TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 25274082     EISSN : 2622920X
Jurnal Tarbawi (p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X) adalah media publikasi ilmiah yang fokus menyebarluaskan hasil penelitian di bidang Ilmu Keguruan dan Pendidikan Agama Islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar bekerjasama dengan LP3M Unismuh Makassar, dan terbit secara berkala dua kali dalam setahun.
Articles 58 Documents
Pembinaan Guru Pai Dalam Membiasakan Siswa Melaksanakan Shalat Berjamaah

Is, Sitti Satriani

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 01 (2018): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.781 KB)

Abstract

AbstrakTeknik yang digunakan dalam Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang bertujuan untuk menyelidiki dan menggambarkan keadaan, kondisi, Guru Pai Dalam Membiasakan Siswa Melaksanakan  Shalat  Berjamaah. Kegiatan bimbingan sholat tersebut dilakukan setiap hari 30 menit sebelum memulai proses pembelajaran diawali dengan membaca surat-surat pendek, sampai murid tersebut mahir dengan bacaan solat serta beberapa hafalan surat-surat pendek. Selain itu untuk memotifasi upaya yang dilakukan guru agama dalam meningkatkan motivasi siswa dalam membiasakan sholat berjamaah adalah dengan membuat berapa stiker di setiap sudut sekolah tentang pentingnya melaksanakan sholat berjamaah. Kata kunci: Guru Pai, Siswa dan Sholat BerjamaahAbstract The technique used in this research type is descriptive qualitative research . Descriptive research is research that aims to investigate and describe the circumstances, conditions, Guru Pai Allowing Students Carry In Salah Berjamaah. Activity guidance prayer is done every day 30 minutes before starting the learning process begins with reading letters pende k, until the student is proficient with reading solat and some memorized short letters. In addition to motivate efforts made religious teachers in improving students' motivation in getting used to praying together is to make how many stickers in every corner of the school about the importance of performing congregational prayers . Keywords: Teacher PAI, Students and Sholat Berjamaah

Strategi Guru Kelas dalam Menghadapi Peserta Didik yang Malas Belajar

Warif, Muhammad

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4, No 01 (2019): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.799 KB)

Abstract

Abstrak Guru merupakan seseorang yang tugasnya mengajar, membimbing dan mengarahkan anak untuk belajar. Guru adalah merupakan suatu jabatan khusus dalam dunia pendidikan, dia termasuk salah satu sumber belajar yang utama karena dari sanalah siswa/peserta didik memperoleh bimbingan, pengajaran dan pelatihan. Profesionalisme seorang guru di peroleh lewat pendidikan khusus keguruan atau latihan dan pengalaman. Kemudian menurut  Undang-Undang  Sistem  Pendidikan  Nasional  Guru adalah  tenaga  kependidikan  yang  berkualifikasi  sebagai  guru,  dosen,  konselor,  pamong praja, widyaiswara, tutor, instruktur, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan. Sejalan dengan itu guru menurut Undang-Undang tentang guru ditegaskan bahwa :Guru adalah pendidik prefesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi siswa pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.(Undang-Undang RI,  2003;2).Profil guru ideal adalah sosok yang mengabdikan diri berdasarkan panggilan jiwa, panggilan hati nurani, bukan karena tuntutan uang belaka tidak membatasi tugas dan tanggung jawabnya tidak sebatas dinding sekolah.Masyarakat juga jangan hanya menuntut pengabdian guru, tetapi kesejahteraan guru pun perlu diperhatikan. Guru dengan kemuliaannya dalam menjalankan tugas tidak mengenal lelah, hujan dan panas bukan rintangan bagi guru yang penuh dedikasi dan loyalitas untuk turun ke sekolah agar dapat bersatu jiwa dalam perpisahan raga dengan siswa. Raga guru dan siswa boleh berpisah, tapi jiwa keduanya tidak dapat dipisahkan (dwitunggal). Oleh karena itu dalam benak guru hanya ada satu kiat bagaimana mendidik siswa agar menjadi manusia dewasa susila yang cakap dan berguna bagi agama, nusa dan bangsa di masa yang akan datang.(Djam’an dkk, 2007).Kompetensi kepribadian adalah kompetensi yang berkaitan dengan tingkah laku pribadi guru itu sendiri yang kelak harus memiliki nilai-nilai luhur sehingga terpantul dalam perilaku sehari-hari. Kata Kunci: Strategi, Guru, Peserta Didik, Malas, Belajar   Abstract                The teacher is someone whose job is teaching, guiding and directing children to learn. The teacher is a special position in the world of education, he is one of the main learning resources because from there students / students receive guidance, teaching and training. The professionalism of a teacher is obtained through special teacher training or training and experience. Then according to the National Education System Law Teachers are qualified teaching staff as teachers, lecturers, counselors, civil service, widyaiswara, tutors, instructors, and participate in organizing education. In line with that the teacher according to the Law on Teachers emphasized that: The teacher is a professional educator with the main task of educating, teaching, guiding, directing, training, evaluating, and evaluating students in early childhood education, formal education, basic education, and secondary education. (Republic of Indonesia Law, 2003; 2). The ideal teacher profile is a person who devotes himself based on the calling of the soul, the call of conscience, not because the demands of money alone do not limit his duties and responsibilities are not limited to the walls of the school. teacher, but the welfare of the teacher also needs attention. Teachers with their glory in carrying out tasks that are tireless, rainy and hot are not a hindrance for teachers who are full of dedication and loyalty to go to school to be able to unite their souls in physical separation with students. The body of the teacher and students may separate, but the souls of the two cannot be separated (duvies). Therefore, in the minds of teachers there is only one tip on how to educate students to become capable adult human beings who are capable and useful for religion, religion and nation in the future (Djam'an et al., 2007). Personality competency is a competency related to the teacher's own personal behavior which later must have noble values so that reflected in everyday behavior. Keywords: Strategy, Teacher, Students, Lazy, Learning

PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBIASAKAN SISWA SHALAT BERJAMA’AH

Is, Sitti Satriani

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.76 KB)

Abstract

ABSTRAK Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analitik, yakni suatu jenis penelitian yang sifatnya mengungkap dan menggambarkan fakta-fakta atau yang di peroleh secara mendalam dan apa adanya. lokasi dan objek penelitian bertempat di SMP Negeri 20 Bulukumba. Adapun jumlah populasi 366 orang siswa dan sampel 100 orang. Adapun Peran guru pendidikan agama Islam dalam membiasakan siswa Shalat berjamaah yaitu Peranan Guru Agama Islam Melalui Keteladanan Hasil angket menunjukkan bahwa 65 (65%) berpendapat bahwa guru sangat berperan dalam memberikan keteladanan, 26 (26%) menunjukkan berperan, 9 (9%) menunjukkan kurang berperan dan 0 (0%), Peran Guru Pendidikan Agama Islam Melalui Pembiasaan, hasil angketnya 59 (59%) mengatakan sangat berperan, 33 (33%) mengatakan berperan, 8 (8%) orang mengatakan kurang berperan dan 0(0%) yang mengatakan tidak berperan Peranan Guru Pendidikan Agama Islam Melalui pemberian Nasehat hasil anggket tersebut diatas menunjukkan bahwa upaya guru memberikan nasehat ketika lalai dalam melaksanakan shalat berjamaah  siswa, sangat sering 58 (58%), sering 23 (23%) kadang-kadang 19 (19%) dan tidak pernah 0 (0%) dan Peranan Guru Pendidikan Agama Islam dalam metode Perhatian/ Pengawasan. hasilnya menunjukkan 64 (64%) sangat sering, 22 (22%) sering, kadang-kadang 14 (14%) kadang-kadang dan 0 (0%) tidak pernah. Kata Kunci : Guru pendidikan agama islam, Siswa, Shalat berjamaah                                                             ABSTRACT This type of research is descriptive analytic, the  type of research are nature reveal and describe the facts or obtained in depth and what it is. Location and object of research located at SMP Negeri 20 Bulukumba. The total population of 366 students and a sample of 100 people. The role of Islamic education teacher in familiarizing students pray congregation of Islamic Religious Teacher Role Through Exemplary Results of questionnaire showed that 65 (65%) argue that teachers play a role in giving exemplary, 26 (26%) showed role, 9 (9%) showed (33%) said that the role, 8 (8%) people say less play and 0 (0%), the role of Islamic Education Teacher Through Habituation, ) Who said not to play the role of Islamic Religious Education Teachers Through the giving of the above results, the teacher's suggestion of giving advice when neglecting in performing the congregational prayers is very often 58 (58%), often 23 (23%) sometimes 19 ( 19%) and never 0 (0%) and the role of Islamic Education Teachers in the Attention / Control method. The results show 64 (64%) very often, 22 (22%) often, sometimes 14 (14%) occasionally and 0 (0%) never. Keywords: Islamic religious teachers of education, students, pray congregation

PENGARUH PENGUASAAN PSIKOLOGI PEMBELAJARAN TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Usman, Mustahidang, M, Nurhidaya

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 02 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.838 KB)

Abstract

ABSTRAK Jenis penelitian adalah penelitian Survey dengan pendekatan metode kuantitatif dengan mengeksplorasi data dilapangan dengan metode analisis deskriktif kuantitatif. Mengingat bahwa populasi guru di sekolah ini kurang dari 100 orang guru maka penetapan sampel pada penelitian ini adalah sampel populasi atau keseluruhan dari populasi yaitu 18 guru.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penguasaan psikologi pembelajaran terhadap peningkatan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah Sungguminasa Kabupaten Gowa yaitu Bahwa penguasaan psikologi pembelajaran, mulai dari memahami siswa sebagai pelajar, memilih metode yang sesuai keadaan peserta didik, membantu peserta didik yang kesulitan dalam belajar dan lain sebagainya , sangat dituntut untuk dimiliki oleh seorang guru, agar seorang guru dapat menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan efektif. Tingkat kompetensi guru Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah Sungguminasa Kabupaten Gowa yaitu sudah baik, terbukti dari pemahaman guru tersebut tentang 4 rana kompetensi ( paedagogik, sosial, kepribadian, dan profesional) yang cukup luas dan penilaian dari rekan-rekan guru tentang kompetensi yang dimilikinya yang mencapai 97,2 % atau 16 orang guru menjawab baik. Kata Kunci : Psikologi  Pembelajaran Kompetensi Guru  ABSTRACT The type of research was survey research with quantitative method approach by exploring field data with quantitative descriptive analysis method. Given that the teacher population in this school was less than 100 teachers then the determination of the sample in this study was the sample population or the entire population of 18 teachers. The results of this study indicate that the mastery of learning psychology on improving the competence of teachers of Islamic Education in SMA Muhammadiyah Sungguminasa Gowa District that was mastery of learning psychology, ranging from understanding students as students, choosing methods appropriate to the state of learners, helping learners who have difficulty in learning and etc., was required to be owned by a teacher, so that a teacher can create a conducive and effective learning atmosphere. The level of competence of teachers of Islamic Education in SMA Muhammadiyah Sungguminasa Gowa District was good, proven from the teacher's understanding of the 4 broadest range of competence (paedagogic, social, personality, and professional), and the assessment from the teachers about their competence reached 97.2% or 16 teachers answered well. Keywords: Psychology of Teacher Competency Learning

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN; IKHTIAR MENCEGAH KONFLIK DAN MEMBINA TOLERANSI

bawa, Dahlan lama

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 02 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.668 KB)

Abstract

ABSTRAKTulisan mengenai Pendidikan Kewarganegaraan; ikhtiar mencegah konflik dan membina toleransi ini dilatarbelakangi oleh adanya konflik atas nama agama yang pernah terjadi di Indonesia pada kurun waktu tahun 1990-2000-an. Tujuan penulisan ini dimaksudkan untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi dan toleransi kepada masyarakat Indonesia pada umumnya dan mahasiswa khususnya yang memprogramkan mata kuliah Civic Education. Metode penelitian yang digunakan untuk menggali informasi pada tulisan ini adalah deskriptif-kualitatif, dengan pendekatan fenomenologis. Adapun sumber data terdiri dua sumber data yaitu sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer, yakni penulis menggali informasi dari data-data  mengenai konflik atas nama agama di Indoensia baik dalam bentuk buku-buku ilmiah maupun jurnal laporan hasil penelitian. Sedangkan sumber data sekunder, yakni penulis menghimpun data dan informasi di media cetak dan elektronik. Adapun intrumen dalam penelitian ini adalah penulis sendiri sebagai instumen kunci. Adapun temuan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemicu konflik atas anama agama di Indonesia terdiri dari tiga faktor, yakni faktor adanya  pelecehan/penodaan agama, adanya sikap yang mau menang sendiri serta mengabaikan kehadiran umat beragama lain,  adanya diskomunikasi dan miskomunikasi antar umat beragama.    Kata kunci: Penanaman Nilai-nilai Demokrasi dan Toleransi  ABSTRACTWritten of civic education; the effort to prevent and maintain tolerance is based by there were conflicts was the name of religion that occurred in Indonesia in the period 1990-2000's. The purpose of this research is intended to build the values of democracy and tolerance to the society generally and students particulary who program Civic Education subject. Research method used to find information in this paper is descriptive-qualitative, with phenomenological approach. The data sources consist of two data sources are primary and secondary. Primary data sources, are the researcher find information from data about the conflict in the name of religion in Indonesia both scientific books and report research journals. While secondary data sources, are the researcher collect data and information in print and electronic media. Instrument of this research is the researcher himself as a key. The findings of this research indicate that the trigger of conflict religion in Indonesia consists of three factors, namely the factors religious desecration, the attitude of self-defeating and the disregard presence of other religious communities, the existence of discommunication and miscommunication among religious people. Keywords: Build Democratic Values and Tolerance

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TERHADAP SIKAP PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Fatimah, Fatimah, Malli, Rusli

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.87 KB)

Abstract

ABSTRAKJenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa dan guru PAI sebanyak 104. Adapun teknik yang digunakan adalah teknik puporsife sampling yaitu sampel diambil secara langsung atau sengaja yakni siswa kelas  2,4,5 sebanyak 53 orang . selanjutnya pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan dan lapangan yang terdiri dari teknik observasi, wawancara, angket dan catatan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah dengan cara deskriftif kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum 2013 dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang berkaitan dengan pemahaman guru dalam membuat perangkat pembelajaran di SDN.16 Tanrutedong Kabupaten Sidrap  sudah berjalan dengan baik dilihat dari pemahaman guru sudah mampu membuat perangkat pembelajaran seperti silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran(RPP) dan memahami rubrik-rubrik penilaian peserta didik. Adapun sikap peserta didik terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam terbilang sangat baik dilihat dari perilaku sehari-hari siswa dan dapat dilihat dari hasil kusioner tentang sikap siswa dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Sedangkan kendala Implementasi Kurikulum 2013 mengalami beberapa kendalaKata Kunci : Implementasi Kurikulum 2013, sikap, pembelajaranABSTRACTThe type of research used is descriptive qualitative. The populations in this study are all students and teachers of PAI as much as 104. The technique used is the technique of sampling is samples taken directly or deliberately 2.4.5 class of students as many as 53 people. Data collection through literature and field research consisting of observation techniques, interviews, questionnaires and documentation records. The data analysis technique used is descriptive qualitative way.The result of the research shows that the implementation of curriculum 2013 in the learning of Islamic Religious Education related to the understanding of teachers in making learning tools in SDN.16 Tanrutedong Sidrap Regency has been running well from the understanding of teachers have been able to make learning tools such as syllabus, learning implementation plan (RPP ) And understand the scoring rubrics of learners. The attitude of learners to learning Islamic Religious Education is very well seen from the daily behavior of students and can be seen from the results of a questioner about the attitude of students in following the learning of Islamic Education. While obstacles Implementation Curriculum 2013 experienced several obstacles Keywords: Curriculum Implementation of 2013, attitude, learning

Kedudukan Akal dalam Islam

Amin, Muhammad

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 01 (2018): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.05 KB)

Abstract

Abstrak Allah swt., menganugerahkan akal kepada seluruh manusia yang merupakan kelebihan manusia dibanding dengan makhluk-makhluk-Nya yang lain. Dengan menggunakan akalnya manusia dapat membuat hal-hal yang dapat mempermudah urusan mereka di dunia. Tetapi segala yang dimiliki manusia sudah tentu ada keterbatasan-keterbatasan sehingga ada batas-batas yang tidak boleh dilewati. Meskipun Islam sangat memperhatikan dan memuliakan akal, tetapi tidak menyerahkan segala sesuatu kepada akal, bahkan Islam membatasi ruang lingkup akal sesuai dengan kemampuannya, karena akal terbatas jangkauannya, tidak akan mungkin bisa menjangkau hakekat segala sesuatu. Maka Islam menundukkan akal terhadap Wahyu dan Sunnah Nabi saw., artinya di dalam segala hal wahyu dan sunnah harus di dahulukan.  Kata kunci:  Kedudukan  Akal,  IslamAbstractAllah swt., Conferring reason to all human beings who are superior human beings compared to His other creatures. By using the wisdom of man can make things that can ease their affairs in the world. But everything that man has is of course there are limitations so there are boundaries that should not be passed. Although Islam is very concerned and glorifies the intellect, it does not surrender everything to the intellect, even Islam limits the scope of reason according to its ability, because the reason is limited in its reach, it will not be possible to reach the essence of all things. So Islam subjects reason to the Revelation and the Sunnah of the Prophet , meaning in all things the revelation and the sunnah should be first. Keywords:   The position of Intellect , Islam

PERANAN MANAJEMEN BOARDING SCHOOL DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Fikri, Mursyid, Ferdinan, Ferdinan

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.946 KB)

Abstract

ABSTRAK Jenis Penelitian  ini merupakan penelitian kualitatif, Dalam penelitian ini digunakan dua jenis sumber data, yakni data primer dan data sekunder, Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi  (pengamatan), dokumentasi dan wawancara. Hasil  penelitian ini menjelaskan bahwa:  pertama , manajemen boarding  school di SMAN 5 Unggulan Parepare mencakup manajemen komponen-komponen sekolah yang mengatur berbagai jadwal kegiatan, peraturan, fasilitas, sarana prasarana yang dapat membantu memotivasi siswa boarding school untuk belajar dan meningkatkan prestasi mereka baik prestasi akademik maupun prestasi non akademik melalui pembinaan kurikuler yakni pelajaran formal dan pembinaan prestasi unggulan, serta pembinaan ektrakurikuler yakni pengembangan organisasi, pengembangan diri dan pembinaan imtaq. Kedua: Prestasi belajar PAI siswa SMAN 5 Unggulan Parepare tergolong sangat baik di karenakan keseluruhan perolehan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI melebihi KKM yang telah ditetapkan dan senantiasa mengalami peningkatan setiap semesternya. Ketiga: Prestasi belajar PAI siswa dalam hal ini program pembinaan imtaq yakni kultum, ta’lim, pengajian rutin, tilawah, pengembangan baca tulis al-quran dan pengajian hari-hari besar Islam. Kata Kunci : Manajemen, Boarding School, Prestasi PAI ABSTRACT This research is a qualitative research. In this research, there are two types of data sources, namely primary data and secondary data. Data collection is done by observation, documentation and interview. The results of this study explain that: firstly, the management of boarding school in SMAN 5 Unggulan Pare-pare includes the management of school components that organize various activity schedules, regulations, facilities, infrastructure that can help motivate boarding school students to learn and improve their achievement in both academic achievement As well as non-academic achievement through curricular coaching that is formal lesson and guidance of superior achievement, as well as extracurricular development that is organization development, self-development and faith and piety  development. Second: Learning achievement of PAI students of SMAN 5 Unggulan Pare-pare classified very well in because the overall acquisition of student learning outcomes on the subjects of PAI exceeds the established KKM and always increase each semester. Third:improve student achievement PAI students in this faith and piety  coaching program that is speech, ta'lim, recitation routine, recitations, development of reading al-quran and recitation days of Islam . Keywords: Management, Boarding School, Achievement of PAI

Pola Pembelajaran Agama Islam

Mujizatullah, Mujizatullah

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 01 (2018): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.02 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Pola pembelajaran PAI di Universitas Muhammadiyah Makassar dan Pare-Pare , dengan mengoprasinalkan metode Kualitatif deskriktif. Pengumpulan data di lakukan dengan Wawancara, observasi dan dokumentasi, Hasil penelitian menemukan bahwaKurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dan AIK Al Islam dan Kemuhammadiyahan) di Unismuh Makassar dan Unismuh Pare-Pare; keduanya sama berdasarkan kurikulum perguruan Tinggi yang telah ditetapkan. Kepmendiknas Nomor 232/U/2000 Kepmendidnas No.045/U/2002 .pola pembelajaran AIK antara Unismuh Makassar dengan Unismuh Pare-Pare memiliki persamaan dari sisi kurikulum (Tujuan, Struktur, Materi )Perbedaan hanya dari segi strategi/ pendekatan  dan metode. Karakteristik Unismuh Pare-Pare Dakwah Kultural  dan Makassar Dakwah Komunitas. Faktor pendukung out put nya mempunyai potensi dan peluang berdakwah di masyarakat. Faktor penghambat rujukan nya kaku  tidak fleksibel  wajib karena hanya berdasarkan Putusan Majelis Tarjih.  Maka, penting pihak Universitas Muhammadiyah mengambil rujukan mata Kuliah Akidah dalam hal ini Ibadah terutama praktek  shalat menggunakan rujukan selain putusan Tarjih,  sehingga wawasan mahasiswa lebih luas dan tidak menanamkan pemahaman yang fanatik terhadap Muhammadiyah saja,  yang menebabkan wawasan mahasiswa sempit dalam beribadah dan mengklaim dirinya saja yang paling benar. Kata Kunci: Pola, Pembelajaran dan  Studi Islam Abstract This study aims to look at how the learning pattern PAI and Muhammadiyah University Makassar Pare-Pare, with mengoprasinalkan deskriktive Qualitative methods. The data collection is done by interview, observation and documentation, research found that curriculum Islamic Religious Education (PAI) and AIK Al Islam and Kemuhammadiyahan) in Unismuh Makassar and Unismuh Pare-Pare; both based curriculum Higher education has been determined. Kepmendiknas Nomor 232/U/2000 Kepmendidnas No.045/U/2002. Competence is defined as "a set of intelligent action, the full responsibility of a person as a condition to be considered capable by the public in carrying out tasks in certain occupations". Related to the autonomy of universities in developing curricula, KKNI (Criteria for National Qualifications Indonesia, Association of Prodi PAI Muhammadiyah universities, learning patterns AIK between Unismuh Makassar with Unismuh Pare-Pare in common in terms of the curriculum (Objectives, Structures, Materials) The difference is only in terms strategies / approaches and methods. Unismuh characteristics of Pare Pare and Makassar Cultural Propagation Dakwah Community. Factors supporting its output has the potential and the opportunity to preach in community. Faktor its reference resistor required rigid inflexible because only by the Legal Affairs Committee Decision. Thus, an important part of University of Muhammadiyah take referrals eyes Lecture creed in this case Worship particularly the practice of prayers using references other than the decision of the Legal Affairs Committee, so that the knowledge the students a broader and does not cultivate an understanding of fanatic Muhammadiyah, which menebabkan insight into students narrow in worship and truth claimed that himself alone the most correct. Keywords: Pattern, Learning and Islamic studies

PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KELUARGA TERHADAP SIKAP BERAGAMA SISWA

Rusydi, Rajiah, Alamsyah, Alamsyah

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 02 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.296 KB)

Abstract

ABSTRAK Jenis penelitian ini merupakan penelitian survey dan merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa dan orang tua siswa. Adapun teknik yang digunakan adalah teknik penarikan sampel secara Porposive Sampling yakni sampel diambil secara langsung yaitu kelas I, II, III yang berjumlah 134 siswa dan sampel pada siswa dikhususkan kepada proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam sehingga langsung kepada guru yang mengajar Pendidikan Agama Islam. Selanjutnya data yang dikumpulkan di lapangan diolah dengan analisis deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian membuktikan bahwa, pengaruh pendidikan agama islam dalam keluarga terhadap sikap beragama siswa di Madrasah Aliyah Darunnajah Botong Kec. Bungaya Kab, Gowa adanya kompetensi kepribadian yang dimiliki oleh guru Pendidikan Agama Islam dan keluarga, siswa dapat belajar dengan efektif dan suasana yang kondusif, bersikap baik terhadap guru Pendidikan Agama Islam dan orang tua, siswa mampu menerima pelajaran dengan baik sehingga siswa bisa menambah pengetahuannya terkhusus dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang berpengaruh terhadap akhlak dan tingkah laku siswa di dalam keluarga. Kata Kunci : Pendidikan Agama Islam, Keluarga dan Beragama siswa ABSTRACTThis type of research  was a survey research and was a descriptive qualitative research. The population in this study were all students and parents of students. The technique used was sampling technique in Porposive Sampling ie the sample is taken directly that is class I, II, III which amounted to 134 students and the sample on the students was devoted to the learning process of Islamic Religious Education so directly to teachers who teach Islamic Religious Education. Further data collected in the field is processed by quantitative descriptive analysis. From the research results prove that, the influence of religious education in the family of religious attitudes toward students in Madrasah Aliyah Darunnajah Botong Kec. Bungaya Kab, Gowa presence of personality competencies owned by teachers of Islamic Religion and family, students can learn effectively and conducive atmosphere, be kind to teachers of Islamic Education and parents, students are able to receive lessons well so that students can increase their knowledge especially in the subjects of Islamic Religious Education which affect the character and behavior of students in the family.Keywords: Islamic Education, Family and Religious Students