cover
Contact Name
Prof. Jimmy Pusaka
Contact Email
j_pusaka@kim.lipi.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalinstrumentasi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Instrumentasi
ISSN : 01259202     EISSN : 24601462     DOI : -
Instrumentasi is a scientific journal with high standard of papers that issued biannually by the Research Center for Metrology (Puslit KIM) – LIPI in cooperation with the Association of Instrumentation Society of Indonesia (HiMII). In its first years, Instrumentasi was categorized as a semi-popular magazine in the field of measuring techniques and measuring instruments which has been rapidly improved towards modern technology, and consequently, upgraded to a unique scientific journal in its class. Further, it is also accredited by the Indonesian Institute of Sciences (LIPI). The scientific areas covered by Instrumentasi are those backboned by scientific measurements and thus range from instrument engineering, metrology, testing, and control. All papers submitted are refereed by bona fide reviewers from leading research institutions as well as universities prior to publication to keep their quality meet the standard of the journal. The review is carried out mainly on the basis of originality, novelty, and contribution to scientific measurement. Authors need to complete the ethical clearance form for publication.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 41, No 1 (2017)" : 5 Documents clear
PENENTUAN NILAI ACUAN PADA UJI BANDING LABORATORIUM KALIBRASI PADA STUDI KASUS DIAL GAUGE Nugraha, Asep Ridwan; Alfiyati, Nurul
Instrumentasi Vol 41, No 1 (2017)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4742.321 KB) | DOI: 10.14203/instrumentasi.v41i1.144

Abstract

Penentuan nilai acuan adalah langkah yang paling penting dalam menganalisis hasil uji banding laboratorium kalibrasi. Tingkat kesetaraan standar pengukuran ditentukan oleh kesetaraan nilai ukur dengan nilai acuan yang diperoleh dari pilot sebagai laboratorium acuan atau data perbandingan hasil uji banding laboratorium kalibrasi. Akibatnya, nilai acuan dan ketidakpastian pengukurannya sangat penting untuk dianalisis. Namun, tidak ada metode yang baku untuk menentukan nilai acuan, sehingga ada beberapa metode yang dapat digunakan. Makalah ini melaporkan bagaimana menentukan nilai acuan dalam uji banding laboratorium kalibrasi pada studi kasus dial gauge. Pengukuran dilakukan tiga kali, pertama ketika uji banding dimulai, kedua di tengah uji banding dan ketiga ketika uji banding selesai. Kegiatan ini dilakukan di Laboratorium Metrologi Panjang Puslit Metrologi LIPI dengan menggunakan dial gauge tester sebagai standar dan dial gauge sebagai artefak. Hasil penelitian menunjukkan penyimpangan terdapat drift pengukuran sebesar 0,002 mm. Kata kunci: dial gauge, ketidakpastian pengukuran, nilai acuan, UBLK
EVALUASI KESALAHAN PEMBACAAN PARAMETER UKUR RASIO DARI JEMBATAN KOMPARATOR ARUS SEARAH DI RENTANG 0,1 SAMPAI DENGAN 10 Khairiyati, Lukluk; Wigajatri, Retno; Faisal, Agah
Instrumentasi Vol 41, No 1 (2017)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.012 KB) | DOI: 10.14203/instrumentasi.v41i1.143

Abstract

Evaluasi kesalahan pembacaan dari parameter ukur rasio suatu jembatan komparator arus searah (Jembaran DCC) telah dilakukan. Hal tersebut diperlukan untuk menjamin kebenaran dari pelaksanaan kalibrasi resistor standar. Kesalahan pembacaan parameter ukur rasio Jembatan DCC tipe Guildline 6675A diukur menggunakan metode generik dan metode basis interkoneksi resistor yang dikembangkan. Pengukuran ini mencakup parameter ukur rasio pada rentang 0,1:1 sampai dengan 10:1. Berdasarkan kedua metode ini, diperoleh hasil evaluasi kesalahan pembacaan dari parameter ukur rasio dengan menggunakan metode generik diperoleh ketidaklinearan adalah sebesar (0,14 ± 1,68) ppm, sedangkan dengan menggunakan metode basis interkoneksi resistansi diperoleh ketidaklinearan adalah sebesar (0,99 ± 1,78) ppm.Kata Kunci: Jembatan DCC, kesalahan pembacaan, parameter ukur rasio, resistor.
VALIDATION OF SIMPLE UV-VIS SPECTROPHOTOMETRY METHOD BASED ON ICH Q2 (R1) GUIDELINE FOR THE ANALYSIS OF SODIUM HYPOCHLORITE USING RHODAMINE B Munir, Miftakul; Febriana, Siska; Witarti, Witarti
Instrumentasi Vol 41, No 1 (2017)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.891 KB) | DOI: 10.14203/instrumentasi.v41i1.80

Abstract

Sodium hypochlorite (NaOCl) has many functions, one of them is as an oxidizing agent in 99Mo/99mTc generator based on ZBM. However, the NaOCl has cytotoxic effect which can harm human body. Hence, there is a need for analytical procedure for its determination. This study describes the validation parameters given by International Conference on Harmonisation (ICH) Q2(R1) to ensure that the UV-Vis spectrophotometric method using rhodamine B is suitable for determination of NaOCl concentration. This method was validated in respect of linearity, specificity and sensitivity. Whereas, the parameter of accuracy and precision is need to be developed to meet the acceptable criteria. The method resulted in a range of linearity, coefficient of correlation and limit of quantification of 0.2 - 4.8 mg L-1, 0.996 and 0.2 mg L-1, respectively.
ANALYSIS ON THE INFLUENCE OF PRESSURE ADJUSTMENT REFERENCE IN PRESSURE GAUGE CALIBRATION BASED ON DKD-R 6-1: 2014 GUIDELINE Ega, Adindra Vickar; Samodro, Rudi Anggoro
Instrumentasi Vol 41, No 1 (2017)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4632.683 KB) | DOI: 10.14203/instrumentasi.v41i1.82

Abstract

DKD-R 6-1 is a widely used reference document in pressure measuring device (PMD) calibration. However, many of the users do not understand exactly the substance of it. As for example the pressure adjustment during the calibration is based on the reference (STD) reading or the unit under test (UUT) reading, according to the DKD-R 6-1 clause 7 Calibration Method. Therefore, in this research, calibration of barometer as one of PMD, from range 850 hPa to 1050 hPa has been performed to analyze the influence of those two methods to the calibration results and the difficulty or ease in measurement process. The result shows that both methods has different correction of 0,01 hPa, relevant with the uncertainty claim of 0,06 hPa at 850 hPa and 0,05 hPa at 1050 hPa respectively. Measurement by pressure adjustment according to the UUT reading is easier to be performed since UUT has less digit resolution than the reference standard. However, the reading stability of the reference standard needs to be taken into account since it has more digit resolution, in order to get more accurate measurement results. Keywords : barometer, pressure adjustment, DKD-R 6-1, reference standard, UUT
Desain Akselerometer Menggunakan Mikrokontroler Arduino Due Purwowibowo, Purwowibowo; Prasasti, Ninuk Ragil
Instrumentasi Vol 41, No 1 (2017)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8525.897 KB) | DOI: 10.14203/instrumentasi.v41i1.145

Abstract

Pengembangan sistem pengukuran vibrasi memiliki dampak yang besar dalam sistem pengamatan kondisi dari jalan. Agar dapat memudahkan sistem pengamatan, maka dibutuhkan akselerometer yang terkalibrasi dan dikendalikan oleh mikrokontroler untuk merekam data vibrasi yang didapat dan disimpannya secara otomatis untuk mengevaluasi hasil dari perekaman. Pembuatan akselerometer ini menggunakan open source Arduino sebagai mikrokontroler sehingga sangat mudah untuk dibuat dan dikembangkan lebih lanjut untuk memajukan teknologi pengukuran vibrasi. Hasil pengukuran dari akselerometer ini langsung ditampilkan dalam layar LCD (Liquid Crystal Display) sehingga bisa dimonitor oleh pengamat.  Akselerometer yang dibuat memiliki rentang ukur sampai dengan 16 g dan prototipe akselerometer ini dikalibrasi menggunakan reference accelerometer B&K tipe 8305 nomor seri 1499872 dari Laboratorium Akustik dan Vibrasi Pusat Penelitian Metrologi-LIPI untuk rentang ukur sampai dengan 5 g dengan prosedur ISO 16063-21 sehingga nilai pengukurannya dapat terjamin kebenarannya. Hasil kalibrasi dalam rentang pengukuran sampai dengan 5 g dalam frekuensi sampai dengan 63 Hz menunjukan bahwa sensor akselerometer ini memiliki kemungkinan deviasi sampai 0.34g. Hasil perhitngan dan pengolahan data dari kalibrasi ini menghasilkan akurasi sebesar 98.4% pada frekuensi 31.5 Hz dan 40 Hz.

Page 1 of 1 | Total Record : 5