TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 25274082     EISSN : 2622920X
Jurnal Tarbawi (p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X) adalah media publikasi ilmiah yang fokus menyebarluaskan hasil penelitian di bidang Ilmu Keguruan dan Pendidikan Agama Islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar bekerjasama dengan LP3M Unismuh Makassar, dan terbit secara berkala dua kali dalam setahun.
Articles 58 Documents
MENSINERGIKAN TRI PUSAT PENDIDIKAN DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK AL-KARIMAH (KARAKTER) PESERTA DIDIK

wahdaniyah, Wahdaniyah

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 02 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.146 KB)

Abstract

ABSTRAKStudi ini bertujuan untuk mendeskripsikan sinergi tri pusat pendidikan dalam pembinaan akhlak al-karimah peserta didik. Generasi muda yang berakhlak mulia adalah penerus bangsa yang menjadi tumpuan dan harapan semua pihak untuk menata masa depan yang lebih baik dan sangat diharapkan untuk menggantikan estafet kepemimpinan bangsanya. Harapan tersebut menjadi suatu keprihatinan mendalam, ketika menyaksikan situasi akhir-akhir ini para generasi muda terjerumus dalam berbagai penyimpangan. Derasnya arus modernisasi lewat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta jaringan-jaringan yang canggih telah memudahkan para generasi muda melakukan penyimpangan. Banyaknya informasi yang menyesatkan, hiburan yang lebih mempertontonkan kekerasan dan pornografi dengan pola sekuler yang senantiasa dihadirkan dapat menghancurkan akhlak dan kepribadian generasi muda. Atas dasar inilah seharusnya semua pihak perlu memberikan perhatian secara maksimal terhadap bidang pendidikan akhlak. Kata Kunci: Tri Pusat Pendidikan, Akhlak dan Peserta Didik ABSTRACTThis study aims to describe the synergy of tri center education in the development of good moral (Akhlak Al-Karimah). The young generation of good moral is the next generation that become basic and goal all elements to organize a better future and expected to replace the national leadership relay. The expectation becomes a deep concern, when looking the currently of situation that the next generation fall into various of deviations. The rapid flow of modernization through advancement of science, technology, and sophiscated networks has made the young generation are easier to make deviation. A lot of misleading information, entertainment that show more violence and pornography with secular patterns that always presented can destroy moral and personality of young generation. On this basis all elements should need to give most attention toward moral of education.Keywords: Tri Education Center, Morals and Learners

KONSTRUKSI PENGAJAR DI FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR

Usman, Mustahidang, Pewangi, Mawardi, Muslimin, Abdul Azis

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.921 KB)

Abstract

ABSTRAKBimbingan dan konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun berkelompok agar mandiri dan berkembang secara optimal. Perubahan sebagai perubahan sikap siswa dalam hal belajar. Sedangkan  belajar dalam hal ini diartikan sebagai suatu aktivitas yang mengharapkan perubahan tingkah laku (behavioral  change ) pada idividu yang belajar. Penelitian ini adalah penelitian lapangan, yaitu peneliti melakukan penelitian lapangan ke lokasi untuk mendapat dan mengumpulkan data-data. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dan data-data yang sehubungan dengan angka-angka, penulis mempergunakan analisis kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar, dan objek penelitian, adalah para Mahasiswa.  Kata Kunci: Kontruksi, Pengajar ABSTRACT Guidance and counseling is a support service for students, either individually or in groups to be independent and develop optimally. Change as a change in student attitudes in terms of learning. While learning in this case is defined as an activity that expects behavioral change in individual learning. This research is field research that researcher doing field research to location to get and collect data. This research is descriptive qualitative and data related to the numbers, the author uses quantitative analysis. This research was conducted at the Faculty of Islamic Studies of Muhammadiyah University of Makassar and the object of research is the students. Keywords: Construction, Teacher

Peranan Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Perilaku Menyimpang Siswa

Mumtahanah, Mumtahanah

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 01 (2018): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.47 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sehingga yang menjadi instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri. Adapun instrumen yang penulis gunakan dalam mengumpulkan data di lapangan sesuai dengan obyek pembahasan dalam penelitian ini adalah penulis melakukan observasi, interview, dan dokumentasi. Guru memiliki sebagian tanggung jawab orang tua untuk memberikan pendidikan, ketika anak dilimpahkan kepada guru di sekolah. Tidak peduli anak dari keluarga mana yang dilimpahkan. Guru adalah orang tua siswa di sekolah. Sebagai orang tua disekolah memang seharusnya guru bertanggung jawab terhadap perkembangan siswanya baik dari segi kognitif, afektif dan psikomotorik. Terlebih bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang memiliki tugas untuk tidak sekedar mentransfer pengetahuan saja namun juga berperan memberikan pengajaran dan bimbingan berkaitan dengan akhlak siswa. Berkaitan dengan ahklak atau contoh yang baik, maka Allah SWT telah memberikan gambaran mengenai ahklak Nabi Muhammad SAW. Karena dalam kehidupan, seorang manusia sejak lahir selalu berbuat dan bertindak, berfikir, berperasaan, merasa dan berhubungan dengan orang lain.  Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Perilaku MenyimpangAbstractThis study uses a qualitative approach, so that the main instrument in this study is the researchers themselves. The instruments that the authors use in collecting data in the field in accordance with the object of discussion in this study is the authors make observations, interviews, and documentation. Teachers have some parental responsibility to provide education, when children are bestowed to teachers at school. No matter which child of the family is bestowed. Teachers are parents of students at school. As a parent in school, teachers should be responsible for the development of their students in terms of cognitive, affective and psychomotor. Especially for Islamic Religious Education Teachers (PAI) who have the task to not just transfer knowledge but also play a role to provide teaching and guidance related to morality students. Relating to ahklak or a good example, then Allah SWT has given a picture of the Prophet Muhammad's ahklak. Because in life, a human from birth always acts and acts, thinks, feels, feels and relates to others. Keywords: Islamic Religious Education, Deviant Behavior

PENGINTEGRASIAN ILMU DI UNISMUH MAKASSAR

sulaeman, sulaeman, wahdaniyah, Wahdaniyah

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.914 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis mengenai urgensi integrasi ilmu dan model pengintegrasian ilmu di Unismuh Makassar serta menganalisis faktor pendukung dan kendalanya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi ilmu keislaman dan sains merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Unismuh Makassar sekaligus merupakan konsekuensi logis Unismuh sebagai perguruan tinggi berciri Islam. Model integrasi yang diterapkan di Unismuh Makassar belum ada yang baku, bahkan dapat dikatakan masih mencari model yang ideal. Pilihannnya, bisa islamisasi ilmu, ilmuisasi Islam, atau integrasi-interkoneksi. Integrasi ilmu di Unismuh Makassar didukung oleh kebijakan pimpinan yang pro pada program ini, selain iklim akademik yang cukup kondusif. Hanya saja masih terkendala pada minimnya kualitas sumber daya dosen yang mumpuni yang dapat mengintegrasikan agama dan sains.  Kata Kunci: Integrasi Ilmu, Ilmu Keislaman, Sains ABSTRACT This study aims to describe and analyze the urgency of integration of science and model of integrating science in Makassar Muhammadiyah University and analyze the supporting factors and constraints. This research is a qualitative research using observation, interview, and documentation as data collection method. The findings of this study indicate that the integration of Islamic science and science is part of the implementation of vision and mission of Unismuh Makassar as well as a logical consequence of Makassar Muhammadiyah University as a college characterized by Islam. Integration model applied in Makassar Muhammadiyah University has not been standard, even can be said still looking for ideal model. Alternatively, it can be Islamization of science, Islamic illusion, or integration-interconnection. The integration of science in Makassar is supported by the pro-leadership policy in this program, in addition to a conducive academic climate. It's just still constrained by the lack of qualified lecturers qualified resources that can integrate religion and science. Keywords: Integration Science, Islamic Science, Science

PENDIDIKAN PRA NIKAH; IKHTIAR MEMBENTUK KELUARGA SAKINAH

Mawardi, Amirah

TARBAWI : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 2, No 02 (2017): JURNAL TARBAWI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.787 KB)

Abstract

ABSTRAK Tulisan Pendidikan Pra Nikah; Ikhtiar Membentuk Keluarga Sakinah ini disebabkan oleh adanya angka perceraian yang sangat tinggi akibat dari pernikahan usia dini yang belum memahami urgensi dan fungsi keluarga. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengedekuasi anak usia pra nikah agar lebih siap baik secara mental maupun pengetahuan. Jenis  penelitian ini adalah kepustakaan, di mana penulis malakukan penelusuran terhadap  beberapa literatur yang terkait. Dengan demikian, maka sumber data dari tulisan ini adalah buku-buku ilmiah yang diterbitkan dengan maksud dijadikan sumber referensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa urgensi keluarga, fungsi dan peran keluarga, tugas dan tanggungjawab keluarga, ciri-ciri keluarga, serta faktor dan prinsip keluarga sakinah perlu diberikan kepada anak usia pra nikah agar kelak menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah.  Kata Kunci: Pendidikan Pra Nikah dan Keluarga Sakinah  ABSTRACTPre-Marriage Writing Paper; Ikhtiar Forming a Sakinah Family was caused by the very high divorce rate resulting from an early marriage that has not understood the urgency and function of the family. The purpose of this paper was to educated pre-married age children to be better prepared both mentally and knowledge. This type of research was a literature, in which the authors trace a number of related literature. Thus, the data sources of this paper are scientific books published with the intention of being a reference source. The results of this study indicated that family urgency, family functions and roles, family duties and responsibilities, family characteristics, and sakinah family principles and factors need to be given to pre married children in order to become a sakinah mawaddah wa rahmah family.Keywords: Pre-marriage Education and Sakinah Family

DAMPAK ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI TERHADAP IMAN DAN TAKWA MAHASISWA

Sumiati, Sumiati, Is, Sitti Satriani

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 02 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.904 KB)

Abstract

ABSTRAK Sains dan teknologi mengalami perkembangan yang begitu pesat bagi kehidupan manusia. Dalam setiap waktu para ahli dan ilmuwan terus mengkaji dan tolok ukur era modern ini adalah sains dan teknologi. Sains dan teknologi meneliti sains dan teknologi sebagai penemuan yang paling canggih dan modern. Keduanya sudah menjadi simbol kemajuan pada abad ini. Oleh karena itu, apabila ada suatu bangsa atau negara yang tidak mengikuti perkembangan sains dan teknologi, maka bangsa atau negara itu dapat dikatakan negara yang tidak maju dan terbelakang. Islam adalah satu-satunyanya agama samawi yang memberikan perhatian besar terhadap ilmu pengetahuan. Islam tidak pernah mengekang umatnya untuk maju dan modern. Justru Islam sangat mendukung umatnya untuk melakukan research dan bereksperimen dalam hal apapun, termasuk sains dan teknologi. Bagi Islam sains dan teknologi adalah termasuk ayat-ayat Allah yang perlu digali dan dicari keberadaannya. Ayat-ayat Allah yang tersebar di alam semesta ini, dianugerahkan kepada manusia sebagai khalifah di muka bumi untuk diolah dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.  Kata Kunci: Ilmu PengetahuanTeknologi, Iman dan Takwa ABSTRACT Science and technology have developed so rapidly for human life. In every time the expert and scientist continue to study and benchmarks of this modern era science and technology. Science and technology examine science and technology as the most sophiscated and modern. Both have become a symbol of progress in this century. Therefore, if there is a nation or country that does not follow the development of science and technology, then the nation or country can be said that the country is not advanced and backward. Islam is the only divine religion that gives great attention to science. Islam never forbide Moslem to advance and modern. Otherwise Islam strongly support Moslem commiting research and experiment in all cases including science and technology. For Islam science and technology are verses of Allah that need to be investigated and looked for its exsitance. The verses of Allah spread in the world, given for human as a leader of world to be processed and utilized as well as possible.  Keywords: Science of Technology, Faith and Piety

PERANAN KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU

Muchtar, Nurhidaya

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.978 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan manajerial Kepala Madrasah dan kinerja guru di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Datarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dan informannya adalah kepala madrasah, komite madrasah, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara berupa in-depth interview dan Focus Group Discusion. Teknik analisis data dilakukan dengan mengorganisasikan data, menjabarkan ke dalam bentuk unit-unit, menyusun ke dalam pola, memilih data yang penting dan membuat kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan reduksi data, sajian data/ display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Kepala Madrasah Aliyah Muhammadiyah Datarang memiliki kemampuan manajerial yang cukup baik. Kinerja guru di madrasah Aliyah Muhammadiyah Datarang cukup bagus dan dapat dilihat dari 4 aspek yaitu Pertama kinerja yang berkaitan dengan kompetensi pedagogik. Kedua, kinerja guru yang berkaitan dengan kompetensi professional. Ketiga, kinerja guru yang berkaitan dengan kompetensi kepribadian Keempat, kinerja guru yang berkaitan dengan kompetensi sosial.  Kata Kunci: Kemampuan Manajerial dan Kinerja Guru ABSTRACT The purpose of this research was to determine the principals’ Managerial Capabilities and teacher performance in Madrasah Aliyah Datarang.This research was qualitative research, and the informant of this research are the principal, school committee, teachers, and students. The data collection techniques was collected through observation, documentation, and interviews in in-depth interviews form and Focus Group Discussion. The data analysis techniques was done by data organize, described in the units form, arranged into a pattern, selected the important data and made conclusions. Checking the validity of the findings by reduction of the data, the data display and  decided the conclusions. The result of the reseacrh showed that the head of Madrasah Aliyah Muhammadiyah Datarang has a good managerial ability. The teachers’ performance in the Madrasah Aliyah Muhammadiyah Datarang was good and it can be viewed from four aspects: First the performance that related to the pedagogical competence. Second, the teachers’ performance  that related to professional competence. Third, the teachers’ performance that related to personal competence. Fourth, the teacher performance that related to social competence.  Keywords: Managerial Capabilities and Teachers’ Performance

Pelaksanaan Progam Tahfidz Al Qur’an (Studi Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Sulawesi Selatan)

Ferdinan, Ferdinan, Ibrahim, Muhammad

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 01 (2018): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.586 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program tahfidz al-Qur’an di Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah  Gombara Sulawesi Selatan dan mengetahui hasil capaian program pendampingan tahfidz al-Qur’an  di Pesantren Muhammadiyah  Darul Arqam   Gombara Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, metode yang digunakan, yaitu metode dokumentasi dan wawancara.  Adapun populasi dan sampel penelitian ini yaitu: Santri, Pembina, dan direktur Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Sulawesi Selatan Adapun hasil penelitian ini yaitu: Pelaksanaan program pendampingan tahfidz al-Qur’an Pesantren Darul Arqam   Muhammadiyah Gombara Sulawesi Selatan, yaitu: dilaksanakan secara internal pesantren, dilaksanakan dengan kerja sama AMCF dan Pesantren yang ada di Solo. Hasil capaian program pendampingan tahfidz al-Qur’an Pesantren  Darul Arqam   Muhammadiyah Gombara Sulawesi Selatan, yaitu Program Tahfidz Al- Qur’an 30 juz diselesaikan dalam waktu 2 – 3 tahun dengan asumsi 10 juz pertahun (tergantung kepada kemampuan santri) dimana sambil menghafal Al-Qur’an dengan tajwid dan tartil, setiap santri juga mempelajari ilmu aqidah dasar, fiqh harian, sirah (sejarah), adab dan sunna, hadits, nahwu, shorof, tafsir dan terjemah Qur’an. Kata Kunci: Program tahfidz al-Qur’an, Pesantren Abstract This study aims to find out the implementation of the program tahfidz al-Qur'an in Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara South Sulawesi and know the achievements of program accompaniment tahfidz al-Qur'an in Pesantren Muhammadiyah Darul Arqam Gombara South Sulawesi. The type of this research is qualitative research, the method used, the method of documentation and interview. The population and sample of this research are: Santri, Pembina, and director of Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara South Sulawesi The results of this study are: Implementation of guidance program tahfidz al-Qur'an Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara South Sulawesi, namely: implemented internally boarding , implemented by cooperation AMCF and Pesantren in Solo.The results of the program accompaniment tahfidz al-Qur'an Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara South Sulawesi, the Program Tahfidz Al-Qur'an 30 juz completed within 2-3 years assuming 10 juz per year (depending on the ability of students) where while memorizing Al -Qur'an with tajwid and tartil, every santri also learn basic aqidah, fiqh daily, sirah (history), adab and sunna, hadith, nahwu, shorof, interpretation and translation of Qur'an.Keywords: Pfogrz tahfidz al-Qur'an, Pesantren

Kreativitas dalam Pembelajaran

Muslimin, Abdul Azis, Mutakallim, Mutakallim

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4, No 01 (2019): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.818 KB)

Abstract

AbstrakAdapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kreativitas dalam pembelajaran yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa di program studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar. Adapun metodologi penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitiannya field research dengan metode analisis deskriptif yang bertujuan menggambarkan secara tepat inovasi dosen yang dapat merangsang kreativitas belajar mahasiswa PAI, khususnya kelas VI.A tahun akademik 2014/2015 yang menjadi sasaran penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview atau wawancara mendalam. Adapun hasil penelitian yaitu kreativitas dalam pembelajaran menumbuhkan semangat mahasiswa dengan menerapkan sistem pembelajaran berbasis penggunaan teknologi seperti lap top dan auto fokus dalam presentasi, dosen menekankan bahwa mahasiswa harus bisa dan terampil pembuatan power. Adapun kendala-kendala dalam pembelajaran terkait media yaitu kurangnya auto fokus sebagai media yang sangat  penting dan masalah teknis lainnya selama proses pembelajaran. Kata Kunci: Kreativitas dan Pembelajaran Abstract The purpose of this study is to find out the creativity in learning carried out by lecturers and students in Islamic Education Department at Muhammadiyah University of Makassar. The research methodology used is the type of research in field research with descriptive analysis methods that aim to accurately describe the innovations of lecturers who can stimulate the learning creativity of PAI students, especially VI.A class 2014/2015 academic year is the target of research. The method of data collection is done by in-depth interviews or in-depth interviews. The results of the study are creativity in learning fosters student enthusiasm by applying technology-based learning systems such as lap top and auto focus in presentations, lecturers emphasizing that students must be able and skilled in making power point. The obstacles in learning related to media are lack of auto focus as a very important medium and other technical problems during the learning process. Keywords: Creativity and Learning

Peranan Guru Kelas Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa

Sumiati, Sumiati

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 02 (2018): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.819 KB)

Abstract

AbstrakGuru memiliki tugas yang beragam yang berimplementasi dalam bentuk pengabdian. Tugas tersebut meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan dan bidang kemasyarakatan. Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup dan kehidupan. Mengajar berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa. Syarat yang berhubungan dengan pelajaran adalah guru hendaknya mengajarkan pelajaran yang sesuai dengan keahlian, guru hendaknya memiliki amanah ilmiah, guru hendaknya bersikap bijak dalam proses pembelajaran, guru hendaknya berpakaian bersih dan rapi. Syarat yang berkenaan dengan peserta didik maksudnya adalah guru hendaknya bersikap adil terhadap peserta didik, guru sebaiknya motivator bagi peserta didiknya dalam mencari ilmu pengetahuan, guru hendaknya memperhatikan tingkat perkembangan peserta didiknya, guru hendaknya melakukan evaluasi tehadap peserta didiknya. Menurut Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah Bab I, pasal I, Ayat 4 dinyatakan bahwa : “Peserta didik adalah Anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran  yang tersedia pada jalur, jenjang dan jenis pendidikan tertentu.( UU RI, No.20 Tahun 2003 , 2003; 3). Untuk itu peserta didik harus dipandang secara filosofis menerima keadaan dan keberadaannya. Inilah prinsif dasar pendidikan untuk peserta didik sehingga proses pendidikan dapat berjalan dengan baik. Ada empat sifat anak didik yang harus dimiliki antara lain : 1)Seorang anak didik harus membersihkan hatinya dari kotoran dan penyakit jiwa sebelum menuntut ilmu, 2)Seorang anak didik harus mempunyai tujuan menuntut ilmu, 3) Seorang anak didik harus tabah dalam menimbah ilmu pengetahuan, 4)Seorang anak didik harus menghormati guru. Oleh sebab itu tugas seorang guru tidaklah mudah, mereka yg berprofesi guru harus mampu melaksanakan segala peranannya dalam memberikan motivasi kepada peserta didik agar meningkat dan berkembang. Kata Kunci :  Peranan, guru, Motivasi, Belajar, SiswaAbstractTeachers have a variety of tasks that implement in a dedication. The task covers the fields of profession, humanity and social affairs. Teacher’s task as a profession includes educating, teaching and training. Educating means continuing and developing the values of living and life. Teaching means continuing and developing science and technology, while training means developing in student skills. The terms related to the lesson are that the teacher should teach lessons that are appropriate to the expertise, the teacher should have a scientific mandate, the teacher should be wise in the learning process, the teacher should dress clean and neat. The terms relating to students mean that teachers should be fair to students, the teacher should be a motivator for students in seeking knowledge, teachers should pay attention to the level of development of their students, and teachers should evaluate their students.According to law number 20 of 2003 on National Education System Chapter I, Article 1, Subsection 4, stated that: "Students are community members who try to develop their potential through the learning process that is available on certain pathways, levels and types of certain education (RI Law, No. 20 of 2003, 2003; 3)” That is why students must be seen philosophically to accept the situation and existence. This is the basic principle of education for students so that the educational process can run well. There are four characteristics of students that must be possessed, among others: 1) a student need to cleanse their scurrilous psyche and mental illness before studying, 2) a student must have a goal for studying, 3) a student must be resilient in seeking knowledge, and 4) a student must respect the teacher. Therefore the task of a teacher is not easy, those who are teachers must be able to carry out all their roles in providing motivation to students to increase and develop. Keywords : Roles, Teachers, Motivation, Studying, Students