TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 25274082     EISSN : 2622920X
Jurnal Tarbawi (p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X) adalah media publikasi ilmiah yang fokus menyebarluaskan hasil penelitian di bidang Ilmu Keguruan dan Pendidikan Agama Islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar bekerjasama dengan LP3M Unismuh Makassar, dan terbit secara berkala dua kali dalam setahun.
Articles 58 Documents
PENGARUH KEDISIPLINAN GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR

Nashir, Ahmad

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1, No 1 (2016): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.484 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian statistik deskriptif kuantitatif, untuk mengetahui pengaruh variabel kedidiplinan guru terhadap prestasi belajar siswa SMP Unismuh Makassar. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Unismuh Makassar yang berjumlah 153 orang. Sampel pada penelitian ini diambil sebanyak 30 % dari populasi yaitu sebanyak  50 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, pemberian angket, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan tersebut dianalisis dengan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh antarvariabel, yaitu pengaruh variabel kedisiplinan guru terhadap preatsi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kedisiplinan guru di SMP Unismuh Makassar berdasarkan data, diperoleh nilai R sebesar 0, 714 yang menunjukkan pengaruh yang sangat besar antar variabel. Selain itu diperoleh R square sebesar 0,51 yang menunjukkan bahwa kedisiplinan guru mempengaruhi prestasi belajar siswa di SMP Unismuh Makassar 51, % dan sisa yaitu 49% yang dipengaruhi variabel lain.Kata Kunci : Kedisiplinan, Prestasi belajarThis research is a quantitative descriptive statistics, to determine the effect of variable kedidiplinan teachers on student achievement SMP Unismuh Makassar. The study population was all students of SMP Unismuh Makassar totaling 153 people. Is Sample in this research taken as much as 30% of the population of many as 50 people. The collection techniques using observation, giving inquiry, interviews, and documentation. The collection were analyzed using regression analysis to determine the effect among variables, namely the effect of variable preatsi discipline of teachers to student learning. The results showed that the implementation of the discipline of teachers in junior hight school Unismuh Makassar based on the inquiry, obtained by the R number of 0, 714 which shows the enormous influence among variables. Additionally obtained R-square of 0.51 indicating that the discipline of teachers affect student achievement in junior hight school Unismuh Makassar 51,% and the remainder of which 49% are influenced by other variables.Keywords: Discipline, learning achievement

PERAN MUHAMMADIYAH ( KONSEP PENDIDIKAN, USAHA-USAHA DI BIDANG PENDIDIKAN, DAN TOKOH)

Rusydi, Rajiah

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1, No 2 (2016): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.757 KB)

Abstract

Muhammadiyah ialah gerakan Islam, Dakwah Amar Makruf Nahi Munkar, beraqidah Islam dan bersumber pada Al-Qur'an dan Sunnah, didirikan oleh KH. A. Dahlan pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 18 November 1912 Miladiyah di Kota Yogyakarta.Tujuan Muhammadiyah, yakni menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Usaha dan kegiatan Muhammadiyah dapat dikelompokkan ke dalam empat bidang, yakni: 1). Bidang Keagamaan, yang meliputi memberikan tuntunan dan pedoman dalam bidang aqidah, ibadah, akhlak dan mu’amalah 2).Bidang pendidikan, yang meliputi pendidikan yang beroerientasi kepada perpaduan antara sistem pendidikan umum dan sistem pesantren 3). Bidang social   kemasyarakatan, yang meliputi kegiatan dalam bentuk amal usaha rumah sakit, poliklinik, apotik dan panti asuhan anak yatim 4). Bidang partisipasi politik, di mana Muhammadiyah partisipasi politik Muhammadiyah dalam bentuk beramar ma’ruf nahi mungkar dan memberikan panduan etika, moral dan akhlakul karimah terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah dan masyarakat.Kata Kunci: Peran Muhammadiyah, Konsep Pendidikan Muhammadiyah is Islamic movements. Amar Makruf Nahi Munkar, Islam aqidah and derived from the Qur'an and Sunnah, founded by KH. A. Dahlan on the 8th of Dhulhijjah 1330 H coincides with the date of November 18th, 1912 Miladiyah in Yogyakarta. The purpose of  Muhammadiyah are enforce and uphold the religion of Islam to realize a community of Islam truthfully. Muhammadiyah efforts and activities can be grouped into four areas, namely: 1). Religious field, which includes giving guidance and guidelines in the field of faith, worship, morals and mu'amalah 2). Education program, which includes education oriented to mix between general education system and schools system 3). The fields of social community, which includes activities in the form of charitable efforts of hospitals, polyclinics, dispensaries and orphanage 4). Field of political participation, where Muhammadiyah political participation in the form ma'ruf nahi unjust and provide guidance on ethical, moral and akhlakul karimah against the policies of the government and society.Keywords: Role of Muhammadiyah, Concept of Education

IMPLEMENTASI KOMPETENSI SOSIAL GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA

Saparuddin, Saparuddin, Iskandar, Markas

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1, No 1 (2016): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.434 KB)

Abstract

Penelitian ini dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif yang bertujuan memberikan gambaran tentang bagaimana impelementasi kompetensi sosial guru terhadap motivasi belajar siswa Smp Negeri 3 Bungin Kec. Bungin Kab. Enrekang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara dan Angket. Tekhnik Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yang akan diteliti yaitu: Variabel bebas yaitu kompetensi sosial guru dan Variabel terikat yaitu motivasi belajar siswa. Jumlah sampel ialah 22 orang dari 220 populasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara dan Angket. kompetensi sosial guru merupakan seperangkat penguasaan, pengetahuan dan kemampuan yang harus dimiliki guru agar dapat melaksanakan tugas-tugas pokok sebagai seorang guru dan  bertanggungjawab dalam mendidik. Cara meningkatkan motivasi belajar siswa antara lain Pemberian Nilai pemberian ulangan dan kerja kelompok. Melihat implementasi kompetensi sosial guru untuk meningkatkan  motivasi belajar siswa sudah berhasilan dalam bidang pendidikan, guru diharapkan mampu  menjadi pigur dalam memajukan  lembaga pendidikan agar siswa termotivasi untuk melakukan perubaha-perubahan dalam memajukan lembaganya pendidikan kedepannya.Kata Kunci: Kompetensi Sosial, Guru,  Motivasi Belajar SiswaABSTRACTThis study was analyzed with descriptive qualitative is purpose which to give an overview of how the implementation the social competence of teachers to students' motivation Smp Negeri 3 Bungin Kec. Bungin Kab. Enrekang. The collection techniques in this study is observation, interview and questionnaire. Inquiry analysis technique used quantitative descriptive analysis In this research there are two variables that will be studied are: The independent variable is the social competence of teachers and the dependent variable is the students' motivation. The number of samples was 22 people from to 220 population. The Inquiry collection techniques in this study is observation, interview and questionnaire. social competence of teachers is a set of mastery, knowledge and abilities that should be owned by teachers in order to carry out basic tasks as a teacher and in charge of educating. How to improve students' motivation, among others Grading Award replicates and group work. See the implementation of the social competence of teachers to improve students' motivation has been success in the field of education, teachers are expected to be pigur in advancing educational institutions so that students are motivated to do perubaha-change in advancing the educational institutions in the future.Keywords: Social Competence, Teacher, Student Motivation

EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN DI PERGURUAN TINGGI (STUDI KASUS METODE DISKUSI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS)

Muh, Baharuddin

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1, No 2 (2016): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.831 KB)

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan efektivitas belajar di perguruan tinggi (studi kasus; diskusi sebagai upaya untuk meningkatkan siswa berpikir kritis di Universitas Muhammadiyah Makassar). Kemampuan diskusi sebagai upaya untuk meningkatkan mahasiswa berfikir kritis, sedangkan menciptakanketerampilan untuk mengantisipasi perubahan global. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur, wawancara dan observasi pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode diskusi pembelajaran adalah salah satu metode yang disukai. Karena dalam model pembelajaran abstracles, dosen harus profesional dalam mengembangkan metode diskusi untuk mengekspresikan kemampuan mereka, berpikir kritis, menilai perannya dalam diskusi, melihat masalah dari pengalaman dan pelajaran sendiri pelajari. Berdasarkan temuan faktual penelitian ini, ditemukan diskusi sebagai siswa sangat membutuhkan pemeriksaan kritis yang tepat untuk meningkatkan kompetensi dan mahasiswa profesional.Kata Kunci: Efektfitas Belajar, Diskusi ABSTRACTThis research is aimed to    develop the effectiveness of learning in college ( A case study methods discussion as an attempt to improve the critical thingking students Muhammadiyah Univercity of Makassar). The ability of discussion as an attempt to improve the critical thingking students, whereas creating skill to anticipate the global change. This research applied qualitative description approach with literature study method, interview and observation students muhammadiyah university og makassar. The results of this study indicate that the discussion method of learning is one method favored. In this way due to the learning organization abstracles lecturers should be professional in developing the method of discussion to express their ability, critical thinking, assessing its role in the discussion, looking at the problem from his own experiences and lessons learned. Based on the factual findings of this study, it was found the discussion as students desperately need critical examination is right for increased competence and professional students.  Keywords: Learning Affectivities, Discussion

PERKEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI INDONESIA

Mawardi, Amirah

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1, No 1 (2016): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.73 KB)

Abstract

Studi ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan kurikulum pendidikan agama Islam (PAI) di Indonesia, dengan fokus pada perkembangan kurikulum (PAI) pra kemerdekaan, orde lama, orde baru, dan orde reformasi. Data diperoleh melalui studi kepustakaan. Studi ini menemukan bahwa pendidikan agama (Islam) mengalami dinamika yang berfluktuasi sejalan dengan sikap politik pemerintah terhadap umat Islam. Memasuki era akhir orde baru hingga era reformasi sekarang ini pendidikan agama Islam mengalami perkembangan positif, hanya saja kurikulumnya masih tetap harus didesain agar kompatibel dengan dinamika zaman. Kata Kunci: Perkembangan kurikulum, Pendidikan agama Islam di Indonesia. This study aims to describe the development of Islamic education curriculum (PAI) in Indonesia, with a focus on curriculum development (PAI) pre-independence, the old order, the new order, and order reforms. Data obtained through research. The study found that Islamic education (Islam) to experience the dynamics of fluctuating in line with the government's political attitude toward Muslims. Entering the era of the New Order era to the present reform of Islamic education experienced a positive development it's just that the curriculum remains to be designed to be compatible with the dynamics.Keywords: curriculum development, Islamic education in Indonesia

PRINSIP-PRINSIP DAN MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Bahtiar, Abd Rahman

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1, No 2 (2016): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.046 KB)

Abstract

Prinsip-prinsip belajar dapat digunakan untuk mengungkapkan batas-batas kemungkinan dalam pembelajaran, sehingga guru dapat melakukan tindakan yang tepat. Selain itu dengan teori dan prinsip-prinsip pembelajaran, guru juga dapat memiliki dan mengembangkan sikap yang diperlukan untuk menunjang peningkatan belajar peserta didik.  Berbagai bentuk model pembelajaran yang ada, memungkinkan guru PAI dapat berinovasi menciptakan sendiri model pembelajaran yang akan digunakan. Pemanfaatan model pembelajaran sebenarnya dimaksudkan untuk membantu agar kegiatan pembelajaran lebih efektif mencapai tujuan dan efisien. Sayangnya, masih ada yang beranggapan bahwa penggunaan berbagai model pembelajaran hanya menambah pekerjaan guru yang waktunya telah habis untuk mengejar target kurikulum. Anggapan demikian sebenarnya tak perlu terjadi.Kata Kunci: Prinsip, Model PembelajaranLearning principles can be used to reveal the limits of possibility in learning, so teachers can take appropriate action. In addition to the theory and principles of learning, teachers can also have and develop the attitude necessary to support the promotion of learners. Various forms of existing learning model allow teachers PAI can innovate to create its own model of learning that will be used. Utilization learning model is meant to help make learning activities more effectively and efficiently achieve the objectives. Unfortunately, there are those who believe that the use of different learning models only add jobs teachers that time is running out to meet the curriculum targets. The presumption thus did not need to happen.Keywords: Principles, Learning Model

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R (PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT,RECITE, DAN REVIEW) DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PAI

Wangka, Astriani, Usman, Mustahidang

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1, No 1 (2016): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.682 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas atau classroom action research (CAR). Dalam  Penerapan strategi pembelajaran ( preview, question, read, reflect,recite, dan review) PQ4R  siswa dituntut untuk lebih kreatif dan aktif dalam membaca dan menyimak, menelaah materi yang disajikan, sehingga kepecayaan dirinya dapat muncul sehingga ia dapat lebih aktif  dalam kelas, dapat menumbuhkan rasa percaya diri siswa, sehingga dalam proses belajar mengajar siswa lebih menyenangkan dan lebih serius belajar.  Hasil penelitian membuktikan bahwa Penerapan strategi pembelajaran preview, question, read, reflect, recite, dan review (PQ4R) sangat berpengaruh dalam  meningkatkan prestasi belajar PAI siswa SMA Neg. 1 Anggeraja, yang ditandai dengan kian meningkatnya hasil belajar siswa dari siklus ke siklus yang lain yakni ketuntasan hasil belajar  pada pra siklus 37, 03 %, siklus 1 yakni  44,44 %, dan siklus 2 yakni 81,48%.Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, PQ4R , Prestasi Belajar This study uses classroom action research or classroom action research (CAR). In the Application of instructional strategies (preview, question, read, reflect, Recite, and review) PQ4R students are required to be more creative and active in reading and listening, assessing the material presented, so trust he may appear so that he can be more active in the classroom, can foster self-confidence of students, so that students in the learning process more fun and more serious about learning,. Research shows that learning strategies Implementation preview, question, read, reflect, Recite, and review (PQ4R) is very influential in improving learning achievement of high school students PAI Neg. 1 Anggeraja, characterized by ever increasing student learning outcomes from cycle to another cycle that mastery learning outcomes in pre-cycle 37, 03%, ie 44.44% cycle 1 and cycle 2 which is 81.48%. Keyword: Learning Strategies, PQ4R, Achievement

KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF HADITS

Fattah, Abdul

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1, No 2 (2016): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.639 KB)

Abstract

Pendidikan karakter adalah menanamkan karakter tertrtu sekaligus ,memberikan benih agar peserta didik mampu menumbuhkan karakter khasnya pada saat menjalani kehidupan di masyarakat. Dengan menjalani sejumlah gagasan atau model karakter tidak akan membuat peserta menjadi kratif, namun membutuhkan sebuah konsep yang matang mampu menumbuhkan karekter siswa. Salah satu konsep pendidikan karakter yang telah lama dibuat oleh Rasulullah lewat Hadits-haditsnya. Konsep pendidikan karakter yang digambarkan dalam hadist Rasulullah sangat penting untuk di kembangkan dan dipelajari. Adapun kualitas hadis tentang konsep pendidikan karakter adalah dari sanad maka hadis bersatus sahih li zatihi, demikian juga dari sahih segi matan. Sementara konsep pendidikan karakter dalam hadits ada dua. Pertama, pembentukan karakter yang didasari keteladanan akan menuai kebaikan bagi dirinya sendiri dan orang lain. Oleh karenanya pengaruh keluarga sebagai tempat pendidikan  pertama  bagi  sang  anak harus berupa orang-orang yang baik pula. Kedua,dalam  pandangan Islam, manusia lahir  di   dunia  ini  membawa fitrah,potensi, kemampuan dasar, atau pembawaan (hereditas).  Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Perspektif Hadits ABSTRACTCharacter education is to instill certain character at once, giving the seeds so that learners are able to cultivate its distinctive character at the time into the life of the community. By taking some ideas or models will not make the character become creative participants, but requires a mature concept was able to grow the character of students. One concept of character education that have long been made by the Prophet through the Hadith-hadith. The concept of character education that is described in the hadith the Prophet is very important to be developed and studied. As for the quality of the hadith about the concept of character education is of sanad become Shahih li zatihi, as well as valid in terms of honor. While the concept of character education in the hadith there are two. First, the establishment of which is based on the exemplary character will reap goodness for himself and others. Therefore, the influence of family as the first school for the children should be good ones anyway. Secondly, in the view of Islam, man is born in this world bring the nature, potential, basic abilities, or nature (heredity).  Keyword: Character Education, Hadith Perspektif

PEMBINAAN KEISLAMAN MAHASISWA BERBASIS TUTORIAL

Masnan, Sulaeman

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1, No 1 (2016): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.22 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sekaligus menganalisis pembinaan keislaman berbasis tutorial di Unismuh Makassar. Fokus kajiannya adalah bagaimana model tutorial yang diterapkan pada kegiatan pembinaan keislaman, khususnya pada tiga kegiatan, yaitu: pesantren mahasiswa baru, dar al-arqam dasar (DAD), dan perkuliahan al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa ketiga kegiatan tersebut menekankan pengalaman keberislaman dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tutorial di bidang aqidah menekankan pada purifikasi iman dari syirik, praktik ibadah yang sesuai dengan Himpinan Putusan Tarjih Muhammadiyah, serta akhlak mulia. Kata Kunci: Pembinaan keislaman mahasiswa, tutorial. This study aims to describe as well as analyzing the development of Islamic-based tutorial on Makassar Muhammadiyah University. The focus of study is how to model the tutorial that is applied to the activities of Islamic guidance, particularly on three activities, namely: boarding school freshman, Al- Arqam basic training (DAD), and the subject used al-Islam and Kemuhammadiyahan (AIK). This type of research is qualitative. Data were collected through interviews, observation, and documentation. Research shows that three of these activities emphasize Islamic experience in the life. Tutorial activities of Aqeedah is emphasizes the purification of faith and shirk, the worship practices in accordance with decision Himpunan Tarjih Muhammadiyah, and good behavior. Keywords: Islamic Guidance student, tutorial.

KONSEP PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER DI INDONESIA

Malli, Rusli

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1, No 2 (2016): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.993 KB)

Abstract

Munculnya fenomena paham keislaman yang amat beragam, tentunya memilki latar belakang kemunculannya, batasan dan ciri-ciri dari masing-masing gerakan pemikiran Islam yang muncul di Indonesia. Masing-masing mempunyai corak dan wajah yang cukup beragama. Dari corak tersebut perlu diketahui dan dipelajari. Adapun jenis penelitian ini adalah kajian pustaka dengan menggunakan pendekatan sosiologi Agama dan sejarah yang akan mengungkap beberapa konsep pemikiran Islam kontemporer di Indonesia. Perkembangan pemikiran islam di Indonesia semakin berkembang dengan lahirnya beberapa tokoh-tokoh pemikirin islam diantaranya K. H. Ahmad Dahlan, Abdur Rahman Wahid (Gus Dur), Nur Khalid Majid, Fazlur Rahman, Muslim Hassan Hanafi, Adonis, Mahmud Muhammad Thaha, Nash Hamid Abu Zaid, Muhammad Syahrur, dengan berbagai pemikiran yang berbeda-beda. Adapun perkembangan dan konsep pemikiran Islam di Indonesia ada empat (4) yaitu: 1. Pemikiran Islam Fundamentali. 2. Neo Tradisionalis. 3. Neo Modernis. dan 4. Liberalis.Kata Kunci: Konsep Pemikiran Islam, Pendidikan Kontemporer The emergence of the phenomenon of Islamic understanding are very diverse, of course, have the background of its emergence, extent and characteristics of each movement of Islamic thought which emerged in Indonesia. Each has a complexion and facial pretty religious. Based the feature needs to be known and studied. The type of this research is literature review using a sociological approach to religion and history that will reveal some of the concepts of contemporary Islamic thought in Indonesia. The development of Islamic thought in Indonesia is growing with the birth of some of the figures Islamic thought among KH. Ahmad Dahlan, Abdur Rahman Wahid (Gus Dur), Nur Khalid Majid, Fazlur Rahman, Muslim Hassan Hanafi, Adonis, Mahmoud Muhammad Taha, Nash Hamid Abu Zaid, Muhammad Shahrur, with a variety of different ideas. The development and the concept of Islamic thought in Indonesia there are four (4): 1. Islamic Thought Fundamentally. 2. Neo Traditionalist. 3. Neo Modernists and 4. Liberals.Keywords: Concepts Of Contemporary Islamic, Contemporer Of Education