cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23379049     EISSN : 25024671     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun, pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2014)" : 11 Documents clear
PEMANFAATAN Tubifex sp SEBAGAI SALAH SATU BIOINDIKATOR KUALITAS PERAIRAN SUNGAI BRANTAS DI KOTA MALANG Retno, Raras Setyo
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai merupakan suatu ekosistem air tawar ditandai dengan aliran yang diakibatkan karena adanya arus. Arus adalah aliran air yang terjadi karena adanya perubahan vertikal per satuan panjang. Sungai juga ditandai dengan adanya anak sungai yang menampung dan menyimpan serta mengalirkan air hujan ke laut melalui sungai utama. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui kualitas air Sungai Brantas di Kota Malang ditinjau secara kimia (BOD dan COD) dan fisika (Suhu dan pH), Untuk mengetahui kualitas air Sungai Brantas di Kota Malang dengan menggunakan Tubifex sp sebagai bioindikator, Untuk mengetahui kesesuaian antara indikator pencemaran kimia-fisika yang digunakan dengan Tubifex sp sebagai bioindikator. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan Tubifex sp dilakuakn pada stasiun pengamatan yang terdapat pada beberapa lokasi. Pengamatan dilakukan terhadap Tubifex sp dan beberapa faktor kimia-fisika yang mempengaruhinya di Sungai Brantas. Organisme yang hidup di dalamnya dapat berupa benthos, nekton maupun plankton. Sungai alami dibentuk oleh aliran air tanah, sungai terus mengalami perubahan karena masukan bahan-bahan dari daerah sekitarnya, akibat erosi dan dekomposisi tanah. Perubahan fisika kimia air akan diikuti oleh perubahan komposisi fauna.Kata kunci : Tubifek, bioindikator, faktor fisika-kimia
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MICROTEACHING UNTUK MELATIHKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK YANG MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI DAN NILAI-NILAI KARAKTER Sanusi, Sanusi; Krisdiana, Ika
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru sebagai tenaga profesional mengandung arti bahwa pekerjaan guru hanya dapat dilakukan oleh seseorang yang antara lain memiliki kompetensi tertentu, yaitu kompetensi pedagogik (kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik), kompetensi kepribadian (kemampuan kepribadian yang mantap, berakhlak mulia, arif, dan berwibawa serta menjadi teladan peserta didik), kompetensi sosial (kemampuan guru untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien dengan peserta didik, sesama guru, orangtua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar), dan kompetensi profesional (kemampuan penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam). Di dalam pendidikan calon guru, dirasa penting sekali untuk dilatihkan kompetensi-kompetensi tersebut. Salah satu kompetensi yang dapat dilatihkan dalam mata kuliah Microteching adalah kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagogik tersebut seharusnya dapat mengintegrasikan teknologi informasi komunikasi dan nilai-nilai karakter. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar Microteaching untuk melatihkan kompetensi pedagogik yang mengintegrasikan teknologi informasi komunikasi dan nilai-nilai karakter. Urgensi penelitian adalah pentingnya penguasaan teknologi informasi komunikasi dan nilai-nilai karakter oleh mahasiswa yang terintegrasi melalui perkuliahan Microteaching. Tahap awal penelitian pada tahun pertama adalah menyusun instrumen untuk investigasi, melakukan analisis, membuat perencanaan dan merancang prototipe. Pada tahun pertama bahan ajar yang telah dirancang meliputi: SAP, Buku Ajar, Media, dan Pedoman Penilaian. Pada tahun kedua adalah dilanjutkan dengan pengembangan bahan ajar Microteaching dan mengimplementasikannya dalam perkuliahan. Setelah dilakukan pengembangan (development) telah diperoleh bahwa bahan ajar yang telah dirancang (SAP, Buku Ajar dan Pedoman Penilaian) dinyatakan valid oleh validator baik internal maupun eksternal. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar layak untuk digunakan pada pembelajaran Microteaching.Kata Kunci : Microteaching, TIK, dan Karakter
KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MELALUI PENGAJARAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 MADIUN Utami, Sri
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan saat ini dihadapkan pada tuntutan yang semakin meningkat, baik ragam, lebih-lebih kualitasnya, termasuk pendidikan pada MAN 2 Madiun. Di sisi lain, berdasarkan hasil evaluasi dengan kurikulum 2007, diketahui bahwa siswa belum mencapai kemampuan optimalnya. Siswa hanya tahu banyak fakta tetapi kurang mampu memanfaatkannya, oleh sebab itu sistem pendidikan saat ini dan di masa depan harus dikembangkan agar lebih responsif terhadap tuntutan masyarakat dan tantangan yang akan dihadapi.Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan tujuan untuk; (1) Mengembangkan perangkat pembelajaran biologi SMU/MA yang bercirikan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, dan (2) Mengetahui kualitas proses dan hasil belajar biologi melalui penerapan perangkat pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw.Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Juni 2010 dalam dua tahap, yaitu (1) Tahap Pengembangan Perangkat, dan (2) Tahap Pembelajaran Nyata. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah Materi Ajar, Rencana Pembelajaran, Lembar Kegiatan Siswa, dan Instrumen Tes Hasil Belajar.Hasil penelitian menunjukkan; (1) Guru mampu melakukan keseluruhan aspek pembelajaran dengan kategori baik, (2) Aktivitas guru yang dominan adalah mengelola KBM sesuai kaidah pembelajaran kooperatif, dan melatihkan siswa keterampilan kooperatif, (3) Aktivitas siswa yang dominan adalah membaca Materi Ajar, LKS, dan menulis yang relevan, (4) Keterampilan kooperatif siswa yang dominan adalah mengambil giliran dan berbagi tugas, (5) Siswa menyatakan senang dan baru terhadap perangkat dan model pembelajaran, (6) Guru menganggap perangkat pembelajaran cukup membantu dan bermanfaat, dan (7) KBM yang menerapkan perangkat dan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat menuntaskan belajar siswa.Kata Kunci: Kualitas proses dan hasil belajar, Jigsaw
ANALISIS BORAKS DAN UJI ORGANOLEPTIK PADA BERBAGAI IKAN ASIN YANG DIJUAL DI PASAR Umaroh, Nafia; Sulistyarsi, Ani
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ujuan penelitian adalah untuk mengetahui kandungan boraks dan uji organoleptik pada ikan asin yang beredar di pasaran dengan jenis gerih abang, gerih balur dan teriPenelitian ini berbentuk penelitian deskripstif kualitatif. Uji kadar boraks menggunakan metode titrasi volumetri. Uji organoleptik tingkat kesukaan masyarakat dilihat melalui uji warna, aroma dan tekstur dari ikan asin dengan menggunakan angket. Pengisian angket organoleptik masyarakat (ibu rumah tangga) dilakukan di Desa Klampisan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi dan mahasiswa dilakukan di kampus IKIP PGRI Madiun.Hasil penelitian kadar boraks tertinggi pada ikan asin jenis teri (C2) yaitu 3,69% dengan nilai organoleptik 72,6 dan kadar boraks terendah pada ikan asin jenis gerih balur (B2) yaitu 1,21% dengan nilai organoleptik 74,8.                                                                          Kata Kunci : Ikan Asin, Zat Aditif Makanan, Boraks, Organoleptik
BIOMONITORING KUALITAS AIR SUNGAI GANDONG DENGAN BIOINDIKATOR MAKROINVERTEBRATA SEBAGAI BAHAN PETUNJUK PRAKTIKUM PADA POKOK BAHASAN PENCEMARAN LINGKUNGAN SMP KELAS VII Dwitawati, Diah Ari; Sulistyarsi, Ani; Widiyanto, Joko
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air Sungai Gandong dengan menggunakan bioindikator makroinvertebrata dan memanfaatkan hasil penelitian ini untuk digunakan sebagai bahan penyusun petunjuk praktikum pada pokok bahasan pencemaran lingkungan SMP kelas VII.Penelitian dilakukan di Sungai Gandong, Kec. Ringinagung, Kab. Magetan  yang dibagi menjadi 3 stasiun. Data diperoleh dari pengamatan langsung di lapangan dan uji laboratorium. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif yaitu memberikan gambaran kualitas air Sungai Gandong. Data hasil penelitian dianalisis setelah melakukan identifikasi dengan melakukan perhitungan menggunakan metode Family Biotic Index (FBI) berdasarkan indeks toleransi makroinvertebrata.Hasil pengukuran parameter fisik dan kimia, yaitu suhu untuk setiap stasiun pada kisaran 25 o-26 oC, kekeruhan berkisar 27-30 cm, pH berkisar 7, kecepatan arus 0,16-0,29 m/s, DO 5,8-6,1 mg/L. Stasiun II memiliki data parameter fisik dan kimia paling rendah, namun beberapa biota air masih mampu bertahan hidup meski jenis dan jumlahnya tidak sebanyak di stasiun I dan III. Sedangkan untuk hasil perhitungan FBI, stasiun I memiliki nilai 6,39, stasiun II 6,99, dan stasiun III 6,82. Kualitas air stasiun I agak buruk, sedangkan kualitas stasiun II dan III mengalami penurunan menjadi buruk menurut interpretasi FBI. Kondisi Sungai Gandong sudah mengalami pencemaran akibat pembuangan limbah cair industri kulit dan rumah tangga. Famili makroinvertebrata yang paling banyak ditemukan di setiap stasiun adalah famili Thiaridae dan Physidae, sehingga kedua famili ini termasuk famili yang tahan terhadap pencemaran. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan penyusun petunjuk praktikum Bab Pencemaran Lingkungan SMP Kelas VII yang berjudul “Mengamati Jenis-jenis Hewan Makroinvertebrata Di Sungai”.Kata Kunci : Biomonitoring, Kualitas Air, Makroinvertebrata, Family Biotic Index (FBI),  Parameter Fisik dan Kimia, Petunjuk Praktikum
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS X SMA NEGERI TUGUMULYO TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014 Surono, Surono; Rosmiarti, Lely
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  pengaruh  model pembelajaran inquiri terbimbing  terhadap  hasil belajar dan mengetahui ketercapaian  keterampilan  proses  sains  fisika  siswa dengan  menggunakan  model  pembelajaran inquiri terbimbing di  kelas  X  SMA Negeri  Tugumulyo tahun  pembelajaran  2013/2014.  Jenis penelitian  adalah eksperimen, dengan desain penelitian pre-test pos-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri Tugumulyo. Dua kelas diambil sebagai sampel secara acak yaitu kelas X.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.9 sebagai kelas  kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes  dan  observasi.  Data  skor  tes  siswa  dianalisis  dengan  menggunakan  uji  t dan data observasi dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan  hasil  analisis  data post-test kelas  eksperimen  dan  kelas  kontrol dengan  taraf  signifikan = 0,05 diperoleh  bahwa t hitung >  t tabel (4,08 > 1,671), sehingga  dapat  disimpulkan  bahwa  ada  pengaruh model pembelajaran Inquiri Terbimbing  terhadap  hasil  belajar siswa di kelas  X  SMA  Negeri Tugumulyo tahun pembelajaran 2013/2014. Dari analisis data keterampilan proses sains siswa diperoleh  bahwa rata-rata keterampilan proses sains siswa adalah 75,26% dengan kategori baik.Kata Kunci : Inquiri Terbimbing, Hasil Belajar dan keterampilan proses sains
PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN ASAM LAKTAT TERHADAP KADAR GLUKOSA DAN KUALITAS TEPUNG GARUT Hidayati, Nasrul Rofiah
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui adanya pengaruh konsentrasi dan lama perendaman asam laktat terhadap kadar glukosa dan kualitas tepung garut (Maranta arundinacea L). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan  factorial 3x3 dan tiga kali ulangan. Faktor pertama variasi konsentrasi (K) meliputi 1%, 1,5%, 2%, factor kedua lama perendaman (L) meliputi 60 menit, 90 menit, 120 menit. Pengambilan data dengan menghitung kadar glukosa menggunakan metode titrasi menggunakan  Na2S2O3 dan uji organoleptik meliputi warna, bau, tekstur dan tingkat kesukaan kepada 15 panelis dengan menggunakan angket tertutup. Analisis data menggunakan analisis varian (anava) dua jalur melalui SPSS versi 17.0 dengan taraf signifikan 0,05, kemudian jika signifikan akan  dilanjutkanuji BNT atau LSD. Hasil analisis menunjukkan variasi konsentrasi berpengaruh terhadap kadar glukosa(P= 0,000 < 0,05). Lama perendaman berpengaruh terhadap kadar glukosa(P= 0,000 < 0,05). Terdapat pengaruh interaksi variasi konsentrasi dan lama perendaman terhadap kadar glukosa(P= 0,013 < 0,05). Kadar glukosa tertinggi terdapat pada perlakuan K1L1 (konsentrasi 1% dan lama perendaman 60 menit), sedangkan kadar glukosa terendah pada perlakuan K3L2 dan K3L3 pada perendaman 120 menit.Hasil uji organoleptik yang disukai pada perlakuan K3L3 karena bau khas garut hilang, warna lebih putih, tekstur sangat lembut dan kadar glukosanya rendah.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW YANG BERORIENTASI PADA KETERAMPILAN KOMUNIKASI ILMIAH MAHASISWA DALAM MATAKULIAH FISIKA KUANTUM Sasono, Mislan
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) mengembangkan perangkat pembelajaran fisika kuantum pokok bahasan persamaan Max Planck, Schrodinger, dan ketidakpastian Hiesenberg dengan model pembelajaran kooperati jigsaw yang berorientasi pada keterampilan komunikasi ilmiah mahasiswa, 2) memperoleh gambaran kualitas produk dan kualitas proses belajar mahasiswa dengan mengimplementasikan perangkat pembelajaran dalam pembelajaran kooperatif  jigsaw, 3) mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif jigsaw terhadap keterampilan komunikasi ilmiah mahasiswa.  Perangkat pembelajaran tersebut diimplikasikan oleh dosen model pada matakuliah fisika kuantum dan dengan terpenuhinya tujuan tersebut diharapkan keterampilan komunikasi ilmiah mahasiswa dan hasil belajar meningkat melalui model pembelajaran kooperatif jigsaw.Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian pengembangan (Developmental Research). Dalam mengembangkan perangkat pembelajaran digunakan Four-D Model, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), tahap ujicoba terbatas (disseminate). Perangkat pembelajaran yang telah berhasil dikembangkan didiseminasikan satu kali untuk tiga kali pembelajaran pada mahasiswa fisika kelas VIB IKIP PGRI Madiun. Setiap perangkat pembelajaran yang dikembangkan divalidasi oleh pakar, di samping itu untuk data pengamatan dilakukan iterasi (perulangan). Setiap komunikasi dan hasil belajar siswa selama pembelajaran dicatat sebagai data kuantitatif dan dianalisis secara deskriptif kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Langkah-langkah pengembangan perangkat pembelajaran model kooperati jigsaw yang berorientasi keterampilan komunikasi ilmiah mahasiswa pada matakuliah fisika kuantum, mengikuti pola 4-D Model : Define, Design, Develop, Disseminate. Tahap Define ditandai dengan dihasilkannya kebutuhan-kebutuhan di dalam proses pembelajaran, Design ditandai dengan hasil akhir berupa Draft awal perangkat pembelajaran yang akan dikembangkan, sedangkan tahap Develop berupa pengembangan perangkat pembelajaran lebih lanjut, dan sebagai akhir tahapan yaitu  Disseminate dengan pengujian perangkat pembelajaran. Analisis deskriptif data aktivitas mahasiswa menunjukan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan mampu meningkatkan kecenderungan mahasiswa untuk melakukan komunikasi berkaitan dengan materi adalah 75,1%, Analisis keterampilan komunikasi ilmiah mahasiswa menunjukan bahwa keterampilan komunikasi ilmiah mahasiswa sedang pada pembelajaran kooperatif  jigsaw adalah 2,67 dan hasil belajar mahasiswa tuntas.Kata Kunci: Model Pembelajaran, Kooperatif Jigsaw, Keterampilan Komunikasi Ilmiah
PENGARUH GAYA BELAJAR VISUAL, AUDIOTORIAL DAN KINESTETIK TERHADAP KEMAMPUAN ANALISIS SISWA KELAS VII MTs NEGERI GENENG TAHUN PELAJARAN 2010/2011 Fujiati, Inti Anif; Utami, Sri
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya belajar merupakan cara yang dipilih siswa bagaimana ia bisa menyerap, mengatur dan mengolah informasi. Gaya belajar umumnya ditentukan lewat cara menyerap dan mengatur informasi yang berkisar dari yang konkret (yang berakar pada panca indra, menekankan apa yang diamati) hingga yang abstrak (yang berakar dalam emosi dan intuisi, menekankan perasaan dan ide-ide). Terdapat tiga tipe gaya belajar yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu: Visual (cenderung belajar dengan cara melihat dan mengandalkan indra penglihatan untuk menyerap informasi), Auditorial (cenderung belajar melalui apa yang merekan dengar) dan kinestetik (cenderung belajar dengan cara bergerak dan sentuhan). Prestasi belajar aspek kemampuan analisis menjadi indikator keberhasilan siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar. Kemampuan analisis yang baik menunjukkan gaya belajar yang baik karena dengan mengetahui dan memahami gaya belajar siswa dapat ditentukan metode-metode gaya mengajar yang sesuai dengan gaya belajar siswa, sehingga prestasi siswa akan terasah secara maksimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh gaya belajar visual, audiotorial dan kinestetik terhadap kemampuan analisis siswa MTs Negeri Geneng Tahun Pelajaran 2010/2011.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan tes gaya belajar dan data prestasi siswa pada aspek kemampuan analisis. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII MTs Negeri Geneng dengan jumlah 35 siswa. Analisis data menggunakan metode statistik dengan rumus analisis varian satu jalur dan uji lanjutan.Hasil menunjukkan bahwa, gaya belajar yang paling dominan adalah gaya visual sebanyak 13 siswa (37%) kemudian gaya kinestetik sebanyak 12 siswa (34%), sedangkan prestasi kemampuan analisis siswa kategori baik adalah 30 siswa (86%). Analisis anava satu jalur didapat F hasil = 3, 99 dan F tabel = 3,30. Berarti pada penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan antara gaya belajar visual, audiotorial dan kinestetik terhadap kemampuan analisis siswa MTs Negeri Geneng tahun pelajaran 2010/2011. Disarankan siswa MTs Negeri Geneng agar lebih mengetahui dan memahami gaya belajar yang terbaik bagi dirinya sehingga dapat meraih prestasi belajar dengan hasil yang memuaskan.Kata Kunci : Gaya Belajar (Visual, Audiotorial dan Kinestetik), Kemampuan  Analisis.
PROFIL KOMPETENSI MENYELESAIKAN TES BERFIKIR TINGKAT TINGGI MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU TERINTEGRASI DI PENDIDIKAN SAINS FMIPA UNESA Subekti, Hasan
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan IPA perlu dilakukan secara bijaksana untuk menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan.  Pembelajaran IPA sebaiknya dilaksanakan secara inkuiri (scientific inquiry) untuk menumbuhkan kemampuan berpikir, bekerja, dan bersikap ilmiah serta mengomunikasikannya sebagai aspek penting kecakapan hidup. Oleh karena itu pembelajaran IPA menekankan pada pemberian pengalaman belajar secara langsung melalui penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program pendidikan profesi guru terintegrasi berjumlah 32 orang. Sumber data berupa skor siswa hasil analisis tes keterampilan berfikir tingkat tinggi yang dimodifikasi dari Tim USAID Prioritas. Teknik pengambilan data dilakukan oleh peneliti melalui pemberian instrument tes tulis dalam bentuk isian kepada mahasiswa,  kemudian dikoreksi tingkat kebenaran jawaban berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Simpulan dari penelitian ini adalah: Simpulan dari penelitian ini adalah:  kompetensi mahasiswa PPGT dalam menyelesaikan tes berfikir tingkat tinggi pembelajaran sains berkategori baik (dengan rerata skor 76,6). Namun demikian, terdapat pula ketercapaian indicator membuat kesimpulan data pengamatan denyut nadi per menit yang menunjukkan skor 56.3 dengan kategori cukup. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan berfikir tinggkat tingkat mahasiswa PPGT Unesa secara mayoritas sudah baik, tetapi masih diperlukan penguatan pada materi-materi tertentu.Kata kunci : tes, PPGT, keterampilan berfikir, sains

Page 1 of 2 | Total Record : 11