cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
FamilyEdu
ISSN : 19796714     EISSN : 25034820     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
FamilyEdu Journal is a media distribution and dissemination of research results, studies and ideas in the field of education, especially Family Welfare Education and Home Economiccs Education. The editors receive written contributions from research findings and studies in the field of Family Welfare Education. The editors have the right to add, subtract and complete the incoming entries, without altering the content of the content.
Arjuna Subject : -
Articles 70 Documents
PENGUASAAN PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG ALAT PERMAINAN EDUKATIF DALAM PERKULIAHAN BIMBINGAN PERAWATAN ANAK Sumiyarti, Novi
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga 2014: FamilyEdu Edisi Khusus
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.304 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini memaparkan pentingnya penguasaan pengetahuan mahasiswa tentang alat permainan edukatif dalam perkuliahan bimbingan perawatan anak sebagai persiapan calon ibu maupun calon pendidik. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran penguasaan pengetahuan mahasiswa tentang alat permainan edukatif dalam perkuliahan bimbingan perawatan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar dengan bentuk pilihan ganda. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel total sebanyak 28 mahasiswa dari angkatan 2011. Hasil penelitian menunjukan pencapaian keseluruhan penguasaan pengetahuan mahasiswa tentang alat permainan edukatif dalam perkuliahan bimbingan perawatan anak berada pada kriteria tinggi yang meliputi penguasaan pengetahuan konsep bermain, peran dan fungsi Alat Permainan Edukatif serta APE sebagai media stimulasi bagi tumbuh kembang anak usia 2-5 tahun. Saran yang dapat disampaikan kepada: Mahasiswa Jurusan PKK FPTK UPI untuk terus mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan dan wawasan khususnya mengenai alat permainan edukatif. Dosen mata kuliah bimbingan perawatan anak dapat dijadikan bahan evaluasi dalam memberikan pembelajaran kepada mahasiswa agar lebih termotivasi dalam mengikuti perkuliahan khususnya materi APE.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE PROYEK DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA DINI Ningsih, Mirna Purnama
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga 2014: FamilyEdu Edisi Khusus
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.428 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan studi eksperimen kuasi yang bersifat kuantitatif, yaitu untuk mengetahui bagaimana efektivitas penggunaan metode proyek dalam meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini. Studi terdahulu menunjukkan bahwa profil keterampilan sosial anak di TK Aisyiyah Bandung masih rendah, yang ditunjukkan dengan berbagai perilaku seperti anak yang pemalu, anak yang tidak mau berbagi makanan, mainan, dan kursi dengan temannya, juga terdapat anak yang pendiam dan kurang pandai berinteraksi dengan temannya. Hasil dari pre test dan post test dianalisis dengan menggunakan Analisis Independent Sample t-tes, untuk mengetahui uji beda peningkatan keterampilan sosial anak kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian tentang efektivitas penggunaan metode proyek dalam meningkatkan keterampilan sosial anak TK menunjukkan peningkatan sebesar 18%. Peningkatan ini ditunjukkan dengan kemampuan anak dalam bekerja sama, tolong menolong, berinteraksi dengan teman sebaya, percaya diri, berani, bertanggung jawab, sopan santun, berbagi, dan empati. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penggunaan metode proyek efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial anak, dan merupakan salah satu alternatif metode yang dapat membantu meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini, khususnya di jenjang Taman Kanak-Kanak.
KURIKULUM TERPADU UNTUK ANAK USIA DINI DAN SEKOLAH DASAR SERTA PARENTING CLASS UNTUK MENINGKATKAN KEBERHASILAN PENDIDIKAN ANAK Rinekasari, Nenden Rani
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga 2014: FamilyEdu Edisi Khusus
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.142 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kurikulum yang dapat digunakan untuk menjembatani pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini dan Sekolah Dasar, serta mengetahui kegiatan yang dapat dijadikan sarana peningkatan pemahaman orang tua tentang pembelajaran untuk anak usia dini dan anak usia sekolah dasar. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode fenomenologi yang terjadi di Bandung. Hasil penelitian menunjukkan fokus pembelajaran untuk anak usia dini terutama pada pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung bukan pembelajaran moral sebagai dasar utama pendidikan karakter bangsa. Penyebabnya adalah materi pembelajaran yang terlalu berat untuk anak yang baru memasuki sekolah dasar serta kurangnya pemahaman orang tua akan pentingnya pendidikan sejak dini. Simpulannya adalah perlunya kebijakan untuk menyusun kurikulum terpadu antara lembaga pendidikan untuk anak usia dini dengan sekolah dasar, serta mensosialisasikan program parenting class bagi orang tua agar lebih memahami esensi pembelajaran untuk anak usia dini dan sekolah dasar.
MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN LKS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DI SMKN 1 KUNINGAN Sugiarti, Yatti
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga 2014: FamilyEdu Edisi Khusus
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.031 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan model pembelajaran pada proses pembelajaran yaitu model pembelajaran discovery learning menggunakan media pembelajaran berupa Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Penelitian dilakukan di SMK Negeri 1 Kuningan dengan objek penelitian adalah siswa kelas X Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) yang berjumlah 25 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran discovery learning menggunakan LKSdan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah dilakukan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning menggunakan LKS. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang dilakukan sebanyak dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Observasi dilakukan pada saat proses pembelajaran berdasarkan kegiatan pendidik dan kegiatan siswa, sedangkan tes yang dilakukan adalah tes tertulis berupa pemberian soal uraian sebanyak dua kali masing-masing satu kali setiap akhir pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran discovery learning menggunakan LKS berlangsung secara efektif dengan persentase nilai rata-rata pertemuan I adalah 80,5% dan persentase nilai rata-rata pertemuan II adalah 81,7%. Nilai tes siswa mengalami peningkatan dari pertemuan I ke pertemuan II yaitu dari persentase kelulusan 4% menjadi 80%.
MANFAAT HASIL BELAJAR SULAMAN BERWARNA PADA PEMBUATAN HIASAN BUSANA PESTA WANITA Marlina, Marlina
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga 2014: FamilyEdu Edisi Khusus
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.23 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang manfaat hasil belajar sulaman berwarna pada pembuatan busana pesta wanita. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Sampel yang digunakan yaitu sampel total mahasiswa Program Pendidikan Tata Busana, Jurusan PKK, FPTK UPI angkatan 2011 dengan jumlah 35 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: lebih dari setengah mahasiswa telah memanfaatkan hasil belajar sulaman berwarna pada busana pesta wanita, ditinjau dari penguasaan kompetensi konsep dasar sulaman berwarna, alat dan bahan untuk membuat sulaman berwarna, membuat desain motif sulaman berwarna, teknik memindahkan desain motif hias pada kain, teknik hias sulaman berwarna. Kesimpulan hasil penelitian mahasiswa telah memanfaatkan hasil belajar sulaman berwarna pada busana pesta wanita, ditinjau dari penguasaan kompetensi konsep dasar sulaman berwarna, alat dan bahan untuk membuat sulaman berwarna, membuat desain motif sulaman berwarna, teknik memindahkan desain motif hias pada kain, teknik hias sulaman berwarna. Rekomendasi ditujukan pada mahasiswa agar hasil penelitian dapat dijadikan bahan masukan untuk mengembangkan dan meningkatkan wawasan, sikap dan keterampilan mengenai membuat sulaman berwarna, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembuatan hiasan busana pesta wanita, dan kepada dosen mata kuliah seni sulaman, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan untuk meningkatkan dan mengembangkan pembelajaran membuat sulaman berwarna.
KEGIATAN BERMAIN SEBAGAI SARANA PENYIAPAN KEMANDIRIAN DAN KREATIVITAS ANAK PRA SEKOLAH Achdiani, Yani
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga 2014: FamilyEdu Edisi Khusus
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.498 KB)

Abstract

Anak masa pra sekolah ditinjau dari sudut umur berada pada usia antara 2 sampai 6 tahun. Pada masa ini disebut juga masa kanak-kanak awal. Masa kanakkanak ini merupakan masa terpanjang dalam rentang kehidupan manusia . Pada masa ini menunjukkan perkembangan yang menonjol dalam aspek pengalaman bahasa, intelegensi dan aspek kepribadian. Bermain bagi anak pra sekolah merupakan suatu kegiatan yang bersifat ; sukarela karena dilakukan sesuai dengan keinginan dan kemauan anak, tanpa paksaan dan tekanan; bersifat spontan, karena dilakukan tanpa perencanaan, dan dapat memberikan suasana afeksi yang menyenangkan serta membuat anak menjadi aktif. Bermaian bagi anak mempunyai manfaat terhadap berbagai aspek perkembangan yang berkeanaan dengan; fisik, mental dan, sosial anak..Kegiatan bermain sebagai sarana penyiapan kemandirian dan kreativitas, karena dengan kegiatan bermain anak melakukan eksplorasi, eksperimen dan melakukan sesuatu yang menyenangkan bagi anak. Prinsip dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian anak dapat dilakukan dengan cara; pertama; berilah anak alat permaian yang konstruktif dapat berupa gambar-ganmbar verbal atau yang bersifat fisik, seperti alat tulis, alat musik dan gambar. Kedua; berikalanlah ganjaran, pujian terhadap usahausaha kreatif, dapat berupa hadiah-hadiah, sehingga anak akan memperoleh kekuatan untuk kembali melakukan kreativitasnya.
MANFAAT HASIL PENYULUHAN USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA SEJAHTERA (UPPKS) DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA Susanti, Irma
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga 2014: FamilyEdu Edisi Khusus
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.077 KB)

Abstract

Keadaan ekonomi keluarga di Desa Cililin Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat berada pada ekonomi menengah ke bawah, sehingga diberikan penyuluhan UPPKS yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan warga desa Cililin melalui berwirausaha maka dibentuklah kelompok UPPKS. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai manfaat hasil penyuluhan UPPKS dalam upaya pemberdayaan ekonomi keluarga di desa Cililin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sampel total sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian yaitu sebanyak 50 orang. Hasil penelitian mengenai manfaat hasil penyuluhan UPPKS dalam upaya pemberdayaan ekonomi keluarga berkaitan dengan kemampuan pengetahuan, sikap dan keterampilan berada pada kriteria sangat tinggi. Hasil penelitian yang berkaitan dengan kemampuan pengetahuan, yaitu mengetahui tujuan UPPKS untuk meningkatkan pendapatan keluarga; yang berkaitan dengan kemampuan sikap, yaitu merasa lebih adil dalam pembagian sisa hasil usaha; yang berkaitan dengan kemampuan keterampilan, yaitu mengevaluasi kesalahan dan memecahkan masalah yang timbul dalam kehidupan ekonomi keluarga pada saat musyawarah keluarga.
Perancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Batik Berbasis Nilai Kearifan Lokal di Sekolah Menengah Kejuruan Hasanah, Adhani Nurul; Abas, Tati; Ana, Ana
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.985 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah pada RPP mata pelajaran batik di SMK belum menyentuh materi kearifan lokal, serta menggunakan kurikulum KTSP. Pelaksanaan kurikulum 2013 mencerminkan pendekatan saintifik dengan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Perancangan skenario pembelajaran batik berbasis nilai kearifan lokal memerlukan hasil validasi para ahli. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan rencana pelaksanaan pembelajaran batik berbasis nilai kearifan lokal yang dibidik melalui motif batik modern khas Cimahi dan motif batik klasik Kasumedangan. Pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran menggunakan pembelajaran saintifik. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) dengan mengadopsi tahap-tahap R&D yang dikembangkan oleh Plomp. Tahap R&D yang dilakukan pada penelitian ini melalui tahap investigasi, tahap desain, tahap realisasi, dan tahap evaluasi produk. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, studi dokumentasi dan expert judgment. Pelaksanaan expert  judgment dilakukan  kepada tujuh orang validator ahli, yang terdiri dari tiga orang ahli pembelajaran dalam hal ini adalah guru, satu orang ahli kurikulum pembelajaran batik dalam hal ini adalah dosen Seni Rupa, dan tiga orang tokoh batik di Jawa Barat. Rekomendasi yang dapat disampaikan melalui rancangan pelaksanaan pembelajaran batik berbasis kearifan lokal ini dapat digunakan dan dikembangkan pada peaksanaan praktik batik di Sekolah Menengah Kejuruan.
Kontribusi Hasil Belajar Room Section Terhadap Kompetensi Praktek Kerja Industri di Hotel APRILIA, Lu’luwatin ROSDIANA; Rohaeni, Neni; Jubaedah, Yoyoh
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 1 (2015): FamilyEdu
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.086 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya tuntutan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang harus sesuai dengan kompetensi di dunia kerja. Proses pembelajaran di sekolah dengan pelaksanaan praktek kerja industri (Prakerin) merupakan satu kesatuan yang saling mendukung dan link and match. Oleh karena itu, pembelajaran Room Section diharapkan dapat menunjang kelancaran prakerin, terutama dalam mengerjakan pekerjaan di Room Division Hotel sebagai tempat melaksanakan prakerin bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : 1) Hasil belajar peserta didik yang berkaitan dengan penguasaan pengetahuan, sikap dan keterampilan room section; 2) Kompetensi peserta didik dalam pelaksanaan prakerin di hotel berdasarkan unjuk kerja; 3) Kontribusi hasil belajar Room Section terhadap kompetensi peserta didik dalam pelaksanaan prakerin di hotel; dan 4) Besarnya kontribusi hasil belajar Room Section terhadap kompetensi peserta didik dalam pelaksanaan prakerin di hotel. Penelitian ini menggunakan metode statistik inferensial. Populasi berjumlah 30 peserta didik kelas XI Program Keahlian Akimodasi Perhotelan SMK Negeri 15 Bandung yang telah melaksanakan prakerin di room division hotel dan menggunakan sampel total. Instrumen yang digunakan yaitu tes untuk variabel X (hasil belajar room section) dan studi dokumentasi untuk variabel Y (kompetensi prakerin di hotel). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar room section pada peserta didik termasuk dalam kriteria cukup, kompetensi prakerin di hotel termasuk dalam kriteria tinggi, dan hasil belajar room section memberikan kontribusi yang rendah terhadap kompetensi prakerin di hotel, sedangkan selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain. Simpulam penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar room section memberikan sumbangan/kontribusi yang positif dan signifikan terhadap kompetensi prakerin di hotel.
Kesulitan Pendamping dalam Pelayanan Lansia di Balai Perlindungan Sosial Kabupaten Bandung Kadarwati, Liani Juliana; Rohaeni, Neni; Ana, Ana
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.914 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keinginan untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana kesulitan pendamping dalam pelayanan lansia Di Balai perlindungan sosial kabupaten bandung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh data tentang kesulitan yang di hadapi pedamping dalam pelayanan lansia di Balai perlindungan sosial kabupaten bandung yang meliputi pelayanan kesehatan fisik, pelayanan kesehatan psikis dan pelayanan lansia dengan masyarakat. Metode yang di gunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif. Partisipan pada penelitian ini yaitu pendamping lansia yang mengalami kesulitan pada saat pelayanan kegiatan lansia di Balai perlindungan sosial kabupaten bandung yang berlokasi di Jalan Raya Pacet  No. 186 Ciparay, Kabupaten Bandung. Populasi dan sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan sampel total yaitu pendamping 23 orang yang berada di Balai perlindungan sosial kabupaten bandung dan Pemeliharaan taman makam pahlawan. Hasil penelitian kesulitan pendamping dalam pelayanan lansia yang dilaksanakan oleh pendamping selama memberikan pelayanan. Pencapaian hasil penelitian kurang dari setengahnya pendamping mengalami kesulitan pada saat melayani lansia yang sehat dan sakit. Sebagian kecil pendamping mengalami kesulitan dalam pelayanan keagamaan dan pelayanan kesehatan.