cover
Filter by Year
Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Articles
86
Articles
PEGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY PADA KONSEP PENGELOMPOKAN HEWAN BERDASARKAN JENIS MAKANANNYA

Wulandari, Annisa ( Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ) , Nulhakim, Lukman ( Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ) , Syachruroji, A ( Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ) , Hidayat, Sholeh ( Universitas Sultan Ageng Tirtayasa )

Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD) UNTIRTA
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis augmentedreality pada pada konsep pengelompokan hewan berdasarkan jenis makanannya, dan untukmengetahui kelayakan serta respon siswa terhadap media pembelajaran tersebut. Metode penelitianyang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari 3-D (Three-D) yang dimodifikasi dari Trianto, meliputi 3 tahap yaitu, tahap pendefinisian (define),tahap perencanaan (design), dan tahap pengembangan (develop). Media pembelajaran ini akandivalidasi oleh tim ahli. Setelah dilakukan validasi oleh tim ahli dan diperbaiki, maka dilakukan ujiterbatas. Uji terbatas dilakukan di SD Negeri Simpang Tiga, Kota Cilegon tahun ajaran 2018/2019pada 30 siswa kelas IV.Kata kunci: media pembelajaran, augmented reality, ilmu pengetahuan alam.Abstrack. This research aims to develop augmented reality-based learning media on the conceptof animal based on the type of food, and to know how the feasibility and responses of students onthe media learning. This research method used Research and Development method of 3-D (ThreeD) modified from Trianto, covering 3 stages, define, design, and development stage ). Thislearning media will be validated by a team of experts. After validation by the team of experts andrepaired, then conducted a limited test. The limited test was conducted at Simpang TigaElementary School, at Cilegon City, academic year 2018/2019 at 30 students of class IV.Keywords: learning media, augmented reality, science

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 3 SD MENGGUNAKAN MODEL PICTURE AND PICTURE DAN MEDIA GAMBAR SERI

Sulfemi, Wahyu Bagja ( STKIP Muhammadiyah Bogor ) , Minati, Hilga ( SD Negeri Pitara 2 Kota Depok )

Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD) UNTIRTA
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.455 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada peserta didik SD Negeri Pitara 2 Kota Depok yang berjumlah 38, terdiri dari 18 laki-laki dan 20 perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas 3 SD Negeri Pitara 2 dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture dan media gambar seri. Hasil pembelajaran Prasiklus dengan KKM 75 diperoleh rerata kelas 63,8. Pada Siklus I nilai rerata kelas 70,8, yang tuntas dalam belajar berjumlah 23 atau 60,5 %. Dari data pengamatan sebanyak 25 orang 66%, atau dapat menjawab dengan benar dan yang tidak dapat menjawab dengan benar 13 orang atau 34%. Pada Siklus II hasil nilai rerata kelas adalah 80. Data pengamatan hasil belajar juga menunjukkan peningkatan yaitu sebanyak 32 orang atau 84% menjawab dengan benar, dan yang tidak dapat menjawab dengan benar ada 6 atau 16%. Dengan demikian pembelajaran menggunakan Picture and Picture dan media gambar seri dapat meningkatkan hasil belajar, keaktifan dan motivasi bagi peserta didik. Kata Kunci: Hasil Belajar, Picture and Picture, Gambar Seri. Abstract. This research is a Classroom Action Research (PTK) conducted on the students of the State Elementary School Pitara 2 Depok City amounting to 38, consisting of 18 men and 20 women. This study aims to improve the learning outcomes of students in grade 3 SD Negeri Pitara 2 by using the model of learning picture and picture and media drawing series. Results of pre-cycle learning with KKM 75 obtained the average class 63.8. In Cycle I the grade average of 70.8, which completed in study amounted to 23 or 60.5%. From observation data as many as 25 people 66%, or can answer correctly and who can not answer correctly 13 people or 34%. In Cycle II the result of grade grade is 80. Observation data of learning result also shows improvement that is as many as 32 people or 84% answer correctly, and who can not answer correctly there is 6 or 16%. Thus learning using Picture and Picture and series image media can improve learning outcomes, liveliness and motivation for learners.Keywords: Learning Outcomes, Picture and Picture, Picture Series

EFEKTIVITAS MODEL COLLABORATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS MAHASISWA CALON GURU SEKOLAH DASAR

Takaria, Johannis ( Universitas Pattimura Ambon ) , Talakua, Melvie ( Universitas Pattimura Ambon )

Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD) UNTIRTA
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.221 KB)

Abstract

Representasi matematis penting bagi mahasiswa untuk menyampaikan ide-ide kreatif terhadap permasalahan statistik. Pentingnya representasi matematis, maka tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan peningkatan representasi matematis mahasiswa calon guru sekolah dasar yang difasilitasi dengan menggunakan model collaborative problem solving. Metode yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan desain Non-equivalent Pretest-Posttest Control Group. Sampel penelitian sebanyak 70 mahasiswa calon guru sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan peningkatan kemampuan representasi matematis mahasiswa, dimana mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran dengan model CPS memperoleh N-gain 0,46 lebih tinggi dari kelompok ekspositori dengan N-gain 0,30. Berdasarkan kemampuan awal matematis (KAM), baik level tinggi, sedang, dan rendah kelompok CPS mencapai peningkatan kemampuan representasi matematis lebih tinggi dari kelompok ekspositori (EPS). Perbedaan peningkatan mengindikasikan bahwa penggunaan model CPS dalam perkuliahan statistika pendidikan lebih baik dari model pembelajaran EPS. Peningkatan ini dikarenakan berkolaborasi dilaksanakan dalam kelompok, namun tujuan utamanya bukan untuk mencapai kesatuan yang didapat melalui kegiatan kelompok, tetapi mahasiswa calon guru sekolah dasar didorong untuk menemukan berbagai pemikiran kreatif yang disampaikan setiap individu dalam kelompok.Kata Kunci: Representasi Matematis, Kemampuan Awal Matematis (KAM), Collaborative Problem Solving (CPS) Mathematics representation are important for students to convey creative ideas to statistical problems. The purpose of this study was analyzed the difference in improvement of mathematics representation of students who are elementary school student teacher candidate facilitated by using collaborative problem-solving model. By using Quasy Experimental method with non-equivalent pretest–posttest control group design. The study sample consisted of 70 students of elementary school student teacher candidate. The result showed that there was a difference increase in mathematics representation in which student who were gained in collaborative problem-solving model identified to have N-gain 0, 46 higher than those who were ekspository group with the N-gain 0,30. Based on the prior-ability mathematics (PAM), the higher level, medium, and lower level of students in CPS group increased high mathematics representation than the ekspository (EPS) group. This increased result indicates that the use of CPS model in lectures of educational statistics was better than EPS. This increase internalized that the collaboration was in group but the main objective was of getting the unity gained in the group, but the students urged to get creative thinking recived individually in group.Key words; Mathematics representation, Prior-Ability Mathematics (PAM), Collaborative problem solving (CPS) 

MODEL OF STUDENTS’ DISCIPLINE ATTITUDE FORMATION IN SD NEGERI 2 HARAPAN JAYA

Putri, Resty Diana ( Universitas Lampung ) , Riswandi, Riswandi, Surahman, Maman ( Universitas Lampung ) , Mustakim, Erni ( Universitas Lampung )

Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD) UNTIRTA
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.948 KB)

Abstract

This research aims to describe and explain the model of student’s discipline attitude formation. The method used was descriptive with qualitative approach. The data were collected through observation, interview and documentation. The data were analyzed by using Miles and Huberman’s model. The data source consisted of principal, teachers and students. The results: (1) effort to form student’s discipline attitude, (a) planning, (b) school program, (c) activity, (d) implementation of activity. (2) school commitment in forming student’s discipline attitude, (a) affective, (b) continuance, (c) normative. (3) supporting factors: parents, principals and teachers, the willngness of the students. (4) the schools assessment using social attitude journals. Through these results, the model for the establishment of students’s discipline attitude formation included the pre-implementation stage, containing the planning; implementation, containing the implementation of activities, carrying capacity, attitudes would be assessed to determine follow-up. The whole stage was accompanied by commitment from principals, teachers, parents, and students.Keywords: attitude formation, discipline, commitment, attitude assessment.

BAHASA KITA DAN PENDIDIKAN KITA

Heriawan, Adang ( Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ) , Pribadi, Reksa Adya ( Universitas Sultan Ageng Tirtayasa )

Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD) UNTIRTA
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.675 KB)

Abstract

Abstrak. Masalah pendidikan adalah masalah yang kompleks. Pembahasan di satu isi belum tentu dapat menyentuh sisi yang lain. Ada banyak masalah yang barangkali memang sudah “mengakar” pada tradisi kita, seperti ada sebentuk mental yang tak disadari. Tulisan ini mencoba membicarakan hal-hal yang “mengakar” itu, problem mentalitas itu, dalam soal peggunaan bahasa nasional kita dan lalu akan disambungkan dengan refleksi atas pikiran-pikiran Paulo Freire, sebab penulis menduga ada sangkut pautnya antara “liar”nya penggunaan bahasa nasional kita dengan masalah “adanya ketertindasan dalam ranah pendidikan.”Kata Kunci: bahasa, literasiAbstract. Education problems are complex problems. The discussion in one content may not necessarily touch the other side. There are many problems that may indeed have "rooted" in our tradition, as there is an unconscious mental form. This paper tries to talk about those things that are "rooted", the problem of mentality, in the matter of the use of our national language and then it will be connected with reflection on the thoughts of Paulo Freire, because the authors suspect there is a connection between the "wild" use of national language us with the problem of "oppression in the realm of education." Keyword: language, literacy 

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAKE AND GIVE PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Setiyawan, Hari ( Universitas Kristen Satya Wacana ) , Hasti Yunianta, Tri Nova ( Universitas Kristen Satya Wacana )

Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD) UNTIRTA
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.428 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa pada ranah kognitif mata pelajaran PKn. Rendahnya hasil belajar siswa tidak terlepas dari minimya keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini difokuskan pada peningkatan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give (TAG) Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas v. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V SD Negeri Mangunsari 07 Salatiga yang berjumlah 24 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa hasil belajar siswa pada ranah kognitif mengalami peningkatan setelah diterapkanyan model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give. pada siklus I skor rata-rata siswa termasuk kategori sedang sementara pada siklus II rata-rata skor siswa termasuk kategori tinggi. Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa pada aspek kognitif mengalami peningkatan setelah diterapkanya model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give. Kata Kunci : Take And Give, hasil belajar PKn This research is motivated lack of student learning result in the cognitive domain Civics subjects. Low student learning result can not be separated from minimya involvement of students during the learning process. The research is focused on improving learning result through the implementation of cooperative learning Take and Give (TAG) model. This study to improve learning result Civics Education fifth grade students. In this study, the method used is a Class Action Research (CAR). Subjects in this study were students of class V Elementary School 07 Salatiga Mangunsari amounting to 24 people. Data collection techniques used in the form of tests and observation. Based on the results of the study, found that student learning result in the cognitive domain has increased after application cooperative learning Take and Give model, in the first cycle of the average score students  medium category while the second cycle of the average scores of students including higher category. This shows that student learning result in the cognitive aspects of the increase after application cooperative learning Take and Give model.Keyword : Take And Give, learning outcomes Civics

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA BANGUN RUANG DAN BANGUN DATAR PADA SISWA KELAS V SDN JOMIN BARAT I KECAMATAN KOTABARU KABUPATEN KARAWANG

Rahayu, Siti ( SDN Jomin Barat 1 Karawang Jawa Barat ) , Hidayati, Wahyu Nur ( SDN Citarik 1 Karawang Jawa Barat )

Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD) UNTIRTA
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.176 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat dan kesan siswa terhadap matematika sehingga hasil belajarnya rendah. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Jomin Barat I Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang, yang terdiri dari 17 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  penggunaan media bangun ruang dan bangun datar pada materi menghitung luas bangun datar sederhana dan menghitung volume kubus dan balok serta menggunakannya dalam pemecahan masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Jomin Barat I tahun pelajaran 2017/2018? Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Proses pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, catatan lapangan dan tes. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan tindakan pada siklus I nilai rata-rata 62,75 meningkat menjadi 74, 50 pada siklus II. Berdasarkan tindakan yang dilakukan pada setiap siklus dapat disimpulkan bahwa penggunaan media bangun ruang dan media bangun datar dapat mengaktifkan dan meningkatkan hasil belajar matematika.Kata Kunci : Media Bangun Ruang, Hasil Belajar This research is bassed on the lack of interest and the students impression on the subject of mathematics, so the result of mathematics learning is low. This research done in SDN Jomin Barat I Kec. Kotabaru Kab. Karawang. The subject is the students of grade V, consist of 17 female and 12 male. This study aims to determine the using geometry media to calculating the area and volume material can improve the result of mathematics learning in Vth grade in 2017/2018. The method used is classroom action research.. The data collection process is carried out by observing, field record and Test. This research is carried out in 2 cycles. The results obtained from the  implementation of the action on the cycle I average value of 62.75 increased to 74, 50 on cycle II. Based on the actions taken on each cycle it can be concluded that the use of geometry media can activate and improve the results of learning mathematic.Keyword : Geometry,  Learning outcomes

LITERASI CERITA ANAK DALAM KELUARGA BERPERAN SEBAGAI PEMBELAJARAN PEMBENTUK KARAKTER ANAK SEKOLAH DASAR

Solihat, Ilmi ( Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ) , Riansi, Erwin Salpa ( Universitas Sultan Ageng Tirtayasa )

Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD) UNTIRTA
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.833 KB)

Abstract

Abstrak. Anak pertama kali akan memeroleh penguasaan dan pemahaman terkait pengetahuan secara kognitifnya melalui pengalaman pembelajaran di rumah. Sekaitan dengan itu, penerapan karakter secara tidak langsung terjadi di dalamnya. Persoalannya terkadang orang tua terlalu mendominasi seorang anak dengan berbagai kalimat larangan dalam mengajarkan karakter terhadap anaknya. Banyak anggota keluarga di masyarakat yang menyepelekan persoalan sastra. Masyarakat memiliki perspektif bahwa sastra hanya menghadirkan khayalan dan angan-angan semata pada seorang anak. Literasi memang tidak melulu selalu yang bermakna membaca buku, namun membaca atau mendengarkan cerita melalui sastra anak sebagai bagian dari tahap awal seorang anak mendekati sastra dalam menumbuhkan karakter pada seorang anak, khususnya anak usia sekolah dasar. Sementara itu, tantangan teknologi informasi semakin pesat berkembang maju. Sehingga apabila seorang anak tidak dibiasakan dengan literasi yang baik, maka dapat terjebak dalam hegemoni media sosial dan melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak mencerminkan karakter. Anak akan menjadi pribadi yang asing di lingkungan masyarakatnya bahkan terhadap orang tuanya sendiri. Sementara itu, sastra dapat menghadirkan kebijaksanaan seseorang melalui karakter-karakter tokoh yang dihadirkan di dalamnya. Seorang anak dapat diajak berdiskusi mengenai isi cerita yang ada di dalamnya. Selain itu juga, seorang anak dapat memperoleh pembelajaran sastra secara tidak langsung dan kegiatan literasi menjadi bagian dalam kehidupannya. Dengan demikian adanya keterkaitan literasi cerita anak dalam keluarga berperan penting dalam pembentukan karakter anak usia sekolah dasar.Kata Kunci: Literasi, Cerita Anak, Pembelajaran KarakterAbstract. Children will first acquire mastery and related understanding through home experience. Related to that, the application of indirect characters takes place inside it. The problem with parents is also very different from children. Many family members are underestimated. Society has a perspective that literature presents only delusions and delusions to a child. Literacy is not simply meaning reading a book, but reading or receiving stories through child literature as part of early learning for boys to learn, elementary school children. Meanwhile, information technology is getting ahead. No one can get used to good literacy, can be incorporated into social media and perform activities that do not reflect the character. The child will become a normal person in the community even the parents themselves. Meanwhile, literature can present a person through the characters presented in it. A child can be invited to discuss because of the content of the story in it. In addition, a child can learn directly and literacy activities become part of his life. Thus, there is a significant correlation between literacy of childrens stories in families in character building and elementary school time.Keywords: Literacy, child literature,Character building.

PENERAPAN METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE (TPR) DALAM PENGUASAAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS SEKOLAH DASAR (SD)

Mulyanah, Euis Yanah ( Universitas Muhammadiyah Tangerang ) , Ishak, Ishak ( Universitas Muhammadiyah Tangerang ) , Firdaus, Moh. Iqbal ( Universitas Muhammadiyah Tangerang )

Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD) UNTIRTA
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.098 KB)

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan motivasi belajar dan meningkatkan kemampuan penguasaan kosa kata Bahasa Inggris pada siswa SD yang berada di pedesaan. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan quasi experimental design. Jenis quasi experimental design yang dipilih adalah nonequivalent control group design dengan memasukan pretes-posttes pada kelompok kontrol dan eksperimen dalam menentukan skor perbandingan tingkat kemampuan sebelum dan sesudah mendapat perlakuan. Peneliti mengambil sampel dari masing-masing sekolah sebanyak 15 siswa kelas 5 dari SDN Buaran Bambu 1 Kab. Tangerang sebagai kelas eksperimen dan SDN Periuk 4 Kota Tangerang sebagai kelas kontrol. Hasil temuan dari penelitian ini adalah pada umumnya tingkat motivasi belajar siswa SDN Buaran Bambu 1 mengalami peningkatan, hal itu terlihat dari nilai terendah pada pre-tes 15 dan post-test meningkat menjadi 35. Akan tetapi pemberian perlakuan sebanyak 6 pertemuan tidaklah cukup untuk meningkatkan prestasi siswa SDN Buaan bambu 1 dalam penguasaan kosa kata bahasa Inggris, apabila dibandingkan dengan SDN Periuk 4 Kota Tangerang yang nilai terendah pre-test mencapai 35 dan post test 50. Sehingga hipotesis dapat disimpulkan bahwa, H0 diterima dan Ha ditolak yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan penguasaan kosa kata Bahasa Inggris dengan menggunakan  metode TPR pada siswa SD yang berada di desa.Kata Kunci: Total Physical Response (TPR), Kosa Kata, Siswa Sekolah Dasar (SD) Abstract.  The aims of the research are to improve students’ motivation and students’ vocabulary mastery in English at Elementary School, especially in the remote area. The researcher used quantitative approach by using quasi experimental design. Kinds of  quasi experimental design chosed is  nonequivalent control group design used  pretest and posttest in the control and experimental group in determining the skill level score before and after treatment. The researcher taking samples from each   school, SDN Buaran Bambu 1 Kab. Tangerang as the experimental class, 15 students of 5 grade as a sample and SDN Periuk 4 Kota Tangerang as the control class, 15 students of 5 grade as a sample. The findings of this research are generally the level of students learning motivation SDN Buaran Bambu 1 has increased, it is seen from the lowest score on pre-test 15 and post-test increased to 35. However, the treatment of 6 meetings is not enough to improve the students’ vocabulary mastery at  SDN Buaran Bambu 1, when compared with SDN Periuk 4 Kota Tangerang which the lowest pre-test value reached 35 and post test 50. So the hypothesis could be concluded that, H0 accepted and Ha rejected which means there is no difference significant in improving English vocabulary mastery by using TPR method on elementary school students residing in the village.Keywords: Total Physical Response (TPR), Vocabulary, Elementary School Students

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN MINAT BELAJAR IPS SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI MANGUNSARI 02 SALATIGA

Maryani, Maryani ( Universitas Kristen Satya Wacana ) , Suparno, Suparno ( SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga )

Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD) UNTIRTA
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.789 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw sebagai alternatif meningkatkan minat belajar dan mendeskripsikan apakah pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih efektif diberikan kepada siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV semester II SD Negeri Mangunsari 02 Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga tahun pelajaran 2017/2018.Varibel dalam penelitian ini terdiri dari pembelajaran kooperatif tipe jigsaw sebagai variabel bebas dan minat belajar sebagai variabel terikat. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan instrumen pengumpulan data angket/kuisioner (questionnaire), dan daftar cek (checklist). Berdasarkan penelitian minat belajar siswa terhadap mata pelajaran IPS dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw, yaitu dari 24 siswa, 2 (8.4%) siswa berminat, 21 (87.5%) siswa kurang berminat, 1 (4.1%) siswa tidak berminat. Uji t yang telah dilakukan setelah tindakan  diperoleh signifikasi  .000 lebih  kecil  dari  0,05  (0,000<0,05),  karena  signifikansi  2-tailed  pada  independent sample t test lebih kecil dari 0,05.  Dari data penelitian yang telah didapat Model Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw efektif diterapkan dalam pemebelajaran IPS dan dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam proses pembelajaran dikelas. Kata Kunci :  Jigsaw, Ilmu Pengetahuan Sosial.Abstract. This resarch was purposed to describe effectivity of learning model cooperative type jigsaw as an  alternative to increase students’ interest in learning and adress if cooperative learning type jigsaw more effective to be given to fifhth graders students in the semester II of SD Negeri Mangunsari 02 Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga school year 2017/2018 for learning Social Knowledge Subject. Variable in this reasearch included learning model cooperative type jigsaw as independent variable and learning interest as dependent variable. This reserach used qualitative and quantitative method within the instruments questionaire and checklist. Based on the research revealed students’ interest toward Social Knowledge Subject used learning model cooperative type jigsaw; from 24 students, 2 ( 8.4 %) students were interested, 21 ( 87,5 %) less interested, 2 (4.1 %) not interested at all. Test t that had been done after action obtained significance 0,000 which less than 0, 05 (0,000<0,05), because of  the significance 2-tailed to independent sample t test less than 0,05. From the research data, learning model cooperative type jigsaw was effective to be applied in Social Knowledge Subject learning and also increasing students’ interest in classrooom learning processes.Keyword: Jigsaw, Social Knowledge Subject.