TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 25274082     EISSN : 2622920X
Jurnal Tarbawi (p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X) adalah media publikasi ilmiah yang fokus menyebarluaskan hasil penelitian di bidang Ilmu Keguruan dan Pendidikan Agama Islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar bekerjasama dengan LP3M Unismuh Makassar, dan terbit secara berkala dua kali dalam setahun.
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM" : 10 Documents clear
KOHESIVITAS BUDAYA SIRI’ MASYARAKAT PESISIR KOTA MAKASSAR DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN PENDIDIKAN

Nashir, Ahmad

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.636 KB)

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kohesivitas budaya siri’ masyarakat pesisir Kota Makassar dalam perspektif hukum Islam dan pendidikan. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Untuk melengkapi data penelitian digunakan instrumen penelitian observasi, wawancara, dokumentasi, sehingga data terkumpul dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dalam ajaran Islam, siri’ sangat dijunjung tinggi dan dijaga karena siri atau malu adalah bagian dari iman. Masyarakat Makassar terutama dalam masyakat Tanjung Bunga Kota Makassar, budaya Siri Makassar masih dipertahankan dari generasi ke generasi dan masih diterapkan dalam masyarakat, tapi secara umum budaya siri Makassar mulai bergeser dengan pengaruh budaya modernisasi dan globalisasi serta perkembangan dan kemajuan teknologi yang semakin pesat dan merubah perilaku masyarakat sedikit demi sedikit. Ditinjau hukum Islam, dalam mempertahankan lima aspek dalam syariat baik dalam hal agama merupakan perhatian yang sangat besar dalam keluarga, dan masyakat sehingga dalam proses pernikahan dalam konteks masyarakat Makassar dalam proses pelamaran dalam pernikahan, salah satu item pertanyaan adalah pemahamannya terhadap agama. Ditinjau dari pendidikan,  disiplin adalah harkat, martabat dan harga diri yang  merupakan refleksi dari ketinggian siri’.  Kata Kunci: Budaya Siri, Hukum Islam dan Pendidikan ABSTRACT This study aims to determine the cultural cohesiveness of siri 'coastal community of Makassar City in the perspective of Islamic law and education. This research is qualitative descriptive. To complement the research data used observation research instruments, interviews, documentation, so the data collected and analyzed. The results show that, in Islamic teachings, siri 'is highly esteemed and guarded because siri’ or shame is part of the faith. Makassar society, especially in the community of Tanjung Bunga Makassar city, Makassar Siri’’ culture is still maintained from generation to generation and still applied in society, but generally Makassar siri’ culture began to shift with the influence of modernization culture and globalization and the rapid development and technological progress and change the behavior Community little by little. In terms of Islamic law, in maintaining the five aspects of the Shari ‘a in terms of religion is a very big concern in the family, and the community so that in the process of marriage in the context of Makassar society in the process of marriage in the marriage, one of the question items is his understanding of religion. Judging from education, discipline is the dignity, dignity and self-esteem which is a reflection of siri’ height '.  Keywords: Siri Culture, Islamic Law and Education

PLURALISME AGAMA DALAM PANDANGAN AL-QURAN DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM

Alamsyah, Alamsyah

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.612 KB)

Abstract

ABSTRAKSikap Al Qur’an terhadap Pluralitas agama begitu jelas dan merupakan sunnatullah. Pluralisme agama merupakan kenyataan historis yang tidak dapat disangkal oleh siapapun. Pluralitas agama dalam Islam itu diterima sebagai kenyataan sejarah yang sesungguhnya diwarnai oleh adanya pluralitas kehidupan manusia itu sendiri, baik pluralitas dalam berpikir, berperasaan, bertempat tinggal maupun dalam bertindak. Oleh karena itu konsep pluralisme  agama menurut Al-Quran apakah dapat di implementasikan dalam pendidikan Islam.  Penelitian ini dikaji dalam bentuk kajian Pustaka (Librari riserch) dengan metode kualitatif dengan pendekatan Tafsir tematik. Di dalam Al-Quran bayak ayat yang membenarkan tentang pluralitas Agama namun Pluralisme Agama tidak dibenarkan karena pemahaman Pluralisme Agama menurut orang Orientalis adalah semua agama itu sama, namun konsep Al-Qur’an Pluralitas adalah membenarkan adanya agama yang lain tetapi konsep kebenaran menurut Al-Qur’an Agama yang paling benar adalah Islam. Namun implementasi pendidikan Islam  menurut Al-Qur’an, islam mengajarkan konsep Ukhuwah Islamiyah, dimana didalamnnya ada Ukhuwah Al- U’budiyah dan Ukhuwah Al-Insaniyah yaitu persaudaraan sesama Makhluk dan persaudaraan sesama manusia. Kata Kunci: Pluralisme, Al-quran dan Implementasi Pendidikan Islam ABSTRACT The attitude of the Qur'an to the Plurality of religion is so clear and is the sunnatullah. Religious pluralism is a historical reality that no one can deny. The plurality of religions in Islam is accepted as a historical reality which is actually colored by the plurality of human life itself, whether plurality in thinking, feeling, living or acting. Therefore, the concept of religious pluralism according to the Quran can be implemented in Islamic education. This research is studied in the form of literature review (Librarian research) with qualitative method with thematic Tafsir approach. In the Qur'aan there is a verse that justifies the plurality of Religion but Religious Pluralism is not justified because the understanding of Religious Pluralism according to the Orientalists is all the same religion, but the concept of Al-Qur'an Plurality is to justify the existence of another religion but the concept of truth according to Al- Qur'an The most true religion is Islam. But the implementation of Islamic education according to Al-Qur'an, Islam teaches the concept of Ukhuwah Islamiyah, where therein Ukhuwah Al-U'budiyah and Ukhuwah Al-Insaniyah are the brotherhood of fellow Beings and brotherhood of fellow human beings. Keywords: Pluralism, Al-Quran and Implementation of Islamic Education

KINERJA DOSEN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN

Pratama, Sandi, Mawardi, Amirah

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.984 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang digunakan adalah Penelitian lapangan (field research), adapun lokasi penelitian bertempat di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar. Jumlah Populasi dalam penelitian ini 860 Orang sedangkan Sampelnya 51 Orang. Data primer yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui instrument pokok  berupa kuesioner atau angket. Sedangkan observasi, wawancara dan dokumentasi digunakan untuk melengkapi data yang diperoleh.  Seluruh data yang terkumpul selanjutnya diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif kedalam bentuk yang sesuai. Hasil Penelitian yang dilakukan, secara detail dari 48 jumlah angket yang disebar secara signifikan membuktikan bahwa Kinerja dosen Pendidikan Agama Islam sangat mempengarui efektifitas pembelajaran di Fakultas Agama Islam, Hal ini dapat dilihat dalam proses belajar mengajar, menjadi teladan dan metode-metode mengajar lainya. Dapat dilihat dari hasil tabulasi data yaitu dosen yang mengajar sesuai kurikulum 75%, Menjadi teladan 93.75%, memberikan sapaan 60.5%, penguasaan materi 81.25% , metode yang baik 72.92%, pemberian motivasi 75%, penjelasan yang baik 60.5%, penggunaan media 31.25%, pemberian jawaban 75 % dan melakukan teguran 43.75%.  Kata Kunci: Kinerja Dosen, Efektifitas Pembelajaran ABSTRACT The research used is field research (field research), while the location of research located at the Faculty of Islamic Studies Muhammadiyah University of Makassar. The population in this study 860 people whiles the sample 51 people. Primary data needed in this research is obtained through principal instrument in the form of questionnaire or questionnaire. While observation, interview and documentation is used to complete the data obtained. All the data collected then processed and analyzed by using qualitative descriptive analysis into the appropriate form. The results of the research, in detail from 48 the number of questionnaires spread significantly proved that the performance of Islamic Religious lecturers strongly affects the effectiveness of learning in the Faculty of Islam, This can be seen in the process of teaching and learning, be an example and other teaching methods. Can be seen from the data tabulation of lecturers who teach according to the curriculum 75%, Being an example of 93.75%, giving 60.5% greeting, mastery of material 81.25%, good method 72.92%, 75% motivation, good explanation 60.5%, media usage 31.25 %, Giving 75% answer and 43.75% strike. Keywords: Lecturer Performance, Effectiveness of Learning

MENJADI PENDIDIK YANG TERDIDIK

Sumiati, Sumiati

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.603 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendidikan merupakan suatu kegiatan yang universal dalam kehidupan manusia. Di manapun di dunia ini terdapat masyarakat manusia, dan di sana pula terjadi pendidikan. Walaupun pendidikan merupakan gejala umum dalam kehidupan masyarakat, namun perbedaan pandangan hidup, perbedaan falsafah hidup yang dianut oleh masing-masing bangsa atau masyarakat menyebabkan adanya perbedaan penyelenggaraan termasuk perbedaan tujuan pendidikan yang ingin dicapai oleh suatu bangsa atau masyarakat. Kegiatan pendidikan tidak dapat dilepaskan dari yang hendak dicapainya. Bagi manusia pendidikan merupakan suatu keharusan, karena manusia lahir dalam keadaan tidak berdaya, ia sangat membutuhkan bantuan dan bimbingan orang lain untuk dapat berdiri sendiri. Di samping itu manusia lahir tidak langsung dewasa yang mengidentifikasikan manusia dengan moral yang berlaku, dan manusia yang bertanggung jawab, manusia yang sanggup mempertanggungjawabkan segala konsekuensi dan perbuatannya. Oleh karena itu, perbuatan mendidik merupakan perbuatan yang mempunyai tujuan, ada suatu yang ingin dicapai dengan perbuatan tersebut. Orang tua menyuruh anaknya melaksanakan shalat lima waktu, melatih anaknya melaksanakan saum pada bulan ramadhan, melarang anaknya kencing di sembarang tempat dan sambil berdiri, menyekolahkan anaknya dan lain-lain, semuanya itu memiliki maksud dan tujuan yang ingin dicapai, khususnya bagi anaknya. Kata Kunci: Pendidik, Terdidik ABSTRACT Education is a universal activity in human life. Everywhere in the world there is human society, and there is also education. Although education is a common phenomenon in the life of the community, the differences in life views, differences in the philosophy of life adopted by individual nations or societies lead to different organizational differences, including differences in educational goals to be achieved by a nation or society. Educational activities cannot be separated from what they want to achieve. For human education is a must, because humans are born in a state of helpless, he urgently needs the help and guidance of others to be able to stand on their own. In addition man is born indirectly mature which identifies man with the prevailing morals, and responsible man, man who is able to account for all consequences and actions. Therefore, the act of educating is a purposeful act, there is something to be achieved with the action. Parents asked their children to perform the five daily prayers, to train their children to carry out fasting in Ramadan month, to forbid their children to urinate in any place and to stand up, send their children to school and others, all of which have a purpose and goal to be achieved, especially for their children. Keywords: Educator, Educated

PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBIASAKAN SISWA SHALAT BERJAMA’AH

Is, Sitti Satriani

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.76 KB)

Abstract

ABSTRAK Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analitik, yakni suatu jenis penelitian yang sifatnya mengungkap dan menggambarkan fakta-fakta atau yang di peroleh secara mendalam dan apa adanya. lokasi dan objek penelitian bertempat di SMP Negeri 20 Bulukumba. Adapun jumlah populasi 366 orang siswa dan sampel 100 orang. Adapun Peran guru pendidikan agama Islam dalam membiasakan siswa Shalat berjamaah yaitu Peranan Guru Agama Islam Melalui Keteladanan Hasil angket menunjukkan bahwa 65 (65%) berpendapat bahwa guru sangat berperan dalam memberikan keteladanan, 26 (26%) menunjukkan berperan, 9 (9%) menunjukkan kurang berperan dan 0 (0%), Peran Guru Pendidikan Agama Islam Melalui Pembiasaan, hasil angketnya 59 (59%) mengatakan sangat berperan, 33 (33%) mengatakan berperan, 8 (8%) orang mengatakan kurang berperan dan 0(0%) yang mengatakan tidak berperan Peranan Guru Pendidikan Agama Islam Melalui pemberian Nasehat hasil anggket tersebut diatas menunjukkan bahwa upaya guru memberikan nasehat ketika lalai dalam melaksanakan shalat berjamaah  siswa, sangat sering 58 (58%), sering 23 (23%) kadang-kadang 19 (19%) dan tidak pernah 0 (0%) dan Peranan Guru Pendidikan Agama Islam dalam metode Perhatian/ Pengawasan. hasilnya menunjukkan 64 (64%) sangat sering, 22 (22%) sering, kadang-kadang 14 (14%) kadang-kadang dan 0 (0%) tidak pernah. Kata Kunci : Guru pendidikan agama islam, Siswa, Shalat berjamaah                                                             ABSTRACT This type of research is descriptive analytic, the  type of research are nature reveal and describe the facts or obtained in depth and what it is. Location and object of research located at SMP Negeri 20 Bulukumba. The total population of 366 students and a sample of 100 people. The role of Islamic education teacher in familiarizing students pray congregation of Islamic Religious Teacher Role Through Exemplary Results of questionnaire showed that 65 (65%) argue that teachers play a role in giving exemplary, 26 (26%) showed role, 9 (9%) showed (33%) said that the role, 8 (8%) people say less play and 0 (0%), the role of Islamic Education Teacher Through Habituation, ) Who said not to play the role of Islamic Religious Education Teachers Through the giving of the above results, the teacher's suggestion of giving advice when neglecting in performing the congregational prayers is very often 58 (58%), often 23 (23%) sometimes 19 ( 19%) and never 0 (0%) and the role of Islamic Education Teachers in the Attention / Control method. The results show 64 (64%) very often, 22 (22%) often, sometimes 14 (14%) occasionally and 0 (0%) never. Keywords: Islamic religious teachers of education, students, pray congregation

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TERHADAP SIKAP PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Fatimah, Fatimah, Malli, Rusli

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.87 KB)

Abstract

ABSTRAKJenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa dan guru PAI sebanyak 104. Adapun teknik yang digunakan adalah teknik puporsife sampling yaitu sampel diambil secara langsung atau sengaja yakni siswa kelas  2,4,5 sebanyak 53 orang . selanjutnya pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan dan lapangan yang terdiri dari teknik observasi, wawancara, angket dan catatan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah dengan cara deskriftif kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum 2013 dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang berkaitan dengan pemahaman guru dalam membuat perangkat pembelajaran di SDN.16 Tanrutedong Kabupaten Sidrap  sudah berjalan dengan baik dilihat dari pemahaman guru sudah mampu membuat perangkat pembelajaran seperti silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran(RPP) dan memahami rubrik-rubrik penilaian peserta didik. Adapun sikap peserta didik terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam terbilang sangat baik dilihat dari perilaku sehari-hari siswa dan dapat dilihat dari hasil kusioner tentang sikap siswa dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Sedangkan kendala Implementasi Kurikulum 2013 mengalami beberapa kendalaKata Kunci : Implementasi Kurikulum 2013, sikap, pembelajaranABSTRACTThe type of research used is descriptive qualitative. The populations in this study are all students and teachers of PAI as much as 104. The technique used is the technique of sampling is samples taken directly or deliberately 2.4.5 class of students as many as 53 people. Data collection through literature and field research consisting of observation techniques, interviews, questionnaires and documentation records. The data analysis technique used is descriptive qualitative way.The result of the research shows that the implementation of curriculum 2013 in the learning of Islamic Religious Education related to the understanding of teachers in making learning tools in SDN.16 Tanrutedong Sidrap Regency has been running well from the understanding of teachers have been able to make learning tools such as syllabus, learning implementation plan (RPP ) And understand the scoring rubrics of learners. The attitude of learners to learning Islamic Religious Education is very well seen from the daily behavior of students and can be seen from the results of a questioner about the attitude of students in following the learning of Islamic Education. While obstacles Implementation Curriculum 2013 experienced several obstacles Keywords: Curriculum Implementation of 2013, attitude, learning

PERANAN MANAJEMEN BOARDING SCHOOL DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Fikri, Mursyid, Ferdinan, Ferdinan

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.946 KB)

Abstract

ABSTRAK Jenis Penelitian  ini merupakan penelitian kualitatif, Dalam penelitian ini digunakan dua jenis sumber data, yakni data primer dan data sekunder, Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi  (pengamatan), dokumentasi dan wawancara. Hasil  penelitian ini menjelaskan bahwa:  pertama , manajemen boarding  school di SMAN 5 Unggulan Parepare mencakup manajemen komponen-komponen sekolah yang mengatur berbagai jadwal kegiatan, peraturan, fasilitas, sarana prasarana yang dapat membantu memotivasi siswa boarding school untuk belajar dan meningkatkan prestasi mereka baik prestasi akademik maupun prestasi non akademik melalui pembinaan kurikuler yakni pelajaran formal dan pembinaan prestasi unggulan, serta pembinaan ektrakurikuler yakni pengembangan organisasi, pengembangan diri dan pembinaan imtaq. Kedua: Prestasi belajar PAI siswa SMAN 5 Unggulan Parepare tergolong sangat baik di karenakan keseluruhan perolehan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI melebihi KKM yang telah ditetapkan dan senantiasa mengalami peningkatan setiap semesternya. Ketiga: Prestasi belajar PAI siswa dalam hal ini program pembinaan imtaq yakni kultum, ta’lim, pengajian rutin, tilawah, pengembangan baca tulis al-quran dan pengajian hari-hari besar Islam. Kata Kunci : Manajemen, Boarding School, Prestasi PAI ABSTRACT This research is a qualitative research. In this research, there are two types of data sources, namely primary data and secondary data. Data collection is done by observation, documentation and interview. The results of this study explain that: firstly, the management of boarding school in SMAN 5 Unggulan Pare-pare includes the management of school components that organize various activity schedules, regulations, facilities, infrastructure that can help motivate boarding school students to learn and improve their achievement in both academic achievement As well as non-academic achievement through curricular coaching that is formal lesson and guidance of superior achievement, as well as extracurricular development that is organization development, self-development and faith and piety  development. Second: Learning achievement of PAI students of SMAN 5 Unggulan Pare-pare classified very well in because the overall acquisition of student learning outcomes on the subjects of PAI exceeds the established KKM and always increase each semester. Third:improve student achievement PAI students in this faith and piety  coaching program that is speech, ta'lim, recitation routine, recitations, development of reading al-quran and recitation days of Islam . Keywords: Management, Boarding School, Achievement of PAI

KONSTRUKSI PENGAJAR DI FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR

Usman, Mustahidang, Pewangi, Mawardi, Muslimin, Abdul Azis

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.921 KB)

Abstract

ABSTRAKBimbingan dan konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun berkelompok agar mandiri dan berkembang secara optimal. Perubahan sebagai perubahan sikap siswa dalam hal belajar. Sedangkan  belajar dalam hal ini diartikan sebagai suatu aktivitas yang mengharapkan perubahan tingkah laku (behavioral  change ) pada idividu yang belajar. Penelitian ini adalah penelitian lapangan, yaitu peneliti melakukan penelitian lapangan ke lokasi untuk mendapat dan mengumpulkan data-data. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dan data-data yang sehubungan dengan angka-angka, penulis mempergunakan analisis kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar, dan objek penelitian, adalah para Mahasiswa.  Kata Kunci: Kontruksi, Pengajar ABSTRACT Guidance and counseling is a support service for students, either individually or in groups to be independent and develop optimally. Change as a change in student attitudes in terms of learning. While learning in this case is defined as an activity that expects behavioral change in individual learning. This research is field research that researcher doing field research to location to get and collect data. This research is descriptive qualitative and data related to the numbers, the author uses quantitative analysis. This research was conducted at the Faculty of Islamic Studies of Muhammadiyah University of Makassar and the object of research is the students. Keywords: Construction, Teacher

PENGINTEGRASIAN ILMU DI UNISMUH MAKASSAR

sulaeman, sulaeman, wahdaniyah, Wahdaniyah

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.914 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis mengenai urgensi integrasi ilmu dan model pengintegrasian ilmu di Unismuh Makassar serta menganalisis faktor pendukung dan kendalanya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi ilmu keislaman dan sains merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Unismuh Makassar sekaligus merupakan konsekuensi logis Unismuh sebagai perguruan tinggi berciri Islam. Model integrasi yang diterapkan di Unismuh Makassar belum ada yang baku, bahkan dapat dikatakan masih mencari model yang ideal. Pilihannnya, bisa islamisasi ilmu, ilmuisasi Islam, atau integrasi-interkoneksi. Integrasi ilmu di Unismuh Makassar didukung oleh kebijakan pimpinan yang pro pada program ini, selain iklim akademik yang cukup kondusif. Hanya saja masih terkendala pada minimnya kualitas sumber daya dosen yang mumpuni yang dapat mengintegrasikan agama dan sains.  Kata Kunci: Integrasi Ilmu, Ilmu Keislaman, Sains ABSTRACT This study aims to describe and analyze the urgency of integration of science and model of integrating science in Makassar Muhammadiyah University and analyze the supporting factors and constraints. This research is a qualitative research using observation, interview, and documentation as data collection method. The findings of this study indicate that the integration of Islamic science and science is part of the implementation of vision and mission of Unismuh Makassar as well as a logical consequence of Makassar Muhammadiyah University as a college characterized by Islam. Integration model applied in Makassar Muhammadiyah University has not been standard, even can be said still looking for ideal model. Alternatively, it can be Islamization of science, Islamic illusion, or integration-interconnection. The integration of science in Makassar is supported by the pro-leadership policy in this program, in addition to a conducive academic climate. It's just still constrained by the lack of qualified lecturers qualified resources that can integrate religion and science. Keywords: Integration Science, Islamic Science, Science

PERANAN KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU

Muchtar, Nurhidaya

TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 01 (2017): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.978 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan manajerial Kepala Madrasah dan kinerja guru di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Datarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dan informannya adalah kepala madrasah, komite madrasah, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara berupa in-depth interview dan Focus Group Discusion. Teknik analisis data dilakukan dengan mengorganisasikan data, menjabarkan ke dalam bentuk unit-unit, menyusun ke dalam pola, memilih data yang penting dan membuat kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan reduksi data, sajian data/ display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Kepala Madrasah Aliyah Muhammadiyah Datarang memiliki kemampuan manajerial yang cukup baik. Kinerja guru di madrasah Aliyah Muhammadiyah Datarang cukup bagus dan dapat dilihat dari 4 aspek yaitu Pertama kinerja yang berkaitan dengan kompetensi pedagogik. Kedua, kinerja guru yang berkaitan dengan kompetensi professional. Ketiga, kinerja guru yang berkaitan dengan kompetensi kepribadian Keempat, kinerja guru yang berkaitan dengan kompetensi sosial.  Kata Kunci: Kemampuan Manajerial dan Kinerja Guru ABSTRACT The purpose of this research was to determine the principals’ Managerial Capabilities and teacher performance in Madrasah Aliyah Datarang.This research was qualitative research, and the informant of this research are the principal, school committee, teachers, and students. The data collection techniques was collected through observation, documentation, and interviews in in-depth interviews form and Focus Group Discussion. The data analysis techniques was done by data organize, described in the units form, arranged into a pattern, selected the important data and made conclusions. Checking the validity of the findings by reduction of the data, the data display and  decided the conclusions. The result of the reseacrh showed that the head of Madrasah Aliyah Muhammadiyah Datarang has a good managerial ability. The teachers’ performance in the Madrasah Aliyah Muhammadiyah Datarang was good and it can be viewed from four aspects: First the performance that related to the pedagogical competence. Second, the teachers’ performance  that related to professional competence. Third, the teachers’ performance that related to personal competence. Fourth, the teacher performance that related to social competence.  Keywords: Managerial Capabilities and Teachers’ Performance

Page 1 of 1 | Total Record : 10