TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 25274082     EISSN : 2622920X
Jurnal Tarbawi (p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X) adalah media publikasi ilmiah yang fokus menyebarluaskan hasil penelitian di bidang Ilmu Keguruan dan Pendidikan Agama Islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar bekerjasama dengan LP3M Unismuh Makassar, dan terbit secara berkala dua kali dalam setahun.
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 02 (2018): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM" : 6 Documents clear
Peranan Guru Kelas Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa

Sumiati, Sumiati

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 02 (2018): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.819 KB)

Abstract

AbstrakGuru memiliki tugas yang beragam yang berimplementasi dalam bentuk pengabdian. Tugas tersebut meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan dan bidang kemasyarakatan. Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup dan kehidupan. Mengajar berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa. Syarat yang berhubungan dengan pelajaran adalah guru hendaknya mengajarkan pelajaran yang sesuai dengan keahlian, guru hendaknya memiliki amanah ilmiah, guru hendaknya bersikap bijak dalam proses pembelajaran, guru hendaknya berpakaian bersih dan rapi. Syarat yang berkenaan dengan peserta didik maksudnya adalah guru hendaknya bersikap adil terhadap peserta didik, guru sebaiknya motivator bagi peserta didiknya dalam mencari ilmu pengetahuan, guru hendaknya memperhatikan tingkat perkembangan peserta didiknya, guru hendaknya melakukan evaluasi tehadap peserta didiknya. Menurut Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah Bab I, pasal I, Ayat 4 dinyatakan bahwa : “Peserta didik adalah Anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran  yang tersedia pada jalur, jenjang dan jenis pendidikan tertentu.( UU RI, No.20 Tahun 2003 , 2003; 3). Untuk itu peserta didik harus dipandang secara filosofis menerima keadaan dan keberadaannya. Inilah prinsif dasar pendidikan untuk peserta didik sehingga proses pendidikan dapat berjalan dengan baik. Ada empat sifat anak didik yang harus dimiliki antara lain : 1)Seorang anak didik harus membersihkan hatinya dari kotoran dan penyakit jiwa sebelum menuntut ilmu, 2)Seorang anak didik harus mempunyai tujuan menuntut ilmu, 3) Seorang anak didik harus tabah dalam menimbah ilmu pengetahuan, 4)Seorang anak didik harus menghormati guru. Oleh sebab itu tugas seorang guru tidaklah mudah, mereka yg berprofesi guru harus mampu melaksanakan segala peranannya dalam memberikan motivasi kepada peserta didik agar meningkat dan berkembang. Kata Kunci :  Peranan, guru, Motivasi, Belajar, SiswaAbstractTeachers have a variety of tasks that implement in a dedication. The task covers the fields of profession, humanity and social affairs. Teacher’s task as a profession includes educating, teaching and training. Educating means continuing and developing the values of living and life. Teaching means continuing and developing science and technology, while training means developing in student skills. The terms related to the lesson are that the teacher should teach lessons that are appropriate to the expertise, the teacher should have a scientific mandate, the teacher should be wise in the learning process, the teacher should dress clean and neat. The terms relating to students mean that teachers should be fair to students, the teacher should be a motivator for students in seeking knowledge, teachers should pay attention to the level of development of their students, and teachers should evaluate their students.According to law number 20 of 2003 on National Education System Chapter I, Article 1, Subsection 4, stated that: "Students are community members who try to develop their potential through the learning process that is available on certain pathways, levels and types of certain education (RI Law, No. 20 of 2003, 2003; 3)” That is why students must be seen philosophically to accept the situation and existence. This is the basic principle of education for students so that the educational process can run well. There are four characteristics of students that must be possessed, among others: 1) a student need to cleanse their scurrilous psyche and mental illness before studying, 2) a student must have a goal for studying, 3) a student must be resilient in seeking knowledge, and 4) a student must respect the teacher. Therefore the task of a teacher is not easy, those who are teachers must be able to carry out all their roles in providing motivation to students to increase and develop. Keywords : Roles, Teachers, Motivation, Studying, Students

Pengembangan Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik

Yakub, Yakub

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 02 (2018): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.53 KB)

Abstract

AbstrakHasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan pendidikan agama Islam telah dilakukan oleh SMA Muhammadiyah 6 Kota Makassar dalam pembentukan karakter peserta didiknya. Pengembangan ini dilakukan melalui: Pertama, pengembangan pendidikan agama Islam dipengaruhi oleh faktor konstruksi pendidikan agama Islam, dan implementasinya. Kedua, konfigurasi karakter peserta didik melalui formula sosiologis, psikologis, dan keterpaduan sistem. Ketiga,  kontribusi pengembangan pendidikan agama Islam terhadap peningkatan respon masyarakat, peningkatan prestasi peserta didik, dan peningkatan mutu layanan pendidikan. Kata Kunci: Pengembangan, Pendidikan Agama Islam, Pembentukan Karakter, Peserta Didik AbstractThe results showed that the development of Islamic religious education has been carried out bay SMA Muhammadiyah 6 Makassar in shaping the character of their students. The development was done through: First, the development of Islamic religious education was influenced by the construction of Islamic religious education, and implementation. Second, the comfiguration of the character of students through the formula of sociological,  psychological, and integration of the system. Third, the development of Islamic religious education contributed to the improvement of public response, an increase in learners’ achievements, and improving the quality of education services. Keywords: Development, Islamic Education, Character Formatian, Students

Pengaruh Kualifikasi Akademik dan Prestasi Akademik Dosen Terhadap Mutu Pembelajaran

Mawardi, Amirah, Ondeng, Syarifuddin, Hanafy, Muh. Sain, Yaumi, Muhammad

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 02 (2018): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.06 KB)

Abstract

AbstrakJenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan metodologis bercorak positivistic dan pendekatan ilmiah yang meliputi pendekatan pedagogis, psikologis, dan sosiologis. Responden dalam penelitian ini adalah dosen unismuh Makassar yang berjumlah 83 orang dengan teknik pengambilan sampel secara purposive(Purposive Sampling) Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan koesioner. Teknik pengolahan data dilakukan melalui analisis deskriptik dan analisis linear berganda. Hasil penelitian  yang diperoleh  adalah : 1) Tingkat Kualifikasi akademik Dosen di Unismuh  Makassar berkategori baik dengan indicator jenjang pendidikan (74,7%), penguasaan materi (79,55), metode (73,1%), media dan sumber belajar (92,8%), dan kemampuan interaksi edukasi dalam proses belajar mengajar (98,8%)  2) Tingkat Prestasi Akademik Dosen di Unismuh Makassar berdasarkan indikator. kemampuan lisan, kemampuan tulisan, keterampilan , dan kemampuan pemecahan masalah berada pada kategori  sedang. 3) Mutu Pembelajaran di Unismuh Makassar berdasarkan indicator input, proses, out put dan outcome berada pada kategori tinggi. 4) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan kualifikasi akademik terhadap mutu pembelajaran di unismuh Makassar terbukti dari nilai signifikansi 0, 502< 1,66 yang artinya H1 ditolak dan H0 diterimah. 5) terdapat pengaruh yang signifikan prestasi akademik dosen terhadap mutu pembelajaran dengan nilai  0,003< 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterimah.dengan demikian terdapat pengaruh antara 2 (dua) variable. 6) Terdapat pengaruh antara kualifikasi Akademik dan Prestasi akademik Dosen secara bersama sama terhada mutu pembelajaran di Unismuh Makassar . hal ini terlihat dari  F hitung yang diperoleh sebesar 6, 130 sedang F tabel sebesar 3,11. Ini menyatakan bahwa F hitung>F tabel,  berarti nilai signifikan lebih kecil dari nilai probabilitas (0,03< 0, 05) yang berarti bahwa kualifikasi akademik dan perstasi akademik  Dosen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap mutu pembelajaran di Unismuh Makassar. Kata Kunci: Pengaruh kualifikasi, Prestasi Akademik, Mutu PembelajaranAbstractThe type of this study is quantitative research with a positivistic methodological and scientific approach that includes pedagogical, psycological, and sociological approaches. The respondents of this study consisted of 83 Unismuh Makassar Lecturers. The sample was taken by purposive sampling technique. The data collection methods used were observation, documentation and questionnaires. The data was analyzed by using descriptive and multiple linear analysis.            The result of the study showed: 1) the academic qualification level of lecturers in UNISMUH Makassar in good category with education level indicators (74.7%), mastery of material (79.55), teaching method (73.1%), media and learning resources (92.8%), and educational interaction skills in the teaching and learning process (98.8%). 2) The Academic Achievement of lecturers in Unismuh Makassar based on indicators; oral and writing ability, skills, and problem solving abilities are in the medium category. 3) The Learning Quality in Unismuh Makassar based on input, process, output and outcome are in high category. 4) There is no significant effect of academic qualification on the learning quality in Unismuh Makassar as evidenced by the significance value of 0,502< 1,66 which means H1 is rejected and H0 is accepted. 5) There is a significant effect of lecturers’ academic achievement on the learning quality with a value of  0,003< 0,05, which means that H0 is rejected and H1 is accepted. Therefore, there are the influences between two variables. 6) There is an effect between Academic qualifications and Academic Achievement of lecturers are jointly affected by the quality of learning in Unismuh Makassar. This can be seen from the F count obtained for 6.130 while F table is 3.11. This reveals that F count > F table which means that the lecturers’ academic qualifications and achievement have a significant effect on the quality of learning in Unismuh Makassar. Keywords: Effect of qualitifications, Academic Achievement, Learning Quality

Implementasi pembelajaran PAI dengan pendekatan Model Team Teaching (Tim Mengajar) dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa

Rusdi, Rusdi, Nashir, Ahmad

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 02 (2018): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.045 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui perencanaan pembelajaran team teaching. 2) Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran team teaching. 3) untuk mengetahui Perstasi Belajar Siswa Di SDIT AL-Fityan School Gowa. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi  sebagai metode mengumpulkan data. Kemudian aktivitas dalam analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Implementasi pembelajaran team teaching berpedoman pada RPP dan Silabus, guru bidang studi berkolaborasi dengan guru bidang studi Pendidikan Agama Islam yang sama-sama mengajar dalam satu level atau kelas lain dalam menyusun RPP menentukan metode serta media yang akan digunakan yang disesuaikan dengan materi yang  akan diajarkan. 2) Pelaksanaan pembelajaran team teaching menggunakan jenis semi team teaching sejumlah guru mengajar mata pelajaran yang sama di kelas yang berbeda, perencanaan materi dan metode yang digunakan juga disepakati bersama oleh guru team teaching. 3) Prestasi belajar siswa merupakan hasil evaluasi yang digunakan delam mengukur hasil belajar siswa dengan menggunakan berbagai jenis evaluasi untuk melihat peningkatan hasil belajar dari setiap evaluasi yang diberikan. Kata Kunci: Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), Team Teaching (Tim Mengajar), prestasi belajarAbstract This study aims: 1) to determine team teaching lesson plans. 2) to find out the implementation of team teaching learning. 3) to find out student achievement at SDIT Al-Fityan School Gowa. This study is a qualitative by using an observation, interviews and documentation as a method of collecting data. Then, the activity in analyzing data is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate: 1) Implementation of team teaching learning is guided by Lesson Plans and Syllabus, subject matter teachers collaborate with Islamic Education subject teachers who both teach in one level or another class in preparing lesson plans to determine methods and media to be used that are tailored to the material that will taught. 2) The implementation of team teaching learning using a semi-team teaching type a number of teachers taught the same subjects in different classes, the material planning and methods used were also agreed upon by the team teaching teacher. 3) Student learning achievement is the result of evaluations used in measuring student learning outcomes by using various types of evaluations to see the improvement in learning outcomes from each evaluation given.      Keywords: Implementation of Islamic Education Learning (PAI), Team Teaching, Learning Achievement.

Peranan Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa

Munirah, Munirah

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 02 (2018): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.966 KB)

Abstract

AbstrakDalam proses pembelajaran di sekolah baik guru maupun siswa, pasti mengharapkan agar mencapai hasil yang sebaik-baiknya. Guru mengharapkan agar siswa berhasil dalam belajarnya, dan siswa mengharapkan guru dapat mengajar dengan baik, sehingga mereka memperoleh hasil belajar yang memuaskan. Dalam kenyataan, harapan  itu tidak selalu terwujud, masih banyak siswa yang tidak memperoleh hasil yang memuaskan. Kesulitan dalam belajar siswa merupakan suatu gejala yang selalu dihadapi oleh guru, karena guru bertanggung jawab untuk mengatasinya, kesulitan belajar ialah suatu keadaan dimana siswa kurang mampu menghadapi tuntutan-tuntutan yang harus dilakukan dalam proses pembelajaran sehingga proses dan hasilnya kurang memuaskan. Ini terjadi karena kemampuan siswa untuk melakukan tugas yang tidak seimbang dengan tuntunan pembelajaran. Ada siswa yang mendapatkan nilai tinggi dan rendah, bahkan ada pula siswa yang gagal dalam mencapai tujuan pembelajaran. Kenyataan ini, menunjukkan bahwa masih banyak guru yang menghadapi sejumlah hambatan dalam proses pembelajaran di kelas. Kesulitan dalam belajar merupakan suatu bentuk gangguan faktor fisik dan psikis yang mendasar yang meliputi pemahaman atau gangguan bahasa, lisan atau tulisan yang dengan sendirinya muncul berbagai kemampuan tidak sempurna untuk mendengarkan, berpikir, berbicara, membaca, menulis atau membuat perhitungan matematika. Termasuk juga kelemahan motorik ringan, gangguan emosional akibat keadaan ekonomi, budaya atau lingkungan yang tidak menguntungkan. Selanjutnya untuk mengetahui kesulitan belajar yang dialami oleh siswa madrasah ibtidaiyah negeri (MIN) maka digunakan metode wawancara dengan guru yang terkait dengan permasalahan yang ada. Adapun kesulitan belajar yang dialami siswa MIN Turikale Kabupaten Maros yang merupakan hasil pengamantan dan hasil wawancara dengan beberapa guru yang ada di sekolah tersebut adalah kesulitan dalam mata pelajaran matematika yaitu berhitung, kemudian kesulitan memahami soal yang diberikan baik itu soal tertulis maupun soal pertanyaan yang ditanyakan langsung oleh guru dan kesulitan yang lainnya adalah terkadang siswa masih sangat sulit untuk mengeluarkan pendapatnya sendiri.Kata Kunci: Peranan, Guru, Mengatasi ,Kesulitan, Belajar AbstractIn the learning process at schools both teachears and students , surely expect to achieve the best results. The teacher expects that the students succeed in their learning, and students expect the teacher to be able to teach well, in order to they obtain satisfying learning outcame. In reality, the hope is not always realized. There are still many students who don’t get satisfactory result. The difficulties in student learning is a symptom that is always faced by the teacher because the teacher is responsible for dealing with it. The learning difficulties are a situation where students are less able to face the demands that must be made in the learning process, in order that the process and results are less satisfying. This happens because the students’ ability to perform tasks that are not balanced with the guidance of learning. There are students who get high and low scores, some students even fail to achieve learning goals. This fact shows that there are still many teachers who face a number of abstacles in the learning process in the classroom. The difficulties in learning are a form of interference with basic physical and psychological factors which include language or verbal comprehension and impairment which naturally arises various imperfect abilities for listening, thinking, speaking, reading, writing or making mathematical calculations. Also includes mild motor weakness, emotional disturbaces due to unfavorable economic, Colorado or environmental conditions. Furthermore, to find out the learning difficulties experienced by public Madrasah Ibtidaiyah (MIN) students, the method of teachers is used which is related to existing problems. The learning difficulties experienced by students of MIN Turikale, Maros Regency, which were the result of observation and the results of interviews with several teachers in the school were difficulties in math subject, namely counting, then difficulty understanding the questions given both written questions and the question asked directly by the teacher and the other difficulties are sometimes students are still very difficult to express their own opinions.  Keywords: Role, Teacher, Overcoming, Difficulty, Learning

Rasionalisme Descartes dan Implikasinya Terhadap Pemikiran Pembaharuan Islam Muhammad Abduh

Fikri, Mursyid

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 02 (2018): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.747 KB)

Abstract

Abstrak Peneitian ini bertujuan mengupas tentang paham rasionalisme yang dicetuskan Rene Descartes dan Implikasinya terhadap Pemikiran Pebaharuan Islam Muhammad Abduh. Rasionalisme Rene Descartes merupakan paham yang muncul ditengah kungkungan gereja Kristiani yang dikenal dengan masa skolastik. Paham ini lebih menekankan pada penggunaan akal (rasio) untuk memperoleh sebuah pengetahuan. Tentunya sebagai hasil filsafat, paham rasionalisme sangat berperan penting pada perkembangan ilmu-ilmu pengetahuan lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, Penulis mencoba mengaitkan dan menampilkan Implikasi antara pemikiran Rasionalisme descartes dan pemikiran pembaharuan dalam islam. Adapun hasil penelitian ini penulis melihat adanya benang merah antara dasar rasionalisme descartes dan pemikiran muhammad abduh bahwa keduanya menjadikan akal sebagai alat untuk melakukan penalaran terhadap suatu kebenaran. Kata kunci : Rasionalisme Descartes, Implikasinya, Pemikiran Pembaharuan         Muhammad  Abduh AbsractThis study aims to explore the understanding of rationalism triggered by Rene Descartes and its implications for Islamic Reformation Muhammad Abduh. Rene's Reneisme Descartes is an understanding that emerged amidst the confines of the Christian church known as the scholastic period. This emphasis is more on the use of reason (ratio) to gain a knowledge. Certainly as a result of philosophy, the notion of rationalism is very important role in the development of other sciences. The method used in this research is descriptive qualitative method, the author tries to link and display the implication between Rationalism thinking descartes and thinking of renewal in Islam. The results of this study the authors see the existence of a common thread between the foundations of descartes rationalism and thought muhammad abduh that both make sense as a tool to make reasoning against a truth. Keywords: Rationalism Descartes, Implication, Thinking Renewal Muhammad Abduh

Page 1 of 1 | Total Record : 6