLAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.293 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas tentang dinamika Islam dan politik kerajaan Bone Sulawesi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Islam ditinjau dari aspek politik kerajaan Bone sebelum dan setelah Islam berkembang. Jenis penelitian ini adalah field research dan menggunakan beberap a pendekatan, seperti historis, dan politik. Adapun pengumpulan data dalam tulisan ini diperoleh melalui buku-buku karya ilmiah. Dari tulisan ini terungkap bahwa secara historis keberadaan kerajaan Bugis pada masa sebelum dan setelah Islam berkembang dipengaruhi oleh sistem politik  penjajah Hindia-Belanda dan juga Jepang yang menjadikan Bone sebagai Koloninya. Dalam dinamika politik Islam yang dilakukan oleh penjajah setidaknya menghasilkan dua situasi .Yang pertama kedatangan penjajah awalnya untuk menguasi ekonomi kemudian berkembang menjadi usaha untuk menghimpun pasukan dengan mengangkat raja-raja sehingga dibentuklah Bondgenoot Schappelijke Landen dan Gouvernement Landen. Yang kedua, pada masa penjajahn Jepang muncul elit baru yakni yang dipengaruhi oleh kelompok Barat dan beriorentasi pada Islam dengan mendirikan berbagai sarana pendidikan berbasis Islam. Memasuki masa kebangkitan Islam pada kerajaan Bone berbagai macam protes terhadap penjajah mulai berdatangan dengan melibatkan tokoh agama seperti ulama dan juga kaum priyai yang membawa pendidikan pada erah baru yakni pendidikan tanpa batas tanpa melihat perbedaan golongan.  

METODOLOGI PENULISAN SUNAN AL-TURMUZ}I

Barsihannor, Barsihannor

RIHLAH Vol 5, No 2 (2017): Rihlah
Publisher : RIHLAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.585 KB)

Abstract

Ima>m al-Turmuz}i is a famous Islamic scholar in hadits area who has collected hadits in his book called Sunan al-Turmudzi. In addition, he also released many written works that we are still able to read and study parts of them for the moment. Imam al-Turmuzi has got many appreciations from Islamic scholars either in the form of comment or praise because of his hadits which are considered having good standard and quality. Some Islamic scholars, however, criticize his book for including several d}a>if hadits. Imam al-Turmu>z}i wrote terminology abwa>b and ba>b in its collation methodology.  He also introduced the terminology hadits hasan in his book al-Ja>mi.

Sampul dan Daftar Isi

daftar isi, sampu

RIHLAH Vol 5, No 2 (2017): Rihlah
Publisher : RIHLAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.987 KB)

Abstract

sampul dan daftar isi