cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23379049     EISSN : 25024671     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun, pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2018)" : 5 Documents clear
Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Realistik Berbasis Media Terhadap Kesulitan Belajar Siswa Halawati, Firda
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.121 KB) | DOI: 10.25273/jems.v6i1.5318

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran matematika realistik terhadap kesulitan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode Pre-experimental dengan one group pretest posttest design. Populasi didalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP 1 Kuningan Jawa Barat yang berjumlah 960 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive. Penguasaan materi diukur dengan menggunakan tes pilihan ganda. Tes diberikan pada tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata tes awal dan tes akhir terdapat kenaikkan 30% dan terdapat pengaruh model pembelajaran matematika realistik berbasis media terhadap kesulitan belajar siswa. The purpose of this study is to determine whether there is an influence of realistic mathematics learning models on student learning difficulties. This study uses a pre-experimental method with one group pre-test and post-test design. The population in this study were all students of SMP 1 Kuningan West Java, amounting to 960 students. The sampling technique uses a purposive sampling technique. Material mastery is measured using a multiple-choice test. Tests are given at the initial test (pre-test) and final test (post-test). The results of this study indicate that the average of the initial test and the final test there is an increase of 30%, and there is an influence of media-based realistic mathematics learning models on student learning difficulties. 
Analisis Keterampilan Menjelaskan dan Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Konsep Ekosistem melalui Implementasi Model Jigsaw Saepudin, Aep
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.317 KB) | DOI: 10.25273/jems.v6i1.5319

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keterampilan menjelaskan dan kemampuan pemecahan masalah pada konsep ekosistem melalui implementasi model Jigsaw. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Instrumen penelitian yang digunakan adalah task dan rubric, tes essay dan lembar observasi. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah uji normalitas, uji Z dan uji N-Gain. Berdasarkan hasil analisis data uji t satu perlakuan diperoleh nilai statistik uji hipotesis memperoleh nilai t = 63,997 dengan Sig. 0,000 < 0,05 artinya terdapat pengaruh penerapan model problem based learning terhadap keterampilan menjelaskan pada materi ekosistem di kelas VII. Hasil analisis uji hipotesis menunjukkan nilai t = 40,022 dengan dengan Sig. 0,000 > 0,05 artinya terdapat pengaruh penerapan model jigsaw terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi ekosistem di kelas VII. Berdasarkan hasil analisis nilai statistik uji N-Gain memperoleh nilai t = 54,826 dengan Sig. 0,000 < 0,05 artinya terdapat tingkat pengaruh penerapan model jigsaw terhadap keterampilan menjelaskan dan kemampuan pemecahan masalah pada materi ekosistem di kelas VII. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh penerapan model jigsaw terhadap keterampilan menjelaskan dan kemampuan pemecahan masalah pada materi ekosistem di kelas VII. The purpose of this study is to analyze the students' skill of explaining and the ability to solve problems in the concept of ecosystems through the implementation of the Jigsaw model. The method used in this research is the experimental method. The research instruments used were task and rubric, essay tests, and observation sheets. Data processing techniques used were normality test, Z test, and N-Gain test. Based on the analysis of one treatment, t-test data obtained the statistical value of the hypothesis test obtained a value of t = 63.997 with Sig. 0,000 <0.05 means that there is an influence of the application of the problem-based learning model to the explaining skills in the ecosystem material in class VII. The results of the hypothesis test analysis showed the value of t = 40.022 with Sig. 0,000> 0.05 means that there is an effect of the application of the jigsaw model on the ability to solve problems in ecosystem material in class VII. Based on the results of the analysis of the statistical value of the N-Gain test, obtained t value = 54.826 with Sig. 0,000 <0.05 means that there is a level of influence of the application of the jigsaw model to the skills of explaining and the ability to solve problems in ecosystem material in class VII. The conclusion in this study is that there is an effect of the application of the jigsaw model to the skills of explaining and the ability to solve problems in ecosystem material in class VII.
Analisis Pembelajaran Matematika pada Materi Perpangkatan dengan Model Pembelajaran Multiple Intelligences Sriaryaningsyih, Sriaryaningsyih
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1184.306 KB) | DOI: 10.25273/jems.v6i1.5314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui aktivitas siswa selama mengikuti proses pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Multiple Intelligences. (2) Mengetahui persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Multiple Intelligences. (3) Mengetahui hasil belajar siswa baik secara individu maupun secara klasikal dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Multiple Intelligences. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah angket dan pengamatan. Dari hasil ketuntasan belajar secara individual didapatkan prosentase ketuntasan secara klasikal yaitu 77,2 %, sehingga model pembelajaran Multiple Intelligences merupakan teori belajar yang dipandang sebagai penggunaan berbagai teori, prinsip, metode, strategi dan taktik belajar dalam menciptakan situasi belajar yang menyenangkan guna memperoleh hasil belajar yang sesuai dengan yang diinginkan. This study aims to: (1) Determine student activities during the mathematics learning process by using Multiple Intelligences learning models. (2) Knowing students' perceptions of mathematics learning by using Multiple Intelligences learning models. (3) Determine student learning outcomes both individually and classically in mathematics learning by using Multiple Intelligences learning models. This research uses descriptive research with a qualitative approach. Data collection techniques used in this study were questionnaires and observations. From the results of individual learning completeness obtained the classical mastery percentage is 77.2%, so the Multiple Intelligences learning model is a learning theory that is seen as the use of various theories, principles, methods, strategies and learning tactics in creating enjoyable learning situations in order to obtain learning outcomes in accordance with what is desired.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Penemuan Terbimbing Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Putra, Aan; Syarifuddin, Hendra
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.463 KB) | DOI: 10.25273/jems.v6i1.5327

Abstract

Pemahaman konsep matematika merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh siswa sebagai modal awal untuk menguasai kemampuan matematis yang lebih kompleks. Untuk mengoptimalkan pemahaman konsep matematis siswa, proses pembelajaran matematika yang memfasilitasi siswa untuk menemukan konsep dan mengkonstruksi sendiri pemahamannya tentang konsep tersebut merupakan salah satu solusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa terhadap pengembangan bahan ajar berupa lembar kerja yang dapat memfasilitasi siswa menemukan dan mengkonstruksi konsep matematika. Data dikumpulkan melalui wawancara, lembar observasi, angket dan analisis dokumen. Hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa (1) pemahaman konsep siswa tergolong rendah, (2) proses pembelajaran belum memfasilitasi siswa menemukan dan mengkonstruksi konsep, dan (3) bahan ajar yang digunakan hanya berupa ringkasan materi dan sekumpulan soal. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, peneliti merekomendasikan pengembangan bahan ajar berbasis penemuan terbimbing dalam bentuk lembar kerja siswa untuk mempermudah guru dalam membimbing siswa dalam melakukan kegiatan penemuan. The mathematical concepts understanding was one of the basic abilities that must be mastered by students as initial capital to master more complex mathematical abilities or skills. To optimize students' mathematical concepts understanding, the process of learning mathematics that facilitates students to find concepts and construct their own understanding of these concepts was a solution. This study aims to analyze student needs for developing teaching materials in students? worksheets form that can facilitate students to discover and construct mathematical concepts. The data collected through interviews, observation sheets, questionnaires and document analysis. The results of data collection show that (1) students' mathematical concepts understanding was low, (2) the learning process has not facilitated students to find and construct their concepts, and (3) teaching materials used were just as summary of material and some sets of questions. Based on the results of the needs analysis, the researcher recommends the development of teaching materials based on guided discovery like students? worksheets to facilitate the teacher in guiding students in conducting the discovery activities.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe GR (Group Resume) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Pada Pokok Pembahasan Nilai Mutlak Mulyadin, Edi
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.502 KB) | DOI: 10.25273/jems.v6i1.5315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe GR (Group Resume) terhadap hasil belajar siswa kelas X pada pokok pembahasan nilai mutlak di MAN 2 Bima tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan rancangan penelitian Control Group Pre-tes Post-tes. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN 2 Bima yang berjumlah 223 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan data yang diperoleh dapat diketahui bahwa pembelajaran kooperatif tipe GR (Group Resume)  dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan nilai mutlak. Ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe GR (Group Resume) terhadap hasil belajar siswa kelas X MAN 2 Bima tahun pelajaran 2017/2018. This study aims to determine the effect of the GR (Group Resume) cooperative learning model on class X student learning outcomes on the subject of absolute value discussion at MAN 2 Bima in the academic year 2017/2018. This type of research used in this study is quasi-experimental research (Quasi-Experimental) with a Control Group Pre-test Post-test research design. The population of this study was all students of class X MAN 2 Bima, amounting to 223 students. The research instrument used in this study was a student learning achievement test. The data analysis technique used is descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. Based on the data obtained, it can be seen that cooperative learning type GR (Group Resume) can improve student learning outcomes on the subject of absolute value. There is an influence of the GR (Group Resume) cooperative learning model on the learning outcomes of Class X MAN 2 Bima students in the 2017/2018 school year.

Page 1 of 1 | Total Record : 5